HUMAS UIN MALANG – Warga Kelurahan Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, bersama LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah) setempat, menggalang dana dari sisa uang belanja sehari-hari. Uang koin tersebut dikumpulkan melalui kotak amal yang telah disediakan pengurus LAZISNU di setiap rumah.
Program penggalangan dana ini digunakan untuk mendukung tiga program andalan, yaitu NU Smart, NU Care, dan NU Dakwah. Program NU Smart ditujukan untuk menyupport guru-guru TPQ di kelurahan sebanyak 18 TPQ. Sementara itu, program NU Care akan memberikan bantuan sebesar 40% kepada kaum dhuafa, dan NU Dakwah akan mengadakan program pengajian dengan menyediakan konsumsi sesuai kemampuan.
Proses pengambilan dana dilakukan dengan cara door-to-door di setiap RW oleh petugas pengambil yang telah terorganisir dengan baik. Program ini murni dilakukan oleh warga untuk warga. Penghitungan uang koin yang sudah terkumpul dilakukan di masjid Riyadhul Nahdliyyin oleh ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKM UIN Malang 165 (22/12).
Pak Arif, Ketua Jaringan Pengelola (JP) Lazisnu Kelurahan Sedayu, menjelaskan bahwa program ini berjalan di wilayah Nu sendiri, dan telah berlangsung selama 5 tahun. "Setelah uang koin terkumpul, jumlahnya akan dihitung dan selanjutnya diserahkan kepada Lazisnu Opsis Kecamatan Turen yang menaungi ranting-ranting di Kecamatan," ujarnya.
"Alhamdulillah uang yang terkumpul pada malam ini sebanyak 7.240.700," imbuhnya.
Program ini sebagai bentuk dukungan sosial dan kepedulian terhadap sesama. Proses penggalangan dana dilakukan setiap bulannya dan diikuti oleh seluruh warga Kelurahan Sedayu dalam acara seperti tahlil kubro yang diadakan di masjid.
Dalam menjalankan program ini, Pak Arif berharap agar masyarakat setempat dapat terus mendukung program-program sosial yang dilakukan oleh Lazisnu dan warga Sedayu, serta menyadari pentingnya membantu dan berbagi kepada sesama untuk meningkatkan kesejahteraan dalam masyarakat.
Reporter dan Editor: Edy Hyto
Fotografer: Media Kreatif KKM 165



