Luluk Nur Hamidah: Mahasiswa sebagai Agen Perubahan di Era Indonesia 2045
Abadi Wijaya Selasa, 19 Agustus 2025 . in Berita . 659 views
9785_dpr.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Sebanyak 1.500 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti materi bertajuk “Maliki Muda The Future Leader” yang diselenggarakan di Kampus 3 UIN Malang pada Selasa, 19 Agustus 2025. Acara ini menghadirkan anggota DPR RI sekaligus tokoh aktivis dan Alumni UIN Malang Luluk Nur Hamidah, sebagai pembicara utama. Selasa, 19 Agustus 2025.
Dalam paparannya, Luluk menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam dinamika bangsa, baik pada masa lalu, masa kini, maupun masa depan. Menurutnya, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai lebih dari 8 juta orang (BPS, 2024) adalah potensi besar sebagai penggerak perubahan sosial dan politik.

9786_lagi.jpeg


“Mahasiswa adalah agen perubahan di berbagai era. Sejak pergerakan nasional, Sumpah Pemuda, Proklamasi 1945, hingga Reformasi 1998, mahasiswa selalu hadir di garda terdepan untuk membawa perubahan. Karena itu, generasi Maliki Muda harus berani kritis, melek politik, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Komisaris PT. Petrokimia Gresik dalam pemaparannya.
Materi yang disampaikan Luluk mencakup empat pilar utama. Pertama, mahasiswa strategis karena perannya sebagai agen perubahan, pembelajar kritis, dan calon pemimpin bangsa, dengan contoh nyata dari sejarah Indonesia maupun dunia. Kedua, mahasiswa dan demokrasi merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dimana mahasiswa berperan sebagai watchdog demokrasi, penggerak advokasi publik, dan penjaga nurani bangsa. Ketiga, tantangan Indonesia 2045 yang ditandai dengan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) serta isu strategis seperti bonus demografi, green jobs, dan keberlanjutan yang menuntut mahasiswa untuk memiliki literasi digital, resiliensi, dan jejaring global. Keempat, pentingnya kepemimpinan transformatif dan berorganisasi, karena kepemimpinan tidak semata soal jabatan, melainkan kemampuan untuk menggerakkan solidaritas, mendisrupsi status quo, serta memberi arah baru bagi masyarakat.
Selain memberikan materi, Luluk juga mengajak mahasiswa baru UIN Malang untuk tidak sekadar berorientasi pada ijazah, tetapi aktif mengasah kepemimpinan melalui organisasi dan keterlibatan sosial.
“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton. Kalian adalah calon pemimpin bangsa, maka perlu membiasakan diri berpikir kritis, berjejaring luas, dan menjaga integritas dalam setiap langkah. Indonesia membutuhkan Maliki Muda yang siap membawa bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dengan materi ini, UIN Malang berharap mahasiswa baru dapat memahami bahwa mereka memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menuntut ilmu di kampus. Mereka adalah generasi yang akan menentukan arah bangsa, baik dalam menjaga demokrasi, menjawab tantangan global, maupun mencetak masa depan Indonesia yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkeadilan.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up