MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Malang memadati Sport Center (SC) pada Selasa, 19 Agustus 2025 dalam rangkaian hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas. Agenda kali ini difokuskan pada pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta pemaparan tentang keorganisasian Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA).
Mahasiswa baru diarahkan menuju gedung SC dengan penuh semangat. Acara dibuka dengan penampilan UKM Seni Religius, dilanjutkan penampilan berurutan dari UKM Simfoni FM, Lembaga Kajian Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa, UAPM, Jepret Club, KOPMA, dan Teater. Tidak berhenti di situ, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan UKM Taekwondo, HTQ, Duta Kampus, serta Forum UKM Bersama (FUB). Berbagai penampilan atraktif dan pemaparan program kerja UKM membuat suasana semakin hidup.
Namun, titik puncak dari kegiatan hari ini adalah sesi pemaparan DEMA dan SEMA. Di hadapan ribuan mahasiswa baru, DEMA menyampaikan komitmennya sebagai wadah aspirasi mahasiswa sekaligus motor penggerak advokasi. Sementara itu, SEMA hadir menjelaskan perannya sebagai lembaga legislatif mahasiswa yang berfungsi melakukan pengawasan dan memberikan rekomendasi bagi jalannya roda organisasi kampus.
Selaras dengan itu, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP, menegaskan bahwa kampus tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga membangun kepribadian mahasiswa yang tangguh melalui kecerdasan emosional dan spiritual. Pesan ini menjadi pengingat bahwa pengenalan UKM, DEMA, dan SEMA dalam PBAK bukan sekadar pengenalan organisasi, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa di masa depan.
Hari ketiga PBAK ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pengenalan, tetapi juga momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memahami sistem kemahasiswaan di UIN Malang. Melalui UKM, DEMA, dan SEMA, mahasiswa diarahkan agar mampu menyeimbangkan antara akademik dan organisasi, serta meneguhkan peran mereka sebagai generasi penerus yang kritis, kreatif, dan berdaya saing internasional. (naf)
Reporter & Fotografer: Muh. Noaf Afgani



