Daftar Penulis: Abadi Wijaya


UIN Malang Gemuruh dalam Konser HUT ke-63: Payung Teduh X Pustaka Memikat Ribuan Hati!
Sabtu, 14 Desember 2024 . in Berita . 754 views
8311_konser-payung-teduh.jpg

HUMAS UIN MALANG - UIN Malang gelar HUT Ke -63 nya dengan sangat meriah. Hal ini tampak dari lapangan yang bertransformasi menjadi lautan manusia yang bersemangat pada Sabtu malam. Sabtu, 14 Desember 2024

Acara puncak HUT Uin Malang ke 63 ini, dimeriahkan oleh konser spektakuler yang menampilkan kolaborasi istimewa antara Payung Teduh x Pustaka. Ribuan mahasiswa UIN Malang dan masyarakat umum tumpah ruah memenuhi area konser dalam rangka merayakan HUT ke-63 UIN Malang. Suasana semakin memanas, saat grup musik indie populer yang dikenal dengan lagu-lagu romantis dan penuh makna, membuka penampilan mereka. Riuh tepuk tangan dan sorak sorai penonton menggema di seluruh area konser.

Lagu-lagu hits mulai "Akad", "Untuk Perempuan Yang Sedang Di Pelukan", hingga "Resah" sukses membuat penonton bernyanyi bersama dengan penuh semangat. Penampilan semakin memikat ketika Pustaka, grup musik yang dikenal dengan musiknya yang unik dan penuh pesan, bergabung di atas panggung. Lagu-lagu tersebut diaransemen ulang dengan sentuhan khas Pustaka, berhasil membius penonton dan menciptakan suasana magis di tengah malam.

Tak hanya penampilan musik tak ketinggalan pula, berbagai merchandise resmi dari Payung Teduh dan Pustaka juga diburu oleh para penggemar.

Konser HUT ke-63 UIN Malang ini menjadi bukti nyata antusiasme dan kebersamaan masyarakat UIN Malang dan masyarakat umum dalam merayakan momen bersejarah ini. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan hiburan yang tak terlupakan bagi seluruh lapisan masyarakat. Semoga di tahun-tahun mendatang, UIN Malang semakin jaya dan terus melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi.

Reporter: Fatma Aulia 

Lebih Lanjut »
Bangun Ekologi Baru pada Transformasi Pendidikan Tinggi, Rektor Hadiri KITA High-Level Dialogue di Bali
Jumat, 13 Desember 2024 . in Berita . 626 views
8304_kita.jpg

HUMAS UIN MALANG - Pada 13 Desember 2024, Rektor UIN Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA hadir dalam Knowledge Innovation Technology Aliance (KITA) High Level Dialogue dengan tema” Co-envision Higher Education, Science and Technology in alignment with Indonesia’s National Development Priority Agenda” yang diselenggarakan di UiD Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali. Dialog Tingkat tinggi ini merupakan kerjasama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), United in Diversity Foundation, SDSN Southeast Asia dan Tsinghua Southeast Asia Center. 

8306_kita.jpeg

Pertemuan para pemimpin dan pemangku utama dari sektor pendidikan tinggi di Asia Tenggara, termasuk Menteri dan Wakil Menteri Kemendiktisaintek, Rektor dan Wakil Rektor perguruan tinggi, serta perwakilan dari perusahaan dan organisasi internasional yang hadir secara daring maupun luring. Diskusi tingkat tinggi mengenai prioritas pembangunan nasional pemerintahan Prabowo-Gibran (2024-2029) berperan penting dalam menyelaraskan sektor pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang ada di Indonesia. Penjajakan jalur kolaboratif, mempromosikan pertukaran yang konstruktif, mengonsolidasikan praktik terbaik, membangun mekanisme kebijakan, dan menawarkan rekomendasi kepada para pemangku kepentingan Pendidikan tinggi untuk bersama-sama membangun ekologi baru untuk transfiormasi Pendidikan tinggi di Kawasan Southeast Asia.

Opening ceremony

Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Dr. Suyoto selaku Chancellor of the United in Diversity Foundation menggarisbawahi pentingnya landasan yang kokoh dalam hal ketahanan pangan, energi, modal sosial, nilai tambah sumber daya alam, dan kualitas sumber daya manusia guna mencapai “Indonesia Emas 2045”. Pendidikan tinggi di Indonesia memiliki peran strategis sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan visi besar pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ia menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat inovasi yang tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga aksi nyata. Menurut Dr. Suyoto, pendidikan tinggi harus melampaui batas tradisional sebagai tempat berbagi ilmu. Ia melihat perguruan tinggi sebagai ruang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan—akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat—untuk menciptakan solusi yang relevan dan berdampak. Dalam pandangannya, keberagaman perspektif adalah kekuatan utama bangsa ini. Dengan memadukan cara pandang yang berbeda, perguruan tinggi dapat menghasilkan solusi yang inovatif dan kaya makna.

Lebih lanjut, Dr. Suyoto menekankan bahwa perguruan tinggi harus membekali mahasiswa dengan semangat kewirausahaan, kemampuan inovasi, dan keberanian untuk menciptakan perubahan. Setiap penelitian, ide, dan aksi yang dilakukan di lingkungan perguruan tinggi bertujuan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Dalam hal ini, ia melihat pendidikan tinggi sebagai katalis perubahan yang dapat mendorong Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing global.

Di akhir pidatonya, Dr. Suyoto mengajak semua pihak untuk bersinergi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha adalah kunci untuk mencapai visi besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.

8309_kita.jpeg

Keynote Speech 1

Disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro selaku Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.  

Prof. Dr. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro memulai keynote speech-nya dengan menggarisbawahi visi besar kabinet Prabowo-Gibran, khususnya Asta Cita, yang menjadi landasan strategis pembangunan nasional. Beliau menekankan tiga poin utama dari Asta Cita yang relevan dengan pembangunan di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, yaitu peningkatan sistem pertahanan dan keamanan negara serta penguatan kemandirian bangsa (asta cita 2), penguatan pengembangan sumber daya manusia (asta cita 4), dan kemajuan industrialisasi berbasis hilirisasi (asta cita 5).

Dalam konteks tersebut, Prof. Soemantri Brodjonegoro menyoroti peran penting Quick Win Program sebagai langkah percepatan untuk mencapai target-target pembangunan. Khususnya, beliau menyoroti dua program prioritas, yaitu meningkatkan produktivitas melalui riset dan inovasi (quick win program 3) dan membangun sekolah unggulan yang terintegrasi serta meningkatkan kualitas sekolah yang membutuhkan renovasi (quick win program 4).

Visi Besar Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Dalam pidatonya, Mendiktisaintek menegaskan visi kementerian yang dipimpinnya, yaitu mewujudkan institusi pendidikan tinggi yang berdaya, akuntabel, dan menerapkan tata kelola yang baik. Pendidikan tinggi harus menjadi pusat pertumbuhan dan berdampak langsung pada masyarakat melalui peningkatan kemampuan riset dan pengembangan hingga ke hilirisasi. Selain itu, ilmu pengetahuan dan teknologi harus difungsikan sebagai katalis untuk percepatan transformasi sosio-ekologis dan ekonomi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Prof. Soemantri Brodjonegoro menjelaskan bahwa pembangunan ekosistem riset dan pengembangan (R&D) yang kokoh menjadi kunci untuk mencapai visi besar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Beliau menguraikan beberapa prioritas utama dalam hal ini:

Peningkatan keterampilan sumber daya manusia: Melalui program upskilling dan reskilling, Indonesia harus mempersiapkan talenta yang tidak hanya kompeten secara lokal tetapi juga siap bersaing di tingkat global.

Riset dan pengembangan kelas dunia: Fokus pada penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga relevan secara industri untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian.

Hilirisasi dan kemitraan skala besar: Mendorong riset untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi, serta memperkuat kemitraan dengan industri, baik dalam maupun luar negeri.

Kebijakan pengembangan teknologi yang adaptif: Kebijakan ini harus responsif terhadap tantangan global dan kebutuhan nasional untuk memastikan pengembangan teknologi yang relevan dan berkelanjutan.

Prof. Soemantri Brodjonegoro menjelaskan commercialization roadmap inovasi berbasis universitas, yang terdiri dari tiga tahapan strategis. Tahap pertama adalah pendanaan untuk penelitian kompetitif, yang bertujuan mendorong universitas menghasilkan riset berkualitas tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri serta masyarakat. Selanjutnya, hasil penelitian tersebut didukung melalui pendanaan untuk start-up, yang memungkinkan akademisi dan mahasiswa mengembangkan inovasi menjadi produk atau layanan yang siap dipasarkan. Tahap akhir adalah skema matching fund dengan industri, yang memastikan kolaborasi antara universitas dan perusahaan guna menghubungkan inovasi dengan kebutuhan pasar, sehingga tercipta dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

8310_kita.jpeg

Keynote speech 2

Edward Crawley, merupakan Ford Professor of Engineering di Massachusetts Institute of Technology (MIT), menyampaikan pidatonya secara daring dari Boston, Amerika Serikat, dalam acara KITA High-Level Dialogue. Dalam kesempatan tersebut, beliau berbicara mengenai inovasi sebagai pendorong utama pembangunan ekonomi yang berkelanjutan melalui pertukaran pengetahuan. Pidato beliau berfokus pada peran pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dalam mendukung agenda prioritas pembangunan nasional Indonesia.

Crawley menggarisbawahi pentingnya praktik-praktik yang mendukung inovasi, yang menurutnya mencakup tiga pilar utama: manajemen, kepemimpinan, dan kewirausahaan. Dalam aspek manajemen, ia menyoroti perlunya penguasaan organisasi, keuangan, pemasaran, strategi, serta pengelolaan teknologi untuk mendukung proses inovasi. Dalam aspek kepemimpinan, Crawley menekankan kemampuan membuat makna dari informasi yang kompleks, membangun hubungan dengan orang lain, mengartikulasikan visi, dan mewujudkan hasil yang konkret. Sedangkan untuk kewirausahaan, ia menekankan pentingnya rasa ingin tahu, keberanian untuk mengambil risiko, serta kemampuan menciptakan usaha baru dan memahami siklus hidup start-up.

Crawley memaparkan kerangka Practice of Maturing Discoveries and Creations yang bertujuan mempercepat transformasi temuan-temuan ilmiah menjadi inovasi yang siap digunakan di pasar. Kerangka ini mencakup beberapa tahap penting, dimulai dari penciptaan temuan awal seperti prototipe, pembuktian prinsip, penemuan, dan perlindungan kekayaan intelektual. Tahap ini dilanjutkan dengan konsolidasi temuan, analisis pasar, dan demonstrasi konsep hingga akhirnya menghasilkan inovasi yang matang dan siap dipasarkan.

8308_kita.jpeg

Diskusi Panel

Prof. Stella Christie, Ph.D., selaku Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menyampaikan sambutannya dengan memaparkan gambaran besar dan tantangan utama dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam sambutannya, Prof. Stella menggarisbawahi pentingnya investasi pada human capital sebagai kunci untuk menghindari stagnasi pertumbuhan ekonomi. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah jalan satu-satunya untuk mendorong Indonesia mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana cara meningkatkan human capital secara efektif? Beliau menjelaskan bahwa investasi yang tepat melalui riset adalah jawabannya. Sayangnya, ia mencatat bahwa di Indonesia saat ini, riset belum menjadi kekuatan utama universitas, dan banyak peneliti tidak diproduksi langsung dari institusi pendidikan tinggi. Selain itu, kurangnya industri berbasis teknologi membuat riset di Indonesia kurang kompetitif dibandingkan negara lain.

Prof. Stella menyampaikan bahwa untuk meningkatkan human capital, Indonesia perlu menciptakan sebuah ekosistem riset yang menjadikan universitas sebagai penggerak utama dan Ristek sebagai penggerak atau fasilitator riset. Ia mengusulkan tiga langkah strategis: pertama, meningkatkan pendanaan riset secara signifikan; kedua, mengubah pola pikir tentang riset, yakni dari sekedar pengeluaran menjadi investasi jangka panjang; dan ketiga, mengurangi hambatan birokrasi yang selama ini menghambat proses riset di universitas.

Lebih lanjut, Prof. Stella menegaskan pentingnya basic science sebagai fondasi untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Dalam pandangannya, tanpa dukungan terhadap ilmu dasar, Indonesia akan kesulitan untuk menciptakan inovasi teknologi yang relevan dan berdampak. Dengan universitas sebagai pusat riset, hasil-hasil penelitian akan lebih terarah untuk menciptakan inovasi yang dapat diintegrasikan ke dalam sektor industri. Beliau juga menekankan bahwa riset tidak hanya harus relevan dengan kebutuhan industri, tetapi juga harus menghasilkan tenaga kerja berkualitas tinggi yang dapat menjadi inovator di pasar tenaga kerja.

8307_kita.jpeg

Dalam diskusi panel kali ini, Dr. Lestari Moerdijat, S.S., MM, selaku Wakil Ketua MPR RI dan Anggota Komisi X DPR RI, menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang menghambat kemajuan sektor pendidikan nasional. Beliau menyatakan bahwa permasalahan utama yang dihadapi adalah lemahnya tata kelola, yang berdampak pada banyaknya kebijakan pendidikan yang belum berjalan secara optimal.  

Selain itu, beliau mengkritisi banyaknya undang-undang pendidikan yang tidak aplikatif dan saling tumpang tindih, yang menyebabkan kebingungan di tingkat pelaksana. Beliau juga menyoroti bahwa lembaga-lembaga pendidikan sering kali tidak memiliki kejelasan terkait nomenklatur dan peran, terutama dalam mengimplementasikan Undang-Undang Sisdiknas. Dalam pandangannya, peran dan regulasi yang tidak jelas menciptakan ketidakpastian dan membatasi efektivitas institusi pendidikan dalam menjalankan tugasnya.  

Dr. Lestari juga menyoroti kondisi yang beliau sebut sebagai "katastrofi" dalam pendidikan nasional, di mana universitas diminta untuk mengambil tanggung jawab besar tanpa didukung kebijakan yang jelas dan sistem yang kuat. Beliau menyerukan perlunya "medical check-up" terhadap seluruh undang-undang pendidikan, untuk memastikan kebijakan yang ada relevan, terintegrasi, dan mampu mendukung pengembangan pendidikan yang berkelanjutan.  

Sebagai penutup, Dr. Lestari mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, legislatif, dan institusi pendidikan, untuk bersama-sama memperbaiki tata kelola pendidikan di Indonesia. Dengan langkah ini, beliau optimis bahwa sistem pendidikan nasional dapat diperkuat, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan kompeten serta berkontribusi pada pembangunan bangsa.  

Knowledge Dialogue Roundtable

Prof. M. Zainuddin, memaparkan realitas pendidikan tinggi di Indonesia berdasarkan pengalamannya langsung sebagai seorang akademisi dan pimpinan universitas. Beliau menyoroti tantangan-tantangan utama yang dihadapi oleh perguruan tinggi, khususnya dalam hal keseimbangan antara pengajaran dan penelitian.

Prof. Zainuddin menjelaskan bahwa sebagian besar dosen di Indonesia lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengajar daripada melakukan penelitian. Hal ini, menurutnya, disebabkan oleh beberapa faktor mendasar. Pertama, beban administratif yang terlalu besar. Para dosen sering kali terlalu sibuk dengan pelaporan administratif, terutama terkait keuangan, sehingga waktu untuk fokus pada penelitian menjadi sangat terbatas.

Kedua, masalah pendanaan penelitian. Prof. Zainuddin menyoroti bahwa anggaran untuk penelitian di Indonesia sangat minim. Kondisi ini membuat banyak potensi riset tidak dapat dikembangkan lebih lanjut karena keterbatasan sumber daya. Ketiga, hasil penelitian dari perguruan tinggi sering kali kurang mendapat pengakuan atau apresiasi dari pihak industri. Menurut Prof. Zainuddin, hal ini menghambat terjadinya kolaborasi yang erat antara universitas dan perusahaan, sehingga inovasi yang dihasilkan dari penelitian sulit untuk disalurkan atau diterapkan secara praktis.

Meski demikian, Prof. Zainuddin juga menekankan pentingnya melihat peluang untuk perbaikan dan pengembangan dimana universitas di Indonesia perlu memperkuat orientasi mereka pada penelitian berbasis dampak. Perguruan tinggi harus mulai mengintegrasikan best practice dari universitas dunia, meningkatkan pendanaan riset, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan industri.

Dalam agenda itu juga, Rektor UIN Malang ditunjuk sebagai group leader dalam showcasting best practice di pendidikan tinggi. Kemudian, acara dilanjutkan dengan MoU Signing antara Tri Hita Karana Centre for Future Knowledge between the KITA (Knowledge Innovation Technology Alliance) dengan Perguruan Tinggi yang hadir dalam dialog tinggi tersebut.

Reporter: Sulthan Fathani Elsyam
Foto: Dok. Humas UIN Malang

Lebih Lanjut »
UIN Maliki Malang Tuan Rumah Induction Day English Access Scholarship Program 2024-2026
Jumat, 13 Desember 2024 . in Berita . 691 views
8301_siap.jpg

 

HUMAS UIN MALANG – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional dengan menjadi tuan rumah acara Induction Day English Access Scholarship Program 2024-2026. Program ini digagas oleh Regional English Language Office (RELO) bekerja sama dengan Kantor Urusan Internasional (KUI) UIN Maliki Malang. Jum'at, 13 Desember 2024.

8302_ok.jpg

Mewakili Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, Wakil Rektor IV Dr. Isroqunnajah menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Maliki Malang sebagai tuan rumah acara ini. "Semoga kerja sama yang baik ini dapat memberikan manfaat besar bagi semua pihak," harapnya.

8303_bot.jpg

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur RELO Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Ruth Goode. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang kepada para peserta program beasiswa. Ruth menekankan pentingnya peran guru sebagai agen penyebar kebaikan. "Tidak ada kebaikan yang lebih besar daripada menjadi guru," ujarnya.

Ruth juga mengapresiasi keanekaragaman budaya dan bahasa yang dimiliki oleh Indonesia, yang mampu disatukan oleh Bahasa Indonesia. "Berbeda dengan negara saya, Amerika Serikat, yang hanya memiliki satu bahasa utama, yaitu Bahasa Inggris, yang juga telah menjadi bahasa internasional," tambahnya.

Ia berharap para peserta program ini dapat memanfaatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka untuk berkomunikasi lintas negara, membuka peluang karier yang luar biasa, dan bahkan melanjutkan studi ke luar negeri. "Selamat kepada para peserta yang telah terpilih menjadi yang terbaik. Program ini adalah awal perjalanan menuju masa depan yang gemilang," tutur Ruth.

Acara pembukaan ini diakhiri dengan pemberian cendera mata oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Dr. Isroqunnajah kepada para tamu undangan sebagai simbol kerja sama yang erat dan keberlanjutan hubungan internasional.

Selanjutnya, mahasiswa UIN Maliki Malang tampil apik membawakan lagu yang berjudul Dont worry be happy dan mendapatkan aplous dari seluruh tamu dan peserta yang hadir.

UIN Maliki Malang terus berkomitmen menjadi jembatan global yang menghubungkan pendidikan lokal dengan dunia internasional.

 

Lebih Lanjut »
Peringati HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan dan Hari Ibu ke-96, DWP UIN Malang Tonjolkan Profesionalitas Diri Lewat Beauty Class
Rabu, 11 Desember 2024 . in Berita . 663 views
8297_dwp.jpg

HUMAS UIN MALANG - Merayakan Hari Ulang Tahun ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP), DWP Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mengadakan Beauty Class di Aula HTQ lantai 1, Rabu (11/12/2024), sebagai bentuk penghormatan kepada seorang ibu di Indonesia, khususnya di lingkungan UIN Malang.

Beauty Class atau kelas kecantikan yang bertajuk "Penguatan Pondasi Transformasi Organisasi DWP menuju Indonesia Emas 2045" diadakan khusus bagi perempuan Indonesia sekaligus menjadi momen khusus dalam memperingati hari Ibu ke-96 dan dihadiri Rektor dan para pengurus serta anggota DWP UIN Malang, menghadirkan pulan narasumber kondang bidang kecantikan, Nikmatul Maula, M.Pd. Para peserta yang hadir mengikuti dan mempelajari pandangan umum dan manfaat rias kecantikan diri. 

Ketua DWP UIN Malang, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, menyampaikan agenda ini dilatarbelakangi karena wanita sebagai seorang istri sekaligus ibu dalam rumah tangga, harus percaya diri dan tampil profesional. Selain itu, sambungnya, kecantikan adalah sebuah kebutuhan agar terlihat menarik di zaman modern ini.

Apalagi, menurutnya, saat ini masih minim keterampilan merias di masyarakat sehingga perlu adanya pengetahuan dasar kecantikan ini, setidaknya dengan belajar merawat kulit tubuh, mengetahui jenis kulit, dan kegunaan makeup.

Oleh karena itu, lanjutnya, untuk menghormati peran dan perjuangan para ibu dalam keluarga dan lingkungan sosial di masyarakat, ikatan keluarga harus dikuatkan dengan perayaan dan pengakuan perjuangan ibu yang tanpa pamrih.

8298_dwp.jpg

Sementara, Prof. Zainuddin (Rektor UIN Malang) menyampaikan peran seorang ibu dalam keluarga yang bisa berkontribusi bagi negara yang sejahtera. "Kita tidak akan mungkin mencapai dan menjadi negara yang adil dan makmur tanpa melalui pendidikan keluarga yang diperankan ibu ibu sehingga terwujud keluarga yang sakinah mawaddah warahmah," katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan arti sakinah yang bermakna kehidupan langgeng, mawaddah berarti cinta kasih istri kepada suami maupun sebaliknya, sehingga lahirlah rahmah, yaitu kasih saya Allah kepada hamba-Nya.

Pada sesi penyampaian materi, Nikmatul Maula menjelaskan bahwa kecantikan merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipahami bersama. Menurutnya, pemahaman konsep kecantikan di lingkungan masyarakat harus dipahami dengan baik, oleh karena itu para ibu-ibu harus belajar dasar-dasar rias dan kecantikan yang akan bermanfaat untuk dirinya sendiri maupun orang di sekitar.

Ia menyebutkan manfaat yang bisa dipetik diantaranya, dapat menggunakan produk kosmetuk secara tepat dan benar, seorang wanita tidak perlu bantuan orang lain karena bisa merias wajahnya sendiri, membuka usaha salon kecantikan, lebih-lebih untuk mahasiswi wisuda.

"Banyak untungnya kalau kita paham rias dan kecantikan, misalnya kita jadi lebih mandiri tanpa harus dirias orang lain, merias mahasiswi ketika wisuda di salon (kecantikan) kita sendiri," tukasnya sambil tersenyum.

Terakhir, Rektor berharap ibu-ibu pengurus dan anggota DWP bisa meningkatkan kerjasama dan komunikasi antar anggota melalui kegiatan-kegiatan positif lainnya agar DWP UIN Malang dapat lebih maju ke depannya. (sf)

***

Reporter dan Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Foto: Dok. Humas UIN Malang

Lebih Lanjut »
UIN Maliki Malang Mantapkan Persiapan Tryout UTBK SNBT untuk Jaring Mahasiswa Unggul
Rabu, 11 Desember 2024 . in Berita . 844 views
8291_utbk.jpg

HUMAS UIN MALANG – Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan tryout Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT), Tim Admisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan koordinasi akhir yang dipimpin oleh Ketua Admisi, Miftahul Huda. Bertempat di Ruang Kabiro AAKK, rapat ini membahas progres kerja setiap divisi dan mematangkan persiapan teknis untuk acara yang akan digelar secara offline. Rabu, 11 Desember 2024.

8292_utbka.jpg

Miftahul Huda menginstruksikan seluruh panitia memastikan kehadiran peserta agar jumlah ruangan dan tenaga penguji dapat disesuaikan. Berdasarkan data sementara, sebanyak 316 peserta telah terdaftar untuk mengikuti tryout final ini. Para peserta akan diuji menggunakan sistem Computer-Based Test (CBT) dengan materi yang mencakup pengetahuan umum, literasi bahasa Indonesia, dan matematika. Kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi.  

8293_utbkaaa.jpg

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjaring calon mahasiswa baru yang berkualitas. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung visi UIN Maliki Malang menjadi kampus Islam unggul dan bereputasi internasional,” ujar Miftahul Huda.  

8294_rapat.jpg

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Akademik, Imam Ahmad, menekankan pentingnya rekapitulasi data peminatan calon mahasiswa melalui jalur UTBK. Menurutnya, data ini dapat menjadi acuan strategis untuk meningkatkan minat terhadap program studi tertentu yang membutuhkan perhatian lebih. “Pengalaman tiga tahun terakhir menunjukkan ada beberapa program studi yang memerlukan strategi khusus agar diminati kembali oleh calon mahasiswa,” jelasnya.  

8295_qorib.jpeg

Melalui seleksi golden ticket ini, UIN Maliki Malang tidak hanya memberikan peluang kepada calon mahasiswa untuk bergabung, tetapi juga memastikan bahwa mereka memilih kampus ini sebagai tujuan utama. Hal ini sejalan dengan komitmen universitas untuk terus mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi.  

8296_ptr.jpg

Dengan segala persiapan yang matang, tryout UTBK SNBT diharapkan berjalan lancar dan memberikan hasil maksimal bagi institusi maupun calon mahasiswa.  

Lebih Lanjut »
LP2M UIN Maliki Malang Gelar Pembekalan KKM: Fokus pada Stunting, UMKM, Pendidikan, dan Kemiskinan
Rabu, 11 Desember 2024 . in Berita . 532 views
8286_kkm.jpg


HUMAS UIN AMALANG– Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar pembekalan untuk program *Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)* reguler mandiri, integrasi, dan internasional di aula Gedung Rektorat lantai 5. Kegiatan ini dihadiri oleh 67 kepala desa, 8 camat, 245 dosen pendamping lapangan, dan 2.571 mahasiswa peserta KKM. Rabu, 11 Desember 2024.

8287_mustofa.jpg


Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. H. Saiful Mustofa, menjelaskan bahwa program KKM kali ini difokuskan di wilayah Malang Raya, termasuk Wagir, Poncokusumo, Pujon, Lawang, hingga Singosari. Hal ini sesuai permintaan Bupati Malang, Bapak Sanusi, yang berharap mahasiswa KKM dapat membantu menangani isu-isu utama di Kabupaten Malang, seperti stunting, kemiskinan, pengembangan UMKM, pendidikan, dan aspek keagamaan.
“Mahasiswa akan diterjunkan sesuai disiplin ilmu masing-masing untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat,” ujar Saiful Mustofa.

8288_agus.jpg


Kepala LP2M, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd, menegaskan bahwa program KKM ini juga mendukung prioritas pemerintah kabupaten dalam pencegahan stunting. Ia menyebutkan bahwa langkah preventif, seperti edukasi kesehatan dan koordinasi dengan petugas kesehatan setempat, sangat penting.
“Stunting bukan hanya soal ekonomi, tapi juga kesadaran orang tua akan pentingnya kesehatan dan pendidikan anak,” tegasnya.
Selain itu, Prof. Agus juga menyoroti rendahnya angka partisipasi pendidikan di wilayah ini, dengan banyak anak putus sekolah sejak jenjang SD hingga SMA. Mahasiswa KKM diharapkan dapat membangun kesadaran orang tua untuk mendukung pendidikan anak hingga ke jenjang sarjana.
Dalam sektor ekonomi, mahasiswa KKM akan membantu mendata pelaku UMKM agar masuk ke dalam database program pemerintah. Sementara itu, dalam bidang keagamaan, mahasiswa diminta menciptakan kegiatan religi yang menguatkan moderasi beragama, bekerja sama dengan lurah, camat, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

8289_fatah-yasin.jpg


Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. A. Fatah Yasin, M.Ag, memberikan apresiasi kepada kepala desa dan camat yang telah bersedia menjadi mitra KKM. Ia juga memberikan dukungan kepada mahasiswa agar mampu mengabdi secara maksimal kepada masyarakat di tiga level: anak-anak, remaja, dan dewasa.
“KKM ini adalah pengabdian kepada masyarakat. Mohon bantuan para kepala desa dan camat untuk mendukung program mahasiswa kami,” pintanya.
Mahasiswa KKM diharapkan dapat berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan di TPQ untuk anak-anak, pendampingan organisasi untuk remaja, hingga aktivitas keagamaan seperti tahlil dan istighotsah untuk masyarakat dewasa.

8290_mahasiswi.jpg


Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah, dan masyarakat, program KKM UIN Maliki Malang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kabupaten Malang.

Lebih Lanjut »
Omik Fakultas Psikologi Gelar Musyawarah Senat Mahasiswa (MUSEMA) Dengan Meriah
Senin, 9 Desember 2024 . in Berita . 248 views

 

8284_musema-psikologi.jpg

HUMAS UIN MALANG - Fakultas Psikologi Uin Malang sukses menggelar Musyawarah Senat Mahasiswa (MUSE-MA) yang berlangsung meriah di Auditorium Gedung D. Acara ini menjadi wadah bagi Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) untuk membahas berbagai isu dan program penting selama masa periodenya. Malang, 5-8 Desember 2024.

MUSEMA kali ini dibagi menjadi empat sidang pleno yang dipimpin langsung oleh anggota Senat Mahasiswa Universitas. Sidang pleno pertama membahas dan menetapkan aturan selama forum berlangsung. Pleno kedua dan ketiga diisi dengan laporan pertanggungjawaban dari setiap dinas di DEMA, seperti Dinas Pengembangan, Kajian Islam, Seni Budaya, hingga  Olahraga, serta laporan dari berbagai Lembaga Student Organization (LSO) di Fakultas Psikologi, termasuk LSO Oasis, Mega Putih, Jurnalistik, dan Tahfidz. Pada pleno keempat, setiap dinas memberikan rekomendasi dan saran untuk kemajuan organisasi di periode selanjutnya. 

Setelah sidang pleno selesai, acara dilanjutkan dengan penayangan video kegiatan dari setiap OMIK. Puncak acara MUSE-MA ditandai dengan sambutan dari Ketua Umum SEMA, M. Rofiul Himam, dan Gubernur DEMA, Ahmad Fanani Ade Pamungkas. "MUSEMA ini menjadi momen penting bagi kita untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan merumuskan strategi ke depan agar lebih baik lagi," ujar M. Rofiul Himam, Ketua Umum SEMA, dalam last speech nya.

8285_ketum-dan-gub-psikologi-24.jpg

Malam puncak MUSE-MA ditutup dengan pemberian penghargaan MUSE-MA Award. Award ini meliputi dinas terbaik, lso terbaik, ketua dinas terbaik dan direktur Dinas tebaik. Dinas Pengembangan dinobatkan sebagai Dinas Terbaik, sementara Ketua Dinas Terbaik diraih oleh kak ikrar narawangsah selaku ketua dinas informasi dan komunikasi (Infokom). LSO Oasis dinobatkan sebagai LSO Terbaik, dan Kak Eriko Direktur LSO Mega Putih, meraih penghargaan Direktur LSO Terbaik. Acara ditutup dengan doa bersama. 

Reporter: Fatma aulia 

Lebih Lanjut »
Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-84 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Berlangsung Khidmat
Senin, 9 Desember 2024 . in Berita . 568 views
8281_oke.jpg

HUMAS UIN MALANG, (8/12) – Sebanyak 800 wisudawan program Sarjana, Magister, dan Doktor menghadiri acara Wisuda ke-84 Periode VI 2024 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diselenggarakan di Gedung Sport Center. Acara ini turut dihadiri oleh wali wisudawan, Rektor Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA beserta jajaran, serta Ketua Senat Universitas bersama anggota senat lainnya.

Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, prosesi wisuda berlangsung dengan lancar. Para wisudawan, yang telah menyelesaikan studinya di berbagai jenjang pendidikan, tampak bersemangat menghadapi babak baru dalam perjalanan hidup mereka.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapannya kepada para lulusan. Beliau berpesan,

"Atas nama pimpinan, para pendidik, dan tenaga kependidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada kalian semua yang telah hari ini diwisuda dan dapat menyelesaikan studi pada program S1, S2, dan S3. Semoga seluruh ilmu yang kalian dapatkan selama di UIN Malang ini mendapatkan keberkahan dan kebermanfaatan. Amin."

8282_1.jpg

Pernyataan tersebut mengundang tepuk tangan meriah dari para hadirin, yang sekaligus menjadi momen berkesan bagi para wisudawan. Mereka merasa dihargai atas perjuangan panjang yang telah dilalui, baik dalam menyelesaikan tugas akademik maupun menghadapi berbagai tantangan selama masa studi.

Acara wisuda berlangsung dalam suasana khidmat, namun juga penuh kebahagiaan. Gedung Sport Center dipadati oleh keluarga dan kerabat wisudawan yang memberikan dukungan serta doa terbaik bagi para lulusan. Prosesi ini menjadi puncak dari perjalanan akademik sekaligus awal langkah baru untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Kesuksesan pelaksanaan acara ini menjadi bukti komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi di tengah masyarakat. Para wisudawan diharapkan dapat membawa nama baik almamater dan mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari demi kebermanfaatan bagi bangsa dan agama.

Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan!

Reporter: Azman Fawwazi

Foto: Muhammad Rifqi

Lebih Lanjut »
Uin Malang Gelar Wisuda periode ke 84, 424 Wisudawan Raih Predikat Cumlaude
Sabtu, 7 Desember 2024 . in Berita . 780 views
8279_wisuda-6.jpg

HUMAS UIN MALANG- Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar wisuda periode ke-84, periode VI tahun 2024, dengan total 800 wisudawan dan berlangsung di gedung sport centre. Sabtu, 7 Desember 2024.

 

8280_warek-1.jpg

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Ummi Sumbulah, M.Ag, yang menyampaikan laporan akademik. Dengan total wisudawan Dalam periode ini, jumlah total wisudawan terdiri dari 305 wisudawan dan 495 wisudawati. Untuk umlah wisudawan terbanyak periode kali ini berasal dari program sarjana psikologi. Prestasi gemilang ini membuktikan kualitas pendidikan di UIN Malang yang terus meningkat. Dalam periode ini 124 wisudawan Dari 800 wisudawan, 424 jenjang sarjana di antaranya berhasil meraih predikat cumlaude. Termasuk 11 wisudawan program doktor. Prestasi gemilang ini membuktikan kualitas pendidikan di UIN Malang yang terus meningkat. 

Suasana haru dan bangga nampak dari raut wajah setiap wisudawan, tamu undangan, hingga para wali wisudawan. Melalui acara wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan membawa manfaat besar bagi individu dan bangsa.

 

Reporter : Fatma Aulia 

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up