HUMAS UIN MALANG – Association Board of Sharia Student (ABOOS) Fakultas Syariah, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar acara Sharing Session: International Student Forum, Jumat (20/9) lalu.
Acara ini menghadirkan dua mahasiswa internasional dari Ondokuz Mayis University, Turki, yakni Fatma dan Harun, mereka berbagi pengalaman akademis dan budaya bersama para mahasiswa International Class Program (ICP) Fakultas Syariah.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa ICP dan mahasiswa dari Turki saling mengenalkan kampus masing-masing dan budaya di negara asal mereka. Mereka juga berbagi pengalaman berharga selama menjalani kehidupan perkuliahan.
Mahasiswa dari Ondokuz Mayis University memberikan perspektif yang berbeda mengenai sistem pendidikan di Turki serta membagikan pengalaman pribadi mereka tentang bagaimana mereka beradaptasi dengan lingkungan akademis di Indonesia.
Fatma, salah satu mahasiswa asal Turki, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa menempuh studi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia merasa sangat senang karena mendapatkan sambutan yang hangat dari masyarakat kampus. Fatma juga berbagi pengalaman berharga yang ia peroleh selama di Indonesia, terutama dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasinya dalam bahasa Inggris.
"Orang-orang di sini sangat hangat dalam menyambut saya. Saya bangga bisa belajar di kampus ini, dan banyak pengalaman baru yang saya dapatkan, terutama dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya, karena pada dasarnya, di Turki sangat jarang sekali orang-orang yang menggunakan bahasa Inggris," ujar Fatma.
Ibu Risma Nur Arifah, M.H, selaku Pembina ICP, juga memberikan komentarnya terkait acara ini. "International Student Forum ini adalah wadah yang sangat baik bagi mahasiswa untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman. Tidak hanya tentang budaya, tetapi juga perspektif akademis dari negara lain. Hal ini sangat penting untuk membangun wawasan global dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan internasional," jelasnya.
Faizah Uhti Rianda, selaku Ketua ICP, juga turut memberikan pandangannya. "Kami berharap acara seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang mempererat hubungan internasional antara mahasiswa kita dengan mahasiswa asing. Semoga ke depannya, lebih banyak mahasiswa yang terlibat dan bisa merasakan manfaat dari kegiatan seperti ini," ujar Faizah.
Acara ini berlangsung dengan penuh keakraban, di mana para peserta aktif bertanya dan berdiskusi tentang berbagai aspek budaya dan kehidupan akademik di Turki maupun di Indonesia. Tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan, kegiatan ini juga mempererat hubungan internasional antara mahasiswa dari kedua negara.
International Student Forum yang diselenggarakan oleh ABOOS ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan guna memperluas wawasan global mahasiswa Fakultas Syariah serta memperkuat jaringan internasional kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (sf)
HUMAS UIN MALANG-Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Zainuddin, angkat bicara terkait aksi mahasiswa yang berlangsung pada Selasa (24/9/2024) di depan Gedung Rektorat. Dalam aksi tersebut, aliansi mahasiswa menyampaikan 10 tuntutan, terutama terkait kelayakan program studi baru dan fasilitas di Kampus 3 yang berlokasi di Kota Batu. Kamis, 25 September 2024. "Sebenarnya, kami sudah menyelesaikan semua poin yang mereka tuntut bahkan sebelum aksi ini terjadi. Sayangnya, mereka tidak berkomunikasi lebih dulu," ungkap Prof. Zainuddin pada Kamis (26/9/2024). Salah satu tuntutan mahasiswa adalah terkait masalah fasilitas air di Kampus 3, di mana mahasiswa sering mengalami kesulitan karena sistem pengairan yang tidak lancar. Rektor menjelaskan bahwa masalah ini terjadi karena pompa air di area makhad (asrama) mengalami kerusakan. "Pompa air meledak, jadi kami harus menggantinya. Itu butuh proses, dan sekarang sudah diganti," jelasnya. Terkait fasilitas lain, seperti penyediaan tempat makan yang terjangkau untuk mahasiswa baru di makhad, Rektor menekankan bahwa pihak kampus tidak sembarangan dalam memilih pedagang. "Kami melakukan seleksi ketat dan transparan terhadap pedagang yang berjualan di kantin makhad," tegasnya. Prof. Zainuddin juga menyayangkan tindakan mahasiswa yang melakukan aksi tanpa koordinasi lebih dulu, meskipun ia tetap menghargai upaya yang dilakukan. "Semua tuntutan mahasiswa sudah kami siapkan. Saya selalu mengingatkan bahwa mahasiswa adalah pelanggan, dan kami harus fokus pada pelayanan mereka," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa secara keseluruhan, Kampus 3 UIN Malang di Kota Batu merupakan yang terbaik dibandingkan kampus lain, terutama dari segi fasilitas. "Orang tua mahasiswa sangat senang dengan fasilitas di Kampus 3, dan tidak ada keluhan soal pembayaran," tambahnya. Sebagai penutup, Prof. Zainuddin mengapresiasi kritik yang disampaikan mahasiswa sebagai bentuk kontribusi untuk peningkatan layanan di UIN Malang. "Kami akan menjadikan aspirasi ini sebagai dorongan untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan institusi," pungkasnya.
Tanggapan Rektor atas Aspirasi Mahasiswa yang disampaikan pada tanggal 23 dan 24 September 2024
Pada tanggal 23 dan 24 September 2024 yang lalu, sejumlah mahasiswa menyampaikan aspirasi yang isinya kami pandang sebagai bagian penting dari upaya peningkatan kualitas layanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kami memberikan apresiasi terhadap upaya tersebut dan akan kami jadikan sebagai pemantik bagi akselerasi layanan lembaga yang lebih baik. Untuk itu, kami pandang ada beberapa aspek berikut ini yang patut mendapat penjelasan: 1. Dasar Hukum SK Rektor No. 1012 tahun 2024 Dasar hukum pertama Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor 1012 Tahun 2024 Tentang Ketentuan dan Tarif Penunjang Layanan Akademik Badan Layanan Umum Program Pengembangan Kelembagaan dan Pendidikan Ma’had Tahun 2024 adalah peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 252/PMK.05/2016 Tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Pada Kementerian Agama. Pada Pasal 7 Tarif Layanan Penunjang Akademik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ditetapkan dengan Keputusan Rektor Badan Layanan Umum Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada Kementerian Agama. Dasar hukum kedua Keputusan Rektor di atas adalah Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 129/PMK.05/2020 pada Pasal 39 (1) Menteri Keuangan dapat mendelegasikan kewenangan penetapan tarif layanan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga dan/atau Pemimpin BLU. (2) Pendelegasian kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan dalam hal paling sedikit meliputi: a. diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan; b. besaran tarif ditetapkan berdasarkan kontrak atau dokumen lain yang dipersamakan dengan kontrak; c. jenis layanan merupakan penunjang tugas dan fungsi BLU; dan/atau d. melaksanakan kebijakan Pemerintah yang bersifat strategis. (3) Pendelegasian kewenangan penetapan tarif layanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diusulkan oleh Menteri/Pimpinan Lembaga dan/atau Pemimpin BLU.
2. Standarisasi harga mitra kerja Pusat Pengembangan Bisnis UIN Malang a. Usaha Loundry Paket harga cuci kering Rp. 4.000,- / kg dan paket harga cuci seterika Rp. 5.000,-/ kg. b. Kantin Mitra Kantin dilakukan dengan seleksi terbuka dan ditentukan dengan cermat atas standar kualitas, rasa maupun harga. Harga menu nasi di kampus 1 mulai harga Rp.6.000,- demikian juga untuk harga menu nasi di kampus 2. Harga menu nasi di kampus 3 mulai harga Rp.9.000/ porsi. Selain nasi ada pilihan burger, mie dan sebagainya yang senantiasa dipantau standar kualitas maupun harganya.
c. Air isi ulang Air isi ulang untuk kebutuhan mahasiswa akan siap pada minggu depan dengan harga Rp 5.000/gallon.
3. Sertifikasi kelayakan Gedung ma’had Kampus 3 Seluruh uji kelayakan mulai uji struktur, uji sistem proteksi kebakaran, uji petir, uji kekuatan elevator & lift sdh dilakukan. Status Gedung sekarang masih di kontraktor pelaksana dan serah terima ke UIN Malang setelah seluruh Gedung diselesaikan dengan kontrak pekerjaan tanggal 30 Januari 2025.
4. Kebijakan bagi mahasiswa penerima beasiswa teladan yang berhubungan dengan UKM: Mahasiswa penerima beasiswa dipermudah izinnya untuk melaksanakan pelatihan pengembangan bakat dan minat dengan tetap memperhatikan prinsip kemaslahatan peserta
5. Dana Pelatih Unit Kegiatan Mahasiswa Besaran/harga satuan Honorarium Pelatih UKM ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 49 Tahun 2023 tentang Standar Biaya Masukan Tahun 2024, pada angka 11.3 huruf l, sebesar Rp 200 ribu perbulan. Perubahan besaran harga satuan honorarium tersebut dapat dilakukan melalui usulan kepada Kementerian Keuangan melalui Kementerian Teknis. Peningkatan penghargaan bagi pelatih UKM dapat dilakukan melalui kegiatan workshop, sosialisasi dan evaluasi terkait kegiatan kemahasiswaan.
6. Pemenuhan sarana prasarana program studi baru: a. Kebutuhan lab dasar program studi teknik untuk sementara sharing dengan Fakultas Sains & Teknologi (FST), mobilitas mahasiswa ke kampus 1 difasilitasi bagian umum dan disiapkan sarana transportasinya b. Untuk pemenuhan program studi Ilmu Hadits (ILHA) sudah cukup, sharing dengan Program Studi Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) dan Fakultas Syariah
7. Layanan akademik yang layak bagi seluruh mahasiswa: • Pencapaian status akreditasi unggul dan internasional untuk menjaga mutu dan keberlanjutan penyelengaraan program studi • Perolehan status akreditasi tersebut bermanfaat untuk memenuhi kepentingan mahasiswa/lulusan dalam mendapatkan akses di dunia kerja yang lebih luas • Pembukaan PMB jalur nasional sesuai dengan standard Kemendikbud dan Kemenag • Review kurikulum dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri yang bermanfaat bagi mahasiswa dan lulusan • Penyediaan layanan perpustakaan bermutu untuk memenuhi kebutuhan akademik mahasiswa yang memuaskan • Pengaturan perkuliahan Program Khusus Pengembangan Bahasa Arab (PKPBA) yang fleksibel (online-offline) dan pembelajaran outdoor yang menyenangkan; jika ada kelas yang bentrok dengan kelas regular, maka kelas PKPBA dilaksanakan secara outdoor learning • Terdapat peraturan/edaran khusus PKPBA • Pembelajaran dilakukan secara blended yang didukung dengan layanan e-learning. Pembelajaran dipandang lebih efektif depend on learning facility yang patut dipenuhi secara terus menerus sebagaimana mestinya
8. Fasilitas ma’had yang memadai bagi seluruh mahasantri Ma’had UIN Malang merupakan program yang didesain untuk mempersiapkan kompetensi mahasiswa baru baik itu dari aspek pengetahuan, keahlian, perilaku secara professional dan bernilai luhur tinggi dalam landasan Islam. Maka Ma’had UIN Maliki tidak hanya dormitory dengan segala fasilitasnya namun dirancang dengan kegiatan yang dapat memenuhi tujuan penyiapan kompetensi mahasiswa tersebut. Fasilitas ma’had di kampus 1, 2 dan 3 diantaranya masjid, perkantoran, unit kamar mahasantri, kamar mandi, lobby, ruang pertemuan, kantin dan sebagainya yang dipantau secara berkala dalam program Revitalisasi Mahad yang telah disusun oleh Tim Mahad.
9. Fasilitas umum yang dibutuhkan mahasiswa baru Kampus 3 Kampus 3 adalah kampus baru yang dibangun oleh UIN Malang untuk memperluas akses Pendidikan bagi masyarakat baik itu masyarakat lokal hingga internasional. Perluasan akses Pendidikan ini tidak hanya dari sisi jumlah mahasiswa namun juga dari varian program studi maupun fakultasnya. Sehingga saat ini sudah ada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Program studi Teknik dan lain-lain. Pemenuhan fasilitas umum berprogres sampai dengan sekarang sejak awal pendiriannya agar dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa secara memadai. Fasilitas umum yang ada antara lain: Gedung Islamic Tutorial Centre, Loundry, kantin Maliki Corner, Mesin ATM, Penyediaan Depo Air Minum, Penyediaan Air Bersih dan sebagainya.
10. Penambahan kantor organisasi mahasiswa Kantor organisasi mahasiswa berperan penting dalam mendukung dan menampung kreativitas masing-masing unit kegiatannya. Usulan penambahan kantor perlu dirancang dan dikoordinasikan secara cermat agar fungsi dapat dipenuhi secara optimal. Koordinasi dapat dilakukan dengan Biro AUPK khususnya bagian umum untuk merancang peruntukan dan fungsinya karena setiap pemanfaatan asset harus terekam dalam catatan penggunaan Barang Milik Negara.
HUMAS UIN MALANG- Kamis 26 September 2024 Madrasah Aliyah Tsanawiyah Negeri 1 (MTsN) Jombang resmi menggelar Workshop Peningkatan Motivasi dan Kemahiran Guru Berbahasa Arab bersama narasumber yang didatangkan langsung dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Muh.Faruq, M.Pd.I Dosen Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Kegiatan ini dilaksanakan digedung Aula PGRI lantai 2 Jombang.
Program ini sudah diagendakan dan rancang oleh Kepala MTs Negeri 1 Jombang Drs. Purnomo, M.Pd.I. jauh sebelum di semester awal tahun ajaran 2024/2025. Dalam sambutannya, yang dalam hal ini diwakili oleh Waka kurikulum Miftahul Jinah,M.Pd.I. "Sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan yang sama namun dalam bidang bahasa Inggris, dan sekarang kita kembangkan juga dalam bidang bahasa arab juga, hal ini sesuai dengan keinginan Madrasah kita untuk menjadi MTsN yang mampu menciptakan lingkungan berbahasa Arab dan Inggris (bilingual). (Ungkapnya)
"Dan Tujuan program ini untuk peningkatan mutu dan keterampilan para guru sebagai sumber daya bagi siswa/siswi untuk memperoleh dan belajar bahasa. Terakhir Semoga kita terus semangat dan sehat Wal Afiat dalam menuntut ilmu demi memberikan bekal yang terbaik bagi anak-anak generasi kita". (Tambahnya)
Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala PGRI Jombang Jumadi, S.Pd, M.Si. Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini ia mengungkapkan, "Terimakasih kepada bapak kepala sekolah MTsN 1 Jombang, yang telah mengadakan kegiatan dengan satu tujuan bersama yaitu peningkatan motivasi dan kemahiran guru berbahasa Arab. Keunggulan siswa dan instansi dilandasi dengan keunggulan para gurunya terlebih dahulu. Sebagaimana yang telah dikatakan program bahasa Inggris sudah dilaksanakan dan sekarang kita selenggarakan bahasa arab untuk bapak/ibu guru bisa meningkatkan kemampuannya masing-masing, karna sudah kita hadirkan langsung narasumber ustadz Muhammad Faruq dari UIN Malang. Maka dari itu mohon kita semua mengikuti dengan seksama nantinya, terakhir dari saya mengutip dari pesan Ibnu Atthoillah (ilmu yang bermanfaat itu tandanya bisa melapangkan hati dan bisa menerima dengan ikhlas atas pemberian yang mahakuasa). (Tegasnya dalam sambutan), "Kemudian Dengan membaca Ummul Qur'an kita buka acara kita pada hari ini, maka dengan resmi workshop Peningkatan Motivasi dan Kemahiran Guru Berbahasa Mts Negeri 1 Jombang Dinyatakan dibuka dan dimulai".
Dan Turut hadir juga kapala kemenag Jombang Dr.H. Muhajir, M.Ag. dalam sambutannya ia sangat senang diadakannya kegiatan ini. "Kenapa saya merasa senang? Karna kita memiliki moto (madrasah maju bermutu madrasah mendunia), dan sesuai KMA 450 tahun 2024 Leksabilitas kita tinggi dan kita diberi kewenangan untuk menggali kreatifitas, inovasi, dan kreasi, maka Mtsn 1 Jombang harus bisa memunculkan kreatifitas, inovasi dan kreasi khususnya dalam bidang bahasa, baik bahasa inggris dan Arab, karna ini adalah MTSN 1 maka kitalah yang memulainya terlebih dahulu. Saya mendukung penuh dengan adanya kegiatan ini, dan kegiatan ini tetap harus selalu dilakukan, dan kita sepakat bahwa semua mata pelajaran agama bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Arab dan semua mata pelajaran umum bahasa pengantarnya adalah inggris. Terakhir mari bangun dari mimpi dan wujudkan impi itu". (Tegasnya dalam sambutan)
Setelah rangkaian kegiatan seremonial terlaksana maka dilanjutkan dengan acara inti, yakni pemaparan materi yang pertama program bilingual oleh Ustadz Faruq (panggilan akrabnya) di mulai dari pukul 10.00 WIB dan Ishoma kemudian dilanjutkan sesi materi yang kedua pukul 12.30 WIB sampai dengan selesai. Seluruh peserta menampakkan antusias mereka untuk mengikuti program khusus ini dengan penuh semangat dan aktif, apalagi saat sesi praktek mengungkapkan kalimat-kalimat praktis dalam bahasa Arab menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Dan seluruh peserta mendapatkan modul pelatihan yang menjadi panduan dan pegangan dalam penguatan materi.
Dan kegiatan ini akan terus berlanjut diwaktu yang telah ditentukan, dengan harapan program ini bisa efektif dalam upaya menciptakan lingkungan berbahasa Arab dan Inggris (bilingual) di MTs Negeri 1 Jombang.
HUMAS UIN MALANG – Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Stadium General yang menghadirkan sosok inspiratif, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama. Acara yang bertajuk "Peran Mahkamah Konstitusi dalam Mengawal Konstitusi: Antara Kekuatan Hukum dengan Kepentingan Politik" ini sukses menyedot perhatian besar dari para mahasiswa. Kamis, 26 September 2024.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan di gedung Rektorat lantai 5 tersebut, antusiasme mahasiswa Fakultas Syariah terlihat begitu tinggi. Tema yang diangkat dianggap sangat relevan dengan kondisi hukum dan politik Indonesia saat ini. Para peserta yang sebagian besar mahasiswa hukum ini terlihat bersemangat memanfaatkan kesempatan emas untuk belajar langsung dari figur yang sangat berpengalaman dalam ranah konstitusi negara.
Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Sudirman Hasan, MA., menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Jimly di acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan dari perspektif seorang ahli yang pernah memimpin institusi penjaga konstitusi tertinggi di Indonesia. "Ini kesempatan luar biasa bagi kita semua untuk lebih memahami bagaimana Mahkamah Konstitusi bekerja dalam menjaga konstitusi di tengah tarik-menarik kepentingan hukum dan politik," ujar Prof. Sudirman.
Stadium General ini tidak hanya memberi ruang diskusi mendalam terkait peran MK, tetapi juga menggugah semangat mahasiswa untuk lebih kritis dalam memahami hukum dan politik di Indonesia. "Kami sangat berharap acara ini dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya menjaga supremasi hukum, sekaligus memberikan bekal bagi mereka dalam menghadapi dinamika politik di masa depan," tambahnya.
Acara yang berlangsung penuh semangat ini menjadi bukti bahwa tema konstitusi dan hukum tetap menjadi isu yang hangat dan menarik di kalangan akademisi, terutama di lingkungan kampus UIN Maliki Malang.
HUMAS UIN MALANG– Usai sukses menggelar kuliah tamu dengan menghadirkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M Zainuddin, MA, memberikan apresiasi khusus kepada Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Sudirman Hasan, MA. Acara kuliah tamu yang mengusung tema "Peran Mahkamah Konstitusi dalam Mengawal Konstitusi: Antara Kekuatan Hukum dengan Kepentingan Politik" tersebut berhasil menyedot perhatian besar dari mahasiswa.
Setelah acara resmi berakhir, Prof. Zainuddin mengajak Prof. Jimly untuk berbincang santai di ruang rektor. Suasana penuh keakraban dan canda tawa mengiringi pertemuan tersebut, di mana keduanya mengenang perjalanan mereka di UIN Maliki Malang. Prof. Jimly, yang pernah berkunjung ke kampus ini 10 tahun lalu, menyampaikan kesannya tentang perkembangan pesat UIN Malang. “Saya sangat terkesan dengan pencapaian UIN Maliki Malang, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Kampus ini telah menjadi yang terbaik dan terakreditasi unggul, bahkan masuk 16 besar perguruan tinggi Islam terbaik dunia versi UniRank tahun 2024,” ungkap Prof. Jimly dengan penuh kebanggaan.
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Zainuddin, juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan cinderamata berupa buku karyanya yang berjudul "Sang Pendidik" kepada Prof. Jimly. Buku ini menggambarkan dedikasi dan pemikiran Prof. Zainuddin dalam dunia pendidikan, yang diharapkan menjadi inspirasi.
Dalam suasana ramah tamah, Prof. Jimly juga diajak untuk melihat maket gedung Ma’had Kampus 3, yang kini telah rampung dan mulai digunakan oleh para mahasiswa baru. Kunjungan tersebut semakin memperkuat kesan positif yang dimiliki Prof. Jimly terhadap UIN Maliki Malang.
Dengan berbagai pencapaian yang diraih, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus membuktikan diri sebagai salah satu institusi pendidikan Islam yang berperan besar dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing global.
HUMAS UIN MALANG-Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kelasnya sebagai pusat akademik terkemuka dengan menjadi tuan rumah International Conference of Islamic Economics & Business (ICONIES) 2024. Acara prestisius ini berlangsung Kamis, 26 September 2024, dengan tema "Enhancing Islamic Economics, Finance and Business: Toward The Innovative and Sustainable Challenges."
Salah satu momen yang paling dinantikan dari konferensi ini adalah kehadiran Direktur Diktis Kemenag RI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., atau yang akrab disapa Prof. Inung, sebagai keynote speaker. Dalam paparan inspiratifnya, beliau mengulas tuntas persoalan ekonomi Islam di era digital.
“Ketika kita berbicara tentang ekonomi Islam, ini bukan sekadar soal sentimental agama,” tegas Prof. Inung di hadapan para peserta konferensi. Menurutnya, inti dari ekonomi Islam bukanlah pada penggunaan bahasa atau istilah agama tertentu, melainkan bagaimana syariat ekonomi Islam mampu menghadirkan sistem yang adil dan berkelanjutan.
Dalam pandangan Prof. Inung, ekonomi Islam harus mampu menumbuhkan semangat kebangsaan dan kemaslahatan bersama, bukan hanya sekadar simbol atau retorika agama. "Panggilan akhi dan ukhti tidak akan berarti jika tidak diiringi rasa persaudaraan yang tulus. Bahkan, meskipun hanya menggunakan panggilan sederhana seperti 'dulur' atau 'bro', jika penuh persaudaraan, itu lebih bermakna," ujarnya dengan penuh semangat.
Pesan utama dari pemaparan ini jelas: Ekonomi Islam harus dipandang sebagai sistem hukum yang menghadirkan keadilan bagi semua pihak, tanpa ada yang merasa dirugikan. "Setiap sistem ekonomi harus membawa kebaikan bagi sesama," tegasnya.
Pantun Penutup yang Berkesan
Di akhir presentasinya, Prof. Inung tak lupa memberikan sentuhan humor khasnya dengan sebuah pantun:
Jika anda suka minum jamu Jangan lupa mengaduknya pakai kayu Mungkin baru ini kita bertemu But i say love you.
Pantun ini disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari peserta, menandai akhir dari sesi yang penuh inspirasi dan semangat persaudaraan. Konferensi ICONIES 2024 ini menjadi ajang penting untuk memperkuat peran ekonomi Islam dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, dengan tetap berfokus pada kemaslahatan bersama.
HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menjadi tuan rumah gelaran prestisius International Conference of Islamic Economics & Business (ICONIES) 2024. Dengan tema "Enhancing Islamic Economics, Finance and Business: Toward The Innovative and Sustainable Challenges", acara ini berhasil menarik perhatian berbagai akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai penjuru dunia. Kamis, 26 September 2024.
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA., secara resmi membuka acara konferensi internasional ini. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber yang hadir, baik dari dalam maupun luar negeri. “Saya sangat senang hari ini Anda dapat menghadiri undangan saya di Konferensi Internasional Ekonomi dan Bisnis Islam ke-10. Semoga konferensi ini produktif, mencerahkan, dan membawa perubahan positif,” ungkapnya.
Acara ini turut dihadiri tokoh-tokoh penting, di antaranya Direktor of Islamic Religious Higher Education Ministry of Religion of the Republic of Indonesia : Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi,.M.Ag. A Board Member of Middle-East Institute, Nasional University of Singapore Fazlur Rahman Bin Kamsani, Associate Professor at University Malaya, Malaysia : Prof. Dr. Fadillah Binti Mansor, Tokyo Institute of Technology Japan: Eko Heru Prasetyo, Ph.D. Professor at Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang : Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si,. CHARM,.CRMP. serta para peserta dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam ICONIES.
Dalam pidato pembukaannya, Prof. Zainuddin menekankan pentingnya ekonomi Islam dalam menghadapi tantangan modern. Menurutnya, ekonomi Islam perlu merespons perubahan teknologi dan inovasi keuangan modern, namun tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariah. “Ekonomi Islam harus menemukan keseimbangan antara inovasi dan keberlanjutan sosial, ekonomi, serta lingkungan, sambil tetap mempertahankan fondasi etika yang kuat,” tegasnya.
Konferensi ini menjadi platform penting untuk berdiskusi tentang berbagai topik, termasuk inovasi keuangan, keadilan sosial, dan keberlanjutan ekonomi, yang semuanya selaras dengan nilai-nilai Islam. Prof. Zainuddin berharap konferensi ini dapat menginspirasi peserta untuk membawa perubahan, tidak hanya di lingkup akademik, tetapi juga di masyarakat secara luas.
Dekan Fakultas Ekonomi UIN Malang, Prof. Dr. Misbahul Munir, mengungkapkan bahwa ICONIES ke-10 ini memiliki makna istimewa. "Ini adalah pencapaian satu dekade. ICONIES kali ini menjadi yang terbesar, dengan jumlah makalah yang masuk mencapai 212, namun hanya 127 makalah yang memenuhi syarat untuk dipresentasikan," ujarnya.
Selain itu, terdapat 24 co-host dan 22 mitra publikasi yang bekerja sama dalam konferensi ini, termasuk jurnal-jurnal yang terindeks Scopus dan Sinta. "Kami juga berbangga, ada 51 artikel yang berhasil disubmit ke jurnal internasional," tambahnya.
Makalah yang masuk tidak hanya berasal dari dalam negeri, namun juga dari negara-negara seperti Australia, Taiwan, Thailand, dan Malaysia. "Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini, baik secara moril maupun materiil," pungkas Prof. Misbahul.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ICONIES 2024 diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam perkembangan ekonomi Islam di kancah global, sekaligus membawa pengaruh positif bagi dunia akademik dan masyarakat.
HUMAS UIN MALANG- Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang hari ini mengadakan koordinasi persiapan akhir untuk International Conference on Green Technology (ICGT) ke-14 dengan tema Emerging Green technology: A Path Toward Resilient and Sustainable Built Environment. Seluruh panitia pelaksana diminta melaporkan progres kesiapan dari masing-masing divisi di hadapan Kabiro AAKK, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, dan Dekan Fakultas Saintek, Prof. Dr. Sri Harini, M.Si. Rabu, 25 September 2024.
Dalam arahan yang disampaikan oleh Prof. Sri Harini, beliau menekankan pentingnya menciptakan atmosfer akademik yang mendalam bagi seluruh sivitas akademika melalui kegiatan internasional seperti ICGT. Salah satu upayanya adalah dengan melibatkan mahasiswa UIN Maliki Malang untuk mengikuti sesi konferensi secara virtual dari kelas masing-masing. "Ini penting bagi mahasiswa, agar mereka memahami bagaimana gagasan disampaikan dalam forum internasional," tegas Prof. Harini.
Senada dengan itu, Kabiro AAKK, Dr. Barnoto, menekankan bahwa kegiatan ICGT harus dipublikasikan dengan baik agar dapat menarik perhatian lebih luas dari seluruh sivitas akademika. Ia juga menggarisbawahi relevansi ICGT dengan visi UIN Maulana Malik Ibrahim sebagai *green campus*. "Kegiatan ini selaras dengan indikator kinerja utama universitas, yakni menjaga kelestarian alam serta menjadi universitas Islam yang unggul bereputasi internasional," ujarnya.
Ketua pelaksana ICGT 2024, Dr. Agus Subaqin, MT, turut menyampaikan bahwa arahan dari pimpinan sangat membantu dalam persiapan kegiatan. Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi, dengan lebih dari 150 artikel yang telah masuk dari berbagai peneliti. “Kami juga menghadirkan pembicara utama dari Thailand, Malaysia, Jerman, dan beberapa negara lainnya," jelas Dr. Agus.
Konferensi yang dijadwalkan pada 1-2 Oktober 2024 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang bertukar gagasan terkait teknologi hijau, namun juga sebagai langkah konkret dalam mendukung tercapainya visi universitas sebagai kampus berwawasan lingkungan dan bereputasi internasional.
HUMAS UIN MALANG – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar kolaborasi pengadaan barang dan jasa melalui konsolidasi pengadaan, dengan tujuan meningkatkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan produk Usaha Mikro Kecil (UMK) kementerian dan lembaga di wilayah Jawa Timur. Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan pemerintah dan instansi terkait, dengan antusiasme tinggi untuk menyusun strategi pengadaan yang lebih efektif dan efisien. Rabu, 25 September 2024.
Salah satu tokoh penting yang hadir dalam acara ini adalah perwakilan dari Direktur Advokasi Pemerintah Pusat, Direktur LKPP serta para pengelola satker BLU di wilayah Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian dan lembaga untuk mendukung produk lokal serta mendorong pertumbuhan sektor UMK di Jawa Timur. Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang berhalangan hadir karena dinas luar kota, diwakili oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd. Kehadiran Ahmad Hidayatullah menjadi perwakilan penting dari kalangan akademisi yang turut mendukung inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa dukungan universitas dalam mendorong penggunaan produk lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan perekonomian nasional. Beliau juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta dan menyampaikan bahwa UIN Maliki Malang saat ini masih fokus pada proses perampungan pembangunan kampus 3 di atas luas tanah 180 hektar di kawasan kota Batu. Kami sungguh bahagia UIN Maliki Malang menjadi tuan tumah penyelenggaraan kegiatan LKPP, dan ini menjadi kehormatan bagi UIN Maliki Malang yang memiliki layanan BLU. Perguruan tinggi itu memiliki potensial yang tinggi untuk mensejahterakan masyarakat. Akan tetapi prinsip BLU bukan profit semata namun untuk meningkatkan layanan prima kepada masyarakat. "Oleh karena itu, pada forum penting ini bisa mendiskusikan problematika pada satker BLU baik di lembaga pendidikan tinggi, Rumah Sakit ataupun satker BLU lainnya untuk bisa tumbuh berkembang bersama menuju satker yang mandiri," ujarnya. Acara ini tidak hanya sekadar diskusi, tetapi juga mencakup pembahasan mendalam tentang strategi pengadaan barang dan jasa melalui konsolidasi pengadaan. Diskusi interaktif antara peserta dan penyaji menghasilkan berbagai ide dan solusi yang berpotensi memperkuat pelaksanaan pengadaan di tahun-tahun mendatang. Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyusun rencana aksi konsolidasi pengadaan untuk tahun anggaran 2024 dan 2025. Diharapkan melalui konsolidasi pengadaan ini, kementerian dan lembaga di Jawa Timur dapat lebih terkoordinasi dalam pengelolaan anggaran serta lebih efektif dalam memprioritaskan penggunaan PDN dan produk UMK. Dengan rencana aksi yang kuat, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengadaan barang dan jasa, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di Jawa Timur.