MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang menjalin kerja sama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut terlaksana pada Kamis, 05 Maret 2026 di Gedung Rektorat Kampus 1. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengelolaan program sosial, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
YBM BRILiaN merupakan lembaga yang mengelola dana, zakat, infak, dan sedekah. Terutama yang berasal dari pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan masyarakat umum. Pada sambutannya, Ketua YBM BRILiaN Special Branch Office Malang, Mayang Diantami menyatakan harapan baiknya pada kerja sama ini. “Harapannya dapat membawa kebaikan bagi kedua belah pihak, serta bagi umat islam secara keseluruhan,” katanya.
YBM sendiri memiliki empat fokus bidang garapan. Terdiri dari Bright Scholarship, pemberdayaan ekonomi, penanggulangan bencana, dan mendukung dakwah. Lebih dari itu, YBM dan BRI secara umum sangat terbuka untuk kerja sama lebih lanjut. Meliputi bidang pengelolaan keuangan dan bidang-bidang lain seperti pemagangan, dan serapan tenaga kerja.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan 3 Fakultas Humaniora, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd mengajukan kemungkinan kerja sama dalam beberapa hal. “Apakah dari BRI sendiri menyediakan coaching career untuk persiapan prakerja? Seperti teknik wawancara, pembuatan proposal, dan sebagainya,” ungkap Wakil Dekan 3 itu.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua YBM BRILiaN Special Branch Office menyatakan kesediaannya untuk menyediakan pengajuan coaching career oleh Dr. Galuh. “YBM BRI bersedia menjadi narasumber dan membantu pelatihan prakerja bagi mahasiswa,” jelas Mayang.
Pada akhir, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Zainal Habib, M. Hum berharap kuota penerima beasiswa dari YBM BRILian dapat terus meningkat. “Harapan saya kuota dapat terus bertambah. Selain jalur prestasi akademik, barangkali juga ada prestasi lain. Tahfidz dan prestasi internasional,” pungkas Wakil Rektor 2 itu.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Semarak GEBYAR RAMADHAN 2026 kian terasa di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dharma Wanita Persatuan (DWP) kampus ini menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Al-Qur’an bertajuk “Bersama Al-Qur’an, Hati Terarah dan Hidup Penuh Berkah”, Rabu (4/3/2026), di Halaqah Lantai 2 Ma’had UIN Maliki Malang.
Menghadirkan dua agenda utama Khataman Al-Qur’an (Khotmil Qur’an) dan Mauidhah Hasanah oleh Prof. Dr. HM. Faisol Fatawi, M.Ag. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun keluarga sakinah dan masyarakat berakhlakul karimah.
Sorotan utama tertuju pada sambutan Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerja Sama, Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, M.A. Dalam pidatonya yang penuh energi dan optimisme, ia menegaskan bahwa kekuatan DWP terletak pada soliditas dan kerja tim, bukan pada kerja personal.
Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerja Sama UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, M.A., menyampaikan sambutan dalam Peringatan Nuzulul Qur’an DWP, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, DWP adalah “paket komplit” yang jika dikelola dengan sinergi dan visi bersama, mampu memberikan dampak strategis bagi pengembangan lembaga. “Peran DWP memang sering sunyi, tetapi dampaknya luar biasa bagi kampus. Ibu-ibu adalah kekuatan besar istri ASN dan ASN perempuan yang menopang produktivitas dan kinerja para bapak di UIN Maliki Malang,” ujarnya.
Dalam konteks tema Nuzulul Al-Qur’an, Prof. Abdul Hamid mengajak seluruh hadirin merenungkan makna “hati” bukan sekadar organ biologis, melainkan kalbu pusat nilai dan kesadaran spiritual. Ia menekankan bahwa kegiatan spiritual seperti khotmil qur’an, shalawatan, dan istighotsah bukan sekadar seremoni, melainkan ikhtiar mengetuk pintu-pintu langit agar dianugerahi hati yang jernih dan bersih. “Hati yang bersih akan melahirkan kebersamaan. Dan dengan kebersamaan, setiap hambatan dapat kita selesaikan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa era kini adalah era transparansi, di mana segala hal terbuka dan dapat diakses publik. Karena itu, DWP diharapkan terus berkontribusi secara nyata dalam membangun budaya organisasi yang akuntabel, inklusif, dan berdampak.
“Pesan Rektor jelas: DWP harus mampu menciptakan legacy program-program yang sulit dilupakan karena manfaat dan dampaknya nyata,” tambahnya, seraya menyampaikan salam dan apresiasi dari Rektor atas kegiatan yang mencerminkan keguyuban, kebersamaan, dan semangat berbagi.
Sementara itu, Ketua DWP UIN Maliki Malang, Ibu Layyinah Basri, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh seluruh pengurus dan anggota. Ia juga menyambut hangat anggota DWP yang baru bergabung, menyebut kehadiran mereka sebagai energi dan semangat baru bagi organisasi.
Ketua DWP UIN Maliki Malang, Ibu Layyinah Basri, menyampaikan sambutan dan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota.
“Tanpa kebersamaan dan keikhlasan ibu-ibu semua, kegiatan ini tidak mungkin terselenggara dengan baik. Semoga kebersamaan ini menjadi ladang amal dan ruang bertumbuh bersama,” tuturnya.
Dilaksanakan tepat pada 15 Ramadhan 1447 Hijriah, di pertengahan bulan suci yang diyakini sebagai momentum terbaik memperkuat ikatan ruhani, kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Ia menjelma menjadi panggung sinergi spiritual antara keluarga besar kampus dan lingkungan Ma’had mengukuhkan peran DWP sebagai motor penggerak nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan keluarga dan sosial.
Dengan semangat Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan, DWP UIN Maliki Malang menegaskan satu pesan kuat: ketika hati terarah, keberkahan akan mengalir bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi dan masyarakat luas
Foto bersama jajaran pengurus dan anggota DWP UIN Maliki Malang usai kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Stadium General pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Auditorium Gedung B Lantai 4 Pascasarjana. Mengusung tema “Perception Engineering dalam Pengembangan Maliki Islamic University Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka”, kegiatan ini menghadirkan Irfan Wahid (Gus Ipang) sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya bertajuk “Perception Engineering sebagai Game Changer Transformasi Keislaman di Era Hyper Digital”, Gus Ipang menegaskan bahwa masa depan peradaban, termasuk transformasi keislaman, sangat ditentukan oleh bagaimana persepsi dibangun dan dikelola di ruang digital.
Ia menyebut momentum ini sebagai momen membahagiakan di bulan Ramadan. Dengan gaya santai, ia bercerita menjadi pembicara yang “ditemani ibunya”, sekaligus mengajak audiens membayangkan Indonesia Emas 2045 di tengah lompatan teknologi Artificial Intelligence generatif. “Satu tahun saja kita sulit memprediksi perubahan, apalagi 2045,” ujarnya.
Menurutnya, di era digital, fakta sering kali kalah oleh persepsi. Ia mencontohkan bagaimana isu global seperti Palestina dan narasi persatuan Islam membentuk common enemy dan common feeling Ketika dua hal itu bersatu, perbedaan menjadi tidak relevan dan opini publik dapat terbentuk dengan sangat cepat.
Gus Ipang juga memaparkan karakter netizen masa kini:65% audiens memutuskan menonton atau tidak dalam 3 detik pertama, Hook kuat dalam 5 detik pertama dapat meningkatkan durasi tontonan hingga 70%.
Konten emosional lebih banyak ditonton dibanding non-emosional, Gen Z (18–24 tahun) rata-rata fokus 8 detik, milenial 12 detik, TikTok dan YouTube kini menjadi mesin pencari generasi muda. Ia menyinggung fenomena post-truth era, ketika yang terpenting bukan lagi akurat atau tidak, melainkan sesuai atau tidak dengan keyakinan pribadi. Dalam konteks ini, ia menjelaskan konsep echo chamber situasi ketika seseorang terus-menerus terpapar informasi yang memperkuat pandangannya sendiri akibat algoritma media sosial.
Tantangannya, kata Gus Ipang, adalah bagaimana menggeser echo chamber negatif menjadi positif. Strateginya harus berbasis data, empati, dan pengemasan pesan yang relevan bagi audiens. Ia menegaskan bahwa isu viral belum tentu organik, dan hoaks sering kali dibuat bukan sekadar menyebarkan kebohongan, tetapi demi engagement.
Namun, perception engineering bukanlah manipulasi. Ia menjelaskan tiga poros utama dalam pendekatan ini yaitu :
1. Kesadaran Eksternal (Poros X) Empati dalam komunikasi, berbicara dari sudut pandang audiens, bukan ego komunikator.
2. Kesadaran Internal (Poros Y)Melatih diri agar tidak mudah percaya, marah, atau menyimpulkan tanpa tabayyun; kritis terhadap sumber dan framing informasi.
3. Kematangan Karakter (Poros Z) Terbentuknya pribadi yang tidak mudah tersulut, tidak haus validasi, dan tenang dalam konflik.
Ia menegaskan bahwa Islam adalah agama makna, adab, dan kehati-hatian. Karena itu, perception engineering dalam perspektif filosofis justru menghidupkan nilai tabayyun, empati, serta manajemen emosi kolektif di tengah lanskap hyper digital.
“Komunikasi tidak boleh kehilangan adabnya,” tegasnya menutup sesi.
Stadium General ini menjadi refleksi strategis bagi sivitas akademika dalam merancang langkah menuju Indonesia Emas 2045 bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan transformasi karakter dan kedewasaan berpikir.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Melalui Fakultas Syariah secara resmi menyelenggarakan asesmen lapangan sebagai bagian dari proses pembukaan Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah (HES) pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Meeting Room Fakultas Syariah. Kegiatan ini merupakan tahapan strategis untuk memastikan kesiapan akademik dan kelembagaan sebelum program studi baru tersebut memperoleh pengesahan resmi dan menerima mahasiswa.
Asesmen dilakukan untuk menilai tata kelola program studi, kurikulum, kualitas dan kualifikasi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta sistem penjaminan mutu internal sesuai standar yang ditetapkan. Hadir sebagai asesor eksternal Prof. Dr. Sri Lum’atus Sa’adah, M.HI dari UIN KHAS Jember dan Dr. Nurul Huda, M.HI dari UNUGIRI Bojonegoro. Turut hadir perwakilan Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat PTKI, Fatkhu Yasik, S.Pd., M.Pd., selaku Kasubdit Mutu Akademik bersama stafnya Malidah Awwaliyah. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Rektor I Drs. Basri, Ph.D., Ketua Senat Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd., Ketua LPM Prof. Dr. Sri Harini, serta Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag. beserta jajaran pimpinan fakultas.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag. menegaskan bahwa pembukaan program ini merupakan respons atas pesatnya perkembangan ekonomi syariah serta didukung kesiapan sumber daya manusia, termasuk empat guru besar dan sejumlah doktor di bidang Hukum Ekonomi Syariah. Prodi S1 HES yang telah berpredikat unggul dan memiliki jejaring kerja sama nasional maupun internasional menjadi landasan kuat pengembangan program magister ini.
Wakil Rektor I Drs. Basri, Ph.D. menekankan bahwa pembukaan prodi harus selaras dengan visi universitas sebagai kampus unggul bereputasi internasional. Sementara itu, Fatkhu Yasik, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa hasil asesmen dan rekomendasi asesor akan segera ditindaklanjuti untuk proses pengajuan ke BAN-PT. Melalui asesmen ini, Fakultas Syariah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi berbasis keislaman yang berkualitas dan berdaya saing global.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Peringatan Nuzulul Al-Qur’an yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung penuh makna spiritual. Kegiatan diawali dengan Khotmil Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan Ketua DWP, Hj. Layyinah Basri, serta laporan kegiatan sosial organisasi.
Dalam forum tersebut, pengurus DWP menyampaikan komitmen menjalankan organisasi secara transparan dan akuntabel. “Kami berkomitmen untuk secara terbuka melaporkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan,” disampaikan dalam laporan kegiatan.
Sejumlah program unggulan yang telah direalisasikan antara lain Jumat Berkah, santunan anak yatim, serta berbagai kegiatan sosial selama bulan Ramadhan. Struktur kepengurusan DWP yang meliputi bidang pendidikan, sosial budaya, dan ekonomi turut berperan aktif dalam pelaksanaan program kerja.
Pada sesi Mauidhah Hasanah, Prof. Dr. H.M. Faisal Fatawi, M.Ag., menyampaikan pesan tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber keberkahan hidup. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa keberkahan dimaknai sebagai ziyadatul khair atau bertambahnya kebaikan, dan kunci keberkahan tersebut adalah kedekatan dengan Al-Qur’an.
“Jika memiliki cita-cita dan berhasil mencapainya, semua itu berasal dari Allah, maka janganlah sombong,” pesan Prof. Faisal Fatawi.
Momentum Nuzulul Al-Qur’an ini diharapkan semakin menguatkan komitmen keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber keberkahan dalam setiap peran kehidupan.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Peringatan Nuzulul Al-Qur’an dalam rangkaian Gebyar Ramadhan 2026 pada Rabu, 4 Maret 2026 di Halaqah Lantai 2 Ma’had Al-Jami’ah UIN Maliki Malang. Kegiatan diawali dengan Khotmil Qur’an yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.
Wakil Rektor IV UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Abdul Hamid, M.Ag., hadir mewakili Rektor, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si., yang berhalangan karena tugas kedinasan di Jakarta. Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV menyampaikan apresiasi dan penghargaan Rektor atas terselenggaranya kegiatan yang memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kampus.
Prof. Abdul Hamid menegaskan bahwa seluruh istri ASN dan PNS serta ASN perempuan merupakan bagian dari Dharma Wanita Persatuan sesuai dengan AD/ART organisasi. Sinergi antarbidang dalam kepengurusan diharapkan terus diperkuat guna mendukung pengembangan kampus.
“Kami mengapresiasi donasi dan partisipasi seluruh anggota. Mari bersama-sama membangun UIN Maliki Malang melalui peran ibu-ibu yang luar biasa,” ungkap Prof. Abdul Hamid.
Lebih lanjut disampaikan harapan agar kepengurusan DWP periode 2021–2025 di bawah kepemimpinan Ketua DWP, Hj. Layyinah Basri, mampu menghadirkan legacy yang berdampak luas. Program kerja, sebagaimana arahan Rektor, tidak dinilai dari besar kecilnya kegiatan, melainkan dari kebermanfaatan dan dampak nyata bagi masyarakat.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari, Program Studi Teknik Lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar aksi nyata dengan menyerahkan empat jerigen ecoenzym ke TPA Tlekung Kota Batu pada Selasa, 3 Maret 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 13 peserta ini terdiri dari 6 mahasiswa, 6 dosen, dan 1 admin. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pihak pengelola TPA, yang kemudian dilanjutkan dengan agenda penyerahan ecoenzym serta penyemprotan langsung pada sampah-sampah organik di area TPA.
Ecoenzym yang diserahkan merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk membantu mengurangi bau tidak sedap dan mempercepat proses penguraian sampah organik. Aksi ini menjadi simbol komitmen akademisi dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Tidak hanya melakukan penyerahan, mahasiswa Teknik Lingkungan juga mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung proses pengolahan sampah organik dan anorganik di TPA Tlekung. Mereka mempelajari sistem pengelolaan yang diterapkan, mulai dari pemilahan hingga tahap akhir pengolahan.
Salah satu narasumber dari pihak TPA, Pak Nanang, menjelaskan bahwa konsep pengelolaan TPA Tlekung dirancang berbeda dari stigma umum tentang tempat pembuangan akhir.
"TPA ini kami design agar tidak identik dengan kesan kotor dan kumuh. Justru kami ingin menghadirkannya sebagai ruang yang bersih, edukatif, dan memberi pengalaman baru bagi setiap pengunjung," ujar Pak Nanang.
Selain Pak Nanang, kegiatan ini juga melibatkan Pak Taufan dan Pak Iwan sebagai narasumbaer yang memberikan penjelasan teknis terkait sistem pengelolaan sampah di TPA Tlekung.
Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Dr. Aulia Fikriarini Muchlis, S.T., M.T., IAI, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk peringatan seremonial, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Prodi Teknik Lingkungan berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu secara langsung di lapangan. Momentum Hari Peduli Sampah Nasional 2026 pun menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama, yang membutuhkan kolaborai antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.
Dengan semangat kolaboratif bersama sponsor slot deposit 5000 dan aksi nyata, Teknik Lingkungan UIN Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. (aj)
Kepala Pusbangkom MKMB, Musyaraffah Amin saat membuka acara PJJ Batch I 2026
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur. Melalui Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) berbasis hybrid learning (synchronous dan asynchronous), sebanyak 200 ASN, baik PNS maupun PPPK, mengikuti program pengembangan kompetensi yang berlangsung pada 4–17 Maret 2026.
Kepala Pusbangkom MKMB, Musyaraffah Amin, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjangkau seluruh ASN Kementerian Agama secara lebih efektif dan efisien. Menurutnya, metode PJJ menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kompetensi tanpa mengganggu pelaksanaan tugas kedinasan.
“PJJ ini menghadirkan lima kategori pelatihan, yakni teknis tata naskah dinas, pengelolaan kinerja, penguatan kompetensi pengelola PBJP, manajemen madrasah, dan personal branding. Pengembangan kompetensi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi ASN dalam mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan SDM bukan sekadar memperkaya wawasan, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku profesional. Dengan kompetensi yang terus diasah, organisasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, mendorong inovasi dan daya saing, memperbaiki kualitas layanan, menciptakan budaya kerja positif, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Musyaraffah juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia, tim penyelenggara, fasilitator, serta para peserta yang menunjukkan antusiasme luar biasa selama pelatihan berlangsung. Ia secara khusus mengucapkan selamat kepada para peserta Angkatan Pertama tahun 2026 yang telah lolos seleksi.
“Saya berharap peserta angkatan pertama ini dapat menjadi duta PJJ, membawa semangat perubahan, dan mengimplementasikan hasil pelatihan di unit kerja masing-masing, sehingga bisa memberikan pelayanan yang berdampak,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pelatihan ini bukan sekadar untuk memperoleh sertifikat. Bagi PPPK, pengembangan kompetensi minimal 24 jam pelajaran (JP) per tahun menjadi kewajiban yang harus dipenuhi. Karena itu, komitmen untuk terus belajar dan mengaplikasikan hasil pelatihan menjadi kunci utama.
“Patut kita syukuri kesempatan mengikuti pelatihan yang efektif, efisien, dan akuntabel ini. Mulai saat ini, bangun komitmen untuk mengimplementasikan hasil PJJ agar memberikan dampak layanan yang luas dan berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kompetensi berkelanjutan, Pusbangkom MKMB optimistis PJJ ini akan menjadi langkah strategis dalam membangun ASN Kementerian Agama yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tahun 2026.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang menerima audiensi penjajakan kerja sama dari BAWASLU (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Kota Malang dan Kreasi Media Institute. Diselenggarakan di Ruang Senat lantai empat, pada Senin, 2 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas mengenai peluang kolaborasi dalam riset kepemiluan, seminar, serta edukasi jurnalistik bagi mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA menyambut baik kedatangan pihak BAWASLU Kota Malang dan Kreasi Media Institute. “Saya harap diskusi ini nantinya tidak hanya berujung pada MOU saja. Tetapi juga berlanjut pada PKS,” tegas Prof Hamid.
Dilanjut oleh anggota BAWASLU Kota Malang, Hasbi menjelaskan bahwa pihaknya menekankan pada kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kolaborasi ini nantinya berfokus pada konsolidasi demokrasi. “Hal ini mengacu pada evaluasi indeks kerawanan pemilu 2019, yang menunjukkan minimnya sosialisasi kepemiluan di kalangan mahasiswa,” tuturnya.
Bawaslu juga membuka peluang kerja sama dalam penyediaan narasumber seminar, riset akademik, serta program magang mahasiswa. Selain itu, penguatan peran mahasiswa sebagai agent of change dalam pengawasan partisipatif menjadi salah satu fokus utama.
Sementara itu, Perwakilan Kreasi Media Institute mengajukan program “Ngaji Jurnalistik” guna meningkatkan literasi media. Lebih dari itu program tersebut juga meningkatkan tingkat kepekaan mahasiswa terhadap maraknya hoaks.
Ketua Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK), Ita Hidayatus Sholihah, S. Ag., MM menegaskan bahwa seluruh tahapan dan kualifikasi sesuai mekanisme yang ditetapkan. “Secara prinsip kami terbuka, namun harus tetap mengikuti prosedur resmi,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi strategis antara perguruan tinggi, lembaga pengawas pemilu, dan mahasiswa dalam memperkuat literasi demokrasi serta literasi informasi di lingkungan kampus.