MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY— Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali dipercaya sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP) Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) tahun 2025. Agenda prestisius ini digelar dalam dua gelombang, yakni pada 21–23 Juli dan 24–26 Juli 2025, bertempat di Savana Hotel & Convention Malang.
Sebanyak 246 peserta yang terdiri dari dosen PNS, PPPK, dosen tetap yayasan, hingga dosen tetap Badan Layanan Umum (BLU), ambil bagian dalam pelatihan intensif ini. Selama tiga hari pelatihan luring, para peserta akan digembleng dengan berbagai materi fundamental sebelum melanjutkan sesi daring secara mandiri.
Program resmi dibuka oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A., didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Umi menjelaskan bahwa PKDP merupakan tahap krusial bagi para dosen baru untuk meraih sertifikasi dosen profesional.
"Program ini bukan sekadar formalitas, tapi menjadi fondasi dalam membentuk dosen yang kompeten, kreatif, dan adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi Islam," tegas Prof. Umi.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap pendekatan-pendekatan pendidikan yang telah dirancang oleh Kementerian Agama melalui program Asta Cita dan ASTA Protas. Materi ini pun menjadi salah satu fokus dalam pelatihan, dibawakan langsung oleh Prof. Umi.
Sementara itu, Prof. Zainuddin membuka sesi materi dengan pemaparan tentang Paradigma Integrasi Keilmuan PTKI, sebuah pendekatan khas yang menjadi ciri UIN Maliki dan PTKIN di bawah naungan Kemenag.
"Mari kita ingat kembali empat kompetensi utama seorang dosen: merancang pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, memahami karakteristik mahasiswa, dan meningkatkan mutu pembelajaran melalui penelitian," pesan Prof. Zainuddin kepada para peserta.
Pelaksanaan PKDP 2025 ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Malang dalam mencetak dosen-dosen unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Dengan atmosfer akademik yang kondusif dan narasumber yang kredibel, para peserta diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dalam dunia pendidikan tinggi — menjadi pelopor, bukan sekadar pelaksana.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY— Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang kembali dipercaya oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Ditjen Diktis Kementerian Agama RI sebagai salah satu dari 20 Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) kegiatan Pelatihan Kompetensi Dasar Profesi Dosen (PKDP) tahun 2025. Senin, 20 Juli 2025.
Kegiatan pembukaan yang berlangsung meriah ini digelar langsung di kampus UIN Maliki Malang dan dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, serta Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Helmi Syaifuddin, M.Fil. Sebanyak 369 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri atas delegasi dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur. Menariknya, satu peserta datang dari kampus di Provinsi Riau, menambah nuansa keberagaman dalam pelatihan.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menyampaikan bahwa menjadi dosen profesional adalah proses bertahap yang harus dimulai dari bawah. “Kualifikasi akademik dosen harus linier dari S-1, S-2, hingga S-3, agar bisa menjadi pendidik yang benar-benar ahli di bidangnya. PKDP ini adalah langkah awal kalian menuju puncak karir akademik, yaitu menjadi guru besar,” tegasnya memberi semangat.
Senada dengan itu, Prof. Umi Sumbulah juga menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian PKDP. Selama enam hari ke depan, para peserta akan mendapatkan pendampingan intensif secara luring. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pembuatan video pembelajaran, serta penulisan artikel ilmiah berkualitas. “Meski ada peserta yang sudah senior, kegiatan ini wajib diikuti secara utuh. Jika tidak mengikuti semua sesi dan tidak menyelesaikan tugas, maka bisa saja tidak lulus,” tegas Prof. Umi. Kabar baiknya, bagi peserta yang lulus PKDP, mereka berkesempatan untuk langsung menggunakan sertifikat ini sebagai salah satu syarat memperoleh Sertifikasi Dosen (Serdos) di tahun yang sama. Adapun pengumuman kelulusan dijadwalkan pada 14 Agustus 2025, dan selanjutnya akan ada pendampingan lanjutan berupa pembuatan portofolio dosen profesional yang akan dinilai oleh institusi eksternal. Kegiatan PKDP di UIN Maliki Malang ini menjadi bukti nyata kontribusi kampus dalam menyiapkan dosen-dosen unggul yang tidak hanya mumpuni di bidang akademik, tetapi juga siap menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi secara utuh.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tengah menjalani momen penting dalam perjalanan akademiknya. Selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2025, fakultas ini menjalani proses asesmen lapangan akreditasi Program Studi Psikologi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dua asesor ahli dihadirkan langsung dalam proses asesmen ini, yaitu Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si., MCE., CPCE dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag., M.Si dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keduanya disambut dalam acara opening ceremony yang berlangsung meriah dan penuh semangat akademik di lingkungan kampus UIN Maliki Malang. Turut hadir dalam acara tersebut Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag, Sekretaris Senat Dr. Siti Mahmudah, M.Si, Ketua LPM Dr. Helmi Syaifuddin, M.Fil, Dekan Fakultas Psikologi Prof. Dr. Rifa Hidayah, M.Si, serta staf BAN-PT Ibu Dwi.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin kembali menegaskan identitas kuat kampus Ulul Albab ini sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan keilmuan umum dengan nilai-nilai Islam, berbasis Al-Qur’an dan hadis. Salah satu kekuatan unik UIN Maliki Malang adalah kewajiban satu tahun tinggal di ma’had (asrama) bagi mahasiswa baru untuk pembinaan intensif dalam bahasa Arab, Inggris, dan penguatan spiritual serta moral. Tak hanya itu, kampus ini juga unggul dengan hadirnya Pusat Pengembangan Bahasa Asing yang menawarkan pelatihan dalam bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin—sebagai bekal mahasiswa dalam menjelajahi sumber-sumber keilmuan internasional. Ditambah lagi, UIN Malang juga membanggakan program Haiah Tahfidzul Qur’an (HTQ) yang telah meluluskan lebih dari 3.000 hafidz dan hafidzah dari kalangan mahasiswa.
"Fakultas Psikologi kita sudah memiliki akreditasi internasional FIBAA, dan kini kita terus berupaya meningkatkan kualitas, termasuk penguatan program magister (S2). Saya juga selalu menyarankan untuk banyak belajar dari universitas unggulan seperti Unair," ujar Prof. Zainuddin.
Sementara itu, Prof. Hj. Ulfiah selaku asesor menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi langsung atas dokumen borang yang sebelumnya telah dikirimkan oleh fakultas. “Kami akan melakukan tabayun terhadap dokumen. Selama tiga hari ke depan, kita akan mencocokkan antara data di borang dengan kondisi riil di lapangan,” jelasnya.
Senada, Prof. Abdul Mujib menegaskan bahwa asesmen ini bersifat konfirmasi dan penguatan data. Ia juga sempat mengenang masa-masa saat menjadi mahasiswa di UIN Malang. “Saya berterima kasih kepada Prof. H. Mulyadi yang telah membimbing saya di awal perjalanan akademik. Beliau berperan besar dalam pencapaian saya hingga saat ini,” kenangnya penuh haru.
Dengan semangat kolaboratif dan semangat peningkatan mutu, Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang optimistis dapat meraih hasil akreditasi terbaik. Proses asesmen ini tak hanya menjadi bentuk evaluasi, tapi juga langkah nyata menuju standar akademik yang unggul dan berdaya saing global.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2021–2025 menggelar kegiatan “Pisah Kenang” dengan melakukan kunjungan edukatif dan kebudayaan ke sejumlah destinasi bersejarah di Yogyakarta dan Solo, pada 19 hingga 21 Juli 2025. Agenda ini menjadi penutup masa kepengurusan sekaligus ajang mempererat solidaritas antaranggota DWP sebelum berganti estafet kepemimpinan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus DWP UIN Maliki Malang. Mereka mengunjungi beberapa lokasi ikonik seperti Keraton Surakarta dan destinasi edukatif lain di Solo yang menyimpan nilai sejarah, seni, dan budaya. Menurut Ketua DWP UIN Maliki Malang, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, rihlah ini merupakan bentuk penghargaan atas kebersamaan yang telah terjalin selama empat tahun terakhir, sekaligus momen menyambut kepengurusan baru yang akan datang. “Saya berharap nanti setelah kepengurusan saya saat ini, bisa dilanjutkan oleh ketua DWP yang mampu menjadi jembatan bagi kesinambungan program ke depan. Terlebih, untuk ibu-ibu yang lainnya agar tetap terus memberikan dukungan kepada ketua DWP terbaru,” ujar Ibu Shofiyah saat diwawancarai di sela-sela kegiatan. Ia juga menambahkan bahwa rihlah ini tidak sekadar kegiatan rekreatif, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam membangun rasa kebersamaan dan kekompakan antaranggota. “Rihlah ini harapannya bisa menumbuhkan rasa kekeluargaan, kekompakan, terlebih juga terkait semangat untuk terus saling mendukung,” tambahnya. Selama tiga hari berturut-turut, rombongan pengurus DWP melakukan kunjungan ke berbagai tempat edukatif dan bersejarah. Di Solo, mereka mengunjungi Keraton Surakarta sebagai simbol budaya Jawa dan pusat pemerintahan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Selain itu, mereka juga menyambangi Taman Sari, bekas taman kerajaan yang menyimpan jejak kejayaan arsitektur dan fungsi sosial budaya di masa lalu. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Yogyakarta, di mana rombongan DWP UIN Maliki mengunjungi kawasan batik Laweyan serta museum-museum edukatif yang memperkenalkan warisan budaya lokal. Tak hanya menikmati wisata sejarah, para peserta juga diajak untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan kontribusi perempuan dalam membangun pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Dharma Wanita sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan kualitas SDM, khususnya di lingkungan UIN Maliki Malang. Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi yang menghimpun istri-istri pegawai ASN, dosen, dan tenaga kependidikan. Peran DWP tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan karakter dan kesejahteraan keluarga akademik. Melalui kegiatan seperti ini, DWP ingin menegaskan pentingnya regenerasi perempuan aktif yang memiliki semangat belajar, kepedulian sosial, serta kemauan berorganisasi secara kolektif. Harapannya, kepengurusan DWP ke depan dapat meneruskan legacy organisasi dengan inovasi dan semangat yang terus menyala. Kegiatan rihlah ini disambut antusias oleh seluruh anggota. Mereka mengungkapkan rasa bahagia bisa menjalin relasi lebih erat dengan sesama anggota, sembari mendapatkan pengetahuan baru dari lokasi-lokasi bersejarah yang dikunjungi. Bagi banyak peserta, kunjungan ini bukan hanya menambah wawasan sejarah, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat rasa solidaritas yang selama ini tumbuh dalam kegiatan-kegiatan DWP. Pisah kenang yang dikemas dalam bentuk kunjungan edukatif ini bukan sekadar perpisahan, melainkan titik tolak baru untuk membangun semangat regenerasi dan kesinambungan dalam organisasi. Dengan semangat kebersamaan, harapannya, kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata DWP UIN Maliki Malang dalam mendukung peran perempuan dalam ranah sosial, edukatif, dan kebudayaan secara luas. (nf/*)
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY— Wisuda ke-87 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang menjadi momen tak terlupakan bagi ratusan wisudawan. Betapa tidak, pasangan artis papan atas Indonesia, Anang Hermansyah dan Ashanty, hadir langsung di tengah-tengah kemeriahan prosesi yang digelar penuh khidmat namun tetap hangat pada Sabtu (19/7/2025).
Kehadiran mereka sontak membuat suasana auditorium pecah oleh riuh tepuk tangan dan sorak sorai. Namun bukan sekadar hadir, Anang juga membawa kabar mengejutkan, ia menyatakan kesediaannya untuk menjadi Ambassador UIN Malang.
"Saya datang ke sini karena ajakan Abah Arum Sabil—ayah mertua saya—yang juga Dewan Pengawas BLU UIN Malang. Beliau ingin saya turut menggaungkan nama besar UIN Maliki ke penjuru Indonesia," ujar Anang blak-blakan di hadapan para wisudawan.
Lebih dari itu, Anang juga menitipkan pesan khusus kepada para lulusan, baik sarjana maupun pascasarjana, agar langsung berkiprah di masyarakat sesuai bidang keilmuan masing-masing. Ia menyinggung betapa pentingnya peran generasi intelektual di era yang sudah bersentuhan erat dengan kecerdasan buatan (AI).
"Kita sudah mulai bercengkerama dengan AI. Betapa hebatnya zaman sekarang. Para cendekiawan seperti kalian harus menyambutnya dengan keunggulan berpikir dan ilmu pengetahuan," pesannya penuh semangat.
Tak tanggung-tanggung, Anang juga membuka diri untuk menjadi tempat konsultasi bagi siapa pun yang ingin berkarya, terutama di dunia kreatif dan hiburan.
"Menjadi superstar itu bisa untuk siapa saja. Yang penting ada niat kuat. Saya siap membantu tanpa meminta bayaran sepeser pun, karena saya ingin jadi bagian dari keluarga besar UIN Maliki Malang," tegasnya, disambut tepuk tangan meriah.
Sementara itu, Ashanty yang tampil anggun mendampingi suaminya, juga tak ketinggalan memberi semangat. Ia mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan secara spontan mengajak ratusan peserta wisuda untuk bernyanyi bersama dua lagu penuh keceriaan.
Suasana auditorium pun berubah menjadi hangat, emosional, dan meriah—menjadi kenangan indah bagi seluruh hadirin yang menyaksikan langsung momen spesial tersebut.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Suasana Wisuda ke-87 Periode III Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang berubah meriah dan penuh sorak sorai ketika dua artis papan atas Indonesia, Anang Hermansyah dan Ashanty, hadir langsung di tengah ribuan hadirin. Momen ini bukan hanya menjadi kejutan menyenangkan, tapi juga suntikan semangat bagi sekitar 800 wisudawan yang tengah merayakan puncak perjuangan akademiknya. Sabtu, 19 Juli 2025.
Tepat pukul 10.00 WIB, pasangan selebriti ini tiba di Kampus I UIN Malang, Jalan Gajayana No. 50. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor II Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si., Wakil Rektor IV Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag., serta Ketua DWP Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin. Setelah ramah tamah di ruang Rektor, Anang dan Ashanty menuju Gedung Sport Center, tempat prosesi wisuda berlangsung.Ribuan mata langsung tertuju pada pasangan ini, disambut hangat oleh para wisudawan dan keluarga. Kehadiran mereka tidak sekadar tampil, tetapi juga memberikan motivasi dan inspirasi. Anang bahkan mengungkapkan kekagumannya terhadap pesatnya perkembangan UIN Malang, terutama pembangunan Kampus III yang berdiri megah di atas lahan seluas 120 hektar.
“Luar biasa! Saya sangat kagum melihat progres pembangunan UIN Malang. Gedung-gedungnya megah dan tertata rapi. Saya yakin UIN Malang akan menjadi kampus unggulan bertaraf internasional,” ujar Anang, penuh semangat.
Sementara itu, dalam laporan akademik yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., terungkap bahwa total 800 lulusan diwisuda dalam momen istimewa ini, dengan rincian 658 lulusan Program Sarjana, 2 lulusan Program Profesi, 116 lulusan Program Magister, 24 lulusan Program Doktor.Menariknya, dominasi perempuan begitu nyata, dengan 64,6% lulusan adalah wisudawati (517 orang). Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan menjadi penyumbang lulusan terbanyak (204 orang), disusul Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi.
Prestasi akademik para wisudawan pun tak kalah membanggakan. Dari Program Sarjana, 91,9% lulus dengan predikat cumlaude, dengan IPK rata-rata 3,74. Bahkan, tiga lulusan berhasil meraih IPK nyaris sempurna yaitu ananda Imam Syarifudin (Magister Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah): IPK 4.00, Ahmad Muzakki (Doktor Studi Islam): IPK 4.00, Nanda Lia Roiya Maula (Sarjana Hukum Keluarga Islam): IPK 3.99Sebagian besar lulusan Sarjana menuntaskan studi dalam 8 semester, sementara Program Magister terbanyak dalam 4 semester. Program Doktor menunjukkan efektivitas studi dengan mayoritas menyelesaikan antara 6 hingga 8 semester.Dalam pidatonya, Prof. Umi menyampaikan bahwa momen wisuda yang bertepatan dengan bulan Muharam menjadi simbol harapan dan doa agar para lulusan menapaki masa depan yang berkah dan gemilang.“Bagi yang belum bekerja, semoga segera mendapat pekerjaan terbaik. Yang telah bekerja, teruslah mengabdi. Yang berwirausaha, semoga membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Dan yang ingin studi lanjut, jangan ragu. Banyak beasiswa menanti, dan kami tentu bangga jika Anda kembali ke UIN Maliki,” tutur Prof. Umi dengan semangat.Ia menutup laporannya dengan ucapan selamat dan permohonan kepada Rektor untuk mewisuda secara resmi seluruh lulusan, menandai akhir perjalanan akademik mereka di kampus Ulul Albab ini.Tak hanya menghadirkan prestasi akademik, Wisuda ke-87 UIN Malang kali ini menjadi panggung inspiratif berkat hadirnya tokoh publik nasional seperti Anang dan Ashanty. Semangat, harapan, dan kemegahan berpadu, menciptakan atmosfer penuh kebanggaan.UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali membuktikan diri sebagai kampus religius, unggul, dan berkelas dunia—tempat lahirnya generasi intelektual yang siap menerangi bangsa dan agama.Reporter: Tim Humas UIN Maliki Malang
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Sebanyak 38 kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan mendapat angin segar dalam pengembangan bisnis mereka. Tim Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang hadir langsung memberikan pendampingan penyusunan profiling bisnis sebagai langkah strategis di era digital. (17/7/2025).
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dikemas secara sistematis dan menyeluruh. Tujuannya jelas: meningkatkan daya saing UMKM lokal melalui pemahaman terhadap target pasar, tren industri, hingga strategi pengembangan produk. “Profil bisnis bukan sekadar dokumen, tetapi cerminan identitas dan kekuatan UMKM. Di era digital ini, keberadaan profil yang menarik dan informatif sangat menentukan arah pertumbuhan usaha,” tegas Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.E.I., Dekan Fakultas Ekonomi UIN Malang.
Tak hanya memberi pelatihan, momentum bersejarah ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Ekonomi UIN Malang dan Pemerintah Desa Cendono. PKS ini ditandatangani langsung oleh Dr. Misbahul Munir dan Kepala Desa Cendono, Sanari. Kerja sama ini akan berlangsung selama tiga tahun dan melibatkan dosen, mahasiswa, UMKM binaan, hingga instansi pemerintah. Sri Andriani, SE, M.Si., selaku Koordinator Laboratorium Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi UIN Malang menegaskan, “Kami ingin Desa Cendono menjadi role model dalam pemberdayaan ekonomi lokal berbasis UMKM.”
Desa Cendono sendiri memiliki pesona alam luar biasa. Terletak di lereng Gunung Arjuno dengan udara sejuk dan panorama hijau yang memukau, desa ini memiliki potensi wisata dan produk lokal yang besar. Kini, dengan status sebagai desa binaan Fakultas Ekonomi UIN Malang, geliat ekonomi berbasis komunitas mulai tumbuh lebih strategis. Dua narasumber utama dalam pelatihan, Dr. Yuliati, M.SA. dan Dr. Esy Nur Aisyah, MM., mengajak peserta untuk aktif merancang profil bisnis yang efektif. Mereka menekankan bahwa profil yang baik tidak hanya memperkuat identitas dan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka pintu kolaborasi dan peluang pasar yang lebih luas.
Melalui kolaborasi ini, Fakultas Ekonomi UIN Malang menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara akademisi dan pelaku usaha akar rumput diharapkan mampu menciptakan transformasi nyata bagi UMKM desa. “Profil bisnis yang baik adalah awal dari pertumbuhan yang berkelanjutan,” pungkas Dr. Misbahul Munir.
HUMAS UIN MALANG — UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan studi banding dari Tim Sahabat Kampus Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) pada Jumat (11/7), yang berlangsung di lantai 3 Gedung Rektorat.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahim sekaligus diskusi intensif seputar dunia media sosial, jurnalistik kampus, podcast, fotografi, hingga content creation. Rombongan dari UINSA disambut langsung oleh Ketua Humas UIN Malang, Bapak Fatkhul Ulum, S.Pd.I., beserta tim humas kampus.
"Selamat datang Tim Media Sosial Fakultas Adab dan Humaniora UINSA di kampus UIN Malang. Semoga pertemuan ini menjadi titik awal kolaborasi positif antar kedua institusi," ujar Pak Ulum dalam sambutan pembuka.
Sementara itu, Dr. Muhammad Khodafi, M.Si., selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UINSA, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim serta melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) yang fokus pada pengembangan tim media kampus.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi, saling berbagi pengalaman serta strategi dalam pengelolaan media digital kampus. Di akhir acara, sesi tanya jawab menjadi momentum pertukaran ide dan inspirasi antarkedua tim.
Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan para peserta, namun juga membuka peluang sinergi di masa depan antar dua perguruan tinggi Islam negeri dalam bidang komunikasi dan media kreatif.
MALIKI SILAMIC UNIVERSITY – Dalam rangka memperkuat kinerja tim media sosial kampus, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) melakukan kunjungan studi tiru ke Tim Humas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rombongan yang berjumlah 12 orang ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Dr. Muhammad Khodafi, M.Si., serta didampingi Koordinator Pengelola Layanan Akademik, M. Bikin Torin, S.Fil.I. Jumat, 11 Juli 2025. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Koordinator Humas UIN Maliki Malang, M. Fathul Ulum, di ruang media kampus. Dalam sambutannya, Dr. Khodafi menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi UINSA ke-61. Ia menegaskan bahwa selain menjalin silaturahmi, timnya juga ingin menggali sejarah berdirinya UIN Malang yang memiliki keterkaitan erat dengan UINSA. “Di hari ulang tahun UINSA ke-61 ini, kami ditugasi pimpinan untuk menggali sejarah UIN Malang yang dahulu merupakan bagian dari UINSA, sekaligus mengenalkan kepada tim media kami bagaimana pengelolaan konten kreatif yang inspiratif dan sesuai visi institusi,” ujarnya. Lebih dari sekadar kunjungan, rombongan juga mengamati langsung proses produksi konten digital di studio podcast UIN Malang. Mereka tertarik pada berbagai strategi kreatif yang diterapkan tim humas dalam menyajikan informasi kampus secara menarik di media sosial. Fathul Ulum, dalam kesempatan tersebut, turut mengajak tim UINSA untuk terus memperkuat kolaborasi antarlembaga, khususnya dalam bidang pengelolaan media. Ia juga membagikan kisah pribadinya sebagai alumni UIN Malang yang menyaksikan langsung transformasi kampus ini sejak masih menjadi Fakultas Tarbiyah cabang IAIN Sunan Ampel Surabaya. “Saya menjadi saksi sejarah transformasi UIN Malang dari IAIN cabang hingga menjadi kampus mandiri dan besar seperti sekarang. Hubungan historis ini menjadi landasan kuat untuk terus bersinergi,” ungkapnya penuh semangat. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan tur singkat ke studio podcast, di mana tim UINSA berkesempatan melihat langsung proses produksi konten yang profesional dan inspiratif. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara dua perguruan tinggi Islam terkemuka di Jawa Timur, terutama dalam membangun media kampus yang produktif, kreatif, dan berdampak.