MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2025. Kegiatan ini resmi digelar pagi ini, Selasa (10/6), di Laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Rabu, 11 Juni 2025.
Seleksi ini terbagi dalam tiga sesi setiap harinya, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 300 orang per sesi. Total peserta yang mengikuti seleksi di UIN Maliki Malang tahun ini sebanyak 1.515 orang, sebagaimana disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, dalam sesi wawancaranya. “Alhamdulillah, pelaksanaan SSE hari ini berjalan lancar. Semoga seleksi ini benar-benar bisa menjaring calon mahasiswa yang unggul dan memiliki komitmen tinggi terhadap pendidikan keislaman,” ujarnya optimistis.
Sebelum ujian dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti sesi SAPA SSE UM-PTKIN yang digelar secara daring melalui Zoom. Acara ini diisi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Hj. Amin Suyitno, M.Ag, dan diikuti oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, serta pimpinan kampus lainnya, seperti Kepala Biro AAKK, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, dan Kepala Bagian Akademik, H. Imam Ahmad.
Yang menarik, dari ribuan peserta yang mengikuti seleksi di UIN Maliki Malang, terdapat satu peserta istimewa, Ziya Amani Hafidzah, penyandang tuna grahita (keterbelakangan mental) yang memilih lokasi ujian di kampus ini. “Meski Ziya mengikuti seleksi di UIN Maliki Malang, namun ia menyatakan pilihannya untuk kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” jelas Prof. Umi dengan nada haru dan bangga.
UM-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional masuk ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di bawah naungan Kementerian Agama. Sistem seleksi ini berbasis elektronik dan dirancang untuk menjamin transparansi, akurasi, serta kemudahan bagi peserta. Dengan semangat pelayanan yang optimal dan dukungan infrastruktur teknologi yang memadai, UIN Maliki Malang menunjukkan komitmennya dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan UM-PTKIN 2025.
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, asisten Laboratorium Mini Bank Fakultas Ekonomi kembali melaksanakan pendampingan praktikum untuk mata kuliah Lab. Perbankan II yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah. Praktikum kali ini dilaksanakan di Laboratorium Minibank, Gedung Fakultas Ekonomi, dengan materi berfokus pada modul Giro, salah satu produk dana pihak ketiga dalam sistem perbankan.
Kegiatan praktikum dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan pembagian kelas. Mahasiswa dari kelas D, E, dan F yang diampu oleh Bapak Saifuddin Syuhri, M.E.I melaksanakan praktikum pada tanggal 9 April 2025. Selanjutnya, kelas G yang diampu oleh Bapak Lempang Hasibuan, S.E., M.E.s melaksanakan praktikum pada tanggal 27 Mei 2025. Sementara itu, mahasiswa dari kelas A, B, dan C yang diampu oleh Bapak Guntur Kusuma Wardana,SE., MM mengikuti kegiatan praktikum pada tanggal 4 Juni 2025. Setiap sesi praktikum didampingi langsung oleh asisten laboratorium untuk memastikan pemahaman mahasiswa.
Kegiatan praktikum ini melibatkan tujuh kelas, yaitu kelas A, B, C, D, E ,F ,dan G mata kuliah Lab. Perbankan II. Praktikum dimulai dengan pemaparan materi teoritis mengenai Giro, yang mencakup: pengertian giro, macam-macam giro, dan sub modul giro dalam sistem perbankan. Setelah pengenalan materi, mahasiswa diarahkan untuk melakukan praktik langsung menggunakan sistem simulasi bank, khususnya pada Menu User Giro. Adapun sub-materi yang dipraktikkan meliputi: pembukaan rekening giro, inquiry pembukaan giro, pencetakan bilyet giro, inquiry penutupan giro, hingga proses penutupan rekening giro. Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa memahami alur dan teknis pelayanan giro secara komprehensif, sebagaimana yang diterapkan di bank konvensional maupun syariah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mencapai indikator pencapaian praktikum, yaitu:
1. Mampu mempraktikkan pengoperasian pembukaan dan penutupan rekening giro pada aplikasi Minibank.
2. Mampu mempraktikkan proses inquiry pembukaan dan inquiry penutupan giro secara mandiri.
3. Mampu mencetak bilyet giro melalui sistem dengan benar dan sesuai prosedur.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta. Meilinda Frasasti, mahasiswa kelas E, menyampaikan bahwa praktikum tersebut sangat membantu dalam memahami proses administrasi rekening giro secara langsung. “Sebelumnya saya hanya tahu teori tentang giro, tapi lewat praktikum ini saya jadi lebih paham alur dan sistemnya. Jadi makin siap kalau nanti kerja di bank,” ujarnya.
Sementara itu, Muqniatul Husniyah, aslab yang bertugas selama praktikum berlangsung, mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga dapat mendampingi teman-teman mahasiswa dalam memahami proses teknis layanan giro. “Kami berharap kegiatan ini membuat mahasiswa semakin terampil dan percaya diri menghadapi dunia kerja nantinya,” ujarnya.
Ditambahkan oleh Muhammad Akhul Muslimin, aslab lain yang juga bertugas dalam kegiatan tersebut, bahwa mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi saat mencoba setiap proses pada aplikasi. “Mereka semangat banget waktu simulasi cetak bilyet giro, karena itu bagian yang langsung terasa seperti kerja di bank. Jadi suasananya hidup dan interaktif,” ungkapnya.
Bapak Lempang Hasibuan, S.E., M.E.s, selaku dosen pengampu kelas G, juga memberikan tanggapannya terhadap kegiatan praktikum ini. Beliau menyampaikan bahwa praktikum Menu User Giro merupakan sarana pembelajaran yang sangat relevan dan aplikatif dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. “Dengan adanya simulasi seperti ini, mahasiswa tidak hanya paham teori, tetapi juga mendapat pengalaman nyata dalam pengoperasian sistem perbankan. Ini sangat penting agar mereka tidak kaku ketika nantinya terjun langsung di industri perbankan,” ujar beliau. Ia juga mengapresiasi peran aktif asisten laboratorium dalam membimbing mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Secara keseluruhan, kegiatan praktikum Menu User Giro ini berjalan lancar, interaktif, dan berhasil meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis mahasiswa terhadap salah satu produk inti perbankan. Praktikum ini menjadi bagian penting dalam upaya mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus memperkuat peran Aslab Mini Bank dalam mendukung pembelajaran yang aplikatif dan berorientasi pada dunia kerja.
HUMAS UIN MALANG - 16 April, 2025, Nyiur Salsabila Frida, seorang mahasiswa UIN Malang yang menjalani program fully funded student exchange Global UGRAD di Southern Illinois University Edwardsville (SIUE), Amerika Serikat menunjukkan komitmennya terhadap aksi kemanusiaan dengan terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat (community service). Salah satu kegiatan community service yang diikuti Nyiur adalah kolaborasi antara SIUE dan I Support the Girls (ISTG) SIUE dalam acara Project Homeless Connect. Project Homeless Connect adalah sebuah kegiatan berskala nasional di Amerika Serikat yang bertujuan untuk menyediakan akses terpusat ke berbagai layanan dan sumber daya bagi individu dan keluarga yang mengalami tunawisma atau berisiko tunawisma. Acara ini menyatukan berbagai penyedia layanan, organisasi komunitas, dan relawan di satu lokasi untuk memberikan dukungan yang komprehensif. Acara yang diikuti oleh Nyiur diselenggarakan oleh Madison County Community di Riverbend Family Ministries, Wood River, Edwardsville, Illinois, Amerika Serikat.
Partisipasi Nyiur dalam Project Homeless Connect, khususnya melalui I Support the Girls (ISTG), menekankan pentingnya akses terhadap kebutuhan dasar bagi perempuan dan kelompok rentan. ISTG sendiri berfokus pada penyediaan kebutuhan esensial seperti pembalut, tampon, pakaian dalam, dan kaus kaki, yang seringkali sulit diakses oleh komunitas tunawisma.
Dalam kegiatan ini, Nyiur secara langsung terlibat dalam proses distribusi bantuan kepada para penerima manfaat yang hadir, terutama para tunawisma (homeless people). Kehadiran Nyiur memastikan bahwa bantuan higienis dan perlindungan diri ini tersalurkan dengan efektif kepada mereka yang membutuhkan. Pengalaman ini juga menjadi bukti nyata bahwa program pertukaran pelajar memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri secara holistik, baik secara akademik maupun sosial, serta menumbuhkan empati dan kesadaran akan isu-isu sosial.
HUMAS UIN MALANG - Mahasantri UIN Malang yang tidak pulang ke rumah mengikuti Sholat Idul Adha 1446H di ITC lantai 2 Kampus 3 pada 6 Juni 2025 lalu. Momentum ini menjadi bentuk kebersamaan dan spiritualitas bagi mahasantri yang merayakan Idul Adha di kampus.
M. Afrin Hidayatullah menjadi salah satu Khotib dalam Sholat Idul Adha ini. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pesan penting tentang makna Idul Adha. "Momentum Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi lebih dari itu hal ia adalah sebuah momentum untuk menyembelih ego, kesombongan diri, dan keinginan pribadi yang bertentangan dengan nilai-nilai ketaatan kepada Allah SWT," katanya.
Afrin juga mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal mereka. "Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk lebih meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal kita. Mari kita bersama-sama untuk terus belajar, berproses, berdakwah dengan hikmah, dan mengabdi kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan sebagaimana pengorbanan para nabi dan ulama terdahulu," ujarnya.
Ade Triani Mujiya Sari, mahasiswi Jurusan Psikologi, juga berbagi pengalamannya. "Tentunya memiliki perasaan sedih karena tidak bisa berkumpul seperti biasa dengan keluarga, dan tidak bisa makan masakan mamah pada hari raya," katanya. Namun, ia juga merasa bahagia karena bisa berkumpul dan beraya bersama teman-teman di kampus.
Sholat Idul Adha di Kampus 3 UIN Malang ini diharapkan dapat menjadi momentum spiritual bagi mahasantri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang lebih baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kebersamaan dan spiritualitas dapat terwujud meskipun berada jauh dari keluarga.
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Laboratorium Kewirausahaan dan Komunitas Entrepreneur Program Studi Perbankan Syari’ah Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, mengadakan Expo Bazar dengan mengusung tema : “Mahasiswa Go Digital: Dari Ide Kreatif ke Bisnis Online”. Rabu, 28 Mei 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa, memberikan ruang aktualisasi ide-ide kreatif dalam bentuk usaha nyata, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha mahasiswa.
Expo bazar ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang berasal dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi. Mereka memamerkan serta menjual beragam produk kreatif mulai dari kuliner, fashion, handmade, hingga produk digital. Setiap peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menampilkan produk-produk unggulan mereka dan didukung sepenuhnya oleh para dosen serta komunitas kewirausahaan yang terlibat. Sebagian peserta juga mendapatkan pembiayaan dari Komunitas El-Dinar Finance House yang merupakan sebuah laboratorium perbankan syariah yang berada di bawah naungan Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB yang dipandu oleh dua Master Of Ceremony hebat kita, yakni Alya Farika dan Moh Ahsanul Hidayat. Setelah pembukaan acara, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Rizal Ubaidilbar Agusty selaku Ketua Panitia, dan Fadil Airlangga selaku Ketua Komunitas Entrepreneur. Acara kemudian secara resmi dibuka dan diresmikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Misbahul Munir, Lc., M.Ei. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut beliau, bazar ini menghadirkan warna baru dalam pengembangan potensi mahasiswa di Fakultas Ekonomi. Beliau juga menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya unggul dalam akademik, tetapi juga harus mengasah keterampilan praktis, berpikir inovatif, serta berani mengambil langkah sebagai entrepreneur muda dalam menghadapi tantangan ekonomi masa kini dan masa depan.
Kegiatan ini semakin menarik dengan kehadiran Kak Ajeng Tamara Nur Zahra Devita, seorang praktisi bisnis yang memberikan motivasi serta inspirasi kepada peserta dan pengunjung mengenai pentingnya pemanfaatan media digital dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Setelah sesi peresmian dan motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan musik akustik oleh tiga mahasiswa bertalenta, yakni Fahmi Ilham Fadjar, Alfina Rosy Rivanda, dan Hida Amalia, yang memberikan hiburan dan semangat bagi semua peserta.
Meskipun kegiatan bazar ini telah beberapa kali diselenggarakan di lingkungan Fakultas Ekonomi, namun pada tahun ini bazar dikemas dengan konsep yang berbeda dan lebih kreatif dari sebelumnya. Konsep digitalisasi, tampilan stand yang inovatif, hingga sistem promosi daring menjadikan kegiatan ini terasa lebih segar dan relevan dengan perkembangan dunia usaha saat ini.
Kegiatan ini resmi berakhir pada pukul 14.00 WIB dengan penuh kesan positif dari seluruh pihak. Secara keseluruhan, Expo Bazar Entrepreneur 2025 berjalan dengan lancar, sukses, membanggakan, serta penuh dengan semangat kolaboratif. Partisipasi mahasiswa sangat tinggi, dukungan dari dosen dan komunitas internal pun luar biasa. Kolaborasi dengan komunitas El Dinar juga menjadi nilai tambah dalam memberikan fasilitas pembiayaan dan pembelajaran nyata mengenai praktik perbankan syariah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar dalam berwirausaha jika diberi ruang dan dukungan yang tepat. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan agar mampu melahirkan generasi mahasiswa ekonomi yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di era digital.
Kontributor : Habibatus Syauqiyah, Muhammad Kifah Abdan Syakuro
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Sebanyak 36 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Penyerahan SK dilakukan secara serentak oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada Rabu, 5 Juni 2025, melalui siaran daring yang diikuti oleh ribuan CPNS dari berbagai instansi di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini dipusatkan di kantor Kemenag RI Jakarta dan diikuti dengan penuh khidmat oleh para CPNS dari unit kerja masing-masing, termasuk peserta dari UIN Maliki Malang yang dengan tertib menyimak arahan langsung dari Kepala Biro SDM Kemenag RI, Dr. Wawan Djunaedi, MA, serta sambutan dari Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA.
Dalam sambutannya, Junaidi menyampaikan bahwa sebanyak 17.221 CPNS Kemenag formasi 2024 resmi menerima SK CPNS hari ini. Jumlah ini mencetak sejarah sebagai rekor tertinggi pengangkatan CPNS sepanjang sejarah Kemenag. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses rekrutmen ini.
"Saya sekali lagi ucapkan terima kasih kepada para panitia yang telah menyelesaikan tugas yang mulia ini. Semoga apa yang telah kita lakukan ini bisa menjadi amal jariah," ungkapnya penuh haru.
Junaidi juga menyoroti keberhasilan 91 lulusan Ma’had Aly yang berhasil lolos menjadi CPNS dalam formasi kali ini, sebagai bukti nyata hadirnya negara dalam memberi ruang bagi para santri berprestasi. Ia pun mengingatkan seluruh CPNS bahwa tantangan ke depan adalah menjaga integritas dan membuktikan kinerja melalui hasil dan perilaku kerja yang profesional.
Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Zainuddin, menyampaikan bahwa dengan penambahan 36 CPNS baru ini, total jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di UIN Maliki kini mencapai 707 orang, yang terdiri atas 511 dosen dan 196 tenaga kependidikan.
"Penambahan ini menjadi energi baru dalam memperkuat SDM kampus, baik di bidang akademik maupun layanan administrasi. Saya berharap para CPNS baru bisa segera beradaptasi dan berkontribusi maksimal untuk kemajuan kampus," tegas Prof. Zainuddin.
Acara penyerahan SK ini menjadi momen penting yang penuh harapan, sekaligus menjadi tonggak awal pengabdian para CPNS kepada bangsa melalui institusi Kementerian Agama. Selamat bergabung di keluarga besar ASN, para abdi negara muda!
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang mengikuti ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi, yaitu Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) ke-3. Ajang kompetisi ini diselenggarakan dengan meriah di Universitas Surabaya. Sebanyak lima orang mahasiswa dengan penuh semangat dan kebanggaan merupakan delegasi dari UKM tersebut. Mereka telah mempersiapkan diri secara intensif untuk mengharumkan nama almamater, kejuaraan ini berlangsung selama 4 hari, dimulai pada tanggal 31 Mei hingga 3 Juni 2025.Ajang kompetisi tersebut diikuti oleh 32 perguruan tinggi ternama dari berbagai penjuru provinsi jawa timur, menjadikannya sebagai salah satu event olahraga mahasiswa yang paling kompetitif dan bergengsi tahun ini. Ditengah persaingan yang begitu ketat, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menempati peringkat ke-6 dari 32 perguruan tinggi se-jawa timur. Prestasi ini semakin membanggakan karena mereka berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu dari cabang olahraga pencak silat. Pencapaian ini tentu bukan sekadar angka, melainkan menjadi bukti nyata semangat juang, kerja keras, dan dedikasi tinggi dari para atlet muda UIN Malang. Ini juga menjadi langkah awal yang sangat menjanjikan dalam upaya memperkuat eksistensi kampus dalam dunia olahraga mahasiswa di tingkat provinsi, sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat.
“Sebelum berangkat menuju ajang POMPROV, kami menjalani sesi pelatihan khusus yang sudah disusun langsung oleh pelatih yaitu latihan intensif selama dua jam setiap kali pertemuan. Selain itu, kami juga tetap meluangkan waktu untuk latihan mandiri, meskipun tidak terlalu lama karena padatnya aktivitas. Usai sesi timbang badan, kami melakukan pemanasan ringan selama sekitar 30 menit hingga satu jam, lalu sarapan pagi sebelum benar-benar bersiap untuk pertandingan. Pertandingannya cukup menantang, karena untuk bisa melaju ke babak final, setiap atlet harus menghadapi hingga lima kali pertandingan. Alhamdulillah, hasil kerja keras kami tidak sia-sia. Dari lima delegasi yang berangkat, dua atlet berhasil meraih prestasi dan menyumbangkan medali emas dari kategori tanding kelas D putra dan medali perunggu dari kategori tanding kelas B putra. Semua ini menjadi pengalaman berharga buat kami ,” ungkap Rahmat, salah satu atlet peraih medali.
HUMAS UIN MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Indonesia 2025, Korps PMII Putri (Kopri) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Gerakan Sedekah Pohon Asoka” yang dikemas dalam bentuk seminar lingkungan hidup dan aksi tanam pohon. Acara berlangsung pada Rabu, (4/6), bertempat di ruang Microteaching Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Mengusung tema besar "Perempuan, Budaya, dan Alam", kegiatan ini menjadi ruang temu gagasan antara aktivis lingkungan, akademisi, seniman, dan pejabat pemerintah. Empat narasumber dari lintas bidang hadir memberikan perspektif tentang peran strategis perempuan dalam pelestarian lingkungan.
Ketua Lesbumi NU Kota Malang, Fathul H. Pranatapraja, membuka sesi seminar dengan materi “Kepemimpinan: Lestari Alam melalui Kebudayaan”. Ia menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai landasan pelestarian lingkungan serta menjadikan seni budaya sebagai media edukasi masyarakat yang inklusif.
Dilanjutkan oleh Wakil Rektor Bidang AUPK UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si, yang memaparkan topik “Kepemimpinan Spiritual: Paradigma Baru dalam Menghadapi Era Disrupsi”. Dalam pemaparannya, ia mengajak generasi muda untuk membumikan konsep ecotheology, sebuah gagasan yang menggabungkan kesadaran ekologis dan spiritual sebagaimana digaungkan oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar.
Sesi ketiga diisi oleh Aquarina Kharisma Sari, penulis dan aktivis gender, dengan materi “Anti-Feminisme: Ideologi Keibuan dalam Politik Nusantara”. Ia mengajak peserta untuk melihat peran keibuan sebagai kekuatan ideologis yang dapat memperkuat narasi perempuan dalam ruang publik, khususnya dalam perjuangan menjaga lingkungan hidup.
Sebagai pemateri terakhir, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, menyampaikan materi “Deforestasi dan Peran Strategis Masyarakat Adat dalam Kelestarian Hutan”. Ia menekankan pentingnya melibatkan masyarakat adat sebagai aktor utama dalam pelestarian hutan, karena kearifan lokal mereka terbukti efektif menjaga ekosistem.
Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan pegiat lingkungan. Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur, Zumrotun Nafisah, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk nyata keterlibatan perempuan dalam isu-isu ekologis yang seringkali terabaikan.
“Kopri Jatim memiliki misi besar untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam berbagai sektor, termasuk lingkungan. Sedekah pohon bukan hanya simbol, tetapi juga ajakan untuk bertindak,” ujarnya.
Usai seminar, peserta melanjutkan kegiatan dengan aksi simbolik penanaman pohon Asoka di area kampus UIN Malang. Aksi ini menjadi bukti bahwa langkah kecil bisa bermakna besar, terutama jika dilakukan dengan semangat cinta terhadap bumi.
Dengan menyatukan semangat perempuan, budaya, dan alam, PMII Kopri Jatim menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa mampu menjadi motor perubahan menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi memperkenalkan branding barunya dalam sebuah acara sosialisasi yang dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, para wakil rektor, dekan, kepala lembaga, dan pimpinan unit serta UPT. Acara ini menjadi momentum penting dalam langkah strategis kampus menuju penguatan citra global sebagai Maliki Islamic University Malang Indonesia dengan tagline "The Ulul Albab Journey: Faith, Knowledge, and Global Leadership." Branding baru ini merupakan hasil riset mendalam selama dua tahun yang dilakukan oleh ETNOMARK Consulting di bawah kepemimpinan pakar branding terkemuka, Prof. Amalia E Maulana, Ph.D. atau yang akrab disapa Prof. Amel. Dalam pemaparannya, Prof. Amel menekankan bahwa branding ini tidak hanya soal perubahan nama, tetapi komitmen kolektif dari seluruh elemen kampus. Selasa, 3 Juni 2025.
“Branding bukan sekadar tampilan luar, tetapi transformasi jati diri. UIN Maliki adalah satu-satunya universitas Islam yang mampu mencetak lulusan Ulul Albab—beriman, berilmu, dan siap memimpin dunia,” ujarnya tegas. Ia juga menambahkan bahwa untuk mewujudkan visi besar ini, kurikulum UIN Maliki harus terus dikembangkan agar mampu bersaing di level internasional. Seluruh jajaran kampus, termasuk tim admisi, perlu menyesuaikan diri dengan arah baru ini agar pesan branding tersampaikan dengan utuh dan konsisten. Senada dengan hal tersebut, Ketua Senat UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Mufidah, Ch, M.Ag, menyambut positif rebranding ini dan mendorong adanya buku pedoman resmi. “Agar mahasiswa dan sivitas akademika memahami kapan dan bagaimana menggunakan logo resmi maupun logo branding,” tuturnya.
Rektor UIN Maliki, Prof. Zainuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa rebranding ini adalah hal yang lazim dilakukan oleh banyak kampus besar di Indonesia, termasuk IPB. Ia memastikan bahwa secara legalitas, administrasi kedinasan tetap berjalan seperti biasa. “Ini bukan perubahan esensi atau regulasi, melainkan strategi pemasaran dan positioning yang lebih kuat,” jelasnya. Sementara itu, Prof. Slamet, menilai rebranding ini sebagai langkah strategis untuk mempertahankan eksistensi dan keunggulan UIN Maliki di tengah ketatnya persaingan global. “Itu analisis pribadi saya,” ungkapnya. Dengan semangat baru dan identitas global yang lebih kuat, UIN Maliki Malang siap melanjutkan perjalanannya sebagai kampus peradaban yang unggul di tingkat dunia.