HUMAS UIN MALANG – Setelah melaksanakan proses audit di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara resmi menyerahkan dokumen hasil audit lapangan dalam acara Exit Meeting yang berlangsung pada Senin, 17 Maret 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pemangku kebijakan di UIN Maliki Malang, termasuk Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, Wakil Rektor Bidang AUPK, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya diantaranya Manajer PMU Dr. Zainal Habib, M. Hum, Kepala Biro AUPK Dr. Muhtar H. Zawawi, Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I Kepala Perencanaan UIN Maliki Malang Imam Bani Mustalik, dan Ketua Satuan pengawas Internal (SPI) Dr. H. In’am Esha.
Tim audit BPK yang diketuai oleh Ketua Sub Tim 9, Mustaghfiri, bersama tiga anggotanya—Hariyanto, Candra Auromiqo, Novan Ariful Hamdan Choirul Ana dan pengendali teknis 4 Demetria Maria Ririen Dajatiturini—juga turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Rektor. Perwakilan BPK, Ibu Ririn, sapaan akrabnya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pimpinan UIN Maliki Malang serta menegaskan bahwa proses audit BPK telah dinyatakan final pada hari ini. “Mudah-mudahan, beberapa temuan hasil audit ini menjadi pembelajaran bagi UIN Maliki Malang agar dapat melakukan perbaikan, baik dalam aspek pengawasan, pengendalian, maupun evaluasi,” ujar Ririn.
Audit yang dilakukan oleh BPK mencakup pemeriksaan keuangan, penggunaan anggaran, pengelolaan aset, serta evaluasi kinerja dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu, audit ini juga bertujuan mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan dalam pengelolaan keuangan serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kinerja di satuan kerja (Satker) UIN Maliki Malang. “Proses audit ini penting untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta mengurangi risiko keuangan dan operasional di UIN Maliki Malang,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, menyatakan bahwa audit merupakan hal yang lumrah bagi kampus ini. “Dalam satu tahun, UIN Maliki Malang bisa menjalani audit hingga 18 kali. Kehadiran BPK tentu memiliki tujuan yang baik, dan semoga hasil audit ini dapat memberikan dorongan untuk meningkatkan kinerja kampus,” harapnya. Rektor juga menegaskan bahwa seluruh hasil audit harus segera ditindaklanjuti. “Saya ingin memastikan bahwa masa jabatan saya tidak meninggalkan permasalahan apapun, sehingga kepemimpinan selanjutnya dapat lebih fokus pada pengembangan lembaga ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), Dr. H. In’am Esha, menegaskan bahwa seluruh hasil audit akan segera disampaikan kepada masing-masing penanggung jawab (PIC) untuk segera ditindaklanjuti. Dengan adanya evaluasi dari BPK, diharapkan UIN Maliki Malang dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan kinerja institusinya.
HUMAS UIN MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menggelar seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Beasiswa Teladan Tahun 2025. Sebagai bagian dari rangkaian seleksi, Kabag Akademik UIN Maliki Malang, Imam Ahmad, memberikan pengarahan teknis melalui Zoom Meeting pada Senin, 17 Maret 2025. Dalam kesempatan tersebut, Imam Ahmad menegaskan bahwa program Beasiswa Teladan merupakan peluang emas bagi calon mahasiswa untuk bergabung di UIN Maliki Malang. “Silakan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Semua peserta wajib datang ke kampus untuk mengonfirmasi prestasi yang dimiliki,” ujarnya. Para peserta diwajibkan membawa bukti prestasi yang telah diunggah pada laman pendaftaran. Prestasi yang dinilai meliputi hafalan Alfiyah, hadis, dan Qiraatul Kutub, serta prestasi di bidang olahraga dan seni. “Semua peserta akan diuji langsung kompetensinya serta harus menunjukkan bukti prestasi yang telah diunggah kepada tim panitia seleksi,” tambah Imam Ahmad. Khusus bagi peserta yang mengikuti jalur hafalan Al-Qur'an, ujian akan dilakukan hingga 30 juz, sedangkan peserta jalur hafalan hadis akan diuji kemampuan hafalannya. “Silakan lakukan murojaah agar lebih siap menghadapi tes,” pesannya. Sementara itu, peserta jalur Qiraatul Kutub akan diuji dalam materi Tafsir Jalalain. Imam Ahmad mengingatkan agar semua peserta mempersiapkan diri secara matang, mengingat kuota yang tersedia sangat terbatas. Tahun ini, jumlah pendaftar mencapai 331 peserta, dengan lebih dari 200 peserta berasal dari jalur hafalan Al-Qur'an, lebih dari 60 peserta dari jalur Qiraatul Kutub, dan sisanya dari jalur hafalan hadis, olahraga, serta seni. “Kuotanya sangat terbatas, jadi siapkan diri dan fokuslah untuk menjadi yang terbaik,” imbuhnya. Imam Ahmad juga menegaskan bahwa seleksi Beasiswa Teladan dilakukan secara murni berdasarkan prestasi tanpa adanya sistem titipan. “Jalur ini murni prestasi sesuai hasil uji kompetensi,” tegasnya. Tim teknis seleksi PMB Beasiswa Teladan, Badrus, menambahkan bahwa pendaftaran telah dibuka sejak Mei lalu, dan seleksi akan berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu, dengan pengumuman hasil seleksi pada Jumat, 21 Maret 2025. Pada Senin, 17 Maret 2025, tim teknis akan mengadakan simulasi seleksi secara online melalui Zoom Meeting. Kemudian, pada Selasa, peserta akan mengakses link ujian yang telah diberikan panitia dan mengikuti seleksi secara daring dari lokasi masing-masing. Khusus pada Rabu, 19 Maret 2025, seluruh peserta diwajibkan hadir langsung di kampus UIN Malang untuk mengikuti ujian kompetensi sesuai jalur yang dipilih. “Untuk ujian CBT, peserta harus menyiapkan perangkat laptop dan jaringan internet yang stabil. Penggunaan ponsel tidak disarankan karena dikhawatirkan terjadi error,” jelas Imam Ahmad. Dengan seleksi yang ketat dan transparan ini, diharapkan Beasiswa Teladan UIN Maliki Malang dapat memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang benar-benar berprestasi untuk meraih pendidikan tinggi di kampus ini.
HUMAS UIN MALANG — Islam yang santun, damai, dan rahmatan lil ‘alamin terasa menyentuh ruh warga Bunut, Tunjungtirto, Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (16/3/2025) saat Ngaji Moderasi yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) Feurza Del Alba di Pondok Pesantren As-Salam.
KKM asal Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang itu berkolaborasi dengan Majelis Dzikir wa Ta’lim yang membuat suasana menjadi khidmat. Selain itu, pengajian ini berhasil menarik antusiasme masyarakat sekitar, baik dari kalangan orang tua hingga anak muda. Mereka berkumpul bersama dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan untuk memperdalam pemahaman agama yang moderat dan inklusif.
Momen menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Ibu Lurah Hanik Dwi Martya yang turut serta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Kehadiran beliau disambut hangat oleh para peserta dan menjadi simbol dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan keagamaan yang menyejukkan dan membangun harmoni sosial di lingkungan masyarakat.
Dalam acara itu dihadiri juga Ustadz Rois Imron Rosi (Dosen UIN Malang) yang saat itu berceramah tentang "Islam yang Santun, Damai, dan Rahmatan lil ‘Alamin".
“Kita semua adalah duta Islam. Maka dari itu, cara kita bersikap, berbicara, dan bertindak, harus mencerminkan nilai-nilai kasih sayang yang diajarkan Nabi Muhammad SAW,” ujar dosen muda itu.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Rois, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya mengamalkan Islam yang tidak hanya benar dalam syariat, tetapi juga ramah dalam praktik kehidupan sehari-hari. Dirinya juga mengajak jamaah untuk menjadi pribadi yang lembut dalam tutur kata, toleran dalam perbedaan, serta aktif dalam menciptakan perdamaian di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari upaya mahasiswa KKM dalam membumikan nilai-nilai Islam wasathiyah (moderat) di tengah masyarakat, serta memperkuat tali ukhuwah antara pesantren, dan warga. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin terus tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat, membawa keberkahan serta kedamaian bagi semua.
HUMAS UIN MALANG- Rembau, 15 Maret 2025 – Kelompok KKM Internasional Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menghadiri undangan dari Sekolah Menengah Agama (SMA) Haji Muhammad Yatim, Rembau, Negeri Sembilan, Malaysia. Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 10.30 pagi ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa UIN Malang yang sedang melaksanakan Program Asistensi Mengajar sekaligusKuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Maahad Tahfiz As-Sa'idiyyah untuk berbagi ilmu dengan para pelajar SMA Haji Muhammad Yatim. Dalam kesempatan ini, mereka mengisi kegiatan dengan seminar dan praktik muhadasah (percakapan) guna meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa Arab.
Seminar diawali dengan materi bertajuk "Mengapa Kita Harus Belajar Bahasa Arab?" yang disampaikan oleh Ketua Kelompok KKM, Muhammad Syahriramadhan. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an dan ilmu pengetahuan Islam. Seminar kemudian dilanjutkan dengan materi kedua berjudul "Bahasa Arab, Kunci Membuka Dunia", yang disampaikan oleh salah satu anggota kelompok, Abdurrauf. Ia menjelaskan bagaimana penguasaan bahasa Arab dapat membuka berbagai peluang dalam pendidikan, karier, dan kehidupan sosial di kancah internasional.
Selain seminar, mahasiswa UIN Malang juga mengadakan sesi praktik muhadasah yang berfokus pada percakapan dasar dalam bahasa Arab, khususnya terkait ta'aruf (perkenalan). Dalam sesi ini, para mahasiswa bertindak sebagai mentor yang membimbing pelajar secara langsung. Interaksi yang dilakukan berlangsung aktif dan menyenangkan, dengan siswa antusias mengikuti setiap latihan percakapan.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 160 pelajar putra dan putri dari tingkatan 2 dan 3. Turut hadir dalam acara ini Ketua Warden (Musyrif) Asrama, Ustadz Muhammad Ramadhan bin Abdullah, dan guru penolong kanan pentadbiran, Ustazah Hafazah Binti Yusof. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program pembelajaran bahasa Arab ini.
Dalam sambutannya, Ustadzah Hafazah menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia menilai bahwa pendekatan yang digunakan oleh mahasiswa UIN Malang sangat menyenangkan, interaktif, dan tidak membosankan. "Para pelajar mengikuti seminar dan praktik dengan penuh semangat. Tidak ada yang mengantuk, meskipun kegiatan dilaksanakan di pagi hari," ujarnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semangat belajar bahasa Arab di kalangan pelajar semakin meningkat.
Ketua kelompok Syahriramadhan juga menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga sekaligus kekagum terhadap siswa-siswa SMA Haji Muhammad Yatim, "ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada pihak sekolah sudah menjemput/mengundang kami untuk bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa, dan kami juga sangat senang karna siswa/i di sini sangatlah aktif, selalu menunjukkan atusiasme dan semangat dalam belajar bahasa Arab", ucapnya. Kemudian acara diakhiri dengan pembagian bingkisan dari pihak SMAHMY dan begitu juga pembagian kenang-kenangan dari mahasiswa UIN Malang.
HUMAS UIN MALANG – Jumat, 14 Maret 2025. Direktur Jenderal Pendidikan Keagamaan Islam, Sahiron, mengambil langkah strategis dalam meningkatkan layanan pengaduan secara mandiri bagi seluruh sivitas akademika di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Swasta (PTKS) di seluruh Indonesia. Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Dirjen Pendis dengan nomor B-155/DJ.I/Dt.I.III/PP.00.9/03/2025 yang diterbitkan pada 7 Maret 2025. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan penyebaran informasi terkait kebijakan, program, dan layanan di Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis). Selain itu, layanan pengaduan ini juga bertujuan untuk membangun komunikasi dua arah yang lebih efektif antara sivitas akademika dan Diktis, sehingga masukan dari akademisi dapat langsung diterima dan ditindaklanjuti. Sebagai bagian dari strategi digitalisasi layanan, Diktis telah menyiapkan berbagai kanal media sosial resmi yang dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika untuk menyampaikan pengaduan dan memperoleh informasi terbaru. Adapun akun media sosial resmi Diktis yang telah disiapkan meliputi Facebook: @Diktis Kemenag RI, Instagram: @diktis.kemenag.ri, YouTube: @DiktisTV, TikTok: @diktis.kemenag.ri Untuk memastikan implementasi yang efektif, Diktis telah berkoordinasi langsung dengan seluruh rektor PTKIN dan PTKS di Indonesia. Setiap institusi diharapkan untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh sivitas akademika agar mengikuti akun media sosial Diktis guna memperoleh informasi dan berpartisipasi dalam layanan pengaduan ini. “Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam akan melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap kemajuan koordinasi ini guna memastikan efektivitas layanan pengaduan yang telah disediakan,” ujar Dirjen Pendis, Sahiron. Dengan adanya optimalisasi layanan pengaduan secara digital ini, diharapkan interaksi antara Diktis dan sivitas akademika semakin transparan, responsif, dan solutif dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
HUMAS UIN MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Kamis, 13 Maret 2025. Acara yang berlangsung di Ruang Rektor, Gedung Rektorat Lantai I ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas serta tim auditor dari BPK.
Entry Meeting ini merupakan bagian dari agenda rutin yang didasarkan pada Surat Tugas BPK Nomor 13/ST/VII/01/2025 tentang Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Agama. Fokus utama pemeriksaan kali ini adalah audit atas pekerjaan belanja modal dalam proyek pengembangan infrastruktur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Phase II.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UIN Malang didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga, Kepala Biro AUPK, Direktur PMU, Manajer PMU/PPK, Kepala SPI, Kepala Bagian Umum, Ketua Kelompok Kerja Bagian Keuangan dan Akuntansi, serta Ketua Kelompok Kerja Bagian Perencanaan. Sementara itu, tim audit BPK diketuai oleh Ketua Sub Tim 9, Mustaghfiri, dengan tiga anggotanya yaitu Hariyanto, Candra Auromiqo, dan Novan Ariful Hamdan Choirul Ana.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menegaskan komitmen UIN Malang dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam proyek pembangunan yang sedang berjalan. “Kami siap bekerja sama dengan BPK untuk memastikan segala proses administrasi dan pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Kehadiran BPK di kampus UIN Maliki Malang ini sudah tidak terhitung, dan tentunya ini untuk transparansi dan sekaligus evaluasi terhadap penggunaan keuangan di kampus berlogo ulul albab ini.
Mustaghfiri dalam sambutannya menegaskan bahwa Entry Meeting ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal terkait ruang lingkup pemeriksaan serta memastikan bahwa proses audit dapat berjalan dengan lancar. Tim auditor BPK juga menyampaikan beberapa poin teknis yang akan menjadi perhatian utama selama proses pemeriksaan. "Semoga proses audit di bulan puasa ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," harapnya.
Dengan adanya pemeriksaan ini, UIN Malang berharap dapat terus meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih baik serta mendukung pengembangan infrastruktur kampus demi kenyamanan dan kemajuan akademik di masa depan.
Acara berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi diskusi antara pihak universitas dan tim auditor BPK.
HUMAS UIN MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dengan menggelar asesmen lapangan untuk akreditasi Program Studi Perbankan Syariah di Fakultas Ekonomi. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025 ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, didampingi oleh jajaran pimpinan universitas.
Dalam acara ini, turut hadir Wakil rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, Wakil rektor Bidang AUPK Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.EI., Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK) Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Helmi Syaifudin, M. Phil, serta Ketua Senat UIN Malang Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap proses akreditasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas akademik dan daya saing program studi. Tim asesor yang bertugas dalam asesmen lapangan ini adalah Dr. Oman Rusmana, S.E., M.Si., AK., CA., CPA asal Universitas Jenderal Sudirman (UNSOED) terletak di Purwokerto, Jawa Tengah dan Dr. Akhmad Faozan, Lc., M.Ag asal UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) terletak di Purwokerto, Jawa Tengah. Kedua asesor ini akan melakukan evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek akademik dan kelembagaan guna memastikan bahwa Program Studi Perbankan Syariah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menekankan pentingnya akreditasi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. “Asesmen lapangan ini adalah momen penting bagi kita semua untuk terus berbenah dan memastikan bahwa kualitas pendidikan di UIN Malang semakin baik dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional,” ujarnya. Proses asesmen ini mencakup tinjauan terhadap kurikulum, sumber daya manusia, fasilitas, serta berbagai aspek pendukung akademik lainnya. Selain itu, asesmen juga menjadi kesempatan bagi civitas akademika Fakultas Ekonomi untuk mempresentasikan pencapaian dan inovasi yang telah dilakukan dalam pengelolaan Program Studi Perbankan Syariah. Dengan adanya asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Perbankan Syariah UIN Malang dapat meraih hasil akreditasi terbaik, sehingga semakin dipercaya oleh mahasiswa, calon mahasiswa, serta para stakeholder di dunia perbankan syariah. Kegiatan asesmen berlangsung dengan lancar, disertai diskusi interaktif antara tim asesor dan pihak universitas. Harapannya, hasil asesmen ini dapat memberikan rekomendasi konstruktif bagi pengembangan akademik UIN Malang ke depan.
HUMAS UIN MALANG – Dalam suasana penuh khidmat di bulan Ramadan, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, secara resmi melantik pengurus baru Organisasi Mahasiswa (Ormawa) masa bakti 2025, Rabu siang ini, 12 Maret 2025.
Pelantikan yang berlangsung di kampus ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk para wakil rektor, kepala biro, dekan, dan wakil dekan. Pengurus Ormawa yang dilantik terdiri dari jajaran eksekutif, legislatif, Sema, Dema mahasiswa, serta para ketua unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang akan menjadi motor penggerak kegiatan kemahasiswaan selama satu tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menekankan pentingnya sinergi dalam membangun kampus. “Mahasiswa adalah bagian dari sivitas akademika yang memiliki peran strategis dalam kemajuan universitas. Untuk mencapai roadmap yang telah ditetapkan, semua pihak harus bersatu dalam visi dan misi yang sama,” ujarnya.
Rektor juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ia mengingatkan bahwa menjadi pengurus Ormawa bukan hanya soal kepemimpinan, tetapi juga tentang membangun komunikasi yang efektif dengan pimpinan kampus. “Jangan sampai ada miskomunikasi. Masa kepengurusan satu tahun memang singkat, namun manfaatkan kesempatan ini untuk mengukir prestasi,” pesannya.
Di tengah kebijakan efisiensi yang diterapkan kampus, semangat untuk terus berinovasi dan berprestasi harus tetap berkobar. Prof. Zainuddin juga menantang mahasiswa agar tidak kalah bersaing dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya.
Selain itu, ia kembali mengingatkan pentingnya keseimbangan antara akademik dan organisasi. “Mahasiswa harus bisa menyelesaikan studi tepat waktu, tetap aktif berorganisasi, dan meraih prestasi yang membanggakan. Itulah pencapaian luar biasa,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, Prof. Zainuddin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. “Selamat menjalankan tugas dengan penuh amanah. Jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan UIN Malang,” pungkasnya.
HUMAS UIN MALANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar peringatan Nuzulul Qur'an dengan penuh khidmat di Aula Halaqah lantai 2 MSAA. Acara yang diprakarsai oleh Ketua DWP, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, ini menghadirkan Dr. Halimi Zuhdy, M.Pd., sebagai narasumber utama. Mengusung tema "Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur'an Pada Era Digital Dalam Membangun Generasi yang Berakhlak Mulia", kegiatan ini menjadi ajang refleksi tentang bagaimana ajaran Al-Qur'an dapat diterapkan di tengah arus digitalisasi yang begitu pesat. Rabu, 12 Maret 2025.
Dalam ceramahnya, Dr. Halimi Zuhdy menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup umat manusia. Ia menyoroti pentingnya pemahaman mendalam terhadap setiap ayat, termasuk makna tersirat yang terkandung di dalamnya. "Setiap huruf dalam Al-Qur'an memiliki makna luar biasa yang tidak dapat ditandingi oleh ahli syair mana pun. Ini menjadi bukti bahwa Al-Qur'an bukanlah karangan manusia, melainkan wahyu murni dari Allah SWT," paparnya. Lebih lanjut, Dr. Halimi Zuhdy mengingatkan para peserta agar lebih selektif dalam menyaring informasi di era digital. Ia mengajak seluruh anggota DWP untuk berperan aktif dalam membimbing generasi muda agar tidak tergerus oleh dampak negatif teknologi. "Kita harus menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman utama dalam bersikap dan berperilaku, terutama di era digital yang penuh tantangan ini," tegasnya. Selain tausiyah inspiratif, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi anggota DWP UIN Maliki Malang. Suasana kekeluargaan semakin terasa dengan dress code putih dan kerudung ungu, yang juga merupakan bagian dari souvenir beauty class DWP.
Dalam sambutannya, Ketua DWP, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, menyampaikan harapannya agar peringatan Nuzulul Qur’an ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum bagi anggota untuk semakin mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. "Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca, tetapi harus dipahami dan diamalkan. Sebagai orang tua, kita memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani kepada anak-anak kita," ujarnya. Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 ini diakhiri dengan doa bersama, penyerahan cinderamata, dan sesi foto bersama. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan DWP UIN Maliki Malang terus berkontribusi dalam membangun lingkungan yang Islami dan harmonis, serta mampu menghadapi tantangan era digital dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.