HUMAS-Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan(FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) meraih juara satu kategori karya tulis dalam satu event besar tahunan di Kota Pasuruan yakni Lomba Kampung Hebat yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan(DLHKP). Pengumuman beserta penyerahan hadiah pemenang lomba tersebut dilakukan saat malam Penganugerahan Kampung Hebat pada kemarin Rabu(29/9) dan bertempat di Gedung Gradika Kota Pasuruan.(4/10)
Mahasiswa FKIK UIN Maliki Malang itu bernama Yudintya Aisyah Ermandy. Ia masuk di program studi (Prodi) Farmasi. Dalam perlombaan di kegiatan Kampung hebat tahun ini ia meraih juara pertama kategori karya tulis. Atas prestasinya tersebut ia mendapatkan penghargaan dari DLHKP Kota Pasuruan yang berupa cinderamata/piala dan uang senilai 1,5 juta rupiah.
Sementara itu, perlombaan yang diadakan untuk kegiatan Kampung hebat di kota Pasuruan tidak hanya karya tulis namun ada kategori lomba yang lainnya, diantaranya yakni lomba kategori Pemukiman Berkembang diperoleh Perumahan Tanah Mas RT 6 RW 8, kedua kategori Pemukiman Pesisir diperoleh Kelurahan Mayangan RT 1 RW 1, ketiga kategori Pemukiman Berkembang diperoleh Kelurahan Pohjentrek RT 10 RW 2 dan yang terakhir (keempat) lomba desain tempat sampah dimenangkan oleh Amienuddin Kholid.(ptt)
HUMAS-Segenap pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) hadir dan berkumpul dalam rangka mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Acara yang berlangsung secara virtual tersebut dilaksanakan di Aula Lt. 1, depan Loby Gedung Rektorat (HC) Ir. Soekarno. Jumat(1/10)
Presiden RI, Joko Widodo memimpin secara langsung upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Karena masih pandemi sehingga upacara dilaksanakan sederhana dan terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.
Mengawali upacara, Presiden memimpin prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa perjuangan para pahlawan Revolusi. Kemudian dilanjutkan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPD disusul pembacaan UUD'45 oleh Ketua MPR dan setelah itu Ketua DPR membacakan ikrar. Seluruh rangkaian acara ditutup doa yang dibaca oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Para pimpinan UIN Maliki Malang mengikuti seluruh rangkaian upacara tersebut dengan tertib. Meskipun dilakukan secara during, tetapi tidak sedikitpun mengurangi rasa khidmatnya dalam acara yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober itu. Para pimpinan yang hadir mulai dari rektor beserta para wakil rektor, para Kabiro, para dekan, direktur pascasarjana, para Ketua unit hingga para kepala sub. pusat.(ptt)
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) patut berbesar hati. Pasalnya, kampus berlogo Ulul Albab itu mendapat kunjungan tamu asing dari Atase Pendidikan Kedutaan Arab Saudi, yakni Syaikh Ahmad Bin Isa Al Hazimi. Kedatangan Syaikh beserta rombongannya disambut ramah oleh rektor dan para wakil rektor UIN Maliki. Hadir juga saat di ruang rektor, yakni para Kabiro, Kabbag, para dekan dan para pimpinan unit terkait lainnya. Kamis(30/9)
Prof. Zainuddin, rektor UIN Maliki Malang mengatakan kunjungan tersebut merupakan sebuah kehormatan yang ke depan ia harapkan agar silaturahmi tersebut dapat terus terjalin dengan harmonis.
Sedangkan tujuan dari kunjungan Syaikh Ahmad Bin Isa Al Hazimi selain mempererat silaturahmi, tidak lain yakni menjalin kerja sama diberbagai bidang, salah satunya dalam prioritas mensupport pembangunan dan pengembangan infrastruktur dan fasilitas kampus yang sebelumnya telah dinaungi oleh Saudi Found Development (SFD). Sehingga Syeikh Ahmad berharap agar segera dibuatkan laporan terkait program dan target pembangunan yang selama ini telah berjalan. "Inshaa Allah dari kami akan memberikan support namun sebelumnya dimohon segera berikan berkas dan laporan terkait apapun dari program pembangunan yang telah terlaksana dari SFD dan apa saja yang dibutuhkan agar kami bisa segera melihat proses beserta capaiannya setelah itu kami laporkan kepada yang berwenang agar bisa ditindaklanjuti", paparnya. Harapan besar dari beliau adalah semoga kerjasama dan program pengembangan bersama SFD bisa segera terealisasikan sehingga memberikan banyak berkah dan manfaat.
Sebelum rombongan Atase Pendidikan Kedutaan Arab Saudi yang didampingi oleh Mr. Al Barraq Abdullah Al Amir itu meninggalkan ruang rektor untuk selanjutnya mengunjungi gedung perpustakaan pusat UIN Maliki, mereka menyerahkan kenang-kenangan, berupa sebuah Al-qur’an dan miniatur jam klasik kepada Prof. Zain. Begitu pula sebaliknya dengan rektor UIN Maliki Malang yang juga telah menyiapkan sebuah cinderamata karismatik berupa vandel bersimbol Logo UIN Maliki Malang.(ptt)
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki Malang), mengadakan kuliah umum bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Tidak tanggung tanggung, mode pembelajaran secara online tersebut melibatkan 1000 mahasiswa jurusan Teknik Informatika(TI) dari tiga universitas ternama di Kota Malang, yakni UIN Maliki Malang, Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Brawijaya (Unibraw).Rabu (29/9).
Dalam sambutannya Prof. Umi Sumbulah,Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Maliki Malang menyampaikan bahwa terselenggaranya kuliah umum terebut bisa menjadi salah satu usaha mensupport adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Prof. Umi begitu sapaan akrabnya itu juga mengatakan agenda tersebut bisa memberikan bekal keilmuan praktis kepada para mahasiswa. "Apabila kuliah umum bersama Kemenparekraf ini terus berlanjut, bisa bersinergi maka ke depan nantinya mampu membentuk generasi yang unggul dan berkualitas", paparnya.
Sementara itu, Titik Lestari (Kepala seksi Pengembangan Jejaring Kemenparekraf) pada kesempatan tersebut menjelaskan materi tentang berbagai potensi pariwisata dan industri kreatif di Indonesia. Jika berbicara soal potensi di Jawa Timur saat ini, Titik menyampaikan bahwa banyak sekali peluangnya. Mulai dari sumber daya alam sebagai modal dasarnya, bahan baku untuk kuliner, dan lain-lainnya.
Lanjut, masih menurut Titik sebenarnya para mahasiswa khususnya di prodi TI memiliki peluang yang banyak di dalam pengembangan potensi pariwisata dan industri kreatif. Terlebih pada saat pandemi seperti ini, potensinya tidak menurun tetapi sebaliknya semakin meningkat.(ptt)
HUMAS-Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih juara dua pada event KOMPETISI DEBAT HUKUM ONLINE NASIONAL DIES NATALIS 26th OF SHARIA ECONOMIC LAW 2021 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HMJ HES) Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang. Senin(27/9)
Mahasiswa fakultas Syariah tersebut membentuk sebuah tim yang diberi nama "SULTAN HASSANUDIN" dengan beranggotakan tiga orang, yakni: Hesty Rinda Arini, Ika Wulandari dan Sultonul Idhom. Mereka semua adalah mahasiswa jurusan HES angkatan 2020 yang sekarang baru menempuh tiga semester dan sampai saat ini belum pernah sekalipun kuliah tatap muka secara langsung atau luring.
Dalam perlombaan yang berlangsung secara online tersebut, tim yang dibimbing oleh Imam Sukadi, SH, MH itu mampu menyisihkan beberapa pesaing yang berjumlah 16 delegasi. Secara singkat alur dari lomba tersebut menurut Imam Sukadi selaku Ketua Unit Pembinaan Bakat Mahasiswa Fak Syariah UIN Malang itu cukup dramatis. "Jadi pada babak penyisihan mereka diminta untuk membuat video dengan topik bahasan mosi yang telah ditentutukan. Kemudian settingnya adalah pembicara pertama netral, kedua pro dan ketiga kontra. Alhamdulillah pada babak penyisihan ini mereka meraih nilai tertinggi dari semua peserta, lalu masuk ke babak final. Pada saat final hanya diikuti empat peserta dengan tugasnya yang juga membuat video. Akhirnya sesuai penilaian, hasilnya adalah tim Sultan Hassanudin, wakil dari Fakultas Syariah UIN Maliki Malang meraih juara dua", paparnya.
Sebagai ungkapan syukur, tim tersebut sangat berterimakasih kepada Pak Imam selaku pembina law debat community yang telah membimbing, menemani, mengingatkan mereka mulai dari riset mosi sampai babak final. "Semoga untuk kedepannya semua yang telah diberikan Pak Imam bisa lebih bermanfaat", ucap Sulton, ketua tim Sultan Hassanudin. (ptt)
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) kedatangan tamu penting dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RepubIik Indonesia(Irjen Kemenag RI). Tamu yang terdiri dari lima orang tersebut merupakan tim reviewer Penyerapan Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa (PAPBJ) Kemenag triwulan III tahun 2021.Kamis(23/9)
Dr.H.Kusoy, M. Si, penanggungjawab tim reviewer dari Irjen Kemenag RI mengungkapkan rasa terima kasih kepada rektor UIN Maliki beserta para wakil rektor, Kabiro AUPK dan pimpinan terkait lainnya atas sambutan kehadirannya bersama tim. Tujuan kedatangan tim tersebut selain bersilaturahmi, tidak lain yakni melakukan review terkait proses PAPBJ sampling Proyek Prioritas Strategis di UIN Maliki Malang. Ia berharap dalam pelaksanaan review nanti bisa berjalan lancar, tanpa kendala bahkan tiada sedikitpun pelanggaran. "Tugas kami ini bukan untuk investigasi melainkan sebagai mitra kerja yang bisa sebagai konsultan, pemberi saran-masukan, sharing berdiskusi bersama sekaligus menjadi pendamping bagi tim PAPBJ UIN Maliki Malang", terangnya.
Sementara itu, Prof. Zainuddin, MA rektor UIN Maliki Malang dalam sambutannya merespon positif dengan penuh optimis sekaligus juga berterima kasih kepada tim reviewer dari Irjend Kemenag RI atas kehadirannya di UIN Maliki Malang. Prof. Zain sapaan akrabnya ini menegaskan bahwa prinsip dari kampus berlogo Ulul Albab yang ia pimpinan adalah clean and smart. Sehingga diharapkan nanti segala hal yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di UIN Maliki Malang harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku. "Apa pun itu yang bersangkutan dengan keperluan barjas di kampus ini mesti dilaksanakan dengan hati-hati, sesuai dengan aturan yang ada dan jangan sampai ada celah yang menimbulkan resiko terjadi pelanggaran hingga berkonsekuensi dengan hukuman! ", paparnya.
Selain itu, masih menurut Prof. Zain bahwa UIN Maliki Malang juga telah berupaya dalam menghadapi situasi pandemi covid-19 ini. Baik dari segi menejemen pembelajaran di perkuliahan hingga kehadiran para pimpinan, dosen dan karyawan. "Alhamdulillah di kampus ini hampir tidak ada wfh(work from home), sehingga kami tetap masuk menjalankan tugas tetapi pastinya dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat! ",jelasnya.
Di akhir sambutan, Prof.Zain menyampaikan bahwa tim PAPBJ UIN Maliki telah siap membantu menyiapkan berbagai keperluan yang dibutuhkan tim reviewer dari Irjen begitu pula Ketua SPI dan sekretarisnya sudah welcome dalam menyambutnya.(ptt)
HUMAS-Sekali lagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (PSPD FKIK UIN Maliki) mengharumkan almamaternya dengan menorehkan prestasi meraih Juara 1 pada perlombaan keilmiahan yakni Medical Sebelas Maret Scientific Competition(Medsmotion) 2021 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Selasa(21/9)
Medsmotion 2021 ini mengangkat tema Current Update of Management on Nutritional Disease to Support Future Health and Well-being of Global Populations. Serangkaian lomba keilmiahan tersebut diikuti selama kurang lebih satu bulan dan pengumuman juaranya tanggal 19 september 2021.
Tim Mahasiswa PSPD 2019 FKIK berjumlah 3 orang, yakni M. Daffa Abhista Reviansyah (ketua tim), Hafidha Camila Arif dan Mahasya Khafiralia (anggota) mengikuti perlombaan tersebut dan keluar sebagai Juara I. Tim tersebut menyusun sebuah karya ilmiah dengan judul “Ingat SIGAP Cegah Obesitas pada Anak”. SIGAP ini merupakan sebuah singkatan yang dibuat tim untuk memudahkan memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat (Sarapan tiap pagi dengan rutin, batasi main Gadget, Perbanyak aktivitas, dan jangan lupa atur Pola makan).
Tim memilih tema obesitas pada anak karena prevalensi obesitas pada anak yang tinggi apalagi setelah diberlakukannya sekolah online, sehingga aktivitas harian anak cenderung monoton dan kurang bergerak, sedangkan pemasukan energi berupa makanan pada anak terus menerus diberikan, sehingga risiko obesitas meningkat. Dengan mengangkat tema ini harapan tim adalah agar obesitas pada anak dapat dicegah, tim memberikan edukasi pada anak dan pada orang tua akan pentingnya pencegahan obesitas sejak dini.
Menurut M. Daffa Abhista, ketua tim tersebut telah melakukan persiapan semenjak bulan Juni. Dimulai dengan persiapan materi mulai Juni awal, pengambilan video tanggal 18-19 Juni 2021 dan proses editing mulai 20-27 Juni 2021.
Proses perlombaannya melalui tahap penyisihan (penilaian dari juri+voting melalui instagram) dan babak presentasi final melalui zoom meeting. Perlombaan keilmiahan itu diikuti dari berbagai Universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Sriwijaya Palembang, dan Universitas Sebelas Maret Surakarta.(hms/ptt)
HUMAS-TIM Mahasiswa PSPD 2019 UIN Maliki Malang yang terdiri dari Annisa novia, Alfina nindy fannani, Aprilia Mawar Dani menjuarai perlombaan desain poster di kategori SCALP yang diselenggrakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung(FK UNISBA). Selasa(21/9)
Tim yang beranggota trio mahasiswi tersebut mengambil tema Cegah Sifilis dengan Ratu Singa. Latar belakang dipilihnya tema tersebut, yakni berdasarkan data kemenkes tahun 2020 tentang IMS. Kasus sifilis menduduki peringkat pertama berdasarkan pendekatan pemeriksaan laboratorium yaitu untuk sifilis dini 2.188 kasus, sifilis lanjut 788 kasus. Disertai juga maraknya informasi hoaxs yang masih beredar mengenai sifilis di masyarakat.
Proses dan pelaksanan seleksi lomba dari semua peserta diambil 10 besar terbaik untuk lanjut ke final. Pada sesi final akan dilaksanakan sesi presentasi dan tanya jawab dan diambil juara 1,2 dan 3. Akhirnya tim UIN Maliki Malang terpilih sebagai Juara favorit. Pemilihan juara favorit tersebut ditentukan dari banyak like dan komen dari batas waktu yg ditentukan, yakni mulai 13 s/d 15 September 2021. Sedangkan durasi pelaksanaan lomba berkisar 1 bulan 14 hari, ketua tim menyampaikan persiapan mereka dari memikirkan ide hingga posternya selesai membutuhkan waktu selama 10 hari. Harapannya, setelah mengikuti lomba tersebut dapat menambah pengalaman di dalam berkompetisi selain itu secara tidak langsung dapat melatih soft skill mereka.
Berikut ini adalah peserta masuk dalam 10 besar 1. uin Maliki Malang 2. universitas muhammadiyah surabaya 3. universitas islam bandung 4. universitas padjajaran 5. universitas muhammadiyah jakarta 6. universitas hang tuah surabaya 7. universitas katolik atma jaya 8. universitas brawijaya 9. universitas pendidikan ganesha 10. universitas islam sultan agung semarang (hms/ptt)
HUMAS-Tim ASAP (Aplikasi Sigap Protektif) COVID-19 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang terdiri dari Berliana Nur Khatijah (Mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi FKIK Angkatan 2018), Humaira Ramzi (Mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi FKIK Angkatan 2018), dan Zul Fachrie (Mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Saintek Angkatan 2018)berhasil keluar sebagai Juara I Lomba Karya Ilmiah Nasional Kategori Research dalam event Tirtayasa Research Competition and Festival (TRACIVAL 2021) yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Tirtayasa Research and Academic Society (TRAS) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten. Selasa (21/9).
Menurut Berliana, selaku ketua tim, lahirnya aplikasi ASAP-COVID-19 ini berangkat dari keresahan teman-teman akan lonjakan angka kasus COVID-19 di Indonesia pada pertengahan Juli lalu yang mengakibatkan banyaknya pasien terkonfirmasi positif dan tidak mendapatkan penanganan yang memadai di Rumah Sakit. Hal ini mengharuskan masyarakat untuk melakukan prosedur isolasi mandiri di rumah. Namun, kurangnya pemahaman masyarakat tentang tata cara isolasi mandiri membuat hal ini menjadi kurang efektif. “Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk menciptakan sebuah aplikasi berbasis web yang berisi tentang edukasi tata cara isolasi mandiri serta informasi farmakologi obat yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun”, paparnya.
Tim ASAP di bawah bimbingan apt. Alif Firman Firdausy, S.Farm., M.Biomed. (Dosen Farmasi UIN Malang) ini mengusung tema "Aplikasi Sigap Protektif COVID-19 (ASAP-COVID-19)", mampu menyingkirkan ratusan karya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Proses seleksi abstrak dibuka sejak 14 hingga 18 Juli 2021, abstrak yang berhasil lolos selanjutnya melalui seleksi full paper hingga 31 Agustus 2021. Dari puluhan paper yang lolos, dipilihlah 10 finalis yang berhak melaju ke babak final dan wajib mempresentasikan karya-nya.
Akhirnya, tepat hari Minggu (19/9/2021) diumumkan bahwa tim ASAP-COVID-19 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil keluar sebagai Juara 1 mengungguli sejumlah finalis dari berbagai Perguruan tinggi ternama di Indonesia antara lain: Universitas Diponegoro, Universitas Batanghari Jambi, Universitas Pattimura, Universitas Hasanuddin, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Universitas Sriwijaya Palembang.(hms/ptt)