HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) kedatangan tamu agung dari luar, yakni Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi. Hadirnya Syekh Essam didampingi wakilnya bersama rombongan di kampus berlogo Ulul Albab disambut ramah oleh Rektor UIN Maliki, Prof. Zainuddin,MA bersama para wakilnya dan juga pimpinan lainnya. Rabu(13/10)
Sejenak setelah saling sapa, salam dan berjabat tangan, maka rombongan Dubes masuk ruang loby gedung Rektorat menuju maket/miniatur gedung proyek pembangunan kampus III UIN Maliki yang berada di Kota Batu. Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan UIN Maliki, Dr. H. Isroqunnajah,M.Ag dengan sigap memperkenalkan sekaligus menjelaskan sekilas progres pembangunan kampus yang rencananya jika sudah jadi berbentuk lafal basmalah. Setelah itu, rombongan Syekh Essam masuk menuju ruang rektor untuk ramah tamah dan lanjut naik ke Aula Lt. 5.
Dalam sambutannya, Prof. Zain sapaan akrab rektor UIN Maliki mewakili seluruh sivitas dan warga kampus merasa senang dan bangga. Di awal sambutan orang nomer wahid di UIN Maliki itu langsung mengucapakan salam dan selamat datang kepada Dubes beserta rombongan. Selanjutnya, Prof. Zain juga mengucapkan terima kasih telah berkunjung untuk bersilaturahmi ke kampus dan berkenan memberi kuliah tamu secara daring maupun luring.
Selanjutnya, Prof. Zain menyampaikan kepada Syekh Essam tentang konsep Integrasi keilmuan yang diterapkan di kampus UIN Maliki. Kemudian menjelaskan pula perkembangan pembelajaran bahasa Arab di UIN, Mahad Al-Jamiah, HTQ, dan progam studi kedokteran sebagai pelayanan kesehatan jamaah haji dan umrah.
Selain itu, tujuan kehadiran Syekh Essam yang memang sudah lama ditunggu yakni untuk melaunching Hayat Al-Arabiyah Tafa'uliyan Iliktruniyyan(HATI) yakni sebuah aplikasi untuk pembelajaran bahasa arab online di UIN Maliki Malang. Hal tersebut merupakan salah satu inovasi pembelajaran era milenial sekaligus sebagai bentuk support dan semangat kampus dalam menyebarkan dan mengembangkan pembelajaran bahasa arab di Indonesia.
Dalam kesempatan itu juga, Prof. Zain menyampaikan laporan terkait progres proyek pembangunan kampus III UIN Maliki Malang yang bekerjasama dengan Saudi Fund for Development (SFD). Hingga di akhir sambutan Profesor asal Bojonegoro itu berharap jalinan kerjasama dengan mitra Arab Saudi bisa terus terjalin dengan harmonis dan selalu berkembang di kemudian hari.(ptt)
Fathira Nadia Makka foto bersama dengan delegasi dari beberapa kampus lainya
Salah satumahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) UIN Maliki, Fathira Nadia Makka, mendapatkankesempatanberhargaberkunjungkesalahsatunegara di Eurasia, yakniTurki. Tujuanberkunjungkenegara yang terbentangantara Asia Barat Daya dana Eropa Tenggara inibukanuntukberwisata, melainkanmenjadipembimbinguntukstudikomparatifkeTurki. Program iniiaperolehatasdukungan program Youth Leader (YL) yang berlangsungselamaduapekan, 22 September-10 Oktober 2021.
Fathiramengakubahwakesempataniniiadapatkantidaksecarakebetulan, akantetapiberkatusahanyamengikutibeberapaseleksi di beberapatempat yang iatemukanmelalui Instagram. Dari beberapa program yang iaikuti, akhirnyaiaditerima di Youth Leader “Berkatusahadanberkahnya al-Qur’an, akhirnyasayadiberikesempatanuntukberpartisipasi di program ini. Bukansebagaipeserta, tetapisebagaipembimbingpeserta yang tergabung di program ini,” ujarnya.
Mahasiswa semester dua MPAI UIN Maliki inimemberikantestimonibahwabanyaksekalikegiatanInternational Youth Leader diTurkiselamasepekan,.Kegiatannyameliputi seminar kepemimpinandansharing session di Foundation of Istanbul,mengunjungidesalokaluntukmengenalbudayasetempat, mengunjungi situs-situs bersejarahsepertimakamJalaluddinArrumidan Mustafa Kemal Ataturksertamembeli souvenir ketempatperbelanjaan.
Fathirasangatberuntungsekaligusbersyukursekalikarenadiberikankesempatanuntukberpartisipasi di program tersebutsecara gratis. “Sayadapatmenambahwawasandanjugajiwakepemimpinandari program tersebut. Serta, sayatermotivasiuntukbelajar Bahasa Inggrislebihmahirkarenapeserta di program tersebuttidakhanyadari Indonesia, tetapijugadaribeberapanegara lain sepertiMesirdan Malaysia,” pungkasnya.
Fathira yang jugaseoranghafidzohinimemilikiharapan agar bisadiberikesempatankembalikenegara yang berbeda, yakniJepang. Selainitu, iajugamenyampaikanpesan agar para mahasiswatetapsemangatmeraihimpiannyameskipungagalberkali-kali. “Tuhanitumelihatusahakita, bukanhasilnya. Diamemberikan yang terbaik di luardugaankita,”imbuhnya.
HUMAS-Kali ini, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Malang (UIN Maliki) harus berbangga karena tiga mahasiswanya meraih juara III lomba Business Plan se-Jawa Timur. Lomba ini diadakan oleh Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember sebagai tuan rumah tahun 2021. Acara ini dilaksanakan mulai tanggal 11 Mei – 26 Juni 2021 dan diikuti oleh mahasiswa studi ekonomi se-Jawa Timur.Sabtu(9/10)
Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa, yakni Al Muazzami, Achmad Wahid Wibisono, angkatan 2018 dan Samarchony Safira angkatan 2019 Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), menyiapkan proposal dengan matang agar tampil maksimal dan mampu bersaing dengan peserta lain. Menariknya, proposal ini disiapkan ketika adanya pendaftaran perlombaan dan disusun secara otodidak tanpa adanya pembimbing. Proposal yang diangkat berjudul SMART BUMBES: Program Akselerasi Edukasi Literasi Keuangan Syariah di Masyarakat Pedesaan.
Ide tersebut dirancang untuk memberikan solusi serta inovasi untuk mengembangkan masyarakat pedesaan dengan system smart bumdes. Al Muazzami, salah satu anggota Tim UIN Maliki, mengaku sangat bersyukur karena usahanya membuahkan hasil. “Sangat tidak mudah untuk sampai di posisi itu karena kami menghadapi tim-tim dari kampus lain yang persiapannya lebih matang, " ucapnya.
Hasil lomba tersebut tidak menyurut mereka untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk perlombaan-perlombaan lainnya. Selain dapat menambah ilmu, mereka juga mendapatkan pengalaman berharga. Tim UIN Maliki bertekad untuk mempersiapkan dengan matang dan lebih baik di perlombaan selanjutnya. Mereka berharap dapat mengembangkan potensi diri demi terbentuknya bonus demografi yang kreatif dan inovatif perwakilan dari UIN Maliki.
Perwakilan dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) UIN Maliki Malang, Bapak Fakhruddin Syarief, menyampaikan apresiasi yang sangat besar kepada tim tersebut. Menurutnya, prestasi tersebut yang sangat membanggakan bagi Prodi HES Fakultas syariah khususnya dan UIN Malang pada umumnya. Prestasi itu akan menjadi sumbangsih bagi Prodi HES dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu dan kualitasnya. “Kami berharap prestasi ini akan menjadi pemicu bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengukir prestasi, baik akademik maupun non akademik,"pungkasnya.(alf)
HUMAS-Evaluasi merupakan hal paling penting dalam suatu agenda. Tak terkecuali pada salah satu agenda rutin dari Unit Bagian Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Pusat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki), yakni agenda Penerimaan Mahasiswa Baru(PMB) Jalur Mandiri tahun 2021. Pasca sebulan lebih dari PMB tersebut, akhirnya unit yang diketuai oleh Imam Ahmad, M. Ag itu menggelar rapat evaluasi yang bertempat di Hall Atas Whiz Capsule Hotel Grand Bromo, Probolinggo. Jumat-Sabtu(8-9/10)
Prosesi rapat berjalan dengan lancar dan semua tamu yang hadir mengikuti rapat evaluasi tersebut sampai selesai. Dalam arahannya, Prof. Zainuddin, MA, Rektor UIN Maliki Malang berharap agar agenda seperti itu tetap diadakan setiap tahunnya. "Evaluasi seperti ini sangatlah penting dan memang dibutuhkan masukan ataupun saran dari pimpinan dan pihak terkait lainnya demi perbaikan mulai dari sistem, mekanisme dan inovasi yang dibutuhkan saat PMB berikut nya", paparnya.
Hingga diakhir rapat, diperoleh tiga rekomendasi yang harus segera ditindak lanjuti bagi unit BAK pusat, yakni :
Pertama, tersusunnya prosedur atau pedoman operasional baku (POB) penerimaan mahasiswa jalur mandiri baik dari jenjang Sarjana(S-1), Magister (S-2), dan Doktor(S-3) di UIN Maliki Malang.
Kedua, pemanfaatan dan dukungan teknologi informasi secara penuh baik dalam program sosialisasi dan proses pelaksanaan PMB.
Ketiga, menciptakan relasi dan kerjasama yang harmoni untuk bersinergi dalam sosialisasi universitas baik dari intra maupun ekstra kampus UIN Maliki Malang.(ptt)
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) menjalin kerjasama dengan PT. Pos Indonesia untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Kedua pihak memiliki rencana yang sama dalam mengembangkan kualitas pelayanan pendidikan, tidak hanya dalam negeri tetapi juga seluruh dunia. Untuk mewujudkan rencana tersebut, para pimpinan UIN Maliki melakukan pertemuan dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Pos Indonesia di Ruang Rektor, Lt. 1, Gedung (HC) Ir. Soekarno.Kamis (7/10)
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin,M.A., Para Wakil Rektor, beberapa Dekan, Kepala Biro AAKK, Para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Kepala Bagian Kerja Sama dan Kelembagaan, Kepala Sub Bagian Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta Siti Khoiriana (Direktur Bisnis, Kurir dan Logistik PT. Pos Indonesia), Kiagus Muhammad Amran (Executive Vice President Pos Jawa Timur) dan M. Ridwan (General Manager Pos Malang) dari pihak PT. Pos Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan pengembangan Kelembagaan UIN Maliki, Dr. H. Isroqunnajah, M. Ag, menyampaikan sambutannya dengan mengenalkan UIN Malang yang memiliki sejarah yang cukup panjang. Dari status awalnya sebagai cabang Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya hingga menjadi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang berkomitmen memadukan pendidikan kampus dan pesantren. Berbagai prestasi sudah pernah diraih hingga kampus ini mampu bersaing di era digital. “Mohon do’anya untuk saat ini ada mahasiswa kami yang sedang berkompetisi di Duta Kebudayaan Indonesia 2021 di Jambi", ucapnya.
Siti Khoiriana, Direktur Bisnis, Kurir dan Logistik PT. Pos Indonesia, mengaku sangat senang dengan adanya rencana dalam meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan karena hal ini sejalan dengan visi PT. Pos Indonesia, yaitu pelayanan yang sangat bagus hingga ke pelosok negeri bahkan ke seluruh dunia. “Kami membuka lebar-lebar kesempatan kerja praktek di tempat kami untuk semua bidang dan jurusan” tuturnya. Selain itu, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk bergabung menjadi tim oranger yang menjadi salah satu transformasi bisnisnya.
Dalam kesempatan yang sama Rektor UIN Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin,M.A.,menyampaikan harapannya agar kerjasama antara UIN Malang dan PT. Pos Indonesia mengenai pelayanan pendidikan memberi manfaat. “Saya berharap kerjasama ini memberi manfaat kepada semuanya, terutama untuk mengabdi pada umat” pungkasnya. Acara tersebut ditutup dengan pemberian cindera mata dari kedua pihak.(alf)
HUMAS-Salah satu faktor penting untuk pengembangan mutu perguruan tinggi adalah rekam jejak para alumni, sebab umpan balik alumni menjadi kunci dasar untuk mengevaluasi proses pendidikan di perguruan tinggi. Merespons hal tersebut Tim Tracer Study UIN Maliki rutin melaksanakan koordinasi pelacakan alumni, seperti yang kali ini dilakukannya di Ruang Sidang, Lt. 1, Gedung Sport Center(SC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui aplikasi Meeting Zoom. Selasa(6/10)
Dr. Muh. Hambali, M.Ag Ketua tim Pelaksana Tracer Study UIN Maliki menyampaikan bahwa kegiatan tracer dilaksanakan mulai 26 s/d 30 Oktober 2021 via google form. Target alumni yang di-tracer yaitu lulusan 2019 dan 2020. Sampai berita ini dimuat, tercatat sudah ada 2599 lulusan 2019 yang sudah mengisi angket di google form dan lulusan 2020 sebanyak 2387.
Lanjut, masih kata Hambali bahwa tujuan Tracer Study adalah untuk mengetahui hasil pendidikan dari UIN Maliki di masa transisi dari proses perkuliahan ke dunia kerja. Selain itu juga mengidentifikasi kompetensi lulusan dan penyerapan lulusan UIN Maliki dalam dunia kerja. Hal tersebut bisa dijadikan review agar ke depan kampus lebih mampu menyiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja. Selain itu, tujuan lain dari tracer yakni membantu pemerintah dalam memetakan dan menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi yang diperoleh di kampus.
Sementara itu Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Maliki Malang mengatakan bahwa perguruan tinggi sebagai institusi penyedia jasa pendidikan bergerak pada dua wilayah yaitu quality in fact dan quality perception. Konsep quality in fact mengacu pada upaya perguruan tinggi untuk merekam proses peningkatan mutu lulusan. Sedangkan konsep quality in perception lebih mengarah pada persepsi masyarakat di dunia usaha dan dunia industri terhadap mutu lulusan. “Hasil pelacakan alumni ini akan kami jadikan dasar untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi”, ucapnya. (hbl/ptt)
HUMAS-Tim mahasiswa Akuntansi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) yang terdiri dari tiga anggota, yakni Rifqi Rizaldi, Achmad Nur Huda, dan Nafachatus Shachariyah berhasil memenangkan Juara 1 pada ajang Olimpiade Akuntansi Nasional (KOAN) 2021 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) wilayah Riau. Kompetisi secara daring itu berlangsung mulai 25 s/d 5 Oktober dan diikuti lebih dari 60 tim dari berbagai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Rabu(6/10).
Pada ajang tersebut, terdapat empat kategori lomba dan kali ini tim dari UIN Maulana Malik Ibrahim terjun pada bidang Olimpiade Akuntansi. Pelaksanaan lombanya memiliki beberapa tahap, yaitu tahap penyisihan online, tahap siklus akuntansi, serta babak cerdas cermat dan presentasi. Sehingga tidak salah jika tujuan ajang itu adalah menumbuhkan jiwa kompetitif, inovatif, dan prestatif mahasiswa Jurusan Akuntansi yang ada di seluruh Indonesia.
Rifqi Rizaldi, mengatakan bahwa dia merasa sangat senang dan bangga atas hasil yang telah diraih. “Alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga karena kami bisa meraih Juara 1 KOAN 2021 pada bidang lomba Olimpiade Akuntansi. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih banyak kepada para dosen yang telah mendukung dan mendoakan kami”, ucapnya.
Achmad Nur Huda menambahkan dengan berharap semoga kegiatan KOAN itu bisa terus berlanjut pada tahun berikutnya, sehingga dapat menjadi wadah untuk berkompetisi bagi mahasiswa Akuntansi di seluruh Indonesia.
Sedangkan Nafachatus Shachariyah berharap agar generasi Akuntansi UIN Maulana Malik Ibrahim selanjutnya bisa memiliki jiwa kompetisi yang tinggi agar bisa bersaing di kancah nasional hingga internasional.(fe/ptt)
HUMAS-Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) kembali menorehkan prestasi membanggakan, yakni meraih juara 2 dalam kegiatan Jambore Ekonomi Syariah Nasional kategori lomba video kreatif yang diselenggarakan oleh Forum Nasional Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta.Rabu(6/10)
Tim Perwakilan UIN Maliki Malang terdiri dari tiga mahasiswa, yakni Mochamad Derry Revanza, Muhammad Panji Wicaksono, dan Ahmad Nurcholis. Ketiganya merupakan mahasiswa Program Studi(prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi.
Melalui kompetisi kategori video kreatif yang bertajuk “Manifestasi Mahasiswa dalam Membentuk Generasi Unggul yang Kreatif dan Berprestasi”, mereka membuat video berdurasi 10 menit berjudul “RIBA”. Kemudian dengan ide pengambilan latar video di sejumlah tempat yang strategis maka disisipkan pesan agar masyarakat menggunakan prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari dan juga pada usaha yang dijalankan supaya lebih baik dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
Pengumuman pemenang lomba dirilis kemarin Selasa(5/10), Derry dkk berhasil mengharumkan nama UIN Maulana Malik Ibrahim dengan berhasil menyabet juara 2 dari 13 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi se-Indonesia.
“Alhamdulilah kami bisa membanggakan nama UIN Maulana Malik Ibrahim lewat lomba-lomba yang mengasah kreativitas seperti ini. Kami juga bisa menambah daftar prestasi yang diraih oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim,” ujar Ahmad Nurcholis.
Sementara itu, Mochamad Derry berharap capaian tersebut dapat menjadi awal dari prestasi lainnya dalam kompetisi yang akan diikuti kedepannya. Ia juga berharap agar prestasinya ini dapat menginspirasi mahasiswa UIN Maliki Malang agar lebih memiliki semangat juang dalam berkompetisi baik itu di tingkat regional maupun nasional hingga internasional.
“Semoga ini merupakan langkah awal dari pencapaian selanjutnya, serta dapat menjadi wadah bagi teman-teman Fakultas Ekonomi untuk menyalurkan bakat dan minatnya”, pungkasnya.(fe/ptt)
HUMAS-Selain wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka baik para dosen atau tenaga pendidik(Tendik) dan para staf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) harus memperhatikan "LDP".Hal tersebut disampaikan oleh rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) saat memberikan arahan pada agenda penyerahan SK kenaikan pangkat dan pengambilan sumpah JFT Laboran. Bertempat di Aula Lt. 5, Gedung Rektorat (HC) Ir. Soekarno. Hadir saat acara para wakil rektor, para Kabiro, pimpinan OKH dan staf terkait lainnya. Selasa(5/10)
Prof. Zain sapaan akrab rektor UIN Maliki Malang, menyampaikan tentang "LDP". Hal itu merupakan singkatan dari Loyalitas, Disiplin dan Prestasi. Sehingga orang nomer wahid di kampus berlogo Ulul Albab itu berharap kepada seluruh dosen dan karyawan UIN Maliki Malang agar yang pertama memiliki loyalitas yang tinggi. "Jadi para bapak ibu sekalian harus loyal terhadap apa yang telah menjadi tanggung jawab anda sebagai ASN dan mesti mengikuti segala aturan yang berlaku di dalamnya! ",ucapnya.
Kedua, memiliki sikap disiplin. Menurut Prof. Zain dalam bekerja dan menjalankan tugasnya dosen ataupun karyawan harus displin. Hal tersebut juga termasuk kehadiran dan pola kinerjanya. Karena selain displin menjadi tuntutan, sebenarnya displin bisa membawa pengaruh yang positif. "Alhamdulillah, kemarin setelah ada uji kinerja dari Irjen dan hasilnya kita meraih poin 84,xx dan itu merupakan capain terbaik di PTKIN", terangnya.
Ketiga memiliki capaian prestasi. "Jadi untuk hal ini, Saya harapkan para dosen, tenaga kependidikan dan seluruh sivitas akademika UIN Maliki Malang agar selalu berprestasi sabagai wujud peningkatan kualitas diri kita semua, " tegasnya.
Menurut Prof. Zain, ketiga aspek tersebut sangatlah berguna salah satunya untuk mensupport target kampus UIN Maliki Malang menuju World class University.
Di akhir sambutan, Prof. Zain mengucapkan selamat kepada seluruh para penerima SK kenaikan pangkat dan berharap selanjutnya untuk selalu semangat bertugas dengan penuh tanggung jawab.(ptt)