Daftar Kategori: Berita


DUA PROFESOR DIKUKUHKAN, EMPAT MENYUSUL
Iffatunnida Senin, 10 Agustus 2020 . in Berita . 688 views
2892_prof2.jpg
RABU ini (12/8), dua profesor UIN Malang akan dikukuhkan. Keduanya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Sains dan Teknologi

GEMA-Rencana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk mengukuhkan enam guru besar di Bulan Agustus 2020 mulai disiapkan. Minggu ini, dua profesor akan dikukuhkan bersamaan, Rabu (12/8). Prof. Dr. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag. menyandang gelar Guru Besar Bidang Ekonomi Syariah (Fakultas Ekonomi), sedangkan Prof. Dr. drh. Bayyinatul Muchtaromah, M.Si. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Biologi (Fakultas Sains dan Teknologi.
Menyesuaikan era kebiasaan baru dari pemerintah pusat, sidang terbuka senat untuk mengukuhkan keduanya dikonsep berbeda. Hanya 60 orang undangan saja yang bisa memasuki tempat pengukuhan, Aula Gedung Rektorat UIN Malang lt. 5. Selain itu, masing-masing guru besar hanya bisa mengundang 5 anggota keluarga.
Karena keterbatasan jumlah peserta, maka anggota senat pun tak semuanya dapat hadir. Hanya rektor, keempat wakil rektor, dekan Fakultas Ekonomi dan Fakultas Sains dan Teknologi, serta wakil senat yang diharuskan hadir. Sedangkan anggota senat lain serta sivitas akademik yang ingin menyaksikan pengukuhan dapat menyaksikannya secara langsung melalui saluran resmi kampus di YouTube (@uinmlg). (nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR: BERSYUKUR ATAS SEMUA NIKMAT ALLAH
Iffatunnida Jumat, 7 Agustus 2020 . in Berita . 836 views
2889_syu.jpg


GEMA-Sebagai pemimpin UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. ingin agar semua sivitas akademik tak hanya fokus pada kekurangan. Karenanya, dalam istighosah rutinan bersama di Lobi Gedung Rektorat lt. 1 ia menegaskan pentingnya meningkatkan kebiasaan bersyukur, Jumat (7/8). Ia menuturkan, sebagai muslim yang baik sebaiknya tak hanya bersyukur saat mendapat rejeki yang berlimpah saja. "Bersyukur seharusnya terus dilakukan atas segala nikmat yang Allah berikan," imbuhnya.
Ia melanjutkan, manusia harusnya selalu bersyukur bahwa mereka terlahir sebagai manusia. "Kita beruntung menjadi manusia yang diciptakan berakal, tidak seperti makhluk lain misalnya hewan atau tumbuhan," jelas Prof. Haris. Selanjutnya, rasa syukur juga harus diucapkan atas waktu yang masih Allah berikan. Bersyukur atas nikmat beragama Islam juga tidak boleh dilupakan. "Bersyukur juga untuk nikmat kesehatan yang Allah amanahkan sehingga kita masih bisa beraktivitas, bekerja, dan berkumpul seperti ini," ia pun melanjutkan, "Terakhir ialah bersyukur diberi tempat kerja di UIN Malang yang insya Allah penuh berkah dan ridho-Nya." (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
EL-ZAWA PEDULI MUSRIF-MUSRIFAH
Abadi Wijaya Jumat, 7 Agustus 2020 . in Berita . 1696 views
2888_musrif.jpg

GEMA-Puluahn Musrif dan musrifah Ma'had al Jamia' Sunan Ampel Al Aly mendapatkan bantuan sembako dari badan Amil Zakat dan Wakaf El-Zawa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Jumat (7/8). Para Musrif dan Musrifah yang masih tinggal di ma'had di era pandemi ini dinilai layak untuk mendapatkan bantuan sembako tersebut. Musrif dan musrifah yeng tersebar di 16 Mabna tersebut menurut Mudirul Ma'had KH. Muzakki dinilai layak mendapatkan bantuan sembako tersebut. "Mereka sejatinya masuk kategori asnaf fisabilillah," terang KH. Muzakki.

Sementara itu. Sekretaris El-Zawa Idrus Andy menjelaskan bahwa El-Zawa tidak hanya memberkan bantuan sembakonya hanya untuk kalangan musrif dan musrifah saja, atau bagi pengurus ma'had al Aly. Akan tetapi masyarakat yang terdampak Covid-19 di malang juga diberikan bantuan sembako. "Para mahasiswa asing yang tidak bisa pulang ke negaranya karena pandemi juga diberi bantuan sembako oleh El-Zawa," aterangnya.

Lebih Lanjut »
PUSAT BAHASA UIN MALANG SIAP BIMBING GURU BAHASA ASING
Iffatunnida Jumat, 7 Agustus 2020 . in Berita . 1432 views
2886_cinderamata.jpg


GEMA-Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan lawatan akademik ke MTs Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo, Kamis (6/8). Kunjungan tersebut merupakan follow-up dari penandatanganan nota kesepahaman antara kedua instansi pada Juli lalu (22/7). Dalam perjanjian tersebut, pihak MTs Zainul Hasan meminta bantuan PPB untuk meningkatkan beberapa hal terkait pembelajaran bahasa asing, khususnya Bahasa Arab dan Inggris.
Direktur PPB UIN Malang, Dr. M. Abdul Hamid mengungkapkan, ada beberapa hal yang dilakukan sebagai bentuk kerjasama tersebut. Pertama, PPB memberi pendampingan pendirian intensif Bahasa Arab dan Inggris di MTs Zainul Hasan. Selanjutnya, PPB juga memberi pendampingan dalam proses pembuatan modul pembelajaran kedua bahasa asing. "Dan tentunya kami juga akan memberi pelatihan kepada para guru tentang strategi pembelajaran," jelasnya.
Ia menambahkan, untuk mewujudkan semua itu pasti tak cukup dengan sekali lawatan. Namun, menyesuaikan situasi terkini, pihak PPB UIN Malang dan MTs Zainul Hasan Genggong akan berkomunikasi secara intens secara daring. "Proses selanjutnya berupa pendampingan dan supervisi persiapan bahan ajar berupa modul dan juga pelatihan para guru akan kami laksanakan online," tutur Hamid. (nd)
Sumber: Makhi PKPBA

Lebih Lanjut »
SESUAIKAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MASA PANDEMI
Iffatunnida Jumat, 7 Agustus 2020 . in Berita . 1674 views

 

2885_ok.jpg

GEMA-Mempersiapkan SDM pengajar untuk kembali beraktivitas di tahun akademik baru yang dimulai akhir Agustus, PKPBA mengundang para dosen dalam workshop kurikulum, Rabu (5/8). Perubahan kurikulum menjadi bahasan utama karena situasi belajar yang tidak bisa dilakukan seperti biasa di area kampus. Pihak PKPBA memfokuskan para pengajar untuk memahami kurikulum yang juga secara khusus disesuaikan dengan sistem belajar daring.
Menurut Direktur Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. M. Abdul Hamid, workshop ini merupakan upaya dalam merespon kebijakan kebiasaan belajar baru yang dicanangkan pemerintah pusat. Pihaknya berharap, penyesuaian kurikulum dapat diterapkan dalam proses belajar-mengajar di semester depan tanpa kendala. "Meski banyak yang berubah, kami ingin target belajar tetap tercapai serta tidak membebani kedua pihak baik dosen maupun mahasiswa," jelasnya.
Dr. Nur Kholid, narasumber workshop, menegaskan bahwa tak hanya kurikulum yang disesuaikan saat belajar jarak jauh. Target pembelajaran juga perlu disesuaikan dengan keadaan terkini. Pihak PPB selaku pemegang kebijakan pembelajaran bahasa asing harus memprediksi benar kendala-kendala yang mungkin terjadi saat proses belajar tanpa tatap muka nanti. Sehingga, sudah ada solusi yang disiapkan sejak awal untuk mengantisipasi dan meminimalisirnya. "Kita juga harus pastikan bahwa tidak ada ketimpangan antar mahasiswa sekelas dalam penguasaan materi," paparnya.
Workshop yang dilaksanakan selama dua hari (5-6/8) ini dihelat secara luring (offline) dan daring (online). Hanya 25 dosen PKPBA yang hadir di Aula Gedung Pusat Bahasa lt. 3 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sedangkan dosen lainnya menyaksikan workshop tersebut melalui aplikasi Zoom. Pasca acara, dosen memiliki panduan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang seragam. Sehingga nantinya tidak ada perbedaan materi ajar dalam prosesnya. (nd)
Sumber: Makhi PKPBA

Lebih Lanjut »
WAKIL MENTERI AGAMA: MULAI TANAMKAN TANGGUNG JAWAB
Iffatunnida Kamis, 6 Agustus 2020 . in Berita . 522 views
2882_zai.jpg

GEMA-Saat memberikan sambutannya melalui teleconference di momen Yudisium Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Malang, Zainut Tauhid Sa'adi, Wakil Menteri Agama RI mengungkapkan rasa bangganya melihat calon dokter muda yang tetap semangat merampungkan studinya di tengah segala keterbatasan kondisi pandemi Covid-19, Kamis (6/8). Ia meminta mereka yang telah mengikrarkan Janji Dokter Muda untuk mulai menumbuhkan rasa tanggung jawab profesi.
Zainut menambahkan, profesi dokter yang sering dianggap prestigius bagi masyarakat, sebenarnya menyimpan tanggung jawab yang berlapis. Tak hanya sebagai pribadi, tapi juga sebagai pengabdi masyarakat. "Ada amanah besar yang saudara emban dan harus dipertanggungjawabkan kepada sesama kolega dokter dan juga kepada pasien," lanjutnya.
Karena itu, seorang calon dokter harus memahami ketentuan mengenai peraturan pelayanan kesehatan dan praktik profesi dokter serta menjalankannya dengan sepenuh hati. Ada hak dan kewajiban dokter serta pasien yang perlu dipahami secara mendalam. "Setelah itu, berikanlah pelayanan kesehatan sesuai standar medis," tuturnya.
Meski penuh dengan segala resiko, Zainut mengungkapkan, profesi dokter juga memiliki perlindungan hukum yang resmi. Namun, hukum tersebut berlaku dengan syarat dan ketentuan. "Yang penting, pastikan bahwa yang saudara lakukan nantinya sebagai dokter sudah memenuhi operation standard," tegas Zainut Tauhid. (kh/nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR: BUKAN TENTANG DUNIAWI, TAPI JIHAD FI SABILILLAH
Iffatunnida Kamis, 6 Agustus 2020 . in Berita . 637 views
2881_rek.jpg

GEMA-Dalam sambutannya di hadapan lulusan perdana Jurusan Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Malang, Rektor Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. memberikan pesan, Kamis (6/8). Nantinya, jika sudah bergelar dan berprofesi sebagai dokter, ia berharap lulusan UIN Malang tidak jumawa. Dengan Janji Dokter yang telah diucapkan, ada amanah umat yang besar yang dibebankan kepada dokter muda ini.
Ia menambahkan, para dokter muda UIN Malang memiliki misi yang lebih penting dari sekadar mengumpulkan materi duniawi. "Sudah sepatutnya ada misi dakwah dan berjuang di jalan Allah dengan profesi dokter yang saudara pilih," tegasnya. Ia pun berharap agar dokter muda dari UIN Malang menjadi pionir bagi dokter jebolan kampus lain dalam menjalankan amanah yang dititipkan Allah dan umat manusia dengan setulus hati. (aj/nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR: USIA KE-59 UIN MALANG HARUS TRANSFORMASI-REVOLUSI
Iffatunnida Kamis, 6 Agustus 2020 . in Berita . 639 views

 

2883_rek2.jpg

GEMA-Meski pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) belum berlalu, akan tetapi semangat untuk menyambut ulang tahun atau dies natalis Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibarhim Malang yang ke-59 tidak boleh surut. Penambahan usia kampus memang masih sekitar dua bulan lagi, tepatnya 22 Oktober 2020, namun Rektor Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag mengajak seluruh warga dan sivitas akademik untuk terus melakukan revolusi menyambut hari jadi kampus. “Meski di era pandemi, jangan sampai menyurutkan niat dan ketulusan hati untuk melakukan perubahan yang lebih baik untuk kampus tercinta ini,” ajaknya.
Ia melanjutkan, kewajiban ASN untuk terus berupaya menjalankan tri dharma perguruan tinggi harus terus dilakukan. Saat ini, perubahan yang bisa dilakukan tidak hanya di bidang informasi dan teknologi saja, masyarakat saat ini memerlukan uluran tangan dari para akdemisi sebisa mungkin untuk melakukan inovasi melalu riset nyata. “Maka kami adakan program UIN Mengabdi 2020 agar para dosen terjun langsung ke masyarakat untuk survei sekaligus riset," ia pun melanjutkan,"Apa yang dibutuhkan masyarakat bisa dibantu untuk mencarikan solusinya sesuai disiplin keilmuan masing-masing."
Selain itu, dalam renstra dan visi misi kampus, UIN Malang berencana menuju Smart Campus. Tentunya, tak hanya tenaga IT yang perlu disiapkan, teyapi juga SDM lain seperti dosen dan karyawan yang mumpuni serta smart. "Begitu besarnya tantangan kampus ini ke depan membuat para pimpinan dan sivitas akademik UIN Malang tidak bisa terlena dan duduk enjoy di kursi kerjanya masing-masing," papar Prof. Haris.
Karena itu, ia menghimbau semua warga kampus harus terus berupaya meningkatkan etos kerjanya sesuai dengan tupoksinya serta tetap menjalankan protokol kesehatan saat bekerja. “Jadikan dies natalis sebagai momen penting untuk evaluasi sekaligus menjadikan UIN Malang semakin maju dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya. (aj/nd)

Lebih Lanjut »
JANJI DOKTER MUDA ANGKATAN PERTAMA UIN MALANG
Iffatunnida Kamis, 6 Agustus 2020 . in Berita . 944 views
2880_yudisium.jpg

GEMA-Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meluluskan dokter muda angkatan pertama, Kamis (6/8). Kelulusan ditandai dengan deklarasi Janji Dokter Muda saat momen Yudisium yang dihelat di Kampus  3. Karena masa pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease), tak banyak yang bisa diundang di lokasi acara termasuk keluarga para lulusan dan narasumber yudisium. Hanya tiga perwakilan dokter muda yang hadir di lokasi yudisium untuk secara langsung mengikrarkan janji, sedangkan lainnya mengikuti secara daring. Konsep acara pun dibuat daring dan luring sehingga bisa disaksikan keluarga para lulusan dimana pun.
Dekan FKIK, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati Prabowowati Wadjib, M.Kes., Sp.Rad sendiri yang memimpin perwakilan lulusan Jurusan Pendidikan Dokter untuk mengikrarkan janji. Meski dengan berbagai keterbatasan, ia bangga dengan optimis para mahasiswa yang tetap berjuang merampungkan studinya. Tak hanya ketiga dokter muda saja yang diyudisium, FKIK juga meluluskan tiga sarjana Jurusan Farmasi. Mereka lulus dengan IPK di atas 3,70. "Bersama dengan prestasi yang didapat, kami pun berharap para sarjana FKIK menjadi pribadi yang baik dan mengharumkan nama kampus nantinya," tuturnya.
Pasca lulus, lanjut Prof. Yuyun, dokter muda telah mendaftarkan diri sebagai relawan untuk program gagasan pemerintah. Mereka akan ditugaskan di rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan UIN Malang, yakni RS Tk. II dr. Soepraoen dan RSU Karsa Husada Batu. Para dokter muda akan menyumbangkan ilmunya untuk turut menangani pencegahan Covid-19. "Kami yakin, dengan ilmu yang sudah dipelajari selama kuliah, para dokter muda UIN Malang akan diterima oleh masyarakat," harap Prof. Yuyun.

Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi turut mengucapkan selamat kepada UIN Maliki Malang yang telah meluluskan dokter mudanya. Sambutan disampaikan melalui aplikasi Zoom dan disaksikan para pimpinan kampus serta FKIK. (kh/aj/nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up