Daftar Kategori: Berita


KUPU-SB BRUNEI DARUSSALAM KUNJUNGI UIN MALANG
Abadi Wijaya Kamis, 21 Maret 2019 . in Berita . 1143 views
1872_brunai.jpg
Dr. Ismail Abbas Asisten Profesor Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB) Brunei Darussalam saat menerima cindera mata dari Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag., Selasa (19/3).

GEMA-Rombongan tim Fakulti Pendidikan Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB) Brunei Darussalam disambut langsung oleh Drs. H. Isroqunnajah, MA di Gedung Rektorat, Selasa (19/3). Wakil Rektor 3 ini mendampingi rombongan untuk menuju ruang rektor. Rombongan yang terdiri dari pimpinan fakulti dan mahasiswa tersebut juga dijelaskan tentang miniatur pembangunan Kampus 3 UIN Maliki Malang.
Kedatangan salah satu perguruan tinggi negeri di Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam ini adalah untuk menjalin kerjasama. “Selain untuk menjalin silaturrahmi, kami juga ingin melihat dan mengamati langsung kampus ini,” ujar Dr. Ismail Abbas. Asisten Profesor KUBU SB ini menambahkan, tentunya dengan kerjasama yang baik diharapkan dapat dilakukan sebuah usaha bersama dalam membangun masing-masing institusi. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan zaman yang semakin modern.
Senada dengan ini, Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag dalam sambutannya juga menyampaikan harapannya. “Semoga dengan adanya kunjungan kali ini bisa saling mengenalkan ciri khas dari masing-masing institusi,” harap orang nomor satu kampus Islam negeri di Malang ini. Selain itu, Prof. Haris juga berharap agar ke depannya dapat dijalin sebuah kerjasama yang lebih serius dalam bentuk MoU.
Acara diakhiri dengan saling memberi cindera mata antar instansi. Acara dilanjutkan dengan tour the campus, dengan gedung perpustakaan sebagai salah satu obyeknya. (ptt/nhl)

 

Lebih Lanjut »
KONFERENSI BIOLOGI KUMPULKAN 359 PENELITI
Abadi Wijaya Rabu, 20 Maret 2019 . in Berita . 885 views
1879_bio-1.jpg


GEMA-Fakultas Sains dan Teknologi Jurusan Biologi melaksanakan konferensi internasional yang diberi nama Internasional Converence on Biology and Applied Science, dengan tema Biodiversity and environment in 4ir: issues, paradigm and reality, Rabu-Kamis (20-21/3).
Hadir sebagai keynote speaker Prof. Toshifumi Sakaguchi asal Jepang, Dr. Tatsuya Ueki (Associate Professor); Dr. Noppadon Kitana, dan Panupong Thammachoti, Ph.D.
Kegiatan yang diikuti 359 peneliti ini bertempat di Ballroom Hotel Montana 2 Kota Malang itu dibuka langsung Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Anton Prasetyo, M.Si, Kepala Jurusan Biologi, Romaidi, M.Si., D.Sc. Anton sapaan akrab Dr. Anton Prasetyo, M.Si, menyambut bahagia Jurusan Biologi bisa menyelenggarakan konferensi internasional yang pertama kalinya seperti ini. “Mewakili Pimpinan saya mengucapkan selamat datang kepada para peserta dan semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat,” sambutnya.

1881_bio3.jpg


Kajur Biologi, Romaidi menjelaskan bahwa konferensi ini dilakukan untuk merespon revolusi industri 4.0 yang saat ini lagi marak. Dia memahami bahwa generasi saat ini dituntut bisa mengimbangi kemajuan teknologi yang cukup pesat. Selama ini para peneliti hayati di era revolusi 4.0 ini kebanyakan melakukan pendekatan konfensional saja, dan kurang adanya tindakan konkrit. “Diharapkan pertemuan 359 peneliti hayati ini bisa melakukan konsensus dan membuat summary bersama,” harapnya.
Dalam konferensi ini, para peneliti bisa berkumpul bersama untuk melakukan langkah apa yang harus dilakukan oleh seorang ahli biologi, sehingga para peneliti bisa mengambil langkah kongrit dalam mengembangkan penelitiannya di era revolusi 4.0 ini. “Para peneliti saat ini harus bisa memanfaatkan teknologi untuk pengembangan konservasi hayati,” tegasnya.

1880_bio-2.jpg


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Didik Wahyudi menjelaskan, minat peserta konferensi ini melebihi target yang telah ditetapkan panitia. Awalnya, peserta dibatasi hingga 50 peserta saja. Akan tetapi, saat dibuka pendaftaran mencapai 359 peserta. "Peserta yang mendaftar terdiri dari peneliti, dosen dan mahasiswa S-1, S-2 dan S-3," terangnya.
Bahkan, kata dia, pesertanya tidak hanya dari Indonesia saja. Akan tetapi juga diikuti peserta dari manca negara, ada yang dari Thailand, Australia, dan Prancis.
Didik menjelaskan konferensi yang digagas Jurusan Biologi ini mengambil grand tema Hubungan revokusi industri 4.0 Dibidang pendidikan ini dikelompokkan menjadi tujuh topik yaitu, Biologi Education, Natural Science, Applied Science/Material, Biotechnology, zoologi, Environment dan poster. "Semoga kegiatan ini bisa memberikan pemikiran tentang revolusi industri 4.0 sesuai dengan bidang dan disiplin keilmuannya masing-masing," harapnya.
Sementara itu, artikel yang berbobot akan di review kembali dan diupayakan bisa dipublikasikan di indeks sitasi jurnal Scopus. "Artikel yang layak akan ditindak lanjuti kembali untuk proses publikasi di Scopus," pungkasnya.

1882_bio4.jpg
Lebih Lanjut »
HUMANIORA: DUA KONSER DALAM SEHARI
Iffatunnida Rabu, 20 Maret 2019 . in Berita . 835 views
1876_hum1.jpg

GEMA-Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret lalu diperingati Fakultas Humaniora dengan konser, Selasa (19/3). Tak tanggung-tanggung, dua konser sekaligus dilaksanakan dalam sehari. Pada pukul 15.00 WIB dan 19.00 WIB di Home Theatre Fakultas Humaniora Lt.3.
Acara yang dikemas dalam Apresiasi Seni dan Budaya ini diramaikan oleh seluruh sivitas akademik fakultas tersebut. Tak hanya penampilan band dan tari dari mahasiswa, namun juga penampilan dari dosen dan karyawan.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Humaniora Siti Masitoh menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi komunitas yang digagas oleh mahasiswa. Sampai saat ini, sudah ada delapan komunitas di fakultasnya. “Semua mahasiswa di Fakultas Humaniora boleh dan bebas memilih komunitasnya,” terangnya.
Jika didata, kata Masitoh, ada beberapa komunitas mahasiswa yang telah terbentuk. Di antaranya komunitas pecinta kaligrafi, debat, dan penulisan kreatif. Pihaknya masih membuka kesempatan jika ada komunitas baru yang akan dibentuk selama masih bertujuan positif.

1877_hum2.jpg

Dalam acara yang digagas tersebut, fakultas juga sekaligus meresmikan komunitas yang baru terbentuk, El Faraby. Ini merupakan komunitas yang fokus di bidang music band. Komunitas ini, walau baru diresmikan, sudah sering diundang dalam event di Malang Raya.
Dalam kegiatan Apresiasi Seni dan Budaya tersebut, ada beberapa band yang ditampilkan. Di antaranya ialah Alvest Band (HMJ Bahasa dan Sastra Arab), Hello Good Bye Band, dan Telas Ria. Komunitas fakultas lain pun juga turut menunjukkan penampilannya seperti Galileo Band dan Teater Galileo dari Fakultas Sains dan Teknologi. (ir/nd)

Lebih Lanjut »
BANK SYARIAH MANDIRI: SAATNYA UNTUK KEKINIAN
Iffatunnida Selasa, 19 Maret 2019 . in Berita . 797 views
1873_bms-1.jpg

GEMA-Area Manager Bank Syariah Mandiri (BSM) Moh. Endry Dzul Fikri didampingi tim BSM Ninik S. Hajjah dan Wawan Purwantoro bersilaturahim ke UIN Malang, Selasa (19/3). Dalam obrolan santai bersama petinggi kampus, Endry menuturkan beberapa hal terkait instansinya.
Ia menyadari betapa cepat dan unggulnya perkembangan teknologi, khususnya di kalangan mahasiswa. Karenanya, pihaknya ingin menyesuaikan dengan gaya hidup kekinian yang mementingkan kepraktisan.
Ia menggambarkan fenomena tiap awal semester yang selalu diisi dengan antrian memanjang di suatu bank untuk pembayaran biaya kuliah. Menurutnya, dengan teknologi yang ada, seharusnya antrian seperti itu sudah tidak zaman. “Dengan QR (Quick Response)-Code yang kami kembangkan, mahasiswa bisa dengan mudah bertransaksi untuk pembayaran SPP dengan ponsel mereka,” jelasnya.

1874_bms2.jpg


Tak hanya itu, pihaknya juga ingin bekerjasama dengan penjual makanan di lingkungan kampus. Tren penggunaan e-cash menjadi bidikan BSM. “Cukup scan barcode dari aplikasi di ponsel, kita tidak perlu repot lagi pakai uang cash,” paparnya.
Produk kekinian yang ditawarkan, menunjukkan bahwa BSM juga berkembang. Ia ingin menghapus imej di masyarakat yang menyatakan bank syariah tertinggal dibanding dengan bank konvensional. “Padahal tidak, kami selalu berinovasi. Hanya karena masyarakat tidak mengenal bank syariah jadi ada persepsi seperti itu,” jelas pria yang pernah bertugas dua tahun di Kota Palu tersebut.
Para petinggi BSM disambut langsung oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. M. Zainuddin, MA., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Isroqunnajah, M.H.I., Kabiro AUPK Drs. Mahfudh Shodar, M.Ag., Kabiro AAKK Drs. Heru A. Hari, dan Endah Kurniawati, M.Psi.

1875_bms-3.jpg


Rektor pun menyambut baik maksud BSM dengan memberikan kesempatan untuk bersosialisasi di lingkungan UIN Malang. Apalagi, kampus ini adalah kampus yang berasaskan Islam yang juga sejalan dengan asas BSM. (nd)

Lebih Lanjut »
GUS RIAN TENTANG MANAJEMEN CINTA
Iffatunnida Selasa, 19 Maret 2019 . in Berita . 2682 views
1871_gusrian.jpg

GEMA-Da’i muda kondang, Rian Adjie Prasetya berbicara cinta untuk seseorang yang beranjak remaja. Ia diundang dalam seminar yang digagas UPKM Jam’iyah Dakwah wa al Fan al Islamiyah (JDFI) di Auditorium Fakultas Saintek Lt. 4, Ahad (17/3).
Menurutnya, rasa cinta memang tidak bisa dihindari setiap manusia karena itu fitrah. Namun, tidak semua bisa memenej rasa itu dengan baik. Ia mengibaratkan rasa cinta dengan sebuah ponsel. Akan menjadi anugerah jika ponsel bisa dimanfaatkan secara positif. “Dan jadi musibah jika salah digunakan. Tergantung penggunanya,” imbuh Gus Rian, sapaan akrabnya.
Penyampaiannya yang diselingi lelucon pada seminar bertema Mendekap Khitbah dengan Cinta yang Lillah tersebut menghibur peserta. Ia juga mengingatkan bahwa akan banyak yang lalai karena cinta. Akibatnya, banyak hal yang terbengkalai.
Khusus bagi pencari ilmu, ia melanjutkan, harus selalu mengingatkan diri sendiri. Bahwa fokus yang dijadikan prioritas adalah belajar sebagai ibadah kepada Sang Pencipta. “Bukan malah sibuk cari jodoh. Jangan khawatir, jodoh sudah pasti ada dan diatur untuk setiap orang,” lanjut siswa MAN 1 Jombang itu.
Dalam al Quran, masih kata Gus Rian, Allah menjanjikan pasangan untuk setiap hamba-Nya. Wanita yang baik untuk pria yang baik dan begitu pula sebaliknya. “Yang perlu jadi fokus kita adalah menjaga diri, dekati Pencipta,” lugasnya. (syf/nd)

Lebih Lanjut »
BRI GELONTORKAN BEASISWA DI UIN MALANG
Abadi Wijaya Selasa, 19 Maret 2019 . in Berita . 1154 views
1868_beasiswa-bri.jpg
POSE BERSAMA: Para Pimpinan beserta penerima beasiswa foto bersama usai penyerahan beasiswa dari BRI secara simbolik, Selasa (19/3).

GEMA-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Malang Martadinata menggelontor beasiswa untuk 35 mahasantri Mahad al Jamiah al Aly Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki, Red), program beasiswa ini merupakan program corporate social responsibility (CSR) BRI, Selasa (19/3).
Beasiswa pendidikan BRI Peduli itu sebesar Rp 175 juta untuk 35 mahasantri Mahad al Jamiah al Aly yang terdiri dari berbagai fakultas. Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menegaskan bahwa bantuan beasiswa BRI Peduli ini diharapkan bisa membantu para mahasiswa dalam menempuh studinya di UIN Maliki. Selain itu, para mahasantri yang mendapatkan beasiswa ini diambil melalui proses seleksi yang ketat. “Insyaallah mereka yang terpilih mendapatkan beasiswa sudah tepat sasaran,” paparnya.
Selain itu, kata dia, 35 mahasantri ini juga memiliki tangungjawab untuk belajar memperdalam ilmu agama melalui kajian kitab kuning yang dibimbing langsung oleh mudirul mahad al Jamiah al Aly KH. A. Muzaki. “Dengan program pendidikan mahad ini diharapkan lulusannya bisa menguasai kitab kuning, serta siap menjadi pemimpin di tengah masyarakat,” harapnya.

1869_mou-bri.jpg

Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Malang M. Zulham Salahuddin berharap agar bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi para mahasantri dan UIN Maliki Malang. Dia juga berharap kerjasama antara BRI dengan UIN Maliki Malang tidak hanya berhenti disini saja, namun apa yang menjadi kebutuhan UIN Maliki ke depan pihak BRI akan siap mendukung.
Misalnya saja persoalan pembiayaan pembangunan kampus III UIN Maliki Malang di Kota Batu, Jika UIN Maliki Malang berkenan BRI untuk memberikan bantuan pinjaman dana kepada kontraktor maka BRI siap mendukung proses pembangunan gedung tersebut. “Yang penting pinjaman yang diajukan sesuai dengan aturan yang berlaku di BRI,” paparnya.
Untuk itu bagi penerima beasiswa diharuskan menjaga prestasi terutama IPK. “Kami ucapkan terima kasih kepada UIN Maliki Malang karena telah menjalin kerja sama yang baik dengan kami, kedepan kami berharap kerjasama ini bisa terus meningkat. Bahkan tidak hanya beasiswa namun juga sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan, kami siap membantu untuk meningkatkan kerjasama BRI dan UIN Maliki Malang,” terangnya.

Lebih Lanjut »
873 PESERTA BERSAING DI MUFI KE-5
Iffatunnida Senin, 18 Maret 2019 . in Berita . 608 views
1867_mufi.jpg

GEMA-Jam’iyah Dakwah wa al Fann al Islamy (JDFI) Pusat Mahad Al Jamiah (PMJ) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Musabaqoh Funuun Islamiyah (MUFI) ke-5. Kompetisi seni Islami tingkat nasional ini diikuti oleh 246 kontingen dengan jumlah 873 peserta.
Secara resmi acar dibuka di Home Theatre Fakultas Humaniora. Direktur PMJ Dr. Ahmad Muzakki memberi sambutan pembuka di hadapan seluruh peserta, pengasuh, dan pengurus PMJ.
Ia menekankan, selain berkompetisi, pihaknya ingin agar MUFI menjadi ajang silaturahim tahunan. Dengan tujuan mulia tersebut, makan persaingan sehat akan tercapai. “Karena kita di sini tidak hanya bersaing, tapi juga berbagi ilmu tentang seni untuk meningkatkan prestasi,” imbuhnya.
Muzakki melanjutkan, MUFI rutin diadakan setiap tahunnya dengan membawa misi pelestarian warisan leluhur. Seluruh kategori lomba yang diadakan menjadi wujud dijaganya kearifan lokal di nusantara. “Di sini kita buktikan kalau seni bisa jadi sarana dakwah Islam yang baik di Indonesia,” tegasnya. (kh/nd)

Lebih Lanjut »
UIN MALANG DARI MASA KE MASA
Abadi Wijaya Sabtu, 16 Maret 2019 . in Berita . 1355 views
1866_apt-sejarah.jpg
Deretan sejarah UIN Maulana Malik Ibrahim untuk menyambut APT Tahun 2019, Kamis (15/3).


GEMA-Pemandangan baru tersaji di lantai Gedung Rektorrat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sejak Selasa (12/3). Jajaran foto berukuran besar terpajang sepanjang ruang lobi. Persiapan ini adalah untuk menyambut kedatangan asesor yang akan melakukan asesmen lapangan di UIN Maulana Malik Ibrahim, Kamis (15/3).
Foto yang berjajar rapi ini menyajikan kejadian-kejadian penting yang telah berlangsung selama perjalanan panjang UIN Malang. Perguruan tinggi Islam di Malang ini menyiapkan napak tilas tersebut dalam bentuk poster yang dibingkai dan dirangkai dengan rapi sepanjang Gedung Rektorat Lt. 1.
Kampus yang bertransformasi menjadi UIN di tahun 2009 ini memiliki sejarah prestasi yang sangat membanggakan. Tidak hanya dalam segi pengembangan akademis namun juga non akademis bagi mahasiswanya. Tak heran jika setiap tahunnya kampus ini menorehkan beragam jenis penghargaan baik dari dosen, mahasiswa, ataupun tenaga kependidikannya.
Terlebih dengan semboyan Ulul Albabnya, kampus hijau berhasil mengintegrasikan kekuatan dzikir, fikir, dan amal sholeh dalam pembentukan karakter setiap mahasiswanya. Tentu hal tersebut juga berkat kerja keras dari seluruh sivitas akademis dari UIN Malang sendiri.
Semoga rangkaian Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) yang akan menentukan nasib kampus selama lima tahun ke depan ini dapat berjalan lancar dan mendapat hasil maksimal. (aqa/nhl)

 

 

Lebih Lanjut »
AFERIN: UNJUK HASIL KARYA SAAT SAMBUT ASESOR
Abadi Wijaya Sabtu, 16 Maret 2019 . in Berita . 855 views
1865_aferin.jpg
Budi Nurani Ruchjana salah satu asesor dari Tim Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tingga saat meninjau langsung stand kaligrafi, Kamis (15/3).

 

GEMA-Bertepatan dengan agenda Asesmen Lapangan Reakreditasi Perguruan Tinggi, UIN Malang menyiapkan berbagai agenda untuk menyambut kedatangan tim Asesor, Kamis (15/3).
Asosiasi Kaligrafi UIN Malang (Aferin), salah satu komunitas mahasiswa yang turut menyambut agenda ini dengan bangga untuk memamerkan hasil karya dari anggotanya di Gedung Rektorat Lt. 5 bersamaan dengan booth UIN Maliki Press.
Komunitas kaligrafi yang menerapkan sistem sanad dalam pembelajarannya ini terbentuk sejak 2015. Mulanya, pengajar khot yang dimiliki oleh Aferin masih satu. Hal itu dikatakan Rini Yulia Maulida sala satu inisiator terbentuknya komunitas Aferin pada tim Gema. Mahasiswi Teknik Arsitektur tersebut berharap agar ke depannya dapat menghasilkan para anggota juga dapat medapatkan ijazah resmi yang dapat digunakan sebagai lisensi untuk mengajar khot.
Prestasi yang ditorehkan Aferin sudah tidak bisa diragukan kembali, karenanya perkumpulan mahasiswa pecinta seni kaligrafi ini juga pernah menggelar pameran khot di Dubai. Tidak hanya itu, awal tahun 2019 dua anggota Aferin berhasil meraih penghargaan kejuaran kategori Khot Diwani dan Khot Riq’ah di Singapura. “Untuk semua saja yang sedang atau ingin menekuni bidang seni kaligrafi, saya harap dapat memiliki kesabaran tingkat tinggi dalam setiap proses pembelajarannya,” pesan mahasiswi lulusan Sekolah Kaligrafi Al Quran (SAKAL) Jombang ini. (aqa/nhl)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up