HUMAS UIN MALANG – Wisata Winong, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, dipenuhi keceriaan pada Senin (23/12) dalam perayaan Peringatan Hari Ibu yang diramaikan dengan Festival Menghias Payung dan Donat. Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Indomaret dengan Kelompok Bermain (KB) dan PAUD se-Kecamatan Poncokusumo, serta menghadirkan berbagai stand bazar dari mitra Indomaret.
Festival ini menjadi momen yang dinanti-nanti, di mana kreativitas peserta diuji dalam menghias payung dan menghias donat. Para orang tua tampak antusias dalam menghias payung dengan motif warna-warni yang memikat, sementara anak-anak bersemangat dalam menghias donat dengan toping yang bermacam-macam dengan didampingi gurunya masing-masing. Hasil kreasi mereka tidak hanya memukau, tetapi juga menciptakan suasana penuh keceriaan.
Tidak hanya itu, stand bazar dari mitra Indomaret turut memeriahkan acara, menawarkan beragam produk menarik, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga jajanan khas yang menggoda. Kehadiran stand ini menambah pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi pengunjung yang hadir. “Acara ini luar biasa! Kami tidak hanya bisa berkreasi bersama anak-anak, tetapi juga menikmati suasana yang hangat dan penuh kebersamaan,” ujar Ibu Jumilah, salah satu Wali Murid yang turut serta dalam festival.
Acara ini menjadi bukti nyata meriahnya perayaan Hari Ibu yang dikemas dengan cara kreatif, edukatif, dan penuh makna. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, menjadikan Wisata Winong sebagai pusat kreativitas dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Malang.
HUMAS UIN MALANG - KKM Aksaradana 128 Universitas Islam Negeri (UIN) Malang melaksanakan kegiatan pengajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Masjid Nurul Huda, Tumpakrejo, Kalipare, mulai Selasa, 24 Desember 2024. Kegiatan ini berlangsung setiap hari Senin hingga Kamis dari pukul 15.30 hingga 17.00 WIB, di mana mahasiswa mendampingi anak-anak dalam belajar mengaji, mulai dari iqro’ hingga membaca Al-Qur’an. Dengan jumlah murid sekitar lima puluh orang, kegiatan ini melibatkan anak-anak dari usia PAUD hingga SMP.
Dalam kegiatan ini, anggota KKM tidak hanya fokus pada pengajaran Al-Qur’an, tetapi juga menyampaikan materi tambahan seperti Bahasa Arab, Tajwid, dan Fasholatan. Materi tersebut diajarkan oleh anggota KKM yang berbeda, termasuk Uswatun Khasanah untuk Bahasa Arab dan Farida Mualifatus Sa’diyah untuk Tajwid. Antusiasme para murid dan dukungan orang tua sangat terlihat, dengan banyak orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka untuk mengikuti pendidikan agama.
Sebagai bagian dari program ini, anggota KKM 128 juga mencetak dan membagikan buku doa harian yang dirancang sendiri. Buku ini bertujuan untuk mempermudah murid dalam menghafal doa-doa harian sekaligus sebagai kenang-kenangan dari pengalaman belajar mereka di TPQ. Inisiatif ini menunjukkan komitmen mahasiswa untuk tidak hanya mengajar tetapi juga memberikan alat bantu belajar yang bermanfaat bagi anak-anak.
Para ustadzah di TPQ menyatakan bahwa keberadaan mahasiswa KKM 128 sangat membantu dalam mendampingi proses belajar mengaji dan menambah materi yang belum pernah diajarkan sebelumnya. Mereka berharap kegiatan ini dapat berlanjut meskipun masa tugas KKM telah berakhir, sehingga generasi muda dapat terus mendapatkan pendidikan agama yang berkualitas. Dengan dedikasi ini, mahasiswa KKM 128 berkontribusi dalam mencetak generasi Islami yang kuat dan berkarakter.
HUMAS UIN MALANG - Kelompok 40 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Philoxenia mendedikasikan program yang meningkatkan pendidikan, khususnya anak-anak. Program ini berupa bimbingan belajar untuk anak-anak pada berbagai jenjang mulai dari PAUD, TK, hingga SD.
Kegiatan ini berlangsung mulai Senin (23/12/2024) di tempat TPQ sekitar dusun Glagah Ombo. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan dan suasana belajar yang hangat dan menyenangkan. Anak-anak datang dengan antusias tinggi untuk belajar bersama para mahasiswa kelompok Philoxenia yang mengajarkan materi dengan cara kreatif dan interaktif.
Selama kegiatam KKM ini, anak-anak PAUD dan TK, akan diajarkan keterampilan dasar, seperti mengenal huruf, angka, dan warna melalui permainan edukatif. Sementara bagi anak-anak jenjang SD, pembelajaran difokuskan pada penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.
“Kami ingin anak-anak di desa ini merasakan bahwa belajar itu menyenangkan. Dengan pendekatan yang santai tapi tetap terarah, kami berharap dapat membangkitkan semangat mereka untuk terus belajar,” ujar salah satu anggota kelompok Philoxenia.
Program ini disambut hangat oleh masyarakat desa. Pasalnya, mereka, khususnya orang tua merasa terbantu dengan adanya jam belajar tambahan ini, terutama di masa liburan sekolah. Para orang tua berharap kegitan ini menjadi bermanfaat untuk mengurangi ketergantungan anak-anak dengan gadget. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dan masyarakat setempat.
Kelompok Philoxenia berharap program ini dapat menjadi awal dari perubahan positif di Desa Glagah Ombo, khususnya dalam bidang pendidikan. Dengan dedikasi dan kerja sama yang terjalin, mereka yakin generasi muda desa ini dapat tumbuh menjadi individu yang berprestasi dan berdaya saing.(sf)
HUMAS UIN MALANG - KKM Shankara 127 membuktikan bahwa toleransi dan keharmonisan antarumat beragama dapat menjadi kenyataan. Melalui program "Sinergi Keberagaman Masyarakat (SIGMA)", mereka berhasil menjembatani perbedaan keyakinan di Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, dan menciptakan ikatan yang lebih kuat antara kelompok mayoritas dan minoritas.
Program ini dilaksanakan pada 23 Desember 2024 di Gereja El Shaddai, Dusun Kampung Baru. Kelompok 127 Shankara berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan perayaan Natal 2024 dengan tema "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem". Mereka ikut menghias gereja, membuat photobooth, dan membungkus kado Natal.
Menurut anggota KKM Shankara 127, program ini mendapat sambutan hangat dari pihak gereja. "Kami menjalin silahturahmi yang baik dan berdiskusi tentang pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman," ujar mereka. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi dan saling menghormati dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan inklusif.
Program SIGMA diharapkan dapat memperkuat pemahaman antara kelompok mayoritas dan minoritas, sejalan dengan sila ke-3 Pancasila. Dengan demikian, diskriminasi dapat diminimalkan dan nilai-nilai toleransi semakin kuat tertanam dalam kehidupan bermasyarakat.
KKM Shankara 127 berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjaga harmoni di tengah keragaman dan mewujudkan Indonesia yang damai, inklusif, serta bebas dari diskriminasi dan SARA.
HUMAS UIN MALANG - Kelompok 40 Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM Philoxenia) turut andil dalam membantu warga melanjutkan pembangunan pedestrian di lingkungan Dusun Glagah Ombo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Malang, Sabtu (21/22/2024).
Terlihat sejumlah warga bersama Kades Sumbersuko dan Kasun Glagah Ombo dan mahasiswa yang lain turun bahu membahu membangun pekerjaan itu. Menurut Jabbar, salah satu mahasiswa KKM, untuk mempercepat proses pekerjaan, mereka membagi tim menjadi beberapa kelompok kecil. Sebagian kelompok bertugas mengangkat paving blok, sebagian lagi mengangkat pasir dan kerikil, dan kelompok terakhir bertugas memasang paving.
"Saat pemasangan paving, kami dibantu oleh pak kades yang memberikan panduan serta trik agar pemasangan paving tersusun rapi dan sejajar," tuturnya.
Lebih lanjut, Jabbar menjelaskan apa yang diarahkan Kades. "Langkah pertama adalah menaburkan pasir pada bagian jalan yang akan dipasang paving, kemudian meratakannya menggunakan papan agar ketinggian pasir seragam. Jika pasir sudah rata, paving siap dipasang dengan pola zig-zag secara berulang. Jangan lupa memukul paving agar terpasang dengan kuat. Setelah semua paving terpasang, pastikan tidak ada rongga di antara paving. Apabila terdapat rongga, padatkan dengan pasir hingga rongga tertutup sempurna," begitu jelasnya.
Setelah pemasangan paving selesai, cetakan papan dipasang di pinggir pedestrian agar beton yang akan dicor tidak melebar ke luar pedestrian. Langkah berikutnya, membuat adukan beton dengan perbandingan campuran 1:2:3 (semen, pasir, kerikil). Campuran ini digunakan agar beton memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan beban pejalan kaki.
Setelah adukan beton selesai, beton segera disebar pada papan cetakan yang telah disiapkan, lalu diratakan menggunakan raskam agar permukaannya rata dan tidak berbatu.
Terakhir, Jabbar berharap dengan adanya pedestrian ini dapat memudahkan warga dalam mengakses desa sehingga terjalinnya hubungan masyarakat dan bertetangga lebih baik, harmonis, dan rukun. (sf)
HUMAS UIN MALANG - Balai Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang menjadi tempat bersejarah bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Pasalnya, kegiatan pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) resmi dibuka, Jumat (20/12/2024).
Sebagai informasi, di desa tersebut terdapat tiga kelompok yang tersebar. Di antaranya, kelompok 110, 140, dan 40 dengan didampingi masing-masing Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), disambut hangat oleh Kepala Desa Sumbersuko dan perangkat desa lainnya.
Pembukaan KKM berjalan harmonis ditandai dengan pemotongan tumpeng yang diwakili oleh salah satu DPL yang hadir, yakni Halimi, S.Pd., M.Pd.i. kemudian diserahkan kepada Kades Sumbersuko.
Subekan (Kades Sumbersuko) mengisyaratkan, mahasiswa KKM kepada Kepala Desa Sumbersuko bisa melaksanakan program-program kerja yang telah direncanakan. Sesuai dengan tema yang diusung KKM UIN Maliki Malang tahun ini adalah "Moderasi Beragama, Pencegahan Stunting, Kemiskinan Ekstrim, dan Parenting".
Kades Sumbersuko juga berpesan kepada semua mahasiswa KKM yang hadir dalam acara pembukaan untuk dapat saling berkoordinasi dan membaur dengan warga-warga di Desa Sumbersuko.
Salah satu mahasiswa KKM, Sherly dan anggota yang lain semangat berbagi pengetahuan. "Melalui kegiatan KKM ini, kami yakin bahwa kami bisa membagikan ilmu kita, untuk membangun semangat ibu-ibu Dusun Glagah Ombo mempelajari dan memahami metode parenting yang bagus untuk anak anak usia dini," yakinnya.
Dalam pembacaan do'a bersama, para mahasiswa KKM, para perangkat desa Sumbersuko berharap semoga kegiatan KKM UIN Malang tahun 2024 dapat berjalan sukses dan lancar serta memberikan manfaat baik bagi warga di Desa Sumbersuko. Kegiatan pembukaan KKM diakhiri dengan sesi foto bersama (Mahasiswa KKM, Dosen Pembimbing Lapangan dan Kepala Desa). (sf)
HUMAS UIN MALANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pagi ini menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Komando Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahasurya Satuan 881 Wiracakti Yudha. Acara ini menjadi tonggak estafet kepemimpinan dari Komandan Oscar Nourisma Ratu kepada Komandan Lukman Wahid untuk periode 2025. Senin, 23 Desember 2024.
Bertempat di Aula Gedung Rektorat Lantai 5, sertijab tersebut dihadiri oleh tokoh penting, termasuk Kapolsek Lowokwaru, Komandan TNI AU, Komandan TNI AL, serta Komandan Ikatan Anggota Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Jawa Timur. Prosesi berlangsung khidmat di bawah arahan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK), Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, yang juga mengambil sumpah langsung Komandan terpilih.
Dalam sambutannya, Dr. Barnoto menegaskan pentingnya momentum sertijab ini sebagai lebih dari sekadar acara seremonial. "Ini adalah tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dan menciptakan terobosan baru guna meningkatkan reputasi Menwa UIN Maliki Malang. Saya mengapresiasi kerja keras Komandan demisioner, Oscar Nourisma Ratu, dan berharap semua anggota Menwa terus menjaga nama baik organisasi," tegasnya.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang hadir, termasuk perwakilan dari kepolisian, militer, dan komandan Menwa se-Malang Raya, yang memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan acara ini.
Komandan baru, Lukman Wahid, diharapkan mampu membawa angin segar dalam kepemimpinannya. Dalam pesannya, Dr. Barnoto juga mengajak seluruh anggota Menwa untuk terus belajar dan melatih diri menghadapi tantangan di masa depan. "Semoga sertijab ini menjadi momentum baik dalam mengawali estafet kepemimpinan baru," harapnya.
Upacara ini sekaligus menjadi simbol kekuatan solidaritas dan komitmen Menwa dalam menjaga citra positif organisasi, serta mempersiapkan generasi pemimpin muda yang tangguh dan berintegritas.
HUMAS UIN MALANG - Kegiatan Pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang digelar di Kantor Kecamatan Poncokusumo yang terletak di Jl. Raya Wonorejo No. 4, Wonorejo, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang (20/12).
Acara ini dihadiri oleh Bapak Camat Poncokusumo, Bapak Didik Agus Mulyono S.P, M.AP, beserta jajaran Perangkat Kecamatan Poncokusumo, Kepala Desa Kecamatan Poncokusumo, Pembina/DPL serta perwakilan dari setiap Kelompok KKM. Acara pembukaan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan mengusung tema “Moderasi Beragama, Pencegahan Stunting, Parenting dan Mencegah Kemiskinan Ekstrim.”
Acara pembukaan ini menjadi awal dari kegiatan KKM yang dilakukan oleh Mahasiswa dan menjadi pengalaman baru dalam membentuk kolaborasi baru bersama masyarakat untuk menjadi lebih baik. “Diharapkan untuk mahasiswa melakukan pengabdian Masyarakat dengan membawa nama baik almamater, pribadi dan juga nama baik orang tua," ucap bapak Imam Sukadi, selaku Koordinator DPL.
Acara puncak dari pembukaan ini adalah pemasangan ID Card kepada perwakilan mahasiswa KKM sebagai bentuk penyerahan mahasiswa kepada pemerintahan desa serta pemotongan tumpeng yang dipimpin langsung oleh Bapak Camat. Bapak Camat menuturkan bahwasanya Mahasiswa dapat lebih menekankan pada penguatan moderasi agama tanpa membawa hal-hal baru yang tidak lazim di desa. Mahasiswa turut serta memetakan potensi dan memecahkan masalah yang dapat didiskusikan dengan pemerintah desa untuk pemecahan masalah yang banyak terjadi di kalangan masyarakat.
Dengan dibukanya acara KKM ini, diharapkan mahasiswa menjadi pribadi yang lebih baik dalam bersosialisasi dengan masyarakat dan memberi kesan yang baik serta manfaat yang baik pada seluruh masyarakat desa yang ditempati. Semoga kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa ini dapat terus terjalin erat, memberikan manfaat bersama, dan meninggalkan jejak pengabdian yang bermakna.
Reporter : Nuril Nuzulia Afifa dan Ida Masayu Putri
HUMAS UIN MALANG – Kecamatan Poncokusumo menjadi tuan rumah bagi mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun akademik 2024/2025. Dalam acara penerimaan yang digelar di kantor kecamatan, mahasiswa disambut dengan hangat oleh Camat Poncokusumo, Bapak Didik, beserta jajarannya, didampingi Koordinator DPL KKM, Bapak Imam Sukadi.
Bapak Imam Sukadi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesediaan Kecamatan Poncokusumo menerima mahasiswa KKM. Beliau menekankan bahwa KKM adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama kuliah. "Kegiatan ini adalah wujud pengabdian kepada masyarakat dan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata di bidang moderasi beragama, penanganan stunting, dan parenting," jelasnya.
Sebagai pihak tuan rumah, Bapak Didik selaku Camat Poncokusumo mengapresiasi kedatangan mahasiswa KKM. "Kami merasa terhormat atas kepercayaan UIN Malang memilih kecamatan kami. Semoga program KKM ini tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membangun hubungan sosial," ujarnya. Ia juga berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik universitas dan keluarga selama beraktivitas di kecamatan.
Dalam acara tersebut, Camat Didik memperkenalkan karakteristik Kecamatan Poncokusumo yang masyarakatnya mayoritas petani dan pedagang, dengan potensi besar di sektor wisata dan UMKM. Ia mendorong mahasiswa untuk berkolaborasi dengan perangkat desa guna menciptakan inovasi yang bermanfaat. “Junjung tinggi kearifan lokal dan adaptasi dengan budaya masyarakat setempat,” pesannya.
Acara penerimaan ini diakhiri dengan motivasi kepada mahasiswa untuk menjalani KKM dengan semangat. Mereka diharapkan dapat mengabdi, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi warga Poncokusumo, sekaligus mendapatkan pengalaman yang akan berguna untuk masa depan mereka.