HUMAS UIN MALANG-Mahasiswa UIN Maliki Malang, Muhammad Riyadi Nugraha dan Muhammad Hafidhil Ahkam yang sedang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Mahsiswa (KKM) Thailand, mengikuti perayaan Isra & Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di Lapangan Eakkapap Pattana School, Pattani, Thailand, tepat pada Kamis (25/01/2024). Perayaan Isra Mi’raj ini berlangsung meriah dengan adanya berbagai perlombaan yang diikuti oleh pelajar Mattayom (jenjang sekolah menengah pertama dan atas). Di antara perlombaan yang ada yaitu lomba nasyid, tilawah Al-Qur’an, khitobah, muhadatsah tiga bahasa (Bahasa Melayu, Arab, Inggris), adzan, dan cerdas cermat. Selain itu, ada juga penyampaian ceramah dan ada sesi pemberian sertifikat bagi pelajar berprestasi di sekolah.
Kepala sekolah Eakkapap Pattana School atau juga biasa disebut Ma’had Al-Wahdah, Babo Ma (babo: panggilan untuk kiai di Thailand) mengatakan bahwa peringatan ini adalah kegiatan perdana yang diadakan oleh sekolah. Dia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat para pelajar dalam meningkatkan prestasi belajar. “Semoga dengan adanya kegiatan ini pelajar bahagia, dan juga bisa meningkatkan prestasi belajar mereka, serta mampu berpikir dan berkomunikasi dengan baik” lanjutnya. Sejalan dengan ini, Ustadz Muhammad Zin Methalong sebagai ketua pengajaran bagian Agama menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wasallam saja, tapi juga harapannya agar pelajar bisa terus meningkatkan kemampun kreativitasnya. “Di samping kita meneladani peristiwa agung dalam perjalanan Isra & Mi’raj ini, semoga kemampuan kreativitas kita semakin baik. Semangat membaca, semangat menulis, dan jangan lupa untuk berpikir positif,” ucapnya saat memberi sambutan. Pada akhir acara, ada pembagian hadiah undian kepada seluruh pelajar dan dewan guru yang ada. Hadiah tersebut adalah berasal dari dewan guru dan beberapa kalangan masyarakat, yang kemudian diserahkan kepada sekolah. Adapun hadiah yang dibagikan cukup menarik. Seperti kipas, payung, guling, selimut, meja, buku, sejadah, uang, dan masih banyak lagi. Turut hadir dengan aktif dan antusias sekitar 50 pelajar, dan 20 dewan guru. Kegiatan ini juga sebagai ajang unjuk minat dan bakat para pelajar, serta untuk memberikan ruang kesempatan dalam meningkatkan kreativitasnya. Sebagai informasi, peringatan Isra Mi'raj di Thailand juga sebenarnya tidak jauh beda dengan Indonesia, khususnya warga nahdliyyin. Baik secara esensial maupun eksistensial.
HUMAS UIN MALANG - Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program pengabdian masyarakat di Thailand dalam bentuk “International of Community Engagement Program”. Program ini dilaksanakan mulai tanggal 04 Januari sampai 04 Pebruari 2024, bekerjasama dengan Al Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development, Songkhla Thailand.
“Yayasan al Hidayah Waqaf Foundation ini menaungi sekitar seratus lembaga pendidikan dan sosial di seluruh wilayah Thailand. Oleh karena itu kami sangat senang jika ada saudara kami dari Indonesia yang mengirim mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan di sini. Tentu hal ini akan membantu mempermudah pelaksanaan program kerja yayasan sosial”ujar Adul Meatam, direktur yayasan.
Pria bersahaja yang fasih berbahasa Indonesia itu sangat berharap kehadiran mahasiswa Indonesia lebih banyak lagi. Kegiatan pengabdian berpusat di tiga tempat meliputi Santiwittaya School Pattani, Muslimeen Suksa School Hat Yai, dan Satit Phatnawitya Yala. Di lokasi terakhir ini peserta pengabdi dari UIN Malang membantu kegiatan ‘Sport Days’ yang berlokasi di Yalla Stadium Futsal dan Chang Phueak Stadium Yala Thailand. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 21- 24 Januari 2024.
Sport Days adalah ajang kompetisi olahraga tahunan yang diselenggrakan oleh Kementerian Olahraga Thailand. Seluruh sekolah di Thailand secara rutin menyelenggarakan kegiatan Sport Days disetiap tahunnya dengan waktu pelaksanaan yang berbeda-beda, sesuai jadwal pelaksanaan dari lembaga tersebut. Cabang yang dilombakan meliputi sepak bola, tarik tambang, lari estafet, basket, bola voli, dan lainnya. Seluruh siswa, guru, dan wali murid berpartisipasi dalam acara tersebut, mulai dari kindergarten, primary, dan secondary. Dalam acara ini para siswa dibagi menjadi empat tim meliputi red team, green team, yellow team, dan pink team. “Kegiatan Sport Days tahun ini dilaksanakan selama empat hari. Pada akhir kegiatan saaat ini ada pertunjukkan penampilan siswa dari kindergarten dan primary. Tema pertunjukkan mengusung Free Palestine” jelas Rosdee Mangkachi, direktur Satit Phatnawitya School.
Kegiatan tahunan ini merupakan kegiatan yang meriah dan selalu ditunggu oleh siswa dan wali murid. “Ini merupakan acara tahunan yang sangat meriah dan saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam acara ini. Karena para orang tua turut hadir untuk menyaksikan penampilan anaknya” ujar Harif siswa primary 6. Ada beberapa jenis lomba yang juga diikuti oleh wali murid dan guru seperti tarik tambang dan sepak bola.
Pada acara sesi penutupan diisi dengan beberapa penampilan daerah. Guru dari Philipina menampilkan dance dan Mahasiswi UIN Malang menampilkan tarian daerah dari Indonesia. Penarinya yaitu empat mahasiswa dari prodi Farmasi yaitu Afrih Namya Qayyima, Bella Tri Yuliana Putri, Hawa Ainul Fanfa, Rara Puspita Putri. Dua mahasiswa dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Annis Nur Jamilah, Farhana Izzatul Humairoh. Satu mahasiswa prodi Sastra Arab, Prafitriyani Putri. Dan satu mahasiswa prodi Manajemen yaitu Aida Fitriah. (Kontributor Farhana Izzatul Humairoh & Syaiful Mustofa).
HUMAS UIN MALANG – Mahasiswa KKM Kelompok 166 “Jaladhi” terus mengupayakan kebaikan yang dibingkai dalam program edukasi moderasi beragama dengan tema "Menghargai Keberagaman dengan Penuh Kebaikan" di Musholla Wakaf Nurur Rohman, Sedayu, Turen, Selasa (23/1).
Kegiatan yang diikuti puluhan murid TPQ dan Belajar Bersama Jaladhi (Bemadhi), serta orang tua dari para murid itu bertujuan untuk memperluas wawasan keagamaan dan tali persaudaraan antar sesama.
Menariknya, Kak Rahma dan Kak Vina, selaku pemateri dalam program edukasi ini menjelaskan ekspresif kepada para murid sehingga mereka terkesan dan tertarik untuk menyimak pembahasan moderasi beragama dan toleransi ini. Selain itu, tak jarang mereka bertukar wawasan nilai-nilai keberagaman dan praktiknya dalam kehidupan sehari-hari.
Kak Rahma, dalam materinya, menjelaskan kerukunan menjadi aspek utama dalam menjaga perdamaian yang harus dirawat bersama. “Pada dasarnya setiap orang wajib rukun agar bisa mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia, moderasi beragama wajib dilakukan oleh semua agama agar memiliki sikap saling menghargai setiap perbedaan sehingga kita bisa damai,” begitu jelasnya.
Senada dengan Kak Rahma, Kak Vina juga mencontohkan beberapa tindakan dalam moderasi beragama, “Ada banyak contoh sikap toleransi ya teman-teman, seperti kita menghormati keberagaman, saling membantu orang lain yang membutuhkan, berdoa dengan ikhlas dan menghormati tempat ibadah agama lain juga contoh toleransi kepada sesama,” ucap perempuan berkacamata itu.
Sementara ketua pelaksana program ini, Kak Azka Elmirza Fajri, mengungkapkan rasa senangnya bisa duduk bersama untuk mengedukasi anak-anak melalui program kerjanya, "Senang sih, antusiasnya luar biasa dari mereka yang datang. Tujuannya, kami ingin memahamkan tentang moderasi beragama,” ungkapnya.
Selanjutnya, ia menambahkan kalau sikap saling menghargai merupakan bagian penting dalam kehidupan bersama. “Selain itu, pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari, dan merangkul keberagaman sebagai kekayaan bagi masyarakat," imbuhnya.
Kak Azka, sapaan akrabnya, juga berpesan mengenai toleransi antar agama. "Kerukunan antar umat beragama harus kita jaga bersama. Sebab, toleransi adalah kunci utama untuk membangun masyarakat yang harmonis dan damai," tegasnya.
Selain tema yang diusung ini relevan dan fokus pada pendekatan edukatif dan program ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong sikap positif terhadap perbedaan dan keberagaman. Program edukasi moderasi beragama ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi anak-anak untuk menerapkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari mereka. (sf)
PALEMBANG, 23 Januari 2024 — Pada hari Selasa 23 Januari 2024, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama dengan beberapa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Zarqa University, Yordania. Acara bersejarah ini diselenggarakan di UIN Raden Fatah Palembang, menciptakan platform kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan penelitian di bidang studi Islam. Penandatanganan MoU ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam berbagai bidang, termasuk pertukaran akademis, penelitian bersama, dan pengembangan program studi. Perjanjian ini juga bertujuan untuk mendorong pertukaran budaya antara institusi-institusi pendidikan tinggi Islam.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Dr. Isroqunnajah, M.Ag. (Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga) yang mewakili Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan para Rektor atau yang mewakili dari 53 PTKIN lainnya, serta delegasi dari Zarqa University Jordan. Suasana kerjasama dan semangat untuk memajukan pendidikan tinggi Islam begitu kental terasa selama acara. Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khadijah, M.Ag., menyampaikan bahwa kerja sama ini akan membuka peluang baru bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk mengakses sumber daya dan pengalaman internasional yang lebih luas. Pentingnya kerja sama lintas batas ini ditekankan dalam sambutan oleh perwakilan dari Zarqa University Jordan, yang menyambut hangat kolaborasi ini sebagai langkah menuju pemahaman dan peningkatan ilmu pengetahuan yang lebih mendalam. Dengan penandatanganan MoU ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan PTKIN lainnya meletakkan dasar yang kuat untuk kerja sama lintas negara yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua belah pihak. Setelah even penandatanganan MoU tersebut, dilanjutkan dengan rapat forum Wakil Rektor dimana Dr. Isroqunnnajah, M.Ag., terpilih sebagai Ketua Forum Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Dalam sambutannya, Dr. Isroqunnnajah menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh anggota forum dan menguraikan visinya untuk masa depan Forum Wakil Rektor bidang Kerja Sama. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi, sinergi, dan maju di antara institusi PTKIN untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian dalam bidang studi Islam.
HUMAS UIN MALANG - Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd., Kepala Biro AUPK Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Maliki Malang untuk meningkatkan pengabdiannya demi mencapai tujuan kemajuan pendidikan tinggi di kampus tersebut. Selasa, 23 Januari 2024.
"Dalam menjadi pegawai, kita selalu terikat dengan aturan yang harus dipenuhi," kata Dr. H. Ahmad Hidayatullah. Ia menegaskan keinginannya agar tidak ada lagi karyawan yang tidak mendukung tujuan kampus menjadi perguruan tinggi Islam unggul dan bereputasi internasional.
"Saya ingin semuanya bisa bekerja optimal untuk kemajuan kampus ini," tambahnya. "Jadi, yang sudah menjadi ASN, tolong jagalah stabilitas komitmen untuk UIN Maliki Malang agar benar-benar membuahkan hasil optimal."
Pegawai diharapkan untuk mengucapkan sumpah pegawai dan jabatan, setia serta taat sepenuhnya kepada konstitusi Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia. Mereka juga diminta mentaati segala ketentuan peraturan yang termaktub dalam perundang-undangan, serta menjunjung tinggi martabat ASN dengan mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan.
"Tidak hanya itu, ASN juga harus mampu memegang dokumen rahasia negara," tegas Dr. H. Ahmad Hidayatullah. Selain itu, integritas dan disiplin yang tinggi juga dianggap sebagai hal yang mutlak bagi para ASN di lingkungan UIN Maliki Malang.
HUMAS UIN MALANG - Ratusan tenaga pendidik dan kependidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menerima pengarahan langsung dari Wakil Rektor Bidang AUPK, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si, di aula gedung rektorat lt.5 pada hari ini, Selasa, 23 Januari 2024
Prof. Ilfi Nurdiana menekankan pentingnya pemahaman terhadap visi dan misi UIN Maliki Malang, yang bertujuan menjadi Perguruan Tinggi Islam Unggul Berputasi Internasional. "Tidak boleh ada ASN UIN Maliki Malang, baik PNS, PPPK, maupun BLU, yang tidak memahami visi kampus ini," tegasnya.
Seluruh pegawai, termasuk dosen dan tenaga kependidikan, diingatkan untuk memahami kriteria dan standar keunggulan kampus. Hal ini mencakup mutu SDM yang berkualitas, akreditasi A, publikasi internasional dosen, dan layanan berkualitas kepada mahasiswa. Prof. Ilfi Nurdiana menjelaskan bahwa hal ini menjadi syarat penting agar lembaga ini dapat bersaing secara internasional.
Dalam konteks kinerja dosen, Prof. Ilfi Nurdiana menyoroti standarisasi internasional, termasuk publikasi di jurnal internasional dan aktifitas dalam tridharma di tingkat regional dan internasional. "Semua dosen harus mendukung upaya kampus menuju rekognisi dan reputasi internasional," katanya.
Disiplin dan integritas juga menjadi fokus utama, dengan ancaman tindakan tegas terhadap pegawai yang tidak jujur terhadap jam kerja. Prof. Ilfi Nurdiana menegaskan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk kebaikan lembaga dan keluarga besar UIN Maliki Malang.
Dalam penutupannya, Wakil Rektor mengajak semua pihak untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pengabdian demi kemajuan Indonesia. "Mari bersama-sama perbaiki kinerja kita dan berkontribusi untuk Indonesia yang maju," pungkasnya.
HUMAS UIN MALANG - Pagi ini, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, bersama Kepala Biro AUPK Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd, melantik lima pejabat baru di lingkungan UIN Maliki Malang. Acara pelantikan ini berlangsung di kampus pada Senin, 22 Januari 2024.
Nama-nama pejabat yang dilantik kali ini mencakup berbagai bidang, melibatkan individu yang memiliki kapabilitas dan pengalaman yang dianggap mampu mengemban tugas-tugas strategis. Mereka adalah Eko Suprayitno, SE., M.Si., Ph.D sebagai Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Suud Fuadi, M.E.I sebagai Kepala UPT Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Dr. Ahmad Izzuddin, M.HI sebagai Kepala UPT Pusat Ma’had Al Jamiah, Saiful Anam, S.AP sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga pada Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, serta Sutrisno, S.AP sebagai Ketua Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Dalam arahannya, Prof. Zainuddin meminta agar seluruh pejabat yang baru dilantik memegang janji dan sumpahnya untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya integritas dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan.
"Saya berharap para pejabat memiliki komitmen, integritas, serta mampu melakukan inovasi dan perubahan ke arah yang lebih baik lagi dari sebelumnya," ujar Prof. Zainuddin.
Rektor juga memberikan pesan khusus kepada pejabat di berbagai posisi. Bagi Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah, diharapkan mampu menjadikan program studi tersebut menjadi yang terbaik. Untuk Kepala UPT Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Prof. Zainuddin berharap P2B memiliki aset yang tinggi dan terus berinovasi untuk mendukung pengembangan bisnis kampus.
"P2B harus memiliki modal yang besar untuk mengembangkan bisnisnya dan mendukung kampus menuju kampus unggul berstandar internasional," tegasnya.
Tanggung jawab Kepala UPT Pusat Ma’had Al Jamiah juga tidak luput dari sorotan. Prof. Zainuddin mengingatkan bahwa pengelolaan ma’had harus terus diperbaiki guna memberikan kenyamanan bagi para mahasantri. Ia menekankan bahwa tugas Dewan Kiai, yang bertanggung jawab atas mahad, memiliki tingkat tanggung jawab yang besar, mengingat mahasiswa dari berbagai fakultas bernaung di bawahnya.
"Perlu banyak belajar dan kesejahteraan Dewan Kiai juga harus diperhatikan karena tugas yang diemban berat," pungkasnya serius. Pelantikan ini diharapkan akan memberikan dorongan baru bagi kemajuan dan peningkatan mutu di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
KERJASAMA: Rektor Al-Asmariyah Islamic University Zliten dan Rektor UIN Malang melakukan penandatanganan nota kerjasama. Senin, 22 Januari 2024.
HUMAS UIN MALANG - Kerjasama strategis di bidang pengembangan ilmu pendidikan atau tridharma perguruan tinggi telah resmi dimulai antara Al-Asmariyah Islamic University Zliten, Libya, yang diwakili oleh Rektornya, Prof Dr. Mohammed Sulayman Mohammed Bin Abd. Al Hafeeth, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman yang memayungi jalinan kerjasama ini berlangsung dengan khidmat di ruang Rektor UIN Malang pada Senin, 22 Januari 2024.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, serta Kepala Unit dan lembaga yang berada di lingkungan UIN Malang. Kesempatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarlembaga pendidikan tinggi kedua negara. Dalam sambutannya, Prof Dr. Mohammed Sulayman mengungkapkan kekagumannya terhadap keramahan masyarakat Indonesia dan sambutan hangat dari Rektor UIN Malang dan pimpinan lainnya. Beliau berharap kerjasama ini dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan dunia pendidikan tinggi. "Setidaknya kehadiran dua kampus ini bisa memberikan manfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan ke depan," ucapnya penuh harap.
Prof Dr. Mohammed Sulayman juga memaparkan sistem akademik yang diterapkan di Al-Asmariyah Islamic University Zliten, Libya. Mahasiswa di kampusnya diberikan kebebasan untuk memilih studi dan dosen yang diinginkan, menciptakan suasana belajar yang nyaman dan fleksibel. "Kami memberikan keleluasan bagi para mahasiswa untuk memilih dan mendalami ilmu tertentu dengan dosen ahli pilihan mereka sendiri," terangnya. Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, menyambut kerjasama ini dengan senang hati. Menurut beliau, kerjasama ini sejalan dengan roadmap kampusnya untuk menjadi institusi unggul dan bereputasi internasional, terutama dalam pengembangan ilmu agama.
"Dalam waktu dekat, kerjasama ini akan ditindaklanjuti untuk pelaksanaan program pertukaran dosen dan mahasiswa di Al-Asmariyah Islamic University Zliten, Libya," ungkapnya. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi ini akan membuka peluang luas bagi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan wawasan, pengetahuan, serta pengalaman lintas budaya, yang diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan pendidikan tinggi di kedua negara tersebut.
HUMAS UIN MALANG - Kelompok KKM 165 UIN Malang merayakan penutupan terakhir mengajar di TK MUSLIMAT NU 15 KHODIJAH dengan penuh kehangatan (22/01).
Acara tersebut dimulai dengan sambutan dari para guru-guru TK MUSLIMAT NU 15 KHODIJAH yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama periode pengajaran.
Kelompok KKM 165 UIN Malang juga menyampaikan sambutan, membagikan pengalaman dan kesan selama mengajar di TK MUSLIMAT NU 15 KHODIJAH. Suasana haru dan kebersamaan semakin terasa saat pembacaan do'a bersama. "Kami mengharapkan kesuksesan dan kebahagiaan bagi anak-anak TK MUSLIMAT NU 15 KHODIJAH," ucap Akhyar Ketua KKM 165.
Kemudian dilanjutkan dengan Kegiatan kreatif yaitu finger painting dilakukan bersama anak-anak, guru-guru, dan anggota Kelompok KKM 165 UIN Malang sebagai tanda perpisahan yang penuh makna. Karya seni bersama tersebut akan menjadi kenang-kenangan indah dari perjalanan mengajar mereka. Kemudian adanya Sesi foto bersama menjadi momen yang tak terlupakan, menciptakan kenangan abadi kebersamaan selama periode pengajaran.
Sebagai penutup acara, dilakukan penyerahan kenang-kenangan sebagai tanda terima kasih dari KELOMPOK KKM 165 Kepada TK MUSLIMAT NU 15 KHODIJAH atas bimbingannya kepada kami selama periode mengajar Acara penutupan ini menciptakan kenangan yang tak tergantikan, mengukir cerita indah dalam perjalanan pendidikan dan kolaborasi yang berharga.