Daftar Kategori: Ulasan


RAKER 2023 HASILKAN RENCANA OPTIMAL UNTUK KINERJA 2024
Iffatunnida Jumat, 23 Juni 2023 . in Berita . 702 views
5661_close.jpg


UIN MALANG-Perhelatan Rapat Kerja (Raker) 2023 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi selesai. Sesi hari kedua dengan agenda Pendampingan Tindak Lanjut Evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2024 ini tetap diikuti oleh sekitar 80% peserta Raker. Mereka terdiri dari para pimpinan dan staf PPK di kantor pusat, fakultas, jurusan, pascasarjana, hingga UPT.
Kekonsistenan dan ketertiban peserta Raker 2023 diapresiasi Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA. Saat menutup acara, ia tuturkan agar hasil evaluasi dan saran dari tim reviewer segera dijadikan acuan revisi rencana kerja dan anggaran di sub-satuan kerja (subsatker) masing-masing. Meski baru akan direalisasikan pada 2024, persiapan jauh-jauh hari diyakininya akan memberikan hasil yang lebih matang. “Kita harap juga TOR di tiap subsatker minim revisi di tahun depan,” imbuhnya.

5662_close1.jpg


Selanjutnya, sebagai Ketua Pelaksana Rapat Kerja 2023, Karo AUPK Dr. Ahmad Hidayatullah menyampaikan beberapa hal di sesi penutup. Ia menilai bahwa semua peserta Raker merespon positif pelaksanaan kegiatan tahunan ini. “Hal ini dibuktikan dengan 80% kehadiran peserta yang mengikuti dari awal hingga akhir,” jelasnya.
Hasil review usulan rencana kerja dan anggara di setiap subsatker juga telah dilakukan selama waktu yang disediakan. Baik itu peserta maupun tim reviewer memanfaatkan waktu tersebut dengan baik dan maksimal untuk perbaikan kualitas TOR (Terms of Reference). Menurut Ahmad Hidayatullah, hampir semua masalah yang dikemukakan para pimpinan telah ditemukan solusinya. “Usulan-usulan yang kurang tepat juga sudah diarahkan sesuai ‘kamar’nya oleh reviewer,” tambah Karo AUPK. Keseluruhan rangkaian acara Raker 2023 yang sudah dirancang panitia diharapkan dapat memacu optimalisasi rencana kinerja seluruh satuan kerja di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tahun 2024 mendatang. (nd)

Lebih Lanjut »
EFEKTIF DAN EFISIENKAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN 2024
Iffatunnida Jumat, 23 Juni 2023 . in Berita . 587 views
5660_rakerd2.jpg


UIN MALANG-Rapat Kerja (Raker) 2023 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki hari kedua, Jumat (23/6). Jika sesi hari pertama adalah pembekalan dan arahan dari rektor dan ketua raker dan perencanaan, maka di hari kedua, para peserta menjajaki sesi bersama para reviewer yang telah ditunjuk oleh panitia raker. Tugas tim reviewer ialah mengevaluasi dan memberi masukan perbaikan TOR (Term of Reference) kepada seluruh lembaga di universitas.
Sesuai dengan tema Raker 2023, yakni Sinergi Kinerja dan Anggaran menuju Perguruan Tinggi Islam Unggul Bereputasi Internasional, para pimpinan, staf PPK serta staf perencanaan di seluruh level lembaga di kampus mendapatkan sesi khusus dengan reviewer. Para reviewer terdiri dari punggawa di Lembaga Penjaminan Mutu dan Satuan Pengawas Internal.
Agar lebih intens, sesi Pendampingan Tindak Lanjut Evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2024 dibagi ke empat ruangan terpisah. Keempat ruangan itu dikelompokkan berdasarkan unit satuan kerja, pertama, kantor pusat dan biro; kedua, fakultas dan pascasarjana; ketiga, lembaga; keempat, Unit Pelaksana Teknis.
Sesi yang berlangsung tertutup itu memberikan kesempatan bagi pimpinan di setiap satker untuk mengetahui apa saja yang perlu dibenahi dalam RKA-nya. Agar rencana kegiatan serta output kegiatan lebih jelas dan minim eror. Tentu saja hal ini dimaksud agar tidak ada kesalahan besar saat kampus disambangi tim audit dari kementerian terkait. (nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR: PERTAHANKAN REPUTASI POSITIF UIN MALANG
Iffatunnida Kamis, 22 Juni 2023 . in Berita . 1055 views
5658_raker1.jpg

UIN MALANG-Mengawali Rapat Kerja 2023 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rektor Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA. memberikan gambaran umum yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya, Kamis (22/6). Ia juga menekankan pentingnya perhelatan rutinan Raker ini untuk kelangsungan dan eksistensi kampus. Karenanya, rektor mewajibkan seluruh pimpinan di semua level untuk menghadiri Raker 2023 yang dilaksanakan selama dua hari (22-23/6) di Gedung Rektorat lt. 5 UIN Malang ini.
Ia menambahkan, seluruh peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan ini harus memiliki sikap serius saat diskusi hasil review rencana kerja dan anggaran. Menurut Prof. Zain, sikap serius dan kerja keras seluruh sivitas akademik akan memajukan UIN Malang. Ia tidak ingin kampus yang sudah berdiri selama beberapa dekade ini tertinggal dengan PTKIN lain. Pasalnya, PTKIN di Indonesia mulai bergeliat dan berkompetisi untuk membangun lembaganya. “Di sini tugas kita bukan hanya mengembangan UIN Malang, tetapi juga mempertahankan reputasi kampus sebagai percontohan PTKIN lain,” tutur rektor.

5659_raker2.jpg


Paparan rektor ini sesuai dengan amanah Kementerian Agama Republik Indonesia untuk semua PTKIN. “Khususnya yang sudah berstatus UIN, Kemenag ingin agar semua perguruan tinggi Islam mencanangkan diri untuk menuju rekognisi dan reputasi internasional,” jelas Prof. Zain. Hal ini sesuai dengan Roadmap UIN Malang yang memasuki international recognition di tahun 2021 hingga 2025, bahkan hingga 2030 nanti.
Prof. Zain juga menuturkan sasaran capaian serta pengembangan kelembagaan hingga 2024. Di antaranya ialah mempertahankan akreditasi A untuk institusi. Untuk itu, ada beberapa target yang wajib dicapai, yakni memiliki Perpustakaan unggul dan terakreditasi A, pengelolaan keuangan BLU terbaik, memiliki layanan unggul bersertifikasi ISO, dan yang terakhir memiliki sertifikasi dari lembaga akreditasi internasional untuk lembaga (AUN-QA, FIBAA, ASIIN, dan QS Ranking) serta sertifikasi dosen dan tendik. (nd)

Lebih Lanjut »
RAKER 2023: MANTAPKAN RENCANA KERJA MENUJU KAMPUS INTERNASIONAL
Iffatunnida Kamis, 22 Juni 2023 . in Berita . 727 views
5657_raker.jpg


UIN MALANG-Sebagai lanjutan dari Rapat Pimpinan yang dilaksanakan Maret silam, kini jajaran pimpinan universitas hingga fakultas dan unit berkumpul kembali dalam Rapat Kerja 2023. Ini merupakan rangkaian kegiatan pasca pelaksanaan rapat satuan kerja di masing-masing fakultas, jurusan, dan unit. Sesuai rencana, Raker 2023 dihelat selama dua hari (22-23/6) di Gedung Rektorat lt. 5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diawali dengan pelaksanaan Executive Meeting sehari sebelumnya (21/6).
Ketua Panitia Raker sekaligus Kabiro AUPK, Dr. Ahmad Hidayatullah, M.Pd. menyampaikan fokus utama pelaksanaan Raker 2023. Pertama, fokus para pimpinan ialah tentunya menghasilkan rencana kerja kegiatan serta anggaran tahun 2024. Selanjutnya ialah merealisasikan perjanjian kerja rektor UIN Malang dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Fokus ketiga ialah mewujudkan arah kebijakan universitas dengan rencana dan anggaran yang tepat. Yang terakhir ialah mewujudkan SK Rektor tentang IKU. “Keempat fokus ini kita diskusikan dengan matang untuk merealisasikan visi dan misi UIN Malang,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, ada empat arah kebijakan prioritas yang juga merupakan amanah Kementerian Agama RI. Pertama ialah menjadikan UIN Malang sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) pada tahun 2024. Kedua, mendukung UIN Malang menuju transformasi digital. Ketiga, mendorong kampus berlogo Ulul Albab menuju rekognisi dan reputasi internasional. Serta yang terakhir ialah mendapatkan akreditasi universitas yang unggul.
Untuk mencapai semua itu, masih kata Kabiro AUPK, harus ada tatanan kerja dan anggaran yang jelas. “Rencana kerja dan anggaran yang dihasilkan nanti harus efektif, efisien, dan menggunakan energi yang optimal,” tuturnya. Sebagai ketua panitia, Ahmad Hidayatullah menyampaikan bahwa sebanyak 200 peserta menghadiri Raker 2023. Peserta terdiri dari para pimpinan universitas, fakultas, jurusan, staf PPK, keuangan, serta tim panitia. (nd)

Lebih Lanjut »
UIN Malang Gelar Raker 2023 Menuju Kampus Bereputasi Internasional
Abadi Wijaya Kamis, 22 Juni 2023 . in Berita . 558 views
5656_karo.jpg
Kepala Biro AUPK Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd

 

HUMAS UIN MALANG - Pagi ini, seluruh pemangku kebijakan di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang hadir dalam satu forum tahunan yang akrab disebut rapat kerja tahun 2023. Rapat tersebut memiliki tujuan untuk membahas sinergi kinerja dan anggaran guna mewujudkan visi UIN Maulana Malik sebagai perguruan tinggi Islam unggul dengan reputasi internasional. Kamis (22/6/2023).

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Rapat Kerja (Raker), Dr. H. Ahmad Hidayatullah M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana kerja anggaran tahun 2024. Rencana ini merupakan amanah dari pimpinan, terutama dari Bapak Rektor dan seluruh pimpinan UIN Maulana Malik, yang ditetapkan pada rapat eksekutif yang dilakukan pada tanggal 21 Juni kemarin.

Rapat kerja tahun 2023 memiliki era penting dalam penyusunan rencana kerja anggaran tahun 2024 yang mencerminkan pencapaian UIN Maulana Malik dalam setiap kegiatan. Rapat kerja ini difokuskan untuk mendukung UIN Maulana Malik dalam mencapai perjanjian kinerja yang ditandatangani oleh Bapak Rektor dengan Kementerian Keuangan. Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk melaksanakan program kegiatan dan anggaran yang diarahkan agar UIN Maulana Malik dapat menjadi perguruan tinggi Islam berbadan hukum dengan reputasi internasional.

Dalam rapat kerja ini, akan ditetapkan 4 kegiatan prioritas utama yang akan menjadi arah kebijakan UIN Maulana Malik. Rapat kerja tersebut juga bertujuan untuk menghasilkan rencana kerja tahun 2024 sesuai dengan amanah nomor 754 dan turunannya, yang berisi 45 indikator bagi para pimpinan UIN Maulana Malik.

Dua hari rapat kerja ini merupakan kelanjutan dari rapat eksekutif yang dilaksanakan pada tanggal 21 Juni lalu. Diharapkan bahwa bulan depan, UIN Maulana Malik sudah dapat menyampaikan rencana kerja yang bukan hanya berisi anggaran, tetapi juga program kegiatan yang akan menjadi masukan dari Pemerintah Republik Indonesia untuk disampaikan dalam pidato Presiden pada tanggal 16 Agustus 2023.

Selain itu, UIN Maulana Malik juga memiliki kewajiban untuk mengolah kembali rencana anggaran yang telah diserahkan agar dapat menjadi paku definitif yang akan diucapkan pada bulan Oktober sebagai daftar program anggaran tahun 2024.
Tahun 2024 akan diarahkan kepada empat kebijakan utama yang telah ditetapkan sebelumnya dan betul-betul mencerminkan kesiapan UIN Maulana Malik dalam melaksanakan aktivitas kerja tanpa perlu revisi di awal. Rektor, Ketua Senat, Wakil Rektor, serta peserta rapat kerja ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan tersebut.
Dalam kesempatan ini, sesuai dengan amanat Bapak Rektor, melibatkan sebanyak 200 peserta. Dalam laporan Ketua Panitia, tercatat bahwa 148 orang atau 74% peserta telah memberikan amanah kepada panitia rapat. Hal ini merupakan bagian dari upaya panitia untuk mencapai target 100%. Panitia juga akan terus memonitor sesuai dengan amanah dari Bapak Rektor yang sangat penting dan dibutuhkan oleh semua pimpinan.
"Ayo kita fokus memperbaiki program kerja kita dan semoga apa yang menjadi cita-cita mulia UIN Maulana Malik bisa tercapai," tutupnya.

Lebih Lanjut »
Wakil Rektor IV: PKDP Akan Menjadi Program Berkelanjutan
Abadi Wijaya Senin, 19 Juni 2023 . in Berita . 555 views

 

5651_gus-is.jpg
SINERGI: Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag (kiri) bersama Ketua LPM UIN Maliki Malang Dr. H. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I

 

HUMAS UIN MALANG - Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) akan menjadi kegiatan berkelanjutan pada setiap tahun bagi perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Kementerian Agama sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP). Untuk itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. Isroqunnajah, M.Ag hadir pada kegiatan sidang kelulusan dan evaluasi PKDP yang berlangsung di hotel Savana Kota Malang pada Senin (19/6/2023).

 

5652_is.jpg

Dalam pengarahannya, Dr. Isroqunnajah menyampaikan pentingnya tata kelola kegiatan PKDP yang bersumber dari produk kerjasama, khususnya antara UIN dengan Kemenag-LPDP. Menurutnya, PKDP ini harus memiliki nilai-nilai integrasi keilmuan dan keagamaan serta nilai moderasi beragama. Hal ini sejalan dengan rencana program jangka menengah pemerintah (RPJMP), dan lembaga perguruan tinggi ini diharapkan menjadi garda depan dalam membentuk karakter mahasiswa yang moderat.

 

5653_sen.jpg

"Saya berharap PKDP ini menjadi media untuk menjadikan para pendidik lebih profesional dan sekaligus menjadi corong untuk menyampaikan muatan moderasi beragama kepada para mahasiswa dan masyarakat," harap Dr. Isroqunnajah.

Perlu diketahui bahwa pada tahun 2022, PKDP PTP UIN Maliki Malang diikuti oleh 120 peserta. Namun, hanya 116 peserta yang aktif mengikuti program ini, dan hanya 104 orang yang berhasil lulus. "Ada 13 peserta yang tidak lulus dan mereka diharuskan untuk mengulang pada tahun 2023 ini," jelasnya.

Lebih Lanjut »
Tim Penilai PKDP UIN Malang Putuskan Jumlah Peserta yang Lulus
Abadi Wijaya Senin, 19 Juni 2023 . in Berita . 1266 views
5648_siap.jpg

HUMAS UIN MALANG- Memasuki hari kedua, tim penilai kelukusan peserta Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) PTP UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sedang mempertimbangkan jumlah peserta yang lulus. Acara ini diikuti oleh 116 peserta aktif dari 14 perguruan tinggi dan dijadwalkan akan berakhir hari ini, Senin (19/6/2023).

5649_bersama.jpg

Dr. Helmi Syaifuddin, M. Fil. I, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, telah berdiskusi dengan para mentor yang juga bertindak sebagai tim penguji bagi peserta PKDP tahun 2022. Helmi, panggilan akrabnya, menyatakan bahwa jumlah peserta PKDP awalnya mencapai 120 orang, namun tiga orang telah mengundurkan diri sehingga tersisa 116 peserta aktif. "Pada hari ini, kami akan menentukan kelulusan dari 116 peserta tersebut," ungkapnya.

5650_basah.jpg

Proses penentuan kelulusan peserta PKDP didasarkan pada nilai objektif murni, termasuk keaktifan peserta, penyelesaian tugas yang diberikan, hasil evaluasi, dan publikasi karya ilmiah di jurnal. "Aspek-aspek tersebut menjadi dasar penilaian kelulusan peserta PKDP di PTP UIN Maliki Malang," jelasnya.

Dari 116 peserta, secara objektif, hanya 104 peserta yang layak lulus, sedangkan 13 peserta lainnya dinyatakan tidak lulus. Peserta yang tidak lulus disebabkan oleh ketidakmengerjakan tugas yang diberikan oleh mentor mereka. "Bagi peserta yang belum lulus, mereka akan diberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi PKDP ini kembali," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. H. Barnoto, M.Pd.I menjelaskan bahwa dosen profesional wajib memiliki sertifikat pendidik. Tahap awal bagi mereka adalah mengikuti PKDP ini baik secara online maupun offline sebelum mengikuti program seleksi sertifikasi keahlian dosen (serdos).

Melalui kegiatan PKDP ini, dosen pemula dilatih oleh mentor profesional dalam berbagai hal, seperti membuat rencana pembelajaran semester (RPS), merancang modul pembelajaran, menggunakan media pembelajaran yang tepat, serta metode evaluasi dan publikasi hasil karya ilmiah. "Untuk itu, para dosen harus memiliki sertifikat sebagai bukti telah mengikuti PKDP ini," jelasnya.

Barnoto menjelaskan bahwa dalam prosesnya, para dosen pemula ini akan mendapatkan pendampingan intensif dari mentor masing-masing agar dapat fokus mencapai target yang telah ditentukan. PKDP dirancang untuk meningkatkan kompetensi dosen terutama dalam bidang pedagogik.

Program ini pertama kali diinisiasi karena data menunjukkan bahwa banyak dosen yang tidak berasal dari program studi pendidikan dan kurang memiliki pengalaman yang memadai dalam bidang pembelajaran. "Selain itu, dosen-dosen di perguruan tinggi umum juga diwajibkan untuk mengikuti pelatihan serupa. Semua dosen harus mengikuti pelatihan kompetensi ini mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan," ungkapnya.

PKDP di Kementerian Agama tidak hanya memuat materi pedagogik, tetapi juga materi karir dosen, kenaikan pangkat, penulisan artikel ilmiah, kode etik dosen, dan moderasi beragama. Materi tersebut dapat dikembangkan sesuai dengan kekhususan perguruan tinggi dan kebutuhan serta perkembangan yang ada.

PKDP pertama kali dilaksanakan pada tahun 2022 dengan jumlah peserta sekitar 1.300 orang. Pada tahun 2023 ini, jumlah pesertanya meningkat menjadi sekitar 2.500 dosen. Pembiayaan kegiatan ini dilakukan melalui skema bantuan pendidikan non-gelar dari LPDP.

Pelaksanaan PKDP dilakukan di 16 Perguruan Tinggi Keagamaan yang menjadi penyelenggara sertifikasi dosen. Kelulusan PKDP ini menjadi penilaian dalam menentukan kelulusan sertifikasi. "Tim akan mengevaluasi pelaksanaan PKDP tahun 2022 dan merevisi materi PKDP sebelumnya. PKDP tahun ini direncanakan berlangsung mulai Juni hingga Agustus 2023," jelasnya.

Lebih Lanjut »
12 dari 13 Cabang Kontingen UIN Maliki Malang Raih Juara OASE 2023 Jakarta
Jajang Ogi Wisono Senin, 19 Juni 2023 . in Berita . 1099 views
5643_list-juara-1.jpg
MEMBANGGAKAN: Foto bersama kontingen UIN Maliki Malang pada OASE 2023 Jakarta

Olimpiade Agama, Sains dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OASE PTKI) II se Indonesia 2023 telah menghasilakn para Jawara di masing-masing cabang olimpiade (16/06/2023) di Jakarta. Dalam ajang bergengsi antar PTKI yang dilaksanakan 2 tahunan ini UIN Maliki Malang menyumbangkan 36 mahasiswa berprestasinya untuk bersaing dalam 13 cabang olimpiade di final. Yang mana mereka menunjukkan inovasi inovasi mereka serta kemampuan mereka di depan para dewan juri dari tanggal 14 hingga 15 Juni 2023, yang kemudian pengumuman dewan juri diumumkan pada saat prosesi penutupan OASE 2023 pada tanggal 16 Juni 2023 di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain olimpiade di dalam OASE 2023 ini terdapat perlombaan pendirian Expo Produk Karya Inovasi yang juga akan dinilai seberapa menarik dan seberapa banyak dikunjungi oleh umum.

5644_list-juara-2.jpg

Dari 13 cabang olimpiade yang diikutinya, para kontingen UIN Maliki Malang termasuk sangatlah membanggakan. Bagaimana tidak, mereka meraih 12 Juara dan ditambah dengan 1 Juara Expo Produk Karya Inovasi. Walaupun demikian hanya 1 Emas yang diperoleh diantara mereka, selain 3 Gold medal yang diperoleh karena dalam olimpiade Matematika sangatlah istimewa, seluruh kontingen PTKI dinyatakan juara bersama dan mendapatkan gold medal semua.

5646_list-juara-4.jpg

Berikut 12 rentetan Juara ditambah 1 Juara expo UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada OASE 2023:

  1. Iklim, Limbah, Lingkungan dan dan Sumber Daya Terbarukan raih Juara 1 (Rizal Muhammad, Maulidia Rintan Adisa, Alfina Safira).
  2. Matematika raih Gold Medal sebanyak 3 orang (Ferira Febri Arianti, Mohammad Rozi Badrus, Wildan Hidayat).
  3. Nanoteknologi dan Kesehatan raih Juara 2 (Ria Indah Lestari, Cecelia Tsania Fanany, Shophy Salsabil Aqila).
  4. Kimia raih Juara 2 (Muhammad Akmal Fauzan).
  5. Biologi raih Juara 2 (Vika Syabina Fitria Putri) dan Juara 4 (Febita Urva).
  6. Fahmil Qur'an raih Juara 3 (Abdurrauf, Vaizul Azkya, Ahmad Syauqi Firdaus).
  7. Desain dan Arsitektur Islam raih Juara 4 (Rizqi Maulana, Ahmad Mujtahid Afif, Alyaa Daniswara) dan Juara 5 (Muhammad Rafi Musaddad, Muhammad Akbar Setia Dharma, Reza Nurfadilah).
  8. Astronomi dan Ilmu Falak raih Juara 4 (Mareta Helmalia Putri, Muhammad Mauludin Anwar, Ismatul Jazilah).
  9. Robotik dan Programing raih juara 4 (A. Shohibul Aqshal Radanta, Aqza Tri Ananda Hat, Tata Farindra Ayuningtyas).
  10. Debat Bahasa Arab raih Juara 4 (Ummi Hasanah, Annafik Fuad Hilmi).
  11. Qiraatul Kutub Putri raih Juara 5 (Syafiyatul Maf’udah).
  12. Da'i Putri raih Juara 5 (Azida Nur Rohmah).
  13. Expo Astronomi dan Ilmu Falak raih Juara 3 (Mareta Helmalia Putri, Muhammad Mauludin Anwar, Ismatul Jazilah).
5645_list-juara-3.jpg

Dengan dihasilkannya para juara, pimpinan UIN Maliki Malang tidak langsung berjumawa dan terus berevaluasi meningkatkan kemampuan para mahasiswa guna menghadapi OASE di tahun berikutnya, maupun di perlompaan di beberapa ajang ke depannya. (jj)

Lebih Lanjut »
Sidang Kelulusan dan Evaluasi PKDP, Ini Pesan Rektor
Abadi Wijaya Minggu, 18 Juni 2023 . in Berita . 422 views

 

5639_pose.jpg

HUMAS UIN MALANG- Dalam upaya meningkatkan kompetensi dosen pemula, Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA beserta Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, hadir secara virtual dalam sidang kelulusan dan evaluasi pelaksanaan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) PTP UIN Maliki Malang.

5642_phil.jpg

Turut hadir secara offline, Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, Kepala Biro AUPK Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd, ketua Lembaga Penjaminan Mutu Dr. Helmi Syaifuddin, M. Fil.I serta para wakil dekan bidang akademik melaksanakan sidang kelulusan peserta dan evaluasi peningkatan kompetensi dosen pemula tahun 2022 PTP di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. 

Kegiatan ini dilangsungkan di Hotel Savana, Jalan Letjen Sutoyo No.30-34, Kota Malang, dan sekaligus sebagai tindak lanjut program Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendis Kemenag RI yang bertujuan meningkatkan mutu dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui program Penguatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP).

Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari mulai Minggu sampai dengan Selasa. Tepatnya tanggal 18-20 Juni 2023.

5640_rektor.jpg

Prof. Zainuddin dalam sambutannya meminta PKDP ini bisa menjadi instrumen penting untuk meningkatkan keprofesionalan bagi dosen pemula. Hal ini mengacu pada UU tahun 2009 yaitu seorang dosen atau guru itu harus profesional dan ini harus menjadi perhatian oleh semua tenaga pendidik. "Tugas pokok tenaga pendidik itu Tridharma perguruan tinggi. Ini harus dilakukan karena itu merupakan satu kesatuan yang menjadi tugas pokok seorang pendidik atau dosen," terangnya.

Menjadi Dosen, kata Prof. Zain, harus memiliki kemampuan pedagogik dan sosial yang baik. Seorang dosen harus menguasai pedagogik dengan sebaik-baiknya bagaimana mengajar dengan baik sesuai dengan target yang di inginkan. "Hal ini harus diperhatikan karena ini tugas seorang guru atau tenaga pendidik," pesannya.

Selain itu, kata dia, dosen harus memiliki disiplin yang tinggi agar bisa menjadi contoh bagi mahaiswanya. Karena dosen atau guru, seluruh perkataan, perbuatan akan menjadi contoh bagi mahasiswanya.

Dosen juga harus memiliki kompetensi etik atau kepribadian dan teladan yang baik kepada mahaiswa ataupun kepada mitra kerjanya atau pimpinannya."Ini kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik," tegasnya.

Selain memiliki kompetensi akademik, dosen harus berperan aktif di masyarakat, pasalnya sesuai dengan tridharma perguruan tinggi bahwa dosen harus berperan aktif di masyarakat. "Ini penting disampaikan agar dosen UIN Malang tidak merasa berada di menara gading," pesannya.

5641_wri.jpg

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, dalam sambutannya via zoom menjelaskan bahwa program PKDP dirancang untuk membentuk kualitas dosen PTKI yang profesional dan memiliki kemampuan mengajar serta kualifikasi akademik yang baik.

Tujuan utama dari program PKDP ini adalah memberikan bimbingan intensif kepada para dosen pemula agar dapat beradaptasi dengan iklim kerja dan nilai budaya kerja di PTKI, khususnya di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Para dosen pemula diharapkan dapat meningkatkan integritasnya sebagai pendidik yang profesional sesuai dengan karakteristik keilmuan yang dikembangkan di UIN Malang. “PKDP ini sebagai syarat untuk mengikuti proses sertifikasi dosen,” jelasnya.

Selain itu, PKDP juga diharapkan dapat mempercepat dan mendorong potensi yang dimiliki para dosen menuju tingkat profesionalisme dalam mengajar. Sebagai tenaga pendidik profesional, para dosen di PTKI memiliki tugas utama yang tercantum dalam tridharma perguruan tinggi, yaitu mengajar, meneliti, dan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Program PKDP diharapkan dapat membantu para dosen pemula dalam melaksanakan tugas utamanya tersebut.

"Sebagai dosen, memang dituntut memiliki kompetensi pendidik yang profesional agar bisa menghasilkan mahasiswa yang berprestasi," harap Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag.

Beliau juga menekankan pentingnya setiap dosen di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki persepsi yang sama dalam memahami empat pilar keilmuan ulul albab, yaitu kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional. “Jika hal ini tercapai, UIN Malang di masa depan diharapkan menjadi kampus unggul dan bereputasi internasional,” harapnya.

Dalam sidang kelulusan dan evaluasi ini, diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pendidik profesional. “Program PKDP di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia,” ujarnya.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up