Daftar Kategori: Ulasan


DWP UIN MALIKI BERBAGI SANTUNAN DI BULAN MUHARRAM
Putut Wahyu Hardiyanto Rabu, 24 Agustus 2022 . in Berita . 443 views
4257_putut.jpg

HUMAS-Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki Malang) berkunjung ke Pondok Pesantren(Ponpes) An-Nur Al-Islamy. Tujuan dari kunjungan itu selain untuk bersilaturahmi yakni menggelar bakti sosial melalui santunan kepada para warga ponpes. Agenda yang mengambil tema "Muharram Berkah: Santunan Yatim dan Dhuafa" tersebut berpusat di Ponpes yang beralamatkan di Pagergunung RT 18 / RW 06, Desa Dadapan, Kec. Wajak, Kabupaten Malang.Rabu(24/8)

4258_putut.jpg

Di awal sambutan, Ketua DWP UIN Maliki Malang, dra. Hj. Shofiyah Zainuddin mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Disampaikannya bahwa agenda itu merupakan salah satu program dari devisi pengurus DWP yang berada di bidang sosial dan budaya. "Apabila di Bulan Ramadan, biasanya berupa sembako murah akan tetapi yang saat ini merupakan agenda rutin tahunan DWP UIN Maliki setiap bulan Muharram yang dilaksanakan di tempat yang berbeda-beda, "paparnya.

Lanjut, masih kata Bu Shofi begitu sapaan akrabnya ini juga mengucapkan terimakasih atas partisipasinya kepada para pengurus DWP UIN Maliki Malang dan para donatur lainnya yang telah menyisihkan sebagian hartanya dengan tulus ikhlas untuk disalurkan kepada para anak yatim dan dhuafa. "Mudah-mudahan semuanya itu diterima sebagai amal sholeh dan amal ibadah oleh Allah SWT, aamiin", ucapnya.

4259_putut.jpg

Kemudian, sebagai refleksi dari agenda tersebut Ketua DWP menjelaskan bahwa dengan diadakannya kegiatan tersebut bisa menjadi pendorong/motivasi sekaligus renungan bagi semuanya. "Berbagi kepada sesama adalah salah satu anjuran dan perintah dari Allah terutama kepada anak yatim yang sama-sama kita cintai ini," jelasnya. Lalu sebagai renungannya, bagi siapa pun bisa mengambil hikmah atau pelajaran dari kegiatan itu sebagai rasa syukur atas limpahan rahmat Allah SWT.

Bu Shofi juga menekankan hakikat dari agenda santunan tersebut bukan semata mata soal nilai angka materinya, namun yang lebih utama adalah nilai dari cinta kasih dan sayang atas kepeduliannya kepada para anak yatim.

Mengakhiri sambutannya, Bu Shofi berpesan kepada para penerima santunan agar selalu semangat belajar, bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu hingga bisa menjadi pribadi yang smart dan berakhlaqul karimah. "Jadilah generasi penerus bangsa yang memiliki keimanan yang kokoh kepada Allah SWT!, " tegasnya. Selain itu, sebagai penutup beliau berharap acara amal bakti sosial itu tidak akan kehilangan nilainya yakni menjalin silaturahmi, bersyukur dan berbagi kasih kebahagiaan.(ptt)

Lebih Lanjut »
KAPOLRESTA MALANG TAMBAH WAWASAN KEBANGSAAN MABA DI PBAK UIN MALIKI, INILAH PESANNYA!
Putut Wahyu Hardiyanto Selasa, 23 Agustus 2022 . in Berita . 318 views
4243_putut.jpg

HUMAS-Di Hari kedua pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan(PBAK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim(UIN Maliki Malang) tetap berjalan dengan lancar. Tak terkecuali pada hari ini adalah sesi dimana para mahasiswa baru tahun 2022 ini diberikan wawasan tentang Dewan Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA). Dan yang tidak kalah pentingnya yakni adanya pembekalan wawasan kebangsaan dari Polresta kota Malang. Agenda yang diisi langsung oleh Kepala Polresta kota Malang ini berlangsung di Aula Utama, gedung Sport Center(SC), Jend. H. Soeharto.Selasa(23/8)

Dalam materinya, Kapolresta Malang, Kombes Budi Hermanto, S.I.K,.M.Si memaparkan wawasan kebangsaan di hadapan ribuan mahasiswa baru(maba) dengan cukup detail. Di awali dengan pemahaman dasar tentang wawasan kebangsaan Indonesia hingga contoh implementasinya di masyarakat. Usai dari materi tentang wawasan kebangsaan maka pada kesempatan itu, Kapolresta Malang juga memberikan pesan dan himbauan kepada seluruh maba untuk selalu menjaga diri, jiwa raga dan harta bendanya. Hal itu, mengingat bahwa di Kota Malang saat ini semakin ramai dan begitu pesatnya perkembangan di berbagai sektor terutama bidang sosial dan perekonomiannya. 

4244_putut.jpg

Biasanya terdapat titik kelemahan para mahasiswa hingga terlena dengan keamanan diri dan lingkungan kost atau kontrakan dimana ia tempati. Kombes Budi mencontohkan dimana biasanya jika para mahasiswa sudah sibuk dengan tugasnya maka sering keluar masuk kost. Pergi untuk ke foto copy, ngeprint jilid tugas sampai lupa makan dan istirahat hingga kurang memperhatikan kesehatan diri dan jua keamanan kostnya. "Lha, di saat seperti ini rawan sekali terjadi tindak kriminal yang bisa mengancam diri mahasiswa dan harta bendanya," terangnya. Terkait keselamatan jiwa raga, Kapolresta menghimbau mahasiswa untuk menghindari dan menjauhi narkoba. "Jika soal pergaulan di kampus UIN Maliki ini menurut Saya masih bisa terkontrol dan terkendali karena maba ada di Ma'had dan juga selalu dimonitoring oleh orang tuanya, "imbuhnya. 

Lanjut, Kapolresta menyampaikan bahwa sebagai pihak kepolisian maka akan selalu siap mengawal keamanan, keselamatan dan ketentraman di masyarakat. Kemudian menanggapi tentang beragam suku, budaya, bangsa yang dibawa oleh para maba UIN Maliki Malang selama nanti tinggal di Ma'had, menurutnya hal tersebut akan memberikan warna yang berbeda. Meskipun demikian, hal yang berbeda itu tetap dalam kebersamaan yang di dalamnya justru mampu menumbuhkan rasa kesatuan dan persatuan sebagai satu bangsa yakni bangsa Indonesia. "Hal inilah salah satunya yang bisa memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia, "pungkasnya. (ptt)

Lebih Lanjut »
RUMUSKAN CPMK INSERSIKAN MUATAN ULUL ALBAB DAN MODERASI
Abadi Wijaya Selasa, 23 Agustus 2022 . in Berita . 430 views

 

4240_in.jpg

HUMAS-Hari kedua workshop kurikulum berbasis ulul albab dan moderasi beragama peseta diajak langsung untuk melakukan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) Courses Learning Outcomes yang dihadiri langsung oleh dua pemateri dari Universitas Negeri Malang yaitu Dr. Muslihati, S,Ag., M.Pd dan Dr. Ahmad Sultoni, Selasa (23/8).

CPMK itu sendiri merupakan capaian pembelajaran yang bersifat spesifik terhadap mata kuliah yang mencakup aspek sikap, ketrampilan dan pengetahuan yang dirumuskan berdasarkan beberapa capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang dibebankan pada matakuliah.

4241_mus.jpg

Dr. Muslihati, S,Ag menjabarkan era digital saat ini para pendidik di perguruan tinggi harus bisa memanfaatkan perkembangan teknologi. Pasalnya, mahasiswa sekarang lebih banyak berinteraksi di dunia maya dari pada dunia nyata. Sehingga tak sedikit mereka yang terbuai dengan permianan online hingga termakan informasi hoax yang memppengaruhi sikologisnya. "Jika salah informasi bisa menyesatkan mereka tanpa sadar," jelasnya.

Selain itu, perlu adanya pencegahan faham radikalisme yang berkembang secara masif. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah melalu kementerian agama yaitu dengan menginsersikan faham deradikalisasi di setiap matakuliah umum dan mata kuliah khusus atau pilihan. 

4242_serta.jpg

"Insersi nilai nilai-nilai ulul albab di UIN Maliki Malang sudah mencakup nilai moderasi beragama dan nilai-nilai anti korupsi dalam pembelajaran mata kuliah umum dan matakulia kekhasan Universitas," paparnya.

Dosen UM itu menjelaskan setidaknya ada empat model insersi nilai yang bisa dilakukan oleh UIN Maliki Malang salah satunya yaitu melalui proses insersi pada mata kuliah yang relevan atau melalui budaya kampus. "Bisa juga melalui kegiatan rutin, atau kegiatan yang ada di UKM atau OMIK," paparnya.

Sementara itu, Dr. Ahmad Sulton dalam materinya menjelaskan insersi melalui CPMK ini bisa dilakukan dengan banyak cara, bisa dari mata kuliah yang relevan atau budaya pembelajaran yang ada. "Yang penting setiap dosen bisa menyisipkan muatan deradikalisasi dan anti korupsi ini di setiap matakuliah yang diampuhnya," tegasnya.

Pendidik, kata dia, perlu melakukan proses telaah dan identifikasi nilai moderasi beragama, anti korupsi dan nilai ulul albab kemudian rumuskan padanan atau penerjemahannya serta rumuskan pola penugasan dan luaran yang akan dihasilkan. "Hal ini untuk menentukan apakah diksi atau istilah yang akan digunakan dalam insersi sudah sesuaia dengan MK atau masih oerlu adanya modifikasi," tegasnya.

 

 

Lebih Lanjut »
UIN MALANG RUMUSKAN KURIKULUM BERBASIS ULUL ALBAB, MODERASI BERAGAMA, DAN ANTI KORUPSI
Abadi Wijaya Senin, 22 Agustus 2022 . in Berita . 1334 views

 

4235_moderasi.jpg

HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang selama tiga hari kedepan menggelar workshop kurikulum berbasis ulul albab, moderasi beragama dan nilai-nilai anti korupsi sebagai bentuk konkrit merespon intruksi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar PTKIN bisa menjadi pusat pengembangan moderasi. Senin (22/8).
Kegiatan yang diinisiasi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag ini diikuti oleh semua tenaga pendidik yang mengampu mata kuliah umum (MKU) dan mata kuliah kekhasan universitas (MKKU) di semua fakultas.

4236_prof-umi.jpg


Dalam sambutannya, Prof. Umi sapaan akrab Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag menyatakan bahwa sesungguhnya PTKIN diharapkan menjadi pusat pengembangan moderasi dalam perspektif Islam. "Moderasi Beragama sebagai salah satu isu utama dalam aktivitas belajar mengajar, riset, dan pengabdian masyarakat, dengan fokus pada kajian keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan," paparnya.
Pandangan ini, kata Prof. Umi disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar perguruan tinggi bisa melakukan pencegahan radikalisme melalui kurikulum MKU dan MKKU ini. Untuk itu, UIN Maliki Malang terus berupaya membangun komitmen dan konsisten dalam mengimplementasikan kurikulum pembelajaran bermuatan Moderasi Beragama dan anti korupsi. "Workshop kurikulum berbasis ulul albab dan moderasi beragama ini dimaksudkan untuk mereview ulang MKU dan MKKU yang jumlah keseluruhannya ada sebelas mata kuliah," paparnya.

4237_peserta.jpg


UIN Maliki Malang, tambah dia, sejatinya sudah menerapkan kurikulum anti radikalisme melalui pembentukan mahasiswa berkarakter ulul albab dengan indikator memiliki kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional. "Mahasiswa baru UIN Maliki Malang ditempa di ma'had al-Jam'iah selama setahun untuk membekali mahasiswa dengan kajian keagamaan, ta'lim afkar, tahsin al-Qur'an, fiqih praktis, pengembangan bahasa, dan sejumlah program untuk membangun kedalaman spiritual dan keagungan akhlak mahasiswa ," terangnya.
Mantan Direktur Pascasarjana ini menambahkan, pendidikan berwatak moderat di UIN Maliki Malang dilaksanakan melalui pembelajaran yang terukur, baik mencakup pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Indikator karakter moderat menunjukkan sikap komitmen kebangsaan & cinta NKRI, anti kekerasan dan radikalisne, toleransi dan menghargai budaya/ kearifan lokal," jelasnya.
Melalui workshop ini, mudah-mudahan, doanya, Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita semuanya dan meneguhkan komitmen kita untuk melahirkan lulusan berkarakter ulul albab dan moderat," harapnya.

4238_rektor.jpg


Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa kurikulum yang diterapkan di UIN Maliki Malang sudah mengimplementasikan wujud pembelajaran berkarakter ulul albab. Apa yang diharapkan oleh Menteri Agama ini sudah termaktub dalam pendidikan berkarakter ulul albab ini. "Sebetulnya Ulul Albab ini di dalamnya mengandung kebaikan dan anti kejahatan," jelasnya.
Moderasi beragama, kata dia, masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN)
selain itu juga ada KKNI, MB-KM, serta basis ulul albab. Untuk persoalan integrasi sains dan Islam di UIN Maliki Malang sudah selesai. Akan tetapi, semua tenaga pendidik di lingkungan UIN Maliki Malang harus memahami konsep integrasi keilmuan di UIN Maliki Malang. "Saya berharap kegiatan workshop ini memperoleh produk dan konsep keilmuan yang betul-betul komprehensif. Selamat dan sukses terselenggaranya workshop kurikulum berbasis Ulul albab, moderasi dan anti korupsi. Semoga dapat melahirkan kurikulum dan RPS yang dapat diimplementasikan dengan baik," harapnya.

4239_muhtadi.jpg

Ketua senat UIN Malang, Prof. Dr. H. Muhtadi Ridwan menekankan pentingnya lembaga yang menangani secara khusus pengembangan kurikulum dan inovasi pembelajaran, termasuk yang akan mengawal MKU dan MKKU ini di UIN Maliki Malang. "Senat akan terus support upaya-upaya memajukan kampus kita tercinta menuju perguruan tinggi unggul dan bereputasi internasional," paparnya di akhir pembukaan workshop tersebut.

Lebih Lanjut »
PBAK UIN MALIKI: TANAMKAN JIWA MODERASI BERAGAMA DAN LAWAN RADIKALISME
Putut Wahyu Hardiyanto Senin, 22 Agustus 2022 . in Berita . 926 views
4252_putut.jpg

HUMAS-Diantara berbagai materi Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)yang telah disajikan dan dipersembahkan untuk para mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) 2022 ini, ada satu sesi yang menjadi banyak perhatian dan pemikat hati para akademisi kuhusunya para calon generasi Ulul Albab. Sesi tersebut adalah Stadium General Moderasi Beragama. Bertempat di Gedung SC, Jend. H. Soeharto. Tema yang diusung "Meneguhkan Generasi Ulul Albab Yang Moderat, Unggul, dan Bereputasi Internasional".Senin(22/8)

Tidak disangka, selain menghadirkan seorang pakar moderasi beragama, yakni Mokhammad Yahya, MA., Ph.D (Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), ternyata ada satu orang narasumber lagi dalam stadium general ini. Beliau dahulunya merupakan salah satu anggota teroris dan sekarang telah bertaubat hingga berprofesi sebagai dosen sekaligus menjabat sebagai direktur Kantor Lingkar perdamaian, yakni Ali Fauzi Manzi. Pada kesempatan itu sebagai pemateri pertama, melalui materi utamanya Moderasi Beragama, Ali Fauzi sang mantan kombatan ini lebih menekan penjelasannya terkait radikalisme sekaligus mengajak para mahasiswa baru (maba) UIN Maliki Malang untuk melawan paham tersebut.

4255_panitia.jpg
Radikalisasi, menurut Ali bukanlah sebuah produk dari keputusan yang cepat dan singkat, tetapi itu adalah hasil dari sebuah proses panjang. Menurut pengalamannya, proses itu terjadi dengan perlahan-lahan mensupport seseorang untuk berkomitmen pada aksi kekerasan yang mengatas namakan Tuhan. Namun demikian, alasan mendalam yang membuat anggotanya tetap tinggal, yakni adanya dukungan antar anggota.

Lanjut, masih kata Ali menjelaskan bahwa pada dasarnya komunitas teroris itu mempunyai dua dukungan untuk para anggotanya. Pertama adalah dukungan moral, hal ini dapat terbentuk melalui pemberian pemahaman radikal kepada para anggotanya melalui tausiyah, pengajian, rihlah,dll. Kedua, dukungan material yang biasanya berupa biaya pendidikan, bantuan lapangan kerja,jaminan kesehatan, dan lain-lain. Adanya kedua dukungan itulah yang mengikat para anggotanya hingga merasa nyaman dan tidak mudah untuk keluar. Apabila dari mereka keluar maka tidak memiliki teman, dikucilkan, dijauhi dan dimusuhi bahkan sampai diberi ancaman pembunuhan.

Penyebaran paham radikalisme dapat melalui berbagai komunitas dan media. Salah satunya adalah perguruan tinggi, di mana mahasiswanya berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Sehingga menurut Ali Fauzi, kegiatan seperti ini yang diinisiasi oleh UIN Maliki Malang sudah begitu tepat dalam menolak sekaligus mencegah tumbuhnya benih radikalisme pada generasi muda. "Adik-adik semuanya ini juga mesti berhati-hati dalam memilih teman, jangan sampai terpengaruh paham radikalisme,"tegasnya.

4254_panitia.jpg

Mengakhiri materinya, adik kandung dari Amrozi ini memberikan serangkaian kata motivasi bagi para maba UIN Maliki Malang. "Tidak ada orang baik yang tidak mempunyai masa lalu, tidak ada orang jahat yang tidak punya masa depan. Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk berubah menjadi lebih baik,"pungkasnya.

4256_putut.jpg

Sementara itu, usai materi yang disampaikan oleh Ali Fauzi Manzi, selanjutnya diteruskan pemateri kedua oleh Mokhammad Yahya, MA., Ph.D (Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang). Beliau memaparkan berbagai hal yang lebih fokusnya pada inti dari Moderasi Beragama.(ptt)

Lebih Lanjut »
GEBYAR PBAK UIN MALIKI TAHUN 2022, INILAH PESAN REKTOR
Putut Wahyu Hardiyanto Senin, 22 Agustus 2022 . in Berita . 742 views
4229_putut.jpg

HUMAS-Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) telah dimulai. Momentum akbar dan penting bagi para mahasiswa baru (maba) tahun 2022 tersebut resmi dibuka pada hari ini oleh rektor UIN Maliki Malang di Lapangan Utama, Kampus I, Jl. Gajayana No. 50 kota Malang. Gebyar PBAK kali ini begitu meriah karena diikuti seluruh maba yang jumlahnya 3864 orang dengan menampilkan aksi papermobe bertuliskan ULUL ALBAB.Senin(22/8)

4231_panitia.jpg
Mengawali sambutannya, rektor UIN Maliki Malang, Prof. M. Zainuddin, MA menyampaikan ucapan selamat kepada para maba tahun 2022 ini. "Selamat datang untuk anda semua di Kampus UIN Maliki Malang, Kampus Islam yang unggul dan bereputasi internasional, " ucapnya. Selain itu Prof. Zain, begitu sapaan akabnya ini juga mengucapkan selamat atas diterimanya mereka sebagai bagian dari sivitas akademika yang merupakan generasi Ulul Albab yang memiliki keunggulan di bidang intelektual, spritual, akhlak/moral serta jiwa sosial.
4232_panitia.jpg

Lanjut, masih kata Prof. Zain pada kesempatan itu juga menekankan sekaligus memberikan beberapa saran kepada seluruh maba, antara lain: Pertama, sebagai wakil para pimpinan di kampus ini, rektor asal Bojonegoro ini berharap semua maba fokus untuk belajar. "Fokuslah dalam belajar dan terus tingkatkan Indeks Prestasi (IP)Anda!, " tegasnya. Hal itu mesti dicapai agar nanti para alumni bisa dengan mudah meneruskan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi. Kedua, para maba diharapkan lulus tepat waktu. "Jadi Kami harapkan Anda semua bisa lulus tepat waktu, jangan sampai 14 semester karena itu telah injury time!, "terangnya. Sehingga harapan rektor dimulainya dari saat ini para maba diminta benar-benar berniat, meluruskan niatnya yakni menuntut ilmu lillahita'ala.

4233_putut.jpg

Terakhir, rektor menghimbau kepada seluruh maba sebagai para calon pemimpin bangsa. "Pada tahun 2045 nanti, kalian semua akan menjadi pemimpin bangsa di Indonesia, mungkin ada yang jadi lurah, bupati, gubernur atau bahkan jadi presiden, dsb, "ucapnya. Sehingga rektor berharap agar semuanya bersungguh-sungguh. "Sekali lagi selamat kepada Anda semua semoga selalu sehat, ikutilah masa orientasi atau PBAK ini dengan baik, semangat belajar dan raihlah prestasi bersama kampus ini, "pungkasnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
MABA DIAJAK KENALI KAMPUS LEBIH DEKAT
Abadi Wijaya Senin, 22 Agustus 2022 . in Berita . 387 views
4228_pbak.jpg

HUMAS-3864 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) hari ini mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan(PBAK) yang dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari kedepan, Senin (22/8).

Dengan tema Meneguhkan Generasi Ulul Albab yang Moderat, Unggul Bereputasi Internasional. Mengawali PBAK 2022 kali ini mahasiswa baru mengikuti opening PBAK di lapangan utama universitas dengan menampilkan 12 model papermob dengan disaksikan langsung para pimpinan kampus berlogo Ulul Albab ini.

4234_panitia.jpg

Usai kegiatan opening seremoni peserta mengikuti kegiatan PBAK ke universitasan dengan materi visi misi UIN Maliki Malang, wawasan bidang akademik yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag, Wawasan bidang AUPK disampaikan oleh Dr. Ilfi Nurdiana, M.Si, Wawasan Bidang Kemahasiswaan oleh Dr. H. Fatah Yasin, dan Wawasan Bidang Kerjasama dan Kelembagaan disampaikan langsung Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag.

Kampus yang terakreditasi A ini tahun ini menggelar PBAK secara offline atau tatap muka langsung, sehingga mahasiswa baru wajib tinggal di ma'had al-Jamiah selama satu tahun.

Lebih Lanjut »
UIN MALANG SIAP BERSINERGI DENGAN PEMERINTAH LUMAJANG
Abadi Wijaya Minggu, 21 Agustus 2022 . in Berita . 430 views

 

4225_thoriq.jpg

HUMAS-Sudah sekian kalinya pemerintah Lumajang berkoordinasi dengan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang terkait pengembangan pendidikan tinggi yang direncanakan bertempat di atas lahan perhutani Lumajang. Minggu (21/8).

Mengawali pengarahannya di hadapan anggota senat UIN Maliki Malang Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq menyampaikan beberapa harapan besarnya ke pada kampus berlogo ulul albab ini untuk bisa melakukan ekspansinya ke Lumajang. Pasalnya, Lumajang saat ini mendapatkan amanah dari pemerintah pusat menjadi pilot project sebagai kawasan pengelolaan hutan sosial nasional. "Lumajang dikenal dengan kawasan hutan yang luas dengan 53 persennya terdiri dari hutan," paparnya.

4226_thorig.jpg

Ke depan tantangan semakin besar dan sangat terbuka lebar, semua saling berlomba maju dan berkembang, untuk itu, si sektor penelitian sains dan pendidikan pemerintah Lumajang berharap bisa berkolaboratif dengan UIN Maliki Malang. Kampus PTKIN di Jawa Timur ini yang terdepan UIN Maliki Malang. "Universitas yang memiliki fakultas sains dan teknologi serta kedokterannya ini dimiliki oleh UIN Maliki Malang," paparnya.

Selain itu, tambah dia, UIN Malang juga menjadi kampus dengan pengembangan keilmuan berbasis integrasi sains dan Islam, sehingga apa yang dibutuhkan untuk pengembangan di Lumajang sudah dimiki oleh UIN Maliki Malang. "Saya ingin UIN Malang bisa sharing konsep untuk kemudian bisa saling memberikan manfaat," harapnya.

4227_thoriqul.jpg

Semoga, kata Thoriq, Lima hingga Sepuluh tahun kedepan rencana ini bisa terwujud, sehingga Lumajang semakin maju dan berkembang serta memiliki kampus yang displin keilmuannya berbasis sains dan agama juga. 

"Saya yakin kehadiran UIN Maliki Malang akan bisa memberikan banyak manfaat," harapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA mengamini rencana itu agar segera ditindak lanjuti bersama. Pemanfaatan lahan negara untuk kepentingan pendidikan tentu akan membeikan banyak manfaat, sehingga proses dan mekanisme peralihan fungsi lahan tersebut harus dilakukan proses perizinannya ke pemerintah pusat. "Semoga rencana mulia ini diberi kemudahan dan bisa segera terwujud," doanya.

Lebih Lanjut »
KOMISI C: KUATKAN TATA KELOLA KERJASAMA KELEMBAGAAN
Putut Wahyu Hardiyanto Minggu, 21 Agustus 2022 . in Berita . 518 views
4224_putut.jpg

HUMAS-Prosesi sidang pleno Komisi C bidang Pengembangan Lembaga dan Kerjasama berlangsung khidmat dan penuh demokratis. Tidak kalah dengan sidang pleno pada komisi yang lainnya, karena komisi yang diketahui oleh Prof. Dr. Hj. Tutik Hamidah, M.Ag ini membahas tentang Rancangan Keputusan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang)tentang Pedoman Kerjasama Lembaga.Sabtu(19/8)

Pada kesempatan itu, Prof. Tutik Hamidah sapaan akrab, Ketua Komisi C menjelaskan secara singkat tentang manajemen kerja sama di UIN Maliki Malang sebagai pengantar materi sidang. Dijelaskannya juga terkait berbagai poin-point penting yang ada di tata kelola kerjasama atau Memorandum of Understanding(MoU). Diantara dari poin penting yang disampaikan tadi ada salah satu tanggapan yakni dari koordinator bidang kerja sama dan kelembagaan, Fathul Qorib, S.Ag. Ia memberikan keterangan sekaligus masukkan bahwa setiap perjanjian kerja sama ada aturan masing-masing, perjanjian kerjasama yang sudah disepakati bisa menjadi dasar dalam pengajuan anggaran diperencanaan dan berikutnya bagian eksekutif bersedia melengkapi flowchart.

Dengan segala pertimbangan untuk menghasilkan produk manajemen kerjasama yang baik maka inilah beberapa evaluasi dan rekomendasi yang segera harus ditindaklanjuti oleh Komisi C, antara lain: segera menerbitkan kebijakan arah kerja sama, membuat flowcart alur kerja sama, diperlukanya kerja sama dengan Lembaga di luar negeri yang establish dalam pelaksanaan seminar sehingga bisa mengakomodasi semua dosen untuk mengikuti seminar di luar negeri minimal satu kali/tahun dan peraturan pemanfaatan asset.

Diinformasikan juga bahwa selain membahas manajemen penguatan kerjasama dibahas pula tentang penyesuaian dengan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No.1471Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Izin Penyelenggaraan Program Studi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Hal itu menyangkut tidak lanjut dari pemanfaatan aset sehingga dibutuhkan petunjuk Teknis Pembukaan Prodi dan pendirian Fakultas Keagamaan untuk mengimbangi akan dibangunkannya dua Fakultas (Fakultas Teknik dan Fakultas Agrokomplek) yang sudah dirancang. Shetelah diperoleh keputusan bersama maka sidang ditutup oleh ketua komisi C dan diakhiri dengan sesi foto bersama.(ptt)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up