HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ( UIN Maliki) menjadi tempat pelaksanaan Tes SELEKSI KOMPETENSI BIDANG(SKB) bagi Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021. Lokasi ujian yang berlangsung selama lima hari kedepan Minggu-Kamis(5-9/12) berada di Gedung B dengan menggunakan beberapa ruang kelas yang telah disetting sedemikian rupa sehingga memang sangat memadai dan telah memenuhi standar pelaksanaan tes SKB tersebut.Minggu(5/12)
Fasilitas ruang tes SKB yang telah disediakan oleh panita terdiri dari Ruang Kesekretariatan (1 ruang), Ruang Penguji( 5 ruang), Ruang ujian peserta (3 ruang), dan Ruang tunggu peserta (2 ruang). Selain menyediakan ruang tes yang memadai, tim panitia pelaksana tes SKB di kampus yang berlogo Ulul Albab itu juga menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat. Berikut adalah alur bagi peserta tes yang akan mengikuti ujian tes SKB, yakni pertama peserta yang baru datang dipersilahkan segera mencuci tangan dengan sabun dan air bersih tempatnya telah disediakan oleh panitia. Kedua peserta wajib dicek suhu badannya. Ketiga, peserta melakukan registrasi dengan memeriksa segala berkas kelengkapan persyaratan tes. Keempat, peserta menitipkan barang bawaan yang tidak diperlukan saat tes SKB berlangsung. Kelima, peserta dipersilahkan masuk ke ruang tunggu (steril) sambil menunggu gilirannya untuk masuk ke ruang ujian. Sebagai antisipasi dan siaga covid-19, panitia pelaksana juga menyediakan ruang khusus yakni ruang isolasi yang difungsikan untuk para peserta yang mungkin terindikasi covid dan atau memiliki masalah kesehatan ringan, misal: mendadak pusing, demam, kelelahan, sakit perut, dsb.
Sedangkan untuk pelaksanaan ujian dari tes SKB CPNS terbagi menjadi tiga sesi, yakni dimulai dari sesi ujian praktek kerja pada hari Minggu-Senin(5-6), kemudian lanjut sesi ujian wawancara/interview pada hari Selasa-Rabu(7-8) dan sesi yang terakhir adalah ujian tes psikologi (psikotes) pada hari Kamis(9/12).
Hadir di lokasi kegiatan tes SKB sekaligus meninjau langsung pelaksanaan ujiannya, yakni Wakil Rektor bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UIN Maliki Malang, Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S. Ag, M. Si, Kabiro AUPK, Drs. Mahfudz Shodar, M.Ag, didampingi perwakilan Unit keuangan, Unit OKH dan tim panitia pelaksana.(ptt)
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag. bersama Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, UPI Bandung Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA dalam rangka Benchmarking
HUMAS-Bagian kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang di pelopori oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag. sedang melakukan kegiatan Benchmarking ke UPI Bandung. Rombongan ini terdiri dari Staf Kemahasiswaan, Para Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaa, Pembina, DEMA U, SEMA U dan Ketua UKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Benchmarking yang dilakukan di UPI Bandung ini dilakukan untuk memperdalam gerakan Organisasi Kemahasiswaan agar bisa berprestasi dan bereputasi International dalam semua lini.Kegiatan Benchmarking ini bertujuan mencari model pembinaan maupun kepelatihan yang mampu merespon roapmap UIN Maliki Malang, menjadikan universitas bereputasi internasional
Dalam sambutannya Wakil Rektor bidang kemahasiswaanUIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. A. Fatah Yasin, M.Ag. mengatakan bahwa study komparasi (benchmarking) ini sangatlah penting agar dapat mencari pola yang tepat dalam pembinaan maupun pelatihan UKM. sehingga dapat menjuarai kompetisi nasional maupun kompetisi Internasional. Hal ini dapat dilihat bahwa UKM di UPI Bandung baru saja menjurai mobil hemat energi yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud Ristek Dikti yang ke 9 di Graha UNESA Surabaya. Kegiatan ini diharapkan bisa mendorong perubahan mental, mindset, pola pikir maupun pembinaan yang berada di UIN Maliki Malang”, ajak Fatah Yasin sapaan akrabnya.
Sementara itu, Wakil Rektor bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA menyampaikan bahwa sekarang ini, cerminan masa depan bangsa tergambar dari para aktivitas UKM mengelola organisasi yang produktif , kreatif dan berpikir out of the box. “Jumlah UKM di UPI mengalami penambahan setiap tahunnya,sekarang ini berjumlah ada 66 UKM yang bersifat spesifik bidang garapannya,tentunya ini didasarkan untuk merespontuntutan era digitalisasi dan menjadi garda terdepan menjadi obor perubahan sedari awal”, Ujar Didi Sukyadi
Sambutan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. M. Zainuddin, M.A. dalam acara ISLAGE ke-3 Tahun 2021
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) melalui Program Pasca Sarjana(PPS) bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Lekture Khasanah Keagamaan dan manajemen organisasi Kementerian Agama Republik Indonesia(Kemenag RI) dan International Research Center for Islamic History, Art and Culture (IRCICA) di Turki menyelenggarakan International Symposium On Religious Literature and Heritage (ISLAGE) Tahun 2021. Acara simposium internasional yang ketiga kalinya ini bertempat Hotel Swiss-Belinn Malang dan berlangsung selama tiga hari(30/11-2/12) secara during dan luring. Selasa(30/11)
ISLAGE ke-3 ini dihadiri oleh 12 pembicara undangan internasional yang merupakan representasi dari para ahli Sastra Keagamaan, Warisan Budaya, dan Medical Tradisional. Selain itu juga menghadirkan 68 pembicara paralel dari Indonesia, Turki, Nigeria, Amerika Serikat, Sudan, dan Uzbekistan. Para pembicara undangan internasional itu diantaranya sebagai berikut: 1). Prof.Dr.Phil. Al Makin, M.A. dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta Indonesia, 2). Prof. Dr. Azyumardi Azra* dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Indonesia, 3). Prof. Sutiman Bambang Sumitro, D.Sc dari Universitas Brawijaya, Malang Indonesia, 4). Prof.Dr.FX. Eko Armada Riyanto CM* dari Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang Indonesia, 5).Prof. Dr. Mudjia Rahardjo dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang Indonesia, 6). Prof. Dr. Oman Fathurrahman* dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Indonesia, 7). Prof. Dr. Faisal Mahmoud Adam Ibrahim dari University of the Holy Quran and Islamic Science, Sudan, 8). Prof. Dr. Umi Sumbulah dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang Indonesia, 9). Prof. Dr. Eka Srimulyani dari UIN Ar-Raniry Aceh Indonesia, 10). Asosiasi Prof. Dr. Otabek Mukhammadiev dari Imam Bukhari International Scientific Research Center, Samarkand, Uzbekistan, 11). Asosiasi Prof. Dr. Shovosil Ziyodov dari Pusat Penelitian Ilmiah Internasional Imam Bukhari, Uzbekistan, dan 12). Dr. Dick Van Der Meij* dari DREAMSEA’s Academic Advisor and Liaison Officer.
Oleh karena itu dalam sambutannya, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Zainuddin, MA menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para pembicara undangan internasional tersebut. Kemudian tidak lupa Prof. Zain sapaan akrabnya ini mengungkapkan rasa syukurnya karena meski di masa pandemi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dapat berkontribusi aktif dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama RI dan Pusat Penelitian Agama Islam serta IRCICA dari Turki untuk mengadakan simposium internasional yang kali ini mengusung tema "Religious Cultural Heritage and Literature in Facing Global Challenges".
Selanjutnya ucapan terimakasih juga Prof. Zain tujukan kepada para pemateri dan para peserta yang telah bergabung di event tersebut. "Terima kasih, anda semua telah berbagi ide-ide besar yang smart sebagai terobosan dalam pengembangan dunia akademik", ucapnya. Rektor asal Bojonegoro ini memiliki harapan besar bahwa adanya simposium itu bisa menjadi salah satu momen monumental dalam mempersiapkan generasi terbaik di masa depan, menjawab berbagai pertanyaan dan bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat di seluruh nusantara dan dunia. "Sekali lagi Saya ucapkan terimakasih kepada semuanya, semoga di kesempatan ini Anda mendapati simposium yang hebat, luar biasa, berkesan dan tak terlupakan", pungkasnya.(ptt)
GEMA-Kementerian Agama RI mempercayakan Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) S3 Luar Negeri kepada Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ini merupakan kegiatan lanjut dari rangkaian PMU 5000 Doktor, program beasiswa bagi calon Doktor. Sebanyak 17 peserta dari 16 PTKI dan PTKIN mengikuti kegiatan ini selama sebulan (25/11-24/12). Mudir PPB, Dr. M. Abdul Hamid mengungkapkan, PPSL ditujukan untuk membekali para calon doktor dengan beberapa kemampuan yang akan digunakan selama menempuh studi di luar negeri. Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa Program Doktor dapat menyelesaikan studinya tanpa kendala dan tepat waktu. Salah satu kemampuan yang diberikan kepada peserta, masih kata Hamid, ialah metodologi penelitian. Materi ini dianggap penting karena mahasiswa Program Doktor harus menulis disertasi berbasis penelitian sebelum dinyatakan lulus. Selain itu, ada pula pembekalan kemampuan kebahasaan, moderasi beragama, serta tips dan trik studi di negeri orang.
Saat pembukaan, Rektor UIN Malang Prof. Dr. M. Zainuddin, MA. turut hadir. Tak hanya membuka acara, ia juga memberikan kuliah perdana di hadapan para peserta dengan materi Moderasi Beragama. Ia menekankan bahwa Muslim harus mengedepankan sikap wasathiyyah. Selain itu, dimana pun nantinya, seorang Muslim mengemban amanah sebagai pendakwah. Yakni, selalu menjadi contoh dan mengajak kepada kebaikan. Tentunya, dengan cara yang lebih bijak tanpa kekerasan. (nd)
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) melalui Program Pasca Sarjana(PPS) bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Lekture Khasanah Keagamaan dan manajemen organisasi Kementerian Agama Republik Indonesia(Kemenag RI) dan International Research Center for Islamic History, Art and Culture (IRCICA) di Turki menyelenggarakan International Symposium On Religious Literature and Heritage (ISLAGE) Tahun 2021. Acara simposium internasional yang ketiga kalinya ini bertempat Hotel Swiss-Belinn Malang dan berlangsung selama tiga hari(30/11-2/12) secara daring dan luring. Selasa(30/11).
ISLAGE ke-3 ini dihadiri oleh 12 pembicara undangan internasional yang merupakan representasi dari para ahli Sastra Keagamaan, Warisan Budaya, dan Medical Tradisional. Selain itu juga menghadirkan 68 pembicara paralel dari Indonesia, Turki, Nigeria, Amerika Serikat, Sudan, dan Uzbekistan. Para pembicara undangan internasional itu diantaranya sebagai berikut: 1). Prof.Dr.Phil. Al Makin, M.A. dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta Indonesia, 2). Prof. Dr. Azyumardi Azra* dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Indonesia, 3). Prof. Sutiman Bambang Sumitro, D.Sc dari Universitas Brawijaya, Malang Indonesia, 4). Prof.Dr.FX. Eko Armada Riyanto CM* dari Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang Indonesia, 5).Prof. Dr. Mudjia Rahardjo dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang Indonesia, 6). Prof. Dr. Oman Fathurrahman* dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Indonesia, 7). Prof. Dr. Faisal Mahmoud Adam Ibrahim dari University of the Holy Quran and Islamic Science, Sudan, 8). Prof. Dr. Umi Sumbulah dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang Indonesia, 9). Prof. Dr. Eka Srimulyani dari UIN Ar-Raniry Aceh Indonesia, 10). Asosiasi Prof. Dr. Otabek Mukhammadiev dari Imam Bukhari International Scientific Research Center, Samarkand, Uzbekistan, 11). Asosiasi Prof. Dr. Shovosil Ziyodov dari Pusat Penelitian Ilmiah Internasional Imam Bukhari, Uzbekistan, dan 12). Dr. Dick Van Der Meij* dari DREAMSEA’s Academic Advisor and Liaison Officer.
Oleh karena itu dalam sambutannya, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Zainuddin, MA menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para pembicara undangan internasional tersebut. Kemudian tidak lupa Prof. Zain sapaan akrabnya ini mengungkapkan rasa syukurnya karena meski di masa pandemi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dapat berkontribusi aktif dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama RI dan Pusat Penelitian Agama Islam serta IRCICA dari Turki untuk mengadakan simposium internasional yang kali ini mengusung tema "Religious Cultural Heritage and Literature in Facing Global Challenges".
Selanjutnya ucapan terimakasih juga Prof. Zain tujukan kepada para pemateri dan para peserta yang telah bergabung di event tersebut. "Terima kasih, anda semua telah berbagi ide-ide besar yang smart sebagai terobosan dalam pengembangan dunia akademik", ucapnya.
Rektor asal Bojonegoro ini memiliki harapan besar bahwa adanya simposium itu bisa menjadi salah satu momen monumental dalam mempersiapkan generasi terbaik di masa depan, menjawab berbagai pertanyaan dan bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat di seluruh nusantara dan dunia. "Sekali lagi Saya ucapkan terimakasih kepada semuanya, semoga di kesempatan ini Anda mendapati simposium yang hebat, luar biasa, berkesan dan tak terlupakan", pungkasnya.(ptt)
SAMBUTAN: Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat memberikan sambutan di acara wisuda periode IV. Selasa (30/11).
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan proses wisuda bagi Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktoral (S3) periode IV tahun 2021. Acara wisuda kali ini berlangsung daring dan luring dengan dihadiri para pimpinan Internal terbatas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Selasa (30/11).
KHIDMAT: Suasana pelaksanaan wisuda yang berlangsung di Aula Rektorat Lt.5 UIN Maliki Malang.
Prosesi wisuda ini sebagai bentuk berakhirnya prosesi akademik bagi mahasiswa yang diwisuda. Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sambutlah, M.Ag menegaskan bahwa saat ini kampus berlogo Ulul Albab ini tengah memiliki mahasiswa aktif sebanyak 18.888 mahasiswa. "Itu jumlah mahasiswa yang menempuh studi di UIN Maliki Malang yang terdiri dari program sarjana dan Pascasarjana," terangnya.
Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa UIN Malang saat ini sudah menuju tahap internasionalisasi yang secara roadmap perguruan tinggi dimulai tahun 2021 hingga 2045. "UIN Malang terus berupaya dan berkomitmen untuk mencanangkan Pendidikan Tinggi yang mengembangkan Islam dan sains menuju Perguruan Tinggi Unggul Bereputasi Internasional," terangnya.
Menjadikan kampus ini unggul, kata dia tentu dengan raihan beberapa prestasi yang telah dicapai diantaranya akreditasi institusi A dan bersertifikasi layanan bertaraf internasional ISO 9000: 2015. Selain itu, sertifikasi Internasional UI Green Matrik dan sertifikasi Asean University Network Quality Assurance (AUN-QA) juga turut menjadikan UIN Malang semakin unggul. "Tidak hanya itu saja, UIN Malang juga mendapat penghargaan sebagai Perguruan Tinggi dengan Mahasiswa Asing terbanyak di Indonesia," bangganya.
Soal pelayanan administrasi, kata dia, UIN Malang juga mendapat penghargaan sebagai pengelolaan BLU terbaik se-Indonesia di bidang layanan Pendidikan sejak tahun 2013 serta penghargaan akreditasi A Perpustakaan pusat UIN Malang. "Mohon doanya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat ini juga tengah mempersiapkan akreditasi internasional program studi di bidang sosial maupun sains yaitu FIBAA, ASIIN, IABEE dan pendaftaran UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Lembaga Pemeringkat Perguruan Tinggi bertaraf Internasional QS," terangnya.
HUMAS-Pagi ini, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengukuhkan 1600 wisudawan secara daring. Rapat terbuka Senat UIN Malang yang diketuai Prof. Dr. H. Muhtadi Ridwan diawali dengan seremoni pembukaan yang ditandai dengan ketukan palu. Selasa, (30/11).
Pelepasan wisudawan kali ini terdiri dari periode III sebanyak 800 wisudawan dan periode IV sebanyak 800. "Total wisudawan yang dikukuhkan pagi ini ada 1600 wisudawan yang terdiri dari wisudawan program sarjana dan Pascasarjana," terang Prof. Muhtadi.
Dalam sambutannya Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. H.M Zainuddin, MA mengucapkan selamat dan mendokan semoga ilmunya berkah dan bermanfaat. Selain itu bisa segera meraih apa yang telah dicita-citakan. "Kami mohon maaf jika wisuda ini masih daring, dikarenakan keadaan yang mengharuskan begitu. Akan tetapi sesungguhnya para pimpinan lebih suka acar wisuda ini dilaksanakan secara offline," tuturnya.
Meski begitu, tambah dia, meski pelaksanaan wisuda ini dilaksanakan secara daring tetap khidmat dan semoga Covid 19 ini bisa segera berakhir. "Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita semua agar tahun 2022 kedepan bisa melaksanakan wisuda secara offline," doanya.
Sesungguhnya tujuan pendidikan itu utk memberikan ilmu dan membentuk mereka anak yang solih dan Sholihah dan memiliki sikap yang dermawan. "Inilah tujuan utama dari pendidikan yang sebenarnya," terangnya.
Perlu diketahui bersama, UIN Malang saat ini secara roadmap sudah menuju internasional rekignition atau menuju kampus pengakuan di tingkat internasional atau world class university (WCU). "Cita-cita mulia ini tentu dibutuhkan kerja keras dari seluruh lini di kampus ini," tegasnya.
Sekali lagi, lulusan UIN Malang harus memiliki modal soft skill dan hard skill, lulusan UIN Malang adalah generasi milenial dan tentunya dituntut untuk selalu bisa beradaptasi sesuai dengan kebutuhan zaman di era 4.0 ini. "Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada para wisudawan, semoga ilmunya manfaat dan berkah," tutupnya.
Salah satu pemateri atau GUMIL Ari Sediyanto S.PAK ( Metode dan Teknik Ceramah ) dalam Kursus Pembinaan Mental Nasional ke-IX UKM MENWA BATALYON 811 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
HUMAS-UKM MENWA (Resimen Mahasiswa) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan Kursus Pembinaan Mental Nasional ke-IX (SUSBINTALNAS KE-IX). kegiatan yang di ikuti oleh MENWA seluruh Indonesia ini dilaksanakan secara daring pada hari senin 29/11 dan dibuka oleh WAKABINTAL DAM V Brawijaya Letkol Inf M Fauzi, SE., M. M. bertempat di Gedung C Pusat Bahasa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan yang dilaksanakan dimasa pendemi Covid 19 ini tidak menyurutkan niat UKM MENWA BATALYON 811 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk berkarya lewat kegiatan berskala Nasional.
Wakil Komandan MENWA BATALYON 811 Wira Cakty Yudah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kepada KALAKBINTALJARAH Mayor. Inf. I Ketut Switranaya S.Pd.
DANSATGAS SUSBINTALNAS ke-IX Gilang Febryan Syahputra atau biasa disapa Gilang yang menjadi Kepala Provos (Ka-Prov) periode 2021 mengatakan bahwa peserta dalam kegiatan ini naik 3 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. kalau tahun sebelumnya hanya di ikuti sekitar 53 peserta namun kali ini di ikuti oleh 135 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini tidak menyurutkan niat kami dalam mengadakan kegiatan rutin setiap tahunya. Kegiatan ini adalah Program unggulan kami setiap tahun dan ini adalah sebagai wujud tuntutan dari perguruan tinggi kami bahwa masing – masing UKM wajib memiliki program unggulan. Dan tuntutan program unggulan inilah yang bisa kami wujudkan untuk perguruan tinggi kami ungkapnya.
Para Personil Menwa BATALYON 811 Wira Cakti Yuda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
sementara itu Komandan Satuan MENWA BATALYON 811 Wira Cakti Yudha Agung Rachmat Hidayat atau biasa disapa Agung berharap setelah peserta mengikuti kegiatan ini diharapkan mempu membimbing anggotanya di satuan Resimen Mahasiswa masing-masing sehingga memiliki mental yang tangguh dan bisa menguasai kecerdasan emosional dan spiritual serta kecerdasan intelektual.(ulm)
Upacara Penutupan Ajang Olimpiade Agama, Sains dan Riset I PTKI se-Indonesia di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
HUMAS-Usai sudah perhelatan Nasional ajang kompetisi Olimpiade Agama, Sains dan Riset I PTKI se-Indonesia pada sabtu malam pukul 23.00 di lapangan UIN Ar-Raniry Nangro Aceh Darussalam. Dalam ajang nasional itu telah di umumkan seluruh para pemenang perlombaan. adapun para pemenang dalam juara umum itu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang masuk dalam daftar pemenang Juara Umum 3 setelah tuan rumah UIN Ar-Raniri Aceh dan UIN Sunan Kalijaga Jogja.
Adapun respon dari Dr. Dwi Suheriyanto selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa dalam setiap pertandingan selalu ada yang menang dan ada yang kalah yang menang jangan sombong dan yang kalah jangan putus asa.hari esok masih panjang bagi adik-adik semua, yang penting kita sudah berusaha semaksimal mungkin dan yang paling penting adik-adik mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat nasional.
Perwakilan Pengambilan Piala Medali oleh Ketua Kontingen Dr. Dwi Suherianto di Kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
sementara itu Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag. dalam statmenya mengatakan bahwa saya sebgai WR 3 merasa bangga dan senang bahwa kontingen dr UIN Malang mendapat peringkat tiga besar dlm ajang perlombaan OASE PTKIN/S se Indenesia, dari seratus lebih perguruan tinggi negeri/swasta di lingkungan kemenag yg ikut berlaga dalam kompetisi tersebut UIN Maliki Malang masih mendapat juara umum peringkat ketiga, ini luar biasa, dalam waktu persiapan yg sangat mepet atau singkat kita masih bisa meraih prestasi yg membanggakan. Mahasiswa UIN Malang memang harus diakui mereka adalah bibit bibit unggul yg perlu dibina terus menerus agar ke depan menjadi yg lebih baik dan berprestasi lagi. Kami ucapkam selamat buat kontingen UIN Maliki malang, kalian adalah pejuang yg bisa mengharumkan nama baik almamater. Tetap giat dalam belajar untuk meraih prestasi yg lebih baik dari hari ini ungkap fatah yasin