GEMA-Tepat di hari lahirnya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang ke-60 yang jatuh pada 28 Oktober 2021 Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. M. Zainuddin, MA menggelar kegiatan pembinaan mental dan spiritual bagi keluarga besar dan sivitas akademika. Kamis (28/10).
Dengan tajuk "Santri penggerak, santri merdeka wujudkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang unggul bereputasi internasional" mengundang langsung KH. M. Mujib Muhammad sebagai pembicaranya.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin berharap dengan usianya yang sudah cukup matang, UIN Malang kedepan bisa menjadi kampus terbaik dan bisa menjadi rujukan literasi bagi perguruan tinggi Islam baik di tingkat regional, mauoun internasional. "Tema HUT unggul dan bereputasi internasional menjadi cita-cita UIN Malang dan ini menjadi doa kita bersama," jelasnya.
Tidak hanya menjadi kampus terbaik, lulusannya pun diharapkan mampu memiliki empat pilar keilmuan yang selalu ditanamkan kepada seluruh mahasiswa dan lulusannya yaitu memiliki kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional. "Ini penting untuk tetap dijaga agar lulusan kita memiliki daya saing yang tinggi," harapnya.
GEMA-Senat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengekar rapat terbuka senat dalam rangka memperingati hari lahir UIN Malang yang ke-60 tahun. Kamis (28/10).
Ketua Senat UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan. M.Ag menjelaskan HUT Ke-60 kali ini bertajuk 'Menjadi kampus unggul dan bereputasi internasional', tentu tema ini menjadi harapan kita bersama untuk kemajuan UIN Malang.
Menjadi kampus unggul tentu tidak bisa di lepas dari mutu layanan dan sistem akademik yang baik, pemerintah ousat telah memberikan keleluasaan kepada setiap perguruan tinggi, dengan takeline kampus merdeka belajar sebagai penanda dan peluang bagi setiap perguruan tinggi untuk berupaya meningkatkan daya saing yang tinggi. "Ini peluang bagi pengelola perguruan tinggi untuk mengembangkan mutu pendidikannya," paparnya.
Selain itu, menjadikan kampus ini unggul dan bereputasi internasional yang memiliki daya saing tinggi tentu dibutuhkan kerja keras untuk membangun image trust yang positif kepada masyarakat. "Alhamdulillah UIN Malang telah menjadi kampus terbaik dan telah terakreditasi A, ini harus terus dipertahankan," paparnya.
Diakhir sambutannya, Prof. Muhtadi mengajak seluruh anggota senat untuk berdoa bersama agar di hari lahirnya yang ke-60 ini semakin berkah dan terus memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. "Selamat hari ulang tahun yang ke-60 dan semoga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin unggul dan menjadi kampus yang bereputasi internasional" tutupnya.
HUMAS-Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Lomba Qiro’atul Kutub (Qirtub) hadir menyemarakkan HUT UIN Maliki ke-60 di tahun 2021 ini. Lomba Qirtub ini sangat meriah meski dilaksanakan melalui dalam jaringan (daring) karena memang kondisi masih pandemi covid-19. Lomba berlangsung selama dua hari Selasa-Rabu(26-27/10) bertempat di beberapa ruang perkuliahan Gedung B, sesuai kategori kitab yang dilombakan.Rabu(27/10)
Lomba Qirtub yang pertama sukses dalam memeriahkan HUT UIN Maliki karena antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa, Sumetera dan daerah lainnya. Lomba yang berfokus kepada membaca kitab kuning ini terdiri dari tiga kategori sesuai dengan kitab yang dilombakan, yakni kitab Sulamut Taufiq, Fathul Mu’in dan Fathul Qorib. Namun sebagai salah satu syaratnya, yakni peserta yang dapat mengikuti lomba ini harus berusia maksimal 20 tahun.
Kriteria penilaian dalam lomba ini mencakup harokat, I’rob, mufrodat dan kandungan. Salah satu juri lomba Qirtub ini, kategori lomba baca Kitab Fathul Qorib, yakni Dr. Abdul Aziz, M. Pd memberi kesan bahwa peserta yang ikut lomba ini beragam dan unik sekali karena peserta terbiasa mengartikan kitab kuning dengan Bahasa Jawa, jadi ada beberapa peserta bingung ketika disuruh mengartikan salah satu mufrodat ke dalam Bahasa Indonesia. “Lomba Qiro'atul Kutub ini bagus untuk memberikan penghargaan kepada santri-santri yang mampu membaca kitab kuning dan juga menjadi media kepada pesantren yang berkaitan dengan membaca kitab kuning serta mengenalkan bahwa UIN Maliki mempunyai tekad untuk menjaga khazanah keilmuan pesantren,” ujarnya.
Kesuksesan lomba qirtub pada HUT UIN Maliki ini memberikan nilai positif tidak hanya kepada kampus UIN Maliki sendiri, tetapi juga kepada masyarakat luas, terutama para santri. Aziz berharap lomba ini bisa menjadi tradisi baru di kampus UIN Maliki. “Lomba ini akan dilaksanakan di tahun-tahun selanjutnya agar dapat menjaga tradisi pesantren dan melatih para santri untuk membaca kitab kuning dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar,” pungkasnya.(alf/*)
Dalam sambutannya Dr. Ilfi Nur Dianah menegaskan bahwa pelaksanaan khitan masal ini sudah menjadi agenda tahunan di UIN Malang, pasalnya pelaksanaan khitan gratis di UIN Malang sangat dinati oleh warga sekitar, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. "Alhamdulillah, Poli Ummi UIN Malang sudah beberapa kali melaksanakan proses khitan gratis dan selalu disambut baik oleh warga sekitar," tuturnya.
Sementara itu, Dr. Isroqunnajah dalam tausiah singkatnya mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, untuk menjaga kesucian bagi laki-laki muslim salah satunya melalui proses khitan seperti yang di lakukan pagi ini. "Khitan itu untuk menjaga kesucian dan kebersihan, sesuai dengan apa yang telah di contohkan oleh nabi Ibrahim," terangnya.
Semoga, tambah dia, proses pelaksanaan khitan ini berjalan lancar dan mereka yang di khitan dijadikan anak yang salih, berbakti kepada kedua orang tuanya dan berguna bagi agama nusa dan bangsa. "Khitan menjadi salah satu syariat Islam yang harus ditunaikan bagi laki-laki,"
Usai acara, para peserta khitan mendapatkan bingkisan dari El-Zawa UIN Maliki Malang
UIN MALANG-Karena HUT ke-60nya berdekatan dengan Hari Santri Nasional 2021, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan agenda khusus bagi santri-santri di berbagai pondok pesantren. Agenda kompetisi Kitab Kuning dijadwalkan paling awal, Selasa (26/10). Menurut Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si., pihak universitas ingin memberi apresiasi bagi santri yang pandai membaca kitab-kitab Islami klasik serta yang memiliki hafalan nadhom. Nantinya, para pemenang pertama hingga ketiga di kedua lomba ini akan diberi kemudahan untuk registrasi studi di UIN Malang di program studi keagamaan.
Wakil Rektor Bidang Kerjasama Dr. Isroqunnajah, M.Ag. menambahkan, lomba yang digelar disesuaikan dengan dunia santri. Kita-kitab serta nadhoman yang diperlombakan ialah Fathul Qorib, Alfiyah, Imrithu, dan Aqidatul Awam.
Sementara itu, Ketua Pelaksana HUT UIN Malang Dr. Nur Ali mengungkapkan, pihak kampus juga mengadakan penulisan Book Chapter dengan tema “Santri Penggerak, Santri Merdeka”. Adapun sub-tema dalam buku berkaitan dengan santri di era pandemi, santri dan bonus demografi, santri milenial di era society 5.0, transformasi pesantren, Indonesia di mata santri dan problem sosial. “Book Chapter ini sebagai wadah untuk menuangkan gagasan para santri, dosen, mahasiswa dan alumni lewat karya yang berkualitas”, tegas Nur Ali.
UIN MALANG-Perayaan HUT ke-60 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berdekatan dengan Hari Santri Nasional (HSN) 2021. Karenanya, kampus menyelenggarakan beragam acara. Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si. menyatakan akan ada banyak kegiatan untuk mengasah kompetensi sivitas akademik, kegiatan spiritual, dan juga sosial. Rangkaian acara dibuka pada pelaksanaan Upacara HSN 2021 secara virtual pada 22 Oktober lalu.
Selanjutnya, masih kata Ilfi, pihak kampus mengadakan beberapa perlombaan bertema keagamaan, kreativitas, juga desain. Antara lain ialah Lomba Baca Kitab Kuning, Lomba Hafalan Nadhoman, Lomba Konten Video Kreatif, Desain Logo dan Maskot. Seluruh lomba tersebut dilaksanakan daring.
Pihak kampus juga mengadakan bakti sosial berupa Khitan Massal. Panitia akan mengumpulkan peserta dari masyarakat sekitar kampus selama seminggu. “Acara khitanannya sendiri akan dihelat pada 27 Oktober bertempat di Klinik UMMI,” jelas Dr. Nur Ali, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
Pada 28 Oktober, Khotmil Quran dan Doa Bersama juga masuk dalam agenda. Pada kesempatan itu, pihak kampus berharap agar seluruh sivitas akademik bersama-sama mendoakan UIN Malang yang sedang menuju international recognition. Sehingga, nantinya target menjadi PTKIN yang unggul dan bereputasi internasional akan tercapai tidak lama lagi.
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) pada tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah atas pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Dasar ( TES SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di wilayah Jawa Timur. Lokasi tes SKD yang berlangsung selama lima hari kedepan, Senin-Jumat(25-29/10) ini berada di gedung Sport Center(SC) UIN Maliki. Senin(25/10)
Kabiro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UIN Maliki Malang, Drs. H. Mahfudz Shodar, M. Ag mewakili tim panitia lokal di kampus berlogo Ulul Albab tersebut dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Badan Kepegawaian Kanreg II, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur kepada UIN Maliki untuk menjadi tempat penyelenggaraan Tes SKD CPNS Formasi tahun 2021. Ia berharap pelaksanaan tes yang akan diikuti lebih dari 2.500 peserta tersebut bisa berjalan dengan baik, lancar dan sukses serta aman tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 yang ketat.
Selain itu ia juga berharap kepada seluruh peserta tes SKD untuk bisa mengikuti segala aturan yang berlaku yang telah ditentukan sehingga agar semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Menurut Kabiro kelahiran asal Lamongan ini, tes SKD merupakan serangkaian tahapan tes CPNS yang harus dilalui untuk bisa menuju tes selanjutnya, sehingga diharapkan peserta bisa meraih poin sesuai passing grade yang telah ditentukan atau bisa melebihinya. "Semoga anda semua, para peserta tes SKD ini bisa mengikuti tes dengan baik dan sukses sehingga bisa lolos menuju tes berikutnya", pungkasnya. (ptt)