JADWAL DAN LOKASI PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR (SKD)
CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS)
DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
TAHUN 2021
Berdasarkan Pengumuman Kementrian Agama Republik Indonesia Nomor : P-4642/SJ/B.II.2/KP.00.2/10/2021 tanggal 8 Oktober 2021 Tentang Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementrian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2021 Tahap III, dengan ini Panitia Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyampaikan hal hal sebagai berikut:
HUMAS-Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) semakin giat dalam membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya meski saat ini masih masa pandemi covid-19. Buktinya, bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1443 H ini, DWP UIN Maliki mengadakan agenda silaturahmi yang diisi dengan membaca dan melantunkan bersama Sholawat Nabi. Acara yang mengusung tema Momentum Maulid Nabi untuk Mempererat Tali Silaturahim di Tengah Pandemi itu bertempat di Gedung Laktasi, Kampus I UIN dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Selasa(19/19)
Prosesi pembacaan dan melantunkan bersama sholawat Nabi dipandu serta didampingi oleh para pengurus DWP dari divisi Sosial Budaya(Sosbud). Acara pun berjalan lancar dan penuh khidmat. Kemudian pada kesempatan itu juga ada sesi pelatihan keterampilan membuat tas behel. Sesi itu dipresentasikan oleh Bu Zulia Hidayatul Laly. Materinya didapat dari pengalaman belajar beliau ketika mengikuti workshop yang diadakan oleh DWP Kota Malang sebulan yang lalu.
Sementara itu, saat memberikan sambutan, Hj. Shofiyah Zainuddin, Ketua DWP UIN Maliki Malang menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh semua pengurus serta anggota DWP UIN Maliki Malang, diantaranya:
Pertama, Bu Shofi, begitu sapaan akrabnya itu berharap agar DWP UIN Maliki Malang segera menyusun schedule kegiatan yang akan dilakukan selama satu tahun dan hal tersebut merupakan tugas yang diamanahkan pada bagian kesekretariatan DWP.
Kedua, menetapkan bersama terkait agenda pertemuan rutin DWP UIN Maliki Malang setiap sebulan sekali yakni pada hari Rabu di Minggu kedua.
Ketiga, dalam menindaklanjuti undangan dari DWP Kota Malang, dipilihlah Bu Mukhtamaroh sebagai perwakilan delegasi dari DWP UIN Maliki untuk hadir pada pertemuan rutin yang akan diisi "Pelatihan Hand Painting dengan Media Hijab". Agenda tersebut dilaksanakan pada Kamis(21/10), bertempat di Ruang Srikandi, Lt. 2 Gedung Kartini yang beralamatkan di Jl. Tangkuban Perahu No. 1/B, Kota Malang.(ptt)
Perayaan Hari Santri Nasional dan Hari Ulang Tahun UIN Malang ke 60
Dalam rangka menyemarakkan HSN dan HUT UIN Malang ke 60, UIN Malang mengadakan beberapa Lomba yang akan di laksanakan secara Dalam Jaringan (daring) dan Luar Jaringan (luring).
Pendaftaran perlombaan pada tanggal 15 – 24 Oktober 2021
Waktu pelaksanaan perlombaan pada tanggal 26 - 27 Oktober 2021
Pengumuman pemenang disampaikan pada tanggal 27 Oktober 2021
Bidang lomba beserta link pendaftarannya:
Baca Kitab Kuning (Online), link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Hafalan Nadhoman (Online), link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Konten video Kreatif youtube "Santri Mandiri di Era Pandemi" (Online), link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Desain Logo UIN Malang (Online), link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Desain Maskot UIN Malang (Online), link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Volly Sarungan Putra (kalangan internal kampus dosen/karyawan), link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Badminton Putri (kalangan internal kampus dosen/karyawan), link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Futsal Sarungan Putra, link pendaftaran: https://hut.uin-malang.ac.id
Kejuaraan 1. Kejuaraan lomba baca kitab dan nadhoman diambil juara I, II, III 2. Kejuaraan lomba logo, maskot, konten video dan olahraga diambil juara I
Hadiah Tabungan dan piagam penghargaan
Dan untuk teknis perlombaan dapat dilihat melalui link berikut:
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) mengadakan kajian rutin di hari Jumat. Pada pekan kedua bulan Oktober ini diisi dengan sholawatan, bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Agenda kali ini menjadi sangat spesial karena menghadirkan salah seorang budayawan ternama di Nusantara, yakni sang Celurit Emas, K.H. Zawawi Imron. Acara yang mengusung tema Kajian Makna dan Tradisi Shalawatan ini dilaksanakan secara luring di lobi rektorat Lt. 1 dan juga bisa diikuti secara virtual dimana pun berada. Jumat(15/10)
Hadir saat acara Prof. Zainuddin,MA, Rektor UIN Maliki Malang, para wakil rektor, para dekan dan juga perwakilan dosen. Di samping itu, dimeriahkan juga oleh grup banjari dari Pusat Bahasa UIN Maliki Malang yakni Al Markazi.
Menyambut awal acara, Prof. Zain sapaan akrab Rektor UIN Maliki menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah menjadi tradisi kampus. Narasumbernya tidak hanya dari golongan akademisi dalam kampus, namun juga sering mengundang narasumber dari luar, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, pejabat pemerintahan, hingga kaum budayawan seperti saat ini. “Oleh karena itu, agenda rutinan ini selain untuk pengembangan intelektual akademik juga dalam rangka pengembangan spiritual,” ucapnya.
Sementara itu, dalam ceramahnya K.H. Zawawi Imron mengupas tentang kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Setidaknya ada empat hal yang bisa dipetik, yakni perjuangan Rasulullah dalam berdakwah, kehadiran beliau di kehidupan umat manusia, bentuk kecintaan umatnya kepada beliau dan akhlak beliau di era modern.
K.H. Zawawi Imron memulai ceramahnya dengan rasa syukur yang harus diungkapkan karena hal yang terindah perihal cintanya Nabi Muhamad pada umatnya. Hal itu menurut Kyai Zawawi mengingatkan kita sebagai umat Rasulullah hidup jauh dari masa beliau tetapi tetap akan mendapatkan cinta (syafa’at) nya. “Nabi Muhammad SAW menjadi ranking pertama sebagai tokoh berpengaruh perjuangan di dunia,” ujarnya. Perjuangan dalam hal dakwah, Rasulullah menjadi teladan yang terbaik. Dalam berdakwah, Rasulullah tidak pernah menyuruh orang lain berbuat baik sebelum beliau berbuat terlebih dahulu. Tangan beliau selalu digunakan untuk merangkul bukan untuk memukul. Selain itu, Beliau sangat mengutamakan akhlak. Melalui keindahan akhlak Rasul, seolah-olah tidak ada yang menyuruh untuk berbuat sesuatu, tetapi membuat kita tergugah untuk menirunya.
Kemudian, Kyai Zawawi munuturkan bahwa cinta itu bahasa yang lebih tinggi daripada kata-kata ilmiah. Getaran hati ini yang dapat menghadirkan Rosululloh SAW dalam hati kita. “Jika Rosululloh sebagai Rahmatan lil'aalamiin, tentara kasih sayangnya adalah kita,”ungkapnya. Dengan bersholawat, kita mudah merasakan bertemu dengan rosul. Namun bagi kaum pernyair sungguh tidak mampu melukiskan Cinta Rasulullah SAW.
Selanjutnya, Kyai Zawawi menjelaskan hakikatnya Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi acara yang diulang-ulang, tetapi juga haru bisa memperbarui cinta kita kepada baginda. Berbagai bentuk ekspresi cinta umat Islam di nusantara, seperti di Banyuwangi yang membuat telur berbentuk bunga pada saat acara Maulid Nabi. "Ini wujud ekspresi budaya, tidak ada yang melarang. Selama tidak merugikan orang lain dan diri sendiri. Oleh karenanya, hal ini menjadi momentum terbaik untuk memperbarui rasa kecintaan kita dan ini tradisi yang luar biasa di tanah air kita, jangan sampai dibuang! ", paparnya.
Terakhir, Kyai Zawawi meningatkan bahwa akhlakul karimah di jaman modern sangat diperlukan. Kita umatnya harus meniru akhlak Rasulullah SAW. Apabila kita bertanya bagaimana akhlak beliau, akhlak Rosulullah SAW seperti tersurat dan tersirat dalam Al Quran. “Rasul itu Al Quran yang berbentuk manusia,” jelasnya. Sesungguhnya, jika kita membaca Al Quran, kita itu ibaratnya bertemu Rasulullah SAW dan ketika kita membaca sholawat, kita bertemu dengan Allah SWT.
Begitulah pesan-pesan Sang Celurit Emas, K.H. Zawawi Imron, selama acara. Tidak lupa beliau menyampaikan syair-syair dari penyair terkenal, seperti Khoiril Anwar, penyair Lebanon, dan tokoh ternama lainnya.(alf/ptt)
HUMAS- Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada minggu minggu ini sedang gencar melakukan Audit Mutu Internal (AMI) salah satunya audit yang dilakukan di Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Shari’ah. Kegiatan yang berlangsung di ruang meeting Lt. 1, Gedung Megawati Soekarnoputri Fakultas Ekonomi ini bukanlah untuk melakukan penilaian/asesmen, melainkan untuk melihat kesesuaian antara pelaksanaan program dengan perencanaan kegiatan yang telah dibuat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat dan dihadiri oleh para pimpinan Fakultas Ekonomi, Tim Auditor dan team Percepatan Akreditasi Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Shari’ah. Kamis (14/10).
Ketua Program studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Prof. Dr. H. Nur Asnawi, bersama tim memberikan penjelasan mengenai kurikulum yang berlaku di prodi tersebut, mulai dari Rencana Pembelajaran Semester (RPS) hingga kegiatan mahasiswa lainnya. Paparan tersebut dilihat, dicermati, dilakukan verifikasi langsung oleh Tim Auditor yang diketuai oleh Ibu Rizkie Amelia, M. Pd.
Menurut Prof. Asnawi, kegiatan Audit ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan untuk memperbaiki tata kelola yang masih kurang relevan, bahkan belum sesuai standart. Oleh karena itu, perlu kehadiran Tim auditor untuk melihat lebih dekat celah yang ada, ruang kosong yang perlu diisi, hingga sejalan dengan standart operating procedure (SOP) yang ditentukan . " Ya, dengan dilakukan audit secara internal seperti ini kita akan lebih tau sesuatu yang kurang, yang harus diisi, sebagai langkah untuk terus berbenah (continuous improvement)", ujarnya.
Meski kalahiran Prodi S-3 Ekonomi Syari’ah masih relatif baru tepatnya 06 Januari 2021, namun program studi in ini memiliki peminat cukup tinggi, mulai dari mereka yang masih fresh graduate, pengusaha, tenaga pendidik, bahkan sampai para birokrat. Adapun kompetensi keilmuan yang diharapkan setelah lulus mereka bisa menjadi seorang akademisi, researcher atau peneliti, dewan pengawas shari’ah, maupun entrepreneur.(alf/ptt)
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) kedatangan tamu agung dari luar, yakni Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi. Hadirnya Syekh Essam didampingi wakilnya bersama rombongan di kampus berlogo Ulul Albab disambut ramah oleh Rektor UIN Maliki, Prof. Zainuddin,MA bersama para wakilnya dan juga pimpinan lainnya. Rabu(13/10)
Sejenak setelah saling sapa, salam dan berjabat tangan, maka rombongan Dubes masuk ruang loby gedung Rektorat menuju maket/miniatur gedung proyek pembangunan kampus III UIN Maliki yang berada di Kota Batu. Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan UIN Maliki, Dr. H. Isroqunnajah,M.Ag dengan sigap memperkenalkan sekaligus menjelaskan sekilas progres pembangunan kampus yang rencananya jika sudah jadi berbentuk lafal basmalah. Setelah itu, rombongan Syekh Essam masuk menuju ruang rektor untuk ramah tamah dan lanjut naik ke Aula Lt. 5.
Dalam sambutannya, Prof. Zain sapaan akrab rektor UIN Maliki mewakili seluruh sivitas dan warga kampus merasa senang dan bangga. Di awal sambutan orang nomer wahid di UIN Maliki itu langsung mengucapakan salam dan selamat datang kepada Dubes beserta rombongan. Selanjutnya, Prof. Zain juga mengucapkan terima kasih telah berkunjung untuk bersilaturahmi ke kampus dan berkenan memberi kuliah tamu secara daring maupun luring.
Selanjutnya, Prof. Zain menyampaikan kepada Syekh Essam tentang konsep Integrasi keilmuan yang diterapkan di kampus UIN Maliki. Kemudian menjelaskan pula perkembangan pembelajaran bahasa Arab di UIN, Mahad Al-Jamiah, HTQ, dan progam studi kedokteran sebagai pelayanan kesehatan jamaah haji dan umrah.
Selain itu, tujuan kehadiran Syekh Essam yang memang sudah lama ditunggu yakni untuk melaunching Hayat Al-Arabiyah Tafa'uliyan Iliktruniyyan(HATI) yakni sebuah aplikasi untuk pembelajaran bahasa arab online di UIN Maliki Malang. Hal tersebut merupakan salah satu inovasi pembelajaran era milenial sekaligus sebagai bentuk support dan semangat kampus dalam menyebarkan dan mengembangkan pembelajaran bahasa arab di Indonesia.
Dalam kesempatan itu juga, Prof. Zain menyampaikan laporan terkait progres proyek pembangunan kampus III UIN Maliki Malang yang bekerjasama dengan Saudi Fund for Development (SFD). Hingga di akhir sambutan Profesor asal Bojonegoro itu berharap jalinan kerjasama dengan mitra Arab Saudi bisa terus terjalin dengan harmonis dan selalu berkembang di kemudian hari.(ptt)
Fathira Nadia Makka foto bersama dengan delegasi dari beberapa kampus lainya
Salah satumahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) UIN Maliki, Fathira Nadia Makka, mendapatkankesempatanberhargaberkunjungkesalahsatunegara di Eurasia, yakniTurki. Tujuanberkunjungkenegara yang terbentangantara Asia Barat Daya dana Eropa Tenggara inibukanuntukberwisata, melainkanmenjadipembimbinguntukstudikomparatifkeTurki. Program iniiaperolehatasdukungan program Youth Leader (YL) yang berlangsungselamaduapekan, 22 September-10 Oktober 2021.
Fathiramengakubahwakesempataniniiadapatkantidaksecarakebetulan, akantetapiberkatusahanyamengikutibeberapaseleksi di beberapatempat yang iatemukanmelalui Instagram. Dari beberapa program yang iaikuti, akhirnyaiaditerima di Youth Leader “Berkatusahadanberkahnya al-Qur’an, akhirnyasayadiberikesempatanuntukberpartisipasi di program ini. Bukansebagaipeserta, tetapisebagaipembimbingpeserta yang tergabung di program ini,” ujarnya.
Mahasiswa semester dua MPAI UIN Maliki inimemberikantestimonibahwabanyaksekalikegiatanInternational Youth Leader diTurkiselamasepekan,.Kegiatannyameliputi seminar kepemimpinandansharing session di Foundation of Istanbul,mengunjungidesalokaluntukmengenalbudayasetempat, mengunjungi situs-situs bersejarahsepertimakamJalaluddinArrumidan Mustafa Kemal Ataturksertamembeli souvenir ketempatperbelanjaan.
Fathirasangatberuntungsekaligusbersyukursekalikarenadiberikankesempatanuntukberpartisipasi di program tersebutsecara gratis. “Sayadapatmenambahwawasandanjugajiwakepemimpinandari program tersebut. Serta, sayatermotivasiuntukbelajar Bahasa Inggrislebihmahirkarenapeserta di program tersebuttidakhanyadari Indonesia, tetapijugadaribeberapanegara lain sepertiMesirdan Malaysia,” pungkasnya.
Fathira yang jugaseoranghafidzohinimemilikiharapan agar bisadiberikesempatankembalikenegara yang berbeda, yakniJepang. Selainitu, iajugamenyampaikanpesan agar para mahasiswatetapsemangatmeraihimpiannyameskipungagalberkali-kali. “Tuhanitumelihatusahakita, bukanhasilnya. Diamemberikan yang terbaik di luardugaankita,”imbuhnya.
HUMAS-Kali ini, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Malang (UIN Maliki) harus berbangga karena tiga mahasiswanya meraih juara III lomba Business Plan se-Jawa Timur. Lomba ini diadakan oleh Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember sebagai tuan rumah tahun 2021. Acara ini dilaksanakan mulai tanggal 11 Mei – 26 Juni 2021 dan diikuti oleh mahasiswa studi ekonomi se-Jawa Timur.Sabtu(9/10)
Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa, yakni Al Muazzami, Achmad Wahid Wibisono, angkatan 2018 dan Samarchony Safira angkatan 2019 Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), menyiapkan proposal dengan matang agar tampil maksimal dan mampu bersaing dengan peserta lain. Menariknya, proposal ini disiapkan ketika adanya pendaftaran perlombaan dan disusun secara otodidak tanpa adanya pembimbing. Proposal yang diangkat berjudul SMART BUMBES: Program Akselerasi Edukasi Literasi Keuangan Syariah di Masyarakat Pedesaan.
Ide tersebut dirancang untuk memberikan solusi serta inovasi untuk mengembangkan masyarakat pedesaan dengan system smart bumdes. Al Muazzami, salah satu anggota Tim UIN Maliki, mengaku sangat bersyukur karena usahanya membuahkan hasil. “Sangat tidak mudah untuk sampai di posisi itu karena kami menghadapi tim-tim dari kampus lain yang persiapannya lebih matang, " ucapnya.
Hasil lomba tersebut tidak menyurut mereka untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk perlombaan-perlombaan lainnya. Selain dapat menambah ilmu, mereka juga mendapatkan pengalaman berharga. Tim UIN Maliki bertekad untuk mempersiapkan dengan matang dan lebih baik di perlombaan selanjutnya. Mereka berharap dapat mengembangkan potensi diri demi terbentuknya bonus demografi yang kreatif dan inovatif perwakilan dari UIN Maliki.
Perwakilan dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) UIN Maliki Malang, Bapak Fakhruddin Syarief, menyampaikan apresiasi yang sangat besar kepada tim tersebut. Menurutnya, prestasi tersebut yang sangat membanggakan bagi Prodi HES Fakultas syariah khususnya dan UIN Malang pada umumnya. Prestasi itu akan menjadi sumbangsih bagi Prodi HES dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu dan kualitasnya. “Kami berharap prestasi ini akan menjadi pemicu bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengukir prestasi, baik akademik maupun non akademik,"pungkasnya.(alf)
HUMAS-Evaluasi merupakan hal paling penting dalam suatu agenda. Tak terkecuali pada salah satu agenda rutin dari Unit Bagian Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Pusat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki), yakni agenda Penerimaan Mahasiswa Baru(PMB) Jalur Mandiri tahun 2021. Pasca sebulan lebih dari PMB tersebut, akhirnya unit yang diketuai oleh Imam Ahmad, M. Ag itu menggelar rapat evaluasi yang bertempat di Hall Atas Whiz Capsule Hotel Grand Bromo, Probolinggo. Jumat-Sabtu(8-9/10)
Prosesi rapat berjalan dengan lancar dan semua tamu yang hadir mengikuti rapat evaluasi tersebut sampai selesai. Dalam arahannya, Prof. Zainuddin, MA, Rektor UIN Maliki Malang berharap agar agenda seperti itu tetap diadakan setiap tahunnya. "Evaluasi seperti ini sangatlah penting dan memang dibutuhkan masukan ataupun saran dari pimpinan dan pihak terkait lainnya demi perbaikan mulai dari sistem, mekanisme dan inovasi yang dibutuhkan saat PMB berikut nya", paparnya.
Hingga diakhir rapat, diperoleh tiga rekomendasi yang harus segera ditindak lanjuti bagi unit BAK pusat, yakni :
Pertama, tersusunnya prosedur atau pedoman operasional baku (POB) penerimaan mahasiswa jalur mandiri baik dari jenjang Sarjana(S-1), Magister (S-2), dan Doktor(S-3) di UIN Maliki Malang.
Kedua, pemanfaatan dan dukungan teknologi informasi secara penuh baik dalam program sosialisasi dan proses pelaksanaan PMB.
Ketiga, menciptakan relasi dan kerjasama yang harmoni untuk bersinergi dalam sosialisasi universitas baik dari intra maupun ekstra kampus UIN Maliki Malang.(ptt)