Daftar Kategori: Ulasan


UIN MALANG GELAR ZIKIR DAN DOA BERSAMA
Abadi Wijaya Jumat, 25 Juni 2021 . in Berita . 831 views
3206_zikir.jpg


GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Harus, M.Ag mengajak seluruh dosen dan karyawan untuk zikir dan doa dengan khotmil Quran, istighotsah, dan shalawat bersama, Jumat (25/6).
Kegiatan religi kali ini bertempat di gedung Fakultas Sains dan Teknologi Lt.1.
Melalui kegiatan ini, kata Prof. Haris, mari bersama-sama meminta keselamatan dan kesehatan kepada Allah SWT. Di era pandemi seperti ini, kegiatan seperti ini harus di istiqamahkan dengan tetap menjaga protokol kekesehatan dengan ketat. "Alhamdulillah, tidak terasa kegiatan rutinitas khotmil Quran, istihitsah, dan shalawatan setiap Jumat pagi ini sudah berjalan hampir tiga tahun dan semoga kita semua bisa terus istiqomah," paparnya.
Mumpung masih diberi kesempatan, lakukan apa yang telah diperintahkan di dalam Alquran, isi Alquran tidak ada yang bertentanhan dengan NKRI ini. "Untuk itu, selain untuk dibaca, Alquran juga harus terus dikaji dan dipahami dan diamalkan baik secara tekstual maupun kontekstual," pesannya.
Sementara itu, Dekan Fakuktas Saintek Dr. Sri Harini, M.Si berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut di lingkungan UIN Maliki Malang. Kegiatan zikir ini juga efektif menjadi ajang silaturahim antar warga UIN Maliki Malang.
Dipenghujung masa jabatannya, calon guru besar UIN Malang ini berharap bisa terus mengabdikan dirinya demi kemajuan kampus tercinta menuju smart Islamic and green univerity seperti yang dicita-citakan. "Semoga kedepan UIN Malang semakin maju dan bisa memiliki budaya saing tinggi dikancah nasional maupun internasional," harapnya.

Lebih Lanjut »
REKTOR, PERSEMBAHKAN PUISI UNTUK ALUMNI
Abadi Wijaya Jumat, 25 Juni 2021 . in Berita . 881 views
3205_wisuda.jpg

Reporter: Putut Wahyu H

RE-REVOLUSI KEMANUSIAAN,
Posisi Islam di Era Milenial Dibutuhkan.

Muhammad SAW hadir di bumi membawa revolusi.
Pandangan kemanusiaan yang salah kemudian dikoreksi.
Kesetaraan gender dengan meletakan sesuai dengan posisi.
Kesamaan hak perempuan dan laki-laki tanpa diskriminasi.
Sesuai dengan konteks dan masa dan relevansi.

Tidaklah orang Arab lebih baik dari orang ajam sebagai sabda Nabi.
Bukan pula turunan menjadi ukuran yang dianggap prestasi.
Hanya takwa kepada Allah SWT yang menjadi ukuran evaluasi.
Pandangan ini yang harus digelorakan kembali.
Inilah yang dulu diperjuangkan Soekarno, Gus Dur, Megawati, sampai Jokowi.
Siapa pun tanpa pandang bulu bisa ikut berpartisipasi.
Dengan kecerdasan, al akhlaq al karimah dan prestasi.

Kini di era milenial perlu diteguhkan kembali.
Pandangan Islam yang sangat substansi.
Egalitarian dan kesamaan hak kemanusiaan di bumi.
Harus dijaga dan dikembangkan sesuai Pancasila, UUD '45, dan al Qur'an kalam ilahi.
Harus ada re-revolusi biar tidak bias karena kepentingan golongan dan pribadi.

Inilah yang dikembangkan Nabi dan juga ditiru di era revolusi industri.
Nabi Muhammad SAW menghargai semua orang tanpa kasta dan privasi-privasi.
Sekarang inilah yang harus dibangkitkan terutama lewat perguruan tinggi.
Mereka para sarjana, magister dan doktor menjadi alumni lalu mengabdi.
Harus punya pandangan egalitarian dalam mengabdi untuk bangsa di NKRI.

Hari ini wisuda di gelar di kampus UIN Maliki.
Meski perhelatan dilakukan dengan cara daring lagi.
Pesan penting ini perlu disampaikan sebagai bekal alumni mengabdi.
Jangan sampai menjadi sarjana elitis apalagi tanpa prestasi.
Harus ada re-revolusi kemanusiaan di era milenial sekarang ini.
Dosen apalagi profesor harus jadi agent of change dengan sangat simpati.

Malang, 24 Juni 2021
'Abd Al Haris Al Muhasibiy

GEMA-Itulah salah satu puisi maha karya dari Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag. Puisi dengan judul "Re Revolusi Kemanusiaan" ia persembahkan dan bacakan saat sambutan acara wisuda virtual periode I dan II tahun 2021 di Aula Lt. 5,Gedung Rektorat. Kamis(24/6)

Puisi bebas yang terdiri dari beberapa bait itu erat hubungannya dengan kesetaraan gender dan apresiasi prestasi wanita. Apalagi menurut Prof. Haris sapaan akrabnya, hal itu terbukti pentingnya peran kaum hawa bagi institusi seperti UIN Maliki ini. "Bisa kita ketahui, dari tujuh fakultas di kampus ini ada empat fakultas yang dipimpin oleh kaum ibu-ibu, " ujarnya. "oh, iyaa masih ada lagi yakni sekolah pascasarjana dan juga LP2M pun dipimpin oleh para kaum wanita, " imbuhnya.

Sehingga rektor asal Lamongan itu menghimbau khususnya untuk para wisudawan tanpa mempersoalkan tentang gender, bahwa di era milenial ini siapa pun harus mampu beradaptasi dengan capaian prestasi. "Para alumni UIN Maliki saya harapkan mampu mengimplementasikan ilmunya, tidak hanya untuk pribadi tetapi juga masyarakat pribumi serta mengabdi demi kesejahteraan bangsa dan NKRI, " pungkasnya. (ptt)

Lebih Lanjut »
Penyesuaian Kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Ganjil 2021/2022
Riwatul Mahya Kamis, 24 Juni 2021 . in Akademik . 3604 views

Pengumuman

Kategori : Edaran
Nomor : 2236/Un.3/Kp.02.1/06/2021
Tentang : Penyesuaian Kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Ganjil 2021/2022
File : Download File
Lebih Lanjut »
STEP BY STEP: MENUJU JURNAL SCOPUS
Iffatunnida Selasa, 22 Juni 2021 . in Berita . 1463 views

 

3203_pen.jpg

GEMA-Sebagai guru besar yang sering membimbing mahasiswa dan dosen untuk menghasilkan karya ilmiah, Prof. Irwan Abdullah berbagi ilmu agar tulisan dapat diterima di jurnal berindeks Scopus. Dalam Workshop Metodologi Penelitian Praktis dan Penulisan Artikel di Jurnal yang diadakan LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, ia menjelaskan tahapan untuk memulai tulisan, Selasa (22/6).
Menurut profesor asal Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini, kerangka tulisan dinilai sangat penting. Kerangka tulisan yang baik, akan membantu mengorganisir cara berpikir penulis menjadi lebih terarah. Selain itu, kerangka tulisan membantu kita menulis artikel yang efektif tanpa berbelit.
Ia mencontohkan, saat menulis bagian Introduction, biasanya penulis pemula memulai dengan sesuatu yang general. Misal, ketika ingin membahas pendidikan multikultural di pesantren, banyak penulis yang memulai latar belakang dengan menulis bhinneka-nya Indonesia. “Sangat jauh dari inti bahasan, padahal yang mau dibahas adalah lingkungan pesantren,” papar Prof. Irwan.
Ia melanjutkan, di bagian literature, sebaiknya penulis berpedoman pada keywords yang sudah ditulis di awal tulisan. “Kalau ada tiga keywords, maka sub bahasan sebaiknya tiga saja,” jelasnya. Hal yang ditulis dalam bagian literature, selanjutnya akan dibahas lagi di bagian discussion.
Karena karya ilmiah merupakan hasil penelitian, maka penulis wajib menyertakan wujud atau bukti-bukti yang didapatkan selama riset. Bukti yang didapatkan harus dipresentasikan di bagian Methods. Dengan begitu, karya tulis yang dihasilkan benar-benar bernilai ilmiah. (nd)

Lebih Lanjut »
5 PROSES BERPIKIR MENURUT PROF. IRWAN ABDULLAH
Iffatunnida Selasa, 22 Juni 2021 . in Berita . 2670 views
3202_profir.jpg

GEMA-Jangan asal menulis karya ilmiah. Prof. Irwan Abdullah menekankan, ada proses berpikir yang setidaknya harus dilakukan penulis agar tulisannya bernilai ilmiah. Hal tersebut ia bagikan pada peserta Workshop Metodologi Penelitian Praktis dan Penulisan Artikel di Jurnal Ilmiah, Selasa (22/6). Acara yang dihelat LP2M UIN Malang itu diikuti 143 peserta bertempat di Aula Gedung Rektorat lt.5.
Secara berurutan, Prof. Irwan menjelaskan bahwa proses berpikir saat melakukan penelitian dimulai dengan pemahaman teori. Dilanjutkan dengan konsep yang dirancang peneliti, lalu menentukan variabel. Proses setelahnya ialah indikator dan ditutup dengan data. "5 proses ini saja dan riset anda selesai," imbuhnya.
Guru besar asal Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu memaparkan bahwa tidak perlu waktu lama untuk menghasilkan karya ilmiah. Dengan niat yang benar dan organisasi yang baik, suatu riset dan karya ilmiah bisa dilakukan berkali-kali dalam setahun. "Sama halnya dengan proses penulisan disertasi, semalas-malasnya kita, disertasi bisa selesai dalam waktu 6 bulan," ujarnya. (nd)

Lebih Lanjut »
PEMINAT BANYAK, LP2M TAMBAH KUOTA
Iffatunnida Selasa, 22 Juni 2021 . in Berita . 773 views
3201_work.jpg

GEMA-Sebagai unit yang bertanggung jawab menggiatkan riset dan pengabdian di kampus, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) terus mengusahakan program-program terkait. Setelah melaksanakan pelatihan khusus tenaga kependidikan (tendik) pada Ramadhan lalu, kini workshop lanjutan pun diberikan. Mengundang Prof. Irwan Abdullah, LP2M mengadakan Workshop Metodologi Penelitian Praktis dan Penulisan Artikel di Jurnal Ilmiah, Selasa (22/6).
Ketua LP2M, Prof. Dr. Tutik Hamidah menjelaskan, program ini menarik banyak peminat. Terbukti dari jumlah peminat yang hampir mencapai tiga kali lipat dari kuota yang disediakan. "Awalnya hanya 50, tapi dalam waktu singkat sudah mencapai 143 pendaftar," imbuhnya. Membludaknya peserta di luar dugaan ini membuat panitia harus memindahkan tempat acara yang dilaksanakan luring ini. Awalnya, panitia memilih Ruang Meeting Gedung Rektorat lt.3 sebagai tempat workshop, namun akhirnya diganti ke Aula Gedung Rektorat lt.5 yang berkapasitas 150 peserta.
Ia melanjutkan, pihak LP2M juga tidak hanya mengkhususkan workshop ini untuk tendik. Namun juga mengikutkan sejumlah dosen di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Hanya saja, dosen yang diutamakan untuk ikut ialah yang berstatus lektor dan asisten ahli. Dengan begitu, program kampus untuk menambah guru besar bisa sekaligus terlaksana.
Sebagai pembuka, Rektor Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. mengingatkan pentingnya memiliki kemampuan menulis karya ilmiah bagi sivitas akademik, khususnya dosen untuk menunjang kenaikan pangkat. "Menulis karya sesuai bidang ilmunya tentu akan membuktikan pemahaman mendalam seseorang terhadap pengetahuan," papar rektor. Ia juga menyatakan, sampai saat ini, pihak kampus masih serius mendorong semua dosen untuk menuju level tertinggi, yakni profesor. Dengan begitu, kampus memiliki nilai ideal juga kapabilitas sebagai institusi pendidikan. (nd)

Lebih Lanjut »
IPPBMM: PERCAYA DIRI JADI MODAL UTAMA MENUJU JUARA
Abadi Wijaya Senin, 21 Juni 2021 . in Berita . 592 views
3200_ippbmm.jpg

Reporter: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Maliki Malang) Prof.Dr.Abd.Haris,M.Ag secara resmi melepas kontingen UIN Maliki Malang yang akan berkompetisi dalam Invitasi Pekan Pengembangan Bakat Minat Mahasiswa(IPPBMM) di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta(21-25/6). Agenda pelepasan kontingen itu dilaksanakan di teras depan Gedung Rektorat. Minggu(20/6).

Kegiatan IPPBMM tersebut akan diikuti oleh perguruan tinggi keagamaan Islam se-Jawa dan Madura. Kontingen UIN Maliki Malang akan mengikuti 5 jenis perlombaan yang digelar secara luring dan juga ada yang lainnya secara online, total ada 64 cabang olahraga dan seni yang diperlombakan.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa memberikan banyak manfaat bagi para mahasiswa UIN Maliki Malang terutama dalam hal pengembangan diri (bakat dan minat)" kata Rektor Prof. Haris di awal sambutannya.

Rektor Asal Lamongan itu menjelaskan bahwa hakikat dari lomba adalah mediasi yang berisi kesan dan pesan kepada setiap orang untuk menjadi insan yang jujur, amanah, sportif dll. Kemudian dari hal itu implikasinya tidak lain membentuk karakter dan pengembangan kepribadian atau personality.

Kepada para kontingen, orang nomer wahid di UIN Maliki Malang itu mengingatkan bahwa pada perlombaan apa pun pasti nanti punya lawan. Sehingga ia meminta para kontingen benar-benar siap. "Bersiaplah kalian semua untuk melakukan yang terbaik dan berusaha semaksimal mungkin untuk menang namun jangan lupa juga untuk mampu mengakui keunggulan lawan pada saatnya nanti, " ungkapnya.

Rektor menginginkan agar para kontingen UIN Maliki bisa menang di setiap cabor dan seni yang diperlombakan pada event IPPBMM 2021 ini."Saya berharap anda semua menang karena ini adalah semangat kita. Percaya diri adalah pangkal dari kesuksesan, kejuaraan dan keberhasilan, " tegasnya.

Oleh karena itu, anda semua harus percaya diri namun jangan sampai tidak mengakui kelebihan orang lain. "Carilah apa itu kekurangan dari lawan namun ambilah kelebihannya sebagai pembelajaran diri, "imbuhnya.

Terakhir Prof. Haris berpesan apabila nanti menang maka jangan sampai merasa sombong. "Usai menang maka anda tidak perlu sombong karena kemenangan anda atau prestasi anda hari ini, esok dan lusa adalah nisbi. Suatu waktu anda akan dikalahkan. Dan mestinya anda selalu belajar dari kemenangan anda apalagi kekalahan anda", pungkasnya. (ptt)

Lebih Lanjut »
Ketentuan Pelaksanaan Wisuda Periode 1 dan 2 Tahun 2021
BAKK UIN Maliki Malang Jumat, 18 Juni 2021 . in Akademik . 3031 views

Pengumuman nomor: 21780/Un.3.1/PP.00.9/06/2021 tentang Ketentuan Pelaksanaan Wisuda Periode 1 dan 2 Tahun 2021 dapat di download di sini:

Pengumuman Pelaksanaan Wisuda Periode 1 dan 2 Tahun 2021

 

Lebih Lanjut »
REKTOR AJAK SUSUN KURIKULUM RUMAH TAHFIZ
Iffatunnida Senin, 14 Juni 2021 . in Berita . 868 views
3198_kur.jpg
REKTOR memberikan pengarahan untuk menyusun kurikulum khusus Rumah Tahfiz

GEMA-Pasca pembangunan Rumah Tahfiz di area Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang Kampus 3, rektor pun mengajak para dosen untuk segera menyusun pembelajaran kurikulumnya. Ajakan ini disampaikan saat mengadakan acara Jumat rutinan di Masjid Ibnu Sina di Kampus 3, Kota Batu, Jumat (11/6).
Rektor menjelaskan, Rumah Tahfiz adalah tempat bagi mahasiswa untuk belajar dan menghafal al Quran. Mereka yang ingin menjadi bagiannya harus melalui proses seleksi. Pasalnya, menjadi bagian Rumah Tahfiz, berarti mahasiswa memiliki komitmen tambahan untuk memperdalam al Quran. “Karena ini bukan program wajib, maka di awal, mereka mendapat tawaran dulu,” imbuhnya.
Meski program tambahan, ia tak ingin pengurusan Rumah Tahfiz setengah-setengah. Maka, di hadapan para pimpinan yang hadir Jumat itu, rektor mengajak untuk mendiskusikan kurikulumnya. Rektor berpesan agar kurikulum yang dibuat tidak memberatkan beban mahasiswa. Mengingat jadwal mahasiswa, khususnya FKIK, yang sudah padat dengan perkuliahan, praktik di laboratorium dan juga di lapangan.
Dengan hadirnya orang-orang berkompeten, maka kurikulum yang dirancang nantinya bisa ditelaah dan diperbaiki hingga mencapai level ideal. “Sebelum tahun ajaran baru Agustus 2021, kurikulum ini sudah siap,” target Prof. Haris.
Ia berharap, Rumah Tahfiz dapat membentuk lulusan UIN Malang yang tak hanya berkompeten dalam keilmuan yang dipilih namun juga menguasai ilmu al Quran. Sementara itu, Rumah Tahfiz yang masih terus dibangun ini rencananya akan diresmikan Juli 2021. “Pembangunan sudah 68% rampung,” papar Prof. Haris. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up