Daftar Kategori: Ulasan


NOE LETTO AKAN HADIR LAGI PADA PUNCAK IEF
Iffatunnida Selasa, 8 Oktober 2019 . in Berita . 1514 views
2432_noe.jpg


GEMA-
Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) sibuk mempersiapkan gawe tahunannya Islamic Education Festival (IEF). Kegiatan selama seminggu (13-18/10) tersebut merupakan rangkaian milad jurusan di bawah naungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Pada puncak acara (18/10) pihak jurusan akan mengundang Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal sebagai Noe, vokalis band Letto.
IEF akan terbagi menjadi tiga rangkaian kegiatan. Pertama, Forum Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh seluruh mahasiswa PAI. Selanjutnya, panitia akan mengadakan kompetisi intra jurusan, seperti Futsal, Qiroah, Microteaching, dan Bazar. Gebyar IEF akan ditutup dengan santunan anak yatim dan pengajian bersama Noe Letto.
Sibro Amulisi, Ketua Pelaksana IEF menuturkan ada beberapa kendala yang dihadapi timnya. Salah satunya ialah mencari sponsorship dari perusahaan yang ditarget panitia. “Namun, alhamdulillah persiapan sudah mencapai 89%,” jelasnya.
Ia berharap acara tahunan tersebut berjalan sesuai rencana. Ia pun meminta agar mahasiswa Jurusan PAI memanfaatkan kegiatan tersebut untuk melakukan hal-hal menyenangkan. “Niat saya agar semua mahasiswa bisa menjalin tali silaturahmi yang baik tak terhalang oleh nama dan tahun angkatan,” imbuh mahasiswa semester tiga tersebut. (lai/nd)

Reporter: Laili Faiqoti

Lebih Lanjut »
PENGAMBILAN SERTIFIKAT PBAK 2019
Admin WR3 Senin, 7 Oktober 2019 . in Akademik . 1679 views

 

PENGUMUMAN

Pengambilan Sertifikat Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dapat diambil di Kantor Bagian Kehasiswaan dan Alumni Gedung Jenderal Besar H. Muhammad Soeharto Lt.1 (Sport Center)

Info lebih lanjut bisa dilihat dilaman Bagian Kemahasiswaan

Lebih Lanjut »
LITERASI DI ERA POST-TRUTH
Abadi Wijaya Senin, 7 Oktober 2019 . in Berita . 1801 views
2430_perpustakaan.jpg
BAGI ILMU: Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd saat menyampaikan materinya.


GEMA-Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan seminar literasi, Sabtu (5/10). Seminar ini dilaksanakan di Auditorium Saintek lt. 4, dan diikuti kurang lebih 200 mahasiswa UIN Maliki sebagai peserta seminar. Literasi di era post-truth menjadi tema seminar kali ini karena dewasa ini, faktanya masyarakat lebih mempercayai perkataan tokoh terkenal dibanding dengan data dan fakta yang ada.
“Era pasca-kebenaran merupakan bentuk perubahan yang luar biasa dengan sangat cepat”, Ujar Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd. dalam memaparkan materinya. Era ini berada pada zaman disrupsi dimana perubahan yang sangat besar secara tiba-tiba yang menimpa seluruh sektor manusia. Tambah guru besar UM Malang tersebut. Indonesia sudah mulai memasuki zaman ini sejak dari 3-4 tahun yang lalu.
Post-Truth juga dapat difahami dengan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi tetapi dibuat terjadi, seperti: hoax, fake news, kabar palsu dan istilah-istilah lainnya. Dalam revolusi 4.0 ini tidak ada yang dapat menanggulangi kemajuan teknologi, sehingga Kepala Perpustakaan Pusat UM ini memberikan beberapa prinsip kemanusiaan dan humanitisme yang harus dimiliki untuk mencegah hal tersebut.

2431_cc.jpg


Pertama, memiliki karakter, tata krama, akhlak, dan etika. Sehingga, karakter yang kuat dapat mengontrol diri dalam revolusi digital ini. Kedua, memiliki kompetensi, kemampuan dalam memilih dan memilah teknologi dan informasi secara baik dan benar. Ketiga, literasi digital, mengerti dan memahami informasi tersebut mulai dari sumber, isi, penganggung jawab dan mengerti dengan tepat mengenai hal-hal yang diperbolehkan dan dilarang dalam dunia kepenulisan literasi.
Setelah memahami prinsip, tidak bisa untuk dihindari dalam era revolusi digital ini dengan munculnya penyakit revolusi digital. Penyakit tersebut adalah kedangkalan berfikir. Dalam seminarnya Prof. Djoko memberikan dua pilihan untuk menghadapi revolusi digital yang kilat ini. Pertama, dengan memperlambat laju perubahan. Kedua, mempercepat laju perubahan. Menurut Prof. Djoko, lebih baik memilih untuk memperlambat lajunya karena untuk menyelamatkan saraf kejiwaan masing-masing individu. “Tujuannya agar seorang anak dapat tempat bercerita secara fluent kepada orangtuanya tanpa diburu kuota dan baterai,” terangnya.
Melalui literasi ini tambah dia, informasi dapat cepat, tepat, cermat, cendikia, dan informatif. “Disinilah perpustakaan dan ilmu informasi memiliki peran yang menjadi tonggaknya masyarakat agar ber-literate dengan tepat”. Ucap pria ramah ini sebelum menutup materinya. Sehingga, ilmu perpustakaan menjadi mercusuar masyarakat untuk mencari informasi. (ofi)

Reporter: Ach. Basofi
Foto: Basofi

Lebih Lanjut »
EL-ZAWA ‘SAPA’ TETANGGA KAMPUS
Iffatunnida Senin, 7 Oktober 2019 . in Berita . 752 views
2429_zawa.jpg

GEMA-Pusat Kajian Zakat dan Wakaf “eL-Zawa” UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyapa masyarakat dengan silaturahmi berikut santunan dhuafa. Berbeda dengan acara-acara sebelumnya, kali ini eL-Zawa melebarkan sayap ke wilayah luar Lowokwaru, tepatnya di Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun.
Menurut Ketua eL-Zawa, Nurul Yaqien, hal tersebut merupakan upaya perluasan santunan eL-Zawa ke wilayah sekitar kampus. “Karena kan Kecamatan Sukun ini merupakan tetangga UIN Malang yang paling dekat. Sebelumnya belum pernah ada (santunan). Ini yang pertama,” ungkapnya.
Tak hanya memberikan santunan, akses bantuan kesehatan dan fasilitas lain dari eL-Zawa kini juga dapat dinikmati oleh warga Karangbesuki. Prosedurnya sama, hanya perlu datang ke kantor terlebih dahulu.
Perluasan bantuan ke wilayah Sukun ini pun mendapat sambutan hangat dari pihak kecamatan dan Kelurahan Karangbesuki. Seperti yang diungkap oleh Kepala Kelurahan, Bambang Heryanto, M.Si., kegiatan ini sangat membantu.
“Kegiatan ini bagus sekali. Luar biasa. Supaya kampus itu bisa silaturahmi dengan tetangga. Jadi, (tetangga-tetangga) bisa mendapat biasnya, mendapat barokah,” jelas Bambang.
Untuk selanjutnya, eL-Zawa akan melaksanakan silaturahmi dan santunan dhuafa yang serupa di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. (*/nd)

Reporter: Fatimatuz Zahroh

Lebih Lanjut »
UIN MALANG GALI POTENSI PEJABAT STRUKTURAL ESELON III DAN IV
Abadi Wijaya Jumat, 4 Oktober 2019 . in Berita . 644 views
2426_inter1.jpg
INTERVIEW: Kabag Umum A Zubairi saat diinterview oleh WR I, II, III, dan IV di rumah Singgah Batu, Jumat (4/10).


GEMA-Proses asesmen di hari kedua ini seluruh pejabat eselon III dan IV mengikuti proses interview. Satu persatu mulai digali potensinya lebih dalam oleh asesor ahli, tak terkecuali WR I, II, III, IV dan perwakilan dari Kabag Kepegawaian Kemenag Pusat juga turut menginterview 47 calon pejabat struktural tersebut, Jumat (4/10).

2428_inter3.jpg


Kabag dan Kasubbag tersebut nantinya akan diposisikan jabatannya sesuai dengan hasil asesmen. Kabag OKH UIN  Maliki Malang Umihanik menjelaskan bahwa asesmen ini untuk memposisikan pejabat struktural di lingkungan UIN Malang berada di jabatan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sehingga bisa menunjang kinerjanya di masing-masing satker yang ada. "Menempatkan posisi pejabat struktural harus sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya," jelasnya.

2427_inter2.jpg


Ibu dari dua putra itu berharap asesmen ini bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan data kopetensi dari eselon III dan IV lebih akurat, sehingga dihasilkan jabatan yang sesuai dengan kompetensi, dan lebih transparan dalam hasil asesmennya. "Untuk menetapkan para pejabat, UIN Malang menghadirkan Tim asesor ahli yang brsertifikat dan juga melibatkan  Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kemenag pusat," pungkasnya.

Lebih Lanjut »
JANGAN TERIMA HADIS SECARA INSTAN
Iffatunnida Kamis, 3 Oktober 2019 . in Berita . 1315 views
2425_misk.jpg

GEMA-Salah satu dosen Jurusan Ilmu al Quran dan Tafsir (IAT) Fakultas Syariah, Miski merilis bukunya berjudul Islam Virtual: Diskursus Hadis, Otoritas, dan Dinamika Keberislaman di Media Sosial. Perilisan tersebut dibarengi dengan acara Bedah Buku yang dihadiri oleh mahasiswa Jurusan IAT dan umum, Jumat (27/9). Beberapa dosen jurusan tersebut juga tampak hadir di Halaqoh Ma’had lt. 1.
Miski menjelaskan bahwa inspirasi bukunya berawal dari banyaknya unggahan meme atau gambar berisi hadis yang bermunculan di media sosial. Unggahan tersebut dilengkapi dengan caption yang cenderung berpaham tunggal atas hadis yang dikutip.
Hal ini membuatnya gusar. Pasalnya, hadis tidak bisa dipahami secara tunggal karena tidak semua ucapan Nabi Muhammad berkaitan dengan hukum atau aturan. Adakalanya, hadis memuat kisah-kisah terdahulu. “Nabi memiliki konteks tersendiri. Kadang hukum, pelajaran, atau urusan dunia yang tidak berkonsekuensi mengikat kita,” jelasnya.
Ia mencontohkan hadis tentang tasyabbuh atau menyerupai umat beragama lain. Hadis tersebut sering digunakan untuk larangan mengucapkan selamat ulang tahun, memberi hadiah Valentine, dan merayakan tahun baru.
Miski menjelaskan pada masa lalu di Arab, Islam merupakan agama muda yang tidak mudah dibedakan dari Yahudi, Nasrani, dan Majusi. Maka, untuk membedakannya Rasulullah memerintahkan beberapa hal seperti berjenggot. “Para ulama sendiri masih berbeda pendapat mengenai tasyabbuh apa yang diharamkan dan diperbolehkan,” imbuhnya.
Agar hadis-hadis yang beredar tetap relevan dengan konteks zaman now, ia menjelaskan tiga cara. Pertama kajian secara komprehensif. Kedua, kritis dengan tidak menggunakan satu sudut pandang saja. Terakhir, Hermeunetis agar kontekstualis terhadap teks hadis.
Karunia Hazyimara, salah satu peserta bedah buku menyatakan, kajian seperti ini dibutuhkan bagi kalangan muda. Apalagi mereka yang sehari-harinya selalu berselancar di media sosial. “Para konsumen hadis instan di medsos bisa belajar untuk lebih kritis setelah membaca buku ini yang memang disesuaikan dengan zaman medsos,” tuturnya. (*/nd)

Reporter: Sabrina Rezky M.

Lebih Lanjut »
47 ESELON III DAN IV DIASESMEN
Abadi Wijaya Kamis, 3 Oktober 2019 . in Berita . 713 views
2421_as1.jpg


GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan asesmen kepada 47 pejabat eselon III dan IV di lingkunagan UIN Maliki Malang. Asesmen ini dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari dan berakhir Jumat, (4/10) di Rumah Singgah Batu.
Asesmen kali ini dibuka langsung Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nur Diana M.Si, dan didampingi langsung Kabiro AUPK Drs. Mahfudh Shodar, M.Ag. Mengawali sambutannya Ilfi menegaskan bahwa proses asesmen ini sudah sepatutnya dilakukan setiap dua tahun sekali untuk mengidentifikasi kompetensi dari Bapak Ibu. “Asesmen ini tidak lain untuk meningkatkan layanan di UIN Maliki Malang,” paparnya.
Untuk itu, tambah dia, melalui asesmen ini nantinya akan diketahui kompetensi dari calon pejabat struktural ini agar kedepannya dalam mengemban amanah di jabatannya tidak salah orang. “Setidaknya, asesmen ini bisa digunakan untuk evaluasi sekaligus menentukan posisi tendik di UIN Malang,” jelasnya.

2422_as2.jpg


Ilfi berpesan, setidaknya setiap tendik di UIN Malang harus tetap percaya diri untuk terus mengasah kompetensi dirinya. Bagi tenaga administrasi harus bisa menguasai dua bahasa yaitu Bahasa Arab dan Inggris. Pasalnya, UIN Malang saat ini sudah menuju taraf pengakuan internasional. “Untuk itu, kompetensi yang dimiliki tendik harus terus dikembangkan, jangan sampai terlena ada di zona nyaman,” pesannya.
Sementara itu, salah satu Asesor dari Psikologika Malang Dr. Ilhamuddin Nukman menegaskan bahwa asesmen ini untuk menggali kompetensi secara komprehensif yang dimiliki para pejabat eselon III dan IV di UIN Malang. “Saya berharap semua peserta serius mengikuti proses asesmen ini, sehingga hasilnya bisa lebih akurat,” harapnya.

2423_as3.jpg


Ilham sapaan akrabnya menjelaskan bahwa semua peserta akan dinilai melalui tiga tahap, yaitu Psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), dan proses wawancara. “Hari kedua, semua peserta akan di interview langsung oleh Wakil Rektor Bidang AUPK, WR Bidang Kemahasiswaan, dan WR Bidang Kerjasama. “Kepala Biro Kepegawaian Kemenag Pusat yang diwakili Kabag Asesmen juga akan menginterview peserta secara random,” jelasnya.


Lebih Lanjut »
INFOPUB UIN MALANG ADAKAN “NGAJI” JURNALISTIK
Iffatunnida Kamis, 3 Oktober 2019 . in Berita . 773 views
2420_dis.jpg


GEMA-
Hari kedua Diseminasi Jurnalistik Reporter Kampus 2019 diadakan Rabu (26/9). Berbeda dengan hari sebelumnya, kali ini diseminasi fokus pada teknik penulisan berita, editing, dan fotografi.
Acara dibuka dengan materi Teknik Reportase dan Editing oleh Iffatunnida. Seminar kemudian dilanjutkan oleh Fariza Arafani, mantan reporter GEMA yang bertugas sejak 2008. Dalam seminarnya, wanita yang akrab disapa Ica ini mengungkap pengalamannya selama menjadi reporter.
“Teman-teman sangat beruntung ya, ada wadah (belajar menulis) seperti ini,” ungkapnya. Menurutnya, GEMA dapat memberikan ilmu dan memperluas jaringan sosial tanpa mengganggu kuliah.
Diseminasi ditutup dengan pelatihan Fotografi Jurnalistik. Materi ini diberikan oleh Abadi Wijaya selaku fotografer senior di Tabloid GEMA.
Salah satu peserta diseminasi, Fajar Rinaldi, mengaku bahwa ia sangat senang dengan adanya pelatihan ini. Mewakili rekan-rekan sejawatnya, Fajar mengungkapkan rasa terima kasihnya pada tim Informasi dan Publikasi (Infopub). 
Ia mengaku sangat senang telah diberi kesempatan untuk belajar. Ia pun berharap, para peserta bisa istiqomah. “Saya sangat senang akhirnya belajar ilmu Jurnalistik. Ibaratnya setelah ini tuh tinggal aksinya,” ungkapnya.
Nantinya, para peserta akan menempuh masa trainee selama satu bulan. Hal ini dimaksudkan supaya ada seleksi alam sebelum resmi menjadi reporter kampus. (*/nd)

Reporter: Fatimatuz Zahra

Lebih Lanjut »
HOBI INI BAWA ARJA KE MANCANEGARA
Iffatunnida Kamis, 3 Oktober 2019 . in Berita . 911 views
2419_arja.jpg

GEMA-Muhammad Sahni Arja, salah satu mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Malang menjadi perwakilan Indonesia dalam Elite Academy Qatar Debate di Doha, Qatar. Acara ini diselenggarakan seminggu (20-27/9).
Arja mengatakan, lebih dari 388 peserta mengikuti seleksi dari berbagai negara. Namun, hanya 40 peserta yang terpilih untuk mengikuti acara ini. “Dari Asia Tenggara hanya ada dua negara, Indonesia dan Thailand. Saya satu-satunya yang mewakili Indonesia,” tutur mahasiswa asal Rokan Hilir, Riau tersebut.
Ia melanjutkan, acara tersebut ditujukan untuk melatih debator muda untuk menjadi duta debat Bahasa Arab di negara masing-masing. “Dengan menjadi duta, kami bisa menyebarkan Bahasa Arab melalui metode tersebut,” paparnya.
Kiprahnya di dunia debat tidak dapat diragukan. Ia menyukai Bahasa Arab sejak belajar di pondok pesantren hingga akhirnya tertarik mengikuti debat Bahasa Arab. Arja pun memiliki banyak pengalaman perlombaan di bidang ini. “Saya mulai dengan ikut lomba debat di sekolah hingga sekarang bisa ke luar negeri,” kisahnya.
Tak ingin jemawa, ia mencoba selalu menyebarkan semangat dan motivasi ke teman sesama mahasiswa. Menekuni hobi adalah hal yang Arja tekankan. “Selagi masih berstatus mahasiswa jangan pernah berhenti mencari peluang dan tekuni hobi yang kamu rasa adalah passion-mu,” tutur mahasiswa angkatan 2015 ini. (nba/nd)

Reporter: Nabila

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up