Daftar Kategori: Ulasan


UDARA BERSIH IALAH HAK INDIVIDU
Iffatunnida Selasa, 12 Februari 2019 . in Berita . 2948 views
1814_climate.jpg

GEMA–Hak setiap manusia tidak terbatas sandang, pangan, dan papan. Udara yang bersih pun menjadi hal setiap orang. Hal ini diungkapkan Billy Aries dari Climate Institute dalam talkshow yang digagas instansinya bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM di Aula Gedung C Lt. 3, Senin (11/2). Talkshow lingkungan bertema Ledakan Penduduk dan Ancaman Polusi Udara tersebut juga menghadirkan Dekan Syariah Dr. Saifullah, M.Hum. sebagai pembicara.
Billy menjelaskan, hak terhadap udara bersih ini telah diatur UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Walau telah dicantumkan dalam undang-undang, sepatutnya seluruh warga negara turut berpartisipasi dalam merealisasikannya.
Nyatanya, kesadaran akan menjaga lingkungan yang minim menjadi isu yang selalu membayangi kondisi Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan ialah kepadatan penduduk. “Angka kelahiran di negara kita tinggi,” tuturnya.
Akibatnya, lanjut Billy, kepadatan penduduk terjadi khususnya di kota-kota besar, seperti Malang Raya. Malang sebagai salah satu tujuan favorit pendidikan semakin dianggap over populated.
Dr. Saiful menambahkan, para pendatang di Malang Raya cenderung membawa kendaraan pribadi, sehingga, “Polusi udara kian bertambah seiring dengan volume kendaraan di jalan yang juga bertambah.” Wajar jika banyak yang akhirnya merasa kualitas udara semakin menurun.
Selain peraturan mengenai penyertaan kendaraan ketika berpindah ke tempat baru, ada beberapa hal yang disarankan bagi pembicara. Salah satunya pendekatan urbanism. Cara itu dilakukan dengan memfokuskan penduduk dan kendaraan di satu titik. Nantinya, akan disediakan pula transportasi umum di kawasan padat penduduk tersebut. “Sehingga, tidak semua area terdampak,” jelasnya. (ich/nd)

Lebih Lanjut »
KABIRO AUPK: AJAK JERNIHKAN HATI DALAM MENJALANKAN TUGAS
Abadi Wijaya Selasa, 12 Februari 2019 . in Berita . 853 views
1815_kabiro-aupk.jpg

GEMA-Tahun ini, pelaksanaan penyerahan SK bagi pegawai non PNS berbeda dengan tahun sebelumnya. Penyerahan SK 2019 kali ini digelar di daalam Masjid At Tarbiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (11/2).
Kepala Biro AUPK Mahfudh Shodar menegaskan bahwa pelaksanaan penyerahan SK pegawai non PNS yang jumlahnya mencapai 360 orang tersebut memang sengaja dilaksanakan di dalam Masjid At Tarbiyah, dan insyaallah ini merupakan klai pertamanya dilakukan di kampus ini. “Tujuan kami untuk mengajak kepada seluruh karyawan dan dosen agar bekerja itu harus seimbang dengan ibadahnya kepada Allah SWT,” terangnya.
Dengan begitu, kata dia, diharapkan melalui pelaksanaan shalat duha dan istighotsa berjamaah seperti ini bisa menjernihkan hati untuk melaksanakan amanah sebagai pegawai di UIN Maliki Malang. “Dan semoga Allah SWT meridhoi dan memberikan kemudahan terhadap pekerjaan kita masing-masing,” doanya seraya diamini seluruh karyawan dan dosen yang hadir.
Selain itu, tambah Mahfudh, selain penyerahan SK juga digelar doa bersama untuk mendoakan Tiga kegiatan yang cukup besar di tahun 2019 ini, yaitu pelaksanaan proses akreditasi ulang institusi, rencana pelaksanaan pembangunan kampus 3 di Desa Precet, Sumbersekar Batu, dan pelaksanan Pionir. “Mari Bapak Ibu kita berdoa setiap saat agar reakreditasi UIN Maliki Malang mendapatkan skor nilai yang terbaik dari yang terbaik,” doanya, amiin.

Lebih Lanjut »
PENERIMAAN BEASISWA BANK INDONESIA
Admin WR3 Senin, 11 Februari 2019 . in Akademik . 4330 views

PENGUMUMAN

PENERIMAAN BEASISWA BANK INDONESIA
UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
TAHUN 2019

Juknis penerimaan beasiswa Bank Indonesia Tahun 2019
Biodata Mahasiswa (Form. A1)
Panduan Pengajuan Beasiswa Online
Untuk Informasi lebih lanjut bisa dilihat di website Bagian Kemahasiswaan atau langsung ke Gedung Jendral Besar H. Muhammad Soeharto Lt. 1.

 

Lebih Lanjut »
TERIMA SK BARU DI MASJID
Iffatunnida Senin, 11 Februari 2019 . in Berita . 664 views
1811_sk-kontrak-1.jpg

GEMA-Rektor Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. mengajak seluruh tenaga pendidik dan staf di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkumpul di Masjid at Tarbiyah. Himbauan rektor ini berkaitan dengan pembaharuan dan pembagian Surat Keputusan (SK) rektor tahun 2019, Senin (11/2). Tak seperti tahun sebelumnya yang bertempat di Aula Rektorat Lt. 5, penempatan di masjid tentu mempunyai tujuan khusus.
Sebelum pembagian SK, rektor mengajak seluruh yang hadir untuk melaksanakan jamaah Salat Dhuha. Dilanjutkan dengan pembacaan istighosah. Prof. Haris berharap, dengan begitu, tak hanya SK saja yang turun, namun juga keberkahan rejeki di kemudian hari. “Ini namanya masjidisasi SK,” ujarnya tersenyum.
Rektor kelahiran Kabupaten Lamongan tersebut menaruh harapan agar seluruh sivitas akademik UIN Malang membiasakan Salat Dhuha. “Seminggu sekali kita adakan secara berjamaah di masjid kampus ini,” ajaknya. Dengan cara ini, ia ingin mengingatkan pula agar semua kalangan selalu merasa bersyukur atas segala hal yang diberikan Allah swt. “Cara bersyukur salah satunya juga dengan datang dan pulang kerja tepat waktu. Jadi ucapan dan tindakan selaras,” jelasnya.

1813_sk-kontrak-3.jpg

Sebanyak 360 SK dibagikan oleh rektor kepada tenaga pendidik (dosen) dan staf Kampus Ulul Albab.
Selanjutnya ia berharap, agar ke-360 pegawai yang menerima SK baru tidak akan mendadak mengundurkan diri. Pasalnya, semua yang menerima SK baru didasarkan pada evaluasi tahunan dan seleksi ketat. “Kita juga menolak beberapa yang tidak berpartisipasi aktif,” imbuhnya.
Terakhir, Prof. Haris mengajak seluruh sivitas akademik untuk menanamkan rasa cinta pada UIN Malang. Cinta tentu karena merasa memiliki institusi. Jika sudah cinta, ia yakin, semua kalangan akan bersama-sama merawat dan mengembangkan kampus. “Contohnya, kegiatan Jumat bersih beberapa minggu terakhir ini kita isi dengan cat trotoar. Semua dilakukan oleh dosen dan karyawan. Tidak ada yang dibeda-bedakan,” paparnya. (ir/nd)

Lebih Lanjut »
PENYAKIT HATI, Penyebab Sulit Berkomunikasi
Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag Minggu, 10 Februari 2019 . in Rektor . 6347 views
  Penyakit hati sering terjadi
Lebih Lanjut »
RUMAH TAHFIDZ DAN LAB ALQUR'AN, Alumni UIN Maliki Siap Membangunkan
Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag Sabtu, 9 Februari 2019 . in Rektor . 1402 views
Melalui IKA UIN Maliki
Lebih Lanjut »
RENSTRA DIKTIS, Jadikan PTKIN Rujukan Dunia
Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag Jumat, 8 Februari 2019 . in Rektor . 1643 views
Sesuaikan dengan era
Lebih Lanjut »
NAMA MATA KULIAH HARUS JELAS
Iffatunnida Kamis, 7 Februari 2019 . in Berita . 1829 views
1809_handoyo.jpg
WORKSHOP: Assoc. Prof. Handoyo Puji Widodo saat mengisi materi di Workshop EAP yang diselenggarakan PKPBI.

 

GEMA-Banyak hal mengenai pembelajaran bahasa asing yang harus dibenahi. Unit Program Khusus Pengembangan Bahasa Inggris (PKPBI) mengundang seluruh dosen pengampu English for Academic Purposes (EAP) untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah berjalan, Senin (4/2). PKPBI khusus mengundang Assoc. Prof. Handoyo Puji Widodo untuk mengisi workshop di Home Theatre Fakultas Humaniora tersebut.
Pria yang menjadi Associate Professor di Shantou University, Guangdong, Cina ini menyoroti nama mata kuliah bahasa asing yang tidak jelas. Menurutnya, penamaan mata kuliah seharusnya mencerminkan target akhir pembelajaran. Jika hanya sekedar Bahasa Inggris satu dan dua, maka target tidak akan terpampang jelas.
Lain halnya, lanjut dia, jika diganti dengan kemampuan yang diajarkan. Seperti Reading, Writing, dan sebagainya. Bahkan, penamaan sesuai skill menurutnya masih harus lebih khusus lagi. “Misalnya English for Academic Oral Presentations yang mengarahkan mahasiswa untuk lihai dalam presentasi di seminar internasional, atau Academic Reading in Social Sciences yang fokus pada penambahan kemampuan baca bagi yang di jurusan sosial,” jelas pemilik gelar Ph.D dari Universitas Adelaide, Australia tersebut.
Ia pun menyoroti silabus mata kuliah Bahasa Inggris di beberapa perguruan tinggi yang terkesan monoton. “Di setiap pertemuan, kegiatannya sama, ceramah, diskusi, dan presentasi. Tidak variatif,” lugasnya.
Seharusnya, dosen lebih mengeksplorasi lagi gaya pengajaran untuk level mahasiswa. Apalagi, tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan awal bahasa asing yang sama. “Yang lebih tahu keadaan mahasiswa ya dosen sendiri, membaca hasil penelitian tentang pengajaran akan membantu kita mencari gaya pengajaran yang cocok,” tutur pria yang berdomisili di Banyuwangi ini.

1810_eap.jpg

Workshop yang diberi tema The Design of EAP Materials: Content-Based, Text-Based, and Task-Based Approaches ini dihadiri pula oleh dosen-dosen Bahasa Inggris dari luar UIN Malang. Uzlifa, peserta asal Universitas Islam Lamongan menuturkan, ia sangat tertarik dengan tema yang ditawarkan PKPBI. “Kayak gini ini kan kami butuh, Mbak. Biar pas  ngajar itu ada variasinya,” ujar ibu satu anak ini. (nd)

Lebih Lanjut »
CHILWA SETAHUN SUDAH, Hari Ulang Tahun Cucu Pertama
Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag Rabu, 6 Februari 2019 . in Rektor . 960 views
Hari ini, 2019, 6 Pebruari
Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up