HUMAS UIN MALANG - Rektor UIN Malang menjadi pembicara utama dalam Seminar Internasional yang diadakan oleh STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang (27/11).
Prof.Dr Kasuwi Saiban, M.Ag, menyampaikan bahwa acara dihadiri oleh tiga lembaga penting, termasuk rektor dari Universitas di Thailand dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta wakil dekan kemahasiswaan dari Universitas Jambi.
Prof. Kasuwi menyoroti pentingnya pendidikan, urgensi kontribusinya terhadap kedamaian, dan mencermati situasi sulit yang dihadapi oleh saudara-saudara kita di Gaza.
Materi dari Prof.Dr.H.M. Zainuddin, MA, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berfokus pada pendidikan inklusi. Ia menjelaskan bahwa pendidikan inklusi adalah pendidikan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa membatasi golongan tertentu, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) yang belajar bersama anak-anak normal. Landasan filosofis dan yuridis pendidikan inklusi mencakup prinsip Bhineka Tunggal Ika, serta deklarasi Hak Asasi Manusia (1948), Konvensi Hak Anak (1989), dan kebijakan global Education for All oleh UNESCO (1990).
Dalam konteks tantangan pendidikan agama, Prof. Zainuddin menyoroti kurangnya kekuatan empiris pendidikan agama yang disaingi oleh kekuatan bisnis dan politik. Mayoritas umat Islam juga dihadapkan pada realitas kurangnya penghargaan terhadap nilai-nilai Islam yang memunculkan kesenjangan antara nilai dan praktik dalam masyarakat Muslim.
Beliau menyoroti peran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang belum sepenuhnya berhasil membentuk generasi karena pengajaran agama yang bersifat simbolik-ritualistik dan ketidakseimbangan dalam tiga ranah nilai: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Solusinya mencakup mengembangkan pluralitas agama sebagai kekuatan konstruktif-transformatif, mereview kurikulum yang berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan dan agama damai, dan menanamkan nilai agama dalam ranah publik.
Seminar ini menjadi wadah refleksi untuk menciptakan harmoni umat beragama di Indonesia dengan fokus pada reorientasi pendidikan agama yang bersifat universal dan humanis serta peningkatan kualitas pendidikan pada setiap komunitas agama.
HUMAS UIN MALANG - Himpunan Mahasiswa Islam (HMPS) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Malang menggelar Festival Ilmiah Al-Qur'an dan Harlah ke-VII dengan tema "Meneguhkan Tafsir Al-Qur'an yang Kontekstual".
Acara berlangsung pada 18 November hingga 26 November 2023 kemarin dengan berbagai macam kegiatan menarik. Beberapa diantaranya adalah Khotmil Qur'an Akbar yang melibatkan seluruh mahasiswa IAT angkatan 21, 22, dan 23. Tujuan acara ini adalah memperkuat kultur dan karakteristik Prodi IAT. Dalam suasana khidmat, mahasiswa membacakan al-Qur'an secara ghaib, diwakili oleh perwakilan setiap angkatan (18/11).
Tak hanya itu, HMPS IAT juga mengadakan Seminar Nasional dengan pemateri utama, Prof. DR. KH. Nassaruddin Umar M. A (Rektor PTIQ Jakarta & Imam Besar Masjid Istiqlal) dan Prof DR Phil Sahiron Syamsuddin MA (Wakil Rektor 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). Mereka memberikan wawasan mendalam terkait bidang ilmu tafsir. Acara yang dibuka secara langsung oleh Rektor UIN Malang ini diikuti oleh mahasiswa IAT UIN Malang serta mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir & Ilmu Hadist se-Jatim.
Puncak penutupan FIA dan Harlah dimeriahkan dengan penampilan para juarawan lomba MTQ, MHQ, Dai, Kaligrafi, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an yang merupakan salah satu rangkain dari acara ini. Lomba-lomba tersebut diharapkan dapat meningkatkan eksistensi Prodi IAT UIN Malang dan kampusnya, agar dikenal oleh siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Ketua HMPS IAT, Saif Ali Yasin, “Dengan adanya lomba-lomba ini diharapkan dapat menambah eksistensi Prodi IAT UIN Malang," ucap Saif Ali Yasin, Ketua HMPS IAT.
Ihda Filzafatin Habibah, Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, perwakilan Jawa Timur dalam pemilihan Duta Hijab Indonesia, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Miss Hijab Intelegensia (26/11).
Ia mengungkapkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan ajang-ajang pemilihan duta sebelumnya, dengan menjelaskan bahwa Miss Hijab Intelegensia mewakili seluruh provinsi se-Indonesia, dan hanya 30 orang yang terpilih, sementara dirinya menjadi perwakilan Jawa Timur.
Proses pemilihan Miss Hijab Intelegensia tidak hanya menekankan kecantikan dan modeling, tetapi juga menggabungkan kecerdasan dan advokasi. Miss Hijab Intelegensia Jawa Timur terpilih karena dianggap sebagai yang paling pintar di antara perwakilan lainnya. Motivasinya mengikuti ajang ini awalnya hanya iseng, mengisi waktu luang liburan, namun kemudian bertransformasi menjadi kemenangan sebagai Miss Hijab Intelegensia Jawa Timur yang paling pintar.
Dalam merinci tentang dirinya, ia mengakui ketidaknyamanan terkait tinggi badan dan mengungkapkan kekuatannya sebagai individu yang dapat menghadapi tantangan. Miss Hijab Intelegensia juga menyoroti peran pentingnya dalam mempromosikan pendidikan, terutama melalui profil dan latar belakang dirinya sendiri. Dengan menjadi pemateri di berbagai tingkatan, regional, nasional, bahkan internasional, ia berhasil membawa advokasi dalam bidang pendidikan ke panggung yang lebih luas.
Namun, ia juga mengakui bahwa aspek paling menantang dalam mengikuti ajang ini adalah fisiknya. Dengan tinggi badan yang menjadi sumber ketidakpastian, ditambah lagi dengan keberadaan skoliosis, Miss Hijab Intelegensia Jawa Timur dengan gigih menghadapi ketidaksempurnaan fisiknya, melangkah keluar dari zona nyaman, dan menerima tantangan ini sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan pribadinya.
HUMAS UIN MALANG | Dalam rangka implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, DEMA Fakultas Psikologi gelar kegiatan Psychomove, yakni sosialisasi dan bersih-bersih lingkungan di Kelurahan Polehan, 26/11/2023.
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan relawan yang berasal dari Mahasiswa Fakultas Psikologi ini merupakan kegiatan pengabdian ke masyarakat yang mana para relawan turun langsung melakukan sosialisasi terkait kesehatan mental dan kebersihan lingkungan. Dalam kegiatan ini juga turut dilaksanakan bersih-bersih lingkungan sungai yang ada di daerah desa ini.
Kegiatan diawali dengan senam bersama warga setempat dan sosialisasi kesehatan mental serta kebersihan lingkungan. Relawan sangat menekankan ke masyarakat betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Para relawan terlihat bersemangat menyisir dan membersihkan daerah sungai yang banyak kumpulan sampah. Tak hanya itu, mereka juga memasang banner peringatan untuk warga agar tidak membuang sampah sembarangan.
Ihza, selaku Gubernur DEMA Fakultas Psikologi sangat mengapresiasi dan bangga atas partisipasi mahasiswa psikologi dalam kegiatan ini. "Adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa empati dan sosial yang tinggi karena melibatkan mahasiswa psikologi dengan turun ke masyararakat memberi dampak positif secara langsung," ujar Ihza.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Eryko, selaku ketua pelaksana berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan dan kebersihan lingkungan sekitar.
HUMAS UIN MALANG - Anggota Jhepretclub Fotografi merayakan kebersamaan dalam acara Hunting Besar yang digelar di Pujon Kidul, Malang (24-26/11).
Lokasi yang dipilih, yaitu daerah cafe sawah, memberikan nuansa alami dan menarik bagi para anggota.
Acara ini dihelat dengan tujuan utama mempererat silaturahmi antaranggota, sekaligus menjadi ajang reuni besar UKM. Hunting besar juga dianggap sebagai wadah untuk mengaplikasikan ilmu fotografi yang telah diperoleh selama pendidikan.
Dalam rangkaian kegiatan Hunting Besar, terdapat dua kegiatan utama. Pertama, anggota terlibat dalam hunting foto dengan empat tema menarik, yaitu perkebunan, wisata, homestay, dan perah susu. Kedua, mereka akan menyelenggarakan pameran karya gratis untuk umum dalam waktu dekat, sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil kreativitas anggota.
Meski dihadapkan pada tantangan cuaca hujan di hari pertama, antusiasme anggota Jhepretclub Fotografi tetap tinggi. Mereka optimis bahwa kegiatan ini akan membawa dampak positif bagi warga Desa Pujon dan mendongkrak popularitas Jhepretclub Fotografi di masyarakat luas.
Dalam konteks visi UKM, acara ini juga sejalan dengan tujuan mengabadikan keindahan dan potensi Desa Pujon. Mereka berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat melalui kegiatan fotografi ini.
Hunting Besar Jhepretclub Fotografi di Pujon Kidul bukan hanya sekadar kegiatan fotografi, namun juga menjadi momen berharga dalam memperkuat solidaritas anggota dan menjadikan UKM ini semakin dikenal di kalangan masyarakat.
HUMAS UIN MALANG - DEMA Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang menggelar malam puncak kepengurusan bertemakan Artmosfair yang berlokasi di lapangan utama UIN Malang (26/11/2023).
Kegiatan ini dimeriahkan oleh para Mahasiswa dari jurusan Fakultas Saintek yang membuka stand dan menjual berbagai macam produk makanan, minuman hingga produk kecantikan. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah positif bagi mahasiswa Fakultas Saintek dalam belajar berwirausaha dan memamerkan produk khas dari masing-masing jurusan.
Prodi Biologi menyuguhkan teh kombucha dari komunitas MBC (Micro Biotechnology Club). Terdapat berbagai varian teh kombucha yang dijual mulai dari teh kombucha Ori, telang, mint, Rosella dan milti. Menurut salah satu anggota tim produksi MBC, Nur Aida, minuman kombucha ini adalah minuman teh yang difermentasikan selama 12 hari dan aman untuk dikonsumsi serta baik untuk kesehatan diantaranya sebagai probiotik dan antioksidan.
Kegiatan ini dimeriahkan dengan berbagai macam penampilan mulai dari penampilan akustik, penampilan tari, dan penampilan seni bela diri yang diisi langsung oleh para mahasiswa Fakultas Saintek. Kegiatan Artmostfair ini juga menjadi ajang bagi para mahasiswa dalam menampilkan bakat dan potensi yang dimilikinya.
Bayhaqi Al Haq selaku ketua pelaksana kegiatan Artmosfair ini berharap semoga Artmosfair ini bisa menjadi cerminan bagi kepengurusan DEMA Fakultas Saintek selanjutnya.
Tak hanya penampilan semarak konser saja, namun mahasiswa yang mendirikan stand dan ikut berpartisipasi dalam acara Artmosfair ini juga mendapatkan apresiasi dengan berbagai kategori dari panitia pelaksana kegiatan Artmosfair.
HUMAS UIN MALANG - Kopma Padang Bulan UIN Malang telah sukses melaksanakan program "Kopma Mengabdi" yang dihandle oleh Public Relation (29/11).
Acara dengan mengambil tema "Pendampingan Pemberdayaan Anggota dan Pemanfaatan Sosial Media bagi Koperasi Mahasiswa" ini berlangsung di Kopma Arjuna Wirausaha Muda. Sebuah koperasi baru di lingkungan kampus Polbangtan Malang.
Program yang diikuti oleh seluruh anggota Kopma ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki internal Kopma Padang Bulan, namun juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya sesama koperasi dan UMKM. Kopma Padang Bulan menjalankan program pengabdian ini dengan tujuan mengimplementasikan ilmu perkoperasian dan berpartisipasi dalam memajukan gerakan koperasi.
Dalam pengabdian ini, Kopma Padang Bulan berusaha membagikan ilmu dan praktik yang sudah diterapkan di dalam koperasinya. Fokus utama adalah pendampingan pemberdayaan anggota dan optimalisasi pemanfaatan media sosial bagi koperasi mahasiswa. Harapannya, melalui kegiatan ini, koperasi mahasiswa lainnya dapat berkembang bersama, membangun koperasi yang maju, adaptif, dan eksis di era digital.
Selain memberikan manfaat kepada koperasi mahasiswa, program ini juga dianggap sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi antar koperasi. Khususnya, memperkuat persaudaraan antar koperasi di Malang Raya. Kopma Padang Bulan mengajak seluruh anggota koperasi untuk saling mendukung dan bekerja sama guna menciptakan lingkungan koperasi yang lebih solid dan berdaya saing.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan ilmu, tetapi juga menciptakan hubungan yang erat antar koperasi, memupuk semangat kebersamaan, dan membentuk koperasi-koperasi yang tangguh di masa depan. Kopma Padang Bulan berharap bahwa melalui "Kopma Mengabdi," mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan koperasi mahasiswa secara keseluruhan.
HUMAS UIN MALANG - Dalam rangka menjaga kelestarian alam khususnya di daerah hutan kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) Biologi UIN Malang bersama komunitas Alamku Hijau gelar kegiatan menanam pohon dan peresmian embung air di hutan kampus UIN Malang yang berlokasi di Kota Batu (25/11/2023).
Kegiatan ini dihadiri oleh oleh segenap civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang dan mahasiswa biologi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Komunitas Donor Pohon, PUPR Batu, Bank Jatim Batu, Koramil, dan masih banyak tamu undangan lainnya.
Kegiatan dimulai dengan acara apel hijau yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Lanud Abd Saleh Kolonel Tek Chaeruman, S.T., M.M.
Setelah acara apel, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian embung mata air kehati yang berlokasi di hutan kampus UIN Malang secara simbolis dengan melepaskan bibit ikan di area mata air. Selain itu para tamu undangan juga ikut serta menyumbangkan berbagai jenis bibit pohon seperti pohon ficus, bambu, dll.
Bapak Fitri Harianto, ST, yang kerap disapa cak Ndan selaku ketua Komunitas Alamku Hijau menyampaikan terimakasih atas support dan partisipasinya kepada TNI POLRI, Instansi Pemerintah, Akademisi, Korporasi, dan Komunitas yang telah mensukseskan acara HMPI 2023.
Kegiatan terakhir yaitu penanaman pohon oleh para mahasiswa dan para tamu dari berbagai instansi dan komunitas yang hadir pada acara HMPI 2023. Upaya penanaman pohon ini diharapkan bisa menjadi awal untuk menjadikan hutan kampus UIN Malang hutan yang senantiasa bisa terjaga kelestariannya dan bisa memberikan banyak manfaat.
“Untuk para mahasiswa UIN Malang harus tetap bisa menjaga kelestarian alam agar kelak bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, karena kedepannya bukan hanya perang tentang minyak dan gas , namun air bersih juga sangat diperlukan," ujar Kolonel Tek Chaeruman.
HUMAS UIN MALANG | Sebagai bentuk perayaaan suksesnya 800 wisudawan, mendekati pergantian tahun 2023 ini UIN Malang kembali menggelar acara rutin Wisuda periode VI di Gedung Sport Center (SC).
Dalam periode ini, jumlah wisudawan program sarjana sebanyak 515 wisudawan (64,38%), program magister sebanyak 273 wisudawan (34,1%), program doktor sebanyak 12 wisudawan (1,5%).
Kesuksesan wisudawan terlihat pada predikat yang didapatkan para wisudawan. sebanyak 404 wisudawan dari program sarjana mendapatkan predikat cumlaude atau sebanyak 78 persen dari seluruh wisudawan program sarjana mendapatkan prediket cumlaude. Pada program magister sebanyak 244 wisudawan atau sebanyak 80 persen juga mendapat predikat cumlaude. Sedangkan program doktor sebanyak 11 wisudawan.
Wisudawan terbaik pada kesempatan ini adalah Syafiatul Mahmudah yang merupakan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 3.97. Capaian luar biasa juga turut diperoleh dari mahasiswa program magister, Shohibatul Fitroh Noviyanti yang memperoleh IPK 4.0. Sedangkan program doktor dengan IPK 4.0 diraih oleh Imron Rossidy.
"Semoga dengan ilmu yang telah didapatkan selama belajar di UIN Malang dapat bermanfaat serta memperoleh keberkahan," ucap Rektor UIN Malang.