HUMAS UIN MALANG - Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Malang, menggelar sosialisasi Program Kusemai Nilai di Halaqah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 15 November 2023. Program ini merupakan inisiatif dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI untuk membangun budaya integritas dan memperkuat nilai-nilai dasar di lingkungan kementerian. Dalam sambutannya, Dra. Hj. Shofiyah Zainuddin menyambut baik Program Kusemai Nilai yang sejalan dengan upaya penguatan implementasi nilai-nilai dasar Kementerian Agama dan Core Values berAKHLAK dalam reformasi birokrasi. Kementerian Agama memiliki lima nilai dasar bagi pegawai, sedangkan Core Values ASN BerAKHLAK menjadi fondasi budaya kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia.
Program Kusemai Nilai ini fokus pada penanaman nilai, termasuk 9 nilai dasar seperti integritas, jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Selain itu, melibatkan juga 7 Core Values ASN dalam BerAKHLAK dan 5 nilai dasar Kementerian Agama. Implementasi penanaman nilai dilaksanakan melalui game Kusemai sebagai alat bantu untuk menyebarkan dan memantapkan nilai secara interaktif dan menyenangkan. Ketua DWP UIN Malang secara aktif mengajak seluruh anggota Dharma Wanita yang hadir untuk bergiliran memainkan game Kusemai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat posisi perempuan sebagai agen pencegahan dan suporter dalam gerakan anti-korupsi.
Dalam penjelasannya, Ketua DWP UIN Malang yang telah mengikuti Training of Trainer (ToT) Kusemai Nilai mengungkapkan, "Nilai-nilai ini, sadar atau tidak, memotivasi setiap keputusan dan tindakan. Dengan menanamkan nilai-nilai ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku yang kemudian membentuk budaya hidup yang lebih baik." Lebih lanjut, ia menyoroti peran sosial perempuan dalam mempengaruhi posisi perempuan dalam konteks korupsi dan kampanye anti-korupsi. Dalam lingkup keluarga, seringkali istri dijadikan alasan untuk perbuatan korupsi, dan Ketua DWP UIN Malang mengajak perempuan untuk menjadi kekuatan positif dalam mencegah perilaku korupsi. Sosialisasi Program Kusemai Nilai di UIN Malang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya integritas dan semangat anti-korupsi di kalangan civitas academica UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
HUMAS UIN MALANG - Nusantara Cultural Centre VZW-ASBL (NCC) Belgia dan UIN Malang mengumumkan kesiapan mereka untuk menjalin kolaborasi riset akademik tingkat internasional.
Usai pertemuan dengan Wakil Duta Besar Republik Indonesia di KBRI Brussels, Belgia (13/11), rombongan UIN Malang langsung melanjutkan perjalanan ke kantor NCC untuk mendiskusikan potensi kerja sama dalam riset akademik internasional.
Sesampainya di kantor NCC yang terletak di Joseph Depauwstraat 43, 1600 St Pieters Leeuw Brussels, rombongan dari UIN Malang disambut hangat oleh Ketua NCC, Bapak Baktiar Hasan, Ph.D., beserta keluarganya.
Dalam waktu 2 jam, diskusi berlangsung dalam suasana yang santai sekaligus serius yang menghasilkan kolaborasi riset akademik internasional yang akan segera direalisasikan, terutama di bidang farmasi.
NCC memberikan dukungan penuh kepada UIN Malang dan bersedia membantu sekuat tenaga dalam pelaksanaan kegiatan tersebut di Belgia. Kedua pihak berharap kolaborasi ini akan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan penelitian.
Pertemuan itu diakhiri dengan tukar cinderamata dan oleh-oleh, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih dari Rektor UIN Malang kepada Bapak Baktiar Hasan atas dukungan dan kerja sama yang telah disepakati.
Kolaborasi riset akademik internasional ini diharapkan dapat menjadi momentum awal bagi NCC Belgia dan UIN Malang dalam meningkatkan kualitas penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan, serta mempererat hubungan antara kedua institusi di masa depan.
HUMAS UIN MALANG - Kampus Ulul Albab baru saja mengirim tim delegasi yang dipimpin oleh Rektor, Prof. H. M. Zainuddin, M.A., ke Brussels, Belgia. Tim tersebut terdiri dari enam anggota, diantaranya Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag.; Prof. Ilfi Diana, S.Ag., M.Si.; Dr. Isroqunnajah, M.Ag.; Dr. H. Barnoto, M.Pd.I.; Dr. Zainal Habib, M. Hum.; dan Asni Furaida, M.A.
Mereka tiba di Bandara Brussels pada hari Senin, 13 November 2023 pukul 07.30 waktu setempat dan langsung menuju KBRI Brussels untuk menghadiri pertemuan eksekutif dengan pejabat KBRI setempat.
Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia dan Berkuasa Penuh KBRI Belgia, Bpk. Muhammad Takdir, serta beberapa pejabat penting lainnya, seperti Bapak Sidum Trio Indarto selaku konselor pensosbud, dan Bapak Bramantyo Ardiwardhana selaku sekretaris ketiga. Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam, dan banyak tema penting dibahas dalam pertemuan ini.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah program mobilitas mahasiswa tahun 2024, yang menjadi prioritas utama bagi UIN Malang. KBRI Brussels dan tim pak Rektor UIN Malang berdiskusi mengenai peluang untuk mengembangkan program mobilitas ini demi meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar mahasiswa.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas kemungkinan program lain yang dapat dilaksanakan, seperti adjunct professor, riset akademik kolaboratif internasional, dan pendirian pusat kajian terkait Uni Eropa. Semua program ini diharapkan dapat mendukung visi dan misi UIN Malang, yaitu menjadi institusi unggul bereputasi internasional.
Hasil pertemuan ini merupakan langkah konkret bagi UIN Malang dan KBRI Brussels untuk meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan kultural. KBRI Brussels berkomitmen mendukung sepenuhnya rencana UIN Malang ke depan untuk mewujudkan visi dan misinya.
Tidak hanya itu, pertemuan ini membuka peluang kerjasama lebih lanjut antara UIN Malang dan institusi pendidikan di Belgia, sekaligus menjadi platform yang solid untuk membangun jejaring dan kerjasama eksternal lebih luas di dunia internasional.
Pertemuan eksekutif ini diharapkan akan menjadi titik awal untuk kolaborasi yang lebih erat dan langgeng antara UIN Malang dan institusi terkait di Belgia, serta membawa manfaat yang signifikan bagi pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Turut mempromosikan produk halal, HMPSF Habbatussauda' mengadakan webinar dengan tema "Eksplorasi herbal yang bersertifikasi halal dalam dunia kecantikan". Webinar ini diikuti oleh 358 peserta dari mahasiswa FKIK UIN Malang, mahasiswa eksternal UIN Malang, praktisi kesehatan, hingga siswa SMA.
Webinar yang digelar pada (12/11) itu mengundang pembicara yang expert di bidangnya, mulai dari praktisi di bidang kosmetik sampai pihak balai besar POM.
Pemateri pertama
Prof. Dr. apt. Roihatul Muti'ah, M.Kes, Wakil Dekan 1 bidang akademik dan kelembagaan FKIK UIN Malang, menyampaikan seputar kosmetika dan bahan kosmetika halal. Beliau juga menjelaskan contoh bahan alam seperti delima yang berpotensi memiliki aktivitas fotoprotektif sinergis pada pembawa lipid berstruktur nano. Beliau juga mengulas urgensi kosmetika halal dan peluang serta tantangan yang menanti seiring bertambahnya permintaan pasar.
Pemateri kedua
apt. Drs. Rosid Sujono, MM., Manufacturing Director PT. Victoria Care Indonesia tbk., berdasarkan pengalaman di ranah kosmetik, mengupas tentang apa itu kosmetik dan kosmetik bahan alam mulai dari bentuk dan jenisnya, perkembangan kosmetik bahan alam, sampai masalah dalam proses pembuatannya. Beliau juga menjelaskan cara pengolahan bahan dasar kosmetika bahan alam, cara membuat formulasinya, apa saja yang diperlukan dalam hal produksi skala besar seperti uji yang dilakukan, proses mendapatkan bahan baku ekstrak, formulasi, dan lain sebagainya.
Pemateri ketiga
apt. Budi Sulistyowati, S.Farm., Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar POM Surabaya, memaparkan tentang CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik) mulai dari tujuan, dasar hukum, biaya, syarat, sampai cara pengajuan berdasarkan jenis golongan kosmetikanya. Selain CPKB, beliau juga menjelaskan tentang registrasi kosmetik seperti syarat kosmetik yang baik, syarat mutu, syarat kemanfaatan, syarat penandaan, pendaftaran produk kosmetik dan data-data yang diperlukan.
"Selain itu, saya juga berharap dapat menumbuhkan motivasi dalam mengembangkan kosmetika bahan alam yang bagus, halal, dan dapat digunakan tanpa adanya efek samping dan ketergantungan. Karena webinar ini adalah event tahunan dari HMPSF sendiri maka untuk webinar tahun depan semoga masih dapat melanjutkan dalam memberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat dan dapat memotivasi pharmacist muda dan juga dapat diikuti oleh kalangan masyarakat umum," imbuhnya."Dengan adanya Webinar Nasional tahun ini harapannya, masyarakat, terutama yang beragama muslim untuk lebih selektif dalam memilih kosmetika yang halal baik dari bahan dan pengolahannya. Karena sekarang ini banyak beredar kosmetik-kosmetik baru yang entah itu kehalalannya dapet dipastikan atau tidak dan juga apakah kosmetik tersebut sudah memiliki izin resmi dari BPOM," ujar Wahyu Surya Permana Abidin (Penanggung jawab Webinar Nasional).
HUMAS UIN MALANG - Suasana dan keakraban semangat belajar tampak memenuhi gedung bahasa dan perkuliahan Ondokuz Mayis University, Turki, selama pelaksanaan shortcourse academic writing oleh para mahasiswa peserta student exchange UIN Malang yang berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 7 hingga 9 November 2023.
Kelas Bahasa Inggris
Kegiatan short course ini bertujuan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan akademik para mahasiswa, khususnya dalam penulisan artikel ilmiah. Dalam short course ini, para peserta dikelompokkan menjadi kelompok kelas berbahasa Arab bersama Dr. Abdul Rouf Thaha dan kelas berbahasa Inggris bersama Assoc Prof. Emrah Ekmekci. Materi yang dipaparkan dalam shortcourse ini meliputi teknik penyusunan abstrak, introduction, method, result, finding, discussion, serta conclusion dalam artikel penelitian.
Kelas Bahasa Arab
Pertemuan hari ketiga (9/11), Assoc Prof. Emrah Ekmekci juga menyampaikan cara menggunakan beberapa AI (Artificial Intellegent) untuk membantu memudahkan pekerjaan. Tentunya, seluruh materi disampaikan secara detail namun tetap menyenangkan, sehingga para mahasiswa dapat menerima dan memahami materi dengan mudah.
Perpustakaan OMU (bagi anak-anak)
Tak hanya berfokus di dalam kelas, para mahasiswa juga diajak untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus Ondokuz Mayis University melalui kampus tour pada hari kedua (8/11/23) dan ketiga (9/11/23). Adapun beberapa fasilitas kampus yang dikunjungi adalah perpustakaan, kantor internasional, pusat hole, serta life center yang merupakan tempat favorit mahasiswa untuk beristirahat.
Pada hari ketiga, kegiatan short course academic writing resmi ditutup dan para mahasiswa akan menyelesaikan artikel penelitiannya hingga pekan selanjutnya untuk diberikan kepada para tutor dan mendapatkan feedback untum revisi tertentu.
Assoc Prof Emrah Ekmekci menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa dan pihak UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta berharap dapat bertemu kembali dan menyambut baik kemungkinan kunjungan mahasiswa Turki ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Prof Abdul Rauf Thaha juga memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada mahasiswa peserta student exchange, dan sangat terkesan dengan sikap sopan santun serta dedikasi para peserta. Beliau berharap akan dapat terjalin lebih banyak kerja sama antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Ondokuz Mayis University.
Meski shortcourse telah berakhir, kegiatan para mahasiswa peserta Student Exchange UIN Malang masih akan berlanjut. Pada hari Senin (13/11) mendatang. Para mahasiswa akan mengikuti kegiatan sit in class yang disesuaikan dengan bidang keilmuwan masing - masing mahasiswa.
Semoga dengan ntusiasme dan semangat belajar yang terpancar dari para mahasiswa dapat menjadi harapan bagi peningkatan hubungan akademik dan budaya antara Ondokuz Mayis University dan UIN Malang.
HUMAS UIN MALANG - Dalam rangka memperingati Harlah PAI UIN Malang ke 62, Festival Banjari menjadi sorotan karena terbuka untuk umum.
Acara yang diselenggarakan oleh divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Himpunan Mahasiswa Siswa Program Studi (HMPS) PAI ini mengambil tema "Aktualisasi PAI yang Unggul dan Berdaya Saing".
Acara yang berlangsung mulai tanggal 11 November 2023 itu menghadirkan rangkaian kegiatan yang memberikan nilai-nilai Islam secara inklusif dan dinamis.
Acara ini bukanlah inisiatif baru, melainkan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh HMPS PAI. Dengan rangkaian acara yang beragam, Festival Banjari tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan daya saing dalam studi agama Islam.
Festival Banjari ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas pemahaman keislaman di tengah masyarakat.
HUMAS UIN MALANG - Fesmstival tahunan Hukum Keluarga Islam yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam UIN Malang sukses membawa keberkahan.
Festival ini berlangsung selama tiga hari (10/11) ini dihadiri oleh tamu ternama, Ning Khilma Anis, penulis “Hati Suhita,” dan Dr. Elok Halimatus Sa’diyah, dosen Psikologi di UIN Malang.
Acara ini melibatkan anggota HMPS HKI dan merekrut peserta dari mahasiswa angkatan 2021-2023 dan berlangsung di beberapa tempat di kampus UIN Malang. Lomba dilaksanakan di Gedung C untuk Fesban, Gedung D (Aula lt. 2) untuk Seminar Nasional dan lomba MTQ, serta Aula lt. 3 untuk MSQ. Penjurian tugas akhir esai berlangsung di gedung Fakultas Syariah (ruangan no. 303).
FISFALA memberikan dua tujuan utama, yakni memberikan wadah bagi siswa SLTA (SMA, MA, SMK) untuk menampilkan bakat mereka dan melibatkan masyarakat luas. Acara ini juga sebagi upaya menarik calon mahasiswa untuk mengikuti program Hukum Keluarga Islam di HKI UIN Malang.
Festival ini menampilkan lima kategori kegiatan utama yaitu Seminar Nasional, Lomba Esai Nasional, MTQ (Pengajian Al-Quran) se-Jawa Timur, MSQ (Kuis Islam) se-Jawa Timur dan Festival Banjari Wilayah Malang Raya. FISFALA merupakan bagian dari program tahunan yang dilaksanakan oleh BPH HMPS HKI UIN Maliki Malang. Festival ini dibagi menjadi dua kategori yaitu Seminar Nasional dan Kompetisi (MTQ, MSQ, Fesban, Esai). Terdapat banyak hadiah besar, termasuk dukungan finansial jutaan, piala, dan sertifikat, diberikan kepada para peserta.
FISFALA yang menjadi tonggak dalam kalender akademik HMPS HKI UIN Maliki Malang berhasil diselesaikan dan meninggalkan dampak jangka panjang bagi pengembangan ilmu dan talenta hukum keluarga Islam di masyarakat.
HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menggelar aksi solidaritas kemanusiaan dan doa bersama sebagai bentuk dukungan terhadap situasi kritis yang tengah melanda Palestina. Acara yang berlangsung di Lapangan UIN Malang pada Jumat pagi ini mendapat sambutan hangat dari civitas akademika UIN Malang.
Dalam rangkaian acara, suasana diawali dengan semangat kebangsaan, yang ditandai dengan nyanyian lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, dan pembacaan Undang-Undang Dasar. Wakil Dekan Humaniora, Dr. H. Halimi, M.Pd, MA, turut menyentuh hati para hadirin dengan membacakan puisi peduli kemanusiaan Palestina yang sarat makna.
Aksi solidaritas kemanusiaan ini mencapai puncaknya dengan pembacaan deklarasi oleh Rektor dan jajaran pimpinan UIN Malang. Dalam deklarasinya, rektor menegaskan keprihatinannya terhadap penyerangan Israel yang telah berlangsung selama sebulan di Palestina, yang mengakibatkan banyak korban tak bersalah, termasuk anak-anak, wanita, orang tua, dan warga sipil.
Mengambil momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November, rektor menekankan semangat patriotisme yang harus tetap terjaga. Civitas akademika UIN Malang Indonesia menyuarakan seruan kepada pemimpin dan masyarakat dunia untuk menciptakan perdamaian, mengutuk kekerasan, serta menghentikan penjajahan dan pelanggaran hak asasi manusia di Palestina.
Selain itu, lembaga internasional dan pihak terkait dipanggil untuk bertindak tegas guna melanjutkan perdamaian di Palestina. Israel pun mendapat desakan untuk menghentikan segala bentuk tindakan merugikan Palestina.
Gus Is, dalam penutupan acara, mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendoakan kedamaian di Palestina. Ia menekankan pentingnya menjaga kemanusiaan dan hak asasi manusia di seluruh dunia tanpa memandang agama, etnis, atau budaya.
Partisipasi aktif dari seluruh elemen civitas akademika UIN Malang diharapkan dapat memberikan suara solidaritas yang kuat sebagai bentuk dukungan bagi Palestina dalam upaya mewujudkan perdamaian dan keadilan di seluruh dunia.
HUMAS UIN MALANG - Ratusan partisipan dari berbagai negara mengikuti The 8th International Conference on Islamic Education (ICIED) yang digelar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (10/11) di Auditorium lantai 5 Gedung Rektorat.
Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, Rektor UIN Malang menyambut kedatangan para tamu undangan di kampusnya. Beliau juga berterima kasih atas kehadiran para pakar yang bersedia duduk bersama untuk bertukar pikiran dalam pengembangan pendidikan Islam. Selain itu, beliau mengenalkan konsep pendidikan di UIN Malang dengan konsep ILM (Integrated Learning Modern), yaitu pengintegrasian antara ilmu sains dan Islam dalam perkuliahan sehingga mengahasilkan ulama yang intelektual dan intelektual yang ulama.
Konferensi ini menghadirkan 8 para pakar pendidikan yang menyampaikan planarynya. Kedelapan pembicara tersebut terbagi dalam dua sesi planary, Mahan Mirza, Ph.D (University of Notre Dame, Indiana), Prof.Dr.Zawawi Ismail (Ketua Majlis Dekan Pendidikan Malaysia), Prof. Faisal Mahmoud Adam Ibrahim (University of Qur'an and Islamic Science, Sudan), Mahmud Bin Sayeed, Ph.D (University of Warwick, United Kingdom) dalam sesi awal planary dengan tema “The Role of Education in Internalizing the Religious Moderation Values” yang dimoderatori oleh Mokhammad Yahya, Ph.D.
Sementara di planary kedua, ada nama-nama yang tak kalah masyhur diantaranya Prof. Dr. Anis Malik Thoha (UNISSA Brunei Darussalam), Prof. Sri Sumarni, M.Pd (Ketua FORDETAK PTKIN se-Indonesia), Prof. Mudjia Rahardjo, M.Si (Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2013 – 2017) dan Rona Jualla-van Oudenhoven, Ph.D (Universitas Trent, Kanada) dengan moderator Prof. Like Raskova.
Menurut Ketua Pelaksana Devi Pramitha, konferensi ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh FITK UIN Malang untuk mengeksplorasi dan bertukar ide, tantangan, dan praktik terbaik yang diwadahi dalam forum konferensi internasional yang inovatif, tren, dan berkemajuan dalam pendidikan Islam. "Sejak tahun 2015, ICIED berfokus pada misi inovasi pendidikan Islam yang mengemas ide karya ilmiah paling menonjol yang dikerucutkan kembali dalam tema penguatan institusi pendidikan melalui moderat dan pendidikan inklusif," ujarnya.
“Untuk tahun ini kami mengusung konferensi dengan tema Penguatan Institusi Pendidikan dalam Memajukan Pendidikan Islam yang Moderat, Inklusif, dan Ramah Disabilitas,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, para peserta (presenter) mempresentasikan papernya dalam Parallel Session yang diselenggarakan siang harinya. Mereka mendalami berbagai subtema, diantaranya, Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa Inggris: Menavigasi Era Digital, Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan, Pengembangan Pembelajaran Berbasis Teknologi pada Ilmu Pengetahuan Sosial, Memajukan Pendidikan Bahasa Arab: Inovasi, Tantangan, dan Perspektif Global, Pengalaman Belajar, Pembelajaran Siswa & Keberagaman Pembelajar pada Pendidikan Dasar, Inovasi, Tantangan dan Perspektif Global Pendidikan Sains, Paradigma Baru Pendidikan Islam: Perspektif Lokal dan Global, Inovasi Pembelajaran dan Pengajaran Matematika di Era Digital, Transformasi Pendidikan dan Kurikulum Mandiri, dan Perancangan Sistem Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini.
Dengan adanya konferensi ini, peserta dapat mempunyai kesempatan untuk berjejaring, menjalin kemitraan, dan berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam baik dalam konteks regional maupun global. (sf)