MEMBANGGAKAN: Zainut Tauhit Sa'adi, Wakil Menteri Keagamaan Republik Indonesia saat memberikan piagam penghargaan kepada Pembina Pramuka UIN Maliki Malang Mujtabah.
HUMAS UIN MALANG-Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI 2023 yang berlangsung di Gorontalo ditutup dengan Upacara Adat Bhineka Tunggal Ika. Acara penutupan ini diselenggarakan di Lapangan Kampus II IAIN Gorontalo pada hari Jumat, 26 Mei 2023, mulai pukul 16.00 hingga 17.30 WITA. Wakil Menteri Keagamaan Republik Indonesia, Zainut Tauhit Sa'adi, bertindak sebagai pembina dalam acara tersebut yang dihadiri oleh seluruh peserta PTK dari seluruh Indonesia.
Acara Upacara Adat Bhineka Tunggal Ika ini menjadi peresmian penutupan Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI 2023. Upacara tersebut dihadiri oleh 789 peserta PTK yang turut berpartisipasi dalam acara PWN di Gorontalo. Selain peserta, para petinggi perguruan tinggi keagamaan dan Wakil Menteri Keagamaan, Zainut Tauhid Sa'adi, juga ikut hadir dalam upacara tersebut.
Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI di Gorontalo menyajikan berbagai kegiatan yang bermanfaat, mulai dari pengabdian sosial, pembelajaran permainan tradisional, hingga penyampaian materi tentang kerajinan kain kerawang. Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan manfaat bagi para peserta, terutama para anggota Pramuka, yang diharapkan dapat menjadi generasi milenial yang tetap melestarikan tradisi leluhur.
Sebagai pembina dalam Upacara Bhineka Tunggal Ika, Zainut Tauhit Sa'adi, Wakil Menteri Keagamaan Republik Indonesia, menyampaikan terima kasih kepada penegak dan pandega PTK yang telah berdedikasi tinggi dalam menyemarakkan Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI di Gorontalo. Ia berharap agar semangat persaudaraan terus ditanamkan dan persatuan antar umat beragama terus dibangun.
Setelah berakhirnya acara PWN, Wakil Menteri Keagamaan berharap agar semua peserta dapat menerapkan prinsip kebersamaan dalam semangat Bhineka Tunggal Ika. Beliau juga menekankan bahwa kita saat ini memasuki tahun politik, sehingga peserta PWN diharapkan dapat turut serta dalam mensukseskan acara politik lima tahunan ini dengan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat agar menggunakan hak politiknya secara cerdas, bebas, demokratis, dan bertanggung jawab.
Setelah acara penutupan berakhir, dilakukan pemberian penghargaan kepada kontingen terbaik berdasarkan beberapa kategori. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih penghargaan sebagai kontingen terbaik dalam kategori tapak tenda terbaik putra. Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kerja keras para peserta kontingen dan dedikasi yang penuh dari pembina Pramuka.
Usai mengikuti seluruh rangkaian acara Perkemahan Wirakarya Nasional PTK XVI di Gorontalo, para anggota Pramuka dari UIN Maulana Malik Ibrahim siap untuk menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh selama acara ini, serta menjalankan pesan-pesan yang telah disampaikan oleh pembina upacara.
HUMAS UIN MALANG - A. Miftachul Ulum dan Santri Kharisma, perwakilan dari kontingen Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mengikuti materi Wawasan Digital Marketing yang diadakan oleh PWN PTK. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula FITK Kampus II IAIN Gorontalo mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WITA. Materi tersebut disampaikan oleh Iswan Febriyanti, seorang founder Klikdigital, dan diikuti oleh sekitar 70 peserta. Kamis (25/5/2023). Dalam materi tersebut, Iswan Febriyanto menyampaikan bahwa kesempatan tidak datang dua kali, tetapi kesempatan bisa kita ciptakan sendiri. Ia mendorong peserta untuk memanfaatkan peluang di bidang digital marketing dengan menciptakan cuan (keuntungan). Ada tiga hal yang perlu dipelajari dalam digital marketing, yaitu produk, pembeli, dan konten. "Dengan mempelajari tiga hal ini, kita bisa menciptakan cuan setiap waktu," ujar Iswan Febriyanto. Ia juga menjelaskan bahwa kita tidak harus memiliki produk sendiri, tetapi dapat mempelajari produk dan menawarkannya kepada orang lain. Sebagai seorang pebisnis, kita harus mencari produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, bukan mencari konsumen yang sesuai dengan produk kita. Dalam menjual produk kepada orang lain, Iswan Febriyanto menekankan pentingnya untuk "membedah" produk terlebih dahulu, sehingga kita dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan produk yang kita jual dan membandingkannya dengan produk yang lain. Membedah produk ini meliputi analisis kompetitor, diferensiasi produk, dan manfaat produk. Setiap produk memiliki pembeli yang berbeda-beda, oleh karena itu, kita perlu memasarkan produk hanya kepada orang-orang yang tertarik dan berpotensi untuk membeli produk kita. Selain itu, sebelum menjual, kita juga perlu memahami keinginan, kebutuhan, dan ketakutan konsumen. "Digital marketing adalah seni transaksi tanpa tatap muka, oleh karena itu penting untuk mendapatkan kepercayaan dari audiens atau pengguna produk kita," tambah Iswan Febriyanto sebagai pemateri. Materi "Wawasan Digital Marketing" yang disampaikan oleh Iswan Febriyanti sangat berguna bagi kontingen Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, terutama dalam bidang wirausaha. Setelah mengikuti materi ini, para anggota Pramuka UIN Malang dapat memperluas pengetahuan mereka tentang pemasaran digital dan berencana untuk menerapkan materi tersebut dalam kegiatan Pramuka di UIN Malang.
HUMAS UIN MALANG - Lembaga Career Development Center (CDC) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan workshop pelatihan pengembangan karir bagi mahasiswa dan alumni pada pagi ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para peserta agar lebih kompetitif di dunia kerja. Acara tersebut diadakan di Aula Rektorat Lantai 5 dan dimulai pukul 09.00 WIB. Workshop ini dihadiri oleh Rama Royani, Founder of Talents Mapping, serta Putri Norma Sita, HR Generalist di PT. Pura Barutama Surabaya Representative Office, Kamis (25/5/2023). Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, menyampaikan bahwa pembekalan seperti ini sangat penting dan harus diikuti dengan baik. CDC selalu memantau alumni UIN Maliki Malang untuk mengetahui apakah mereka telah menempati dunia kerja, baik sebagai guru, dosen, atau tenaga profesional lainnya. Oleh karena itu, CDC selalu memantau statistik penyerapan alumni di dunia kerja.
"Sebagai pendidikan yang maju dan bereputasi, sangat penting bagi UIN Maliki Malang bahwa tidak ada alumni yang menganggur. Kami berharap para alumni dapat menempati dunia kerja sesuai harapan. Oleh karena itu, proses input dan outputnya harus tetap dipantau," jelas Rektor. Selain itu, pendidikan karakter melalui pembelajaran di Ma'had dan kampus juga diharapkan dapat memberikan pembelajaran terbaik. Pentingnya proses input yang baik dalam pendidikan ini menjadikan harapan agar para mahasiswa dapat lulus tepat waktu, tidak melebihi 8 semester, dan menghindari pengangguran setelah lulus. Dalam dunia kerja yang dinamis, pencari kerja dituntut untuk lebih fleksibel dan memiliki soft skill yang luar biasa. Rektor menekankan bahwa tidak ada rasa malu dalam bekerja apa pun. Yang penting adalah memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Menurut hasil penelitian, 80 persen kemampuan soft skill sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, sedangkan pengaruh hard skill hanya sebesar 20 persen. Perusahaan juga mencari karyawan yang jujur dan amanah.
Ketua CDC UIN Maliki Malang, Dr. M. Hambali, M.Ag, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa dan alumni yang ingin mencari kerja. Dengan mengikuti workshop pengembangan karir ini, diharapkan para peserta dapat membaca peluang dan memperluas jaringan. Acara ini difasilitasi untuk meningkatkan jenjang karir sesuai dengan visi kampus yang ingin unggul dan bereputasi internasional. Para mahasiswa yang hendak lulus tentu membutuhkan informasi terkait peluang di dunia kerja. Dengan adanya dua narasumber, Rama Royani dari Jawa Barat dan Putri Roma Sita dari Surabaya, diharapkan peserta dapat memperoleh pencerahan dan strategi jitu dalam menjalin hubungan yang luas di dunia kerja profesional. "Untuk itu, saya minta para peserta fokus mengikuti workshop ini agar bisa belajar bagaimana membuat CV dan memanfaatkan aspek skill yang dimiliki saat membuat wawancara dan CV ketika mereka mencari pekerjaan," jelas Dr. M. Hambali, M.Ag. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa dan alumni UIN Maliki Malang dapat meningkatkan persiapan diri, mengembangkan keterampilan yang relevan, serta memanfaatkan peluang karir yang ada untuk meraih kesuksesan di dunia kerja.
CINDERA MATA: Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin (Kanan), Mbak Putri Norma Sita, Bapak Rama Royani dan Ketua CDC. Kamis (25/5/2023).
HUMAS UIN MALANG - Career Development Center (CDC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar workshop Pelatihan Pengembangan Karir 1 dengan tema "Masuk Perusahaan Berupaya Internasional" hari ini. Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Muh. Hambali selaku Ketua CDC UIN Malang, Wakil Dekan Tiga, Kaprodi se-UIN Malang, serta dua pemateri yaitu Bapak Rama Royani dan Mbak Putri Norma Sita. Kamis (25/5/2023).
Workshop yang berlangsung di Gedung Rektorat lantai 5 ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Hal ini disampaikan oleh Dr. Muh. Hambali dalam sambutannya. "Kuota awal acara ini hanya untuk 100 orang, tetapi karena minatnya mencapai lebih dari 250 orang, kami menerima semua peserta dengan harapan acara ini dapat memicu kecerdasan mahasiswa dan alumni dalam menghadapi dunia kerja," ujar Hambali. Selain itu, Ketua CDC UIN Malang juga berharap bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan soft skill mahasiswa dan alumni agar mampu diterima di perusahaan internasional, sejalan dengan visi UIN Malang.
Acara yang dimulai pukul 09.00 ini dinilai sangat penting bagi mahasiswa, seperti yang diungkapkan oleh Prof. Zainuddin, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. "Pembekalan seperti ini sangat penting, dan kalian harus mengikuti acara ini dengan serius dan mencerna materi yang disampaikan oleh narasumber," ungkap Prof. Zainuddin. Beliau juga menyampaikan bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selalu memantau mahasiswa dan alumni. "Kami selalu memantau perkembangan alumni, apakah mereka telah bekerja atau belum," jelasnya. Rektor juga menegaskan bahwa CDC yang dipimpin oleh Dr. Hambali selalu diminta untuk melihat statistik perkembangan alumni. Menurutnya, keberhasilan sebuah perguruan tinggi diukur dari kesuksesan alumni dalam dunia kerja.
Acara tersebut dibuka oleh Prof. Zainuddin dan dilanjutkan dengan materi personal branding oleh Bapak Ir. Rama Royani, serta materi pembuatan CV dan teknik menghadapi wawancara oleh Mbak Putri Norma Sita. Peserta terlihat sangat antusias dan khidmat mengikuti acara ini. Workshop Pelatihan Pengembangan Karir ini diharapkan dapat memberikan bekal yang berguna bagi mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang agar siap menghadapi dunia kerja dan menjadikan alumni UIN Malang sebagai sumber daya yang berkualitas dalam dunia industri.
CEK KESEHATAN: Peserta dari kontingen Pramuka UIN Maliki Malang mengikuti kegiatan posyandu dengan dinas kesehatan dan penggerak Posyandu Gorontalo.
HUMAS UIN MALANG - Peserta kontingen UIN Malang yang terdiri dari Muhammad Bima Ari, Ahmad Ridwan, Ardiana Yuril Ilyas, Moh. Azmi Mubarok, Lia Latifa, Annisa Ridha, Umi Na'imatul, dan Safira Budiaty aktif berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Desa di Desa Tilihuwa sebagai bagian dari PWN PTK (Perkemahan Wirakarya Nasional) ke-16 yang diselenggarakan di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kamis (25/52023). Kegiatan Bakti Desa ini dilaksanakan pada hari Kamis, di mana para peserta melakukan cek kesehatan bagi masyarakat setempat, terutama ibu hamil dan balita. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan bekerja sama dengan petugas dari Puskesmas Kecamatan Limboto yang terdiri dari sembilan orang tenaga kesehatan. Sebanyak 35 warga Desa Tilihuwa turut hadir dalam kegiatan ini.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan Bakti Desa juga melibatkan penyuluhan mengenai stunting dan pola hidup sehat bagi masyarakat. Menurut Pak Iqbal Ahmad, petugas gizi dari Puskesmas Limboto, kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat penting dan bermanfaat untuk mendukung upaya masyarakat dalam menjalankan gaya hidup sehat. Ia menyambut baik kolaborasi antara aktivis pramuka dan petugas kesehatan dalam kegiatan PWN PTK ini. Pak Iqbal Ahmad juga berharap agar para aktivis pramuka mampu mengimplementasikan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari dan daerah masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran Pramuka dalam memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Bima Ari, salah satu peserta dari kontingen UIN Malang, menyatakan kebanggaannya atas partisipasi dalam kegiatan Bakti Desa. "Kami sebagai Pramuka UIN Malang berkomitmen untuk memberikan dampak positif dan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan sosial seperti ini. Semoga apa yang kami lakukan dapat mendorong perubahan yang nyata di masyarakat," ujar Bima. Kegiatan Bakti Desa ini menjadi salah satu momen penting dalam PWN PTK ke-16 IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dengan kerjasama antara aktivis pramuka dan petugas kesehatan, diharapkan dapat tercipta sinergi positif dalam membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan dan gaya hidup sehat di masyarakat.
FOTO BERSAMA: Peserta dari berbagai kontingen Perguruan tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia mengikuti kegiatan wawasan literasi media digital di Aula Utama Kampus 2 IAIN Gorontalo ini menghadirkan Darwin Botutihe.
HUMAS UIN MALANG- Pagi ini, sekitar 70 peserta dari berbagai kontingen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia mengikuti kegiatan PWN PTK XVI IAIN Gorontalo dengan antusias. Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Kampus 2 IAIN Gorontalo ini menghadirkan Darwin Botutihe, seorang dosen di IAIN Gorontalo, sebagai pemateri dengan topik yang menarik, yaitu "Terjerat karena komentar di media sosial." Dalam materi yang disampaikan, Darwin Botutihe memaparkan bahwa komentar di media sosial sering dianggap sepele, padahal memiliki dampak yang signifikan. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sumber informasi dan inspirasi, tetapi juga sebagai wadah untuk ekspresi diri, pencitraan diri, curhat, dan keluh kesah. Menurut Darwin Botutihe, media sosial telah menjadi salah satu platform yang paling sering diakses oleh pengguna internet. Dalam sisi positifnya, media sosial dapat meningkatkan keuntungan penjualan, memfasilitasi kerja sama bisnis secara luas, dan meningkatkan kredibilitas perusahaan. "Karena media sosial, kita dapat mengenal orang yang tidak pernah kita temui sebelumnya," ungkap Botutihe. Namun, Botutihe juga menekankan bahwa media sosial memiliki dampak negatif, seperti penyebaran produk palsu, penyebaran berita hoax, dan menciptakan persaingan yang tidak sehat. Oleh karena itu, pertemuan ini bertujuan untuk membekali peserta agar mampu menghindari dampak negatif tersebut. Salah satunya adalah dengan tidak menyebarkan berita dari seseorang tanpa memastikan kebenarannya, yang dapat menyebabkan penyebaran berita hoax. Dalam sesi tanya jawab, Botutihe memberikan beberapa tips untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan aman. Peserta diharapkan bijak dalam mengakses dan menggunakan dunia maya, serta hati-hati dalam menilai kebenaran berita. Salah satu peserta dari Kontingen PTK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Miftachul Ulum, menyampaikan kesediaan mereka untuk menolak tersebarnya berita hoax dan berkomitmen untuk tidak menerima berita tanpa dasar yang jelas. "Kami Pramuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang siap berkontribusi dalam memerangi penyebaran berita palsu dan menjaga integritas informasi," ujar Ulum. Kegiatan PWN PTK XVI IAIN Gorontalo diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan dapat mencegah terjerat dalam dampak negatifnya. Dengan kesadaran akan pentingnya penilaian yang tepat terhadap berita yang beredar, diharapkan peserta dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat dalam menghadapi era digital yang semakin kompleks.
BERSIH-BERSIH: Lebih dari 112 peserta dari kontingen PWN PTK XVI UIN Malang turun ke jalan-jalan utama Desa Tilihuwa untuk memulai kegiatan pembersihan jalan.
HUMAS UIN MALANG- Dalam rangka menjaga kebersihan dan keindahan Desa Tilihuwa, mahasiswa Pramuka dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang turut serta dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan membersihkan sampah di sepanjang jalan utama Desa Tilihuwa. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mereka untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan menciptakan Desa Tilihuwa yang bersih dan sehat. Rabu (24/5/2023).
Lebih dari 112 peserta dari kontingen PWN PTK XVI UIN Malang turun ke jalan-jalan utama Desa Tilihuwa pada hari Rabu pagi. Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, mereka mengenakan seragam kontingen dan membawa peralatan pembersih untuk memulai kegiatan pembersihan. Selama beberapa jam, para peserta bekerja keras dan berhasil mengumpulkan puluhan kantong sampah yang tersebar di sepanjang jalan utama. Dalam upaya mereka, mereka bekerja secara bergotong-royong, memisahkan sampah organik dan non-organik, serta melakukan proses pengumpulan yang terstruktur. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian diangkut dengan truk sampah ke fasilitas pemrosesan sampah yang sesuai.
Selain membersihkan sampah, mahasiswa Pramuka UIN Malang dan peserta lainnya juga memberikan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat sekitar. Mereka memberikan informasi tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan pentingnya daur ulang dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Pramuka UIN Malang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan Desa Tilihuwa. Mereka telah menginspirasi masyarakat sekitar dan menunjukkan betapa pentingnya kerjasama dan kesadaran dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Diharapkan kegiatan ini akan terus mendorong kesadaran lingkungan di masyarakat dan menjaga keindahan alam untuk generasi mendatang.
PENELITIAN: Dosen UIN Maliki Malang pose bersama usai melksaakan penelitian kolaboratif di University Malaya.
HUMAS UIN MALANG - Dalam upaya untuk mengembangkan kurikulum kelas internasional terbaik, tim peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan kunjungan penelitian ke Universiti Malaya di Malaysia. Kunjungan ini dilaksanakan mulai tanggal 22 hingga 25 Mei 2023 dalam kegiatan Penelitian Kolaboratif Internasional. Tim peneliti ini dipimpin oleh Prof. Dr. H. Wahidmurni, M.Pd, Ak, seorang profesor di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Anggota tim peneliti lainnya adalah Faridatun Nikmah, M.Pd, Harir Mubarok, M.Pd, dan Imdad Rabbani, M.Pd.I. Bersama-sama, mereka membentuk sebuah tim yang berkomitmen untuk mengembangkan model pengembangan kurikulum kelas internasional berdasarkan praktik terbaik dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan Universiti Malaya Malaysia.
Dalam rentang waktu kunjungan mereka, tim peneliti bertemu dengan berbagai pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. Pertemuan pertama mereka adalah dengan Prof. Dr. Mohd Roslan Mohd Nor, Ketua Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam di Universiti Malaya. Dalam pertemuan ini, tim peneliti aktif bertanya dan berdiskusi mengenai pengembangan kurikulum yang telah dilakukan di Universiti Malaya. Selanjutnya, tim peneliti mengunjungi kantor divisi pengayaan dan mobilitas global, di mana mereka bertemu dengan Sanjeev Raj Gopal dan Muhammad Ridzwan, dua staf yang bertanggung jawab dalam hal pelaksanaan kegiatan mahasiswa di Universiti Malaya. Dalam pertemuan ini, tim peneliti mendiskusikan empat program yang telah dilaksanakan, yaitu program Outbound, program Inbound, program long/short term, dan program mobility attachment. Informasi yang diperoleh dari pertemuan ini menjadi salah satu jawaban dari rumusan masalah dalam penelitian mereka. Terakhir, tim peneliti juga bertemu dan berdiskusi dengan perwakilan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Universiti Malaya. Mereka ingin mendapatkan tanggapan langsung mengenai pengalaman studi di luar negeri. Melalui berbagai pertemuan dengan berbagai pihak di Universiti Malaya, tim peneliti akhirnya berhasil mendapatkan beberapa jawaban yang mereka cari dalam penelitian ini. "Kami berharap bahwa pengalaman kunjungan penelitian ini akan memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi civitas akademik, terutama bagi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dalam upaya mereka menuju menjadi kampus unggul dengan reputasi internasional," ujar Prof. Wahid dengan penuh harapan. Kunjungan penelitian ini menjadi langkah konkret dalam upaya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan dan reputasi internasionalnya. Diharapkan, temuan dan pengalaman yang diperoleh dari kunjungan ini akan memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan kurikulum kelas internasional di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta meningkatkan posisinya dalam kancah pendidikan tinggi internasional.
HUMAS UIN MALANG - Guna meningkatkan dan memperkuat atmosfer akademik, Recognisi Institusi Program Studi S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan yang bernama "Visiting Profesor". Kegiatan ini berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram pada tanggal 23-24 Mei 2023. "Visiting Profesor" kali ini berhasil menghadirkan 4 (empat) nara sumber terkemuka, yaitu Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, SE, M.Si, Prof. Dr. Siwanto, SE, M.Si, Eko Supriyatno, SE, M.Si, Ph.D, serta Dr. Vivin Maharani Ekowati, M.Si, MM. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat FEBI UIN Mataram dan dihadiri oleh 31 dosen serta jajaran Dekanat, termasuk mereka yang berencana mengajukan kepangkatan ke Lektor Kepala dan Guru Besar.
Profesor Sani dan Profesor Siwanto hadir di tengah-tengah para peserta dengan membawakan tema publikasi jurnal dan percepatan kepangkatan dosen. Sebagai pembicara pertama, Profesor Sani mengungkapkan betapa pentingnya publikasi artikel di jurnal nasional maupun internasional bagi para dosen agar proses kenaikan pangkat dapat berlangsung dengan lancar. Ia menjelaskan bahwa semakin banyak artikel yang dipublikasikan, maka proses kenaikan pangkat akan semakin cepat, bahkan dapat terjadi kenaikan pangkat setiap dua tahun sekali. Diharapkan dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama, sekitar 16-18 tahun sejak menjadi dosen tetap, mereka dapat meraih jabatan akademik tertinggi yaitu Profesor (Guru Besar). Profesor Sani juga menyarankan agar para dosen tetap produktif dalam publikasi dengan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mahasiswa bimbingan dan rekan dosen baik di institusi sendiri maupun di institusi lain.
Sementara itu, Profesor Siwanto menekankan pentingnya penulisan artikel dan publikasi jurnal yang disesuaikan dengan bidang keilmuannya masing-masing. Hal ini bertujuan agar artikel yang dihasilkan dapat lebih mendalam dan berkualitas. Ia menyarankan untuk memilih jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuannya agar artikel tidak sering ditolak atau direvisi.
Pada hari yang berbeda, Eko Supriyatno, SE, M.Si, Ph.D, dan Dr. Vivin Maharani Ekowati, M.Si, MM., juga memberikan materi tentang publikasi di jurnal nasional maupun internasional kepada mahasiswa program sarjana S1 dan program sarjana S2 FEBI UIN Mataram