HUMAS-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-61, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar pelayanan cek kesehatan gratis kepada warga kampus dan masyarakat di sekitar kampus, selain itu juga digelar jalan sehat. Minggu (30/10).
Kali ini, Poliklinik yang di ketuai dr. Christyaji Indradmojo, Sp. EM bersama mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui cek kesehatan secara rutin. Pasien harus kooperatif dengan tim medis agar bisa melakukan diagnosa dengan tepat terhadap penyakit yang di derita.
Bersamaan dengan momen jalan sehat, Poliklinik Ummi bekerjasama dengan FKIK memberikan layanan cek kesehatan kepada masyarakat. "Kegiatan ini digelar dalam rangka memberikan layanan kesehatan dan sekaligus untuk memperingati HUT UIN Maliki Malang yang ke-61," jelasnya.
Semoga diusianya yang semakin matang ini, UIN Maliki Malang bisa menjadi kampus yang unggul dan bereputasi internasional. "Semoga apa yang dicita-citakan kita bersama senantiasa diridhoi Allah SWT," doanya.
HUMAS-UIN Malang menggelar seminar internasional dengan para narasumber lintas negara, di gedung Rektorat Ir. Soekarno lantai lima, hari ini, Jum’at (28/10). Seminar Rekognisi Internasional and MoU Signing dihadiri oleh Abdussalam Noh Seik, Ph. D. (Presiden Korean Muslim Federation), Yudil Chatim, SKM, M. Ed., Ph. D. (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing), Dr. Sitti Maesuri Patahuddin (Senior Lecturer in STEM Education, Universitas Canberra), dan Arwani Rahmat Pitoko (Direktur Pengembang Nusantara). Pasalnya, acara seminar internasional ini diselenggarakan dalam rangka mengembangkan dan mempromosikan kampus UIN Malang bereputasi internasional menuju tahun 2030.
Pemaparan materi yang disampaikan narasumber membawa angin segar dan membuka wawasan serta paradigma baru bagi seluruh pihak dalam seminar yang berlangsung selama kurang lebih empat jam. Dr. Sitti Maesuri Patahuddin, salah satu narasumber menyampaiakn tentang program pengembangan STEM, yang merupakan metode pembelajaran berbasis implementasi pengetahuan dan keterampilan secara bersamaan untuk memecahkan masalah yang dapat diterapkan di PAUD/RA & SD/MI yang ia kembangkan di Canberra.
“UIN sebagai institusi yang menjadi ikon Islamic Education di Indonesia menjadi komponen utama dalam menyongsong kemajuan bangsa. Maka dari itu pula, STEM dapat dikembangkan dan diterapkan pada seluruh kalangan untuk mencapai kesejahteraan yang merata dan nyata”, pungkasnya.
Selain Dr. Sitti Maesuri Pattahuddin, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing, Yudil Chatim, SKM, M. Ed., Ph. D., pun memberikan materi segar dalam seminar rekognisi internasional melalui bidang pendidikan dan budaya antar dua negara. Ia mengatakan bahwa, ada tiga aspek penting antar kerjasama bilateral Indonesia-Tiongkok, yaitu meliputi kebudayaan, pendidikan, dan riset teknologi (penelitian).
Acara Seminar Rekognisi Internasional and MoU Signing berlangsung dengan lancar dan mendapatkan antusias tinggi dari seluruh peserta yang hadir. (Na/Fer)
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selenggarakan Seminar Rekognisi Internasional and MoU Signing di Gedung Rektorat Ir. Soekarno lantai 5, Jumat (28/10). Agenda yang telah dilaksanakan adalah penandatanganan MoU dengan beberapa mitra kerja dan juga seminar rekognisi Internasional yang turut menghadirkan beberapa narasumber.
Kegiatan ini turut mengundang berbagai stakeholders yang akan bekerjasama dengan Kampus Ulul Albab ini. Hal ini dilakukan untuk memperkuat rekognisi Internasional UIN Malang. Hal ini juga disampaikan langsung oleh Dr.Dwi Suheryanto, selaku Ketua Pelaksana.
Suasana Seminar Rekognisi Internasional dan MoU Signing UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan beberapa stakeholders baik dalam ataupun luar negeri
Lebih lanjut, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengatakan kegiatanbini sesuai dengan tagline yang diusung UIN Malang. "Kegiatan ini mengambil topik yang pas karena UIN Malang sekarang sedang mengembangkan hal inil. Tagline UIN Malang di tahun 2021-2030 adalah kampus dengan Internasional Recognition atau Unggul Bereputasi Internasional," ujarnya dalam sambutannya.
Beberapa mitra Internasional yang turut menandatangani MoU hari ini, adalah Plzen City Zoological and Botanical Garden Czech Republic, Korean Moslem Federation, USCI Education Malaysia, Raveenthiran Viviekananthrasa (Faculty of Education, Open University of Sri Lanka), dan masih banyak lagi mitra dari negara lainnya. Tak kalah dengan itu, mitra dalam negeri seperti Radio City Guide 911 FM, Bait Al-Hikmah Pasuruan, dan beberapa lainnya. (acg)
Penandatangan MoU kerjasama antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan beberapa stakeholders baik dalam ataupun luar negeri
Diki Egie Mahasiswa Perbankan Syariah Angkatan 2020
HUMAS-Mahasiswa Perbankan Syariah tahun angkatan 2020 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Diki Egie Nugraha angkatan meraih juara Perlombaan Poster Nasional dalam event Islamic Banking Work’s 13 yang diselenggarakan oleh Program Studi Perbankan Syariah IAIN Madura, Jumat (27/10)
Diki telah lolos melalui syarat dan ketentuan untuk megikuti perlombaan tersebut yang diantaranya adalah poster harus orisinil atau tidak sedang dan belum pernah diikutkan dalam kompetisi se jenis serta desain poster tidak mengandung SARA, kekerasan, dan keasusilaan.
Diki meraih Juara III yang diumumkan pada tanggl 14 Oktober 2022 lalu. (sm)
Pembukaan International Conference Green Tech (ICGT) ke-12 oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, M.A.
HUMAS-Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah berhasil melaksanakan konferensi internasional bertajuk International Conference Green Technology (ICGT) ke-12 di Savana Hotel Malang, Rabu (26/10). Kali ini, tema yang diusung adalah 'Empowering innovative science and technology for future environment perspective' dengan latar belakang GreenTech yang menjadi icon dari Fakultas SAINTEK itu sendiri.
Kegiatan yang telah dipersiapkan dari Januari lalu ini dapat terselenggara dengan baik dan dapat dihadiri oleh partisipan yang lebih banyak daripada empat tahun terakhir. Hal itu disampaikan langsung oleh ketua pelaksana dari ICGT tahun 2022, Dr. Elly Susanti M.Sc. "Peminat ICGT tahun ini naik empat kali lipat dari tahun sebelumnya, walaupun memang sebelumnya diadakan daring secara penuh," imbuhnya saat diwawancara.
Dr. Elly Susanti M.Sc, Ketua Pelaksana International Conference Green Tech (ICGT) ke-12 Fakultas SAINTEK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Konferensi yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini berhasil menjaring beberapa peserta dari Luar Negeri, seperti Thailand dan India. Lebih lanjut, yang juga selaku Ketua Program Studi Matematika Fakultas SAINTEK itu mengatakan bahwa jurnal prosiding ICGT akan diterbitkan di Antlantis Press pada sub bagian Advances Engineering Research (AER) yang telah terindeks Scopus.
Konferensi Internasional yang terus diselenggarakan sejak tahun 2010 oleh Fakultas SAINTEK ini juga telah mendatangkan 5 Keynote Speakers yang luar biasa. Harapannya, melalui diskusi dengan profesional yang ada dapat mewadahi riset mahasiswa maupun masyarakat umum agar dapat mengembangkan keilmuwannya. Tentu, tujuan lainnya yang ingin dicapai adalah untuk meningkatkan akreditasi serta penilaian Fakultas SAINTEK UIN Malang kedepannya. (dnd/acg)
HUMAS-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi tuan rumah dalam kegiatan Bincang Kehumasan bulanan oleh Perhumas (Persatuan Humas) se-Malang Raya dengan tema Effectivity of Crisis Communication and Safety Planning, Kamis (27/10).
Ketua Perhumas Malang Raya Ibu Andina Paramitha
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Pelaksana, Ibu Andina Paramitha. Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Maliki Malang Dr. H. Barnoto, M.Pd.I juga turut memberikan sambutan. Narasumber acara ini adalah Ibu Titik dari Jatim Park Group dan Ibu Maulina Pia Wulandari Ph.D Dewan Penasehat Perhumas Malang Raya serta dihadiri oleh humas dari berbagai instansi di Kota Malang.
Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan & Kerjasama UIN Maliki Malang Dr. H. Barnoto, M.Pd.I
Narasumber menyampaikan secara detail bagaimana cara mengenali isu dan krisis serta cara untuk mengelolanya. Kemudian terdapat sesi diskusi antar anggota yang mana dapat memperluas pengetahuan dari masing-masing humas instansi yang hadir dalam kegiatan ini.
“Harapannya nanti silaturahmi seperti ini akan selalu berlanjut karena dengan berkumpulnya tim humas di berbagai instansi maka akan menguatkan sinergitas yang ada serta mampu untuk terus saling berbagi ilmu pengetahuan antar instansi” jelas Ibu Andina Paramitha.
Kasubbag Humas UIN Maliki Malang M. Fatkhul Ulum S.pd.I juga menyampaikan, “Saya senang karena UIN Maliki Malang bisa jadi tuan rumah, harapannya dengan adanya silaturahmi humas ini mampu untuk bisa mengatasi krisis yang kemungkinan bisa terjadi di masa depan” jelasnya. (kh/aam/sm)
HUMAS-Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar International Conference Green Technology (ICGT) ke-12 yang diselenggarakan di Savana Hotel Malang, Rabu (26/10). Acara yang rutin digelar setiap tahun ini mengusung tema Empowering Innovative Science and Technology for Future Enviromental Perspective. Gelaran konferensi internasional yang akan berlangsung dua hari hingga Kamis (27/10).
Forum ICGT ke-12 ini menghadirkan lima narasumber inti yaitu Prof. Hadi Susanto dari Khalifa University (UEA), Prof. Taufik dari California polytechnic State University (USA), Dr. Ing Wahyudi Hasbi dari BRIN, Prof. F. J. S Wijsen dari Radboud University (Netherlands), dan Prof. Indah Emilia Wijayanti (UGM). Serta empat narasumber pleno yaitu Dr. Nappadon Kitana dari Chulalongkorn University (Thailand), Dr. Sitti Maesuri Patahuddin dari University of Canberra (Australia), Dr. Sri Harini dan Dr. Erna Hastuti dari UIN Malang.
ICGT merupakan forum diskusi tahunan untuk membina interaksi antara peneliti, ilmuan, akademisi terkait pengembangan green technology inovatif untuk menciptakan solusi pada pemberdayaan lingkungan. Forum Grup Disscusion (FGD) ICGT ke-12 dibuka langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, M.A.
“Konferensi internasional ini salah satu upaya kami untuk mewujudkan word class university sesuai dengan visi-misi UIN Malang,” ungkapnya.
Seluruh pembicara akan membawakan materi seputar pemberdayaan inovasi-inovasi yang berhubungan dengan sains dan teknologi. Sebagaimana tema yang diusung tentang pemberdayaan inovasi teknologi lingkungan untuk masa depan. Forum ini menjadi salah satu langkah mempromosikan UIN Malang menuju kampus berkelas internasional di kancah dunia.
“Forum ini merupakan bagian dari kepedulian kami terhadap kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa di Indonesia. Semoga kita semua dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan bangsa di masa depan,” imbuh Rektor UIN Malang.
Selanjutnya, kegiatan akan disusul dengan rangkaian sesi presentasi hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seluruh peserta nasional dan internasional yang telah tergabung dalam event ICGT 2022. (Fer)
HUMAS-Memasuki hari ke dua perhelatan Internatonal Conference on University Community Engagement (ICON-UCE) 2022 yang dilaksanakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon salah satu dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Sri Andriani mendapat kesempatan menjadi pendamping terbaik pengabdian kepada masyarakat, Selasa (25/10).
Hadir sebagai dewan juri inspirational service figure Helmi Ali dari lembaga Rahima Jakarta, dan Elyasa KH. Dharwis dari lembaga Agramatrix.
Dewan juri tertarik dengan konsep pengembangan Pok Darwis yang berfungsi untuk pengembangan desa wisata, mulai dari proses awal dan bagaimana cara menggaet sumber dananya hingga membentuk komunitas desa wisata yang bersinergi.
Sri Andriani menjelaskan, awal melakukan pengabdian kepada masyarakat tentu akan berhadapan dengan sumber pendanaan. Akan tetapi, jika pengabdian kepada masyarakat dititik beratkan pada dana maka akan sulit untuk berkembang. Akan tetapi. Pengabdian yang ditawarkan bersinergi, berkesinambungan dan mandiri. "Tahapan ini biasa dirasakan oleh masyarakat yang hendak berkembang," jelasnya.
Potensi yang bisa dikembangkan, kata dia, beraneka ragam mulai dari pengerajin cobek, sendal, tas, rajut, makanan, hingga desa wisata. "Masyarakat butuh penggerak dan pendampingan saja untuk memanfaatkan potensi yang ada," jelasnya.
RAMAI: Pengunjung ekspo mencoba kopi herbal, rokok sehat serta permen anti Covid gratis di stan ekspo UIN Maliki Malang
HUMAS-Perhekatan ekspo hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam ajang ICON UCE di IAIN Syekh Nurjati Cirebon 'digruduk' massa atau pengunjung pameran. Pasalnya, hasil produk yang dipamerkan kali ini LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memamerkan berbagai macam produk unggulan, Selasa (25/10).
Produk yang dipamerkan kali ini menyangkut hasil makanan, produk obat-obatan dan kesehatan, hingga produk karya hasil pendampingan para dosen UIN Maliki Malang kepada masyarakat.
Sekretaris LP2M UIN Maliki Malang Abtokhi menjelaskan tim LP2M UIN Maliki Malang turut memeriahkan perhelatan akbar ini mulai dari membuka dua stan ekspo produk penelitian, seminar hasil penelitian, hingga workshop pengabdian. "Tak hanya itu, UIN Maliki Malang juga mendelegasikan Sri Andriani salah satu dosen Fakultas Ekonomi untuk ikut lomba diajang tokoh inspiratif pengabdian kepada masyarakat," jelasnya.
Setidaknya, kata dia, ICON UCE ini bisa memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil dan masyarakat luas untuk saling berbagi pendapat dari berbagai pengalaman tentang konsepsi pengabdian kepada masyarakat, serta mMpemberikan kesempatan kepada berbagai pihak dalam usaha-usaha pengembangan kemitraan di PTKI dengan masyarakat. "ICON UCE ini juga menjadi agenda rutinitas Kemenag untuk menyusun agenda kerja riil dalam rangka mengarusutamakan pemberdayaan masyarakat berbasis riset dengan melibatkan komunitas dan elemen masyarakat," jekasnya.
Sementara Kepala pusat Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Saiful Mustofa menjelaskan bahwa yang menjadi sasaran utama kegiatan ICON UCE ini adalah para akademisi, peneliti, dan pengabdi masyarakat pada PTKI seluruh Indonesia, Non-Governmental Organization (NGO), dan
seluruh unsur Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. "Semoga tim LP2M UIN Maliki Malang bisa kembali ikut meramaikan perhelatan ICON UCE yang ke-5 dua tahun ke depan," harapnya.