HUMAS-Penerimaan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui jalur mandiri masih dibuka. Pendaftaran dibuka hingga 22 Juli 2022.
Pendaftaran terbuka untuk siswa SMA / MA / SMK lulusan tahun 2020-2022 bagi pendaftar Jalur Mandiri Tulis dan lulusan tahun 2021-2022 bagi pendaftar Jalur Mandiri Prestasi. Jalur Beasiswa Teladan untuk pendaftar lulusan tahun 2020-2022.
Pendafattaran dilakukan melalui laman pmb.uin-malang.ac.id. atau https://reg.uin-malang.ac.id/login. Pendaftar membayar biaya seleksi PMB Jalur Mandiri sebesar Rp 300 ribu di Bank BSI, Mandiri, BTN, BNI, BRI, dan BTN Syariah dengan menunjukkan nomor pendaftaran onlinnya ke teller atau petugas bank. "Calon mahasiswa mandiri harus mengikuti prosedur di laman registrasi online terlebih dahulu sebelum ke bank," terang Badrus salah satu panitia PMB jalur Mandiri UIN Maliki Malang.
Setiap peserta, kata dia wajib mengisi formulir pendaftaran dengan benar sebelum melakukan pembayaran administrasi ke bank setelah itu setiap peserta akan menerima bukti slip pembayaran dari bank yang di dalamnya berisi login user dan pasword 8 digit. "Untuk itu, bagi calon mahasiswa baru jalur mandiri ini harus menyimpan bukti slip pembayaran administrasinya," pesannya menegaskan.
Selain itu, Badrus sapaan akrabnya menjelaskan setelah selesai dari bank peserta harus kembali login menggunakan kode yang di dapat dari bank dan mengisi biodata dengan benar lalu jika sudah dilengkapi baru klik unggah berkas dan setelah itu tinggal cetak kartu tesnya saja. "Jadi prosesnya cukup mudah asal para pendaftar jalur mandiri mau memhamai terlebih dahulu prosesurnya sebelum melakukan pendaftaran online," terangnya.
Perlu diketahui bahwa pendaftaran jalur mandiri ini dibuka meulai 1 Juni hingga 22 Juli 2022 dan pelaksanaan ujian dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari yaitu 27-28 Juli 2022. Sementara itu jika sesuai jadwal pengumuman hasil seleksi mandiri akan di umumkan 3 Agustus 2022.
Program Studi yang ditawarkan Jalur Mandiri Tulis & Prestasi yaitu mencakup Biologi, Farmasi, Fisika, Hukum Ekonomi Syariah (Mu'amalah), Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyyah), Hukum Tata Negara, Kimia, Manajemen, Manajemen Pendidikan Islam, Matematika, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Dokter, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Perbankan Syari'ah, Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Psikologi, Sastra Inggris, Tadris Bahasa Inggris, Tadris Matematika, Teknik Arsitektur, Teknik Informatika.
HUMAS-Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Halal Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melakukan Focus Group Discussion dalam rangka penguatan kelembagaan dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Jumat (24/6). Hadir sebagai narasumber FGD Dr. H.A. Umar, MA yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal (PPJPH). Pembahasan persoalan penguatan kelembagaan kali ini hanya diikuti pimpinan tertentu saja, diantaranya para wakil rektor, kepala biro, dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga dan ketua unit yang ada di lingkungan UIN Maliki Malang.
Dalam paparan materinya Umar menegaskan bahwa persoalan LPH saat ini sangat komplek sekali, dan saya ingin LPH Center UIN Malang kedepan bisa menjadi percontohan sebagai perguruan tinggi dalam penyelenggaraan jaminan produk halal. "Nanti LPH UIN Malang bisa melatih bagi penyelia dan penyelenggara untuk pengusaha dalam memiliki produk halal sesuai dengan ketentuan syariah," harapnya. PTKIN khusunya UIN Maliki Malang yang memiliki kembaga Halal Center harus bisa dimanfaatkan betul khususnya untuk kepentingan produk halal dan persoalan edukasinya. Hal ini sudah menjadi amanat dari Kementerian Agama bahwa Gus Menteri mentargetkan setidaknya sertifikat produk halal bisa mencapai 10 juta. "10 juta mencakup produk makanan, obat ataupun kosmetik," paparnya. Persoalan kosmetik, kata bapak berkacamata itu, 90 persen bahan bakunya masih didatangkan dari luar negeri, hal ini berdasarkan fakta dilapangan. Indonesia harus bisa memproduk bahan bakunya dari dalam dan jika ini bisa dilakukan tentu biayanya akan lebih murah. Untuk itu, para dosen dan mahasiswa Farmasi UIN Malang harus bisa melakukan penelitian dan menemukan bahan baku tersebut melalui hasil risetnya. "Dengan SDM dan peralatan lab yang dimiliki LPH Center UIN Malang harus gerak cepat agar manfaat dari hasil risetnya bisa dimanfatkan masyarakat," tegasnya. Selain itu, tambah dia, persoalan label halal memang masih perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi seluas-luasnya. Salah satunya melalui LPH Center UIN Maliki Malang ini. "Karena saya meyakini dengan SDM yang dimiliki dengan bekal iomu agama dan sains akan lebih mudah dalam melakukan penelitian sekaligus sosialisasi kepada masyarakat," pungkasnya. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kelembagaan dan Kerjasama Dr. H. Isroqunnajah berkomitmen untuk mensosialisasikan LPH ini dengan sivitas akademikan dan juga melalui kegiatan dies natalis UIN Maliki Malang yang ke-61 yang jatuh pada 28 Oktober mendatang. "Tentunya momen HUT UIN Maliki Malang ini akan kami manfaatkan juga untuk sosialisasi LPH," terangnya.
HUMAS-Lagi, sore ini, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Unit usaha syariah cabang Malang menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berupa satu unit mobil ambulan Daihatsu Luxio D, Rabu (22/6). Rombongan BTNS disambut hangat oleh rektor beserta para wakil rektor. Mengawali sambutannya, Rektor UIN Maliki Malang menyampaikan rasa terimakasih kepada BTNS yang sudah mendukung sepenuhnya terhadap kemajuan kampus ini. "Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini," ucapnya Rektor menyadari, di era digital saat ini perlu dilakukan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan mitra kerja dalam pengelolaan keuangan dalam hal ini seperti apa yang sudah dilakukan oleh BTNS dengan UIN Maliki Malang. "Untuk optimalisasi pelayanan maka perlu kolaborasi dengan mitra kerja sesuai dengan kompetensinya termasuk UIN Malang dengan BTN Syariah," tegasnya.
Soal CSR, orang nomor satu di kampus berlogo ulul albab ini berharap bantuan satu unit mobil ambulans dari BTNS ini bisa memberikan manfaat yang lebih besar khususnya bagi lembaga dan sivitas akademika UIN Maliki Malang. "Semoga dengan bertambahnya mobil ambulans ini bisa meningkatkan pelayanan kesehatan di UIN Maliki Malang ini," harapnya. PJS Kepala Divisi UUS Bank BTN Syariah Ide Kusuma Pribadi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan UIN Malang yang diberikan kepada BTNS. Pemberian CSR ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya sivitas akademika UIN Maliki Malang. Terutama bagi mereka yang membutuhkan untuk mobilitas penunjang layanan kesehatan di kampus berlogo ulul albab ini. "Semoga bantuan yang kecil ini bisa memberikan manfaat yang luas baik bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa UIN Maliki Malang," harapnya. Bantuan mobil ambulans ini diharapkan benefitnya langsung bisa dirasakan oleh sivitas akademika UIN Maliki Malang. Karena itu, BTN menyerahkan bantuan CSR ini kepada UIN Malang dan kami berharap ini bukan bantuan yang terakhir,” ungkap Ide Kusuma Pribadi kepada Humas di sela-sela kegiatan penyerahan CSR. Selain itu, pihaknya juga siap membantu bagi para dosen dan karyawan UIN Maliki Malang yang ingin memiliki rumah ataupun tanah dengan sistem KPR. "Jadi BTNS dalam hal ini siap membantu mewujudkan impian para dosen dan karyawan untuk memiliki rumah impiannya," terangnya.
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Bagian AUPK dan OKH hari ini melaksanakan penyusunan Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) sebagai lanjutan dari Anjab-ABK yang sudah dilaksanakan satu Minggu yang lalu, Senin (20/6). Penyusunan SKJ kali ini diikuti 50 delegasi dari masing-masing fakultas, unit, lembaga dan pascasarjana. Kepala Biro AUPK UIN Maliki Malang Dr. Ahmad Hidayatullah, M.Pd I dalam arahannya mengajak seluruh ASN di lingkungan UIN Malang untuk selalu disiplin dan bekerja dengan hati. Apapun tugas yang diamanahkan jika diniati ibadah dan ikhlas maka bekerja akan terasa enjoy dan tidak ada beban. "Untuk itu, ayo kita bersama-sama berusaha dan bekerja keras untuk mewujudkan mimpi UIN Maliki Malang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan bereputasi internasional," ajaknya. Dalam penyusunan dokumen SKJ ini, kata dia, setiap peserta harus memperhatikan hal teknis dan kesesuaian dengan apa yang dibutuhkan di lapangan. "Tolong jangan sampai salah input dokumen karena akan berakibat fatal terhadap kebutuhan SDM yang dibutuhkan oleh lembaga ini," tegasnya.
Hadir sebagai pendamping ahli, Dr. Hairur Rahman, M.Si yang sekaligus Dosen Matematika Fakultas Sains dan Teknologi. Hairur sapaan akrabnya menjelaskan bahwa penyusunan SKJ ini di dasari pada proses Anjab-ABK yang sudah dilaksanakan seminggu yang lalu dan saat ini dilanjutkan penyusunan dokumen SKJ. "Peserta hari ini fokus menyusun dokumen standar kompetensi jabatan sesuai dengan Permenpan-RB nomor 38 tahun 2017 tentang SKJ ASN," jelasnya. Proses Anjab-ABK dan SKJ ini, kata dia, selain untuk menentukan kompetensi dan kualifikasi ASN juga untuk kepentingan pengembangan karir dan perencanaan kebutuhan pegawai ASN sesuai dengan beban kerja. "Untuk penambahan ASN tentu harus didasarkan pada kebutuhan yang didasarkan pada hasil Anjab-ABK dan SKJ ini," terangnya.
Sementara itu, Sub Koodinator Organisasi dan Hukum bagian OKH UIN Maliki Malang Abdul Ghofar Ahmad Chan menjelaskan bahwa kesulitan input data dalam menentukan kompetensi teknis itu ada pada dosen yang memiliki rangkap jabatan struktural, sehingga hal ini harus dikoordinasikan langsung dengan masing-masing pimpinan yang bersangkutan. "Usai dilakukan penyusunan dokumen SKJ ini perlu adanya perumusan kembali tentang kopetensi teknis dari masing-masing jabatan," terangnya.
HUMAS-Hari terakhir pelaksanaan ujian nasional jalur UM-PTKIN Panlok UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kedatangan Sekretaris pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Dr. H. Rahmat Mulyana Sapdi, M.Pd untuk melakukan monitoring dan mengevaluasi langsung UM-PTKIN 2022. Kamis (16/6).
Ses Ditjen Pendis ini menilai pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN di kampus berlogo ulul albab ini berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan panitia pusat. "Saya melihat Panlok UIN Malang ini kompak dan sangat siap menjalankan UM-PTKIN ini," jelasnya.
Pelaksanaan SSE UM-PTKIN tahun ini mengalami banyak peningkatan, baik di sektor sistem dan aplikasinya hingga kesiapan panitia nasional maupun lokal di masing-masing perguruan tinggi. Melalui seleksi nasional ini diharpkan PTKIN bisa menjaring calon mahasiswa yang berkualitas dan tentunya untuk menyiapkan generasi bangsa yang unggul dalam menghadapi era global. "Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik panitia maupun para rektor PTKIN di seluruh Indonesia yang telah menyiapkan pelaksanaan seleksi UM-PTKIN ini dengan baik," ucapnya.
Hal senda juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag atas kerja keras Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang yang sudah bekerja dengan profesional dan ekspert, sehingga pelaksanaan ujian nasional tahun 2022 ini bisa berjalan dengan lancar. "Sekali lagi sy ucapkan terimakasih dan semoga ini menjadi amal jariyah kita semua dan diterima oleh Allah SWT," doanya seraya diamini seluruh Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang.
Tim IT Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang mengontrol kesetabilan jaringan
HUMAS-Pelaksanaan seleksi ujian masuk Perguruan Tinggi jalur UM-PTKIN menjadi hajad besar Kementerian Agama, 58 perguruan tinggi bergabung mengikuti seleksi jalur UM-PTKIN ini. Kamis (16/6).
Pemerintah pusat melalui Kemenag memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para peserta yang mendaftarkan dirinya di jalur tersebut. Akan tetapi, setiap peserta yang ingin lulus tentu harus mentaati beberapa aturan yang sudah ditetapkan panitia nasional.
PJ Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang Mujtahid menjelaskan saat ujian berlangsung, diantaranya peserta tidak diperkenankan mengobrol dengan orang lain, tidak boleh terlambat atau baru mengikuti ujian menjelang jam ujian berakhir. "Pengawas juga akan mengecek foto peserta saat ujian berlangsung untuk memastikan apakah sudah sesuai antara foto dangan peserta yang sedang mengikuti ujian," terang Mujtahid saat ditemui di ruang pengawas ujian.
HUMAS-Hari kedua pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi hadir secara virtual dan memberikan pengarahan langsung kepadan panitia nasional maupun lokal universitas, Rabu (15/6).
Wamen mengucapkan terima kasih atas kerja keras panitia yang sudah menyiapkan segala kebutuhan ujian ini, sehingga UM-PTKIN ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses.
Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi UM-PTKIN 2022 ini Wamen menegaskan kembali amanah Gus Men, panggilan akrab Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bahwa seleksi UM-PTKIN ini merupakan salah satu upaya untuk menjaring calon mahasiswa baru yang unggul, sehingga mereka bisa melanjutkan studinya di PTKIN yang berada di bawah Kemenag ini. "UM-PTKIN ini merupakan tahap awal dalam menseleksi putra putri terbaik bangsa, dan tujuannya tidak hanya untuk kepentingan masyarakat saja, akan tetapi juga untuk kepentingan bangsa dan negara," tegasnya.
UM-PTKIN ini, kata dia, menjadi modal dasar dalam menentukan kualitas kelulusannya, jika proses UM-PTKIN ini baik maka diharapkan menghasilkan output yang baik juga," terangnya. Sehingga, tambah dia, pelaksanaan seleksi UM-PTKIN ini bisa menjadi sarana untuk menyiapkan kader bangsa yang unggul. Pasalnya, semua calon mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di PTKIN tanpa harus melihat ras dan suku yang berbeda. "Semoga PTKIN di seluruh Nusantara ini bisa terus meberikan yang terbaik buat bangsa dan negara dengan menghadirkan generasi bangsa yang berkualitas," harapnya.
Hadir di UIN Maliki Malang salah satu tim monitoring dan evaluasi panitia nasional UM-PTKIN Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., M.M yang sekaligus Rektor UIN kiyai Haji Achmad Siddiq Jember, dalam hasil monitoringnya pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN di UIN Malang berjalan lancar seperti yang diharapkan oleh panitia pusat. "Alhamdulillah Panlok UIN Malang solid dan pelaksanaan UM-PTKIN 2022 ini berjalan lancar," pantaunya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag dalam laporannya disampaikan bahwa hingga hari kedua peroses seleksi UM-PTKIN di UIN Maliki Malang berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Jaringan aman, setiap peserta yang mengalami kesulitan saat login juga direspon cepat oleh panitia. "Alhamdulillah, UM-PTKIN tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan peserta yang menjadikan UIN Malang pilihan pertama sebanyak 1887 calon mahasiswa," terangnya.
Karo AUPK dan AAKK memantau langsung jalannya pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN di ruang rapat gedung rektorat lt.3
HUMAS-Hari pertama pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN Panlok UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berjalan sesui yang diharapkan. Hari pertama ujian diikuti 700 peserta yang terbagi menjadi tiga sesi ujian. Selasa (14/6).
Salah satu Penanggung jawab Panlok SSE UM-PTKIN UIN Maliki Malang Mujtahid menjelaskan dari total 700 peserta yang hadir mengikuti ujian sebanyak 671 peserta, sementara yang tidak hadir atau tidak mengikuti ujian ada 29 peserta. "Peserta yang tidak hadir mencapai 4,14 persen dari total 700 peserta tersebut " jelasnya.
Bagi peserta yang tidak hadir tanpa izin, kata dia, tidak ada penjadwalan ujian susulan secara otomatis peserta dianggap mengundurkan diri. "Dari 36 ruangan ini rata-rata yang tidak hadir tanpa izin ada satu peserta saja," terangnya.
Perlu diketahu, UM-PTKIN ini merupakan jalur seleksi nasional yang berada di bawah komando Kementerian Agama. UIN Malang sendiri memiliki lima jalur penerimaan mahasiswa baru dan jalur UM-PTKIN ini merupakan jalur yang ke empat. "Setelah UM-PTKIN ini tinggal satu jalur lagi yaitu jalur Mandiri," tegasnya.
Pengawas ujian SSE UM-PTKIN 2022 Panlok UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan pengawasan kepada peserta
HUMAS-Memasuki hari kedua pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN Panlok UIN Maulana Malik Ibrahim Malang antusias peserta sangat tinggi. Buktinya dari total 900 peserta di sesi ke 4, 5, dan 6 ini hanya 36 pserta saja yang tidak hadir mengikuti ujian SSE UM-PTKIN, Rabu (15/6).
Penanggung jawab SSE UM-PTKIN Panlok UIN Maliki Malang Mujtahid menyampaikan persoalan hari pertama dan ke dua hampir sama, ada beberapa peserta yang mengalami kesulitan login karena programnya tidak kompatibel dengan perangkat yang dipakai peserta. "Untung saja persoalan ini bisa segera diatasi oleh tim sapa UIN Maliki Malang, sehingga peserta bisa login mengikuti ujian SSE UM-PTKIN," jelasnya.
Selain persoalan itu juga ada peserta yang login akan tetapi saat ujian berlangsung tiba-tiba logout sendiri dari sistem SSE, setelah dicek di sistem ternyata hal tersebut terjadi karena persoalan jaringan yang tidak setabil saja. "Setiap daerah memang memiliki kendala yang berbeda-beda salah satunya jaringan yang tidak stabil," terangnya.
Saat ditanya soal tambahan waktu bagi peserta yang mengalami kendala, Bapak yang suka pakai baju batik ini menegaskan bahwa tidak ada tambahan waktu bagi peserta SSE UM-PTKIN ini. Pasalnya Panlok UIN Maliki Malang tidak punya hak untuk menambahkan jam ujian bagi peserta. "Iya memang tidak ada tambahan waktu karena yang menetukan waktu ujian SSE UM-PTKIN ini hanya panitia pusat saja," tegasnya.