Berikut link download foto prosesi wisuda periode I 2019:
Berikut link download foto prosesi wisuda periode I 2019:
GEMA-Usai mengimami shalat Duha berjamaah bersama seluruh karyawan dan dosen non PNS di Masjid At Tarbiyah, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menghimbau agar kegiatan spiritual seperti ini bisa dilaksanakan dengan istiqomah. Kamis (14/2).
Prof. Haris berharap bahwa pelaksanaan sholat duha itu sangat penting sekali intuk dilaksanakan. Pasalnya, dalam ajaran Islam disunnahkan kepada setiam muslim untuk menjaga keseimbangan antara ibadah dan bekerja. Sehingga, kata dia, kegiatan shalat duha berjamaah di masjid seperti ini perlu dibiasakan di UIN Maliki Malang. “Insyaallah, jika shalat duha dilaksanakan setiap hari bisa menambah rizki yang barokah,” terangnya.
Selain itu, tambah dia, kalau bisa dalam setiap bulannya perlu dilakukan khotmil quran bersama di masjid, sehingga sebelum bekerja kita bisa melaksanakan shalat duha berjamaah dan dilanjutkan khotmil quran bersama-sama. “Tujuannya untuk mendoakan diri kita dan keluarga kita serta bagi seluruh sivitas akademika UIN Malang agar semuanya menjadi berkah dan manfaat,” harapnya.
GEMA-Segenap Panitia Wisuda Periode I Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar rapat koordinasi akhir di ruang pertemuan Gedung Rektorat Lt.3, Rabu (13/2).
Hadir Kabiro AAKK A. Heru Achadi Hari memberikan pengarahan kepada seluruh panitia agar prosesi wisuda ini disiapkan dengan matang. Meski sebagai kegiatan rutinitas, tapi jangan sampai ada satupun panitia yang menyepelekan kegiatan wisuda tersebut. "Ini momen pelepasan bagi para wisudawan dan akan dihadiri langsung oleh orangtuanya masing-masing, jadi berikanlah layanan dengan sebaik mungkin," harapnya.
Heru menjelaskan bahwa rencananya proses wisuda ini akan digelar di bulan Januari, akan tetapi dikarenakan pimpinan masih fokus persiapan reakreditasi institusi akhirnya pelaksanaannya baru bisa dilaksanakan bulan Februari. "Semoga acara wisuda ini bisa berjalan sukses dan lancar," doanya sembari diamini panitia wisuda yang hadir.
Sementara itu, persoalan ijazah wisudawan, Bapak yang hobi fitnes tersebut menegaskan bahwa semua ijazah para wisudawan sudah siap semua dan dihimbau kepada para wisudawan untuk tidak khowatir persoalan legitimasi akreditasi institusinya. "Ijazah sudah tercetak semua dan tidak ada masalah dengan persoalan akreditasi institusi," tegasnya.
GEMA-Alhamdulillah, proses make up kampus satu di jalan gajayana no.50 Malang ini terus dilakukan melalui program Jumat bersih yang digagas langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. Melalui kegiatan Jumat bersih seluruh karyawan dan dosen mulai pagi pukul 07.00-09.00 WIB diajak gotong royong membersihkan dan membenahi seluruh fasilitas yang rusak di kampus I UIN Maliki, Senin (11/2).
Kegiatan yang dilakukan setiap hari Jumat itu beraneka ragam, mulai dari mengecat trotoar di dalam kampus, membersihkan halaman, menanam phon, membudidayakan ikan dan burung serta membersihkan tempat fasilitas umum di dalam kampus. “Alhamdulillah, kampus I sudah mulai tampak bersih dan rapi dan terimakasih atas dukungannya untuk senantiasa kerjabakti membersihkan kampus ini setiap hari Jumat,” syukurnya.
Jumat bersih ini, sudah menjadi tanggunjawab kita bersama, untuk itu dimohon kepada seluruh karyawan, dosen dan mahasiswa UIN Maliki untuk senantiasa saling menjaganya. Jangan sampai menunggu perintah dari pimpinannya, karena menjaga kebersihan kampus ini sudah menjadi tanggungjawab kita bersama. “Marilah kita jaga kebersihan kampus ini bersama,” ajaknya.
GEMA-Sebanyak 360 pegawai non PNS Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali di perpanjang SK pegawai non PNS nya. Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag mengingatkan dalam sambutan singkatnya bahwa SK itu sama dengan Amanah dan setiap amanah yang diberikan tentu membutuhkan pertanggungjawaban baik di dunia maupun di akhirat kelak. Senin (11/2).
Prof. Haris menghimbau agar dalam menjalankan amanah tersebut seluruh pegawai di UIN Maliki ini bisa menjalankan dengan sebaik mungkin. Pasalnya, selain bekerja kita semua juga dituntut untuk senantiasa melaksanakan hak Allah SWT, baik melalui ibadah yang wajib maupun yang sunnah seperti melaksanakan shalat duha dengan berjamaah sepert ini. “Mendekatkan diri melalui shalat duha seperti ini patut untuk diistiqomahkan,” harapnya.
Selain itu, kata dia, salat duha ini juga bisa membukakan pintu rizki yang berkah. Ada pepatah mengatakan bahwa orang yang tidak bersyukur terhadap sesama manusia itu biasanya sulit untuk bersyukur kepada Allah SWT. Syukur itu, kata Prof. Haris, tidak hanya ucapan. Akan tetapi juga harus dibarengi dengan tindakan yang positif sesuai dengan apa yang tengah diperintahkaNya. “Syukur itu sebenarnya menjalankan nikmat sesuai dengan perintahNya,” tegasnya.
Misalnya saja yang bertugas sebagai sekuriti ya menjaga keamanan dan kedisiplinan di kampus ini, yang bagian kebersihan menjaga agar suasana di dalam kampus ini tetap asri bersih dan indah, yang dosen bertugas mengajar dan mendampingi mahasiswanya, dan begitujuga yang bagian tenaga pendidik mengerjakan tugsanya masing-masing. “Jika semuanya dilakukan dengan penuh amanah maka semua akan berjalan dengan baik,” terangnya.
GEMA-Tahun ini, pelaksanaan penyerahan SK bagi pegawai non PNS berbeda dengan tahun sebelumnya. Penyerahan SK 2019 kali ini digelar di daalam Masjid At Tarbiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (11/2).
Kepala Biro AUPK Mahfudh Shodar menegaskan bahwa pelaksanaan penyerahan SK pegawai non PNS yang jumlahnya mencapai 360 orang tersebut memang sengaja dilaksanakan di dalam Masjid At Tarbiyah, dan insyaallah ini merupakan klai pertamanya dilakukan di kampus ini. “Tujuan kami untuk mengajak kepada seluruh karyawan dan dosen agar bekerja itu harus seimbang dengan ibadahnya kepada Allah SWT,” terangnya.
Dengan begitu, kata dia, diharapkan melalui pelaksanaan shalat duha dan istighotsa berjamaah seperti ini bisa menjernihkan hati untuk melaksanakan amanah sebagai pegawai di UIN Maliki Malang. “Dan semoga Allah SWT meridhoi dan memberikan kemudahan terhadap pekerjaan kita masing-masing,” doanya seraya diamini seluruh karyawan dan dosen yang hadir.
Selain itu, tambah Mahfudh, selain penyerahan SK juga digelar doa bersama untuk mendoakan Tiga kegiatan yang cukup besar di tahun 2019 ini, yaitu pelaksanaan proses akreditasi ulang institusi, rencana pelaksanaan pembangunan kampus 3 di Desa Precet, Sumbersekar Batu, dan pelaksanan Pionir. “Mari Bapak Ibu kita berdoa setiap saat agar reakreditasi UIN Maliki Malang mendapatkan skor nilai yang terbaik dari yang terbaik,” doanya, amiin.
GEMA-UIN Malang bekerjasama dengan Dirjen Pendis Kemenag RI menyenggarakan Koordinasi Forum Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama PTKIN Se-Indonesia. Forum ini dilaksanakan dalam rangka persiapan dan konsolidasi Pelaksanaan kegiatan PIONIR IX 2019 di Atria Hotel Malang, Selasa-Kamis (29-31/1).
Sejak awal penetapan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai tuan rumah bersikap welcome dalam menyambut antusias peserta forum. Dalam sambutannya di hari kedua, Drs. H. Issroqunnajah, M.Ag menyampaikan bahwa Pionir tahun ini harus belajar dari pengalaman yang sudah diperoleh dari tahun yang lalu. Hal ini untuk mengatasi beberapa problem yang biasa terjadi pada saat pelaksanaan lomba, misalnya pemilihan dan penetapan juri.
“Kita minta dukungan yang luar biasa dari bapak dan ibu semua yang hadir,” mohon Gus Is (sapaan akrabnya). Artinya, lanjutnya, kegiatan ini menjadi tanggungjawab bersama untuk mensukseskannya. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa sejak merumuskan mata lomba di acara Pionir, UIN Malang selalu melibatkan semua perwakilan PTKIN. “Akhirnya dengan penuh optimis, jika kita sukses berarti sukses itu milik kita bersama,” tegas WR III UIN Malang ini dengan penuh optimis.
Pada sesi sebelumnya, yang diisi oleh staf Walikota Malang bahwa Pemkot akan turut andil dalam mensukseskan agenda nasional ini. Support ini akan diberikan setelah ada kepastian tentang jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Sehingga dapat ditentukan juri yang berkompetensi, qualified, kredibel dan profesional. Tentunya hal ini disertai dengan adanya ketentuan yang sesuai standart agar pelaksanaan lomba bisa lancar, maksimal dan sesuai target bersama. (ptt/nhl)
GEMA-Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Dr. A. Muhtadi Ridwan mengundang seluruh tim publikasi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) yang dijadwalkan akan dilaksanakan awal Februari mendatang, Jumat (25/1).
Rapat tim publikasi yang dilakukan di ruang meeting gedung Rektorat Lt.4 itu membahas rundown acara tentaif pelaksanaan APT di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Dalam kesempatan itu, Muhtadi meminta tim publikasi salaing bekerjasama agar proses pelaksanaan publikasi APT ini bisa maksimal. "Semua kegiatan peliputan bisa disesuaikan dengan rundown acara," terangnya.
Kedatangan tim asesor, mulai dari bandara hingga pelaksanaan asesmen semuanya bisa dipublikasikan baik dengan media fotografi maupun videografi. "Semua tim dokumentasi harus paham alur pelaksanaan APT ini," pesannya.
Selain itu, proses asesmen lapangan rencananya akan dilakukan oleh lima orang dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) itu akan hadir di UIN Malang untuk melakukan verifikasi ulang di lapangan. Baik dari aspek akademik, pelayanan, mutu pendidikan, serta sarana dan prasarana penunjang yang ada di UIN Maliki ini. "Tentu, semua penilaian menjadi hak prioritas tim asesor, dan semoga semua Pimpinan baik di tingkatan universitas, fakuktas dan kepala lembaga dan unit siap memberikan jawaban yang tepat dan realistis," harap Muhtadi.
Muhtadi menambahkan, performance saat ini sudah menjadi tren dalam proses APT, tim asesor tentunya juga akan memberikan penilaian terhadap kesiapan perguruan tinggi dalam menyambut proses reakteditasi. "Semoga, apa yang sudah diupayakan oleh tim APT UIN Malang bisa memberikan hasil terbaik dan bisa menjadikan Perguruan tinggi ini tetap terakreditasi A dengan skor tertinggi," doanya.
GEMA-Chairul Syarif Staff Administrasi Umum Pemkot Batu hadir dalam mengapresiasi kegiatan Cardion 2019. Kedatangannya selain untuk mewakili Walikota Batu juga untuk membuka secara resmi Grand Opening Semifinal-Final Cardion 2019. Olimpiade tingkat nasional ini berlangsung di Lt. 4 Rumah Singgah Kampus 2 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Sabtu (26/01).
Cardion (Science and Primary Medical Competition) 2019 adalah olimpiade sains dan kedokteran dasar serta try out SBMPTN yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Olimpiade ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 lalu. Di tahun ini ada dua bidang uji yang masuk dalam rangkaian acara Cardion 2019, yaitu Olimpiade Sains dan Kedokteran Dasar, serta Try Out SBMPTN Saintek.
Sesuai data yang disampaikan panitia, peserta Cardion tahun ini mengalami grafik peningkatan yang cukup tinggi. Peningkatan ini dipengaruhi oleh strategi baru yang digunakan panitia Olimpiade Sains dan Medis 2019.
Menurut Basyar Adnani Ketua Pelaksana Cardion 2019, kegiatan tahun ini disiapkan dengan matang atas evaluasi tahun sebelumnya sehingga menghasilkan beberapa inovasi baru.
Pertama, menambah dua daerah rayon sosialisasi dengan total tujuh rayon di Indonesia. Ketujuh rayon itu meliputi Surabaya, Jogja, Jombang, Makassar, Tasikmalaya, Malang, dan Jakarta. Selanjutnya, selain membuka pendaftaran online panitia juga memfasilitasi fitur free online lainnya, yaitu berupa materi full kedokteran dan try out online. “Dengan adanya try out online tersebut diharapkan mampu memudahkan peserta yang belum pernah mengikuti olimpiade ini,” tutur Mahasiswa Kedokteran angkatan 2017 ini.
Mahasiswa Kedokteran UIN Malang ini terus memberikan inovasi Cardion di setiap tahunnya, salah satunya dengan membentuk smart system untuk bekal menuju Go International. (syf/nhl)