KERJASAMA: Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag (dua dari kiri) bersalaman dengan Rektor IAIN Kendari Dr. H. Nur Alim, M.Pd usai menandatangani MoU di Ruang Pertemuan Gd. Rektorat Lt.3. Jumat (8/3).
GEMA-Sebanyak 50 pejabat struktural fungsional Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari Provinsi Sulawesi Kendari melakukan kunjungan ke Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Jumat (8/3).
Rombongan IAIN Kendari kali ini dipandu langsung Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim, M.Pd bersama Wakil Rektor II Dr. H. Pairin, M.A dan Wakil Rektor III Dr. H. M. Yahya Obait, M.Ag. Kedatangan rombongan kali ini disambut langsung Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. dalam sambutannya, Prof. Haris menyambut baik permintaan kerjasama antara IAIN Kendari dengan UIN Malang, dalam sambutannya Prof. Haris menjelaskan tentang integrasi keilmuan yang dikembangkan di UIN Malang, konsep integrasi antara ilmu agama dengan sains ini menjadi fokus utama di UIN Malang. Dengan ditunjang adanya mahad di dalam kampus ini tentunya semua mahasiswa baru diharuskan tinggal di dalam mahad al Aly. "Khusus untuk Fakuktas Kedokteran mahasiswanya harus tinggal di mahad selama dua tahun," ungkapnya. Fungsi mahad, kata dia, diharapkan mampu menggembleng para mahasiswa untuk memperdalam kajian keilmuan keagamaan dan mengasah kemampuan bahasa asingnya yaitu bahasa Arab dn Inggris. "Selain itu, mahasantri juga diajak untuk melakukan kajian kitab kuning yang langsung dibimbing oleh dewan kiainya masing-masing," terangnya. Selain itu, UIN Maliki juga memiliki mahasiswa asing yang jumlahnya lebih dari 400 mahasiswa. "Ini bentuk kepercayaan dari luar bahwa UIN Malang memiliki reputasi yang diperhitungkan," tegasnya. Rektor IAIN Kendari Dr. H. Nur Alim, M.Pd menginginkan semua pejabat IAIN Kendari yang hadir ini bisa benyak belajar pengelolaan kelembagaan di UIN Malang. pasalnya, UIN Malang saat ini menjadi model perkembangan kampus islam yang patut untuk dicontoh bagi PTKIN lainnya. "Saya menilai bahwa UIN Malang memang menjadi kampus Islam yang patut untuk dijadikan percontohan," paparnya
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor II Dr. H. Pairin, M.A menjelaskan bahwa kunjungan ini sudah direncanakan sejak lama. UIN Malang menjadi salah satu perguruan tinggi yang patut untuk dijadikan rujukan pengembangan institusi. "Kunjungan kali ini, kami mngajak semua pejabat struktural untuk banyak belajar kepada UIN Malang," terangnya.
Dalam pertemuan ini, kata Pairin, diharapkan IAIN Kendari banyak belajar kepada UIN Malang, sehingga dalam proses pengembangan kampus para pimpinan di IAIN Kendari bisa banyak menimba ilmu dari UIN Maliki Malang. "Saya berharap kunjungan yang sekaligus MoU ini bisa memberikan perubahan terhadap IAIN Kendari menjadi perguruan tinggi yang maju dan memiliki daya saing yang tinggi," harapnya.
GEMA-Gerakan Jumat bersih kali ini difokuskan di lokasi lapangan utama dan sejumlah ruas jalan yang ada di kawasan kampus hijau UIN Maliki Malang. Tepat pukul 07.00 WIB Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag bersama WR I Dr. M. Zainuddin, M.A, Kabiro AAKK A Heru Achadi Hari, Direktur Pascasarjana, serta para dekan dan wakil dekan kompak bahu membahu membersihkan area tersebut, Jumat (8/3). Ketua Senat UIN Maliki Malang Dr. M. Muhtadi Ridwan menjelaskan bahwa kerjabakti pagi ini memang difakuskan pada sarana dan prasarana di lapangan utama, dari hasil pantauan sementara ditemukan sejumlah fasilitas olahraga dan penerangan lampu jalan yang perlu dilakukan perbaikan. "Kerusakan lapangan olah raga akan segera diperbaiki dalam waktu dua hari ini, begitu juga dengan lampu jalan yang mati akan segera diganti dengan yang baru," terangnya. Selain memperbaiki sejumlah fasilitas olahraga, para karyawan dan dosen juga bahu membahu merapikan sejumlah ranting pohon yang menghalangi jalan. Semua pohon pinggir jalan yang mengganggu langsung dirapikan, mereka bahu membahu memotong ranting pohon menggunakan peralatan seadanya. "Semua harus dirapikan, agar kampus ini benar-benar nyaman, rapi dan indah," ungkap Kabiro AAKK yang juga ikut merapikan sejumlah ranting pohon di kawasan lapangan utama UIN Malang.
GEMA-Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. M. Zainuddin, MA menghimbau kepada semua tim panitia Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) UIN Maliki Malang agar segera melakukan ceklist kembali terhadap semua persiapan yang sudah dilakukan. Rabu (6/3). Rencananya Senin (11/3) semua panitia APT dan para pimpinan bisa hadir untuk mengikuti proses gladi bersih sekaligus simulasi asesmen lapangan. "Jangan sampai saat asesmen lapangan malah banyak ditemukan kekurangan yang belum disiapkan dengan matang," paparnya. Setidaknya, tambah dia, gladi bersih ini bisa digunakan sebagai barometer kesiapan asesmen lapangan di UIN Maliki Malang ini. "Hal sekecil apapun harus disiapkan, setiap ruangan harus memiliki peta ruang yang jelas," pintanya. Sementara itu Rosihan, salah satu staf ahli Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) meminta agar seluruh pimpinan saat proses asesmen bisa lebih disiplin lagi. Pasalnya, asesor yang akan hadir di UIN Malang ini betul-betul memiliki kedisiplinan yang tinggi. Semua tidak mengenal kata terlambat. "Jadi saya mohon Bapak dan Ibu untuk komitmen mengikuti proses asesmen ini sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan," pintanya.
GEMA-Segenap pimpinan dan panitia pelaksana Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) sore ini melakukan koordinasi persiapan akreditasi dari masing-masing seksi, Rabu (6/3). Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan gedung Rektorat Lt.3 itu dibuka langsung Ketua Senat Universitas yang sekaligus sebagai ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Muhtadi Ridwan, dia menjelaskan bahwa proses asesmen lapangan di UIN Maliki Malang akan dilaksanakan mulai 13-15 Maret 2019 yang akan dihadiri oleh empat asesor dari BAN-PT, yaitu Prof. Marwan Asri, M.BA., Ph.D dari UGM Yogyakarta, Dr. Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. H. Akhmad Rifa'i, M.Phil asal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Prof. Budi Nurani Ruchjana, M.Si dari UNPAD Bandung. "Semua tim asesor akan datang pada pagi hari dan akan dijemput langsung oleh rektor dan para wakil rektor," terangnya. Terkait persiapan asesmen lapangan, Muhtadi meminta masing pimpinan lembaga, unit dan fakultas betul-betul mempersiapkan semua kebutuhan penunjang asesmen lapangan ini. Jadwal yang sudah tersusun rapi oleh sie acara ini sifatnya masih tentatif atau sementara saja, semua bisa berubah menyesuaikan permintaan dari tim asesor. "Yang penting, semua dokumen borang dan segala sarana dan prasarana penunjang akademik harus disiapkan secara matang," pintanya.
Sementara itu, dalam arahannya, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag meminta pelaksanaan asesmen lapangan ini betul-betul dipersiapakan, jangan sampai ada sedikitpun celah atau kekurangan dalam pelaksanaan APT ini. "UIN Maliki Malang harus bisa menunjukkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki," pintanya. Proses asesmen lapangan ini, UIN Maliki Malang setidaknya harus memiliki nila skor tertinggi dari PTKIN lain. Caranya segala kebutuhan asesmen lapangan ini benar-benar dipersiapkan dengan matang. "Persiapan seperti ini jangan hanya saat menjelang asesmen saja. Akan tetapi kalau bisa harus dilakukan setiap hari, sehingga UIN Malang ini bisa memberikan pelayanan prima kepada stake holdernya," pintanya "Semoga proses visitasi asesmen lapangan ini bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan nilai yang tinggi," doanya aeraya diamini semua peserta rapat yang hadir.
Praktik Lapangan: Diklat outdoot dalam rangkaian Diklat Fotografi (Difoto) XX yang dilaksanakan di Coban Putri, Sabtu-Minggu (2-3/3).
GEMA-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jhepret Club (JC) mengadakan Diklat Fotografi (Difoto) XX. Diklat ini terbagi menjadi dua, diklat indoor dan outdoor. Kegiatan ini juga merupakan kegiatan untuk calon anggota UKM JC angkatan ke-20. Diklat Indoor dilaksankan di Gedung Jenderal Besar Muhammad Soeharto Lt.1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Sabtu-Minggu (23-24/2). Sedangkan Diklat Outdoor bertempat di Coban Putri, Sabtu-Minggu (2-3/3). Diklat Fotografi ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai macam jurusan di kampus hijau.
Di dalam diklat fotografi ini, diharapkan peserta bisa mengetahui dan memahami materi dasar tentang fotografi. Diklat kali ini tidak hanya sebatas teori melainkan juga praktik secara langsung setelah materi diberikan. Uniknya, peserta juga diminta untuk membawa model yang nantinya akan menjadi objek foto mereka untuk sesi modelling. Untuk diklat outdoor, peserta diajarkan cara memotret landscape dengan menggunakan beberapa teknik seperti low speed dan high speed.
“Diklat fotografi ini bisa menjadi wadah untuk menyalurkan bakat berbagi ilmu tentang fotografi,” harap Arif Fahmi KetuaPelaksana Diklat JC 2019. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media bagi peserta untuk mengetahui lebih dalam tentang UKM Jhepret Club Fotografi. (ilm/nhl)
Rektor UIN Malang Abd. Haris beserta jajarannya foto bersama pengurus OMIK 2019 sesaat setelah pelantikan, Jumat (1/3).
GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK), Jumat (1/3). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Jenderal Besar Muhammad Soeharto Lt. 2.
Pelantikan ini juga mengundang sejumlah perwakilan UKM, HMJ, SEMA, dan DEMA. Dihadiri langsung oleh Rektor UIN Malang Abd. Haris, acara ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Orang nomor satu UIN Malang ini melantik langsung seluruh ketua dan pengurus OMIK yang ada di kampus hijau dengan disaksikan oleh ketua dekan dari setiap fakultas.
Pelantikan pengurus OMIK ini juga dirangkai dengan sosialisai Pekan Ilmiah Olahraga, Seni dan Riset (Pionir) ke IX 2019. Dalam gelaran level nasional ini UIN Malang akan menjadi tuan rumah. Sosialisasi ini menjadi penting agar setiap warga kampus dapat berpartisipasi dalam mensukseskan acara rutin tahunan Kemenag ini. (ilm/nhl)
GEMA-Pelaksanaan Akreditasi Institusi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dijadwalkan akan berlangsung tanggal 13-15 Maret 2019. Menyambut pelaksanaan akreditasi itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag mengajak Wakil Rektor I dan III mengunjungi progres pembangunan Gedung Farmasi di kampus III. Dalam peninjauan langsung di lokasi pembangunan, gedung farmasi masih terus dikebut. Saat ini masih dilakukan proses instalasi listrik dan sanitasi air di dalam gedung tersebut. “Semoga proses pembangunan ini bisa berjalan sesuai dengan kontrak kinerja, sehingga pada saat tahun ajaran baru gedung tersebut sudah bisa digunakan,” harap Prof. Haris. Senin (4/3).
GEMA-Pagi ini, Senin (4/3) tim asesor utusan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) hadir di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran tiga asesor itu yaitu Prof. Dr. Nanan Sekarwana, Sp.A (K), MARS., Dr. Dra. Ria Kodariah, MS., dr. Irwin Aras, M. Epid, M.MedEd untuk melakukan asesmen lapangan pada Program Studi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maliki Malang.
Kehadiran tiga asesor itu disambut langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag dan para pimpinan UIN Maliki Malang yang lain. Sebelum melakukan asesmen lapangan di FKIK yang berada di Desa Telekung Kota Batu, tim asesor diajak sejenak untuk ramah tamah di ruang Rektor. Dalam kesempatan tersebut, mereka juga diajak untuk meninjau langsung proses pelayanan yang ada di Perpustakaan pusat UIN Maliki yang mengadopsi pelayanan digital. Usai melakukan kunjungan ke perpustakaan, tim asesor langsung bertolak menuju kampus tiga atau FKIK, di sana tim asesor dijadwalkan akan melakukan proses asesmen lapangan hingga Rabu mendatang (6/3). Berdasarkan jadwal visitasi, hari Senin pimpinan melakukan presentasi borang dan juga dilakukan proses interview, baik kepada staf pengajar, tenaga kependidikan, serta wawancara kepada perwakilan mahasiswa FKIK, sementara Selasa ekspos hasil visitasi dari asesor dan para pimpinan FKIK. “Semoga proses visitasi ini bisa berjalan dengan lancar dan sesuai harapan, FKIK bisa terakreditisai,” harap Nanang, salah satu tendik di FKIK.
GEMA-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Isroqunnajah melakukan koordinasi pelaksanaan Pekan Ilmiah Olahraga, Seni dan Riset (Pionir) ke IX tahun 2019, Rabu (27/2).
Koordinasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan Gedung Rektorat Lt.3 itu khusus untuk membahas progres laporan dari masing-masing seksi. Sebelum koordinasi berlanjut, Gus Is sapaan akrab Dr. isroqunnajah menghimbau kepada seluruh keluarga besar UIN Malang mulai dari para pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa. "Ayo kita bersama-sama mensukseskan kegiatan Pionir ini dengan sebaik mungkin," ajaknya. Rencananya Pionir akan dilaksanakan15-21 Juli 2019, kegiatan ini diinisisasi langsung oleh Kemang setiap dua tahun sekali. Tahun ini UIN Malang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah Pionir yang ke-9. Gus Is menjelaskan bahwa sejatinya Pionir ini diadakan untuk merajut silaturahmi bagi seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se Indonesia yang jumlahnya mencapai 58 PTKIN. "Selain itu, juga untuk mencari bibit unggul di bidang olahraga, seni dan riset," jelasnya. Oleh karena itu, tambah dia, kesuksesan Pionir ini menjadi tanggung jawab bersama, oleh karena itu diharapkan semua sivitas akademika UIN Malang berpartisipasi aktif mensukseskan kegiatan tersebut. "UIN Malang berkomitmen ingin pelkaksanaan Pionir ini lebih sukses dari sebelumnya," harapnya.