Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Ma’had Berdampak: UPKM Halaqoh Ilmiah Dorong Mahasantri Siap Tembus Konferensi Internasional Melalui Coaching Penulisan Riset
Sabtu, 25 Oktober 2025 . in Berita . 293 views
10251_ma-had.jpg

HUMAS UIN MALANG-Dalam upaya menumbuhkan semangat ilmiah dan memperkuat budaya akademik di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah, UPKM Halaqoh Ilmiah kembali menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Coaching: Preparing Research for International Conference” pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Pelatihan ini menghadirkan Muhammad Faruq, M.Pd.I, dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus pengasuh Ma’had Kampus 3, sebagai narasumber utama. Kegiatan diikuti dengan antusias oleh para mahasantri dan musyrif/ah Ma’had Al-Jami’ah yang bertekad mengasah kemampuan menulis artikel ilmiah secara profesional.

Dalam sesi pembinaan, Ustadz Muh. Faruq memaparkan langkah-langkah strategis dalam menyusun artikel ilmiah yang sesuai dengan scope konferensi, mengikuti template penulisan, berisi gagasan yang aktual, dan menarik bagi pembaca akademik. Lebih dari itu, beliau menegaskan pentingnya menghadirkan nilai-nilai keislaman dan relevansi sosial dalam setiap karya ilmiah yang dihasilkan mahasantri.

“Artikel ilmiah bukan sekadar karya tulis, tetapi wadah menyampaikan gagasan visioner yang lahir dari refleksi ilmiah dan semangat dakwah keilmuan,” tutur Muh. Faruq ditengah sesi pendampinganuntuk memotivasi peserta.

10253_ma-had.jpg

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh penyelenggaraan International Conference on Islamic Education (ICIED) yang akan diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Malang. Momentum tersebut dimanfaatkan UPKM Halaqoh Ilmiah sebagai peluang emas untuk melatih mahasantri agar mampu berkontribusi dalam forum ilmiah internasional, sekaligus menyalurkan ide dan pemikiran kritis mereka dalam bentuk artikel yang terpublikasi.

Ketua UPKM Halaqoh Ilmiah Muhammad Syahriramadhan menegaskan bahwa pelatihan semacam ini bukan kegiatan insidental, melainkan agenda rutin yang diselenggarakan secara berkelanjutan oleh beberapa UPKM yang ada di Ma’had Al-Jami’ah, seperti UPKM JDFI ,UPKM EM dan tentunya UPKM Halaqoh Ilmiah. Setiap pelatihan mengangkat tema dan fokus yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi mahasantri.

10254_ma-had.jpg

“Kami ingin Ma’had Al-Jami’ah berdampak, melalui UPKM Halaqoh Ilmiah kami akan terus berjuang untuk memfasilitasi, menjadi ruang tumbuh bagi mahasantri yang berpikir kritis, menulis cerdas, dan berani tampil di panggung akademik nasional maupun internasional,” ujarnya dengan penuh semangat.

Kegiatan berlangsung dengan interaktif; para peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan mempresentasikan ide riset mereka. Suasana akademik yang hidup menggambarkan betapa kuatnya antusiasme mahasantri untuk menembus batas-batas wacana ilmiah global.

Melalui kegiatan ini, UPKM Halaqoh Ilmiah berharap lahir generasi mahasantri yang berpikir kritis, berjiwa saintis, dan berdaya saing, serta menjadikan Ma’had Al-Jami’ah bukan hanya pusat pembinaan spiritual, tetapi juga laboratorium intelektual yang melahirkan penulis-penulis ilmiah muda berkelas.

10252_ma-had.jpg

Reporter: M.Syahri.R

Lebih Lanjut »
Semarak Dies Maulidiyah ke-64 UIN Malang: FKIK Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Warga Sekitar
Sabtu, 25 Oktober 2025 . in Berita . 298 views
10248_aff.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY, BATU-Suasana riang penuh kepedulian menyelimuti Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Dusun Locari, Desa Precet, Kota Batu, Sabtu (25/10/2025). Dalam rangka menyemarakkan Dies Maulidiyah ke-64, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) kembali menunjukkan bukti nyata pengabdiannya kepada masyarakat melalui kegiatan khitanan massal gratis.
Sejak pagi, puluhan anak bersama orang tua mereka tampak memenuhi area kegiatan. Wajah-wajah kecil itu beragam ekspresinya—ada yang tegang, ada pula yang tampak antusias menunggu giliran. Namun suasana tetap hangat, penuh tawa dan semangat kebersamaan.
Tim dokter dan mahasiswa FKIK UIN Malang sigap memberikan pelayanan. Dengan perlengkapan medis lengkap dan sikap ramah, mereka melayani satu per satu peserta khitan. Para orang tua yang mendampingi tak henti mengucap syukur.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu kami. Gratis, tapi pelayanannya seperti di rumah sakit besar,” ujar salah satu warga setempat dengan mata berbinar.

10249_sambut.jpg


Wakil Dekan Bidang Akademik FKIK, dr. Ermin, menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini bukan sekadar agenda sosial, tetapi wujud nyata implementasi nilai-nilai tridarma perguruan tinggi.
“Ini bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat. Selain membantu keluarga yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan anak-anak sejak dini,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Ermin berharap kegiatan semacam ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan menjadi langkah kecil menuju generasi emas Indonesia 2045 yang sehat jasmani dan rohani.

10250_dr-chris.jpg


Hal senada disampaikan oleh ddr. H. Christyaji Indradmojo, SpEM., Dosen keilmuan gawat darurat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, penggagas kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa khitanan massal ini telah menjadi tradisi baik yang selalu diupayakan FKIK setiap tahun.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah rutin kami lakukan dan bisa terus istiqamah hingga sekarang. Ini bentuk nyata dedikasi dan kepedulian FKIK UIN Malang kepada masyarakat,” tuturnya.
Tak hanya membantu secara medis, kegiatan ini juga mempererat hubungan kampus dengan masyarakat sekitar. Melalui semangat kolaborasi lintas disiplin, FKIK berharap dapat terus menghadirkan program-program sosial yang berdampak positif bagi masyarakat luas.
Di tengah perayaan Dies Maulidiyah ke-64, khitanan massal ini menjadi simbol kepedulian dan pengabdian yang sesungguhnya—meneguhkan pesan bahwa UIN Malang bukan hanya tempat mencetak intelektual, tetapi juga insan yang membawa manfaat bagi sesama.

 

Lebih Lanjut »
Tangis Haru Warnai Wisuda ke-90 UIN Malang: Orang Tua Terima Ijazah Anak yang Telah Tiada
Sabtu, 25 Oktober 2025 . in Berita . 351 views
10246_haru.jpg

MALIKI SILAMIC UNIVERSITY-Suasana haru menyelimuti Gedung Sport Center (SC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sabtu, 25 Oktober 2025. Dalam upacara wisuda ke-90 periode VI itu, ribuan pasang mata menyaksikan momen yang begitu menggetarkan hati—saat pasangan suami istri, Bapak dan Ibu Prapto, berdiri di hadapan para wisudawan untuk menerima ijazah mendiang putri tercinta mereka, almarhumah Ambar Dyan Susilowati yang tercatat sebagai mahasiswa Pascasarjana S2 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) asal Ngawi Jawa Timur.
Ambar, mahasiswa Program Magister UIN Malang, seharusnya menjadi salah satu wisudawati yang berbahagia di hari itu. Namun takdir berkata lain. Ia berpulang lebih dulu akibat sebuah kecelakaan tragis, hanya beberapa waktu sebelum hari wisuda tiba.

10247_prapto.jpg


Meski kepergian Ambar menyisakan duka mendalam, kedua orang tuanya datang dengan langkah tegar, membawa kenangan dan doa untuk putri mereka. Saat nama Ambar Dyan Susilowati disebut oleh pembawa acara, suasana seketika berubah hening. Banyak mata yang mulai berkaca-kaca.
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, tampak menahan haru saat menyerahkan ijazah tersebut. Air matanya jatuh, menggambarkan perasaan seorang ibu yang turut merasakan kehilangan.
“Ananda Ambar telah menyelesaikan perjuangannya dengan penuh dedikasi. Semoga Allah SWT menempatkannya di tempat terbaik,” ujar Prof. Ilfi lirih sambil memeluk Ibu Prapto.
Duka bercampur bangga terasa begitu nyata di ruang itu. Para anggota senat, dosen, serta 800 wisudawan dan wali mahasiswa yang hadir turut larut dalam keharuan. Banyak di antara mereka yang menundukkan kepala, berdoa dalam diam untuk almarhumah Ambar.
Meski raganya telah tiada, nama dan semangat Ambar tetap hidup dalam kenangan kampus hijau ini. Ia menjadi simbol keteguhan hati seorang penuntut ilmu yang tak sempat menyandang toga, tetapi meninggalkan inspirasi mendalam bagi semua yang mengenalnya.
Upacara wisuda hari itu bukan sekadar seremoni akademik, tetapi juga pelajaran tentang cinta, ketulusan, dan penghargaan terhadap perjuangan seorang anak hingga akhir hayatnya.
“Selamat jalan, Ambar. Semoga engkau khusnul khatimah dan senantiasa diterima di sisi Allah SWT,” ucap Prof. Ilfi menutup sambutannya, disambut doa dan isak haru seluruh hadirin.

Lebih Lanjut »
Mahasiswa FITK UIN Malang Sabet Medali Perak di International Student Summit 2025 Malaysia
Kamis, 23 Oktober 2025 . in Berita . 352 views
10245_dfgh.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Delegasi mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih Silver Medal (Medali Perak) dalam ajang International Student Summit (ISS) 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan Sentosa Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 18-19 Oktober 2025.

Prestasi membanggakan ini diraih oleh tim delegasi dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Tim ini merupakan kolaborasi mahasiswa lintas jenjang, yang terdiri dari Muhammad Luthfi Dharmawan, seorang mahasiswa program Doktor (S3), bersama dua mahasiswi program Sarjana (S1), yakni Hasnia Imroatis Syarifah dan Nurul Fadhilah Ramadhani.

Pencapaian ini diabadikan dalam sebuah foto yang menunjukkan ketiga mahasiswa tersebut berpose di depan lobi fakultas mereka. Muhammad Luthfi Dharmawan tampak bangga memegang sertifikat penghargaan resmi "Silver Medal" dan medali. Ia diapit oleh Hasnia Imroatis Syarifah dan Nurul Fadhilah Ramadhani, yang keduanya mengacungkan jari telunjuk ke arah penghargaan sebagai bentuk selebrasi.

International Student Summit (ISS) 2025 merupakan forum akademik bergengsi yang diinisiasi oleh Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Acara ini terselenggara atas kerja sama USIM dengan Sentosa Foundation. Kompetisi dalam ISS 2025 menuntut peserta untuk menampilkan karya atau gagasan terbaik mereka. Tim mahasiswa FITK UIN Malang telah melalui proses persiapan yang matang untuk dapat bersaing dan akhirnya membawa pulang medali perak.

Keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa S1 dan S3 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi mahasiswa UIN Malang lainnya untuk tidak ragu berkompetisi di panggung dunia. Prestasi ini juga mengkonfirmasi bahwa kualitas pendidikan di FITK mampu mencetak talenta berdaya saing global, sejalan dengan visi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menuju universitas bereputasi internasional. (af)

Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Menag Lantik 13.224 PPPK dan Serahkan SK Guru Besar: Enam Gubes dari UIN Malang
Kamis, 23 Oktober 2025 . in Berita . 349 views
10241_menag.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada Kamis (23/10/2025). Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, secara resmi melantik 13.224 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II kategori non-optimalisasi di lingkungan Kementerian Agama. Pada kesempatan yang sama, beliau juga menyerahkan SK Guru Besar kepada 96 dosen dari berbagai perguruan tinggi, termasuk enam dosen bidang Ilmu Agama dari UIN Maliki Malang.

10244_sumpah.jpg

Pelantikan PPPK di UIN Maliki Malang berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, mulai dari para wakil rektor, kepala biro, hingga para dekan. Mewakili Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Zainal Habib, M.Hum, menyampaikan tiga pesan penting dari rektor kepada seluruh sivitas akademika.

“Rektor berpesan agar seluruh sivitas akademika, termasuk para PPPK yang baru dilantik, harus saling mendukung dan bergandengan tangan untuk mewujudkan visi UIN Maliki Malang sebagai kampus Islam unggul dan bereputasi internasional,” ujar Zainal Habib penuh semangat.

10242_habib.jpg

Ia juga menegaskan bahwa optimalisasi kinerja pegawai menjadi fokus utama pasca pelantikan ini. Kepala Biro AUPK, kata Zainal, akan segera melakukan evaluasi terhadap beban kerja dan kebutuhan pegawai di setiap unit. Langkah ini penting agar sumber daya manusia di UIN Maliki Malang dapat digunakan secara efektif dan efisien.

“Selama ini banyak unit mengaku kekurangan SDM, padahal faktanya masih ada pegawai yang belum menjalankan tugasnya secara optimal. Karena itu, perlu dilakukan analisis jabatan dan beban kerja agar kinerja benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Selain membahas penguatan SDM, UIN Maliki Malang juga bersiap meluncurkan Program Wakaf Tunai yang bekerja sama dengan Badan Wakaf Tunai Jakarta pada 25 Oktober mendatang. Program ini bertujuan Para PPPK bisa menjadi duta wakaf, membiasakan diri untuk bersedekah demi kepentingan yang lebih besar,” tambah Zainal.

10243_sama.jpg

Ia menutup sambutannya dengan ajakan penuh optimisme agar seluruh warga kampus menjaga kekompakan dan terus berinovasi.

“UIN Maliki Malang sudah saatnya melakukan akselerasi dan terobosan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Sekali lagi, selamat kepada seluruh PPPK dan para guru besar yang telah dilantik,” pungkasnya.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi momentum bagi para pegawai dan dosen, tetapi juga simbol kebangkitan semangat baru dalam mewujudkan kampus Islam unggul, berdaya saing global, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat.

Lebih Lanjut »
Enam Dosen UIN Malang Resmi Sandang Gelar Guru Besar, Terima SK Langsung dari Menteri Agama RI
Kamis, 23 Oktober 2025 . in Berita . 542 views
10240_gubes.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Wajah-wajah sumringah tampak terpancar di raut enam calon guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang saat menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan langsung dari Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Penyerahan SK ini menjadi momen bersejarah sekaligus penuh makna bagi para akademisi yang kini resmi menyandang gelar profesor di bidang ilmu agama.

Adapun enam dosen terbaik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang menerima SK Guru Besar Bidang Agama tersebut adalah:

1. Dr. M. Faisol, M.Ag

2. Dr. Muhammad Walid, M.A.

3. Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I

4. Dr. M. Fahim Tharaba, M.Pd

5. Dr. H. Bisri Mustofa, M.A.

6. Dr. Daniel Hilmi, S.Hum., M.Pd.

Dalam suasana penuh kebanggaan, keenamnya tampak mengenakan seragam Korpri ASN, simbol tanggung jawab, integritas, dan dedikasi terhadap bangsa. Busana tersebut tak sekadar formalitas, melainkan representasi tekad mereka untuk terus mengabdi dan menebarkan ilmu bagi kemaslahatan umat.

Penyerahan SK Guru Besar ini menjadi bagian penting dari komitmen Kementerian Agama RI dalam mendorong peningkatan mutu sumber daya manusia di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Prof. Nasaruddin Umar dalam kesempatan itu menegaskan bahwa guru besar bukan hanya gelar akademik tertinggi, tetapi juga amanah besar untuk menjaga marwah keilmuan dan memperluas manfaat pengetahuan bagi masyarakat.

10241_menag.jpg

Dengan penambahan enam guru besar ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin meneguhkan posisinya sebagai kampus rujukan nasional di bidang pengembangan keilmuan Islam yang integratif dan berdaya saing global. 

“Guru besar adalah simbol puncak keilmuan sekaligus tanggung jawab moral. Semoga amanah ini menjadi ladang kontribusi untuk kemajuan umat dan bangsa,” ujar Prof Walid salah satu penerima SK dengan penuh haru.

Momen bersejarah ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan konsistensi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan tidak pernah sia-sia — dan bahwa UIN Malang terus melahirkan para ilmuwan berkelas yang siap menerangi dunia dengan cahaya keislaman dan keilmuan.

Lebih Lanjut »
Menag Lantik 72 PPPK, Pengurus KORPRI, dan Serahkan SK Guru Besar Bidang Agama di UIN Maliki Malang
Kamis, 23 Oktober 2025 . in Berita . 400 views
10239_nanang.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan sejarah penting dalam perjalanan kelembagaannya. Kamis 23 Oktober 2025, kampus berjuluk The Green University ini menggelar Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024, Pelantikan Dewan Pengurus KORPRI, serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru Besar Bidang Agama periode pertama tahun 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring serentak bersama Kementerian Agama Republik Indonesia ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di bawah Kemenag, termasuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

10238_uswa.jpg

Koordinator OKH UIN Maliki Malang, Hj. Umi Hanik, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelantikan PPPK tahun ini di lingkungan UIN Maliki Malang mencakup 72 pegawai kategori non-optimalisasi, terdiri dari 24 orang dosen dan 48 tenaga kependidikan (tendik).

“Pelantikan serentak ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen aparatur UIN Maliki Malang untuk terus berkinerja profesional, melayani dengan integritas, dan berkontribusi pada kemajuan pendidikan Islam,” ujar Umi Hanik.

Selain pelantikan PPPK dan pengurus KORPRI, acara tersebut juga disemarakkan dengan penyerahan SK Guru Besar Bidang Agama kepada enam dosen terbaik UIN Maliki Malang. Mereka adalah:

Dr. M. Faisol, M.Ag

Dr. Muhammad Walid, M.A.

Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I

Dr. M. Fahim Tharaba, M.Pd

Dr. H. Bisri Mustofa, M.A.

Dr. Daniel Hilmi, S.Hum., M.Pd

10240_gubes.jpg

Keenamnya dinyatakan layak menyandang jabatan akademik tertinggi setelah melewati proses panjang verifikasi akademik dan administratif sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan atas dedikasi dan prestasi sivitas akademika, tetapi juga peneguhan semangat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus melahirkan SDM unggul dan berdaya saing global di bidang pendidikan tinggi Islam.

Dengan semangat “Integrating Knowledge and Faith”, UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya dalam mencetak aparatur dan akademisi yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga berkarakter dan berakhlakul karimah.

Lebih Lanjut »
Sinergi Halal Center UIN Malang Hadirkan BPJPH RI di UIN SATU Tulungagung
Rabu, 22 Oktober 2025 . in Berita . 326 views
10237_bbn.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Persiapan Akreditasi Lembaga Pelaksana Pelatihan Jaminan Produk Halal (LPPJPH). Kegiatan strategis yang berlangsung di Ruang Theater Lantai 3, Gedung Saifuddin Zuhri, UIN SATU Tulungagung, pada Selasa, 21 Oktober 2025 ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung program nasional Jaminan Produk Halal (JPH).

FGD ini merupakan langkah taktis antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk mengakselerasi kesiapan infrastruktur pendukung ekosistem halal di Jawa Timur. Kolaborasi ini menjadi krusial seiring dengan semakin dekatnya tenggat waktu kewajiban sertifikasi halal dan visi besar Indonesia untuk menjadi pusat produsen halal dunia pada tahun 2029. Untuk mencapai visi tersebut, ketersediaan LPPJPH yang terakreditasi dan kompeten menjadi syarat mutlak guna memastikan pasokan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang halal.

Diskusi mengundang narasumber utama dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, H. Mohammad Faiz Alamsyah, Lc. Beliau, yang menjabat sebagai Analis Bimbingan Pelayanan dan Konsultasi, Direktorat Bina Jaminan Produk Halal, memaparkan secara rinci mengenai prosedur dan persyaratan teknis akreditasi LPPJPH.

Kolaborasi dalam FGD ini, menurut Eny Yulianti, Kepala Halal Center UIN Malang adalah wujud nyata dari pembangunan jejaring kolaboratif antar Halal Center di Jawa Timur. UIN Malang, yang telah memiliki pengalaman dalam proses akreditasi dan pengembangan program, hadir sebagai mitra strategis untuk mendampingi UIN SATU Tulungagung. Pendampingan ini diharapkan dapat mengakselerasi proses akreditasi LPPJPH UIN SATU agar berjalan lebih efisien dan efektif.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan yang lebih erat antara UIN Malang dan UIN SATU Tulungagung. Sinergi antar PTKIN ini dipandang sebagai langkah konkret untuk berkontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembentukan ekosistem halal yang berdaya saing, demi mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia tahun 2029. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Ajak Sivitas Akademika Teladani Semangat Juang Santri di Hari Santri Nasional 2025
Rabu, 22 Oktober 2025 . in Berita . 241 views
10236_hsn2025.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Lapangan utama Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu 22 Oktober 2025, dipenuhi semangat kebersamaan dan nuansa religius. Sejak pagi, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., bersama jajaran pimpinan dan seluruh sivitas akademika menggelar apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 dengan khidmat dan penuh makna dengan mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.
Dalam amanatnya, Prof. Ilfi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para kiai dan santri yang dinilainya sebagai tonggak utama berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menegaskan bahwa perjuangan santri bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga semangat yang harus terus hidup dalam setiap langkah umat Islam, terutama generasi muda kampus.
“Santri adalah simbol keikhlasan, keberanian, dan kecintaan pada tanah air. Melalui semangat Hari Santri ini, mari kita terus warisi nilai perjuangan dan keilmuan mereka dalam membangun peradaban bangsa,” ujar Rektor dengan penuh semangat.
Rangkaian apel juga diisi dengan Amanat Apel, Pembacaan Pernyataan Sikap, serta Pembacaan Resolusi Jihad, yang menggema di seluruh lapangan utama kampus. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perjuangan para ulama dan santri telah memberikan sumbangsih besar dalam mempertahankan kemerdekaan dan memperkokoh keutuhan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ilfi juga memberikan apresiasi khusus kepada para santri Ma’had Al-Jami’ah UIN Malang yang telah mengharumkan nama kampus dengan prestasi gemilang, baik dalam lomba qiraatul kutub, hafalan Al-Qur’an, maupun karya ilmiah berbasis kitab kuning.
“Kalian adalah generasi penerus yang luar biasa. Teruslah belajar, berjuang, dan berkarya dengan semangat keulamaan yang membawa manfaat bagi umat,” pesan Rektor penuh bangga.
Menariknya, di akhir kegiatan, Rektor juga memberikan apresiasi kepada peserta apel yang tampil kompak dan mengenakan kostum bernuansa santri dengan penuh kreativitas, menambah semarak suasana Hari Santri Nasional di kampus hijau tersebut.
Peringatan Hari Santri kali ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mencetak insan berilmu, berakhlak, dan berjiwa santri yang siap mengawal Indonesia menuju peradaban dunia.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up