Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Fakultas Humaniora UIN Malang Sukses Gelar Meet & Greet Film "Tak Kenal Maka Taaruf"
Selasa, 21 Oktober 2025 . in Berita . 318 views
10232_tkmt.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Ratusan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memadati Hall Rektorat Lantai 5 untuk menyambut kedatangan kru dan para pemain film "Tak Kenal Maka Taaruf" dalam acara "Goes to Campus", Selasa, 21 Oktober 2025. Acara yang digagas oleh Fakultas Humaniora UIN Malang ini berlangsung meriah dan interaktif, diisi dengan sesi Meet & Greet, kuis, games, serta pembagian door prize.

10233_tkmt1.jpg

Kegiatan yang bertajuk "Seru-seruan bareng pemain film Tak Kenal Maka Taaruf" ini dimulai pukul 10.00 WIB. Sejak sebelum acara dimulai, Hall Rektorat Lantai 5 telah dipenuhi oleh para mahasiswa. Antusiasme yang tinggi terlihat dari penuhnya seluruh kursi yang disediakan, dengan para peserta yang didominasi oleh mahasiswa dan mahasiswi UIN Malang tampak bersemangat mengikuti jalannya acara.

Berbeda dari acara "Goes to Campus" pada umumnya yang hanya menghadirkan para aktor, kegiatan kali ini menghadirkan tim produksi film secara lengkap. Hal ini memberikan kesempatan langka bagi para mahasiswa UIN Malang, khususnya dari Fakultas Humaniora, untuk mendapatkan wawasan menyeluruh mengenai proses di balik layar sebuah produksi film.

10235_tkmt3.jpg

Hadir di jajaran kursi narasumber adalah tim inti di balik produksi film. Mereka adalah Eksekutif Produser Dedy Suherman, Produser Wahyudi, dan Sutradara Toma Margens. Kehadiran mereka memungkinkan terjadinya diskusi mendalam mengenai aspek manajerial, pendanaan, dan artistik dalam pembuatan film.

Secara istimewa, hadir pula Mim Yudiarto, yang memiliki peran ganda dalam proyek ini. Mim Yudiarto tidak hanya bertindak sebagai salah satu Produser, tetapi juga merupakan penulis buku "Tak Kenal Maka Taaruf" yang menjadi basis adaptasi cerita film tersebut. Kehadirannya memberikan konteks yang lebih utuh mengenai gagasan dan pesan moral yang ingin disampaikan, mulai dari bentuk tulisan hingga diangkat ke layar lebar.

Selain tim produksi, daya tarik utama acara ini adalah kehadiran empat bintang muda yang menjadi pemeran utama film "Tak Kenal Maka Taaruf". Mereka adalah Ranjas Roring, Saskia Chadwick, Avit Kribo, dan Ina Marika. Para pemain ini menyapa langsung para penggemarnya di UIN Malang dan berbagi pengalaman seputar proses syuting.

Para narasumber, baik dari tim produksi maupun pemain, duduk di deretan kursi putih di atas panggung utama. Seorang moderator perempuan terlihat memandu jalannya diskusi, menjembatani pertanyaan dari mahasiswa kepada para narasumber. Kegiatan ini tidak hanya sukses sebagai ajang promosi film, tetapi juga berhasil menjadi forum edukasi yang mempertemukan industri kreatif dengan dunia akademis. Keberhasilan acara ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk Katahati, Yasma, Sajeeda.id, dan IPB Press yang logonya tercantum dalam poster. (af)
Reporter & Fotografer: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Dorong Riset Bereputasi, FITK UIN Malang Gelar Pendampingan Publikasi
Selasa, 21 Oktober 2025 . in Berita . 276 views
10228_dkn.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar "Pendampingan Publikasi Ilmiah" di Aula Microteaching lantai 2, Selasa, 21 Oktober 2025. Kegiatan ini diwajibkan bagi mahasiswa penerima rekognisi untuk memperkuat kompetensi riset dan mendorong lahirnya publikasi bereputasi dengan mengusung tema "Penguatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Riset Berkualitas dan Publikasi Bereputasi".

Acara ini merupakan langkah strategis fakultas untuk meningkatkan standar kelulusan dan daya saing alumni. Untuk memastikan kualitasnya, FITK menghadirkan narasumber ahli, Dr. Priyatno Ardi, M.Hum., yang menjabat sebagai Editor in Chief LLT Journal, sebuah jurnal Scopus Q2 dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan FITK, Dr. H. Muhammad Walid, MA.

10229_dkn1.jpg

Dalam sambutannya, Dr. Walid menegaskan bahwa kompetensi inti mahasiswa S1 adalah kesiapan untuk bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, fakultas berupaya keras membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan, salah satunya adalah kemampuan riset dan publikasi ilmiah yang mumpuni. Lebih lanjut, Dekan FITK memaparkan sebuah visi besar yang sedang dirancang oleh fakultas, yakni memberangkatkan mahasiswa ke kancah internasional untuk studi banding dan peningkatan kualitas riset. "Harapan saya, tahun depan, yang transisinya dimulai tahun ini, kita bisa memberangkatkan mahasiswa ke luar negeri untuk belajar sebagai bagian dari peningkatan publikasi ilmiah," tegas Dr. Walid.

Untuk mendukung visi tersebut, Dr. Walid menjelaskan bahwa FITK telah melakukan restrukturisasi organisasi. "FITK salah satunya memiliki 2 unit baru, yaitu Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, yang kemungkinan akan mengelola asistensi mengajar dalam fakultas, dan Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah," jelasnya. Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah inilah yang menjadi motor penggerak kegiatan pendampingan ini.

10231_dkn3.jpg

Sesi inti acara diisi oleh Dr. Priyatno Ardi, M.Hum.. Sebagai Editor in Chief jurnal Scopus Q2, ia membagikan pandangan "dari dalam" mengenai dunia publikasi bereputasi. Ia menekankan bahwa riset berkualitas dimulai dari kebaruan (novelty) dan metodologi yang kuat. Dr. Priyatno memaparkan berbagai strategi praktis untuk menembus jurnal internasional, mulai dari cara memilih jurnal yang tepat, memahami scope dan aim jurnal, hingga teknik menulis abstrak yang menarik perhatian editor. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memperhatikan aspek etika publikasi, seperti menghindari plagiarisme, karena itu merupakan pelanggaran fatal dalam dunia akademik.

Kewajiban publikasi bagi mahasiswa penerima rekognisi menjadikan materi ini sangat relevan. Program rekognisi, yang sejalan dengan semangat Kampus Merdeka, menuntut mahasiswa memiliki luaran yang jelas dan terukur. Dengan adanya pendampingan ini, FITK memastikan bahwa luaran tersebut tidak hanya sekadar laporan, tetapi berupa artikel ilmiah yang siap bersaing di level internasional. (af)
Reporter & Fotografer: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Gelar Stadium Generale Dies Maulidiyah ke-64: Psikologi dan Islam Bersinergi Ungkap Kesehatan Mental
Senin, 20 Oktober 2025 . in Berita . 251 views
10227_psikologi.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar kegiatan akademik bergengsi dalam rangkaian Dies Maulidiyah ke-64, yakni Stadium Generale Fakultas Psikologi dengan tema "Menata Jiwa, Merajut Harapan: Kesehatan Mental dalam Spirit Psikologi dan Islam".  Senin 20 Oktober 2025 

Acara yang berlangsung di gedung rektorat lt 5 ini dihadiri sekitar 500 peserta dari kalangan mahasiswa UIN Malang dan berbagai perguruan tinggi di Kota Malang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan perspektif ilmu psikologi modern dengan nilai-nilai spiritual Islam, guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di tengah tantangan kehidupan modern.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Basri, MA., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Fakultas Psikologi yang berhasil mengangkat tema integrasi sains dan Islam dalam konteks kesehatan mental. “UIN Malang terus mendorong penguatan internasionalisasi dalam riset dan pendidikan, agar nilai-nilai keilmuan dan keislaman kita dapat dikenal secara global,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Siti Mahmudah, M.Si., menekankan bahwa kemajuan teknologi di era digital tidak selalu sejalan dengan ketenangan batin manusia. “Menata jiwa bukan berarti menghapus luka, tetapi memahami, menerima, dan menemukan makna di balik setiap ujian hidup. Psikologi dan Islam harus berjalan beriringan untuk membantu manusia menemukan keseimbangan sejati,” jelasnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan Dr. Reni Kusumowardhani, M.Psi., Psikolog, Victimologist dan Mokhammad Yahya, Ph.D. sebagai narasumber utama. Keduanya memberikan perspektif mendalam mengenai bagaimana kolaborasi ilmu psikologi dan nilai-nilai keislaman dapat melahirkan pendekatan yang menyentuh aspek jasmani dan rohani secara utuh.

Melalui kegiatan ini, UIN Malang kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus integratif yang berupaya mencetak lulusan unggul cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan seimbang secara spiritual.

Reporter &Fotografer : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Bangga: Capaian Menag Nasaruddin Umar Bukti Transformasi Kemenag Menuju Lembaga yang Profesional dan Moderat
Senin, 20 Oktober 2025 . in Berita . 388 views
10221_rektor.jpg


MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Rasa bangga dan apresiasi mengalir dari kampus hijau nan religius, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang. Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., atas capaian luar biasa yang diraihnya sebagai pejabat dengan kinerja terbaik versi Poltracking Indonesia tahun 2025.
Dalam survei yang digelar Poltracking Indonesia pada 3–10 Oktober 2025, Menteri Agama menempati peringkat pertama dengan tingkat kepuasan publik sebesar 65,7 persen. Pencapaian ini menempatkannya di atas sejumlah pejabat tinggi negara lain, termasuk Menpora Erick Thohir dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Capaian ini bukan sekadar angka dalam survei, tetapi pengakuan publik atas dedikasi Bapak Menteri dalam membawa Kementerian Agama menjadi lembaga yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi umat,” ujar Prof. Ilfi penuh semangat.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar, Kementerian Agama berhasil mendorong transformasi kelembagaan dan memperkuat pelayanan publik dengan wajah baru yang menyejukkan. Kebijakan-kebijakan yang diambil pun dinilai semakin inklusif, adaptif, dan berpihak pada penguatan nilai-nilai moderasi beragama.
“Langkah-langkah beliau sangat sejalan dengan semangat UIN Maliki Malang dalam membangun peradaban Islam yang damai, moderat, dan berdaya saing global,” lanjutnya.
Rektor yang dikenal visioner ini juga menegaskan bahwa capaian Menag menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika UIN Malang. Ia berharap, semangat transformasi yang diusung Kemenag dapat terus menginspirasi perguruan tinggi keagamaan Islam untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung program Kemenag, terutama dalam penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pendidikan Islam, dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

10222_pict.jpg


Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) unggulan di bawah naungan Kementerian Agama, UIN Maliki Malang berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menyukseskan visi dan misi kementerian. Melalui tridarma perguruan tinggi — pengajaran, penelitian, dan pengabdian — UIN Malang terus mengokohkan diri sebagai pelopor pendidikan Islam yang berintegritas dan berdaya saing internasional.
Sementara itu, hasil survei Poltracking Indonesia juga menunjukkan bahwa masyarakat menilai kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran cukup positif, terutama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama (86,7%), menjaga keagamaan (80,2%), serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa (77,1%).
Hasil tersebut, bagi Prof. Ilfi, menjadi sinyal bahwa kerja-kerja nyata Kementerian Agama selama ini telah menyentuh jantung kehidupan berbangsa dan beragama. “Pak Nasaruddin Umar bukan hanya memimpin, tapi juga menanamkan nilai — bahwa keberagamaan harus membawa kedamaian, bukan perpecahan,” tutupnya penuh makna.

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Serukan Wakaf Jadi Pilar Utama Pendanaan Kampus
Senin, 20 Oktober 2025 . in Berita . 360 views
10223_wfb.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyerukan gerakan optimalisasi wakaf sebagai pilar pokok pendanaan perguruan tinggi. Hal ini disampaikan dalam forum "Wakaf GOES to Campus XV" yang digelar di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya (UB), Senin, 20 Oktober 2025.

Acara yang merupakan edisi ke-15 dari "Wakaf GOES to Campus" (WGTC) ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk 50 mahasiswa delegasi dari UIN Malang. Turut hadir dalam forum strategis tersebut Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat , Asisten III Gubernur Jawa Timur Bidang Administrasi Umum , dan Walikota Malang. Rektor UIN Malang yang hadir juga didampingi oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga.

10226_bundas.jpeg

Dalam sambutannya yang menjadi sorotan utama, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dengan tegas memaparkan visi besar pemanfaatan wakaf untuk kemandirian institusi pendidikan. Menurutnya, wakaf diharapkan dapat menjadi pilar pokok pendanaan kampus, yang pada akhirnya dapat mewujudkan cita-cita menggratiskan biaya pendidikan bagi mahasiswa.

“Kami sangat berharap wakaf bisa menjadi pilar pokok pendanaan kampus sehingga bisa menggratiskan biaya pendidikan,” tegas Prof. Ilfi. Karena itu, beliau menyadari bahwa visi ini adalah sebuah gerakan jangka panjang, namun ia optimis bahwa kegiatan WGTC ke-15 ini dapat menjadi tonggak awal untuk bergerak lebih maju.

Untuk memperkuat argumennya, Prof. Ilfi mencontohkan dua universitas Islam tertua dan terbesar di dunia yang telah sukses membuktikan model pendanaan berbasis wakaf. “Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, dan Universitas Al-Qarawiyyin di Maroko menjadi contoh nyata bagaimana universitas mampu mendanai seluruh biaya pendidikannya murni dari dana wakaf yang produktif,” jelasnya.

Meski demikian, BWI Pusat mengidentifikasi tiga tantangan utama. Pertama, terkait regulasi pengembangan wakaf. Kedua, kompetensi nadzir (pengelola wakaf) yang belum optimal. Ketiga, dan yang paling krusial adalah masalah literasi di masyarakat. Tantangan literasi ini sejalan dengan data yang menyebutkan bahwa wakaf untuk pendidikan masih harus digalakkan, tidak seperti wakaf untuk masjid atau pesantren yang sudah mapan.

10225_wedfv.jpeg

Di sinilah peran kampus menjadi sangat vital. BWI memandang kampus memiliki potensi besar sebagai insan yang berpikiran maju dan melek teknologi. “Diharapkan kerja sama dengan kampus dapat mengoptimalkan gerakan Indonesia Berwakaf,” tambahnya. Secara data, potensi wakaf nasional mencapai angka 180 triliun rupiah, dengan potensi wakaf dari ekosistem kampus sendiri diperkirakan mencapai 5,7 triliun rupiah.

Dukungan untuk gerakan wakaf produktif ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Asisten III Gubernur Jatim Bidang Administrasi Umum memaparkan model-model wakaf yang dapat dikembangkan oleh masyarakat dan institusi. “Wakaf produktif adalah model pengelolaan dana wakaf untuk lebih memberdayakan dana umat tanpa menghabiskan dana pokoknya,” jelas Asisten III. Model dana abadi (endowment fund) inilah yang menjadi fokus utama dalam konteks pendanaan universitas, sejalan dengan visi yang disampaikan Rektor UIN Malang. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Hari Kedua Uji Pengetahuan PPG di UIN Malang Berjalan Lancar, Tim Penyelia Pusat Beri Apresiasi
Minggu, 19 Oktober 2025 . in Berita . 228 views
10214_penyelia.jpg

 

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Pelaksanaan Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Transformasi tahun 2025 di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki hari kedua dengan suasana yang kondusif dan tertib, Minggu, 19 Oktober 2025.

Kegiatan berskala nasional ini mendapat pemantauan langsung dari Tim Penyelia Pusat, Dr. H. Nur Salim, M.Pd. dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Dalam kunjungannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan panitia dan fasilitas yang disiapkan oleh UIN Maliki Malang.

“Pelaksanaan uji pengetahuan di UIN Malang sangat kondusif dan terorganisir dengan baik. Saya mengapresiasi kesiapan panitia serta kelancaran proses ujian daring ini,” ungkapnya.

10216_cek.jpg

Pada hari kedua ini, baik peserta maupun panitia tampak semakin siap menjalankan proses ujian. Sesi pertama yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sebelum memasuki ruang ujian, seluruh peserta mengikuti sesi briefing teknis pukul 07.30–08.30 WIB, guna memastikan pemahaman terhadap prosedur pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Pelaksanaan ujian daring ini diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur kompetensi pedagogik dan profesional calon guru, tetapi juga sebagai wujud komitmen UIN Maliki Malang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.

10215_tes.jpg

Dr. Nur Salim menambahkan harapannya agar seluruh rangkaian ujian dapat berjalan tanpa gangguan jaringan, sehingga peserta bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Semoga pelaksanaan hingga hari terakhir tetap lancar dan para peserta dapat mengikuti ujian dengan maksimal,” tutupnya.

Dengan semangat dan kesiapan yang matang, UIN Maliki Malang kembali membuktikan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi penyelenggara PPG terbaik di Indonesia.

Lebih Lanjut »
UIN Malang Kukuhkan Menag sebagai Bapak Ekoteologi Indonesia
Minggu, 19 Oktober 2025 . in Berita . 490 views
10212_menag.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) resmi menganugerahkan gelar “Bapak Ekoteologi Indonesia” kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. Penobatan tersebut berlangsung dalam suasana akademik yang khidmat di bawah rindangnya pepohonan kampus UIN Malang pada pertengahan Oktober 2025.

Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si, menyampaikan bahwa gelar tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi Menag dalam mengintegrasikan nilai-nilai keimanan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Gagasan ekoteologi yang diusung Prof. Nasaruddin Umar menekankan pentingnya membaca alam sebagai bagian dari ayat-ayat Tuhan. Dalam berbagai kesempatan, beliau menyampaikan bahwa pohon, sungai, udara, dan tanah merupakan tanda-tanda kebesaran Ilahi yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab spiritual. Konsep tersebut telah berkembang menjadi gerakan nasional yang diwujudkan melalui kebijakan Kementerian Agama, salah satunya mewajibkan calon ASN menanam pohon sebelum pelantikan sebagai simbol pengabdian terhadap bumi.

Prof. Ilfi menilai, bahwa Prof. Nasaruddin telah menunjukkan bentuk keimanan yang membumi, bukan sekadar konsep teologis. Menurutnya, tindakan nyata seperti menanam pohon mencerminkan ibadah yang menyentuh tanah dan mengakar dalam kehidupan. Di lingkungan madrasah dan pesantren, gerakan ini telah menginspirasi peserta didik untuk memahami bahwa merawat alam merupakan bagian dari ibadah dan akhlak mulia sebagai khalifah di muka bumi.

Kementerian Agama juga menggandeng berbagai pihak seperti Kementerian Lingkungan Hidup, organisasi keagamaan, dan lembaga pendidikan untuk memperluas gerakan ekoteologi lintas iman. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kesadaran ekologis sebagai misi kemanusiaan universal. Prof. Nasaruddin Umar dinilai berhasil membangun paradigma baru bahwa mencintai Tuhan harus disertai dengan menjaga ciptaan-Nya.

Melalui penanaman pohon, UIN Malang dan Kementerian Agama ingin menanam harapan dan amal jariyah yang terus tumbuh meski manusia telah tiada. Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol doa, zikir, dan pengabdian yang berbuah kebaikan. Dari kampus hijau UIN Malang, pesan ekoteologi bergema sebagai langkah kecil yang membawa perubahan besar bagi masa depan umat dan semesta. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Seminar Filsafat: Tuntas Kunci Arah Hidup Mahasiswa
Sabtu, 18 Oktober 2025 . in Berita . 237 views
10220_filsafat.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar Seminar Nasional Filsafat Kesadaran yang diikuti oleh 97 peserta dari kalangan mahasiswa dan umum acara ini di gelar sabtu, 18 Oktober 20225.

Acara yang berlangsung di Home Theater Fakultas Humaniora ini mengangkat tema “Integritas Filsafat dan Nilai Keislaman untuk Mewujudkan Pendidikan Holistik yang Berkarakter dan Dekat terhadap Realitas Sosial.” Ketua Umum HMPS IPS, Aliyafi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar memiliki pola pikir yang lebih kritis, terbuka, dan berintegritas.

“Seminar ini diharapkan dapat mendongkrak pemikiran mahasiswa agar mampu berubah menjadi lebih baik dan memperoleh hal-hal yang berdampak besar di masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi utama, para narasumber menegaskan bahwa filsafat kesadaran merupakan kunci penting bagi mahasiswa dalam menemukan arah dan tujuan hidup. Mereka menyampaikan bahwa kurikulum pendidikan boleh berubah, namun jika tujuan hidup mahasiswa tidak jelas, maka proses belajar tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

“Mahasiswa harus memiliki cita-cita dan arah hidup, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan itulah yang akan menjadi sumber semangat dalam menjalani kehidupan,” ungkap salah satu pemateri.

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana interaktif dan antusiasme tinggi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran filosofis dan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa. Dengan begitu, mahasiswa dapat menjadi pribadi yang berkarakter, berpikir kritis, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Reporter : Faiqotul Himmah 

Lebih Lanjut »
Klinik UIN Malang Gelar Workshop BHD: Wujud Kepedulian Kampus terhadap Kesehatan Sivitas Akademika
Sabtu, 18 Oktober 2025 . in Berita . 253 views
10199_bers.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Klinik Rawat Jalan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan kampus. Sabtu 18 Oktober 2025, klinik tersebut menggelar Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi sivitas akademika, khususnya para musrif dan musrifah Ma’had Al Jamiah, yang berlangsung di Aula Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang.

10200_praktik.jpeg


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag, dan turut dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Dr. H. Suud Fuadi, M.E.I. Dalam sambutannya, Prof. Triyo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim Klinik UIN Malang atas inisiatifnya menyelenggarakan pelatihan penting dan aplikatif ini.
“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat, karena pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dapat menjadi penyelamat nyawa di situasi darurat. Ini juga merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap kesehatan dan keselamatan seluruh sivitas akademika,” ungkap Prof. Triyo.
Sementara itu, Kepala Klinik UIN Maliki Malang, dr. H. Christyaji Indradmojo, menjelaskan bahwa workshop menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang emergensi medis, yaitu Bunga Lailatul Fitriyah, Amd. Kep dan dr. Putra Agung Dewata, Sp.EM.

10201_cindra.jpeg


“Keduanya memberikan materi lengkap mulai dari teori dasar, teknik resusitasi jantung paru (RJP), hingga simulasi langsung di lapangan,” ujar dr. Christyaji. Ia menambahkan, pelatihan ini menjadi langkah konkret UIN Malang dalam menumbuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan di lingkungan kampus dan juga masyarakat.
“Kami berharap para peserta, terutama para musrif dan musrifah, mampu menerapkan pengetahuan ini untuk memberikan pertolongan pertama yang tepat saat dibutuhkan. Niat baik seperti ini pasti membawa manfaat besar bagi sesama,” tambahnya.
Suasana workshop yang berlangsung sehari penuh itu terasa hangat dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mempraktikkan teknik BHD secara langsung, sambil mengikuti simulasi lapangan dengan penuh semangat. Di penghujung acara, panitia juga mengadakan sesi doorprize yang menambah keceriaan dan kebersamaan seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Klinik UIN Malang berharap seluruh sivitas akademika semakin sigap, tanggap, dan terampil dalam menghadapi kondisi gawat darurat, sekaligus menjadi agen kepedulian kesehatan di lingkungan kampus.
“Ayo kita bangun kepedulian sesama. Pembekalan seperti ini bukan sekadar teori, tapi wujud nyata dari semangat UIN Maliki untuk Indonesia,” tutup dr. Christyaji penuh optimisme.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up