MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu kampus unggulan dalam pengembangan profesi guru di Indonesia. Pada 18–20 Oktober 2025, kampus berlogo Ulul Albab ini dipercaya Kementerian Agama RI untuk menyelenggarakan Uji Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Periode 4 Tahun 2025, sebuah tahapan penting dalam proses sertifikasi guru nasional.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UIN Maliki Malang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik. Uji pengetahuan uji Kompetensi Mahasiswa PPG bertujuan mengukur dua aspek utama kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional, sebelum mereka dinyatakan layak menyandang gelar guru profesional bersertifikat.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maliki Malang, Dr. Muhammad Walid, M.A., yang juga bertindak sebagai koordinator pengawas ujian, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 8.540 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta mengikuti ujian secara daring dalam beberapa sesi selama tiga hari penuh, dengan pengawasan ketat oleh 200 pengawas ujian pada 430 ruang virtual.
“Uji kompetensi ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Kami ingin menjamin bahwa guru yang lulus benar-benar memiliki kemampuan pedagogik dan profesional yang mumpuni,” ujar Dr. Walid.
Pelaksanaan uji pengetahuan ini turut diawasi oleh tim penyelia pusat dari berbagai perguruan tinggi, salah satunya Dr. H. Nur Salim, M.Pd. dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Ia memberikan apresiasi terhadap kesiapan UIN Maliki Malang dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional ini.
“Pelaksanaan ujipengetahuan uji kompetensi mahasiswa PPG di UIN Malang berlangsung sangat kondusif dan nyaman. Sarana dan prasarana yang lengkap, serta dukungan teknis yang baik, membuat kegiatan ini berjalan lancar. Ini layak direkomendasikan untuk kembali menjadi tuan rumah di tahun mendatang,” ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh rangkaian ujian berjalan lancar tanpa kendala jaringan, sehingga peserta dapat mengikuti ujian daring dengan maksimal.
Dengan suksesnya pelaksanaan uji pengetahuan PPG Periode 4 tahun 2025 ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus rujukan nasional dalam penguatan mutu pendidikan dan profesionalisme guru di Indonesia.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Klinik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) dan Ma’had Al-Jami’ah bersinergi menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan (Bantuan Hidup Dasar) pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Aula Fakultas Humaniora. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Malang dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kepedulian kesehatan di lingkungan kampus.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil integrasi tiga lembaga yang memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi kemanusiaan. “Kegiatan ini akan membekali kita bagaimana pertolongan pertama yang benar. Dan kegiatan ini menjadi bagian dari solusi kemanusiaan,” ujar Prof. Triyo. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga mencerminkan visi UIN Malang untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas. “Melalui pelatihan ini diharapkan tumbuh budaya peduli, adanya sikap tanggap terhadap kondisi, saling menolong sesama, dan semua ini sejalan dengan semangat kampus kita sebagai rahmatan lil ‘alamin,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Dr. H. Suud Fuadi, M.E.I., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dan berharap agar tidak berhenti pada satu momentum saja. “Kegiatan seperti ini setidaknya tidak hanya dilaksanakan secara insidental, tapi harus dilakukan secara rutin. Di Ma’had kegiatannya sangat banyak, jadi yang memiliki pemahaman kegawatdaruratan juga harus banyak,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa pihak P2B akan terus mendorong keberlanjutan kegiatan ini. “Alhamdulillah kami dari P2B terus mendorong kegiatan seperti ini untuk terus dilaksanakan. Insyaallah setelah BPJS kami disetujui, upaya preventif ini akan kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dr. Putra Agung Dewata, Sp.EM., dengan materi menyeluruh mulai dari teori dasar hingga simulasi lapangan secara langsung. Manajer Klinik UIN Malang, Dr. H. Christyaji Indradmojo, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret kampus dalam menumbuhkan kesiapsiagaan dan kepedulian di kalangan sivitas akademika. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat luas bagi para peserta, terutama musyrif dan musyrifah Ma’had Al-Jami’ah.
Melalui sinergi antara Klinik, P2B, dan Ma’had Al-Jami’ah ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kampus yang sehat, tanggap, dan berdaya, sebagai bagian dari upaya mewujudkan sivitas akademika yang peduli dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Jenni Karmila Santi, Mahasiswi Prodi Hukum Ekonomi Syariah yang resmi dinobatkan sebagai Pemenang Utama (Winner) Duta Kebudayaan Indonesia 2025 di Gedung Kisam bin Djiun, Jakarta Timur, Jumat 17 Oktober 2025 dengan berkat advokasi uniknya yang mengintegrasikan nilai budaya, agama, dan pengembangan kepercayaan diri.
Malam penobatan yang berlangsung megah tersebut menjadi puncak dari kompetisi bergengsi yang diikuti oleh 110 pemudi berbakat dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Dalam suasana yang penuh haru dan kebanggaan, Jenni Karmila Santi berhasil unggul setelah melalui serangkaian proses karantina dan penilaian yang ketat dari dewan juri.
Kemenangan Jenni tidak hanya ditandai dengan diraihnya gelar Pemenang Utama. Dalam ajang tersebut, ia juga berhasil memborong tiga nominasi bergengsi lainnya, yakni "Best Advocacy" (Advokasi Terbaik), "Duta Berbakat", dan "Best Video Profil" (Video Profil Terbaik). Pencapaian ini menegaskan dominasi Jenni di berbagai aspek penilaian kunci, mulai dari gagasan, keterampilan, hingga kemampuan komunikasi digital.
Diraihnya penghargaan "Best Advocacy" secara khusus menggarisbawahi kekuatan konsep yang ia usung, yang dinilai paling relevan dan berdampak. Sementara itu, gelar "Duta Berbakat" membuktikan kemampuannya dalam mengekspresikan nilai-nilai budaya secara artistik. Adapun "Best Video Profil" menunjukkan kematangannya dalam memanfaatkan media digital untuk menyebarkan visi dan misinya secara efektif kepada publik yang lebih luas.
Sepanjang kompetisi, mahasiswi fakultas syariah tersebut secara konsisten memukau dewan juri melalui presentasi advokasi budayanya yang berjudul "Integrasi Agama dan Kepercayaan Diri". Ia memaparkan sebuah visi kebudayaan yang komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada pelestarian seni atau tradisi secara superfisial, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter generasi muda.
Dengan kemenangan ini, Jenni Karmila Santi akan resmi mengemban tugas sebagai Duta Kebudayaan Indonesia 2025 selama dua tahun ke depan. Ia akan menjadi wajah dan juru bicara Indonesia dalam berbagai misi kebudayaan, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan fokus utama memperkenalkan dan memperkuat harmoni antara kebudayaan luhur bangsa dan nilai-nilai keagamaan di Tanah Air. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar program “Psikologi Goes to Pesantren” sebagai bagian dari peringatan Dies Maulidiyah ke-64. Kegiatan ini dimulai pada Jumat, 17 Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga 25 Oktober mendatang. Program tersebut melibatkan puluhan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang diterjunkan ke sepuluh pesantren di Malang Raya dan wilayah Jawa Timur.
Mengusung tema “Santri Bahagia, Jiwa Sehat, dan Ibadah Kuat,” program ini bertujuan memberikan pendampingan psikologis, penguatan mental, serta spiritual kepada sekitar 1.870 santri. Wakil Rektor III UIN Maliki, Prof. Triyo Supriyatno, M.Ag., Ph.D., menekankan pentingnya kebahagiaan sebagai fondasi keimanan santri. Ia menyatakan bahwa kebahagiaan tetap dapat diraih meski dalam kondisi sulit, selama keimanan terjaga.
Ketua pelaksana Dies Maulidiyah ke-64 sekaligus Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Siti Mahmudah, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar enam pesantren di Malang dan empat lainnya di luar kota, termasuk Pesantren Ngading yang dikenal sebagai pesantren tertua di Malang. Sebanyak 75 peserta akan memberikan penguatan mental, perilaku positif, dan kecerdasan spiritual kepada para santri. Pendekatan yang digunakan tetap mempertahankan tradisi pesantren sesuai arahan para kiai.
Tiga fokus utama dalam pendampingan meliputi penguatan keilmuan, perilaku positif, dan spiritualitas. Dr. Siti menegaskan bahwa jiwa yang sehat akan melahirkan perilaku yang baik, sementara kecerdasan spiritual mendorong pola pikir optimis dan berakhlak. Program ini sejalan dengan visi UIN Maliki untuk mencetak masyarakat religius, berilmu, dan berdaya saing global.
Kegiatan ini melengkapi rangkaian Dies Maulidiyah ke-64 yang sebelumnya diisi dengan konferensi internasional, seminar akademik, dan aksi sosial lintas fakultas. Dengan semangat pengabdian dan cinta terhadap pesantren, UIN Maliki menegaskan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak intelektual Muslim, tetapi juga menjaga kesehatan jiwa santri Indonesia. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI SILAMIC UNIVERSITY — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Jumat siang (17/10/2025), FITK menggelar kegiatan pembekalan pengawas dan penyelia PPG Batch 3 yang berlangsung di Regent’s Park Hotel, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang. Kegiatan ini digelar berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor B-254/Dt.I.II/HM.00/07/2025 tentang penyampaian jadwal pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) dalam jabatan Batch 3. Ketua LPTK sekaligus Kaprodi PPG, M. Miftahusyai’an, memberikan arahan langsung kepada para pengawas, koordinator pengawas, serta ketua pelaksana teknis UP UKMPPG. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak agar pelaksanaan ujian berjalan lancar. “Pembekalan ini penting dilakukan agar para pengawas, koordinator, dan panitia memiliki kesamaan visi serta kesiapan yang matang. Harapannya, pelaksanaan UKMPPG nanti bisa berlangsung baik dan lancar,” ujarnya penuh harap. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, pelaksanaan briefing uji pengetahuan (UP) akan dilaksanakan pada Sabtu hingga Senin, 18–20 Oktober 2025, bertempat di Gedung Perkuliahan B UIN Maliki Malang. Setiap harinya, peserta akan dibagi menjadi lima sesi ujian. Miftahusyai’an menambahkan, sesi kelima akan dilaksanakan di dua lokasi tambahan, yakni Gedung Microteaching dan Gedung Megawati FITK, guna menyesuaikan kapasitas dan kebutuhan teknis ujian. Melalui pembekalan ini, FITK UIN Malang bertekad memastikan seluruh proses PPG Batch 3 berjalan profesional, terukur, dan mencerminkan standar mutu pendidikan tinggi Islam yang unggul.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Kementerian Agama (Kemenag) berhasil menempati posisi ketiga dalam daftar kementerian dengan kinerja paling unggul secara nasional. Survei ini dirilis bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari penerapan konsisten terhadap Asta Protas, yakni delapan prioritas strategis kementerian. Fokus utama dari strategi tersebut meliputi peningkatan kualitas layanan keagamaan, tata kelola yang akuntabel, serta percepatan transformasi digital. Ia menyambut baik apresiasi publik ini sebagai dorongan untuk terus memperbaiki kinerja kelembagaan.
Lebih jauh, Kamaruddin menegaskan bahwa arah kerja Kemenag juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan manusia, keadilan sosial, dan pemerataan pendidikan sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. “Kemenag menjadi bagian integral dari orkestrasi besar pemerintahan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden. Kami mendukung penuh agenda PHTC Presiden Prabowo seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Garuda, karena nilai-nilai di balik program tersebut sangat sejalan dengan misi keagamaan yang humanis dan berkeadilan,” jelasnya di Jakarta pada Jumat 17 Oktober 2025.
Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si., selaku rektor UIN Malang menanggapi prestasi ini, bahwa Keselarasan ini, termasuk dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), membuktikan bahwa misi keagamaan yang humanis dan berkeadilan dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan manusia menuju Indonesia Emas 2045. Beliau turut bangga bahwa kinerja Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar diakui sebagai bagian integral dalam orkestrasi besar pemerintahan untuk mewujudkan Asta Cita Presiden.
"Semoga pencapaian ini menjadi momentum akselerasi bagi seluruh satuan kerja di bawah Kementerian Agama, termasuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta menjaga integritas demi terwujudnya pelayanan umat yang modern dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan." Ujar Prof. Ilfi dengan penuh harap.
Di bawah kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kemenag mempercepat penggunaan data dalam pengambilan keputusan dan memperluas digitalisasi layanan pendidikan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Survei yang dilakukan oleh IndoStrategi Research & Consulting dinilai kredibel karena menggunakan pendekatan berbasis data dan metodologi yang transparan. Penilaian ini menjadi referensi penting bagi Kemenag dalam mengevaluasi efektivitas kebijakan dan program kerja. Kemenag bertekad menjadikan hasil survei sebagai landasan dalam menyusun strategi pelayanan ke depan.
Dengan masuknya Kemenag dalam jajaran tiga besar kementerian berkinerja terbaik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keagamaan semakin meningkat. Kemenag akan terus menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap aspek pelayanan. Ke depan, kementerian ini berkomitmen untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman demi mewujudkan pelayanan umat yang modern dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan bertajuk “KKM Unggulan Halal: Ajang Pembekalan Karier dan Profesionalisme Mahasiswa Syariah” pada Jumat (17/10) di Ruang Meeting Lantai 1 Fakultas Syariah. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini merupakan bentuk sinergi antara Fakultas Syariah dan Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang halal. Jumat, 17 Oktober 2025. Dalam paparannya, Ibu Eny Yulianti, M.Si, menegaskan bahwa industri halal bukan sekadar tren, tetapi menjadi kebutuhan global. Ia menambahkan, “Mahasiswa Syariah harus mengambil peran aktif dalam memastikan kehalalan produk dan layanan di berbagai sektor, baik pangan, kosmetik, hingga keuangan. Kompetensi ini akan menjadi nilai tambah besar dalam karier profesional mereka.” Acara yang dimoderatori oleh Prof. Dr. Sudirman Hasan, M.A, berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang hidup. Diskusi berkembang menarik ketika salah satu audiens menanyakan peluang karier di bidang halal hingga peran akademisi dalam riset halal. Melalui dialog yang terbuka, peserta mendapatkan wawasan nyata tentang bagaimana nilai-nilai syariah dapat diterapkan secara profesional di berbagai sektor industri. Sebagai penutup, Prof. Umi, selaku Dekan Fakultas Syariah, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi strategis ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mensinergikan program-program Fakultas Syariah dengan kegiatan Halal Center agar mahasiswa tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan profesional di bidang halal. “Fakultas Syariah akan terus berkolaborasi dengan Halal Center dalam mengembangkan program yang mampu menjawab tantangan zaman. Mahasiswa harus siap menjadi agen perubahan dan pionir dalam ekosistem halal nasional,” ujar Prof. Umi menutup acara dengan penuh optimisme. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh dosen Fakultas Syariah yang turut hadir. Suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif mewarnai akhir kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan memperoleh inspirasi dan wawasan baru yang ditularkan ke mahasiswa nantinya untuk memperkuat peran mereka dalam mengintegrasikan nilai-nilai halal ke dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan resmi dari rombongan Program Pengantaran Pendidikan Sekolah Menengah Agama Persekutuan (SMAP) Labu, Negeri Sembilan, Malaysia, pada Jumat, 17 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan sebagai pembelajaran lintas negara untuk memperluas wawasan budaya akademik dan sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Kunjungan studi banding ini merupakan bagian dari agenda strategis SMAP Labu untuk memberikan eksposur internasional bagi para siswa dan tenaga pengajarnya. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dipilih sebagai salah satu destinasi utama di Indonesia karena reputasinya yang unik dalam mengintegrasikan ilmu agama dan sains, serta model pendidikan pesantren yang diimplementasikan di lingkungan kampus.
Rombongan yang berjumlah 24 peserta, terdiri dari 16 siswa dan 8 tenaga pengajar, dipimpin oleh Tuan Haji Zulkefli Bin Hamat, Pengetua Sekolah Menengah Agama Persekutuan Labu Negeri Sembilan, Malaysia. Turut hadir pula pejabat dari Kementerian Pendidikan Malaysia, yaitu Tuan Noor Azizan Bin Abdul Hadi, Timbalan Pengarah Bahagian Pengurusan Berasrama Penuh, serta Tuan Mohd Fazly Bin Mustapha, Ketua Penolong Pengarah Bahagian Pengurusan Berasrama Penuh.
Kedatangan delegasi dari negara serumpun tersebut disambut hangat oleh jajaran pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang beserta tim dari Kantor Urusan Internasional (KUI) di gedung rektorat. Acara penyambutan formal diisi dengan saling perkenalan, pemutaran video profil universitas, dan sesi diskusi awal yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan budaya antara Indonesia dan Malaysia.
Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya UIN Malang sebagai destinasi kunjungan. “Kunjungan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah pertukaran gagasan dan pengalaman dalam membangun pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing global,” ujar perwakilan universitas.
Pihak universitas menegaskan bahwa forum semacam ini sangat penting untuk saling memahami tantangan dan inovasi di dunia pendidikan Islam modern. UIN Malang secara terbuka membagikan pengalamannya dalam mengelola perguruan tinggi Islam yang tidak hanya berfokus pada studi keagamaan, tetapi juga kompetitif di bidang sains dan teknologi.
Setelah sesi diskusi di dalam ruangan, seluruh rombongan diajak berkeliling kampus untuk melihat langsung lingkungan akademik UIN Malang. Dengan didampingi oleh tim KUI, rombongan mengunjungi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, termasuk Perpustakaan Pusat yang megah, yang menyimpan ribuan koleksi literatur Islam, sains, dan umum.
Kunjungan ini ditutup dengan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama, yang melambangkan komitmen kedua institusi untuk terus menjalin silaturahmi. UIN Malang memandang kunjungan ini sebagai bagian penting dari misi internasionalisasi universitas dan kontribusinya dalam membangun ekosistem pendidikan Islam global yang lebih kuat, berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY, BATU –Suasana penuh khidmat menyelimuti upacara peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Batu yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, Jumat 17 Oktober 2025. Acara yang berlangsung di halaman Balai Kota Among Tani Batu itu dihadiri para tokoh penting daerah, termasuk Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, yang hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus penerima Lencana Penghargaan Hakaryo Guno Mamayu Bawono yang dinilai UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah ikut berperan aktif menghibahkan tanah seluas 20 hektar untuk hutan kota Batu di atas lahan kampus 3 yang berada di Dusun Locari, Desa Precet, Kota Batu.
Penganugerahan tersebut diberikan oleh Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para tokoh yang dinilai berperan aktif dalam kemajuan dan pengembangan daerah, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan.
Dengan mengusung tema “Satukan Tekad, Bangkitkan Semangat, Batu Sae”, peringatan kali ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan Kota Batu selama dua dekade lebih. Dalam sambutannya, Wali Kota Nurochman mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan rasa syukur dan melanjutkan semangat para pendahulu yang telah membangun fondasi kemajuan Kota Batu.
“Kita semua berhutang budi kepada para pemimpin terdahulu yang telah bekerja keras untuk kemajuan Kota Batu. Estafet perjuangan itu kini ada di pundak kami. Kami berkomitmen melanjutkan pembangunan menuju Kota Batu yang sejahtera dan berdaya saing,” ujar Nurochman.
Ia juga mengenang jasa para pemimpin sebelumnya, mulai dari (Alm.) Dr. Drs. Imam Kabul selaku wali kota pertama yang meletakkan dasar Kota Batu sebagai daerah otonom, (Alm.) Edi Rumpoko yang memperkuat pembangunan infrastruktur, hingga Hj. Dewi Rumpoko yang membawa sentuhan humanis dalam kebijakan pembangunan berorientasi kesejahteraan masyarakat.
Selain menjadi ajang penghormatan dan refleksi, momentum HUT ke-24 ini juga menjadi bukti nyata kemajuan ekonomi Kota Batu. Berdasarkan data Pemerintah Kota, nilai investasi tahun ini mencapai Rp1,28 triliun, melampaui target sebelumnya yang berada di angka Rp1,13 triliun.
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa Kota Batu semakin dipercaya investor. Kami akan terus menjaga kepercayaan itu dengan pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat—baik di bidang infrastruktur, ekonomi, budaya, maupun pendidikan,” tambah Nurochman.
Ia pun menegaskan pentingnya menjaga semangat gotong royong, kearifan lokal, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama untuk menjadikan Kota Batu sebagai kota yang SAE — Sejahtera, Aman, dan Elok.
Acara puncak ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono, yang disambut meriah oleh para undangan. Penganugerahan ini menjadi simbol penghargaan atas dedikasi dan kerja nyata berbagai pihak dalam membangun Kota Batu menuju masa depan yang lebih gemilang.