GEMA-Puluhan dosen dan karyawan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sumringah. Raut bahagia nampak setelah Rektor Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. menyerahkan SK kenaikan pangkat, Rabu (25/7). Dalam acara di ruang pertemuan Unit Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan tersebut rektor memberikan wejangan. Ia menghimbau agar para dosen dan karyawan tetap menjalankan amanah dengan profesional. “Salah satu cara bersyukur atas kenaikan pangkat ini tentu dengan meningkatkan kinerja,” ujarnya. Ia melanjutkan, sekecil dan besar apapun nikmat dari Allah tetap harus disyukuri. Orang yang bersyukur dijanjikan Allah akan mendapat tambahan nikmat. Sebaliknya, jika tidak pernah mengucap syukur makan azablah yang menghampirinya. “Ini sebagai ungkapan untuk saling mengingatkan dan juga untuk intropeksi diri kita,” paparnya. Prof. Haris menjelaskan, pengajuan kenaikan pangkat tidak mudah. Semua melalui sistem teruji dan waktu lama. Setiap poin harus terpenuhi. Berkas yang dikirim pun diverifikasi dan ditelaah ulang. Ia lalu mengisahkan pengajuan guru besar yang diurus beberapa tahun lalu. Normalnya, pengajuan profesor membutuhkan waktu yang lama hingga setahun lebih. “Alhamdulillah, ternyata proses pengajuan saya hanya dua bulan, seluruh berkas saya di-Acc dan mendapat SK guru besar,” paparnya. Ia yakin bahwa hal tersebut merupakan salah satu nikmat Allah yang diberikan padanya. “Makanya saya yakin, ketika seseorang bersyukur, maka akan banyak hal positif tak terduga yang menanti di masa depan,” tutur Prof. Haris. (aj/nd)
CAMABA: Peserta ujian seleksi mandiri tulis melihat denah lokasi ujian yang terpampang di baliho
GEMA-Besok, Kamis (19/7) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar ujian seleksi mahasiswa baru Jalur Mandiri Tulis dan Prestasi serta Jalur Mahasiswa Asing. Total sebanyak 5.127 calon mahasiswa baru akan mengikuti ujian. “Alhamdulillah, tahun ini peminat UIN Malang sangat meningkat drastis,” tutur Kepala Biro AAKK Achmad Heru Achadi Hari. Tahun 2017, jumlah peserta ujian mandiri hanya 4300-an peserta. Namun, tahun 2018 ini jumlah peserta meningkat hinggs 5.127 peserta. Dalam proses seleksi, kata dia, panitia tetap mengutamakan calon mahasiswa yang betul-betul lulus seleksi. Peserta harus mengikuti semua materi yang diujikan. Materi awal ialah tes tulis yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) yang dijadwalkan berlangusng selama dua jam. Dilanjutkan sesi kedua yaitu Baca Tulis Quran (BTQ) dan terakhir sesi interview. “Seluruh peserta harus mengikuti semua tes yang dijadwalkan berlangsung hingga sore,” paparnya. Panitia sudah menyiapkan segala sarana dan prasarana penunjang kelancaran ujian tersebut. Mulai dari denah lokasi yang terpampang di baliho besar hingga penempelan nomor peserta di setiap kursi di setiap ruangan. Heru menegaskan bahwa pelaksanaan ujian mandiri sudah menjadi rutinitas tahunan di kampus. Akan tetapi, UIN Malang tetap harus menyiapkan semaksimal mungkin agar pelaksanaannya selalu berjalan lancar. “Dibutuhkan energi yang tinggi, kecakapan, dan keuletan serta kesolidan tim panitia,” ujarnya saat rapat koordinasi persiapan ujian mandiri di Ruang Pertemuan Rektorat Lt. 3. Sementara itu, Seksi Pelaksana Ujian Mandiri Tulis, Mujtahid menghimbau kepada panitia agar selalu siap mengarahkan peserta yang telat di jam pertama. Pasalnya, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, di jam pertama ujian masih ada saja peserta yang terlambat. Bahkan belum mengetahui ruang ujiannya. “Tim keamanan bisa membantu mengarahkan para peserta yang terlambat,” lugasnya.
PENGARAHAN: KH. Dr. Ach. Muzakki memberikan sambutan diacara pembukaan PSDM. Rabu (4/7).
GEMA- Menjelang masuknya mahasiswa baru UIN Malang, Unit Pusat Mahad Al Jami`ah (PMJ) menggelar Workshop Pengembangan Sumberdaya Musrif/ah (PSDM) masa khidmat 2018-2019 (4-5/7). Tahun ini Tema PSDM adalah Membentuk Karakter Musrif/ah Ulul Albab yang Kreatif dan Ikhlas Mengabdi. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 290 peserta di Aula Lt. 5 Gedung Rektorat yang dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Mudir dan Para Jajaran Pengasuh Pusat Mahad Al-Jami`ah. Dr. H. Muzakki M.Ag selaku Direktur PMJ menyampaikan bahwa kegiatan PSDM merupakan semangat dalam mengembangkan kemampuan skill dan keterampilan bagi musrif/ah, “ Oleh sebab itu nantinya materi yang disampaikan ada perubahan pada tahun sebelumnya, PSDM kali in menekankan pada proes pendampingan monitoring mahasantri agar dapat berjalan secara maksimal kedepannya,” paparnya. Selanjutnya, kegiatan PSDM harapannya dapat memberikan dampak positif terhadap para musrif/ah dalam membentuk karakter yang beraqidah, berilmu, beramal dan berakhlaqul karimah, “Karena nantinya musrif/ah akan menjadi roll model para mahasantri baru yang berada di Mahad selama 1 tahun,” tambahnya. Selain itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, DR. Isroqunnajah dalam sambutannya mengatakan PSDM ini penting untuk dikuti para Musrif/ah dalam menunjang kegiatan mahasantri,“ terutama bagi musrif/ah yang baru, karena mereka butuh pengalaman dan skill dalam memonitoring pendampingan mahasantri, “sambutnya. Di akhir sambutanya Gus Is berpesan kepada seluruh peserta untuk tidak ada tujuan lain menjadi musrif/ah semata hanya kepentingan ilmu, Islam dan Lembaga, “ Tidak ada kepentingan organisasi tertentu atau organisasi terlarang terutama paham-paham radikalisme,“imbuhnya. (khafid)
15 Mahasiswa UKM mengikuti summer program "Professional Training for IT Enthusiast" selama 1 bulan di UIN Maliki Malang
GEMA-Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) kembali melakukan pertukaran pelajar dengan UIN Maulana Maliki Ibrahim Malang. Kegiatan yang dijadwalkan akan berlangsung 2-28 Juli 2018 tersebut diikuti 15 mahasiswa UKM, mereka akan mengikuti program kegiatan di Fakultas Saintek UIN Maliki Malang. Rektor UIN Maulana Malik Ibraim Malang Prof. Abd. Haris menghadiri acara pembukaan Summer Program yang bertema “Professional Training for IT Enthusiast” di Ruang auditorium Lt.4 Gedung BJ. Habibie Fakultas Sains dan Teknologi. Senin, (2/7). Acara yang diadakan oleh Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sainstek ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa UIN Malang saja namun juga dihadiri oleh Kabiro AAKK, Dekan Fakultas saintek, Ketua rombongan dari UKM Dr. Dian Indrayani Jambari serta para dosen dan mahasiswa perwakilan dari Malaysia yang berjumlah 15 orang. Dalam sambutannya rektor asal Lamongan ini mengatakan bahwa pentingnya menjalin persaudaraan antar bangsa agar perdamaian di dunia ini bisa terjaga dengan baik. Salah satu upayanya bisa dengan cara program pertukaran pelajar seperti ini. Dengan cara ini, Indonesia dengan Malaysia bisa terus menjaga persaudaraannya serta bisa saling memberikan kontribusi bagi generasi mudanya. “Saya bahagia sekali karena sampai saat ini UIN Malang memilki 450 mahasiswa asing. Ada yang dari Jerman, Rusia, China, Thailand dan dari Malaysia pun juga banyak,” paparnya. Mereka, tambah dia, merasa nyaman tinggal dan belajar di UIN Malang. Menurut Prof. Haris Indonesia dengan Malaysia tidak memiliki perbedaan yang signifikan, dia menilai Malaysia itu bukanlah orang lain tapi sudah seperti saudara sendiri. “Semoga dengan adanya summer program ini mampu menumbuhkan kesamaan antara UKM dengan UIN Malang,” kata Prof. Haris. Sementara itu, Dr. Dian dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun kedua acara summer program ini diikuti mahasiswa UKM yang terdiri dari berbagai macam suku dan negara. Ada yang dari India, China dan Melayu. “Kami berharap dalam pelaksanaan program ini selain untuk usaha pertukaran ilmu pengetahuan juga adanya pertukaran budaya dari kita dan sebaliknya,” harapnya. Dian sangat senang atas sambutan hangat yang diberikan UIN Malang, dia pun juga akan berusaha menyambut dengan terbuka dan senang hati kedatangan mahasiswa UIN Malang pada tanggal 8 Juli nanti di Malaysia. “Kami berharap mahasiswa akan memberikan kontribusi positif dari acara summer program ini yang akhirnya harapan kami nanti mereka bisa menjadi pakar teknologi yang inovatif dan kreatif,” pungkasnya penuh harap. (pt/*)
GEMA-Calon mahasiswa baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri menjadi mahasiswa baru. Melalui jalur seleksi mandiri tulis camaba memiliki kesempatan untuk memilih program studi yang dinginkan. Bahkan dalam seleksi jalur manidi ini ada tambahn prodi baru yaitu Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi. Prodi ini masih terbuka lebar melalui Jalur Mandiri. Camaba bisa mendaftarkan diri mulai tanggal 18 April 2018 sampai dengan 13 Juli 2018 secara online melalui tautan http://uin-malang.ac.id/pendaftaran/login Adapun informasi lebih detil dapat mengunjungi website lis.uin-malang.ac.id.
GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dalam usianya ke-57 semakin memantapkan kiprahnya dalam melayani masyarakat di bidang pendidikan. Bertepatan dengan HUTnya ke-57, UIN Maliki mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk menyelenggarakan program studi (S-1) Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI). Persiapan pembukaan prodi PSI itu sudah dilakukan sejak 2013 lalu yang meliputi pengembangan kurikulum, SDM pengajar, sarana-prasarana dan lain-lain. Kesiapan dalam semua aspek penyelenggaraan prodi tersebut kemudian diajukan dalam bentuk proposal pendirian prodi baru ke Kemenristek Dikti. Setelah melalui beberapa tahapan yang panjang meliputi evaluasi, verifikasi dan visitasi dari Kemenristek Dikti dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), pada Maret 2018 lalu Kemenristek Dikti menerbitkan Surat Keputusan nomor: 294/KPT/I/2018 tentang ijin penyelenggaraan Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi. “Di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi menjadi bagian dari Fakultas Saintek,” tutur Faizuddin Harliansya Kepala Perpustakaan Pusat UIN Maliki Malang. Faizuddin menjelaskan, secara garis besar, kurikulum Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang meliputi beberapa aspek bahan kajian yang terdiri dari kajian universitas (23%), librarianship (23%), humaniora (11%), ilmu sosial (20%), kajian sains dan teknologi informasi(23%). Mata kuliah-mata kuliah yang masuk dalam kategori kajian universitas (23%) bertujuan dan menekankan pembentukan pribadi lulusan yang mempunyai kekokohan aqidah, kedalaman spritual dan keangungan akhlaq. “Sedangkan mata kuliah lainnya berfokus kepada pembentukan pribadi lulusan yang mempunyai keluasan ilmu dan kematangan profesional,” ungkapnya. Faizuddin berharap, mata kuliah-mata kuliah kepustakawanan (librarianship) dan mata kuliah-mata kuliah sains dan teknologi informasi (information science and technology) yang masing-masing mempunyai porsi 23% diharapkan dapat membentuk lulusan yang mempunyai kompetensi komprehensif sebagai information professional yang siap mengabdikan ilmunya di segala sektor, baik pendidikan maupun industri. Dalam sektor pendidikan, lulusan prodi ini dapat menjadi pustakawan (librarian) seperti academic librarian, research librarian, scholarly communication librarian, school librarian, teacher librarian, public librarian, information literacy librarian, dan lain-lain. “Sedangkan di sektor industri, alumni prodi ini disiapkan untuk menjadi profesional informasi yang dapat berposisi sebagai digital strategist, knowledge manager, record manager, archivist, web-content manager,” jelasnya. Sementara itu, untuk mencapai idealita tersebut, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Sri Harini, menyatakan telah menyiapkan dosen-dosen yang mempunyai kepakaran dalam bidang library and information science lulusan perguruan tinggi terkemuka baik dalam negeri maupun luar negeri, di antaranya Faizuddin Harliansyah, MIM (Queensland University of Technology, Australia), Mufid, M.Hum (Universitas Indonesia, Jakarta), Ari Zuntria, MA (The University of Sheffield, United Kingdom), Nita Siti Mudawamah, MIP (UIN Sunan Kalijaga). Selain itu, Sri Harini juga telah menyiapkan dosen-dosen yang mempunyai keahlian bidang information system dan knowledge management seperti Syahiduz Zaman, M.Kom (Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya), Linda Salma Angreani, MT (Institut Teknologi Bandung). Selain tenaga pengajar, kata Sri Harini, sarana-prasarana juga telah disiapkan secara makasimal. Perpustakaan Pusat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang telah terakreditasi A dan telah mengembangkan banyak platform digital library dapat menjadi laboratorium yang memadai bagi Prodi baru ini. “Semoga adanya tambahan Prodi PSI di Fakultas Saintek ini dapat bersinergi dengan prodi lainnya, baik sinergi kelimuannya maupun resourcesnya,” harapnya. Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abdul Haris, menyambut gembira amanah dari Kemenristek Dikti ini untuk menyelenggarakan Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi. Dia berharap dengan adanya tambahan Prodi PSI ini masyarakat mempunyai banyak pilihan bidang kelimuan yang dapat dipelajari dan didalami di UIN Malang. Prof. Haris berharap prodi PSI ini bisa menjadi salah satu sarana untuk semakin meneguhkan kiprah UIN Malang dalam menapaki usianya yang ke-57 tahun. “Semoga di HUT UIN Malang ke-57 ini bisa terus berkarya dan mengabdi untuk negeri,” harapnya Pendaftaran Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi masih terbuka melalui Jalur Mandiri mulai 18 April 2018 sampai dengan 13 Juli 2018 secara online melalui tautan uin-malang.ac.id/pendaftaran/login Adapun informasi lebih detil dapat mengunjungi website lis.uin-malang.ac.id (fz)
Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Jumat (22/6).
GEMA-Tuntas sudah persoalan penetapan hari ulang tahun Universitas Islam Negeri Maulana Maliki Ibrahim Malang. Melalu rapat terbuka senat UIN Malang memutuskan bahwa HUT UIN Malang di tahun 2018 ini bukan yang ke 14. Akan tetapi UIN Malang sudah memasuki usaianya yang ke 57 tahun. Ketua Senat UIN Maliki Malang Dr. Muhtadi Ridwan memutuskan bahwa pengambilan keputusan HUT UIN Malang ke 57 di dasari pada sejarah berdirinya UIN Malang. Yaitu mulai tahun 1961 yang saat itu berstatuskan Fakultas Tarbiyah cabang IAIN Surabaya hingga saat ini menjadi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. “Melalui rapat senat terbuka ini diputuskan bahwa HUT UIN Malang pada tahun 2018 ini masuk ke 57 tahun,” putusnya. Sementara itu, dalam sambutannya Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag meminta kepada seluruh keluarga kampus UIN Maliki Malang untuk sama-sama menjaga dan mengembangkan kampus ini. Saat ini, UIN Maliki Malang memiliki 16 ribu mahasiswa aktif. “Insyaalah tahun depan UIN Malang untuk S1 sudah bisa menerima 4000 mahasiswa baru,” ungkapnya. Selama ini, Asumsi masyarakat UIN Malang hanya mencetak lulusan mahasiswa yang mampu di bidang agama saja. Akan tetapi, penilaian itu harus dirubah bahwa UIN Malang ini tidak hanya mencetak ulama saja. Akan tetapi juga mencetak ulamaka yang intelek dan intelek yang ulama. “Saya berharap, melalu progaram wajib tinggal di ma’had ini bisa betul-betul mencetak lulusan ulama yang intelek,” harapnya. UIN Malang, tambah dia, sudah menjadi pilot project bagi perguruan tinggi PTKIN de seluruh Indonesia. Melalui program ma’had yang sudah berjalan hingga saat ini perlu terus di lestarikan dan dikembangkan. UIN Malang tahun ini juga berupaya akan membangun gedung ma’had untuk menambah kapasitasnya yang semula hanya menampung 3500 mahasiswa baru saja akan tetapi dengan adanya penambahan sarana gedung baru tersebut bisa menambah 4000 mahasiswa baru dalam setiap tahunnya. “Kami hanya berusaha menjalankan amanah ini semaksimal mungkin,” paparnya. Selain itu, di hari ulangtahunnya yang ke 57 ini, kami berharap institusi ini tetap bisa mempertahankan akreditasinya tetap A. Tetntunya, hal itu harus disertai adanya pelayanan prima kepada stake holder UIN Malang. Semua yang berkaitan dengan pelayanan harus terus ditingkatkan, sarparas yang kurang layak harus secepatnya diganti dengan yang baru. “Saya ingin kampus ini menjadi bersih, indah dan sangat tertib,” harapnya.
GEMA- Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengaadakan Halal Bihalal melalui kegiatan Sosialisai dan Pembinaan Mental Spiritual bagi Keluarga Besar dan Masyarakat Kampus UIN Maliki Malang. Kegiatan pembinaan mental ini diisi pembicara kondang dari Sidoarjo KH. Ali Mashuri dengan dihadiri para pimpinan kampus dan seluruh civitas akademika UIN Maliki Malang (21/6). Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka meningkatkan pembinaan spirtual para mahasantri UIN Malang. Insyaallah mulai tahun ini UIN Malang akan mengupayakan pembangunan gedung baru yaitu pembangunan gedungg mahad khususnya di kampus 3. Rencannyanya, jika pembangunan gedung tersebut terlaksanakan dengan baik maka para mahasnatri bisa tinggal di ma’had selama 4 tahun. Selama kuliah para mahasantri tersebut akan diajari sopan santun, ilmu keagamaan dan ilmu umum sesuai dengan jururannya masing-masing. Saat ini, kata Rektor, UIN Malang telah melakuklan seleksi untuk pembibitan calon kiai, dari hasil seleski yang dilakukan terdapat 35 mahsantri yang lolos seleksi. Mereka akan dibimbing langsung oleh para kiai agar menjadi ulama yang imtelektual. “Mereka diharapkan tidak hanya pandai dalam membaca kitab kuning tapi mahsantri kelak juga pandai berbagai ilmu dibidangnya, seperti kedokteran, ekonomi, sosial dan lain sebagainya,” paparnya. Sementara itu, dalam moment halal bihalal tersebut juga dihadiri lansgung oleh Gus Ali sapaan akrab KH. Ali Mashyuri, dalam paparannya menayampaikan Halal bi Halal merupakan khazanah kekayaan yang dimiliki oleh umat Islam Indonesia. Kegiatan seperti ini tidak ditemukan di luar sana seperti Negara Arab, mesir dan bahrain. “Secara kolekif kekayaan Indonesia yang hari ini mulai di adopsi negara-negara lain,” paparnya. Gus Ali berpesan kepada seluruh warga kampus UIN Maliki Malang untuk menjadi orang suka menolong dan memafakan sesama umat Islam. Ada dua hal penting yang perlu dilakuakn umat Islam yaitu selalu menjaga persaudaraan terhadap orang yang telah memutus persaudaraan dan bersikap dermawan terhadap orang yang kesulitan. Di akhir sesi Rektor UIN memberikan Cinderamata terhadap lima para pegawai yang telah pensiun sebagai amal baktinya terhadap Kampus UIN Malang.
Abdussakir menandatangani SK sebagai Ketua Program Studi S2 Pendidikan Matematika
GEMA-Rektor Uiniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melantik sembilan pejabat baru di UIN Maliki Malang. Pelantikan tersebut berdasarkan SK Rektor Nomor 3546/Un.3/HK.00.5/06/2018 tentang pengangkatan pejabat di UIN Maliki Malang. Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menegaskan bahwa pengangkatan pejabat baru tersebut didasarkan adanya empat prodi baru dan adanya pergantian pimpinan dua lembaga di UIN Maliki Malang (8/6). “Saya berharap semua pimpinan yang dilantik ini bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan mengerahkan semua kemampuannya untuk pengembangan dan kemajuan kampus tercinta ini,” harapnya. Berikut nama-nama pejabat baru yang dilantik: 1.Wahyu Hengki Irawan, M.Pd sebagai Ketua Jurusan S1 Tadris Matematika 2.Imam Rofiki, M.Pd sebagai Sekretaris Jurusan S1 Tadris Matematika 3.Dr. Langgeng Budianto, M.Pd sebagai Ketua Jurusan S1 Tadris Bahasa Inggris 4.Ahmad Nurul Kawakip, sebagai Sekretaris Jurusan S1 Tadris Bahasa Inggris 5.Dr. Mukhammad Amin Hariyadi sebagai Ketua Jurusan S1 Perpusatakaan dan Ilmu Informasi 6.Dr. Abdussakir, M.Pd sebagai Ketua Program Studi S2 Pendidikan Matematika 7.Dr. Elly Susanti, M.Sc sebagai Sekretaris Program studi S2 Pendidikan Matematika 8.Muchlis Fuadi, S.Kom sebagai Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) 9.Ernaning Setiyowati, ST.MT sebagai Kepala Pusat Studi Sains dan teknologi
Sumber : Humas, Dokumentasi dan Publikasi UIN Maliki Malang