Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Rektor Dorong Dosen Perkuat Riset Kolaboratif Melalui Program MoRA The Air Funds 2025
Kamis, 9 Oktober 2025 . in Berita . 345 views
10158_foto-bersama-mora.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menggelar Sosialisasi Program MoRA The Air Funds 2025 pada Kamis, 9 Oktober 2025, di Lantai 5 Gedung Rektorat. Kegiatan ini menjadi upaya kampus dalam memperkuat kapasitas riset dosen agar semakin kompetitif di skema pendanaan nasional.

Kegiatan dibuka oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., yang menegaskan pentingnya membangun tradisi riset yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak luas. “Bahwasanya pada saat ini kita punya kesempatan yang luar biasa, dihadiri oleh Kepala Pusat Puspenma secara langsung,” ujarnya. Prof. Ilfi juga mengingatkan agar civitas akademika memperhatikan program prioritas Kementerian Agama, seperti kerukunan dan cinta kemanusiaan, pendidikan unggul, digitalisasi tata kelola, pemberdayaan ekonomi umat, pemberdayaan pesantren, serta penguatan ekoteologi. “Semua itu juga menjadi program prioritas UIN Malang dalam mewujudkan visi unggul bereputasi internasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ilfi turut menyoroti pentingnya tema riset yang diusung dalam program MoRA The Air Funds, yaitu sosial humaniora, ekonomi, lingkungan, dan sains dan teknologi. “Saya berharap kepada Puspenma agar isu lingkungan juga mendapat perhatian khusus, karena ini adalah isu lokal sekaligus isu global,” tegasnya.

10159_bu-rektor-mora.jpg

Program MoRA The Air Funds merupakan skema pendanaan unggulan dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertujuan mendorong riset-riset kolaboratif dan inovatif di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dari para peneliti UIN Malang yang telah berhasil lolos pada program sebelumnya, memberikan wawasan strategis terkait penyusunan proposal, proses seleksi, hingga pelaksanaan riset di lapangan.

Melalui kegiatan ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem penelitian berbasis integrasi ilmu, inovasi, dan keislaman. Semangat riset kolaboratif diharapkan dapat melahirkan karya-karya ilmiah unggul yang berdampak bagi masyarakat dan mendukung visi kampus menuju universitas Islam bereputasi internasional.

 

Reporter: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »
UIN Malang dan IAIN Fattahul Muluk Papua Jalin Kerja Sama untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi
Kamis, 9 Oktober 2025 . in Berita . 222 views
10157_bu-rektor-ttd.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menjalin kemitraan strategis dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Jayapura, Papua. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua institusi dilaksanakan pada Kamis, 9 Oktober 2025, di UIN Malang. Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dan Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. Marwan Sileuw, M.Ag. Dalam sambutannya, Dr. Marwan menyampaikan apresiasi atas peran besar UIN Malang dalam pengembangan IAIN Papua yang sebelumnya bernama STAIN Jayapura. “Sebagian besar pengelola kami adalah lulusan UIN Malang, dan banyak tokoh UIN Malang yang telah hadir serta membantu pengembangan IAIN Papua,” ujarnya.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam. “Kami siap mendukung segala kebutuhan IAIN Papua. Kerja sama ini harus menjadi kolaborasi yang saling menguatkan dan menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ungkap Prof. Ilfi.

10156_ttd-foto-bersama.jpg

Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Pascasarjana UIN Malang, Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd., dan Direktur Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua, Dr. Faisal, S.Ag., M.Hi. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan kurikulum, publikasi ilmiah, serta peningkatan kualitas SDM, termasuk rencana pembukaan kelas kerja sama Program Doktor (S3) yang akan dilaksanakan secara hybrid.

Melalui kolaborasi ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan IAIN Fattahul Muluk Papua berkomitmen memperkuat sinergi akademik dan memperluas akses pendidikan tinggi Islam yang berkualitas di kawasan timur Indonesia, sekaligus mendukung visi UIN Malang sebagai kampus unggul bereputasi internasional.

 

Editor: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Jalin Kerja Sama Akademik dengan Universitas Federal do Espírito Santo Brasil
Kamis, 9 Oktober 2025 . in Berita . 255 views
10154_krjs.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Federal do Espírito Santo (UFES), Brasil, pada Kamis 9 Oktober 2025 untuk memperluas jejaring riset dan mobilitas internasional lintas benua.

Penandatanganan kerjasama (MoU) ini menjadi tonggak sejarah bagi UIN Malang dalam upayanya melebarkan sayap kerja sama hingga ke kawasan Amerika Latin, sebuah langkah strategis untuk memperkuat reputasi sebagai universitas kelas dunia. Kesepakatan ini diformalkan oleh Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerjasama, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA. dan International Office of UIN Malang yang bertujuan untuk mendorong pengembangan penelitian serta kegiatan akademik, ilmiah, dan budaya lainnya antara kedua institusi.

10155_krjs1.jpeg

Kerja sama ini dipandang penting karena menciptakan jembatan kolaborasi, di mana negara-negara berkembang dapat saling berbagi inovasi dan solusi atas tantangan yang serupa. Diharapkan, sinergi antara keilmuan Islam yang dikembangkan di UIN Malang dengan berbagai disiplin ilmu di UFES dapat menghasilkan riset-riset komparatif yang unik dan relevan secara global.

Nota kesepahaman ini menguraikan secara rinci sembilan bentuk kerja sama strategis yang akan menjadi landasan kolaborasi kedua universitas selama lima tahun ke depan. Pilar pertama dan utama adalah pertukaran dosen dan peneliti serta pengembangan bersama proyek penelitian. Hal ini akan memungkinkan para akademisi dari kedua institusi untuk saling berkolaborasi, berbagi keahlian, dan menghasilkan publikasi bersama di jurnal-jurnal internasional bereputasi.

Selain fokus pada aspek akademik, kerja sama ini juga akan diperkuat melalui penyelenggaraan bersama acara ilmiah dan budaya, pertukaran informasi dan publikasi akademik, serta pertukaran staf teknis dan administratif. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa kolaborasi yang terjalin bersifat komprehensif dan menyentuh seluruh aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan adanya nota kesepahaman ini, UIN Malang tidak hanya membuka babak baru dalam sejarah kerja sama internasionalnya, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk menjadi pemain aktif dalam diskursus akademik global. Keberhasilan implementasi dari sembilan pilar kerja sama yang telah disepakati akan menjadi tolok ukur nyata dari kemampuan universitas dalam menerjemahkan visi internasionalisasi menjadi aksi yang berdampak, sekaligus memperkaya khazanah keilmuan melalui sinergi unik antara tradisi Islam di Indonesia dan perspektif akademik dari Amerika Latin. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
Tingkatkan Kualitas Riset, UIN Malang Hadirkan Tim Kemenag RI untuk Sosialisasi MoRA The Air Funds
Kamis, 9 Oktober 2025 . in Berita . 413 views
10151_mora.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI dan LPDP menggelar "Sosialisasi Program Riset MoRA The Air Funds" pada Kamis, 9 Oktober 2025 untuk mendorong para peneliti mengakses dana riset berkualitas internasional.

10152_mora1.jpg

Acara yang diselenggarakan di Gedung Rektorat Lantai 5 UIN Malang ini menghadirkan jajaran narasumber dan pimpinan kunci yang komprehensif, menegaskan keseriusan UIN Malang dalam mengejar reputasi sebagai universitas riset unggul. Hadir sebagai tuan rumah, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., memberikan sambutan. Dari Kementerian Agama RI, hadir Dr. Ruchman Basori, M.Ag., Kepala Puspenma Sekretariat Jenderal yang memaparkan tentang pemahaman program MORA, didampingi oleh Hendro Dwi Antoro, S.H. C. MED., Ketua Tim Investasi Pendidikan. Sementara itu, Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag., selaku Ketua LP2M UIN Malang, berperan sebagai penyelenggara utama di tingkat universitas. Kehadiran empat tokoh sentral ini menunjukkan sinergi kuat dari level kebijakan nasional hingga implementasi di universitas untuk mendorong lahirnya riset-riset berkualitas.

10153_mora2.jpg

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa riset berkualitas adalah pilar fundamental untuk mencapai dua target utama universitas. Menurutnya, UIN Malang tidak hanya mengejar target akreditasi unggul di tingkat internasional, tetapi juga bertekad untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing global. Kedua tujuan tersebut, lanjutnya, hanya dapat dicapai melalui budaya riset yang kuat dan produktif.

“Kita bukan hanya punya target akreditasi unggul internasional, tapi juga menghasilkan lulusan yg berkualitas. Maka dg itu kita harus berlomba-lomba untuk mengikuti riset-riset yang berkualitas,” tegas Prof. Ilfi. Beliau menggarisbawahi relevansi program ini dengan peta jalan riset UIN Malang yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). “Tema yang diberikan terkait Penelitian Mora the Air Funds adalah relevan dengan apa yang menjadi tujuan prioritas UIN Malang yang mengikuti SDGs adalah tentang lingkungan,” lanjut beliau.

Menurutnya, Kementerian Agama Republik Indonesia menginisiasi MoRA The Air Funds, sebuah program riset kolaboratif untuk mendukung para peneliti di Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan Ma’had Aly yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas riset yang inovatif dan kontributif, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan keilmuan, masyarakat, serta memperkuat daya saing bangsa.

Dengan demikian, sosialisasi program MoRA The Air Funds ini menjadi titik temu strategis antara visi besar Rektor UIN Malang dengan kebijakan nasional Kementerian Agama. partisipasi aktif sivitas akademika UIN Malang dalam program ini diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian target akreditasi internasional sekaligus mempertegas bahwa UIN malang sebagai kampus dapat menjadikan tiap lulusannya menjadi lebih berkualitas. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani
Fotografer: Ibrahim Al Hanif

Lebih Lanjut »
Prof. Roihatul Mutiah Bagi Strategi Lolos MoRA The Air Funds 2025
Kamis, 9 Oktober 2025 . in Berita . 311 views
10146_prof-mutiah.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Sosialisasi Program MoRA The Air Funds 2025 yang digelar oleh LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Kamis, (9/10), menghadirkan Prof. Dr. Roihatul Mutiah, M.Kes., Apt. sebagai pemateri. Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat lantai 5 tersebut, Prof. Roihatul membagikan pengalaman dan strategi keberhasilannya menembus pendanaan riset MoRA The Air Fund Kemenag–LPDP 2024–2026 senilai lima miliar rupiah.

Dalam pemaparannya, Prof. Roihatul menekankan bahwa kunci utama keberhasilan proposal riset terletak pada kebaruan ide dan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa proposal yang kuat tidak hanya bersifat teknis atau akademis, tetapi harus memiliki unsur kebaruan yang jelas, berbasis potensi lokal, dan diarahkan pada hilirisasi hasil riset. Hal tersebut menjadi pembeda antara riset yang sekadar memenuhi target akademik dengan riset yang berdampak nyata.

Prof. Roihatul kemudian memaparkan enam poin penting yang menjadi faktor pendukung proposalnya hingga berhasil mendapatkan pendanaan besar. Enam poin tersebut meliputi: menawarkan novelty atau kebaruan berbasis bahan lokal, menyusun roadmap riset berbasis TKT yang runtut dan realistis, menetapkan luaran terukur seperti publikasi Q1 atau Q2, HKI, dan prototipe, membentuk tim multidisiplin serta menjalin kemitraan dengan industri, menyiapkan dokumen pendukung secara lengkap, serta menonjolkan dampak nasional dan internasional dari hasil riset.

10147_peserta.jpeg

Dalam kesempatan itu, Prof. Roihatul juga memaparkan penelitiannya yang berjudul Standarisasi dan Hilirisasi Produk Fermentasi Buah Kesemek (Diospyros kaki) BMC+ sebagai Kandidat Sinbiotik untuk Meminimalisir Efek Samping Kemoterapi. Penelitian tersebut menggabungkan pendekatan ilmiah dengan nilai sosial-ekonomi, karena selain memberikan solusi kesehatan, juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani kesemek serta membuka peluang ekspor produk fermentasi lokal.

Di akhir sesi, Prof. Roihatul menegaskan bahwa riset yang baik adalah riset yang hidup, yakni riset yang hasilnya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, membuka peluang ekonomi, dan memperkaya ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan ini, LP2M UIN Malang berharap pengalaman dan strategi yang dibagikan Prof. Roihatul dapat menjadi inspirasi bagi para dosen dan peneliti lain untuk mengembangkan riset inovatif, aplikatif, dan berdampak luas.

Reporter: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Perkuat Jejaring Kerja Sama Internasional, UIN Malang Hadirkan Atdikbud Belanda Periode 2018 - 2020
Kamis, 9 Oktober 2025 . in Berita . 168 views
10144_fgd5.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Focus Group Discussion (FGD) penguatan kerja sama internasional bersama mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI di Belanda pada Kamis, 9 Oktober 2025 untuk akselerasi pengembangan lembaga.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini merupakan langkah strategis universitas untuk memperkuat jejaring global dan meningkatkan kapasitas kelembagaan. Acara ini dihadiri oleh para pimpinan strategis, termasuk para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Wakil Direktur Pascasarjana, dan Kepala Pusat Urusan Internasional. Kehadiran Dr. Isroqunnajah, M.Ag, selaku Ketua Forum WR IV, juga menandai pentingnya acara ini bagi sinergi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia.

10145_fgd6.jpeg

Acara FGD ini adalah pemaparan materi oleh narasumber utama, Din Wahid, MA., Ph.D., yang menjabat sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Den Haag, Belanda, periode 2018-2020. Dengan latar belakangnya yang kuat, Din Wahid membagikan berbagai strategi dan wawasan mengenai cara membangun jejaring kerja sama yang efektif dengan institusi pendidikan di Eropa, khususnya di Belanda yang dikenal memiliki sistem pendidikan tinggi terkemuka.

Menurutnya, FGD yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momentum yang tepat bagi para pimpinan di UIN Malang untuk menyusun proposal yang lebih terarah dan berstandar internasional. Diharapkan, forum ini dapat menghasilkan sebuah peta jalan yang jelas bagi universitas dalam menjalin dan mengelola kerja sama dengan mitra luar negeri secara lebih strategis dan berdampak. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Beri Sentuhan Inspiratif dalam Penguatan Kapasitas Pengabdian Dosen di UIN SATU Tulungagung
Rabu, 8 Oktober 2025 . in Berita . 278 views

 

10148_pd.jpg

Suasana Aula Rektorat lantai tiga UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung tampak berbeda pada Rabu, 8 Oktober 2025. Sekitar 40 dosen muda memenuhi ruangan dengan antusiasme tinggi. Mereka bukan sekadar hadir, tetapi datang membawa semangat baru untuk belajar tentang bagaimana pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan dengan lebih ilmiah, terukur, dan berdampak nyata.

Kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Pengabdian Dosen” ini menjadi wadah bagi para akademisi muda untuk memperdalam pemahaman tentang metodologi dan penulisan ilmiah berbasis data pengabdian. Dua narasumber dihadirkan untuk memperkaya wawasan peserta, yaitu Dr. Agus Efendi, M.Fil.I., dari UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Dr. Syaiful Mustofa, M.Pd., M.A., dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

10149_pd1.jpg

Dr. Agus Efendi membuka sesi dengan pemaparan menarik tentang metodologi Participatory Action Research (PAR)—sebuah pendekatan riset yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses penelitian. “PAR bukan hanya tentang meneliti, tetapi tentang bergerak bersama masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Dr. Syaiful Mustofa dari UIN Malang memberikan perspektif segar tentang bagaimana data pengabdian bisa diolah menjadi karya ilmiah yang bernilai akademis. Ia menegaskan, “Menulis dari pengalaman pengabdian bukan sekadar menuangkan cerita, tetapi mengubah realitas sosial menjadi pengetahuan ilmiah yang bermanfaat.”

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua LPPM UIN SATU Tulungagung, Prof. Ngainun Naim. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya kewajiban administratif, tetapi wujud nyata dari keilmuan seorang dosen. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dosen muda bisa berkontribusi langsung dengan karya dan tindakan nyata,” tutur Prof. Ngainun dengan penuh motivasi.

10150_pd2.jpg

Sebagai Ketua Forum LPPM PTKIN, Prof. Ngainun juga berpesan agar setiap dosen mampu melaksanakan penelitian dan pengabdian secara mandiri, kemudian mendiseminasikan hasilnya kepada masyarakat dan menuliskannya dalam bentuk artikel ilmiah. “Dari lapangan kembali ke kampus, dari kampus kembali ke masyarakat. Itulah siklus pengetahuan yang hidup,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN SATU Tulungagung, Dr. Muhammad Muntahibun Nafis, M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting untuk membekali para dosen muda sebelum terjun langsung ke lapangan.
“Setelah kegiatan ini, para peserta akan menerima sertifikat pengabdian yang menjadi syarat utama sebelum menjadi dosen pembimbing lapangan (DPL),” jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kapus Pengabdian PTKIN ini berharap agar ke depan seluruh dosen mampu merancang kegiatan pengabdian yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kami ingin setiap dosen memiliki semangat untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat. Karena sejatinya, ilmu yang tidak diamalkan akan kehilangan maknanya,” ujarnya menutup sambutan.

Antusiasme peserta terus terjaga hingga akhir acara. Tawa ringan, diskusi mendalam, dan catatan-catatan kecil memenuhi meja mereka. Salah seorang panitia pun menuturkan, “Alhamdulillah, dari awal hingga akhir, semangat peserta tidak surut sedikit pun. Semoga ilmu yang mereka peroleh bisa menjadi manfaat yang luas bagi masyarakat.”

Kegiatan Penguatan Kapasitas Pengabdian Dosen ini menjadi bukti komitmen UIN SATU Tulungagung untuk terus menyiapkan dosen-dosen muda yang berintegritas, inovatif, dan siap mengabdi. Dengan dukungan pemateri inspiratif dari UIN Malang, semangat pengabdian itu pun semakin menyala—mendorong lahirnya karya dan kontribusi nyata bagi bangsa.

Kontributor: Syaiful Mustofa

Lebih Lanjut »
UIN Malang Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny
Rabu, 8 Oktober 2025 . in Berita . 295 views

10132_shlt.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Pusat Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar shalat ghaib dan doa bersama sebagai bentuk duka cita mendalam atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al Khoziny. Kegiatan yang menjadi puncak ungkapan solidaritas ini dilaksanakan serentak di empat titik kampus setelah pelaksanaan shalat Maghrib, menyusul berakhirnya operasi pencarian korban oleh tim gabungan.

Empat lokasi pelaksanaan shalat ghaib tersebut meliputi; Masjid At-Tarbiyah, Masjid Ulul Albab, Islamic Tutorial Center, dan Masjid Ali Ash-Shobuni. Ratusan mahasiswa, pengasuh Ma’had, serta warga kampus turut hadir dan larut dalam suasana haru. Di Masjid At-Tarbiyah, shalat ghaib dipimpin oleh Ustadz Muzakki, alumni Pondok Pesantren Al Khoziny, yang kemudian menyampaikan tausiyah penuh makna.

10133_shlt1.png

Dalam tausiyahnya, Ustadz Muzakki mengungkapkan bahwa para korban wafat dalam keadaan syahid, karena meninggal saat sedang menunaikan ibadah shalat Ashar dan berada dalam posisi sujud. “Mereka berpulang dalam keadaan terbaik, sedang beribadah dan menuntut ilmu. Semoga Allah SWT menempatkan mereka di sisi-Nya,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat akan pentingnya istiqomah dalam beribadah.

10134_shlt2.png

Kegiatan ini bukan sekadar bentuk penghormatan terakhir, tetapi juga wujud nyata solidaritas sosial dan spiritual dari seluruh elemen UIN Malang. Dukungan institusional ini diperkuat oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang bersama Menteri Agama Republik Indonesia, telah turun langsung ke lokasi kejadian pada Selasa, 30 September 2025, untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. 

Pusat Ma’had Al-Jami’ah juga merencanakan kegiatan lanjutan, seperti istighosah dan penggalangan dana. Selain itu, akan digelar kajian tematik tentang hikmah di balik musibah sebagai bagian dari pembinaan spiritual mahasiswa. Dengan berakhirnya prosesi doa bersama, UIN Malang menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kekuatan iman dalam menghadapi ujian kehidupan. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »
UIN Malang Siap Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi P1, Satu Langkah Lagi Menuju Resmi Beroperasi
Rabu, 8 Oktober 2025 . in Berita . 319 views
10126_lsp.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan daya saing lulusan. Salah satu langkah strategis terbaru adalah pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak 1 yang kini telah memasuki tahap akhir proses perizinan. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian penting ini.

“Alhamdulillah, satu tahap pendirian LSP P1 UIN Maliki sudah kita lewati. Mohon doanya, semoga sertifikat LSP P1 dapat segera keluar dalam minggu ini,” ungkap Prof. Sri Harini dengan penuh semangat. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendirian lembaga tersebut. “Terima kasih Bunda Rektor, Bunda Ketua Senat, Bapak WR, Bapak Kabiro, Dekan, Ketua LP2M, WD, Kaprodi, Kapus, Tendik, dan seluruh tim penyusun dokumen LSP atas semua doa dan dukungannya,” tambahnya.

Prof. Sri Harini turut mengajak sivitas akademika untuk menyebarkan semangat positif dan kabar baik ini melalui berbagai kanal informasi kampus. Ia berharap kehadiran LSP P1 dapat menjadi energi baru bagi UIN Malang dalam mewujudkan kampus unggul dan berdaya saing global.

LSP P1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang nantinya akan berperan dalam memastikan bahwa mahasiswa dan lulusan memiliki kompetensi sesuai standar nasional dan kebutuhan industri. Melalui lembaga ini, proses pengakuan kompetensi dilakukan secara profesional berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

10125_foto-bersama-lsp.jpg

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim. “Pendirian LSP P1 menjadi tonggak penting bagi UIN Malang untuk memastikan setiap lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. Ini adalah bagian dari komitmen kami menuju kampus berkelas dunia,” tegas Prof. Ilfi.

Dengan langkah ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin meneguhkan posisinya sebagai universitas Islam unggul yang tidak hanya mencetak sarjana berilmu dan berakhlak, tetapi juga profesional yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

 

Editor: Nafiska Sayekti Ariyani

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up