HUMAS UIN MALANG - Mendekati tahun ajaran baru, Pusat Mahad Al-Jamiah membuka pendaftaran Musyrif/ah 2025/2026. Seleksi TKD di Kampus 3 dilaksanakan di ITC (Islamic Tutorial Center) lt.2, Minggu 25 Mei 2025.
Seleksi TKD ini merupakan seleksi ketiga setelah berkas dan alquran. Nantinya, seluruh pendaftar musyrif/ah akan melanjutkan tes bidang (divisi yang dipilih) dan dilanjutkan dengan tes komitmen. Total pendaftar musyrif/ah di Kampus 3 sebanyak 80, 24 pendaftar putra dari Mabna Al-Khawarizmi dan 56 pendaftar putri dari Mabna Rabiah.
"Soalnya lumayan susah, tapi alhamdulillah selesai," ucap Alfi, selaku pendaftar Musyrifah. Dia berharap semoga setelah melaksanakan seleksi TKD ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik.
Tes TKD adalah pertama kalinya dilaksankan di empat tempat sekaligus, dan di kampus 3 adalah peserta yang paling banyak mengikuti tes ini," jelas Ustadzah Farida selaku Murobbiah Kampus 3.
HUMAS UIN MALANG-Suasana penuh semangat dan tawa mewarnai halaman Mabna Ibnu Rusyd pada Ahad pagi, dalam rangkaian acara Gebyar Mabna yang diisi dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan lomba estafet antar perdampingan kamar. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk mempererat ukhuwah, melatih kerja sama tim, serta menumbuhkan semangat sportifitas di kalangan mahasantri. Malang, 25 Mei 2025
Lomba estafet yang berlangsung seru dan kompetitif ini melibatkan seluruh kamar sebagai tim peserta. Setiap tim terdiri dari 6-15 orang orang yang harus menyelesaikan tantangan estafet berupa lari mengunakan kardus, memindahkan air dan mencari koin diantara tumpukan tepung secara bergantian dengan berbagai rintangan kecil yang telah disiapkan oleh Musyrif dan Muharrik mabna.
"Kegiatan ini dirancang agar tidak hanya menyehatkan fisik, tapi juga menguatkan kekompakan dan koordinasi antar anggota kamar," ungkap Ja'far Sodiq, selaku ketua pelaksana Gebyar Mabna Ibnu Rusyd 2025.
Sorak sorai dan dukungan dari mahasantri lainnya menambah semarak perlombaan. Tercatat, kamar 30&32 dampingan Bang Rifqi berhasil menjadi juara pertama setelah tampil solid dan cepat dalam menyelesaikan lintasan. Posisi kedua diraih kamar 7&9 dampingan Bang Adil disusul kamar 14&16 dampingan Bang Idhom di posisi ketiga.
“Saya senang bisa ikut lomba ini. Awalnya deg-degan, tapi setelah lari dan basah-basahan rasanya puas banget karena bisa kerja sama dengan teman-teman,” ujar Ilham, salah satu peserta lomba.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh mahasantri dan musyrif. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mabna tidak hanya menjadi tempat belajar dan beribadah, tapi juga wadah membentuk karakter, kekompakan, dan jiwa sehat mahasantri.
HUMAS UIN MALANG-Dalam rangka menjaga kebugaran jasmani dan mempererat kekompakan antar penghuni asrama, Mabna Ibnu Rusyd, Ma'had UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan senam pagi bersama pada Minggu, 25 Mei 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini berlangsung meriah di halaman mabna dengan diikuti oleh seluruh mahasantri.
Senam pagi yang dipandu oleh instruktur dari kalangan penghuni sendiri menampilkan gerakan-gerakan energik dan menyenangkan. Terlihat antusiasme dan keceriaan para peserta yang mengikuti setiap gerakan dengan semangat.
Murabbi sekaligus Koordinator kegiatan, Ustadz Ahmad Athoillahi, menyampaikan bahwa senam pagi ini merupakan bagian dari program rutin mabna untuk membentuk gaya hidup sehat di kalangan mahasantri, dan kegiatan ini juga adalah rangkaian dari acara Gebyar dan Muwadaah Mabna yang akan dilaksakan pada tanggal 14 Juni 2025. “Tentunya kegiatan ini baik untuk seluruh mahasantari mabna Ibnu rusyd, karena ditengah kehidupan generasi sekarang yang sering bermain main HP, ini menjadi kegiatan yang positif bagi mereka untuk merefresh kembali pikiran serta kebugaran jasmani, dan sebagai penutup di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat", tambahnya.
Selain senam, kegiatan juga diisi dengan games ringan dan sarapan minum susu bersama yang menambah keakraban antar penghuni. Salah satu mahasanti Alfin, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya merasa lebih segar dan senang dengan adanya kegiatan seperti ini, ditengah padatnya jadwal perkuliahan dan tugas-tugasnya kegiatan ini menjadi refreshing bagi kami mahasantri,” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Ma'had UIN Malang membuktikan komitmennya tidak hanya dalam aspek keilmuan, tetapi juga pembinaan karakter dan kesehatan para mahasantri. Senam pagi pun menjadi simbol semangat hidup sehat dan produktif di lingkungan kampus.
HUMAS UIN MALANG — Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, secara resmi membuka DIGIFEST UIN MALIKI 2025, sebuah festival digital yang menggambarkan sinergi apik antara teknologi, edukasi, dan nilai-nilai keislaman. Acara spektakuler ini digelar pada 23–25 Mei 2025 di Maliki Plaza, Malang, sebagai puncak rangkaian inovasi dari Program Studi Teknik Informatika UIN Maliki. Jumat, 23 Mei 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kadisdik Kota Malang Suwarjana, SE., MM. Prof. Dr. Bisri, M.Si pengasuh ponpes Bahrul Maghfiroh Kota Malang.
Prof. Bisri dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini anak -anak SMP sampai dengan anak SMA sangat senang sekali dengan adanya pembelajaran smart digital ini. "Ini cocok sekali dengan gen Z saat ini, dan ini juga merujuk pada salah satu hadis nabi yaitu ajarilah anakmu sesuai dengan zamannya," tutupnya.
DIGIFEST bukan sekadar pameran teknologi—ini adalah panggung kreativitas dan kolaborasi. Festival ini diawali dengan kuliah tamu inspiratif di Prodi S1 Teknik Informatika, kemudian dilanjutkan dengan pameran teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), Mobile AI Lab, Urban Farming, dan berbagai karya inovatif hasil racikan mahasiswa dan dosen UIN Maliki. Tak kalah menarik, tersedia pula sesi edukasi keuangan dan kompetisi band kampus yang memeriahkan suasana.
Salah satu sorotan utama adalah peluncuran Mobile AI Lab, bentuk nyata komitmen UIN Maliki dalam menghadirkan pendidikan teknologi yang merata dan inklusif. Terlebih lagi, festival ini merupakan kelanjutan dari peresmian Laboratorium AI di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, yang mengusung kurikulum rancangan dosen Teknik Informatika UIN Maliki sendiri.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja keras seluruh sivitas akademika Teknik Informatika. “DIGIFEST ini mencerminkan semangat Connect, Create, Celebrate Digital Education yang diusung UIN Maliki. Sebuah upaya nyata dalam mencetak insan berakhlak mulia yang mampu bersaing dan berkontribusi di era digital,” ungkap beliau.
Dalam konteks di era modern ini dibutuhkan juga networking dan sinergi antar lembaga, kerjasama dengan semua pihak menjadi bagian dari silaturahmi. Kaprodi IT menggelar digifest ini sebuah inovasi yang baik untuk mengembangkan lembaga ini. Apa lagi, ini berbasis IT, dan IT saat ini tidak terlepas dari sejarah IT masa lalau. Namun jangan tergantung pada AI, dan big data karena hal itu bisa mengosongkan pemikiran kita. "Para ulama terdahulu membiasakan diri dengan tradisi menghafal," ujar Prof. Zainuddin.
Sementara itu, Ketua Pelaksana DIGIFEST Dr. Fachrul Kurniawan, MT menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh tiga instansi yaitu Prodi Teknik Informatika, Yayasan Bahrul Maghfiroh dan juga Kadisdik Kota Malang. Sore ini, kegiatannya hanya launching mobil smart lab yang di dalamnya ada seperangkat komputer dengan spek tinggi untuk AI dan juga smart farming di dalam mobil dengan dikontrol langsung oleh teknologi AI. "Konsep smart farming berbasis AI ini murni di pelopori oleh Prodi TI UIN Maliki Malang," ujarnya.
Tak hanya membawa semangat inovasi, DIGIFEST juga memperlihatkan model kolaborasi yang luar biasa antara perguruan tinggi, industri, pondok pesantren, pemerintah kota, dan komunitas masyarakat. Hebatnya lagi, hampir seluruh rangkaian acara terselenggara tanpa mengeluarkan anggaran dari kampus, kecuali untuk sesi kuliah tamu—menjadi bukti nyata efisiensi dan kolaborasi yang produktif.
DIGIFEST UIN MALIKI 2025 bukan sekadar acara tahunan, tetapi manifestasi dari visi besar UIN Malang untuk menjadi pelopor dalam integrasi keilmuan Islam dan teknologi modern. Mari rayakan dan dukung lahirnya generasi digital yang unggul dan beretika dari bumi Malang untuk dunia!
HUMAS UIN MALANG – Program Studi Teknik Lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar kuliah tamu internasional bertajuk “AWARE: Awareness Against Health Threats of Climate Change” pada Jumat (23/5). Bertempat di Auditorium Rumah Singgah lantai 4 Kampus 2, kegiatan ini berhasil menyedot perhatian ratusan mahasiswa di lingkungan UIN Malang.
Acara menghadirkan Prof. Wang Yu-Chun, Ph.D. dari Chung Yuan Christian University, Taiwan, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Prof. Wang menyoroti urgensi kolaborasi lintas sektor dalam merespons dampak perubahan iklim terhadap kesehatan masyarakat.
“Perubahan iklim adalah darurat kesehatan global. Kita memerlukan pendekatan lintas disiplin dan lintas negara untuk menghadapinya,” tegas Prof. Wang di hadapan para peserta.
Tak kalah menarik, sesi kedua diisi oleh Dr. Ira Puspitasari, S.T., M.T., Ph.D., dosen dari Universitas Airlangga, yang membahas peran kecerdasan buatan (AI) dalam memprediksi dan mencegah penyakit diare yang kerap meningkat akibat krisis iklim dan rendahnya kualitas sanitasi.
“Dengan AI, kita bisa mengintegrasikan data lingkungan dan kesehatan untuk deteksi dini, sekaligus menyusun strategi pencegahan yang lebih efektif,” ungkap Dr. Ira.
Kegiatan ini dipandu dengan apik oleh Miladina Rizka Aziza, M.S. selaku moderator, dan Barqhadini Ayuningsih, S.T., M.T. sebagai pembawa acara. Kolaborasi lintas institusi juga terasa kuat dengan dukungan dari Yayasan Bina Bhakti Lingkungan, media partner JTV, dan sponsor Kencana.
Suasana acara berlangsung interaktif dan inspiratif. Para peserta tampak antusias mengikuti materi dan diskusi. Sebagai bentuk komitmen terhadap gaya hidup berkelanjutan, panitia mengimbau peserta membawa tumbler pribadi dan laptop penuh daya. Setiap peserta juga memperoleh e-sertifikat dan seminar kit sebagai apresiasi keikutsertaan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata peran aktif UIN Malang dalam membentuk generasi akademik yang sadar lingkungan dan peduli kesehatan masyarakat global, sekaligus mendorong sinergi ilmiah antarbangsa dalam menghadapi tantangan masa depan.
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar seminar parenting bertema "Sentuhan Hati: Mendidik Anak Tanpa Emosi", pada Kamis, 17 April 2025 lalu. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari, dengan dihadiri puluhan peserta yang terdiri dari para orang tua dan kader Posyandu setempat.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KKM Manegantara dan Posyandu Desa Jeblog. Tujuan utamanya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola asuh yang positif, sabar, dan empatik, tanpa melibatkan luapan emosi yang berlebihan. Seminar ini menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya, Ibu Syifia Irsa Hamida, S.Psi. yang merupakan lulusan terbaik psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selain itu, dihadiri pula Kepala Desa Jeblog, Bapak Arba’ Hidayatulloh, dan Ketua Posyandu setempat.
Materi seminar disampaikan secara interaktif dan penuh kehangatan. Para peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan, tetapi juga diajak untuk berbagi pengalaman pribadi dalam mengasuh anak yang kemudian ditanggapi langsung oleh narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi hangat yang muncul selama sesi berlangsung.
Acara ini ditutup dengan pemberian vandel dan sertifikat penghargaan kepada narasumber dan Desa Jeblog, serta doa bersama dan sesi dokumentasi. Suasana seminar terasa hangat dan menyentuh, meninggalkan kesan yang mendalam bagi peserta yang ada.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KKM Manegantara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap nilai-nilai pola asuh positif dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan keluarga di Desa Jeblog, demi tumbuh kembang anak yang lebih baik di masa depan.
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Malang, mengukuhkan Prof. Dr. Hj. Sulalah, M.Ag., sebagai Guru Besar pada 22 Mei 2025 di Gedung Sport Center.
Beliau merupakan seorang sosok akademisi terkemuka di bidang Pendidikan Islam, khususnya Pendidikan Islam Multikultural.
Sebelum menjadi guru besar, Prof. Dr. Hj. Sulalah, M.Ag., sudah memulai karirnya sejak mendedikasikan dirinya menjadi dosen di Fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan (FITK) dalam program studi pendidikan agama islam (PAI) dan pendidikan bahasa arab (PBA). Beliau juga pernah menjabat sebagai Wakil Dekan I FITK (2013-2017), Ketua EL Zawa UIN Malang (2021-2025), Pengasuh mabna fatimah az Zahra Uin malang (2024-2025). Sehingga sudah terlihat disini, Prof. Sulalah telah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan Islam.
Maka dari itu hal ini tercermin dalam disertasinya yang bertema "Implementasi Pendidikan Multikultural di Perguruan Tinggi Islam". Tema penelitiannya ini muncul dan dikembangkan dengan mendalam ini memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan pendidikan Islam yang inklusif dan menghargai keberagaman, "Dari situlah saya mulai memfokuskan diri bagaimana, dengan segala yang ada di ponpes, menangkap gagasan-gagasan multikultural.", ucap Prof. Dr. Hj. Sulalah, M.Ag.
Melalui pengukuhan Prof. Dr. Hj. Sulalah, M.Ag., diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan mengabdi bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam konteks multikultural yang semakin kompleks. Beliau menjadi teladan bagi para akademisi dan praktisi pendidikan.
HUMAS UIN MALANG-Bertempat di Ruang Senat Gedung Rektorat Lt. 4 dilaksanakan Pemberian Pertimbangan Kualitatif kepada 12 Calon Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Periode 2025-2029. Rabu, 21/05/2025. Pemberian pertimbangan kualitatif ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 2015 Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan yang Diselenggarakan oleh Pemerintah sebagaimana telah diubah kedua kalinya dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2024. Selain itu, Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3151 Tahun 2020 tentang Pedoman Penjaringan, Pemberian Pertimbangan, dan Penyeleksian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri juga menjadi acuan kegiatan tersebut.
Hadir dalam kesempatan tersebut anggota Senat dari berbagai unsur baik pimpinan, guru besar/professor, dan juga unsur dosen. Kegiatan dilaksanaan sejak pukul 08.00 dan dimulai setelah mencapai Kuorum. Sejumlah lima puluh satu anggota Senat menggunakan halnya memberikan pertimbangan kualitatif calon Rektor. Terdapat beberapa aspek yang diberikan pertimbangan yaitu aspek moralitas/integritas, aspek kepemimpinan, aspek manajerial, aspek kompetensi/reputasi akademik, jaringan Kerjasama, dan aspek visi, misi, dan program. Sebelumnya, bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat Lt. 5 telah dilaksanakan kegiatan penulisan Pernyataan Kualifikasi Diri (PKD) Calon Rektor dihadapan anggota Senat. Hadir dalam kegiatan ini semua calon Rektor yang berjumlah 12 orang. Sejumlah 65 Orang anggota Senat hadir mengikuti kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Kegiatan dipimpin oleh Ketua Senat didampingi Sekretaris Senat. Kedua Kegiatan Senat ini dikemas dalam Rapat Tertutup sebagaimana amanat Peraturan Menteri Agama dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Rektor, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA disela-sela pemberian pertimbangan menyatakan “Alhamdulillah kita bersyukur semua berjalan on the track”. Demikian juga Ketua Senat, Prof. Dr. Hj. Mufidah Ch. , M.Ag. menyatakan terima kasih atas kontribusi semua pihak, khususnya, para anggota senat yang telah Bersama-sama hadir dalam menyukseskan kegiatan ini. “Terima kasih kepada semua pihak dan tim yang sudah bekerja sama, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja Ikhlas”. Kegiatan Pemberian Pertimbangan Kualitatif Calon Rektor ditutup dengan penyerahan Dokumen dari Ketua Senat kepada Rektor untuk diteruskan kepada Menteri Agama. Sukses, Gembira, dan Berkah. [*]
HUMAS UIN MALANG– Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan 14 calon jamaah haji Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar siang ini. Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA secara resmi melepas keberangkatan rombongan yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci tahun ini. Rabu, 21 Mei 2025.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kesempatan istimewa yang diberikan kepada para dosen dan tenaga kependidikan tersebut. “Atas nama pribadi dan institusi, kami ucapkan selamat. Ini adalah perjalanan suci yang tak hanya menuntut kesiapan fisik, tapi juga kesiapan mental dan spiritual,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberangkatan ini difasilitasi dengan bantuan pengurusan visa dari Kedutaan Besar Arab Saudi, yang menjadi salah satu bentuk kemudahan bagi civitas akademika UIN Maliki Malang. Tak lupa, ia berpesan agar para jamaah senantiasa mendoakan kemajuan kampus tercinta, terutama saat berada di Makam Ibrahim.
“Haji bukan sekadar ritual, tapi juga momen ujian kesabaran dan pengendalian diri. Terutama bagi pasangan suami-istri yang berangkat bersama, harus ekstra menjaga emosi. Jangan ada pertengkaran, ucapan sia-sia, apalagi kemaksiatan,” pesannya penuh makna.
Tak lupa, rektor juga menitipkan doa kepada para jamaah agar UIN Maliki Malang dikaruniai pemimpin terbaik yang mampu mewujudkan visi kampus unggul bereputasi internasional, sesuai roadmap yang telah disusun.
Mewakili rombongan, Dr. Basri menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan dan doa yang mengiringi keberangkatan mereka. Ia juga mengajak seluruh civitas untuk mendoakan agar para jamaah menjadi hamba yang saleh dan mampu membawa kemajuan bagi UIN Maliki Malang ke depan.
Menutup dengan senyum dan canda, Dr. Basri turut melempar harapan tambahan, “Atas nama rombongan, kami mohon doa dan juga dukungan uang saku tambahan sebanyak 200 riyal,” candanya serius disambut tawa dan aminkan dari para hadirin.
Pelepasan ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan sekadar ritual individu, tapi juga membawa misi sosial dan spiritual untuk lembaga yang lebih baik, lebih berkah, dan lebih berkontribusi bagi umat.
Adapun nama-nama calon jamaah haji UIN Maliki Malang sebagai berikut:
1. Prof. Dr. Muassomah, M.Si., M.Pd Fakultas Humaniora
2. Prof. Dr. Mohammad Samsul Ulum, MA Fakultas Tarbiyah (FITK)
3. Dr. Muhammad Walid, MA Fakultas Tarbiyah (FITK)
4. Dr. Dra. Umi Machmudah, MA Pascasarjana
5. Drs. H. Basri, MA., Ph.D Pascasarjana
6. Drs. Abdul Basid, M. Si Fakultas Saintek
7. Ruma Mubarak, M.Pd.I Fakultas Saintek
8. Luluk Maslucha, ST., M.Sc. Fakultas Saintek
9. Fitratul Uyun, M.Pd Fakultas Saintek
10. Dr. Muhammad Faisal, MT Fakultas Saintek
11. Dr. Irmayanti Hasan, ST., MM Fakultas Ekonomi
12. Whida Rositama, M.Hum Fakultas Humaniora
13. Imam Bani Mustalik, M.Pd Kelompok Kerja Perencanaan
14. Hanik Tasnida, SE., MM Kelompok Kerja Keuangan