HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing mahasiswa di dunia kerja, El-Dinar Finance House UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan kegiatan Webinar NGOPI#7 (Ngobrol Perkara Ilmu) dengan mengangkat tema “Upaya Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Unggul dalam Dunia Kerja Perbankan Syariah”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada hari Sabtu, 17 Mei 2025, dan berhasil menarik partisipasi sebanyak 298 peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa aktif Program Studi Perbankan Syariah.
Webinar ini menghadirkan narasumber inspiratif, Kharisma Putri Yussitha, seorang alumni Program Studi Perbankan Syariah UIN Malang yang telah sukses berkarier di dunia perbankan syariah. Dalam paparannya, Kharisma membagikan berbagai pengalaman dan strategi praktis terkait cara mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di sektor perbankan syariah. Ia menekankan pentingnya personal branding baik melalui media sosial maupun interaksi langsung di kehidupan nyata.
“Sebagai mahasiswa, jangan pernah malu untuk membangun personal branding, baik di media sosial maupun di kehidupan nyata, agar dunia mengetahui potensi yang kita miliki,” ungkap Kharisma dalam penyampaian materinya.
Webinar ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang interaktif bagi para peserta untuk berdialog langsung dengan praktisi perbankan syariah. Antusiasme peserta tercermin dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi yang berlangsung secara dinamis. Banyak pertanyaan yang diajukan, khususnya seputar prospek karier di industri perbankan syariah, strategi menghadapi seleksi kerja, hingga tantangan dunia profesional yang dihadapi oleh para lulusan baru.
Salah satu peserta webinar yang merupakan mahasiswa baru menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja. “Webinar ini sangat bermanfaat karena menjadi jembatan bagi saya sebagai mahasiswa baru untuk lebih memahami dunia kerja secara lebih luas,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Pembina El-Dinar Finance House menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman, terutama yang diperoleh dari alumni yang telah terjun langsung ke dunia profesional. Selain itu, Ketua Program Studi Perbankan Syariah juga menambahkan bahwa mahasiswa seharusnya tidak hanya terpaku pada kegiatan akademik di kelas, tetapi juga perlu aktif mengembangkan diri melalui partisipasi dalam organisasi, kompetisi, magang, serta kegiatan pengembangan lainnya di luar kelas.
Dengan terselenggaranya Webinar NGOPI#7 ini, El-Dinar Finance House menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, serta memiliki semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi syariah di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan wawasan praktis dan motivasi yang diperlukan sebagai bekal dalam memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis.
HUMAS UIN MALANG-Sivitas Akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 pada Selasa, 20 April 2025. Upacara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di halaman Rektorat dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag. Dalam amanatnya, Prof. Umi membacakan sambutan resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid. Ia menekankan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah berdirinya Budi Utomo pada 1908, tetapi juga momentum untuk membakar semangat persatuan dan keberanian dalam menghadapi tantangan zaman. “Pada 117 tahun lalu, bangsa ini menyalakan api perubahan lewat Budi Utomo. Kini, kita harus menjawab tantangan baru seperti disrupsi teknologi, krisis global, hingga kedaulatan digital,” tutur Prof. Umi membacakan sambutan Menkomdigi.
Dalam arahannya, Menkomdigi juga memaparkan berbagai langkah konkret yang telah diambil oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama 150 hari pertama masa jabatannya. Di antaranya adalah Program Makan Bergizi Gratis bagi lebih dari 3,5 juta anak Indonesia, layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang telah menjangkau lebih dari 777.000 warga, serta penguatan sektor ekonomi melalui pembentukan Danantara Investment Agency. Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong pengembangan talenta digital dan vokasi, pembangunan AI Centre of Excellence di Papua, serta memperkuat perlindungan anak di ruang digital. “Semua langkah ini berlandaskan pada satu tujuan besar: menghadirkan perubahan yang terasa nyata di kehidupan rakyat,” tegas Prof. Umi. Upacara ini menjadi momen reflektif bagi seluruh peserta untuk kembali mengingat nilai-nilai luhur perjuangan bangsa. Menkomdigi dalam pesannya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebangkitan nasional seperti akar pohon yang meski tak tampak, namun kuat menopang kehidupan. “Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional Ke-117. Mari melangkah bersama menuju Indonesia yang lebih kuat, adil, dan beradab,” pungkas Prof. Umi menutup sambutannya. Dengan semangat Harkitnas, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.
HUMAS UIN MALANG - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di MTsN 1 Banyuwangi dan MAN 1 Banyuwangi. Selasa, 20 Mei 2025.
Para dosen PBA turun langsung mengajar para siswa-siswi dengan metode inovatif dan kegiatan atraktif guna meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab. Selain itu, para dosen juga berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan para guru bahasa Arab di masing-masing lembaga tentang inovasi pembelajaran bahasa Arab.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Chaironi Hidayat menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Arab di Banyuwangi melalui kolaborasi dengan kampus seperti UIN Malang.
Saat tiba di madrasah, Kepala MTsN 1 dan MAN 1 Banyuwangi menyambut tim dosen PBA UIN Malang sekaligus juga berharap dengan kegiatan ini motivasi belajar dan kemampuan bahasa Arab siswa-siswi dapat meningkat serta para guru bahasa Arab dapat inspirasi baru dalam mengembangkan metode pembelajaran bahasa Arab yang lebih kreatif, inovatif dan efektif.
Kegiatan ini juga diharapkan tidak hanya berlangsung sekali saja tetapi ada kegiatan lanjutan dengan skema kegiatan kolaboratif lainnya sehingga dapat memperkuat sinergi antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan MTsN 1 dan MAN 1 Banyuwangi.[mf]
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Tim pengabdian masyarakat Qoryah Toyyibah UIN Malang yang terdiri dari Moh Mahpur, Sugeng Listyo P, Alfin Mustikawan, Fiqhan Khoirul Álim, dan Menyingari Alfianoor Ibrahim melakukan observasi awal di Dusun Sempu, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Observasi ini menjadi langkah pertama dalam rangkaian program pengabdian untuk mengoptimalkan aset publik yang selama ini terbengkalai yang dilaksanakan pada 18 Mei 2025.
Salah satu temuan penting adalah kondisi SDN 03 Gadingkulon, sebuah lembaga pendidikan yang resmi ditutup sejak tahun 2023 karena tidak lagi memiliki murid. Sejak saat itu, bangunan sekolah yang dulunya menjadi pusat pendidikan dasar masyarakat setempat, kini terbengkalai tanpa pemanfaatan yang jelas. Tim Qoryah Toyyibah menilai bahwa aset tersebut masih memiliki potensi besar. Dari hasil pengamatan di lapangan, lokasi sekolah cukup strategis dan memiliki nilai yang dapat dikembangkan kembali untuk kepentingan masyarakat. Selain bangunan fisik yang masih berdiri kokoh, lingkungan sekitar juga mendukung untuk dijadikan pusat kegiatan baru, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.
“Kami melihat bahwa aset yang terbengkalai ini sayang jika dibiarkan begitu saja. Melalui program pengabdian ini, kami ingin menghadirkan gagasan baru agar bangunan sekolah bisa kembali hidup dan bermanfaat bagi masyarakat Dusun Sempu,” jelas Pak Mahpur sebagai ketua tim pengabdian.
Observasi ini menjadi pijakan awal untuk merumuskan arah program selanjutnya. Tim akan melakukan pemetaan potensi, diskusi dengan masyarakat, serta penyusunan model pemanfaatan aset agar keberadaannya mampu mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Program pengabdian ini merupakan bagian dari komitmen UIN Malang dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pengabdian nyata kepada masyarakat. Melalui pendekatan kolaboratif antara akademisi dan warga, diharapkan tercipta model pembangunan desa yang tidak hanya berbasis fisik, tetapi juga sosial dan kultural.
Tim Qoryah Toyyibah juga berencana melibatkan mahasiswa dalam tahap implementasi program, sebagai bentuk pembelajaran langsung di lapangan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang edukatif bagi sivitas akademika.Dengan langkah awal ini, diharapkan SDN 03 Gadingkulon tidak lagi sekadar menjadi bangunan kosong, melainkan bertransformasi menjadi pusat aktivitas produktif yang menghadirkan nilai bagi masyarakat sekitar. (af) Reporter: Muh. Noaf Afgani
HUMAS UIN MALANG-Dalam rangka mempersiapkan asesor yang profesional dan bersertifikat, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Asesor Kompetensi pada Senin, 19Mei 2025, bertempat di ruang pertemuan Gedung Rektorat Lt.3. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting menyiapkan asesor kompetensi yang dilaksanakan selama 5 hari. Kegiatan ini dihadiri oleh para calon asesor dari berbagai program studi serta tim LSP UIN Malang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal mengenai alur pelatihan, materi inti, serta teknis-teknis yang harus dipenuhi oleh para peserta. Dalam sambutannya, Ketua LSP UIN Malang, Dr. Ahmad Ghozi,M.A menekankan pentingnya peran asesor dalam menjamin mutu dan validitas uji kompetensi di lingkungan kampus. "Asesor adalah ujung tombak dalam sistem sertifikasi kompetensi. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membentuk integritas dan objektivitas dalam melakukan asesmen," dan berharap diberikan kekuatan, mulai dari niat yang kuat sampai LSP ini berjalan bisa mengasesi ungkapnya. Ketua LPM UIN Maliki malang Dr. Helmy Saifuddin, yang ikut mendampingi juga ikut menyampaikan bahwa acara ini harus betul-betul diikuti dengan serius sampai tuntas. Para peserta juga diberikan penjelasan teknis oleh kedua Master Asesor yaitu Rachmat Farich dan Herianto terkait mekanisme pelatihan, kriteria kelulusan, serta perangkat asesmen yang akan digunakan selama proses sertifikasi berlangsung. Selain itu, sesi tanya jawab berlangsung interaktif, menunjukkan antusiasme tinggi dari para calon asesor. Pelatihan asesor ini merupakan bagian dari komitmen UIN Malang untuk meningkatkan daya saing lulusan melalui sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional. LSP UIN Malang berharap, dengan hadirnya asesor-asesor baru yang kompeten, proses sertifikasi di berbagai skema akan berjalan lebih efektif dan profesional. Kegiatan pelatihan ini dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari dan diakhiri dengan uji kompetensi bagi para peserta. LSP UIN Malang pun menargetkan bahwa setelah pelatihan ini, kampus akan memiliki lebih banyak asesor internal yang siap mendukung implementasi pendidikan berbasis kompetensi di lingkungan UIN Maliki Malang.
HUMAS UIN MALANG – Peresmian Gedung Ar-Rahim yang menjadi bagian dari proyek megah Kampus 3 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang resmi digelar pada Rabu, 15 Mei 2025. Acara ini berlangsung meriah dan penuh khidmat, dihadiri oleh civitas akademika UIN Malang serta tamu undangan kehormatan, termasuk perwakilan dari Saudi Fund for Development (SFD).
Gedung Ar-Rahim diresmikan langsung oleh CEO Saudi Fund for Development sebagai mitra strategis dalam proyek pembangunan Kampus 3 UIN Malang. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara UIN Malang dengan SFD sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang bereputasi internasional.
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan yang telah hadir, khususnya kepada CEO SFD yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan kampus baru ini.
“Proyek ini adalah bagian dari langkah strategis kami dalam mewujudkan kampus berstandar internasional. Kami berharap pembangunan dapat berlanjut hingga benar-benar selesai pada lafaz Basmalah, bukan hanya sampai pada Ar-Rahim,” ujar Rektor disambut tepuk tangan para hadirin.
Ia juga menegaskan bahwa UIN Malang memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global, sejalan dengan visi menjadi kampus unggul dalam pengembangan ilmu keislaman, sains, dan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, Bryan selaku Duta Kampus turut menyambut tamu kehormatan dari Saudi Arabia. Ia berharap kehadiran Kampus 3 dapat semakin meningkatkan mutu pendidikan dan menunjang terciptanya sistem pendidikan yang berkualitas serta berdaya saing tinggi.
Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi UIN Malang dalam memperkuat eksistensinya di kancah pendidikan nasional maupun internasional.
HUMAS UIN MALANG –Universitas Islam Negeri (Uin) Maulana Malik Ibrahim Malang, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan Intensive Ramadhan Camp (IRC) MAN 2 mengadakan lomba mewarnai bertemakan "Toleransi dalam Bingkai Warna". Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Baiturrahman Bintang, Kecamatan Gandusari, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta dari kalangan balita hingga siswa kelas 2 SD.
Lomba ini menjadi wadah kreatif bagi anak-anak untuk mengenal nilai-nilai toleransi antar umat beragama melalui media gambar dan warna. Gambar yang disediakan panitia menggambarkan suasana kehidupan masyarakat yang rukun meskipun berbeda keyakinan. Melalui aktivitas ini, panitia berharap dapat menanamkan semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap perbedaan sejak dini, "Kegiatan ini bertujuan mengenalkan konsep toleransi beragama dengan cara yang menyenangkan bagi anak-anak. Kami ingin membangun fondasi nilai-nilai moderasi sejak usia dini," ujar salah satu panitia dari tim KKM UIN Maliki Malang.
Acara ini juga dimeriahkan dengan pemberian reward berupa piala dan perlengkapan alat tulis kepada para pemenang, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan semangat mereka. Antusiasme peserta dan dukungan dari masyarakat sekitar menambah semarak kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan ini.
Dengan kegiatan ini, kolaborasi antara mahasiswa dan pelajar MAN 2 tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga pendidikan, tetapi juga menunjukkan peran aktif generasi muda dalam mengampanyekan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan yang inklusif.(ca/se)
HUMAS UIN MALANG - Mahasiswa KKM UIN Maulana Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim di Panti Asuhan Insan Madani, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, pada Minggu (4/5).
Kegiatan sosial ini diikuti oleh sekitar 50 anak yatim yang menjadi binaan panti asuhan tersebut. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa memberikan sejumlah bantuan berupa uang tunai, alat tulis, makanan, serta pakaian layak pakai.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak yatim di panti, dengan perhatian dan bantuan dari mahasiswa mereka akan merasa diperhatikan dan didukung untuk tetap semangat menuntut ilmu. Selain itu juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada anak-anak panti sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat sekitar.
Koordinator KKM, Rama Damar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Santunan ini juga disambut hangat oleh pengurus Panti Asuhan Insan Madani. Pimpinan panti, Agus Jamzuri, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian para mahasiswa. Beliau berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap anak-anak yatim.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara mahasiswa, pengurus panti, dan anak-anak yatim.(ca/se)
Penulis: Cantika Yuliana Putri, Kishi Ananta, Harisma Zidanatussanaya
HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Asisten Laboratorium Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Sharing Alumni (SHALAM) yang ke-5 dengan mengangkat tema “The Future of Careers in Sharia Banking: Trends, Challenges, and Opportunities.” Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi Laboratorium Mini Bank dalam mendampingi mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor perbankan syariah yang terus berkembang. Sabtu, 10 mei 2025
Acara berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan dimulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 60 peserta yang terdiri dari mahasiswa aktif jurusan Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kegiatan dibuka oleh Master of Ceremony, Daris, yang memandu acara dengan penuh antusias. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh operator, Devi Oktaviani, untuk membangkitkan semangat kebangsaan seluruh peserta. Selanjutnya, sambutan hangat disampaikan oleh Ketua Pelaksana SHALAM V, Carissa Pramesti Wahyuda. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, "Rasa syukur dan terima kasih kami haturkan kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya Webinar Sharing Alumni ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah menjalin sinergi antara mahasiswa dan alumni, serta memberikan wawasan dan motivasi terkait dunia kerja di sektor perbankan syariah. Kami juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan memohon maaf jika ada kekurangan selama pelaksanaan. Harapannya, acara ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi semua peserta.”
Acara resmi dibuka dengan Opening Speech oleh Ketua Program Studi Perbankan Syariah, Dr. Yayuk Sri Rahayu, S.E., M.M., melalui sambutan pembuka yang menggarisbawahi pentingnya menjalin koneksi dengan alumni sebagai bagian dari pengembangan kapasitas diri mahasiswa. Beliau juga menyampaikan harapannya agar kegiatan SHALAM V ini dapat menjadi ruang inspiratif yang memberi manfaat nyata bagi mahasiswa. “Semoga acara ini bisa menjadi sumber inspirasi bagi kalian semua dalam menyusun masa depan karir di dunia perbankan syariah,” ujarnya dengan penuh harap. Sebelum memasuki inti acara, kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Afrizal Rifa’i, sebagai bentuk permohonan agar acara berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Memasuki inti acara, Daris selaku MC menyerahkan kendali kegiatan kepada moderator, Jazila Wachid, yang memandu sesi pengenalan narasumber dan sharing session dalam format talkshow yang interaktif. Kedua narasumber yang merupakan alumni inspiratif dari Program Studi Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang adalah Muhammad Abdul Alim, S.E. dan Destina Fitria Sasmita, S.E..
Muhammad Abdul Alim, S.E. berbagi pengalaman nyata mengenai dinamika industri perbankan syariah serta bagaimana lulusan baru dapat mempersiapkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Ia menekankan, "Kembangkan skill sejak masa kuliah, dan jangan ragu untuk aktif dalam organisasi apapun itu. Organisasi membentuk karakter dan potensi diri yang tidak bisa didapat hanya dari ruang kelas.” Ia juga menyarankan untuk terus belajar mengendalikan emosi sejak dini. “Di dunia kerja, kita akan bertemu banyak orang dengan karakter yang berbeda. Kontrol emosional sangat penting untuk menjaga profesionalisme."
Destina Fitria Sasmita, S.E. melanjutkan sesi dengan memberikan motivasi tentang membangun karir di lembaga keuangan syariah. Ia menyampaikan, “Jangan cepat puas dengan skill yang kalian miliki. Terus improve, karena itu satu-satunya cara untuk tetap bertahan di dunia kerja yang kompetitif.” Ia juga menambahkan pentingnya penguasaan bahasa asing, serta menekankan agar mahasiswa tidak melewatkan peluang yang datang, betapapun beratnya syarat yang harus ditempuh. “Ambil semua peluang yang ada. Terabas saja, karena rezeki itu pasti ada jalannya. Dan satu hal lagi, acara sekeren ini seharusnya bisa diadakan secara offline tahun depan. HARUS! Karena ini benar-benar acara yang inspiratif dan berkesan!”
Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang tetap dipandu oleh moderator, Jazila Wachid. Antusiasme peserta begitu tinggi, dan dari berbagai pertanyaan yang diajukan, terdapat tiga mahasiswa dengan pertanyaan paling menarik yang masing-masing mendapatkan reward berupa saldo e-money. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Raushan Fikri Syaikhu, Mukhamad Hafidh Fachruddin, dan Rahmadani Aidil Fitrohcahya. Sesi ini tidak hanya memperdalam bahasan materi, tetapi juga menciptakan dialog yang membangun antara mahasiswa dan alumni.
Usai sesi tanya jawab, MC kembali mengambil alih acara untuk memandu sesi penyerahan sertifikat penghargaan kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan motivasi yang telah dibagikan. Acara dilanjutkan dengan foto bersama secara daring, yang dipandu langsung oleh MC. Suasana keakraban dan semangat tergambar jelas dari wajah-wajah antusias peserta yang memenuhi layar Zoom.
Acara kemudian ditutup secara resmi oleh MC, menandai berakhirnya kegiatan SHALAM V. Sebagai penutup, moderator Jazila Wachid menyampaikan kesan pribadinya terhadap acara ini. Ia berkata, “pendapat ku pribadi ya, ini pertama kalinya aku ikut seminar pengembangan karir yg bertema perbankan syariah, dan itu bener" buka wawasan aku. yang awalnya aku tu gatau seluk beluknya dunia perbankan syariah jd akhirnya bisa tau karena kedua narsum tuh ceritain semua pengalaman karirnya secara gamblang. aku jd dapet insight karena itu. acaranya seruu bgt pokonyaaa. trs kalo saran sama masukan sih dari aku cuma satu, acara se inspiratif ini kedepannya harus diadain offline. HARUS SOALNYA INI ACARA BAGUS BGT! tahun depan semoga bisa diadaain offline”.
Melalui kegiatan SHALAM V ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mendapatkan bekal pengetahuan tentang dunia kerja, tetapi juga mampu membangun motivasi dan kesiapan mental untuk menghadapi tantangan di sektor perbankan syariah. SHALAM bukan hanya tentang berbagi cerita, tetapi juga tentang membangun jembatan masa depan melalui inspirasi dan kolaborasi antara mahasiswa dan alumni.
Kontributor : Muqniatul Husniyah & Muhammad Kifah Abdan Syakuro