Daftar Penulis: Iffatunnida


IRJEN SEGERA NILAI CAPAIAN UNIVERSITAS
Senin, 12 Maret 2018 . in Berita . 901 views
1420_irjen.jpg

GEMA-Sepanjang Maret, Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama akan mengawal UIN Malang dalam pelaksanaan evaluasi kinerja. Untuk mengawalinya, Mujito, pengendali teknis Irjen Kemenag, mem-briefing seluruh pimpinan di Ruang Rektor, Senin (12/3). Selama dua minggu, Irjen akan mengevaluasi capaian kinerja di tingkat universitas, fakultas, juga unit.
Mujito menyatakan, pelaksanaan audit ialah proses sistematik untuk menilai pencapaian kerja sesuai indikator-indikator keberhasilan yang telah ditetapkan Kemenag RI. “Kami ingin memastikan sudah sejauh mana program, tugas, dan fungsi yang dicanangkan UIN Malang tercapai,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, banyak perspektif yang menjadi ladang audit Irjen. Di antaranya perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Dalam hal ini, Irjen menilai pelaksanaan dan inovasi pembelajaran. “Contohnya saja apakah workshop dan seminar yang direncanakan sudah tepat guna untuk mahasiswa,” jelasnya.
Selain itu, tambahnya, perspektif keuangan juga menjadi sasaran audit. Irjen ingin memastikan apakah jumlah uang yang dikeluarkan sudah sebanding dengan output-nya.
Melia Fauziah, ketua tim audit Irjen, menambahkan, ada empat tahap yang dilihat dalam pengauditan. Yakni perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan capaian. Tak cuma itu, ia menuturkan, pihak Irjen memutuskan bahwa UIN Malang menjadi pilot project dalam audit ini. Ia menjabarkan, “Kemenag memiliki banyak instansi seperti madrasah dan universitas. Nah, UIN Malang mewakili instansi di tingkatan universitas untuk tahun ini berdasarkan skor audit tahun lalu.” (nd)

Lebih Lanjut »
505 WISUDAWAN CUMLAUDE
Senin, 12 Maret 2018 . in Berita . 1951 views
1419_wisuda.jpg

GEMA-Sebanyak 800 wisudawan mengikuti prosesi Rapat Terbuka Senat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode pertama 2018, Sabtu (10/3). Disaksikan oleh keluarga wisudawan, sebanyak 505 orang lulus dengan predikat cumlaude dan 290 orang lainnya sangat memuaskan. Di samping itu, ada 13 mahasiswa lainnya yang lulus dengan membawa hafalan 30 juz al Quran.
Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. bersyukur dengan pencapaian tersebut. Bukan hanya mayoritas meraih cumlaude, tetapi juga jumlah pendaftar untuk wisuda periode pertama ini melebihi yang diperkirakan. Namun, hal tersebut terkendala oleh batas kuota wisudawan untuk tiap penyelenggaraan wisuda. “Saya harap lebih banyak lagi yang bisa wisuda nanti,” harapnya.
Tak lupa, rektor asal Lamongan tersebut berpesan agar alumni Kampus Ulul Albab dapat mengabdikan ilmunya untuk bangsa dan negara. Ia juga mendorong para sarjana untuk melanjutkan studi terlebih dahulu. “Lanjutkan S2 dulu di UIN Malang. Kalau perlu cari jodoh juga di UIN,” candanya.
Sementara itu, wisudawan terbaik periode ini diraih oleh mahasiswi Jurusan Perbankan Syariah, Robiatun Adawiyah. Tak hanya meraih IPK 3,94, ia pun tercatat memiliki hafalan 28 juz al Quran. Di hadapan rekan wisudawan ia berterimakasih kepada para dosen di UIN Malang. “Jangan lupa bahwa Allah swt mewakilkan cita-cita bangsa ini di pundak kita. Karena itu, jangan sampai kita hanya menjadi penonton tapi jadilah pemain masa depan,” tegas gadis kelahiran Lombok Timur 22 tahun lalu tersebut. (zaw/mir/nd)

Lebih Lanjut »
CETAK JURNALIS HANDAL
Sabtu, 3 Maret 2018 . in Berita . 1100 views
1405_dise.jpg

GEMA-Tabloid Gema sebagai pewarta resmi UIN Malang mengundang jurnalis-jurnalis di lingkungan kampus dalam Diseminasi Jurnalistik, Jumat (2/3). Acara yang bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat lt.3 ini ditujukan untuk melatih para reporter Kampus Ulul Albab untuk lebih mengenal dunia Jurnalistik.
Materi-materi yang disajikan ialah etika serta dasar-dasar jurnalistik, teknik reportase dan penulisan berita, juga foto jurnalistik. Sebanyak 25 reporter hadir dari UKM, fakultas, hingga unit kampus. “Pemilihan perwakilan reporter ini berdasarkan keaktifan media cetak maupun onlline yang dihasilkan berdasarkan pantauan pihak Informasi dan Publikasi,” jelas M. Anwar Firdausy, pemimpin redaksi Gema.
Mengawali materi, Dosy, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya etika yang harus dipegang para jurnalis. Pasalnya, jurnalis kampus bernaung dan dibiayai oleh pihak universitas sehingga ada nilai-nilai yang harus disesuaikan. “Itu bedanya kita para jurnalis kampus dan wartawan di media lepas,” tutur dosen Fakultas Humaniora tersebut.
Jurnalis kampus juga harus memegang prinsip-prinsip yang berlaku umum. Moh. Arifudin, editor Gema, menuturkan prinsip paling utama ialah kebenaran. Maraknya informasi hoax yang tersebar di sosial media menunjukkan degradasi nilai kejujuran. “Sebagai jurnalis yang bernaung di UIN Malang, ada baiknya kita mencontoh salah satu sifat siddiq Nabi Muhammad saw,” imbaunya.
Peserta tak hanya dituntut aktif mendengarkan materi, mereka pun diajak menulis berita di waktu yang singkat. “Dari sekarang kita mencoba bekerja cepat seperti wartawan profesional yang tidak menunda penulisan berita,” ujar Iffatunnida, salah satu redaktur Gema. Ia pun mengevaluasi beberapa berita terpilih dengan menunjukkan hal-hal yang perlu diperbaiki. Seperti, penulisan tanggal, judul, serta efektivitas kalimat.
Mengakhiri diseminasi, Abadi Wijaya, tim redaktur Gema berbagi tips-tips fotografi untuk kepentingan berita. “Reporter harus tahu bagaimana angle foto yang bagus untuk membuat beritanya berkesan dan sempurna,” jelas Ajay, sapaan akrabnya.
Diseminasi bagi para reporter kampus ini juga ditujukan untuk menjalin kerjasama antar reporter kampus. Pihak universitas berharap agar reporter kampus di unit, fakultas, dan UKM bisa berkontribusi dalam mewartakan setiap event yang diadakan UIN Malang. (ofi/nd)

Lebih Lanjut »
BERSAMA LEBIH BAIK
Jumat, 23 Februari 2018 . in Berita . 1028 views
1400_kui.jpg

GEMA-Institusi pendidikan tinggi banyak bertebaran di Malang. Semua memiliki prestasi dan koneksi tersendiri. Agar lebih klop, kampus se-Malang Raya pun akhirnya saling menjalin kerjasama, Rabu (21/2). Penandatanganan Nota Kesepahaman Konsorsium Urusan Internasional (KUI) ke-13 kampus resmi dihelat di Gedung Rektorat, Universitas Merdeka.
Drs. Soeparto, M.Pd., koordinator konsorsium KUI Malang Raya menyatakan, MoU ini sebagai bukti bahwa seluruh institusi pendidikan memiliki tujuan yang sama. Yakni ingin mencetak generasi yang dapat membangun negeri dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. “Meniti perjalanan jauh dengan bergandengan tentu akan lebih ringan dibanding berjalan cepat sendiri namun ngos-ngosan,” tutur Kepala KUI Universitas Muhammadiyah Malang ini.
UIN Malang sendiri diwakili oleh Ketua Kantor Kerjasama Luar Negeri, Dr. Muhammad Mujab, M.Th. dan didampingi oleh Dr. Dewi Chamidah, M.Pd. serta Muhammad Zuhdy Hamzah, M.Pd.
Sebagai kegiatan perdana dari konsorsium kerjasama tersebut pada Juli-Agustus 2018 akan diadakan Design Thinking (DT) Camp 2018. Rencananya, sekitar 80 hingga 100 mahasiswa dari 40 negara akan berpartisipasi dalam acara yang akan dihelat di Kampung Polowijen, Kampung Brau, Pariwisata Bunga Bumiaji, Kampung Lenggoksono, Kota Batu, juga Kabupaten Malang.
Peserta DT Camp akan bermukim bersama warga setempat untuk menganalisa masalah utama pada masyarakat di sekitarnya. Dalam kegiatan itu pula, peserta akan berusaha mencari solusi salah satunya dengan cara pembuatan aplikasi daring. (press release)

Lebih Lanjut »
BELAJAR KOLABORATIF DAN MANDIRI
Selasa, 20 Februari 2018 . in Berita . 1254 views
1398_relo.jpg

GEMA-Menyemangati mahasiswa untuk lebih aktif di kelas tentu menjadi tugas semua dosen. Berbagai macam teknik pengajaran pun menyasar tujuan tersebut. Salah satunya pembelajaran kolaboratif di kelas. Yuta Otake, salah satu dosen RELO di UIN Malang berbagi pengalaman mengajarnya dalam workshop yang diadakan Unit PKPBI, Selasa (20/2).

Menurut Yuta, mahasiswa akan lebih berpartisipasi dalam kelas jika atmosfir belajar menyenangkan. “You cannot make your students sit and do the exercises in the textbook for some hours,” jelasnya. Karenanya, ia mengajak seluruh peserta workshop untuk mempraktikkan beberapa kegiatan.

Selain bergerak menggunakan body language, pria kelahiran New York tersebut juga mengajak peserta untuk bergerak di dalam ruang workshop. Ia yakin ‘running dictation’ sangat ampuh untuk membunuh kebosanan dalam kelas.

Namun, masih menurut Yuta, mahasiswa juga harus belajar mandiri. Mereka tidak bisa seterusnya bekerjasama untuk mengerjakan proyek, misalnya. Mengajarkan mahasiswa mandiri sejak dini tentu menghindarkan mereka dari terlalu bergantung pada teman sekelasnya.

Banyaknya tujuan pembelajaran di suatu institusi kadang tidak berimbang dengan jam mengajar di kelas. Karenanya, pemateri berusia 32 tahun itu pun menyemangati para dosen untuk tetap optimis. “Never lose the passion. If we see something is wrong, then it is our job to change it,” tuturnya. (nd)

Lebih Lanjut »
SELANJUTNYA, BEREPUTASI INTERNASIONAL
Kamis, 15 Februari 2018 . in Berita . 934 views

 

GEMA-Mengapresiasi perolehan Akreditasi B, redaksi Jurnal Ulul Albab UIN Malang mengundang seluruh pengelola jurnal di kampus dalam acara tasyakuran, Jumat (9/2). Dalam sambutannya, Wakil Rektor Dr. M. Zainuddin mendorong percepatan untuk akreditasi internasional.

Lebih Lanjut »
KELOLA KEUANGAN SESUAI STANDAR
Jumat, 9 Februari 2018 . in Berita . 1640 views

 

GEMA-Dana yang diberikan pemerintah untuk sebuah institusi sudah seharusnya dikelola dengan sebaiknya. Untuk mengawalnya, pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Ir. Isma Yatun, MT. bertandang ke UIN Maliki, Kamis (9/2).

Lebih Lanjut »
WR 2: PERHATIKAN MORAL DALAM BEKERJA
Senin, 5 Februari 2018 . in Berita . 1325 views

GEMA-Penyerahan SK Pegawai Non-PNS diawali dengan beberapa sambutan dari Mahfud Shodar (Kabiro AUPK) dan Dr. Ilfi Nurdiana (Wakil Rektor 2). Mengawali sambutannya, Ilfi menyampaikan beberapa hal terkait kedisiplinan kinerja pegawai di lingkungan UIN Malang, Senin (5/2).

Lebih Lanjut »
LAB BAHASA BERBASIS KOMPUTER, SIAP!
Jumat, 12 Januari 2018 . in Berita . 2237 views

 

GEMA-Mengikuti tren ujian zaman sekarang, Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) berbenah. Awal 2018, laboratorium pembelajaran bahasa berbasis komputer resmi digunakan (10/1). 20 mahasiswa langsung bisa menggunakan fasilitas tersebut perdana untuk pengambilan skor TOAFL.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up