Daftar Kategori: Berita


Prof. Agus: Ayo Jaga Terus Kekompakan Ini!
Abadi Wijaya Senin, 7 Agustus 2023 . in Berita . 558 views
5800_prof-agus.png


HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) kali ini dipimpin langsung Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masayarakat (LP2M) Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd, Senin (7/8/2023).
Dalam arahannya, Prof. Agus sapaan akrabnya mengajak seluruh pegawai UIN Maliki untuk senantiasa menjaga kekompakan dalam bekerja. Pasalnya, kekompakan ini menjadi salah satu aspek terpenting dalam sebuah organisasi. Untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam tim atau kelompok tentu dibutuhkan kekompakan untuk saling mendukung satu sama lainnya untuk mencapai tujuan Bersama. “Untuk itu, mari kita jaga kekompakan ini dan jangan sampai ada yang saling menjatuhkan,” pesan Prof. Agus.

5801_apel-1.png


Sebab, ada banyak manfaat dari menerapkan nilai semangat dan kekompakan ini, salah satunya yaitu bisa menimbulkan pemikiran yang positif sehingga bisa memberikan ketenangan dalam bekerja. Ketika semua anggota tim memiliki suara dan sudut pandang yang sama, akan lebih mudah untuk bersimpati, menghindari miskomunikasi dan konflik, serta mempercepat pengambilan keputusan. “Jelas sekali bahwa kekompakan dalam bekerja ini akan menimbulkan dampak yang positif baik ruhani maupun jasmani,” ujarnya.
Untuk itu, mari bersama-sama mewujudkan mimpi besar UIN Maliki Malang menjadi kampus unggul bereputasi internasional dengan cara bekerja dengan produktif dan terus berusaha menjaga kekompakan dalam bekerja. “Kuncinya lakukan komunikasi yang baik serta saling percaya adalah kunci agar anggota tim bisa lebih kompak dan meraih tujuan Bersama dalam sebuah pekerjaan,” tutupnya.

5802_apel-2.png

 

Lebih Lanjut »
Eny Yulianti Berdayakan Masyarakat Merjosari Malang Menuju Gaya Hidup Sehat
Abadi Wijaya Minggu, 6 Agustus 2023 . in Berita . 635 views

 

5847_eny.png

 

HUMAS UIN MALANG – Kesehatan menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga. Dengan pola makan kurang sehat dan kurangnya aktivitas fisik, berbagai masalah kesehatan terus menghantui. Untuk mengatasi hal ini, Kelompok Karang Taruna Kelurahan Merjosari menggelar pelatihan Jamu dengan dukungan Narasumber Eny Yulianti, M.Si dari Program Studi Kimia, Fakultas SAINTEK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tujuan pelatihan ini adalah untuk mengajak warga mengadopsi pola hidup sehat dengan memanfaatkan bahan alami sekitar.

Acara berlangsung pada Minggu, 6 Agustus 2023 di Aula Kelurahan Merjosari Kota Malang. Bapak Lurah Merjosari, Bapak Tomi Sukarno, membuka acara dengan harapan bahwa pelatihan ini akan mendorong lahirnya UMKM berbasis Jamu di kelurahan.

Pentingnya Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup

Makanan olahan dengan kandungan gula dan lemak yang tinggi telah membawa lonjakan penyakit degeneratif. Diabetes, hipertensi, dan obesitas merajalela. Kelompok Karang Taruna Kelurahan Merjosari bertekad untuk memberi pemahaman tentang pentingnya makanan dan minuman sehat. Eny Yulianti sebagai narasumber menyajikan informasi mengenai manfaat berbagai bahan alami seperti jahe, pandan, sereh, dan secang. Kandungan nutrisi dan senyawa aktif dalam bahan-bahan ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan peradangan.

Minuman Herbal Infusa: Solusi Sehat dari Alam

Minuman herbal infusa adalah minuman yang terbuat dari bahan alami yang direndam dalam air hangat atau dingin untuk mendapatkan rasa dan manfaatnya. Proses ini mengizinkan senyawa-senyawa aktif larut dalam air, memberikan manfaat yang mudah diserap oleh tubuh. Selain menyegarkan, minuman ini juga penuh dengan antioksidan yang penting untuk kesehatan. Jahe, sereh, pandan, dan secang memiliki manfaat unik, dan kombinasinya menciptakan minuman yang menyehatkan. Prosedur pembuatan infusa pun diajarkan, memungkinkan warga untuk menciptakan minuman sehat ini di rumah.

Peserta Pelatihan Menginspirasi Melalui Semangat

Peserta dari Kelompok Karang Taruna Kelurahan Merjosari sangat bersemangat mengikuti pelatihan ini. Mereka berusaha untuk menciptakan minuman herbal infusa yang kreatif dan inovatif. Semangat peserta ini memotivasi keberhasilan acara ini. Pelatihan ini berhasil membawa potensi ekonomi lokal melalui usaha UMKM berbasis produk herbal. Dalam kolaborasi dengan berbagai pihak, kelompok ini berharap mampu mempengaruhi masyarakat lain untuk menjalani pola hidup sehat dan berkontribusi pada ekonomi lokal.

Menuju Masyarakat Sadar Sehat

Narasumber Eny Yulianti mendorong masyarakat untuk merangkul gaya hidup sehat melalui minuman herbal infusa. Edukasi mengenai manfaat bahan alami dan cara membuat minuman herbal ini akan membantu masyarakat mengurangi risiko penyakit dan menjaga kesehatan mereka. Kelompok Karang Taruna Kelurahan Merjosari berkomitmen mendukung kegiatan semacam ini agar berjalan secara berkesinambungan, memungkinkan masyarakat untuk hidup lebih sehat dan berkontribusi dalam perkembangan ekonomi lokal.

Tantangan untuk Masa Depan

Pengembangan ramuan jamu tradisional menawarkan peluang besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan tren gaya hidup sehat yang terus berkembang, permintaan akan produk-produk alami seperti ramuan jamu semakin tinggi. Langkah-langkah dalam edukasi, kolaborasi, pengembangan produk, dan pemasaran kreatif diperlukan untuk mewujudkan masyarakat sadar sehat dan memanfaatkan tanaman toga secara optimal.

Dengan usaha kolektif, Kelompok Karang Taruna Kelurahan Merjosari berharap dapat mendorong perubahan positif dalam pola hidup masyarakat, menjadikan ramuan jamu tradisional sebagai jembatan menuju gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

 
 
 

 

 

 
 

 

Lebih Lanjut »
Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal dan Jamu di Kelompok Karang Taruna Kelurahan Merjosari
Abadi Wijaya Minggu, 6 Agustus 2023 . in Berita . 1198 views
5847_eny.png

 

HUMAS UIN MALANG-Kesehatan telah menjadi prioritas utama dalam kehidupan kita. Namun, pola makan tidak sehat dan gaya hidup kurang aktif telah membawa berbagai masalah kesehatan kepada masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, Karang Taruna Merjosari telah menggelar pelatihan pembuatan jamu dengan Eny Yulianti, M.Si, dari Program Studi Kimia Fakultas SAINTEK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tujuannya adalah mengajak masyarakat beralih ke gaya hidup sehat dengan memanfaatkan bahan alami di sekitar kita. Pelatihan ini digelar pada 6 Agustus 2023 di Aula Kelurahan Merjosari Kota Malang, dengan dukungan Bapak Lurah Tomi Sukarno, KM, M.Ling. Bapak Tomi berharap pelatihan ini akan mendorong munculnya UMKM berbasis jamu di kelurahan Merjosari.

Pola makan modern yang tinggi gula dan lemak telah membawa lonjakan penyakit degeneratif seperti diabetes dan hipertensi. Karang Taruna Merjosari ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya memilih makanan dan minuman sehat. Dalam pelatihan ini, Eny Yulianti memperkenalkan manfaat berbagai bahan alami seperti jahe, pandan, sereh, dan secang. Bahan-bahan ini mengandung nutrisi dan senyawa aktif yang mendukung daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, dan memperkuat sistem pencernaan.

Minuman herbal infusa dibuat dengan merendam bahan alami dalam air panas atau dingin untuk mendapatkan rasa dan manfaatnya. Proses ini membantu zat-zat aktif larut dalam air, memberikan manfaat yang mudah diserap tubuh. Minuman ini bukan hanya penyegar, tapi juga penuh antioksidan. Contohnya, jahe mengandung senyawa antiinflamasi yang membantu meredakan peradangan dalam tubuh. Sereh memberikan aroma segar dan meredakan pencernaan, sementara pandan dan secang memiliki manfaat bagi kulit dan meredakan stres. Semua ini bisa digabungkan dalam minuman herbal infusa yang menyehatkan. Cara pembuatannya pun sederhana, hanya dengan merebus air di atas kompor menggunakan panci berlapis enamel, lalu menambahkan bahan-bahan dan menunggu hingga air dingin. Antusiasme peserta pelatihan dari Karang Taruna Merjosari sangat tinggi. Mereka antusias menciptakan inovasi dalam minuman herbal infusa. Lebih dari itu, mereka juga tertarik konsultasi mengenai masalah kesehatan lain yang bisa diatasi dengan minuman herbal dan gaya hidup sehat.

Karang Taruna Merjosari bertekad mendukung kegiatan semacam ini secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan pihak lain, mereka berharap menginspirasi masyarakat lain untuk hidup sehat dan berkontribusi pada ekonomi lokal. Minuman herbal infusa menjadi cara merawat tubuh sambil mendukung potensi lokal. Langkah Karang Taruna Merjosari ini baru awal. Masih banyak ramuan jamu tradisional lain yang bisa dikembangkan, membuka peluang lebih besar untuk perekonomian dan kesehatan masyarakat.Dengan upaya ini, Karang Taruna Merjosari berharap menciptakan masyarakat yang sadar kesehatan dan memanfaatkan tanaman toga. Dengan edukasi, kolaborasi ahli, dan kreativitas pemasaran, minuman herbal tradisional bisa menjadi bagian hidup sehat yang menguntungkan semua.

Lebih Lanjut »
Grand Final Duta FITK 2023 Lahirkan Para Finalis Berpotensi Unggul
Abadi Wijaya Jumat, 4 Agustus 2023 . in Berita . 886 views

 

5797_d-fitk.jpg


Humas UIN Malang - Ajang pemilihan Duta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) kembali digelar oleh DEMA-FITK UIN Malang yang saat ini telah sampai pada puncak Grand Final, Jumat sore (4/8).
Turut hadir para undangan seperti Dewan Juri, Dekanat FITK, Pimpinan Program Studi dan perwakilan mahasiswa untuk meramaikan ajang yang bertempat di Aula lantai 2 Gedung Micro Teaching. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Dr. Marno, M.Ag, yang membuka ajang ini dengan sambutannya, “Dalam dunia pemilihan duta, penting aspek Brain, Behavior, Beauty, Brave (4B) yang perlu dipelajari dan dikuasai.” Terangnya di awal sambutan. Sebab dengan adanya pemilihan Duta Fakultas ini, dapat menciptakan wadah kontestasi bagi seluruh mahasiswa FITK dalam rangka menghasilkan inspirator yang menjadi komunikator atas segala informasi dalam lingkungan FITK.

Sejalan dengan penyampaian Bapak Marno, Qushayyi Akbar, selaku ketua panitia penyelenggara perhelatan ini, dengan mengangkat tema "Pendidik Berkarakter Mandiri Untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045" rentetan agenda pemilihan duta ini dimulai sejak pendaftaran dan tahapan lain seperti wawancara dan unjuk bakat hingga karantina (29-30/7) di Ruang Sidang Gedung Student Centre UIN Malang yang diisi dengan berbagai materi sebelum akhirnya menatap Grand Final.
Lalu, ia menambahkan, ajang ini sebagai bekal untuk para Finalis untuk saling bersilaturahmi antara DEMA-FITK dan pihak fakultas. “Kami sangat bersyukur bisa mengadakan kegiatan ini karena memang fakultas meminta kita untuk berkolaborasi sekaligus mensukseskan berbagai kegiatan di fakultas dan Insya Allah mereka (Duta FITK) ini siap berkontribusi,” Tuturnya.

5811_df.jpg

Berikut daftar pemenang dari 10 finalis pada Grand Final kali ini, diantaranya adalah Achmad Zain (TBI) bersama dengan Grandis Rahmatika (PGMI) yang berhasil menduduki urutan pertama sebagai Duta FITK. Disusul oleh Runner Up 1, Achmad Fahim Nurfatih (MPI) dan Auliya Syahda Nabilah Rahma (TBI). Kemudian di urutan berikutnya ada Muhammad Fikri Fadli (PBA) dan Naula Sulma Aghna (TBI). Selanjutnya, para Grand Finalis putra dan putri yaitu Muhammad Rizki Ansyori (TBI), Muhammad Fajrin Abdillah (MPI), Fi Rahmatillah Maulida (PAI), dan Fatia Nurinda (PBA). Zain, sapaan akrab peraih Juara 1 Duta Putra FITK, menceritakan awal mengikuti ajang ini ketika ia mencoba mendaftar dan didukung oleh beberapa temannya. Karena suka tantangan dan hal baru, mahasiswa Angkatan 2022 itu memberanikan diri untuk mendaftar sebagai Peserta Pemilihan Duta FITK tahun ini. “Saya sendiri suka tantangan baru, dan juga ada dorongan dari teman-teman dekat saya untuk menyuruh saya mendaftar ajang tersebut,” ujarnya. Sementara itu, Grandis Rahmatika selaku peraih Juara 1 Duta Putri FITK, terkesan atas capaiannya kali ini, oleh karena itu, ia dan teman-teman duta siap mendukung Program DEMA-FITK dan Fakultas untuk saling bersinergi. “Kesannya jujur saya tidak menyangka bisa menjadi juara, berawal dari ikut-ikutan ternyata bisa menjadi juara. Untuk inovasi dan kontribusi kedepannya, semoga kami bisa membantu DEMA-FITK dan humas fakultas dalam menjalankan tugas-tugasnya.” Ucap Grandis.


Terakhir, Mira Asmira selaku Bendahara, mewakili Ketua DEMA-FITK mengucapkan terima kasih kepada panitia dan ucapan selamat sekaligus berharap kepada para duta terpilih dan grandfinalis agar memanfaatkan dari kegiatan ini.
“Terimakasih kepada seluruh panita yang telah menyiapkan acara dengan baik hingga hari ini dan selamat untuk para grandfinalis, dari ajang ini semoga kalian bisa mengambil banyak pelajaran dan manfaat,” Ucapnya di akhir wawancara.

Reporter: Sulthan Fathani Elsyam

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Sabet Juara 3 dalam Olimpiade Bahasa Inggris National Competition Festival 2023
Abadi Wijaya Jumat, 4 Agustus 2023 . in Berita . 1688 views

Sabet Juara 3 dalam Olimpiade Bahasa Inggris National Competition Festival 2023

HUMAS UIN Malang - UIN Malang kembali diharumkan di kancah Nasional berkat kemenangan olimpiade Bahasa Inggris National Competition Festival oleh mahasiswa baru TBI FITK. Mahasiswa rantau ini berhasil mengerjakan 120 soal multiple choice yang diberikan Etanider, sebuah organisasi Pendidikan yang terdaftar di Kementerian Nomor: AHU-015811.AH.01.30.Tahun 2023. Dalam waktu 40 detik, peserta diminta memilih jawaban secara tepat dan cepat. Inilah yang menjadi penentu kemenangan.

5796_nc.jpg

Berkeinginan untuk memberi tantangan kepada diri sendiri, Alfan Farizal terdorong mengikuti olimpiade dan berkembang sesuai dengan jurusan yang diambilnya. Tak berhenti sampai di situ, mahasiswa yang akrab disapa Alfan ini juga berharap dapat membawa nama UIN Malang, khususnya jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI).

Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Alfan melakukan persiapan olimpiade itu mulai dari berkali-kali mengerjakan tes TOEFL sampai tidak segan meminta arahan kating mengenai materi yang belum dipahami. Kiat tersebut cukup efektif sampai mahasiswa rantau ini berhasil menyabet juara ketiga.

“Pesan untuk teman-teman, kita harus selalu berusaha untuk mencapai apa yang kita impikan dan harus ada pengorbanan,” tuturnya dalam wawancara. “Karena apa? Karena untuk mencapai angka 10 tidak harus 5+5 tapi bisa dengan 6+4 , 9+1 atau bisa 100-90 begitupun untuk mencapai kesuksesan, tidak hanya dengan satu cara melainkan banyak untuk mencapai kesuksesan jadilah 10 dengan versi terbaikmu,” lanjutnya filosofis. Alfan juga berpesan untuk tidak takut jatuh dan tidak ragu untuk bangkit Kembali serta menjaga semangat agar tetap berkobar dalam diri.

Reporter: Sulthan Fathani Elsyam

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Prof. Umi Sumbulah Sambut Hangat LITAPDIMAS PTKI Diktis Kemenag RI di Malang
Abadi Wijaya Jumat, 4 Agustus 2023 . in Berita . 963 views
5791_smb.jpg

HUMAS UIN Malang - Direktorat Pendidikan Tinggi Kegamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendis Kemenag RI menggelar Review Substansi Proposal Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2023 yang disinergikan dengan Harmonisasi Regulasi Program Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LITAPDIMAS) di Ijen Suites Hotel, Malang pada hari Kamis sampai dengan Sabtu, 3-5 Agustus 2023.
Kegiatan yang dilakukan ini dalam rangka memberikan panduan tentang prosedur, mekanisme, tahapan hingga pelaporan hasil penelitian Tahun Anggaran 2023. Diharapkan, dengan adanya Petunjuk Teknis Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2023 ini dapat memberikan kontribusi bagi tertatanya pelaksanaan penelitian serta mendukung bagi tumbuhnya manajemen data penelitian yang sehat sehingga memudahkan pengguna dan stakeholders untuk mengakses hasil penelitian sivitas akademika di lingkungan masing-masing PTKI di Indonesia.
Kasubdit, Abdul Basid, S.Pd.I., M.Pd.I mengatakan bahwa masih banyak jurnal yang harus direview oleh para reviewer. “Ada ratusan artikel jurnal yang harus kita review dengan pembagian yang akan kita atur nanti,” ungkapnya.
Selanjutnya, ia berpesan, arahan pak direktur tetap diperharikan. “Jangan sampai klaster itu hanya untuk "jalan-jalan",” ingatnya.

 

5792_smb.jpg

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag menyambut hangat para peserta diantaranya Dirjen Pendis, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Direktur PTKI Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., serta para Reviewer Proposal LITAPDIMAS.
Sebelum membuka acara, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag mengapresiasi kepada reviewer yang meluangkan waktunya untuk menunaikan tugas luar kota hingga lupa untuk pulang. “Luar biasa sekali kepada bang thoyyib dan mbak thoyyibah yang jarang pulang demi melaksanakan tugas sebagai reviewer,” canda beliau di awal sambutan.
Selanjutnya, beliau menyampaikan terima kasih telah diberikan kesempatan menjadi tuan rumah sekaligus memohon maaf apabila ada kekurangan selama ada di Kota dingin ini. “Terima kasih kepada pimpinan Diktis yang telah menjadikan Malang sebagai shohibul wilayah, betapa kami dipercayai oleh pak direktur untuk menentukan penilaian proposal penelitian baik untuk PTKIS ataupun PTKIN. Ini semua diniatkan untuk kemajuan Kemenag dan seluruh PTKI di Indonesia,” ujarnya.


Tak hanya itu, ia menawarkan, bagi para reviewer yang ingin melepas penat di tengah tugasnya, pihaknya siap memfasilitasi mereka semampunya.
“Kami ingin mengajak bapak ibu sekalian untuk refreshing dengan keliling Malang di tengah melaksanakan tugas mereview selama 3 hari ini,” tawarnya.
Sebab, itu adalah tugas mulia sebagai komitmen yang luar biasa. Oleh karena itu, tim LITAPDIMAS merawat silaturahmi dengan para reviewer agar tetap saling bersinergi. Tetapi, menurutnya, lebih dari itu riset menjadi tugas utama seorang dosen yang harus dilakukan.
Terakhir, ia membuka acara ini sekaligus berharap kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini dapat berjalan dengan lancar. “Harapannya, semoga dalam pelaksanaannya 3 hari ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi semuanya,” harapnya di akhir sambutan.

Reporter: Sulthan Fathani Elsyam 

Editor: Edy Hyto 

Lebih Lanjut »
Siap Wujudkan World Class University: UIN Malang Gelar Workshop Peningkatan Publikasi Internasional
Abadi Wijaya Kamis, 3 Agustus 2023 . in Berita . 558 views
5790_wcu.jpg

Humas UIN Malang - Saat ini, publikasi menjadi bukti utama orisinalitas penelitian yang dapat menjadi modal rekam jejak peneliti sebagai akademisi. Oleh karena itu, Civitas Akademika UIN Malang menggelar Workshop Peningkatan Publikasi Internasional yang diikuti oleh perwakilan Dosen dari 7 Fakultas dan Pascasarjana pada Rabu (2/8) hingga Kamis (3/8).

Mengawali workshop yang bertempat di Ball Room Hotel Rayz UMM, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag menegaskan bahwa adanya kegiatan ini adalah langkah awal kita sebelum melanjutkan pengabdian kepada seluruh stakeholder. "Yang terpenting saat ini, kita tetap semangat dalam pengabdian kepada masyarakat, universitas kita tercinta, bangsa, dan negara. Karena ini kan, selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi," tegasnya di awal sambutan.

Kemudian, ia menambahkan, bahwa menulis artikel untuk jurnal internasional merupakan sebuah kewajiban bagi para dosen dan tenaga pendidik dan diharapkannya bisa mengikuti dengan serius sehingga menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi universitas. "Hal ini wajib pagi para dosen sekalian, oleh karena itu saya berharap kita bisa mengikuti serius sehingga nanti menghasilkan output yang bermanfaat untuk kita semua," imbuhnya sekaligus menutup sambutannya.

5789_wcu.jpg

Workshop kali ini menghadirkan Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada, Prof. apt. Abdul Rahman, M.Sci dan Prof Irwan Tri Nugroho berasal dari Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Mengawali materinya, Guru Besar kelahiran Pati itu mengemas materinya dengan ringan dan motivasi kepada para peserta workshop agar dalam penulisan Jurnal ataupun artikel ilmiah membutuhkan semangat yang kuat dan penuh kecintaan agar semakin terwujud keinginannya. "Layaknya mencintai pasangan kita, kita harus semangat dan penuh cinta. Begitu juga dengan penulisan jurnal, kita harus semangat dan mencintai tulisan kita agar selalu terikat dengan publikasi artikel ataupun jurnal. Beliau melanjutkan, bagaimana strategi yang tepat dalam publikasi, salah satunya dengan menentukan jenis jurnal ataupun artikel. Dalam hal ini jurnal/artikel ilmiah biasanya berbentuk catatan teknis, laporan penelitian, prosiding dan jurnal yang dalam penulisannya perlu mengasumsikan pembaca cukup familiar dengan topik yang diambil.

Tak hanya itu, beliau menerangkan bahwa yang mempengaruhi jurnal sebenarnya adalah jumlah sitasi dibagi jumlah dokumen. Oleh karena itu, pentingnya memilih jurnal yang berafiliasi dan penerbit yang bereputasi agar terhindar dari predator jurnal. "Perlu memilih jurnal yang bereputasi seperti Elsevier, Springer, Wiley, Taylor and Francis, dan sebagainya, agar kita terhindar dari predator," terangnya dengan tersenyum. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa Jurnal itu sendiri memiliki rangking yang dibagi menjadi empat kuartil (Q1, Q2, Q3, dan Q4) dimana Q1 adalah jurnal dengan reputasi yang paling tinggi diikuti Q2, Q3, dan Q4. "Artinya, semakin tinggi reputasi jurnal yang dituju semakin tinggi tuntutan kontribusi dan semakin mendalam analisis yang harus dibuat," paparnya.

Usai mendapatkan materi tentang Strategi Publikasi, Dr. Hj. Samsul Susilawati salah satu peserta mengatakan, sangat antusias dengan diadakannya workshop ini. Selain mendapatkan ilmu, ia mengatakan, senang bisa memperluas wawasan tentang publikasi internasional. “Saya sangat tertarik dan senang dengan diadakannya workshop peningkatan publikasi internasional ini. Jadi tahu tips dan strategi publikasi,” ujar Dosen Pascasarjana itu.

Dia berharap semoga ke depannya kegiatan publikasi artikel pada jurnal internasional rutin dilakukan. Sebab, untuk meraih peringkat World Class University salah satu upaya yang bisa diandalkan adalah hasil publikasi jurnal yang bereputasi baik. "Sebaiknya terus dilakukan kegiatan publikasi pada jurnal internasional karena dalam rangka untuk meraih peringkat WCU maka salah satu instrumennya adalah hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal yang bereputasi baik," harapnya usai mendapatkan materi.

 

Reporter: Sulthan Fathani Elsyam

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Tingkatkan Mutu Lulusan, Pendidik Harus Memiliki Kerangka CPMK dan RPS yang Jelas dan Terukur
Abadi Wijaya Rabu, 2 Agustus 2023 . in Berita . 821 views
5788_cpmk-2.jpg
HUMAS UIN MALANG - Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (PKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar workshop Evaluasi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk Mata Kuliah Universitas (MKU) dan Mata Kuliah Kekhasan Universitas (MKKU). Rabu (2/8/2023). Kegiatan yang memasuki hari kedua ini bertujuan untuk mematangkan profesionalitas pengembangan sumber daya manusia (SDM) pendidik serta meningkatkan kualitas pengajaran kepada mahasiswa. Workshop ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Umu Sumbulah, M.Ag. beserta para dosen pengampu MKU-MKKU.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala PKP Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Lia Yuliati, M.Pd, menyampaikan pentingnya memiliki kerangka dan rambu-rambu yang jelas dalam CPMK dan RPS. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan alat ukur keberhasilan pencapaian proses belajar-mengajar di perguruan tinggi, terutama karena UIN Malang mengusung kekhasan dengan menginsersikan muatan Ulul Albab, Moderasi Beragama, dan Nilai-nilai Antikorupsi pada setiap kurikulum yang dikembangkan. Selain itu, tujuan utama dari CPMK dan RPS ini adalah menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur. Sejalan dengan pernyataan tersebut, Prof. Lia menuturkan bahwa di samping capaian pengetahuan, sebaiknya setiap CPMK dilengkapi dengan capaian keterampilan agar keilmuan yang diperoleh lebih holistik dan aplikatif.

Pada setiap mata kuliah, para dosen UIN Malang dituntut untuk mampu mengembangkan keilmuan yang terintegrasi. Oleh karena itu, kajian dan perencanaan CPMK serta RPS yang tepat sasaran sangat dibutuhkan agar setiap proses pembelajaran di kampus dapat terukur untuk kemudian di evaluasi secara mendalam yang pada akhirnya menciptakan sistem belajar-mengajar yang efektif.

 Dengan adanya kerangka dan rambu-rambu yang jelas, diharapkan kualitas lulusan UIN Malang semakin meningkat. Mahasiswa akan lebih siap menghadapi dunia kerja berbekal pemikiran yang logis, kritis, dan inovatif sesuai bidang keahliannya. Di samping itu, para pendidik juga diharapkan untuk berperan aktif dalam pengembangan keilmuan yang terintegrasi sehingga mampu mencetak lulusan yang mandiri, berkualitas, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

 

Reporter: Rara Belinda W.

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Tingkatkan Reputasi Internasional, UIN Malang Genjot Publikasi Jurnal
Abadi Wijaya Rabu, 2 Agustus 2023 . in Berita . 661 views

 

5783_wr1.jpg
OPENING: Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Hj Umi Sumbulah, M.Ag saat membuka kegiatan workshop peningkatan publikasi internasional di hotel Rayz UMM. Rabu (2/8/2023).

 

HUMAS UIN MALANG-Untuk meningkatkan mutu pendidikan ini unggul dan bereputasi internasional, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui program Peningkatan Publikasi Internasional yang dimotori langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag. menggelar workshop Peningkatan Publikasi Internasional, Rabu (2/8/2023).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rays Kota Malang itu diikuti oleh 21 peserta perwakilan dari tujuh fakultas dan Program Pascasarjana UIN Maliki Malang. Prof. Umi menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan publikasi internasional ini menjadi salah satu target pada Indikator Kinerja Utama (IKU) rektor yang sekarang sudah mencakup hinga pada Indikator Kinerja Individu (IKI) pada semua dosen. Salah satu indikator pencapaiannya yaitu setiap dosen harus memiliki buku pada setiap tahun dan juga punya haki dan hasil riset yang terpublikasikan di jurnal nasional dan internasional. 

5784_pose-bersama.jpg

"Faktor penting tercapainya IKU rektor, bahwa semua dosen produktif melakukan pengajaran, penelitian dan juga pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.

Prof. Umi melanjutkan bahwa menulis artikel ilmiah sudah menjadi kewajiban bagi semua dosen, karena hal itu sudah termaktub dalam Tridharma perguruan tinggi. "Oleh karena itu, mari bersama-sama tetap semangat untuk menulis artikel hingga terpublikasikan di jurnal internasional," ajaknya serius.

Tupoksi utama dosen adalah pengajaran, penelitian dan juga pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, mantan Direktur Pascasarjana ini juga menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian UIN Maliki Malang saat ini menjadi PTKIN yang mendapatkan akreditasi dengan predikat unggul. Selain itu Webometrics tahun ini UIN Maliki Malang tengah menduduki peringkat ke tiga terbaik di PTKIN. 

Lebih lanjut, Prof Umi menyampaikan bahwa untuk memperkuat akreditasi internasional dan juga pemeringkatan internasional serta Webometrics maka publikasi internasional tidak bisa diabaikan, sehingga dibutuhkan pendampingan dan juga pengarahan kepada para dosen untuk bisa menulis artikel yang sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing. "Hasil tulisan yang dihasilkan pun harus dikawal hingga ter submit dan accepted di jurnal internasional seperti Scopus dan Web of Science (WoS)," harapnya.

Untuk itu, penting sekali bagi para pendidik untuk bersama-sama belajar bareng Prof. Abdul dan Prof. Irwan untuk belajar lebih serius terkait program peningkatan publikasi internasional. "Saya mohon seluruh peserta workshop bisa ikuti kegiatan ini dengan serius sehingga pertengahan Agustus ini tulisan Bapak Ibu bisa submit dan accepted di jurnal internasional," tegasnya.

"Oleh sebab itu, mari kita niatkan kegiatan ini sebagai bentuk bakti kita kepada kampus tercinta dan juga untuk negara," tutupnya.

5785_abdul.jpg

Hadir menjadi narasumber Prof. Dr. Abdul Rahman M.Sci dan Prof. Irwan Tri Nugroho, M.Sc., Ph.D.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up