HUMAS-Dalam rangka meningkatkan kualitas bidang kerjasama Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kerjasama PTKIN. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 28 September 2022 – 30 September 2022 bertempat di Novotel Hotel Lampung.
Rektor UIN Raden Intan Lampung menyampaikan bahwa untuk menjadikan PTKIN destinasi pendidikan Islam dunia harus dimulai dari peningkatan, penguatan kerjasama dan kelembagaan di dalam maupun luar negeri. Selain itu, seluruh PTKIN harus memiliki komitmen bersama untuk sama-sama bekerja dalam membangun pendidikan yang terbaik di kancah Internasional. Ali Ramdhani selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag menyatakan bahwa keberhasilan perguruan tinggi dalam bidang kerjsama dapat menjadi indikator penilaian perguruan tinggi dalam keberhasilannya secara nasional maupun internasional.
Kegiatan Rapat Koordinasi Forum Bidang Kerjasama ini tidak hanya membahas terkait kerjasama, selain itu mengadakan sesi sharing terkait pengelolaan International Office di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Beberapa kampus diberi kesempatan untuk memberikan pengalamannya dalam mengelolah Kantor Urusan Internasional. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi salah satu kampus yang terpilih untuk menyampaikan pengalamannya dalam mengelolah mahasiswa asing. Karena selama ini UIN Malang dianggap mampu mengelolah mahasiswa asing secara baik.
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) kembali menggelar International Conference Of Islamic Economics dan Business (ICONIES). Event akbar berlevel internasional kedelapan kali yang terselenggara melalui Fakultas Ekonomi UIN Maliki Malang ini terasa paling meriah dengan mengusung tema Embarcing Digitalization To Achieve Innovations in Islamic Economics and Business Perspective. Bertempat di Aula Lt.5, Gedung Rektorat DR.(HC).Ir. Soekarno dan dilaksanakan secara hybrid.Kamis(29/9)
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. M. Zainuddin,MA dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya acara tersebut. Dengan rasa bangga sembari memberikan apresiasi karena menurut orang nomor wahid di Kampus berlogo Ulul Albab ini bahwa acara semacam itu merupakan salah satu program penting Fakultas Ekonomi dan juga universitas untuk menegaskan terkait tujuannya tidak lain meningkatkan reputasi kampus dan pengakuan internasional. Selain itu, masih menurut profesor asal Bojonegoro ini bahwa tema konferensi kali ini, begitu kontekstual dan relevan dengan isu-isu terkini. "Bisa kita perhatikan dari tema tersebut ada berbagai hubungannya antara ekonomi, teknologi, spiritualitas dan juga sosial serta masyarakat,"ucapnya.
Sementara itu, menurut laporan panitia pelaksana dari Dekan sekaligus perwakilan Fakultas Ekonomi UIN Maliki Malang, Dr. Misbahul Munir,Lc.,M.Ei bahwa agenda ICONIES kali ini lebih meriah dibandingkan dengan yang sebelumnya. Bahkan sebenarnya acara tersebut akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI), Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, M.T. Namun karena ada satu perihal hingga akhirnya Prof. Ali Ramdani hanya bisa hadir melalui daring dan acarapun secara resmi dibuka oleh rektor.
ICONIES tahun ini, masih kata Dekan FE merupakan ICONIES yang paling terbesar dan terbanyak dalam berbagai hal, mulai dari mitra publikasi, Co-Host, Sponsorship maupun jumlah paper yang dipresentasikan. “Tercatat ada 21 Co-Host, 18 mitra publikasi baik dari jurnal terindek scopus maupun sinta, kemudian 10 sponsorship, 109 paper, 55 artikel yang submite di jurnal terakreditasi dan 54 artikel tersubmite di indeks internasional,”paparnya. Sedangkan untuk peserta dari agenda tersebut terdiri dari para peneliti, praktisi, dosen maupun mahasiswa dari berbagai PTKIN dan PTKI di seluruh Indonesia maupun dari luar negeri.
Selain itu, lebih meriahnya pada acara tersebut juga turut mengundang perwakilan berbagai lembaga(co-Host, Mitra publikasi dan Sponsorship) sekaligus dilaksanakannya penandatangan MoU dan MoA, diantaranya dengan para co-host, yakni UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (IAIN Pekalongan), UIN Raden Mas Said Surakarta, IAIN Kediri, UIN Suka Yogyakarta, Universitas Brawijaya(UB), STIESIA, Universitas Negeri Malang(UM), Universitas Widyagama Malang, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Universitas Islam Lamongan, UNEJ, STIE Mandala Jember, UNESA, STIE Malang Kucecwara, Universitas Darul Ulum Jombang. Kemudan dengan para Sponsorship, yakni KAP Hari Purnomo & Jaswadi (HJA), KAP Kukuh Budianto (MNK), BTN Malang, KAP Erfan dan Rakhmawan, PT. Synergy Cipta Solusi, Malang Post. Terakhir dengan para mitra jurnal-publikasi diantaranya JPMB UM, JMAL-UB. Shirkah UIN Raden Mas Said Surakarta, FEBI IAIN Madura, Dialektika Unira Malang, JAA UM, JRAAM Polinema, IMANENSI, JMACC-DU Jombang, IJIBEC-IAIN Pekalongan, EKOBIS-UM).(ptt)
HUMAS-Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) menyelenggarakan pelatihan hand painting asri dengan sentuhan kuas. Agenda penting yang sempat tertunda beberapa bulan karena berbagai hal itu akhirnya kali ini bisa terlaksana, bertempat di Gedung Laktasi, Kampus I UIN Maliki Malang.Rabu(28/9)
Dalam sambutannya, Ketua DWP UIN Maliki Malang, Dra. Shofiyah Zainuddin menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya agenda tersebut. Ibu Shofi begitu sapaan akrabnya ini lanjut menerangkan kronologi singkat perlu diadakannya pelatihan hand painting asri. Dijelaskannya bahwa pelatihan tersebut merupakan tindaklanjut dari hasil pelatihan serupa yang diperoleh delegasi DWP UIN Maliki Malang saat mengikutinya di DWP Kota Malang.
Lanjut, ketua DWP juga memaparkan secara ringkas terkait apa itu hand painting. Dijelaskannya bahwa hand painting merupakan karya seni lukis yang menggunakan bahan pokoknya cat yang dituangkan di atas kain. Cara pengerjaannya dapat dilakukan melalui tangan dengan berbagai teknik, seperti: teknik pola, cap, kuas, dll.
Kemudian, menurut Bu Shofi bahwa besar harapan diadakannya pelatihan itu agar kaum ibu-ibu khususnya para pengurus dan anggota DWP UIN Maliki Malang bisa menambah dan mengasah berbagai ketrampilan yang ada pada dirinya sendiri, keluarga dan lingkungan sekitarnya. "Semoga nanti kita bisa menghasilkan karya lukisan yang asri dan sedap dipandang mata dan syukur-syukur dari kegiatan ini bisa lanjut ke dunia usaha atau bisnis, "pungkasnya.(ptt)
UIN MALANG-Tak hanya mendapatkan informasi mengenai manajemen jurnal, para pengelola yang hadir di workshop yang dihelat Pusat Publikasi Ilmiah, LP2M di Hotel Lereng Bromo (28/9) juga mendapatkan ilmu mengenai Academic Writing. Bahkan, pemateri yang dihadirkan adalah dosen dari San Diego State University, USA, Prof. Grace Cheng. Ia berbagi pengalamannya dalam menulis artikel ilmiah untuk diterbitkan di jurnal dan buku atau antologi. Namun, bagaimana jika kita belum memiliki topik yang akan ditulis? Prof. Grace menyatakan, tidak perlu terburu-buru menulis jika memang belum ada ide yang pasti. Untuk mendapatkan ide tersebut, ia pun menyarankan agar kita memperbanyak referensi dengan membaca artikel-artikel yang sesuai dengan bidang keilmuan, baik itu yang terbit di jurnal ilmiah maupun antologi. Membuat outline draft adalah salah satu yang wajib dilakukan jika ingin mendapatkan ide menulis. Di tahap ini, kita bisa membuat rangkuman dari artikel yang telah dibaca. Poin-poin apa saja yang kita dapat yang dapat men-trigger ide baru untuk ditulis. Namun pastikan bahwa, "The points need to illuminate how your work contributes to the field," tutur alumni University of Hawaii at Manoa, Honolulu ini. (nd)
UIN MALANG-Workshop Manajemen Pengelolaan Jurnal yang dihelat Pusat Publikasi Ilmiah, LP2M di Hotel Lereng Bromo memasuki hari kedua, Rabu (28/9). Para pengelola jurnal yang hadir di acara ini berkesempatan belajar dari Al Khanif, Ph.D., Editor-in- Chief Journal of Southeast Asian Human Rights. Sesi ini, ia khusus berbagi pengalamannya dalam mengelola JSEAHR selama kurang lebih 6 tahun. Mereview artikel tak hanya menjadi hak jajaran mitra bestari, Editor-in-Chief dan redaktur lainnya juga mempunyai hak dalam menyeleksi naskah-naskah yang masuk. Tahap seleksi ini krusial karena juga berpengaruh pada kredibilitas jurnal. Al Khanif menegaskan, seluruh naskah harus sesuai dengan focus and scope yang ditetapkan tim jurnal. Untuk itu, memilih mitra bestari juga penting. Harus dipastikan bahwa mereka yang dipilih adalah yang ahli dan sesuai bidang jurnal. Tak hanya itu, pastikan bahwa mereka dapat diajak bekerjasama sehingga tidak memperlambat proses terbit jurnal. "Tidak semua ahli yang kita pilih adalah full-time reviewer, mereka punya kerjaan lain. Maka beri waktu yang cukup agar hasil review sesuai," jelas dosen Fakultas Hukum di Universitas Jember ini. Sementara itu, di sesi yang lain, para pengelola jurnal juga mendapatkan informasi mengenai tata cara evaluasi dari Ambassador of Directory of Open Access Journal (DOAJ), Ikhwan Arief. Ia diundang karena salah satu output dari workshop tiga hari ini adalah agar para pengelola dapat menyerahkan jurnalnya untuk terindeks di DOAJ. Beberapa hal mendasar harus dipersiapkan oleh pengelola sebelum mulai registrasi. Penamaan jurnal harus sesuai dengan yang tercantum di ISSN, begitu juga dengan konsistensi nama publisher. (nd)
HUMAS-Dalam rangka meningkatkan kualitas bidang kerjasama Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam(PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia(Kemenag RI) menggelar Rapat Koordinasi(Rakor) Bidang Kerjasama PTKIN. Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 28 s/d 30 September dan bertempat di Novotel Hotel, Lampung. Rabu(28/9)
Kegiatan Rakor tersebut tidak hanya membahas perihal evaluasi dan progres kedepannya budang kerjasama, namun lebih dari itu ada sesi yang paling menarik, yakni sesi diskusi dan sharing terkait pengelolaan International Office di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Oleh karena itu, beberapa kampus diberi kesempatan untuk memberikan pengalamannya dalam mengelola Kantor Urusan Internasional(KUI) masing-masing. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) menjadi salah satu kampus yang terpilih untuk menyampaikan langsung pengalamannya dalam mengelola para mahasiswa asingnya. Karena selama ini kampus Islam berlogo Ulul Albab ini dianggap mampu membimbing dan mendampingi mahasiswa asing secara baik serta memiliki manajemen yang bagus.
Pada kesempatan itu, rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) Prof. Wan Jamaluddin, Ph.D menyampaikan bahwa untuk menjadikan PTKIN destinasi pendidikan Islam dunia harus dimulai dari peningkatan, penguatan kerjasama dan kelembagaan di dalam maupun luar negeri. Selain itu, seluruh PTKIN harus memiliki komitmen bersama untuk sama-sama bekerja dalam membangun pendidikan yang terbaik di kancah Internasional.
Sementara itu, menurut Prof. Ali Ramdhani selaku Direktur Jenderal Pendidikan Islam(Dirjen Pendis) Kemenag RI menyatakan bahwa keberhasilan perguruan tinggi dalam bidang kerjasama dapat menjadi indikator penilaian perguruan tinggi dalam capaian keberhasilannya juga secara nasional maupun internasional.(kh/ptt)
HUMAS-Sesuai tujuan utama diadakannya Bimtek Pengembangan Standart Operating Procedure(SOP) di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) kali ini, maka lanjut di sesi berikutnya yakni dilakukan review sekaligus praktik pengembangan mutu SOP. Pada hari kedua pada acara yang menghadirkan Dr.Hj.Heni Mardiningsih, S.E.,M.M(BDK Kemenag Jawa Timur) sebagai pemateri ini memberikan tugas kepada peserta untuk fokus dan teliti menyelesaikan setiap tugasnya sampai menghasilkan output pengembangan mutu SOP yang telah ada dan yang baru.Selasa(27/9)
Disampaikan sebelumnya oleh Koordinator Unit OKH UIN Maliki Malang, Umik Hanik bahwa tujuan utama kegiatan bimtek kali adalah mengevaluasi kembali SOP yang telah ada atau tersusun terkait penerapannya dan juga dengan format-formatnya sudah sesuai aturan yang ada atau harus dibenahi. Kemudian, juga untuk menginventarisir terhadap beberapa layanan yang selama ini belum ada SOP-nya. Sedangkan output dari kegiatan itu, masih menurut ibu berkacamata ini adalah tersusunnya SOP sebagai pedoman pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh karena itu, tidak salah apabila tema bimtek kali ini menekankan pada aspek pengembangan SOP hingga usai narasumber memberikan materi teoritisnya maka sesi berikutnya adalah review dan praktik penyusunan SOP.
Diinstruksikan oleh Bu Heni sapaan akrab sang pemateri bahwa semua peserta diharapkan segera bergabung dengan kelompoknya masing-masing dan mengerjakan tugasnya. "Tugas Bapak Ibu di setiap kelompok adalah mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan SOP serta pengembangan SOP dengan cara mengisi template yang telah tersedia!,"tegasnya. Pelaksanaan sesi review sekaligus praktik berjalan dengan lancar. Para peserta tampak antusias dan semangat dalam mengerjakan tugasnya sesuai dengan group yang telah dibagi. Terakhir, sebagai penutup sesi hari kedua ini diadakan presentasi oleh perwakilan kelompok.(ptt)
UIN MALANG-Pusat Publikasi Ilmiah (PPI) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) secara rutin mengadakan kegiatan-kegiatan yang ditujukan khusus untuk membina para pengurus jurnal ilmiah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tahun ini, 50 pengelola dari 25 jurnal di kampus diundang untuk mengikuti Workshop Pengelolaan Jurnal di Hotel Lereng Bromo selama tiga hari (27-29/9). Kepala LP2M Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd. menyatakan bahwa di antara sekian banyak manfaat mengelola jurnal, ada nilai promotif kelembagaan. Ia menjelaskan, ketika jurnal-jurnal di suatu kampus meningkat secara kualitas, maka reputasi kampus akan otomatis meningkat pula. Apalagi jika ada jurnal yang bereputasi internasional atau terindeks di lembaga internasional. "Maka akan banyak orang yang akan menargetkan kampus kita untuk mempublikasilan artikel ilmiah mereka," imbuhnya.
Hal ini, masih kata Prof. Agus, akan berefek pada nilai institutif, yakni meningkatkan nilai akreditasi dan ranking UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Untuk mencapai cita-cita besar ini, LP2M mengamanahkan PPI untuk membina para pengurus jurnal di seluruh prodi. Sementara itu, Ketua PPI, Muhammad Anwar Firdausy, M.Ag. menjelaskan, pihaknya akan memberikan sesi khusus bagi jurnal-jurnal yang ingin meningkatkan peringkat SINTA-nya. Selama tiga hari, ia yakin, para pengurus akan mendapatkan bekal yang cukup untuk membenahi kualitas jurnalnya di kategori apapun. Lebih lanjut, Ernaning Setiyowati menjelaskan, pihak panitia turut mengundang pengurus jurnal yang telah mendapatkan peringkat SINTA 2 dan Scopus untuk membantu pengurus jurnal lainnya. Dengan begini, PPI memberi kesempatan bertukar pengalaman dalam manajemen jurnal ilmiah. (nd)
HUMAS-Dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomer 35 tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standart Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menggelar Bimbingan Teknis(Bimtek) Pengembangan Standart Operating Procedure(SOP). Kegiatan selama tiga hari(26-28/9) yang terselenggara melalui Biro Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan dan Keuangan(AUPK) dan Unit Organisasi Kepegawaian dan Hukum(OKH) itu bertempat di Hall Panderman, Lt. 2 Hotel Aston Inn, Batu.Senin(26/9)
Dalam sambutannya, sesaat sebelum membuka acara bimtek, Kepala Biro AUPK UIN Maliki Malang, Dr. Ahmad Hidayatullah, M.Pd menyampaikan begitu pentingnya agenda tersebut. Bimtek tersebut saat ini sangat diperlukan karena salah satunya memiliki tujuan untuk meningkatkan mutu tata kelola atau menejemen di kampus yang berlogo Ulul Albab. "Mutu Tata Kelola itu adalah prinsip yang pertama dan utama, semakin baik mutu tata kelola UIN Maliki Malang maka semakin efektif dan efisien organisasi kampus ini dalam menjalankan tugasnya dan memberikan layanan bagi sivitas akademik, "jelasnya.
Oleh karena itu, Pak Karo begitu sapaan akrabnya ini berharap agar semua peserta mengikuti acara bimtek tersebut dengan semangat, niat yang benar dan sungguh-sungguh mulai dari tahap awal hingga akhir. "Semoga kita semua senantiasa diberi rahmat dan ridho dalam melaksanakan kegiatan ini hingga memberikan banyak manfaat dan berkah, " pungkasnya sembari membuka acara dengan mengajak para peserta mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim",..
Sementara itu, menurut laporan dari Koordinator OKH UIN Maliki Malang, Umik Hanik selaku perwakilan panitia pelaksana bahwa sesuai data yang ada, acara tersebut diikuti oleh 70 peserta. "Bimtek pengembangan SOP kali ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari berbagai perwakilan, antara lain dari fakultas, pascasarjana, lembaga/unit intern dan UPT serta dua Biro baik AUPK maupun AAKK," paparnya. Kemudian demi menunjang kelancaran dan suksesnya acara maka setiap peserta diwajibkan membawa laptop karena pada pelaksanaannya nanti akan ada sesi praktik.(ptt)