Daftar Kategori: Berita


MA MAARIF NU BANGIL BELAJAR JURNALISTIK DI UIN MALANG
Iffatunnida Senin, 23 Desember 2019 . in Berita . 821 views

 

2566_ma-maarif-bangil.jpg
SEMANGAT: Siswa MA Maarif NU Bangil saat mengikuti pelatihan jurnalistik di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (23/12).

GEMA-Beda dengan siswa sekolah menengah lainnya, 35 siswa MA Maarif NU Bangil tidak berhenti belajar saat liburan semester. Para siswa yang tergabung dalam Tim Jurnalistik sekolah tersebut mengunjungi dapur redaksi Tabloid Gema UIN Malang untuk mengetahui proses penerbitan informasi di lingkungan kampus, Senin (23/12). Tim Tabloid Gema menyambut hangat para siswa yang didampingi lima guru pembina itu di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat lt.4.

2567_ma-maarif-nu-2.jpg
SERIUS: M. Anwar Firdausi saat mengenalkan GEMA Media Publikasi Kampus kepada siswa MA Ma’arif NU Bangil, Senin (23/12).


M. Anwar Firdausy, Pimpinan Redaksi Tabloid Gema, menjelaskan bahwa peran tim jurnalis dalam suatu institusi sangat krusial. Tanpa adanya pewarta, maka suatu institusi tak akan nampak di masyarakat umum. "Bukti eksistensi tidak akan ada. Seberapa besar pun institusi tersebut, ia akan mati," lugasnya.
Tugas utama jurnalis dalam institusi, lanjutnya, tidak jauh berbeda dengan jurnalis di media massa pada umumnya. Yakni, mempublikasikan segala hal yang terjadi di sekitarnya. "Kalau di kampus atau sekolah, jurnalis juga harus mempublikasikan kebijakan atau aturan baru yang baru diresmikan pimpinan," imbuhnya.
Tak hanya menjelaskan jurnalistik dalam institusi, tim Tabloid Gema juga memberi simulasi bagaimana setiap harinya suatu berita diproses. Mulai dari menyiapkan bahan tulisan dan foto untuk diunggah di laman resmi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, membuat materi untuk sosial media resmi kampus, hingga layout tabloid fisik.
Emilia Khusnul Khotimah, Guru Bimbingan Konseling sekaligus pembina Majalah El-Kalam menyatakan bahwa peserta kunjungan redaksi ialah anggota baru yang masih belajar Jurnalistik dasar. “Kami ingin agar Redaksi El-Kalam lebih baik lagi,” harap guru berkacamata tersebut. Di akhir acara, tim Tabloid Gema juga mengadakan tanya jawab dengan para jurnalis sekolah tersebut dan membagikan beberapa hadiah. (nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR AJAK ISTIQOMAHKAN KHOTMIL QURAN
Iffatunnida Jumat, 20 Desember 2019 . in Berita . 533 views
2565_khotmildes.jpg

 

GEMA-Segenap pimpinan dan sivitas akademika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Khotmil Quran dan salawatan di Lobi Gedung Rektorat Lt.1, Jumat (20/12).
Kegiatan religi ini digelar untuk meningkatkan nilai kedalaman spiritual keluarga besar UIN Maliki Malang. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB itu dimulai dengan pembacaan ayat suci al Quran secara bersama. Setiap orang membaca satu juz dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil serta salawatan.
Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menghimbau agar kegiatan serupa terus dilakukan dengan konsisten. Pasalnya hal ini merupakan bentuk syukur kita atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. "Selain bekerja mencari nafkah, juga harus diimbangi dengan ibadah, sehingga rejekinya semakin berkah," paparnya.
Bapak kelahiran Lamongan itu juga meminta agar semua sivitas menjaga tradisi khotmil Quran ini dengan baik. Sehingga kampus berlogo Ulul Albab ini akan semakin maju, berkembang dan tentunya semakin berkah. (aj/nd)

Lebih Lanjut »
UIN MALANG KUKUHKAN PROF. DR. SUHARTONO, S.SI., M. KOM SEBAGAI GURU BESAR ILMU KOMPUTER
Abadi Wijaya Rabu, 11 Desember 2019 . in Berita . 2272 views
2564_orasi.jpg
ORASI ILMIAH: Prof. Dr. Suhartono, S. Si., M. Kom saat pidato pengukuhan untuk jabatan profesor dalam bidang ilmu komputer UIN Maliki Malang, Rabu (11/12).


GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag mengukuhkan Prof. Dr. Suhartono, S.Si., M. Kom sebagai guru besar di bidang ilmu komputer Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maliki Malang, Rabu (11/12).
Melalui rapat terbuka senat UIN Maliki Malang, Prof Suhartono resmi menjadi guru besar di kampus berlogo ulul albab ini. Rektor dalam sambutannya berharap, dengan bertambahnya profesor di UIN Maliki bisa menambah dan sekaligus memberikan mutu pendidikan di perguruan tinggi ini lebih bermutu. “UIN Maliki harus mengejar ketertinggalan ini, salah satunya berupaya terus menambah jumlah guru besarnya,” terangnya.
Guru besar di UIN Maliki saat ini masih kurang memenuhi standar yang ditentukan oleh Diktis. Akan tetapi, semoga tahun 2020 melalui program percepatan calon guru besar yang jumlahnya 23 orang tersebut bisa lolos menjadi profesor semua. “Jika tahun 2020 UIN Maliki bisa memenuhi target, maka jumlah profesor di kampus ini bisa menjadi 43 orang,” paparnya.
Melihat kebutuhan prodi di kampus ini, jumlah tersebut sudah memenuhi standar sesuai dengan aturan yang ditetapkan Menristek Dikti,” tegasnya.
Sementara itu, Prof. Suhartono dalam orasi ilmiahnya menjelaskan hasil risetnya tentang Tren pendidikan di era industri 4.0: Implementasi kecerdasan buatan pada dunia pendidikan. Penelitian yang dilakukan selama 10 tahun tersebut menjelaskan persoalan proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital di era sekarang atau era industri 4.0. dalam penelitiannya, Prof. Suhartono menawarkan trobosan barunya, yaitu melalui bantuan sistem kmputeriasasi dalam memperhatikan keragaman dari kemapuan mahasiswa dalam belajar. “Sistem yang saya kembangkan lebih memperhatikan mahasiswa dalam proses belajar mengajar sesuai dengan era industri saat ini,” terangnya.
Dalam penelitiannya, Prof Suhartono menemukan model bangunan pendidikan baru yang memiliki empat komponen yaitu, konten pembelajaran, metode, sistem penilaian, dan sistem integrasi dari tiga bagian tersebut atau yang yang disebut dengan sistem pembelajaran cerdas (Intelligent Touring System, Red). “ITS adalah sebuah program komputer yang mempunyai kecerdasan buatan dalam melakukan pembelajaran,” paparnya.
Hasil penemuan ini, kata dia, untuk mengimbangi tuntutan zaman di generasi ke-4 ini, pendidikan harus sinergi dengan kamjuan teknologi digital, dan diharapkan kecerdasan buatan ini bisa memiliki dampak yangpositif terhadap pola pikir hingga prilaku generasi penerus bangsa. “Semoga apa yang telah dan yang akan kami lakukan dapat memberikan manfaat kepada sivitas akademika dan masyarakat luas,” harapnya.

Lebih Lanjut »
REKTOR TIDAK INGINKAN UIN MALANG BERNASIB SEPERTI NOKIA DAN KODAK
Abadi Wijaya Rabu, 11 Desember 2019 . in Berita . 1113 views
2561_pengukuhan.jpg
GURU BESAR: Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag memberikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Suhartono, S.Si., M. Kom usai dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Komputer. Rabu (11/12).

GEMA-Seiring dengan perkembangan di bidang Informasi dan teknologi yang semakin cepat serta era industri 4.0 yang serba digitalisasi membuat Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menghimbau kepada seluruh keluarga besar dan sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk siap beradaptasi.
Pasalnya, orang nomor wahid di kampus UIN Malang ini, tidak ingin nasib kampus yang berlogo ulul Albab yang ia pimpin memiliki nasib seperti dua perusahaan industri teknologi terkenal, yakni Nokia dan Kodak. Hal tersebut, ia sampaikan ketika memberikan sambutan pada acara pengukuhan guru besar Prof. Dr. Suhartono,S.Si,. M.KOM di Aula Lt.5 Gedung Rektorat Hc. Ir. Soekarno, Rabu (11/12).

2562_gubes.jpg


Dalam sambutannya, Prof Haris menjelaskan bagaimana nasib dari kedua perusahaan terkenal (Nokia dan Kodak,-red) itu. Sebenarnya keduanya telah berusaha menjaga dan mengkawal kualitasnya. Namun demikian, karena tidak mampu beradaptasi di era distruksi sekarang ini maka pada akhirnya kedua perusahaan itu ditinggalkan oleh para pengguna produk dan jasanya. “Saya khawatir nasib perguruan tinggi seperti itu,” ucapnya.

2563_pose-bersama.jpg


Rektor asal Lamongan itu pun menyatakan bahwa UIN Maliki Malang siap mengikuti dan beradaptasi dengan perkembangan era distruksi sekarang ini. Apalagi dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Suhartono, M. Kom sebagai guru besar di UIN Maliki maka diharapkan mampu berkonstribusi bagi kampus dalam menghadapi perubahan serta perkembangan zaman. “Semoga UIN Maliki Malang lebih cepat berkembang, menjadi lebih baik lagi dan akhirnya bisa mencapai cita-citanya, yakni menuju World Class University,” harapnya sambil mengakhiri sambutan seraya diamini oleh para tamu dan semua hadirin. (ptt)

 

Lebih Lanjut »
PENUTUPAN RTM, PAPARKAN HASIL REKOMENDASI
Abadi Wijaya Rabu, 27 November 2019 . in Berita . 1042 views
2558_laporan.jpg
KOMPAK: Ketua LPM Dr. Muhtadi Ridwan menyerahkan hasil laporan RTM 2019 secara simbolik kepada Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag


GEMA-Penutupan RTM 2019 kali ini menghasilkan banyak rekomendasi, baik dari komisi penunjang akademik, komisi pelaksana akademik, dan komisi pengambil kebijakan. Semua rumusan kebijakan itu dipaparkan langsung menjelang penutupan oleh masing-masing ketua komisi di Hall Golden Tulip Resort Batu, Rabu (27/11).
Komisi pengambil kebijakan memaparkan tujuh kebijakan pokok yaitu kebijakan pengarusutaman ekonomi Syariah, kebijakan peningkatan kualitas SDM Berbasis Revolusi Industri 4.0, kebijakan restrukturalisasi dan reformasi organisasi, kebijakan revitalisasi paradigma integrasi keilmuan, kebijakan manajemen berbasis digital (smart university), kebijakan disentralisasi pengadaan dan pemeliharaan, dan kebijakan optimalisasi pengembangan karir mahasiswa.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maliki Malang Dr. Muhtadi Ridwan menegaskan bahwa semua hasil RTM selama tiga hari ini harus dipatuhi dan dilaksanakan sesuai dengan hasil rekomendasinya. “Hasil RTM ini tidak akan ada gunanya, jika para pimpinan hanya menganggapnya sebagai kegiatan formalitas saja,” tegasnya.
Untuk itu, Muhtadi mengajak semua pimpinan di UIN Maliki Malang untuk terus berkomitmen melaksanakan hasil RTM ini, sehingga apa yang menjadi cita-cita kampus ini bisa terwujud. “Kuncinya ada pada kekompakan dan keseriusan kita semua,“ paparnya.

2559_ttd-hasil-rtm.jpg
Hal senada juga ditegaskan Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag bahwa hasil RTM ini harus benar-benar membawa dampak perubahan terhadapa perguruan tinggi ini. RTM ini, negara telah mengglontorkan biaya yang tidak sedikit. “Untuk itu, mari kita tunjukkan keseriusan kita dengan menjalankan hasil RTM ini dengan sebaik mungkin,” pintanya.

Jangan sampai, tambah dia, biaya yang telah dikeluarkan ini sia-sia begitu saja. Semua hasil RTM ini sudah menjadi tanggung jawab kita semua, dan semoga UIN Malang bisa menjadi kampus terbaik dan bisa memberikan kontribusinya terhadap masyarakat, bangsa dan negara tercinta ini. “Lakukan setiap apa yang kita kerjakan di kampus ini sebagai ladang ibadah dan bentuk pengabdian kita kepada negara, sehingga jika niatnya benar maka pahalanya akan terus mengalir dan tidak akan putus,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
PROF. HARIS: KINERJA UNIVERSITAS PERLU BANYAK EVALUASI
Iffatunnida Selasa, 26 November 2019 . in Berita . 905 views
2548_pose-bersama-rtm.jpg

GEMA-Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2019 dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Malang Prof. Abd. Haris, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan prestasi universitas selama tahun 2019. Di antaranya adalah akreditasi institusi A, lahirnya enam guru besar, hingga juara umum tiga even nasional. RTM yang mengusung tema Penguatan Outcome Based Education (OBE) di era Industri 4.0 ini terselenggara di Golden Tulip Holland Resort Batu, Senin-Rabu (25-27/11).
Rektor melanjutkan untuk mensukseskan tema tersebut setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. "Kita harus bisa menarik masa depan ke masa kini," tegasnya. Salah satu terobosan dalam bidang pendidikan yaitu kelas online, sehingga mahasiswa tidak lagi berebut ruang kelas. "Kalau disetujui, 2020 bisa kita upayakan," lanjut rektor.
Dalam hal penelitian, menurut Prof. Haris, UIN Malang masih belum bisa memberi banyak sumbangsih kepada kemajuan Sains dan Teknologi. Begitu pula pengabdian masyarakat yang dirasa belum menunjukkan ciri kampus yang sesungguhnya. Pasalnya PTKIN menyandang dua gelar, yaitu sebagai lembaga pendidikan dan lembaga dakwah. "Pengabdian masyarakat akan lebih kita arahkan ke sana, bukan hanya ceramah, tapi juga hubungan dengan masyarakat," tegas Prof. Haris.
Selain itu, UIN Malang juga dipercaya menyusun konsep implementasi Ekonomi Syariah. Konsep tersebut akan diaudiensikan dengan Wakil Presiden Desember mendatang. Rektor berpesan meskipun prestasi kampus sudah melambung, sivitas akademika tidak boleh lupa dengan empat pilar universitas. Utamanya kedalaman spiritual. "Kalau pilar itu hilang, tidak ada bedanya dengan kampus lain," pungkas rektor kelahiran Lamongan tersebut. (ir/nd)

Reporter: M. Khairul Huda

Lebih Lanjut »
SISTEM PENJAMINAN MUTU HARUS DISESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN PT
Abadi Wijaya Selasa, 26 November 2019 . in Berita . 1003 views
2554_suyono.jpg
LUGAS: Sugiyono dengan gamblang menyampaikan materi SPME akreditasi di hadapan peserta RTM UIN Maliki Malang, Senin (25/11).

GEMA-Rapat Tinjauan Manajemen kali ini Lembaga Penjaminan Mutu UIN Maliki yang diketua Dr, Muhtadi Ridwan mengundang langsung salah satu asesor BAN-PT Sugiyono, Ph.D. kehadirannya kali ini memberikan wawasan persoalan Integrasi SPMI dan SPME, Senin (25/11).

Sugiyono dalam paparan materinya menyampaikan dengan gamblang persoalan SPME akreditasi yang dilakukan oleh BAN-PT. selama ini, dia menilai banyak lembaga perguruan tinggi (PT) yang terjebak dengan persoalan kelengkapan dokumen saja. Padahal, dokumen yang lengkap belum tentu bisa dijadikan ukuran bahwa sistem penjaminan mutu Pendidikan di PT itu tercapai.

2555_sugiyono-2.jpg


“Untuk itu, tanggung jawab BAN-PT tidak hanya melalkukan asesmen lapangan saja, akan tetapi juga terus mengontrol pasca asesmen,” terangnya.

Untuk itu, kata dia, akreditasi itu memiliki beberapa tahapan, yaitu tahap evaluasi data dan informasi, tahap penetapan akreditasi, dan tahap pemantauan serta evaluasi hasil akreditasi. “Tujuannya tidak lain untuk membengun budaya mutu,” paparnya.

Hal ini senada dengan visi Presiden Jokowi yaitu pada poin kedua terkait pembangunan SDM, kualitas pendidikan melalui vocational training, dan pengembangan vocational school, serta pengembangan talenta muda dengan peran diaspora. “Melalui visi tersebut Indonesia akan mengelola talenta untuk membantu ndonesia maju dan mengejar ketertinggalannya dengan negara lain,” jelasnya.

Sugiyono mengutip dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bahwa perguruan tinggi itu bisa maju bila memiliki tiga faktor pendukung yaitu memiliki kebebasan otonomi, resources, dan purpose atau tujuan visi misi yang benar. Sehingga jika diambil benang merahnya, setiap perguruan tinggi itu harus mampu berkembang ke arah yang benar dan lebih baik.

2556_sugiyono3.jpg


Caranya untuk mengontrol kualits mutu Perguruan Tinggi bisa dilakukan melalui proses Akreditasi BAN-PT. Tetapi sekali lagi, Sugiyono menegaskan bahwa akreditasi itu jangan dijadikan tujuan utama, yang terpenting UIN Malang melakukan perbaikan layanan mutu secara bertahap menuju layanan yang lebih baik dan bermutu. “Ini butuh komitmen dari semua pimpinan di UIN Malang,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
WAPRES MINTA UIN MALANG DIRIKAN LEMBAGA EKONOMI SYARIAH
Abadi Wijaya Selasa, 26 November 2019 . in Berita . 810 views
2553_syariah.jpg

GEMA-Rencana membentuk salah satu lembaga implementasi ekonomi Syariah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digagas langsung oleh Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin tampaknya akan segera terealisasi. Apalagi rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris turut mengamini rencana itu, Senin, (25/11).

Rencana itu, bukan semata hanya di angan-angan saja, 10 Desember 2019 Prof. Haris diundang langsung oleh Wapres untuk membahas dan menindaklanjuti rencana tersebut. “Iya, 10 Desember ini saya diundang Wapres untuk audensi persoalan rencana implementasi ekonomi Syariah,” terangnya.

Ekonomi Syariah ini, kata dia, merupakan bentuk pengembangan terhadap persoalan perbankan yang berbasis Syariah, hal ini sekaligus menjadi salah satu peluang untuk mensinergikan bank Syariah dengan pendekatan perekonomian Syariah. Selain itu, juga akan digagas rencana pengembangan ekonomi berbasis pedesaan dan ekonomi pesantren. “Semoga semua rencana ini bisa terwujud dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.

Lebih Lanjut »
REKTOR AJAK BIKIN PETA DAKWAH
Abadi Wijaya Selasa, 26 November 2019 . in Berita . 542 views
2552_uin-mengabdi.jpg

GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag kembali menyoroti persoalan pelaksanaan KKM UIN Mengabdi yang dilakukan oleh LP2M UIN Malang. Meski program ini sudah berjalan dengan baik, bukan berarti pelaksanaannya sudah memenuhi apa yang ditargetkan oleh kampus berlogo ulul albab ini.

Prof. Haris menekankan agar LP2M melakukan penataan kembali agar hasil KKM mahasiswa UIN Malang bisa lebih maksimal dan bermutu. Sekaligus bisa dijadikan ciri pengembangan dan implementasi terhadap visi dan misi UIN Malang. “Salah satunya yaitu sebagai lembaga dakwah dalam arti luas,” paparnya.

Selama ini, tambahnya, belum ada peta dakwah yang dilakukan secara lengkap baik oleh NU itu sendiri maupun lembaga Islam yang lain. Untuk itu, UIN Malang harus segera melakukan pemetaan terhadap seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Jika ini dilakukan saya yakin akan sangat berguna sekali dan dampaknya pun akan sangat luar biasa. “Sekali lagi, kita jangan sampai terlena dengan orang non muslim yang sudah melakukan pemetaan dakwahnya,” ungkapnya tegas.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up