Daftar Kategori: Ulasan


PROF. DJANGGAN: BERSYUKUR SEKALI UIN MALANG DIRIKAN RSP
Abadi Wijaya Kamis, 25 November 2021 . in Berita . 1400 views

 

3498_djanggan.jpg

HUMAS-Dalam perjalanan mendirikan rumah sakit tentu dibutuhkan perencanaan atau roadmap yang matang. Kali ini, dalam workshop penyusunan roadmap penyusunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengundang Prof. Dr. dr. H. Djanggan Sargowo, Sp.PD, Sp JP (K) dari Universitas Brawijaya sebagai pematerinya. Kamis (25/11).

Workshop kali ini bertempat di Hotel Jambuluwuk Kota Batu. Dengan materi Filosofi pembangunan rumah sakit pendidikan Prof. Djanggan mengajak seluruh peserta workshop memahami tentang prosedur penyelenggaraan bidang perumahsakitan. "Semua harus jelas, jenis pelayanannya seperti apa, pengelolaan dan SDM nya seperti apa?," terangnya.

3499_rsp.jpg

Dia melanjutkan rumah sakit diselenggarakan harus berdasar pada asas pancasila dan nilai kemanusiaan, etika dan profesionalitas, sehingga RSP harus bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan perorangan secara paripurna. "Rumah sakit pendidikan harus memenuhi syarat dan standar rumah sakit pendidikan," jelasnya.

Rumah sakit pendidikan, tambah dia, mempunyai kewajiban memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan tidak diskriminatif dengan mengutamakan kepentingan pasien. "RS juga harus memiliki payung hukum yang legal dalam melaksanakan pelayanan kesehatan," tegasnya.

Pemerintah saat ini sudah mengizinkan RS luar negeri membuka pelayanannya di Indonesia. Ini tentu juga menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan di Negara Indonesia. Keahlian dan profesionalitas menjadi salah satu modal utama. 

Dia menjelaskan bahwa jumlah RS yang layak untuk dijadikan tempat pendidikan bagi dokter, dokter gigi, spesialis dan nakes saat ini sangat kurang. "Tentu ini menjadi peluang bagi UIN Malang untuk mendirikan RSP sesuai dengan regulasinya," pungkasnya.

Lebih Lanjut »
P2KM: ROADMAP PENDIRIAN RSP HARUS SESUAI KEBUTUHAN
Abadi Wijaya Kamis, 25 November 2021 . in Berita . 589 views

 

3497_rsp.jpg

HUMAS-Mengawali kegiatan workshop penyusunan roadmap pendirian Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari Kamis-Sabtu (25-27/11) di Jambuluwuk Kota Batu.

Kepala Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) UIN Malang Prof. Dr. dr. Bambang Pardjianto, Sp.B., Sp.BP-RE (K) dalam sambutannya menjelaskan pentingnya P2KM di kampus berlogo ulul albab ini.

Berdirinya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) di UIN Malang disyaratkan harus memiliki rumah sakit sendiri, sementara keberadaan RS itu masih di bawah naungan P2KM. "P2KM UIN Malang saat ini membawahi Poliklinik Ummi, Pendirian RSP, dan Satgas," jelasnya.

Bidang kesehatan, lanjut dia, merupakan salah satu unsur pokok dalam kehidupan manusia. Pentingnya memberikan pelayanan kesehatan maka UIN Malang membentuk P2KM agar lebih efektif dan terorganisir. "Ini semua tidak lain untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dn terjangkau bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Maliki Malang Drs. Mahfudh Shodar, M.Ag dalam arahannya meminta agar workshop penyusunan roadmap RSP ini bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Penyusunan roadmap ini sangat strategis sekali, sebagai panduan atau petunjuk yang akan mengarahkan jalannya program yang akan dilakukan. "Roadmap harus bisa mengakomodir kebutuhan ke depan sesuai dengan kebutuhan zaman," pintanya.

Mahfudh menjelaskan bahwa pendirian RS ini embrionya P2KM sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat. RSP UIN Malang ini diharapkan bisa menjadi pusat pelayanan kesehatan yang tidak hanya di level malang raya saja akan tetapi bisa lebih dari itu. "Dengan adanya FKIK diharpkan UIN Malang memiliki RSP yang berkualitas. Oleh sebab itu roadmap harus bisa mengakomodir kebutuhan sesuai zamannya di masa depan," tegasnya.

Oleh sebab itu, pertemuan ini jangan hanya sebatas membahas persiapan saja, akan tetapi harus bisa lebih dari itu. Menyusun roadmap harus memiliki percepatan dan lompatan yang bisa membawa UIN Malang menjadi kampus yang maju dan bereputasi internasional. "Semoga workshop selamat tiga hari ini menghasilkan perencanaan yang unggul sesuai dengan apa yang diharapkan rektor yaitu unggul bereputasi internasional," pungkasnya.

Lebih Lanjut »
WR III Lepas Kontingen UIN Maliki di Ajang OASE 2021
Fatkhul Ulum Rabu, 24 November 2021 . in Berita . 623 views
3488_a.jpg
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki), Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M. Ag secara resmi melepas kontingen UIN Maliki Malang di ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Indonesia(OASE PTKI)

HUMAS-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki), Dr. Ahmad Fatah Yasin, M. Ag secara resmi melepas kontingen UIN Maliki Malang untuk ikut di ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Indonesia(OASE PTKI) pada tanggal 25-28 November 2021 di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Upacara pelepasanya secara simbolis dilaksanakan di Ruang Auditorium, Lt. 4 Fakultas Saintek UIN Maliki Malang.Rabu(24/11)

Dalam sambutannya, Ustadz Fatah Yasin, begitu sapaan akrab WR III UIN Maliki ini menyampaikan ungkapan syukur, simpatik dan rasa bangga terhadap para panitia dan tim terutama mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam kontingen di ajang OASE yang pertama kalinya ini. Apalagi dari data yang diperoleh, kontingen luring dari UIN Maliki merupakan paling banyak jumlah personilnya, yakni 26 orang.

3489_a.jpg
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag. bersama pembina dan peserta Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Indonesia(OASE PTKI)

Selanjutnya, WR III berpesan kepada semua personil kontingen UIN Maliki untuk fokus dan konsentrasi pada perlombaan masing-masing. "Siapkan segalanya, pikiran, tenaga dan juga mental, yakni mental juara!", tegasnya. Selain itu, ia juga berharap agar para kontingen selalu menjaga diri, almamater kampus, berpenampilan rapi dan sopan. "Selamat kepada kontingen UIN Maliki bersama tim officialnya dalam ajang OASE yang diselenggarakan di UIN Ar-raniry Banda Aceh, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, sehat, aman dan kembali lagi dengan selamat", pungkasnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
Dua Hari Workshop, PSIS UIN Maliki Sajikan Paket Lengkap Materi Integrasi
Fatkhul Ulum Selasa, 23 November 2021 . in Berita . 721 views
3485_a.jpg

HUMAS-Usai dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor bidang Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki), Prof. Umi Sumbullah, M. Ag. Workshop Peningkatan kompetensi dosen bidang Integrasi Islam dan sains langsung menuju sesi pembahasan materi. Kegiatan yang bertempat di Hall Utama, eL- Hotel Kartika Wijaya Batu itu diisi oleh lima narasumber dengan pembahasan materi yang berbeda-beda sampai hari keduanya ini. Selasa(23/11)

Tampil sebagai narasumber yang pertama yakni Dr. Agus Maimun, M. Pd. Dalam kesempatan itu, dosen senior yang saat ini menjabat sebagai Ketua LP2M UIN Maliki Malang menyampaikan terkait dasar dari penting adanya integrasi Islam dan sains. Menurut Agus Maimun, apabila di UIN Maliki Malang adanya integrasi dilandasi empat pilar yang menjadi jargon yakni kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional. Ia juga menjelaskan tentang lingkup kajian ilmu yang integral dan universal. Sehingga integrasi bukan hanya mengaitkan antara ilmu umum dengan ayat-ayat al-Quran namun lebih dari itu karena integrasi bukan hanya sekedar pembelajaran melainkan bisa diimplementasikan dalam kehidupan.

3486_a.jpg

Lanjut pada narasumber yang kedua diisi oleh Dr. Shofiyullah Muzammil. Materi yang beliau sampaikan yakni tentang paradigma integrasi interkoneksi dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Kemudian pada narasumber berikutnya, yakni materi ketiga diisi oleh Prof. Dr. Sutiman B. Sumitro, D. Sc. Beliau memaparkan tentang desain pengembangan pembelajaran berbasis integrasi dan interkoneksi.

Sedangkan untuk materi keempat yang berisi tentang implementasi pengembangan pembelajaran berbasis integrasi dan interkoneksi disampaikan oleh Dr. Imelda Fajriati, M. Si. Materi terakhir yakni tentang penyusunan draf dan outline buku ajar berbasis Islam dan sains sebagai implementasi integrasi dan interkoneksi dalam pembelajaran dipaparkan oleh narasumber dari UIN Maliki lagi, beliau adalah Dr. M. Mujab, MTh, Ph. D.

3487_a.jpg

Di penghujung acara, sebelum workshop ditutup oleh Ketua panitia pelaksana, Dr. Begum Fauziyah,M.Farm maka diumumkannya pemberian tugas bagi peserta yakni membuat atau menyusun draf artikel dan segera dikumpulkan ke kantor Pusat Studi Islam dan Sains(PSIS) dalam bentuk hard file. "Silahkan anda semua memilih sendiri pasangannya untuk menjadi satu tim dalam mengerjakan tugas tersebut sebagai tindaklanjut dari acara kita selama dua hari ini", ucap Bu Begum sapaan akrabnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
Dosen Baru UIN Maliki Malang ikuti Pelatihan PEKERTI
Fatkhul Ulum Selasa, 23 November 2021 . in Berita . 487 views
3482_a.jpg

HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) melalui Lembaga Penjaminan Mutu(LPM) bekerjasama dengan Universitas Negeri Malang (UM Malang) mengadakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) bagi dosen baru CPNS tahun 2020 dan dosen BLU(pkpba/pkpbi) UIN Maliki Malang. Senin(22/11)

Pelatihan yang diikuti oleh kurang lebih 81 peserta ini dilaksanakan di Gedung A-19 UM selama seminggu (22-27/11) secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 yang ketat. Pelatihan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UM, Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Si. Menurut Prof. Eko begitu sapaan akrabnya bahwa pelatihan PEKERTI memiliki tujuan melatih tenaga pendidik dalam upaya mempersiapkan program pembelajaran dan memberikan keterampilan mengajar serta melakukan evaluasi terhadap hasil belajar.

3483_a.jpg

Sedangkan menurut Prof. Umi Sumbullah, M. Ag, Wakil Rektor bidang Akademik UIN Maliki Malang bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya melakukan pembinaan serta meningkatkan mutu pengajaran dan pembelajaran kepada tenaga pendidik, khusunya para dosen baru CPNS 2020 dan dosen BLU di lingkup UIN Maliki Malang. Selain itu, sebagai ciri khas dari UIN Maliki maka akan diberikan materi tambahan yakni tentang Tarbiyah Ulul Albab dan juga integritas Islam dan sains. "Selamat dan semangat para dosen baru dan dosen BLU untuk mengikuti pelatihan ini, semoga semua berjalan lancar dan sukses seperti yang kita semua harapkan", pungkasnya. (ptt)

Lebih Lanjut »
WR 3 UIN MALANG HARAP ORMAWA BISA GO INTERNATIONAL
Fatkhul Ulum Selasa, 23 November 2021 . in Berita . 493 views
3479_a.jpg
Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, M.Ag. bersama Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.PdI. dalam rangka penutupan Whorkshop tata kelola organisasi kemahasiswaan dan pembahasan AD ART, KPU serta pedoman pembinaan ormawa di hotel tugu (22/11)

HUMAS - Bagian kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah sukses mengadakan Whorkshop tata kelola organisasi kemahasiswaan dan pembahasan AD ART, KPU serta pedoman pembinaan ormawa. acara ini digelar mulai hari minggu 21/11 di Hotel Tugu dan berakhir pada selasa 23/11. diskusi yang alot sempat mewarnai dalam pembahasan AD ART, namun karena semua peserta antusias untuk berubah maka diskusi yg alot tersebut menemui titik terang.

3480_a.jpg
peserta Whorkshop tata kelola organisasi kemahasiswaan dan pembahasan AD ART, KPU serta pedoman pembinaan ormawa terdiri dari Para Wakil Dekan III, Para Pembina dan Para Ketua UKM.

kegiatan ini di tutup oleh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Fatah Yasin, M.Ag. dalam sambutanya, fatah yasin (sapaan akrapnya) menginginkan agar kegiatan seperti ini harus ada setiap tahun untuk merangsang para pengurus ORMAWA memacu Prastasinya. Dan jangan lupa AD ART yang dibahas mulai pagi sampai malam harus menjadi pedoman bagi ORMAWA dalam menjalankan organisasinya. Dari pembahasan AD ART banyak ditemukan aturan2 yang harus dirubah dan harus selaras dengan Visi Misi Universitas yang Unggul dan bereputasi International. Oleh karena itu organisasi dibawahnya harus menyesuaikan dengan Visi Misi Universitas.

3481_a.jpg

Adapun kegiatan kemahasiswaan untuk bisa menuju go international memang tidaklah mudah, penuh dengan tantangan dan membutuhkan dana yang tidak kecil serta wajib bisa berbahasa asing juga ungkapnya. Wakil rektor 3 berharap semua mahasiswa yang aktif di UKM bisa berbahasa asing khususnya Bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan mengaca kepada kampus sebelah yang telah mendahului UIN Malang menuju Go International. hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh mantan Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S. bahwa untuk bisa Go International itu memang harus pandai berbahasa asing. insya Allah jika nanti dilihat bisa untuk Go International maka akan di berikan dana dalam rangka mendukung untuk menuju Go International ungkapnya.

Lebih Lanjut »
PSIS UIN MALIKI GELAR WORKSHOP INTEGRASI ISLAM DAN SAINS BAGI DTBPNS
Abadi Wijaya Senin, 22 November 2021 . in Berita . 632 views
3476_psis.jpg

HUMAS-Pusat Studi Islam dan Sains(PSIS) yang berada di bawah naungan Unit Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) menggelar workshop yang ditujukan bagi Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil (DTBPNS). Agenda yang mengusung tema Peningkatan Kompetensi Dosen di bidang Integrasi Islam dan Sains ini berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa(22-23/11) bertempat di eL-Hotel Kartika Wijaya, Kota Batu dengan tetap menerapkan prokes covid-19 yang ketat. Senin(22/11) 

3477_ii.jpg

Selama dua hari pelaksanaannya, tidak tanggung-tanggung agenda yang kali pertama atau merupakan angkatan pertama ini menghadirkan lima narasumber yang begitu mumpuni dan sangat berkompeten di bidang integrasi Islam dan sains, diantaranya Dr. Agus Maimun, M. Pd( UIN Maliki Malang), Dr. Shofiyullah M,.M.Ag, (Asosiasi Dosen Filsafat Islam), Prof. Sutiman, B. S., SU., D. SC(UB Malang), Dr. Imealda Fajriati, M. Si(ppM Al-Ashfa Yogyakarta) dan Dr. M. Mujab, M. Th, Ph. D (UIN Maliki Malang) 

Dalam sambutannya, Dr. Begum Fauziyah, M. Farm (ketua Pusat Studi Islam dan Sains) sekaligus Ketua panitia menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan itu tidak lain untuk meningkatkan kompetensi dosen di bidang integrasi Islam dan Sains agar meningkat pula jumlah karya tulis ilmiah di bidang tersebut. Sedangkan output dari kegiatan itu menurut Begum Fauziyah, yakni diharapkan adanya implementasi integrasi Islam dan sains dalam pembelajaran/kurikulum dan pada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu, diharapkan pasca pelaksanaan workshop itu bisa diterbitkannya buku model ataupun modul riset proposal di bidang integrasi Islam dan sains. 

Sedangkan dalam arahannya, sebelum membuka resmi acara workshop, Wakil Rektor bidang Akademik UIN Maliki Malang, Prof. Umi Sumbullah, M. Ag menyampaikan terkait pentingnya diadakannya acara tersebut. "Keberhasilan implementasi integrasi Islam dan sains di mahasiswa tergantung pada dosen pengajarnya sehingga perlu sekali diselenggarakan workshop seperti ini! ", ujarnya. Kemudian Ia juga berharap implementasi dari integrasi itu tidak hanya pada pengajarannya(kurikulum) tetapi menyeluruh di dalam lingkup Tri darma Perguruan Tinggi.

Oleh karena begitu pentingnya kegiatan workshop tersebut, Prof. Umi menyampaikan bahwa pelaksanaannya tidak hanya sekali, tetapi akan ada tiga batch. "Selamat kepada para peserta Workshop Peningkatan Kompetensi DTBPNS bidang Integrasi Islam dan Sains Angkatan pertama ini, semoga semuanya berjalan lancar dan sukses", pungkasnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
GURU HARUS MENGAJARKAN TOLERANSI DI TENGAH KEBERAGAMAN
Abadi Wijaya Senin, 22 November 2021 . in Berita . 674 views
3467_pe.jpg
Dr. Nasrulloh, M. Hum saat menyampaikan materinya di hadapan peserta pelatihan penguatan moderasi beragama bagi guru.


HUMAS-Pusat Diklat tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia terus berupaya menekan berkembangan faham radikal. Kali ini kementerian di bawah komando K.H Yaqut Cholil Qoumas yang lebih dikenal sebagai Gus Yaqut bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Pelatihan penguatan moderasi beragama bagi guru pendidikan agama, Senin (22/11).

3468_pel.jpg


Kegiatan yang diikuti perwakilan guru SD, MI, MTs, dan SMP di sekitar kampus itu diagendakan akan berlangsung selama Enam hari yaitu 22 hingga 27 November 2021. Hari pertama hadir sebagai pemateri Dr. Nasrulloh, M. Hum dan Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan UIN Maliki Malang.
Dalam materinya, Nasrulloh mengajak seluruh guru yang hadir untuk senantiasa menanamkan ajaran Islam Rahmatan lil alamani atau Islam moderat kepada anak didiknya. Indonesia dengan ragam budaya dan agama yang berbeda menjadi negara yang unik dan tentunya harus kita jaga bersama keutuhannya. “Guru selalu menjadi garda depan dalam memberikan pemahaman yang komprehensip kepada siswanya,” paparnya.
Nasrullah menyebut, dari aspek tugas dan fungsinya tentu guru beragama diharapkan bisa memberikan pengertian yang utuh tentang bagaimana cara beragama dan toleransi kepada sesama. Memang tidak ada anak kecil yang radikal. Akan tetapi, penanaman sejak dini tentang moderasi beragama harus mulai ditanamkan. “Upaya ini juga untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

3472_wr-4.jpg

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan UIN Maliki Malang Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag mengatakan, keberadaan guru sangat penting sekali dalam membantu negara untuk menjaga NKRI. Guru ASN saat ini dituntut untuk membantu melakukan pencegahan tyerhadap perkembangan faham radikalisme. ASN harus menumbuhkan pola berfikir sebagai abdi negara melalui Empat aspek, yaitu kebangsaan, pancasila, bhineka tunggal ika, dan bahaya radikalisme melalui pendidikan dan pelatihan. “Peran Kementrian Agama tentu menjadi leading sector utama dalam penguatan penguatan ke empat aspek tersebut,” tuturnya.

3471_pelatih.jpg

Selain itu, kata gus Is sapaan akrab Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag, Kementerian Agama perlu menjalin kolaborasi dengan kementerian lain atau lembaga terkait untuk memudahkan proses pencegahan, pembinahan dan pengawasan. “Tentunya persoalan menanamkan ideologi moderasi agama di Indonesia ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Agama saja, akan tetapi sudah menjadi tanggung jawab kita semua agar NKRI ini tetap terjaga kututuhannya,” tegasnya.
Melalui kegiatan pelatihan seperti ini, tambah dia, semoga ke depan Indonesia bisa menjadi pusat peradaban dunia yang di tengahnya ada keberagaman suku, ras, dan budaya serta agama yang berbeda dengan tetap saling toleran dan memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. “Semoga ini bisa terwujud,” tutupnya.

Lebih Lanjut »
PEKERTI JADI BEKAL WAJIB DOSEN UIN MALANG
Abadi Wijaya Senin, 22 November 2021 . in Berita . 534 views
3483_a.jpg

 

HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) melalui Lembaga Penjaminan Mutu(LPM) bekerjasama dengan Universitas Negeri Malang (UM Malang) mengadakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) bagi dosen baru CPNS tahun 2020 dan dosen BLU(pkpba/pkpbi) UIN Maliki Malang. Senin(22/11) 

Pelatihan yang diikuti oleh kurang lebih 81 peserta ini dilaksanakan di Gedung A-19 UM selama seminggu (22-27/11) secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 yang ketat. Pelatihan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UM, Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Si. Menurut Prof. Eko begitu sapaan akrabnya bahwa pelatihan PEKERTI memiliki tujuan melatih tenaga pendidik dalam upaya mempersiapkan program pembelajaran dan memberikan keterampilan mengajar serta melakukan evaluasi terhadap hasil belajar. 

Sedangkan menurut Prof. Umi Sumbullah, M. Ag, Wakil Rektor bidang Akademik UIN Maliki Malang bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya melakukan pembinaan serta meningkatkan mutu pengajaran dan pembelajaran kepada tenaga pendidik, khusunya para dosen baru CPNS 2020 dan dosen BLU di lingkup UIN Maliki Malang. Selain itu, sebagai ciri khas dari UIN Maliki maka akan diberikan materi tambahan yakni tentang Tarbiyah Ulul Albab dan juga integritas Islam dan sains. "Selamat dan semangat para dosen baru dan dosen BLU untuk mengikuti pelatihan ini, semoga semua berjalan lancar dan sukses seperti yang kita semua harapkan", pungkasnya. (ptt)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up