Daftar Kategori: Ulasan


SETELAH SEMHAS, TERBIT DI JURNAL ILMIAH
Iffatunnida Senin, 28 Oktober 2019 . in Berita . 719 views
2485_semhas1.jpg

GEMA-Seluruh penerima dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) 2019 memasuki tahap akhir yakni Seminar Hasil (semhas). Unit Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) mengumpulkan para peneliti dan mengundang reviewer selama dua hari di Spencer Green Hotel, Bumiaji, Kota Batu (28-29/10). Setiap grup riset mempresentasikan hasil penelitiannya di depan reviewer. Reviewer berhak menanyakan dan meminta peneliti untuk merevisi hal-hal yang dianggap kurang.
Ahmad Abtokhi, Sekretaris Unit LP2M mengungkapkan ada 152 penelitian yang diuji bergantian. Hasil riset tersebut dibagi menjadi 11 kluster sesuai bidangnya. Menurut data yang terkumpul, sebagian besar riset ada dalam kluster Penelitian Pembinaan/Peningkatan Kualitas. "Total 50 riset di kluster ini, selanjutnya yang kedua di kluster Penelitian Dasar Interdisipliner sebanyak 37," paparnya.

2486_semhas2.jpg


Ia melanjutkan, para penerima dana riset BOPTN 2019 harus menyerahkan dan mengunggah beberapa hal. "Seperti berkas-berkas hasil penelitian juga draf anggaran untuk laporan dana bantuan," imbuh warga Karangploso itu. Seluruh berkas yang disyaratkan, harus diunggah di laman resmi Litapdimas.
Abtokhi juga menuturkan bahwa para peneliti wajib mempublikasikan hasil risetnya dalam jurnal ilmiah. "Itu outcome yang diminta pemberi dana riset," jelasnya. Level jurnal yang dituju disesuaikan dengan kluster penelitian. Jika dana yang diberikan besar, maka jurnal yang dituju harus sudah terindeks Scopus. Jika sebaliknya, maka cukup jurnal yang terakreditasi Sinta 2. Peraturan tersebut sudah tertulis di pedoman yang sudah dimiliki penerima dana riset BOPTN 2019.
Sementara itu, reviewer Semhas Penelitian BOPTN 2019 tak hanya berasal dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Unit LP2M juga mengundang beberapa reviewer dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Reviewer dipilih sesuai bidang keilmuan yang diampu. (nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR UIN MALANG BUKA KESEMPATAN DOSEN MENGAJAR DI MESIR
Abadi Wijaya Senin, 28 Oktober 2019 . in Berita . 965 views
2482_rektor.jpg


GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim kini telah menginjak usia ke-58. Tahun ini, telah banyak prestasi dan pengembangan akademis yang dilakukan oleh segenap civitas akademika kampus. Salah satunya adalah terlibatnya UIN Malang dalam pembukaan program studi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Mesir.
Hal inipun menjadi salah satu topik yang disinggung oleh rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag, dalam Rapat Terbuka Senat Universitas pada Jum’at (25/10). Menurutnya, keberhasilan UIN Malang untuk membuka prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar merupakan pencapaian tersendiri.
“Barusan ada dua utusan kita, Pak Warek bidang Kemahasiswaan dan Bu Dewi Chamidah yang ikut meresmikan (prodi) di Al-Azhar. Dari tiga negara yang bekerjasama, yang betul-betul diharapkan untuk mengelola program ini adalah UIN Maulana Malik Ibrahim,” jelas Prof. Haris.
Tak hanya memaparkan program pembukaannya, Prof. Haris juga membuka kesempatan untuk dosen yang ingin mengajar di Universitas Al-Azhar.
“Bapak Ibu, para dosen yang ingin menjadi dosen Bahasa Indonesia di Mesir, bisa menghubungi Bu Dewi atau Pak Warek 4 atau Warek 3. Tapi harus bisa bahasa Arab,” tutup Prof. Haris.
Adapun dua kampus lain yang turut mengelola pembukaan prodi Bahasa Indonesia di UA adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pembukaan prodi disepakati pada Focus Group Discussion (FGD) ketiga di UIN Malang pada 9 Oktober lalu.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
REKTOR UIN MALANG PAPARKAN TARGET AKADEMIS KAMPUS
Abadi Wijaya Senin, 28 Oktober 2019 . in Berita . 758 views
2483_akre.jpg

GEMA-Peringatan Dies Natalies ke-58 UIN Maliki Malang dilaksanakan dengan berbagai runtutan acara. Salah satunya adalah Rapat Terbuka Senat Universitas yang diadakan pada Jum’at (25/10).
Rapat ini dibuka dengan pembacaan rentetan prestasi dan target kampus oleh rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag. Di hadapan ratusan civitas akademika dan perwakilan BAN-PT, Prof. Haris mengumukan akreditasi kampus yang berhasil dipertahankan dengan status A.
“Keberhasilan ini harus disyukuri karena memang tidak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyandang itu. Dari 58 PTKIN, hanya 7 PTKIN yang memperoleh status akreditasi A. Antara lain yang nilainya terbanyak adalah UIN Maliki,” ungkap Prof. Haris dalam sambutannya.

2484_akre2.jpg


Di samping itu, Prof. Haris juga menyebutkan target peningkatan kualitas SDM dosen di UIN Malang melalui pengukuhan guru besar. Menurutnya, jumlah guru besar baru di UIN Maliki Malang bertambah secara signifikan selama dua tahun terakhir.
“Selama kurang lebih dua tahun ini, sudah ada 4 guru besar. Dan ini kita syukuri karena 8 tahun sebelumnya, tidak satupun dosen tetap kita memperoleh (status) guru besar ini. Ada 5 lagi yang insya Allah akan dikukuhkan,” lanjut Prof. Haris.
Hal tersebut akan terus dikembangkan dengan menargetkan 23 guru besar pada tahun 2020. Selain itu, kampus juga tengah menargetkan pembukaan 20 program studi baru dan perencanaan program akademik berbasis World Class University.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
KETUA MAJELIS BAN-PT PUJI PROGRAM INTERNASIONALISASI UIN MALANG
Abadi Wijaya Senin, 28 Oktober 2019 . in Berita . 522 views
2480_ban-pt.jpg


GEMA-Rapat Terbuka Senat Universitas dalam rangka Dies Natalies ke-58 UIN Malang berhasil dilaksanakan pada Jum’at (25/10). Kali ini, orasi ilmiah disampaikan oleh ketua majelis BAN-PT, Prof. Ir. Dwiwahju Susongko, M.Sc, Ph.D.
Dalam orasi ilmiahnya, lelaki yang akrab disapa Pak Song itu mengungkapkan beberapa karakteristik mahasiswa yang harus menjadi tolak ukur sistem akademis di universitas. Salah satunya adalah pemahaman dan keterbukaan GenZ terhadap kultur yang berbeda (different cultures).
Hal tersebut, menurut Pak Song, berkesinambungan dengan program internasionalisasi UIN Malang. Program ini dilaksanakan dengan perencanaan pembangunan sistem akademis yang berorientasi pada standar internasional, sehingga UIN Malang dapat menjadi World Class University.

2481_ban-pt2.jpg


“Mahasiswa S1 kita adalah Generasi Z. Ini pasti pandangannya berbeda. Mereka ini lebih toleran. Senang sekali mendengar laporan dari Pak Rektor (tentang) adanya internasionalisasi. Tadi juga saya lihat testimoni dari mahasiswa luar negeri,” ungkap Pak Song dalam orasinya.
Selain terbukanya kampus terhadap mahasiswa luar negeri, rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag, juga mengungkap target dibukanya UINMart di berbagai belahan dunia.
“UIN Maliki punya pusat pengembangan bisnis. Kita juga telah membuka UINMart, dan tempatnya sangat strategis. Dan ini insya Allah kita kembangkan ke seluruh dunia. Karena alumni kita ini dari 32 negara. Kita bisa membuka UINMart di Rusia, Cina, dan lain sebagainya,” jelas Prof. Haris.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
ICOLTIC: PERTEMUAN PENGAJAR TIGA BAHASA
Iffatunnida Sabtu, 26 Oktober 2019 . in Berita . 993 views
2478_icoltic1.jpg

GEMA-Unit Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memeriahkan Bulan Bahasa dan Sastra di Oktober ini dengan perayaan akademik. Selama beberapa bulan, pihak PPB menyiapkan International Conference on Language Teaching and Culture (ICOLTIC), Sabtu (26/10). Acara yang pertama kalinya diadakan ini menarik minat 50 pemateri dari beragam kampus dalam dan luar Pulau Jawa untuk berpartisipasi menjadi pembicara di sesi panel.
Direktur PPB, Dr. Abdul Hamid menyatakan keunikan dari konferensi itu. Tak hanya tentang pengajaran dan budaya Bahasa Arab dan Inggris, namun juga Bahasa Mandarin. “Karena kami menaungi ketiga bahasa itu dan ada juga Bahasa Persia yang sedang kami kembangkan,” jelasnya.
Melihat minat peserta, pihaknya pun optimis bahwa ICOLTIC akan diadakan setiap tahunnya. Namun, tentu akan diadakan evaluasi mendalam terlebih dahulu terkait acara yang memang baru berlangsung perdana ini. Mengingat ICOLTIC menjadi tempat berkumpulnya akademisi dari setidaknya tiga bahasa, juga menjadi bahan yang akan dievaluasi. “Kami akan mendiskusikan lagi apakah konsepnya tetap seperti ini atau akan kami pisah per bahasa agar lebih fokus,” paparnya.

2479_icoltic2.jpg


ICOLTIC 2019 bertema New Trajectories on the Teaching of Foreign Languages in 4.0 Era. Ketua Panitia ICOLTIC Dr. Syamsudin menuturkan bahwa ada tiga tahap revolusi industri yang telah berlangsung. Beberapa tahun terakhir, dunia memasuki tahap keempat dimana merupakan era pengaruh revolusi industri. Berkembangnya teknologi secara masif dan cepat menjadi penandanya. “Maka di sinilah kita bertukar pikiran dan belajar bagaimana agar kita sebagai pengajar tetap kreatif dan inovatif menyikapi teknologi,” jelas dosen asal Yogyakarta tersebut.
Sementara itu, panitia mengundang tiga pembicara utama dari luar kampus. Yakni Prof. Utami Widiati, MA., Ph.D. (Universitas Negeri Malang), Prof. Faishol Mahmoud Adam (University of al Quran al Karim, Sudan), dan Shi Yuxin, M.Hum. MA. (Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta).
Sebagai pembuka acara, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. M. Zainuddin, MA. hadir menyambut seluruh peserta yang hadir. Ia juga menyampaikan bahwa ICOLTIC merupakan salah satu acara penunjang visi-misi kampus yang fokus pada pengembangan kebahasaan asing. (nd)

Lebih Lanjut »
FAHRUL RAZI, MENAG, DAN ANTI TERORISME
Dr. HM. Zainuddin, MA Sabtu, 26 Oktober 2019 . in Wakil Rektor I . 1323 views

Oleh M

Lebih Lanjut »
LP2M FASILITASI DOSEN RISET DI DESA TAJI
Iffatunnida Jumat, 25 Oktober 2019 . in Berita . 640 views
2477_taji.jpg

GEMA-Agenda hari kedua Workshop Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset 2019 LP2M UIN Malang, yakni praktik Partisipatory Action Research (PAR) langsung di masyarakat. Namun sebelumnya para dosen tidak langsung berbaur dengan masyarakat. Ada acara penyambutan dan pengarahan dari perangkat Desa Taji dan juga ketua LP2M UIN Malang, yang bertempat di Kantor Balai Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Sabtu(19/10).
Kepala Desa (Kades) Didin Siswanto dan perwakilan Jabung Widodo menyambut kedatangan UIN Malang dengan ramah. Dalam sambutannya, mereka berharap UIN Malang dapat membantu mereka dalam pengelolaan potensi di Desa Taji. Didin mengatakan bahwa banyak sekali potensi di desa tersebut, antara lain di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan juga pariwisata.
Selanjutnya, Dr. Tutik Hamidah, M.Ag Ketua LP2M juga menyampaikan harapannya yang sama dengan kedua tokoh tersebut. Tutik menambahkan agar nanti para dosen tidak hanya sekedar menjadi peneliti. Karena ini PAR, makan mereka diharapkan terlibat aktif terhadap hal apapun yang menjadi fokus penelitian. “Ini merupakan pengabdian dosen kepada masyarakat yang berbasis riset. Sehingga mereka harus bersungguh-sungguh karena LP2M UIN Malang siap memfasilitasi,” tegasnya.
Di tengah arahannya, Tutik mengungkapkan rasa takjubnya dengan perjalanan menuju Desa Taji. Menurutnya, jalan menuju desa itu sangat unik, bisa menguji adrenalin tapi selalu diiringi pemandangan indah. “Akhirnya kami tiba juga di desa yang dijuluki dengan desa kaki langit. Luar biasa dan ini bisa disebut pengabdian berbasis wisata”, ucapnya. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
DARI BLOG JADI NOVEL MOTIVASI
Iffatunnida Jumat, 25 Oktober 2019 . in Berita . 1344 views
2476_novel.jpg

GEMA-Dalam acara tahunan Lingua Scholarship Week ke-3, tak hanya talkshow tentang beasiswa saja yang dibahas. Direktur Lingua Institute Munir ingin ada yang berbeda tahun ini. “Sekarang ditambah bedah buku dan TOEFL and IELTS training,” jelasnya, Sabtu (19/10).
Novel Finally, the Netherlands karya Fitria Sawardi menjadi bahan diskusi pada satu sesi. Penulis menjelaskan, ide penyusunan novel bertema beasiswa ini muncul dari blog suaminya, Irham. “Suami saya rajin menulis di blog, jadi saya kepikiran ini bagus kalau saya angkat jadi novel,” tutur Fitri.
Ia juga menambahkan, kisah Zaki, pelaku utama dalam novel juga diambil dari kisah teman-teman Fitri yang memiliki semangat tinggi untuk sukses. “Saya ingin emosi pembaca bercampur aduk lewat konflik-konflik yang muncul,” tegas dosen Bahasa Arab tersebut. Pasalnya, Zaki harus melalui lima kegagalan. Salah satunya sudah mendapat LoA dari tiga kampus namun tidak mendapat satu sponsor sekalipun.
Fitri memberikan motivasi cara menulis novel yang baik. Menurutnya, kunci utama adalah sering membaca. “Kalau mau nulis novel, baca banyak novel, kalau mau nulis puisi, ya banyak baca puisi,” tegas penulis yang mengidolakan Asma Nadia ini. Selain itu, ia juga memiliki kebiasaan membawa buku kecil dimanapun berada. Hal ini agar ia bisa menulis setiap ide yang muncul. “Saya sering terinspirasi dari lingkungan sekitar,” pungkas Fitri. (ir/nd)

Reporter: M. Khairul Huda

Lebih Lanjut »
PERTIMBANGAN SEBELUM CARI BEASISWA
Iffatunnida Jumat, 25 Oktober 2019 . in Berita . 728 views
2475_beasiswa.jpg

GEMA-Lingua Scholarship Week ketiga mendatangkan dua narasumber peraih beasiswa luar negeri. Nanang Zubaidi dan Bayu Dharmala berkesempatan berbagi kisah mereka memperjuangkan beasiswa. Terlaksana di Home Theatre Fakultas Humaniora, talkshow beasiswa ini dimoderatori oleh Silmy Arizatul Humaira, peraih LPDP Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Sabtu (19/10).
Nanang Zubaidi, peraih LPDP University of Melbourne mengatakan sekolah di luar negeri bukan hanya tentang belajar, tapi juga bertahan hidup. “Jadi kita harus mempertimbangkan baik-baik negara mana yang kita tuju,” tuturnya. Ia menambahkan pelajar Indonesia jangan sampai terlalu ekstrim terhadap budaya luar negeri. Tidak terlalu menutup diri, juga tidak terlalu terbawa. “Jangan mudah menggeneralisir dan men-judge pandangan orang,” jelas Nanang.
Bayu Dharmala alumni University of Murcia, Spanyol menambahkan terdapat perhimpunan pelajar Indonesia di setiap negara. “Ini sebagai wadah jika mahasiswa dari Indonesia mendapat kesulitan,” jelasnya. Langkah pertama mendapat beasiswa luar negeri menurut Bayu adalah dengan meraih Indeks Prestasi setinggi-tingginya. “Setelah itu, ikuti berbagai macam organisasi, dan dapatkan surat rekomendasi dari berbagai pihak,” ujar Bayu. Pengalaman part-time, lanjutnya, juga menunjang CV pelamar. “Apply semua beasiswa yang ada, karena dari beasiswa-beasiswa kecil, nantinya kalian akan mendapat yang lebih besar,” pungkasnya. (ir/nd)

Reporter: M. Khairul Huda

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up