Daftar Penulis: Abadi Wijaya


KKM 188 Luncurkan Sistem Aquaponik untuk Peningkatan Ketahanan Pangan di Desa Mulyoarjo
Jumat, 10 Januari 2025 . in Berita . 156 views
8738_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) 188 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang meluncurkan program peningkatan ketahanan pangan di Desa Mulyoarjo melalui budidaya ikan lele dan tanaman kangkung dengan sistem aquaponik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pertanian berkelanjutan dan menciptakan peluang ekonomi baru dalam masyarakat (10/1).

Sistem aquaponik yang diterapkan oleh KKM 188 memanfaatkan limbah ikan lele sebagai pupuk alami untuk tanaman kangkung. Dengan demikian, sistem ini dapat meningkatkan produktivitas pangan lokal dan menghemat ruang. Ikan lele yang dibudidayakan dalam kolam memiliki nilai gizi yang tinggi dan waktu panen yang singkat, sehingga menjadi pilihan ideal untuk sistem aquaponik.

8739_kkm.jpg

Tanaman kangkung yang ditanam di atas kolam lele juga memiliki kelebihan, yaitu dapat tumbuh subur tanpa memerlukan pupuk kimia. Dengan demikian, sistem aquaponik ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan menghemat ruang.

Program peningkatan ketahanan pangan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan desa serta sebagai persiapan menghadapi ketahanan pangan di masa depan. Dengan demikian, KKM 188 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Mulyoarjo.

Kontributor: KKM 188 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Tebarkan Kontribusi Pendidikan, KKM Sahityabhavana Sentuh SDN 2 Wagir dengan Moral dan Spiritual
Jumat, 10 Januari 2025 . in Berita . 258 views
8505_kkn.jpeg

HUMAS UIN MALANG - Membawa misi inovasi perubahan, kelompok Sahitybhavana Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terjun di lembaga pendidikan dasar, SDN 2 Wagir, Senin (6/1) lalu. Misi kontribusi nyata ini sengaja dimasukkan dalam program mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan di SDN 2 Wagir, Desa Sukodadi. Sebagai bagian dari KKM, mahasiswa ingin berperan aktif dalam membantu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan inspiratif bagi siswa-siswi.

Sebagai informasi, ide yang ingin diwujudkan mahasiswa adalah memperkuat pola belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong minat dan motivasi siswa dalam belajar. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi tenaga pendidik melalui berbagai pendekatan baru dalam proses pengajaran.

8506_kkn.jpeg

Kepala Sekolah SDN 2 Wagir, Bu Widiarti, menyambut dengan hangat dan penuh antusias kehadiran mahasiswa KKM UIN Malang di sekolah kami. "Kehadiran adik-adik mahasiswa di sini adalah sebuah kebanggaan sekaligus kesempatan yang sangat berharga bagi kami, baik untuk para siswa, guru, maupun seluruh komunitas sekolah," sambutnya bahagia.

Bu Wid, sapaan akrabnya, merasa senang karena proses pembelajaran di SDN 2 Wagir, terbantu karena adanya mahasiswa KKM. "Senang sekali bisa dibantu, juga melihat latar belakang akademik yang dimiliki, kami percaya adik-adik mahasiswa dapat membawa pendekatan kreatif dan inovatif yang akan memotivasi siswa-siswi kami untuk belajar dengan lebih semangat," ujarnya.

8507_kkn.jpeg

Selain itu, ia menambahkan, "melalui kegiatan ini, para siswa dapat mengenal dan belajar dari kakak-kakak mahasiswa yang bisa menjadi teladan dan inspirasi bagi mereka dalam meraih cita-cita," imbuhnya saat ditemui di sekolah. Pihaknya, mengaku akan mendukung langkah teman-teman mahasiswa KKM. "Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap semua kegiatan yang akan dilakukan oleh mahasiswa KKM selama di sini. Semoga keberadaan mahasiswa di sini (SDN 2 Wagir, red) tidak hanya membawa manfaat jangka pendek, tetapi juga meninggalkan kesan yang baik dan berdampak positif bagi perkembangan sekolah kami di masa depan," dukungnya kepada teman-teman mahasiswa.

Dirinya juga berterima kasih atas semangat dan waktu yang diluangkan oleh para mahasiswa. Ia juga mengajak untuk bersama-sama menjadikan program ini sebagai pengalaman yang bermakna untuk semua pihak.

Perwakilan anggota, Shandyka, menyebutkan niat yang dibawa para mahasiswa adalah integrasi nilai-nilai pendidikan moral dan spiritual ke dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan sekolah. Hal ini juga menjadi upaya untuk menanamkan nilai-nilai keislaman yang selaras dengan visi SDN 2 Wagir dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlah mulia.

8508_kkn.jpeg

Shandyka dan teman-temannya berharap SDN 2 Wagir dapat terus berkembang, tidak hanya dalam prestasi akademik tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa yang berakhlak mulia. Dengan dukungan dari para guru yang berdedikasi, siswa yang penuh semangat belajar, serta kolaborasi bersama masyarakat dan pihak luar seperti mahasiswa KKM, kami yakin sekolah ini mampu menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

"Harapan kami, SDN 2 Wagir juga dapat menjadi contoh sekolah yang inovatif dalam mengembangkan metode pembelajaran, menjadikan proses belajar-mengajar lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Semoga sekolah ini terus mendapat dukungan dari semua pihak sehingga mampu menyediakan fasilitas yang memadai dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak kita," harap mereka kompak.

8509_kkn.jpeg

Ditemui terpisah, Muhammad Muhsin Arumawan selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok Sahityabhavana, percaya dengan upaya yang diusahakan para mahasiswa bisa berguna bagi banyak pihak. "Dengan kebersamaan dan komitmen dari seluruh elemen sekolah, SDN 2 Wagir dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berprestasi dan membawa perubahan positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama," pungkasnya. (sy)

Kontributor: KKM Sahityabhavana
Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Terapkan Metode Pembelajaran Kreatif dan Interaktif, Kelompok 40 Philoxenia KKM UIN Malang Cerdaskan Generasi Muda Sumbersuko
Jumat, 10 Januari 2025 . in Berita . 855 views
8502_kkn.jpg

HUMAS UIN MALANG – Kelompok 40 KKM “Philoxenia” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan generasi muda melalui program pembelajaran kreatif dan interaktif di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Pembelajaran yang berlangsung hari ini (10/1/2025)  berlangsung di Sekolah Dasar Negeri 1 Sumbersuko sebagai bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, yang menjadi salah satu pilar penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam program KKM yang berlangsung selama satu bulan, mahasiswa UIN Malang mengajarkan berbagai mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Kesenian, IPAS, Keagamaan bahkan PJOK dengan pendekatan yang inovatif. Siswa diajak untuk belajar melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, hingga kegiatan seni seperti melukis dan bernyanyi, yang dirancang untuk merangsang kreativitas serta membangun rasa percaya diri mereka.

8503_kkn.jpg

Ahmat Jabbar, salah satu anggota kelompok Philoxenia, menjelaskan bahwa pendekatan kreatif dan interaktif ini dirancang untuk menjawab tantangan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efektif. “Kami ingin menciptakan pembelajaran yang tidak membosankan dengan hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Harapannya, anak-anak bisa semakin percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar,” ungkapnya saat diwawancarai.

Salah satu siswa SD yang mengikuti kegiatan ini, Arsyva, berbagi pengalamannya dengan penuh semangat. “Belajar dengan kakak-kakak KKM di kelas menjadi lebih seru karena bisa bermain sambil memahami pelajaran,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan inovatif yang diterapkan mampu memberikan kesan positif dan membangun rasa antusiasme dalam belajar.

Guru SD setempat, Bu Ika, juga memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa KKM Philoxenia atas kontribusi mereka. Menurutnya, metode pembelajaran kreatif ini memberikan warna baru dalam proses belajar mengajar dan membantu para guru menemukan inspirasi untuk mengembangkan potensi siswa. “Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami cara-cara baru untuk membuat pelajaran lebih menarik dan bermakna bagi siswa,” tambahnya.

Selain kegiatan belajar mengajar, kelompok KKM Philoxenia juga melaksanakan program pendampingan bersama guru setempat. Program ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan strategi mengajar yang efektif.

8504_kkn.jpg

Program KKM ini tidak hanya berdampak pada siswa dan guru, tetapi juga masyarakat luas di Desa Sumbersuko. Orang tua siswa menyampaikan rasa terima kasih mereka atas upaya mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan di desa. 

Dengan pendekatan yang inovatif ini, kelompok KKM “Philoxenia” berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pendidikan generasi muda di SDN 1 Sumbersuko. “Kami percaya bahwa pendidikan yang berkualitas merupakan kunci utama untuk menciptakan masa depan yang cerah bagi anak-anak di desa ini,” tutup Elena Gita Sari, anggota kelompok KKM Philoxenia.

Kelompok KKM Philoxenia optimis bahwa upaya mereka dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berkontribusi aktif dalam membangun bangsa melalui pendidikan. Pengalaman yang mereka dapatkan selama program KKM ini juga diharapkan menjadi bekal berharga untuk mengasah kemampuan dan rasa empati mereka sebagai generasi penerus bangsa. (sr/kf)

Kontributor: Sirly Nafisa & Muhammad Kifah Abdan Syakuro

Editor: Sulthan Fathani Elsyam

Lebih Lanjut »
Pemberdayaan UMKM dan Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pembuatan Sabun Cair oleh KKM 12 UIN Malang
Jumat, 10 Januari 2025 . in Berita . 299 views

 

8501_naanana.jpg

HUMAS UIN MALANG - Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang kali ini mengambil tema yang sangat relevan dengan isu-isu sosial di Indonesia, yaitu moderasi beragama, pencegahan kemiskinan ekstrem, stunting, dan parenting.

Dalam upaya mewujudkan tujuan tersebut, mahasiswa UIN Malang yang tergabung dalam kelompok KKM 12 UIN Malang bekerjasama dengan Pengurus KPM-PKH melaksanakan kegiatan yang mengintegrasikan edukasi tentang stunting sekaligus memberikan keterampilan yang dapat memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pembuatan sabun cuci piring, Rabu, 8 Januari 2025.

Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi mengenai stunting yang menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia dan dapat berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak. Dalam sosialisasi ini, Ibu Eni Ismiati, SE., M.Pd. selaku pemateri sekaligus ketua KPM-PKH Kecamatan Poncokusumo memaparkan pentingnya kebersihan diri dan lingkungan sebagai salah satu bentuk pencegahan stunting. ibu-ibu rumah tangga terlihat penuh antusias ketika mendengarkan materi yang diberikan.

Setelah sosialisasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan sabun cuci piring sebagai salah satu keterampilan yang dapat mendukung perekonomian keluarga. Pembuatan sabun cuci piring ini dipilih karena selain mudah dipraktikkan, bahan-bahan yang dibutuhkan juga terjangkau, dan hasilnya bisa dijual untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Dalam pelatihan ini, pemateri dibantu mahasiswa untuk membimbing peserta untuk membuat sabun cuci piring, serta memberikan tips tentang cara pemasaran produk tersebut.

“Terimakasih kepada kakak-kakak UIN Malang yang membantu desa mewujudkan salah satu misi Desa Pandansari tahun ini sebagai Desa Wisata UMKM. Pembuatan sabun cuci piring nanti bisa menjadi salah satu opsi yang dikembangkan ibu-ibu di desa untuk meningkatkan UMKM desa juga.” ucap Bapak Ahmad Zainul Abidin selaku Kepala Desa saat sambutan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan tentang pentingnya kesehatan anak dan cara mencegah stunting, sekaligus memperoleh keterampilan baru untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Melalui pemberdayaan UMKM berbasis produk rumah tangga seperti sabun cuci piring, diharapkan dapat membuka peluang usaha baru yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pengurangan kemiskinan ekstrem.

Reporter : Rizki Ramadhani Pratama

Lebih Lanjut »
KKM 86 UIN Malang Dukung Posyandu Desa Wonorejo dengan Edukasi Gizi dan Stimulasi Anak
Kamis, 9 Januari 2025 . in Berita . 270 views
8499_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 86 UIN Malang aktif mendukung kegiatan Posyandu rutin bulanan di Polindes dan Posko 3 Posyandu Desa Wonorejo pada 6, 8, dan 9 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKM 86 UIN Malang yang bertemakan Parenting dan Pencegahan Stunting bagi Anak.

Dalam kegiatan ini, anggota KKM membantu proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengabsenan pengunjung, dan merekap data. Mereka juga menyumbangkan poster dan brosur yang berisi seputar informasi tentang makanan bergizi dan permainan sensorik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Poster dan brosur tersebut ditempel dan dibagikan kepada pengunjung Posyandu.

Inisiatif ini disambut antusias oleh petugas Posyandu dan masyarakat. Banyak pengunjung yang tertarik membaca informasi tersebut dan bersemangat menerapkan permainan sensorik dan resep makanan bergizi untuk anak-anak mereka.

8500_kkm.jpg

Salah satu anggota KKM, Kansa Tsabitah, menyatakan kebahagiaannya melihat antusiasme masyarakat. "Kami sangat senang bisa berbagi informasi bermanfaat dan mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat."

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Wonorejo meningkatkan pemahaman tentang gizi dan stimulasi anak untuk mencegah stunting.

 

Kontributor: KKM 86 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
UIN Malang Persiapkan Pemutakhiran Data Pemeringkatan QS WUR 2025
Kamis, 9 Januari 2025 . in Berita . 264 views
8497_umiii.jpg

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Lembaga Penjaminan Mutu UIN Malang gelar Pemutakhiran Data Pemeringkatan QS WUR yang dilaksanakan pada Kamis, 9 Januari 2025 di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat dengan mengundang Para Wakil Dekan Bidang Akademik, Para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama dan Para Ketua Prodi di UIN Malang.

8498_dfdg.jpg

Prof Umi Sumbulah, M.Ag selaku WR 1 UIN Malang menyampaikan bahwa Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menduduki peringkat 169 di Asia Tenggara versi QS WUR

Dr. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I menyampaikan bahwa QS WUR telah merilis beberapa pemeringkatan universitas, yaitu QS WUR Sustainability 2025 untuk menilai kemampuan universitas dalam mengatasi tantangan lingkungan, sosial, dan tata kelola.

8496_sa.jpg


Kemudian QS WUR 2025 yang menggunakan sembilan indikator untuk menilai kinerja dan kualitas universitas, di antaranya reputasi akademik, reputasi pengusaha, rasio dosen-mahasiswa, dan jumlah kutipan per fakultas.
Peningkatan kualitas PTKIN akan terus ditingkatkan dengan akreditasi program studi internasional, jurnal dan publikasi ilmiah yang terindeks nasional maupun internasional, beasiswa mahasiswa asing, dan peningkatan Guru Besar, tambah Prof Umi.

Lebih Lanjut »
KKM 10 UIN Malang Gelar Seminar Parenting Bahas Pola Asuh Anak
Kamis, 9 Januari 2025 . in Berita . 280 views
8614_kkm.jpg

HUMAS UIN MALANG - Kelompok 10 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar seminar parenting bertema "Peran Orang Tua terhadap Pembentukan Karakter Anak" di aula SDN 1 Ngebruk, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (9/1/2025). Seminar ini menghadirkan Dr. Hj. Rofiqah, M.Pd., C.Ht., dosen Psikologi UIN Malang sekaligus konselor keluarga, sebagai pemateri utama. Acara bertujuan memberikan wawasan kepada orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang tepat dalam membentuk karakter anak di tengah tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 65 wali murid, perangkat desa, guru SDN 1 Ngebruk, Kepala Desa Ngebruk Bapak Sanam, serta Kepala Sekolah Ibu Rurun Indayati, S.Pd. Moderasi dilakukan oleh Kamelia Nurul Arifah, mahasiswa Perbankan Syariah UIN Malang sekaligus anggota KKM Kelompok 10. Seminar dimulai pukul 09.45 WIB dengan sambutan dari Kepala Desa, Kepala Sekolah, dan Ketua KKM Kelompok 10, Arif Rahman. Sesi penyampaian materi berlangsung selama 40 menit dan dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif selama 10 menit.

8615_kkm.jpg

Dalam paparannya, Dr. Rofiqah menekankan bahwa peran orang tua tidak hanya sebatas memberikan pendidikan akademik tetapi juga membangun kepribadian dan kesehatan mental anak. Ia menjelaskan bahwa pola asuh yang konsisten dapat membantu anak menghadapi pengaruh lingkungan yang sulit dikendalikan. Beberapa pertanyaan dari peserta mencakup cara menghadapi anak yang sulit diberi pengertian hingga strategi menangani anak yang tantrum di tempat umum.

Seminar ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta. “Kami berharap seminar ini dapat memberikan wawasan baru bagi orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka,” ujar Arif Rahman. Dengan suksesnya acara ini, diharapkan para orang tua dapat lebih memahami pentingnya pola asuh yang tepat untuk membentuk karakter anak yang tangguh di era modern.

 

Kontributor: KKM 10 UIN Malang

Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Penguatan Modul Ajar: Bekal Strategis Asistensi Mahasiswa TBI dan PBA
Kamis, 9 Januari 2025 . in Berita . 337 views
8490_oke.jpeg

HUMAS UIN MALANG – Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menjadi saksi semangat mahasiswa Tadris Bahasa Inggris (TBI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Modul Ajar yang digelar pada Kamis (9/1). Selain sebagai upaya memperkuat pemahaman tentang Modul Ajar, kegiatan ini juga menjadi ajang pembekalan bagi mahasiswa yang akan menjalani asistensi mengajar di sekolah-sekolah mitra.  

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan narasumber Dra. Zahroul Mufida, seorang guru berpengalaman dari MTsN 3 Malang. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan yang dirancang untuk mempersiapkan mereka menjadi pendidik yang lebih profesional dan inovatif.  

Dalam pemaparannya, Dra. Zahroul Mufida menekankan pentingnya keseimbangan antara perencanaan dan pelaksanaan dalam pendidikan. Ia menyampaikan kutipan inspiratif:  "Pekerjaan yang baik tanpa perencanaan akan menjadi sulit. Perencanaan yang baik tanpa pelaksanaan akan menjadi arsip."  

8491_oke.jpeg

Narasumber juga memberikan wawasan tentang bagaimana Modul Ajar dapat menjadi alat yang efektif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna di kelas. "Perencanaan yang matang harus diimbangi dengan pelaksanaan yang terarah agar hasilnya maksimal," tambahnya.  

Acara ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan praktik penyusunan Modul Ajar. Peserta diberikan contoh-contoh modul yang relevan, yang dapat mereka gunakan selama masa asistensi mengajar. 

8492_oke.jpeg

Abbas Rifa’i salah satu mahasiswa TBI mengungkapkan manfaat besar yang didapatkan dari kegiatan ini. “Pembekalan ini sangat membantu kami dalam mempersiapkan diri untuk asistensi mengajar. Kami jadi lebih paham bagaimana menyusun dan menerapkan modul ajar yang efektif,” ungkapnya.  

Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan mahasiswa TBI dan PBA UIN Malang dapat menjadi tenaga pendidik yang unggul, berbekal kemampuan menyusun dan menerapkan Modul Ajar dengan baik selama menjalani asistensi mengajar.  

Reporter: Azman Fawwazi

Lebih Lanjut »
Seleksi Program Profesi Apoteker UIN Maliki Malang: Diikuti Peserta dari Dalam dan Luar Negeri
Kamis, 9 Januari 2025 . in Berita . 345 views
8488_asing.jpg

 

HUMAS UIN MALANG – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Program Profesi Pendidikan Apoteker UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melaksanakan tes seleksi bagi calon mahasiswa baru pagi ini. Bertempat di laboratorium komputer Fakultas Sains dan Teknologi lantai 3, seleksi ini diikuti oleh 123 peserta, termasuk satu peserta asing asal Mesir, Hagar Yahya Abdelfattah Mahmoed Muhamed. Kamis, 9 Januari 2025.

8489_cai.jpg

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Maliki Malang, Prof. Dr. apt. Roihatul Mutiah, SF., M.Kes., menjelaskan bahwa seleksi ini merupakan kali kelima yang diadakan oleh program studi tersebut. “Seleksi ini bertujuan untuk mencari mahasiswa yang berkualitas, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi calon apoteker yang ahli dan profesional,” ujarnya.  

Seleksi dilakukan dalam dua tahap, yakni tes berbasis komputer (CBT) dan wawancara. CBT berlangsung dengan lancar pada pagi hari, dilanjutkan wawancara untuk menggali lebih dalam potensi dan motivasi peserta. Prosedur ini juga diberlakukan bagi peserta asing, termasuk Hagar Yahya, yang mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai standar yang telah ditetapkan.  

Prof. Roihatul menambahkan, dari 123 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 40 calon mahasiswa yang akan diterima. "Kami berharap melalui proses seleksi yang ketat ini, lulusan program profesi apoteker UIN Maliki Malang tidak hanya dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu, tetapi juga mampu lulus dengan hasil yang memuaskan, bahkan 100 persen," paparnya optimis.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen UIN Maliki Malang dalam mencetak apoteker profesional yang siap menghadapi tantangan dunia kesehatan modern. “Kami berharap, semua peserta yang lolos nantinya dapat membawa nama baik UIN Maliki Malang dan berkontribusi nyata di dunia farmasi, baik di dalam maupun luar negeri,” tutup Prof. Roihatul.

Seleksi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mengingat keterlibatan peserta asing menjadi bukti daya tarik dan kualitas pendidikan profesi apoteker di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.  

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up