Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Halal Center UIN Malang Raih Penghargaan Gubernur Jawa Timur
Rabu, 25 Oktober 2023 . in Berita . 787 views
6104_hc.jpg
Peraih Penghargaan East Java Halal Industry Fest 2023


HUMAS UIN Malang - Prestasi gemilang ditorehkan oleh Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berhasil meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Timur dalam kategori Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Produktif pada acara East Java Halal Industry Fest 2023 (24/10). Penghargaan ini menjadi prestasi istimewa mengingat persaingan sengit dengan sekitar 50 lembaga serupa di Jawa Timur.

6109_hc.jpg
Piagam Penghargaan Gubernur Jawa Timur

Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang adalah pusat pendidikan, riset, dan pengembangan produk halal yang telah lama menjadi kontributor penting dalam industri halal di Jawa Timur sejak 2015. Lembaga tersebut telah berhasil memfasilitasi proses sertifikasi halal, memberikan pelatihan, dan mendukung produk lokal untuk memenuhi standar halal yang ketat selama 8 tahun terakhir.

6105_hc.jpg
Pemberian Penghargaan kepada Ketua Halal Center

Dr. Begum Fauziyah, S.Si., M.Farm selaku Ketua Halal Center UIN Malang bersyukur atas prestasi yang dicapai Halal Center dan bangga dengan capaian kinerja tim. “Saya sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan ibu Gubernur Jawa Timur. Saya juga bangga dengan capaian kinerja tim Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) yang diketuai Ibu apt. Siti Maimunah M.Farm," ucapnya.

"Prestasi yang diperoleh bukanlah akhir dari semua kinerja pendampingan sertifikasi halal yang telah dilakukan, melainkan sebagai amanah gubernur yang harus dijaga dan dilaksanakan sebaik-baiknya oleh Halal Center UIN Malang melalui LP3H," pungkasnya.

Narasumber: Dr. Begum Fauziyah, S.Si., M.Farm (Ketua Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)
Reporter: Raalins W
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Rektor UIN Malang Membahas Tantangan Era 4.0 dan Upaya Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi di UIT Lirboyo
Rabu, 25 Oktober 2023 . in Berita . 633 views
6106_rektor.jpg


HUMAS UIN MALANG-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, memberikan Orasi Ilmiah pada kegiatan yudisium di Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo, Kediri, Rabu (25/10/2023).
Dalam paparannya, Prof. Zainuddin membahas tantangan yang dihadapi perguruan tinggi di era 4.0, yang ditandai oleh digitalisasi, coding, big data, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence AI), perkembangan yang sudah berkembang di dunia barat. "Era ini juga dicirikan oleh pekerjaan yang semakin bergantung pada komputasi dan internet," jelasnya.
Prof Zainuddin berbicara tentang dampaknya terhadap manajemen perguruan tinggi, khususnya bagi lulusan Universitas Islam Tribakti Lirboyo di Kediri. Dia menyebut bahwa pekerjaan konvensional akan digantikan oleh mesin, dengan perkiraan 97 juta tenaga kerja akan digantikan oleh tenaga mesin sebanyak 85 juta. Bahkan di perguruan tinggi negeri, banyak pekerjaan telah dialihkan menjadi outsourcing. "Namun, di UIN Malang, mereka berhasil mengajukan kontrak pekerja menjadi pegawai P3K," tegasnya.
Terkait dengan kesenjangan antara dunia industri dan perguruan tinggi, Prof. Zainuddin menekankan bahwa perguruan tinggi harus meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) dan beradaptasi dengan era 4.0. Jika tidak, perguruan tinggi akan tertinggal.

6107_cerqamah.jpg


UIN Malang telah mengembangkan Maliki Gate System yang berbasis big data. Sistem ini akan digunakan untuk menyediakan layanan kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di kampus. "Dengan adanya sistem ini, diharapkan pemberian layanan akan lebih cepat, efisien dan mudah cukup melalui perangkat seluler mereka," ujar beliau di hadapan para lulusan UIT Lirboyo.
Namun, Prof. Zainuddin juga menggarisbawahi bahwa proses pembelajaran di UIN Malang tidak sepenuhnya bergantung pada metode e-learning. Sebagian besar pembelajaran (70%) tetap offline atau tatap muka. Hal ini bertujuan untuk membangun ikatan emosional antara dosen dan mahasiswa, dan UIN Malang tetap mengutamakan pembelajaran tatap muka.
Selain itu, UIN Malang juga melakukan upaya pertukaran pelajar dengan negara-negara Eropa, sebagai langkah menuju status kampus yang unggul dan berprestasi internasional. Prof. Zainuddin juga menyoroti pentingnya pengembangan keterampilan baru pada mahasiswa. Mahasiswa perlu menguasai penggunaan big data, sistem pembelajaran, dan blended learning untuk menghadapi perubahan zaman. "Ini akan membantu mereka lebih siap menghadapi tuntutan pekerjaan yang semakin terdigitalisasi," terangnya.

6108_bersamaa.jpg


Perguruan tinggi, termasuk UIN Malang, perlu mengambil langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja dalam era 4.0. Ini mencakup perluasan pendekatan pembelajaran, investasi dalam teknologi, dan meningkatkan kerjasama antara perguruan tinggi dan dunia industri. Terlebih lagi, perguruan tinggi harus memastikan bahwa kurikulum dan pengajaran yang mereka tawarkan relevan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.
Mantan WR I itu juga mencatat upaya UIN Malang untuk menjadi kampus unggul dan berprestasi internasional dengan pertukaran pelajar ke negara-negara Eropa. Ini adalah langkah yang penting untuk memperluas wawasan mahasiswa dan memungkinkan mereka mendapatkan pengalaman internasional yang berharga.
Keseluruhannya, orasi ilmiah Prof. Zainuddin menggarisbawahi pentingnya adaptasi perguruan tinggi terhadap perubahan zaman, terutama dalam menghadapi revolusi industri 4.0. UIN Malang menunjukkan komitmen untuk menghadapi tantangan ini dan menjaga relevansinya di era yang semakin terdigitalisasi dan terkoneksi. Dengan langkah-langkah inovatif dan kerjasama yang kuat, diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa dengan baik untuk masa depan yang semakin canggih dan kompetitif. "Itulah tantangan nyata kita ke depan," pungkasnya.

Lebih Lanjut »
UIN Malang Memperluas Kerjasama dengan Enam Lembaga di Jawa Timur
Rabu, 25 Oktober 2023 . in Berita . 858 views
6102_ms.jpg
Penandatanganan Kerjasama oleh Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag

HUMAS UIN Malang - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang telah menandatangani perjanjian kerjasama melalui Lembaga Halal Center-nya pada acara The 2nd MIISE dan The 3rd PLANAR di Rumah Singgah Kampus 2 UIN Malang (25/10/23). Perjanjian meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan layanan sertifikasi halal. Tindakan ini menjadi langkah monumental dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan pendidikan serta layanan sertifikasi halal di Jawa Timur.

Enam lembaga dan tokoh terkemuka terlibat dalam perjanjian ini, diantaranya PCNU Kabupaten Jombang diwakili oleh Dr. Sholahuddin Fathurrahman (bidang pendidikan dan penelitian), Merah Putih Halal Consultant dihadiri Muhammad Rosyidi, Direktur (layanan sertifikasi halal), Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember dihadiri oleh Ketua Kampus berkolaborasi dalam penelitian syariah dan pendidikan agama, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Yasini Pasuruan diwakili oleh Ketua Senat untuk memperkuat pendidikan agama Islam, Lembaga Solusi Halal PW ISNU Jawa Timur dihadiri oleh Direktur yang berfokus pada layanan sertifikasi halal dan pengawasan kepatuhan, dan SPMHI (Society of Public Management and Halal Industry) diwakili oleh Profesor M. Bisri, membawa keahlian dalam manajemen publik dan industri halal.

6103_ms.jpg
Penandatanganan Kerjasama oleh Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag

Kerjasama lintas-lembaga ini akan menguntungkan masyarakat dan industri halal secara keseluruhan dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang standar halal dan mendukung penelitian yang berkualitas. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan kerja sama di berbagai sektor yang terlibat sebagai perwujudan nyata dari semangat memajukan ilmu pengetahuan dan layanan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Narasumber: Dr. Begum Fauziyah, S.Si., M.Farm (Ketua Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)
Fotografer: Panitia The 2nd MIISE x The 3rd PLANAR 2023
Reporter: Raalins W
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Kenalkan Ritual Kebahasaan Masyarakat Weyewa di Sumba Melalui Workshop Kebudayaan
Selasa, 24 Oktober 2023 . in Berita . 612 views
6100_wrsh.jpg

HUMAS UIN MALANG - Fakultas Humaniora menggelar workshop bertemakan "Kuliah Pakar" yang bertajuk "Sacred Language, Text, and Context" (24/10).

Tujuan dari workshop tersebut adalah mengenalkan etnografi, sejarah dan linguistik budaya lokal dari masyarakat Weyewa di Provinsi Sumba. Pembahasan yang disajikan dalam workshop ini berkaitan erat dengan tradisi religius terhadap para leluhur masyarakat Weyewa serta ritual speech yang sakral oleh suku lokal tersebut.

Workshop ini semakin menarik dengan hadirnya pakar Antropologi dari George Washington University, Prof. Joel C. Kuipers di Home teater lt.3. Beliau merupakan peneliti yang langsung terjun di lapangan pada tahun 1980-an.

6101_wrsh.jpg

Banyak mahasiswa yang antusias dalam mengikuti workshop ini, Aria Amalda salah satunya. Mahasiswa Sastra Inggris itu berharap bahwa diskusi yang mengkaji tentang kebudayaan lokal terus diadakan, terlebih di negara Indonesia yang memiliki banyak suku dan budaya.

"Semoga lebih banyak lagi pakar-pakar hebat yang didatangkan ke UIN Maliki Malang untuk membahas seputar kebudayaan lokal, ataupun mengangkat tema-tema yang sama menariknya dengan tema hari ini" ucapnya.

Reporter: Rayhan Hafizh Ananda
Fotografer: Tim Humaniora
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Workshop Uji Publik Sisdik NU Fokus pada Kurikulum Merdeka Belajar
Selasa, 24 Oktober 2023 . in Berita . 700 views
6096_men.jpg

HUMAS UIN MALANG-Pada hari kedua workshop uji publik sistem pendidikan Nahdlatul Ulama (Sisdik NU), peserta workshop telah memusatkan perhatian pada pembahasan kurikulum merdeka belajar. Workshop ini dihadiri oleh Anindito Aditomo, S.Psi, M.Phil., Ph.D., yang menjadi pemateri untuk review lanjutan Sisdik NU. Selasa (24/10/2023).

Dalam paparannya, Anindito menekankan bahwa pemerintah berencana mewajibkan semua satuan pendidikan untuk mengadopsi kurikulum merdeka pada tahun 2026/2027. Kurikulum merdeka ini bertujuan untuk mendorong pengembangan literasi, numerasi, dan karakter sebagai landasan utama, dengan mengurangi materi dan memberikan fleksibilitas untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.

6098_jos.jpg

Terdapat tiga karakteristik utama dalam kurikulum merdeka yang mendukung peningkatan pembelajaran siswa. Pertama, fokus pada materi esensial, yang memberi siswa lebih banyak waktu untuk belajar tanpa beban yang berlebihan, dengan penyesuaian kepada kemampuan individu mereka. Kedua, pembelajaran berbasis proyek dan jam pelajaran khusus untuk pengembangan karakter serta kompetensi profil pelajar Pancasila. Ketiga, memberikan fleksibilitas bagi guru dalam metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa serta konteks dan muatan lokal.

6097_pserte.jpg

Anindito juga menekankan bahwa guru perlu memiliki kemampuan untuk membaca kemampuan anak didik mereka, mengingat perbedaan yang ada. Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh semua guru, dan kesempatan ini digunakan untuk meningkatkan proses pembelajaran sehingga siswa merasakan peningkatan dari sebelumnya.

6099_tanya.jpg

Anindito menambahkan bahwa kurikulum merdeka ini menjadi pedoman untuk memastikan bahwa proses pembelajaran antara guru dan siswa dapat berjalan dengan baik dalam satu frekuensi, sehingga tujuan utama dari proses belajar mengajar dapat tercapai dengan baik. "Tujuan utama pembelajaran adalah untuk mengenalkan diri seseorang pada Sang Pencipta melalui pendidikan ilmu pengetahuan, akhlak yang baik, dan juga keimanannya," pungkasnya.

 

Lebih Lanjut »
Workshop Uji Publik Sistem Pendidikan NU di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Senin, 23 Oktober 2023 . in Berita . 704 views
6092_nu.jpg

HUMAS UIN MALANG - Bentuk penghargaan dalam memperingatan Hari Santri, UIN Malang menggelar workshop Uji Publik Sistem Pendidikan NU pertama kali di Malang.

6093_nu.jpg

Rektor UIN Malang mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas kesuksesan acara ini. “Terima kasih kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang telah mempercayakan UIN Maliki Malang menjadi host kegiatan workshop uji publik sistem pendidikan NU selama tiga hari ke depan (23-25/10),” ucapnya.

6094_nu.jpg

Prof. Dr. Zainal Rahawarin, M.Ag., selaku penanggung jawab Sisdik NU juga menyampaikan laporan tentang upaya dalam mengelola pendidikan di NU. “Ide sistem pendidikan NU adalah inovatif dan unik di Indonesia yang membutuhkan kerja keras dalam penyusunannya,” jelasnya.

Workshop yang dihadiri pimpinan PBNU, wakil sekjen NU, PBNU wilayah Jatim, dan pengurus PBNU digelar di Gedung Rektorat Lt.5. Rapat pertama workshop ini resmi diadakan pada 8-10 September 2023 di Bogor. Dalam satu minggu, pleno rapat membahas dan menghasilkan rancangan Sisdik yang diperlukan. Hal ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan pendidikan NU.

6095_nu.jpg

“Uji publik ini dilakukan untuk mendapatkan review dan pendapat yang bisa menyempurnakan sistem pendidikan ini. Proses uji publik ini akan dilanjutkan di IAIN Alauddin Makassar,” ujar Prof. Dr. KH. Nizar Ali, M.Ag. selaku Wakil Ketua Umum PBNU.

Semoga workshop ini berjalan lancar dan dapat memberikan hasil terbaik untuk kemajuan pendidikan di wilayah NU.

Reporter: Rahmata Bella & Rayhan Hafizh A.
Fotografer: Arjuna Ramadhany S.
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Santri Harus Jadi Contoh
Senin, 23 Oktober 2023 . in Berita . 803 views

 

6091_santri.jpg

HUMAS UIN MALANG-Rektor beserta sivitas akademika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pagi ini memperingati Hari Santri Nasional yang memiliki makna sebagai bentuk apresiasi terhadap supremasi perjuangan santri dan ulama pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Upacara peringatan hari santri nasional ini berlangsung di lapangan utama, Senin (23/10/2023).
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainudin, MA sebagai pembina upacara membacakan pidato menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas yang isinya sebagai berikut:
Tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai hari santri nasional oleh Presiden RI, Joko Widodo melalui Keppres Nomor 22 tahun 2015. Ketetapan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa para santri memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa, termasuk pemerdekaan Republik ini. Ketetapan tersebut bertepatan dengan deklarasi Resolusi Jihad yang dilakukan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari di Surabaya pada tanggal 22 Oktober 1945.
Kemajuan dan perkembangan sains dan teknologi serta budaya modern yang begitu akseleratif membuat banyak kalangan dan pemerintah khawatir akan berpengaruh fatal terhadap kehidupan manusia dan bahkan semua makhluk yang ada di bumi ini. Ketika perubahan sosial-budaya dalam masyarakat kita kian semakin terasa, maka tuntutan terhadap peran agama semakin besar, sementara kepergian kiai atau ulama satu demi satu kian bertambah dan belum cukup signifikan penggantinya, maka pada gilirannya tuntutan terhadap keberadaan ulama pun tak kalah besarnya, sebab merekalah sebagai pembawa misi agama dan pewaris para Nabi. Selain itu memang kiai dengan pesantrennya telah memiliki kontribusi besar dalam pembangunan nasional.
Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia, memiliki kontribusi besar dalam pengembangan kepribadian, antara lain adanya perhatian besar kiai terhadap santri, rasa hormat dan tawadhu santri terhadap kiai, hidup sederhana, hemat dan mandiri, kesetiakawanan, saling menolong, disiplin serta tahan uji. Dalam kehidupan pesantren terlihat leburnya individualisme dan egoisme. Apalagi kalau dikaitkan dengan persoalan pengangguran, pesantren tidak akan khawatir dengan pekerjaan, sebab pesantren memang tidak menjanjikan kerja (promise of job). Tujuan pendidikan pesantren yang asasi adalah untuk mencetak manusia berilmu dan bertakwa. Dua entitas ilmu dan takwa tersebut harus dimiliki oleh seorang santri. Berilmu saja tanpa disertai takwa maka akan menjadi riskan, begitupun sebaliknya. Maka, lulusan pesantren pada umumnya tidak kenal menganggur, karena modal soft skill-nya mereka bisa bekerja di hampir semua sektor.
Sistem pendidikan pesantren hingga saat ini masih yang terbaik, karena tiga hal: Pertama, pola pendidikan live in (tinggal di ma’had) selama masa belajar. Kedua, adanya kurikulum yang tersembunyi (hiden curriculum) dari para kiai dan ustaz yang menjadi role model bagi para santrinya. Ketiga, tradisi santri yang memiliki sikap dan karakter yang excellent yaitu tawadhu’, ulet, dan mandiri. Sikap-sikap tersebut menjadi kebutuhan yang sangat didambakan di era modern seperti sekarang ini.
Selain itu, pendidikan di pesantren juga bersifat inklusif dan tidak membatasi usia santri. Siapapun bebas belajar (nyantri) di pesantren, termasuk yang tidak memiliki biaya hidupnya. Karena para kiai memiliki tanggungjawab dan perhatian besar terhadap keberlangsungan pendidikan anak bangsa. Tradisi pendidikan khas pesantren inilah yang kemudian menginspirasi para pengelola pendidikan di beberapa perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKIN) untuk menyelenggarakan program ma’had yang memadukan pendidikan tinggi dengan pesantren, seperti contohnya yang sudah berlangsung lama di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini. Jayalah santri, jayalah kiai, jayalah pesantren dan jayalah kita semua.
Sekian, Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamit Thariq. Wassalam.

Lebih Lanjut »
Upacara Hari Santri: "Bersama Santri Jayakan Negeri"
Minggu, 22 Oktober 2023 . in Berita . 1243 views
6084_santri.jpg
Mahasantri UIN Malang Ikuti Upacara Hari Santri

HUMAS UIN Malang - Lapangan UIN Malang diramaikan oleh semangat juang ribuan santri dengan baju warna putih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2023 (22/10). Upacara besar ini diadakan di Lapangan Kampus UIN Malang dengan penuh semangat dan kebanggaan.

Mahasantri Pusat Ma'had Al-Jamiah UIN Malang hadir menjadi peserta dengan mengenakan baju berwarna putih yang menunjukkan sisi positif sebagai seorang santri. Tak hanya ikut hadir, namun beberapa dari mereka menjadi petugas upacara pagi ini, salah satunya pemandu pembacaan ikrar santri.

6085_santri.jpg
Sambutan Rektor UIN Malang

"Apresiasi tinggi kepada Kyai dan pesantren dalam membentuk kepribadian santri di Indonesia. Pendidikan pesantren dapat mencetak manusia yang berilmu dan bertaqwa, keduanya harus dimiliki oleh setiap seorang santri," ucap Rektor UIN Malang dalam sambutannya.

Sistem pendidikan pesantren yang didasarkan pada prinsip Live-in dan memiliki kurikulum tersirat di balik bimbingan kyai dan ustad telah membentuk sikap dan karakter santri, salah satunya sikap tawadu dianggap sangat penting di era modern ini. Pendekatan yang digunakan oleh santri, kyai, dan pesantren menjadi sorotan bagi lembaga pendidikan lain yang berusaha menggabungkan pendidikan agama dan umum seperti yang diimplementasikan di UIN Malang.

6086_santri.jpg
Upacara Hari Santri Dilaksanakan di Lapangan UIN Malang

Upacara ini mencerminkan semangat juang para santri dalam memajukan bangsa. Mereka adalah pemimpin masa depan yang akan meneruskan warisan nilai-nilai Islam, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. UIN Malang bersama mahasantri siap berjuang untuk masa depan yang lebih berkemajuan. Selamat Hari Santri Nasional!

Reporter: Rizki Ramadhani P. & Rahmata Bella
Fotografer: Jajang Oghi W. & Rifky Zahrul A.
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »
Tingkatkan Pengawasan Kinerja OMIK Fakultas, SEMA-F Psikologi Gelar Progres Report
Sabtu, 21 Oktober 2023 . in Berita . 585 views
6082_fp.jpg

HUMAS UIN MALANG - Dalam rangka mengevaluasi kinerja dan meningkatkan pengawasan terhadap OMIK Fakultas Psikologi, SEMA-F Psikologi UIN MALANG menggelar kegiatan Progress Report yang diikuti Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi (Dema F.Psikologi) di Aula lantai 3 Gedung C UIN MALANG pada Sabtu, (21/10/2023).

"Progress Report ini dilaksanakan sebagai bentuk controlling dan pengawasan terhadap program kerja DEMA F. Psikologi serta mengetahui polemik yang ada dalam program kerja. Kegiatan ini dilakukan demi menciptakan kepengurusan organisasi yang lebih baik dari sebelumnya," ungkap Ahmad Afksar selaku Ketua SEMA.

6083_psi.jpg

Setiap peserta dari Dinas dan LSO diwajibkan untuk mempertanggungjawabkan dan melaporkan progres kinerjanya selama setengah periode kepengurusan. Laporan yang disampaikan akan direspon dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari pihak Senator atau SEMA F. Psikologi sebagai penyelenggara kegiatan Progress Report.

SEMA F. Psikologi juga tidak lupa menanyakan terkait kendala dan polemik yang terjadi di internal lembaga ekskutif. Ini sangat perlu dilakukan untuk mengetahui berbagai permasalahan yang ada sebagai bahan untuk evaluasi kinerja. Evaluasi kinerja ini bertujuan untuk mewujudkan kepengurusan yang lebih baik ke depannya.

Dengan terselenggaranya kegiatan Progress Report ini, diharapkan dapat menjadi bahan bagi lembaga ekskutif untuk mengevaluasi kinerja demi menciptakan kepengurusan yang lebih baik.

Reporter & Fotografer: Rizki Ramadhani Pratama
Editor: Edy Hyto

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up