HUMAS UIN MALANG-Pelaksanaan apel pagi kali ini, Senin (20/3) dipimpin langsung oleh ketua Satuan Pengawas Internal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Dr. H. In'am Esha. Mengawali pengarahannya peserta apel diajak sejenak untuk mencairkan suasana dengan yel-yel bersama.
Untuk menggambarkan pelaksanaan apel pagi kali ini, In'am mengisahkan seorang tokoh Islam yang sangat terkenal dalam keahliannya dalam berperang yaitu Salahudin al Ayubi. Beliau diceritakan bahwa kunci kemenangannya dalam memimpin perang berada di sholat subuh berjamaah. "Jika prajuritnya 100 persen melaksanakan jamaah subuh maka sekuat apapun musuh akan bisa ia taklukkan," kata In'am menceritakan sejarah Salahuddin Al Ayyubi.
Kisah tersebut bisa diambil contoh dan diimplementasikan dalam pelaksanaan apel pagi ini, jika pelaksanaan apel ini bisa diikuti 100 persen maka tidak sulit bagi kampus ini untuk mewujudkan mimpi besarnya menjadi unggul bereputasi internasional. "Saya yakin jika cara tersebut diimplementasikan bisa membawa kampus ini menuju cita-cita besarnya," ungkapnya penuh yakin.
Sebentar lagi, tambah dia, seluruh umat Islam akan menjalankan ibadah puasa Ramadan dan tentunya diharapkan setelah puasa tidak kendor untuk mengikuti apel. "Semoga target 100 persen yang ikut apel bisa dilaksanakan dengan baik," harapnya.
Perlu diinformasikan bahwa Minggu kemarin para pimpinan sudah melaksanakan Rapat Pimpinan atau Rapim sebagai rapat tertinggi di tingkat universitas untuk memastikan kebijakan apa yang akan dilakukan untuk tahun ini dan yang akan datang. "Salah satu poin penting di Rapim itu yaitu implementasikan sistim pengendalian internal pendidikan (SPIP).
SPIP itu, kata dia, memiliki Empat tujuan penting yaitu bagiamana mencapai tujuan yang efektif dan efisien, kedua, untuk memastikan apakah SDM bekerja dalam rangka mencapai tujuan itu, ketiga bagaimana aset milik negara apakah untuk menunjang pencapaian utama organisasi itu. "Ini akan selalu dievaluasi oleh Kemenag dan juni insyaallah akan ada maturity untuk melaksanakan evaluasi di kampus ini," paparnya.
Untuk itu, mari bersama-sama jika ada yang tidak sesuai aturan segera di koordinasikan sesuai dengan strukturalnya masing-masing. "Aturan itu ada dua ada yang bisa diganti dan bisa direvisi, dan proses revisi itu lumrah dilakukan untuk proses penyesuaian kondisi aturan main di lapangan karena itu menjadi kunci," terangnya.
Membawa kampus ini mencapai cita-cita nya sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. "Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dan tanggung jawab kita bersama sebagai tubuh di organisasi ini," pungkasnya.
HUMAS UIN MALANG-Upaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang untuk melestarikan lingkungan dan menuju kampus hijau terus dilakukan di hutan kampus atau Kehati yang berada di kawasan kampus 3 Kota Batu, Minggu (19/3).
Dalam memperingati Hari Air dan Lingkungan se dunia, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag bekerjasama dengan Wali Kota Batu, TNI, dan tim founder Alamku Hijau.
Kegiatan aksi nyata ini juga digelar kenduri atau doa bersama tepat berada di sumber mata air yang berada di kawasan Kampus 3 di Jalan Locari Desa Precet Batu. Gus Is, sapaan akrab WR 4 menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan aksi nyata untuk merawat lingkungan ini. Apa yang dilakukan ini bukan untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi ini salah satu langkah nyata untuk menjaga alam demi generasi yang akan datang. "Saya ucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung dan hadir secara langsung untuk memperingati hari air sedunia dan hari lingkungan di kampus 3 ini," ucapnya.
Gus Is menyadari bahwa manusia sangat bergantung sekali terhadap alam, Akan tetapi, yang tergerak hatinya untuk senantiasa menjaga kelestarian alam tidak banyak. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban setiap insan untuk saling mengingatkan menjaga alam ini tetap seimbang dan lestari. "Ayo kita bersama-sama memanfaatkan alam dan menjaganya sebagai bentuk syukur kita kepada sang pencipta," ajaknya.
Gus Is menambahkan, bahwa rencana kedepan kampus 3 ini akan menjadi pusat pendidikan terbesar, kampus 1 di jalan gajayana akan digunakan Program Pascasarjana S2 dan S3, kampus 2 akan menjadi Rumah Sakit Pendidikan, Kampus 4 yang berada di Turen akan dijadikan Agro Kompleks. "Kita konsentrasi di kampus 3, wilayah sekitar 100 h akan kami gunakan bangun gedung dengan tulisan Bismillahirrahmanirrahim," jelas Gus Is saat memberikan sambutan kegiatan penghijauan di hutan kampus.
Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai berhalangan hadir dan diwakili langsung Mochammad Agoes Machmoedi, S.Sos. Staff Ahli bidang pemerintah hukum dan politik menegaskan bahwa kegiatan aksi nyata seperti ini sangat penting karena untuk menunjang situasi kota Batu sebagai kota wisata yang udaranya sejuk dan alamnya yang indah. "Oleh karena itu, kegiatan penghijauan seperti ini akan kami dukung 100 persen," ucapnya.
Selain itu, pembangunan yang tidak menghiraukan keseimbangan juga akan memberi dampak pada kehidupan alam, yang semula ada sebanyak 422 sumber mata air sejak 15 taun lalu hingga sekarang tersisa 58 sumber mata air. "Hal ini membuat saya sangat prihatin, jika tanahnya tidak bisa menopang hutan maka mata airnya tidak akan mengalir," paparnya.
Harapan kami, tambah dia kepedulian terhadap penghijauan hutan kota Batu dapat diteruskan oleh semua kalangan dan Alhamdulillah kampus UIN Malang telah menyiapkan ruang terbuka hijau seluas 20 hektar, perlu ada penanaman sehingga kebutuhan oksigen dapat terpenuhi. "Kita punya kewajiban menyediakan alam yang baik untuk generasi mendatang, apa yang kita lakukan hari ini untuk mewariskan mata air bukan air mata," tegasnya.
Sementara itu, Letjet TNI (Purn) Ganip Warsito, SE., MM. Mantap Kepala BNPB Ke-4, Staf Khusus Menteri ATR & BPN dengan tegas dirinya akan selalu melakukan aksi nyatanya demi menyelamatkan lingkungan. "Kita menyelamatkan alam, maka alam akan menyelamatkan kita," pesannya.
Masyarakat yang membutuhkan air akan semakin bertambah, sehingga perlu menumbuhkan kembali di setiap mata air yang ada di skitar. "Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk selalu menjaga kelestarian alam ini," ajaknya.
HUMAS UIN MALANG-Syarat khusus untuk kenaikan kepangkatan jenjang ke Guru Besar wajib mempublikasikan artikel di jurnal internasional bereputasi seperti Scopus maupun Web Of Science (WoS) adalah keniscayaan. Demikian disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Jember, Prof. Dr. Isti Fadah, MM, dalam pembukaan kegiatan Fokus Grup Discussion Percepatan Guru Besar untuk Dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember. Kegiatan yang dilakukan tanggal 18-19 Maret 2023, Di Hotel Dafam, Jember, yang diikuti oleh seluruh tendik sejumlah 55 dosen. Harapannya dengan kegiatan ini para calon guru besar dapat termotivasi dan tetap semangat untuk dapat mencapainya. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang cukup kompetensi yaitu Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, SE, M.Si, Guru Besar Fakultas Ekonomi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta sebagai Tim Penilai PAK Dosen Nasional.
Dalam pemaparannya, Prof Sani mengatakan bahwa salah satu point penting untuk mencapai jabatan Guru Besar adalah menulis karya ilmiah atau artikel di jurnal internasional bereputasi. Ini bisa menjadi salah satu point penting yang bisa jadi penghambat dosen untuk mencapainya. Mulai menyiapkan materi artikel yang bagus, submit di jurnal yang bereputasi, proses review yang bisa memakan waktu berbulan-bulan, serta publikasi yang lama, dan biaya publikasi yang cukup mahal, menjadi hambatan tersendiri bagi dosen untuk dapat mencapai jenjang Guru Besar. Kesan tersebut yang selama ini menjadi beban dosen untuk malas mengajukan kepangkatan ke Guru Besar.
Persepsi tersebut masih menurut Prof Sani, adalah anggapan yang tidak selamanya dapat dibenarkan. Dalam mengajukan kepangkatan terutama ke Guru Besar berdasarkan PO PAK 2019+ Suplemen +Penyesuaian, telah mengatur perubahan ketentuan yang selama ini terkesan memberatkan. Adanya aturan yang baru tersebut, justru memberikan kemudahan, seperti, tidak diperlukan lagi adanya peer review dari 2 orang guru besar, sehingga langsung dapat dinilai oleh Tim Penilai PAK Dosen Nasional. Selain itu Tim Penilai PAK Dosen yang menilai karya ilmiah dosen hanya 2 orang, yang salah satunya dapat dipilih sendiri oleh Universitasnya masing-masing, sedangkan penilai satunya akan dipilihkan oleh Ristekdikbud.
Kemudahan lainnya adalah seseorang yang telah lulus S3 (Doktor), minimal 1 tahun bisa mengajukkan kepangatan ke Guru Besar yang tadinya harus menunggu 3 tahun, dengan mempublikasikan artikel di jurnal interasional bereputasi sebanyak 2 artikel dengan SJR 0,10. Demikian juga loncat jabatan dari Lektor ke Guru Besar dapat dimungkin dengan telah mempublikasikan artikel di jurnal bereputasi internasional sejumlah 4 artikel dan 2 diantaranya SJR diatas 0,4.
Prof Sani menyarankan untuk mencapai Guru Besar sebenarnya tidak terlalu sulit asal, konsisten menulis artikel di jurnal ilmiah termasuk kolaborasi dengan mahasiswa, rekan kolega, artikelnya benar-benar mengandung novelty, mencari jurnal yang kredibel, memilih publish di Publisher yang tidak diragukan kredibilitasnya seperti Emerald, Elsevier, Indersciene, ScienceDirect. Jangan lupa pilih jurnal yang tidak berbayar, serta sabar dalam merevisi, meskipun membutuhkan waktu 1-2 tahun, termasuk jangan lupa banyak berdo’a (Sani2023)
HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melepas 800 wisudawan pada periode I yang digelar pada Sabtu (18/3). Pada prosesi wisuda yang ke-74 ini terdapat Tiga wisudawan yang meninggal dan tidak dapat mengikuti prosesi wisuda.
"Ada tiga mahasiswa UIN Maliki Malang yang hari ini tidak bisa mengikuti wisuda akibat meninggal dunia dan hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh orang tua almarhum," kata Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag.
Para orang tua sudah diundang hadir untuk mewakili putra putrinya yang berpulang, akan tetapi tidak ada yang berkenan hadir dikarenakan masih berduka dan dikhawatirkan akan mengingatkan kembali pada almarhum. "Kita doakan semoga almarhum senantiasa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan tercatat sebagai syuhada," doanya.
Ia juga berpesan kepada wisudawan untuk senantiasa mengamalkan ilmunya sesuai bidang masing-masing. Serta mampu menjaga nama baik almamater UIN Maliki Malang saat terjun di tengah masyarakat. "Karena kalian semua bagian dari keluarga besar UIN Maliki Malang," pesannya.
Untuk peraih wisudawan terbaik periode I tahun 2023 kali ini di raih oleh Zahria Muharromin Trisna asal Pasuruan.
HUMAS UIN MALANG-"Tak terasa perjalanan UIN Mulana Malik Ibrahim Malang sudah menjalani prosesi wisuda yang ke-74 kali dengan jumlah lulusannya mencapai 52.705 alumni, dan ini berdasarkan catatan pribadi saya," ungkap Ketua Senat UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. Muhtadi Ridwan. M.Ag, Sabtu (18/3). Jika dihitung dengan umur manusia tentunya sudah cukup tua dan berumur, itu artinya kampus ini harus senantiasa terus berupaya untuk menjaga amanah kualitas lulusannya. "Bahasa kasarnya maaf, jangan seperti 'beol' kalau ngerumat mahasiswa. Masuk gak mikir keluarnya gak mikir," pesannya.
Ketua Senat menyampaikan bahwa indikator keberhasilan kualitas pendidikan itu ada tiga syarat, yaitu ramah regulasi, ramah ilmunya, dan ramah masyarakat. "Artinya masyarakat tidak perlu tanya lagi soal tiga syarat itu dan hal itu menunjukkan bahwa pendidikan tersebut sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat," papar Prof. Muhtadi saat memimpin rapat senat. Soal alumni, kata Prof. Muhtadi, harus mendapatkan perhatian penuh dari kampus ini, keberadaan alumni jangan hanya dijadikan kebutuhan dokumen sajian saja untuk kebutuhan laporan, lembaga ini harus tahu dan hadir untuk membantu para alumninya. "Posisi kita sebagai orang tuanya harus ikut andil bergerak mengantarkan para alumninya bisa terserap di dunia kerja dan ini sudah difasilitasi melalui career center UIN Maliki Malang," paparnya.
Mudah-mudahan prosesi wisuda yang ke-74 ini bisa berjalan lancar dan ilmu yang diterima oleh para mahasiswa bisa bermanfaat untuk masyarakat secara luas. "Semoga para wisudawan senantiasa mendapatkan ilmu manfaat dan berkah dunia akhirat. Alfatiha...," doanya.
HUMAS UIN MALANG-Segenap pimpinan Universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang setelah dua hari fokus dalam acara rapat pimpinan kali ini mereka kembali berkumpul untuk mengikuti pelatihan keuangan yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Kementerian Agama RI di UIN Maliki Malang, Jumat (17/3). Pelatihan yang bertempat di ruang pertemuan senat Lt.4 itu dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dinilai sangat penting bagaimana pengelolaan keuangan di UIN Maliki Malang bisa tepat sasaran dan mencapai output sesuai dengan apa yang diharapkan bersama. Berbicara soal anggaran, kata beliau, tentu akan selalu berhubungan dengan anggaran dan program kerja yang ada di kampus ini. Untuk itu, para pejabat penting di lingkungan UIN Maliki Malang semua hadir dalam forum pelatihan ini yang di hadiri langsung oleh Bapak Indra dai BPKH Kemenag Pusat. "Kita akan banyak belajar bagaimana cara mengelola anggaran yangbaik dan efisien," paparnya. Apa lagi, tambah dia, UIN Malang memiliki cita-cita mulia yaiotu menjadi kampus unggul dan bereputasi internasional. tidak hanya itu saja, berdasarkan roadmap kampus berlogo ulul albab ini, tahun 2024 di upayakan UIN Maliki Malang bisa mencapai targetnya yaitu menjadi kampus PTNBH atau Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. Menjadi kampus dengan pengelolaan keuangan berbasis PTNBH dibutuhkan sumber pendanaan yang mencukupi, sehingga pendapatan di UIN Maliki malang harus terus ditingkatkan agar kampus ini bisa mandiri. Pasalnya, jika kampus ini sudah PTNBH maka sokongan dana DIPA dari pemerintah akan sangat berkurang dan nilainya sangat sedikit. Untuk Itu dibutuhkan kemandirian baik dari sisi keuangan, pendapatn, dan juga kesejahteraannya. Semoga dengan adanya pelatihan pengelolaan keuangan ini bisa memberikan dampak positif bagi para pimpinan untuk menuju kampus unggul bereputasi internasional. (jj/*)
Drs. EC. Sugeng. Ak, MM, M.Ak. memaparkan tentang pentingnya menjaga kode etik bagi Konsultan Pajak.
Exploring the Potential and Career of Taxation to Kick Start a Professional Tax Consultant (Mendalami potensi dan Karir Perpajakan untuk Memulai Menjadi Konsultan Pajak Profesional). Itulah tema yang diusung pada kegiatan kali ini oleh unit Tax Center Fakultas Ekonomi UIN Malang. Acara yang digelar di Auditorium Kamis pagi mulai pukul 09.00 WIB ini mengundang 2 narasumber yakni Avesiana Khilya M. S.Akun dan Drs. EC. Sugeng. Ak, MM, M.Ak. dihadiri oleh sekitar 100 mahasiswa program studi Akuntansi.
Dalam paparannya, Avesiana menjelaskan bagaimana kewajiban para wajib pajak, mengapa pajak harus dibayar, dan ketentuan mengenai NPWP. “Setiap negara pada umumnya menerapkan kewajiban bagi warga negaranya untuk dapat membayar pajak sesuai dengan kebijakan masing-masing negara. Kewajiban ini harus dilaksanakan oleh semua Wajib Pajak, baik itu Wajib Pajak orang pribadi maupun Wajib Pajak badan” pungkasnya.
Sementara itu pimpinan kantor konsultan pajak KJA Sugeng yang juga Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Cabang Malang Drs. EC. Sugeng. Ak, MM, M.Ak. mengatakan bahwa pilihan yang tepat bagi mahasiswa semuanya untuk menjadi konsultan pajak karena memberikan jasa bagi para wajib pajak. Konsultan pajak berhak untuk memberikan jasa konsultasi di bidang perpajakan sesuai dengan batasan tingkat keahliannya. Ia menambahkan bahwasanya kewajiban konsultan pajak antara lain memberikan jasa konsultasi kepada wajib pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan, serta yang kedua adalah mematuhi kode etik. “ini yang paling penting adik-adik sekalian, nanti kalau anda menjadi konsultan pajak maka harus benar-benar mengethui kode etik ini karena ini menyangkut masalah integritas dan komitmen. Sekarang ini lagi viral para oknum pegawai pajak bergaya hidup mewah (menerima suap dan gratifikasi) karena lupa akan kode etik” sambungnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa perubahan sistem yang ada di DJP (Direktorat Jenderal Pajak) sangat cepat diantaranya SILK (Standardisasi Informasi Layanan Keuangan) sehingga pajak tidak bisa didekati hanya dengan 1 disiplin ilmu.
“Setiap perusahaan pasti punya pegawai bidang perpajakan. Kenapa harus merekrut konsultan pajak? Karena memang perubahannya begitu cepat” pungkasnya.
Sebagai penutup dalam sesi tanya jawab, ada sekitar 10 penanya dari mahasiswa dengan suasana yang penuh antusias bertanya kepada Bapak Sugeng.
HUMAS UIN MALANG-Sebagaimana biasanya pelaksanaan apel pagi yang dilakukan secara rutin oleh UIN Maliki Malang di masing-masing kantor tentu saja memiliki manfaat bagi kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi ASN, Senin (13/3). Dalam apel pagi kali ini, Kepala Biro AUPK Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd dalam arahannya kembali menegaskan bahwa manfaat apel ini sebagai sarana bagi pimpinan atau atasan untuk memberikan pembinaan dan pengawasannya terhadap para pegawainya. "Untuk itu apel ini sebagai sarana untuk memberikan arahan dan melakukan pengawasan sekaligus untuk menyampaikan banyak informasi terkait pelaksanaan program dan kegiatan," paparnya.
Melalui apel pagi para pimpinan akan memberikan berbagai informasi penting terkait pelaksanasn program dan kegiatan yang ada di instansinya. Misalnya saja persoalan Rapat Pimpinan (Rapim) yang dalam minggu ini akan di laksanakan di kampus ini. Rapim ini bertujuan untuk mempertajam apa yang menjadi target yang hendak diwujudkan oleh UIN Maliki Malang. Rapim yang dijadwalkan 15-16 Maret ini, para pimpinan ingin UIN Maliki Malang mampu menjadi perguruan tinggi unggul bereputasi internasional. "Kita doakan semoga para pimpinan kampus ini bisa berhasil melakukan penajaman terhadap tugas utamanya yaitu menjadikan kampus terbaik unggul dan bereputasi internasional," paparnya. Karo AUPK menjelaskan bahwa target UIN Maliki Malang tahun 2025 diusahakan harus menjadi PTNBH, yaitu perguruan tinggi yang levelnya satu tingkat dari BLU, berdasarkan fakta yang ada, kampus berlogo ulul albab ini sudah 15 tahun menyandang status layanan BLU, akan tetapi masih belum PTNBH. "Untuk menjadi PTNBH syaratnya banyak, yaitu kampus ini harus memiliki pendapatan yang tinggi, kampus yang peduli terhadap lingkungan, dan terakreditasi A, serta para dosen dan pegawainya memiliki karya ilmiah yang terpublikasikan," paparnya.
HUMAS UIN MALANG - Fakultas Syariah Universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang siang ini menggelar seminar nasional dengan tajuk “Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024: Potensi sengketa dan tantangannya” dengan menghadirkan pembicara utama Y.M. Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. H. Anwar Usman, SH., M.H, serta dua pemateri lainnya yaitu Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa, S.Sos., M.Ap dan Dosen Fakultas Syariah UIN Maliki Malang Dr. Mustofa Lutfi, S.H., M.H. Jumat (10/3).
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA dalam sambutannya berharap pertemuan ini bisa memberikan manfaat dan keberkahan bagi sivitas akademika UIN Maliki Malang.
Rektor berterima kasih atas kunjungan Prof. Anwar yang senantiasa menyediakan waktunya menjadi pembicara dalam kuliah nasional ini. Seperti biasanya, Prof. Zain dengan gamblang menyampaikan perkembangan infrastruktur yang sedang berlangsung di UIN Maliki Malang, mulai dari kampus 1 di jalan Gajayana, Kampus 2 di Pendem Batu, kampus 3 di jalan Locari Precet kota Batu dan kampus yang ke-4 berada di daerah Turen Kabupaten Malang. "Kampus 4 akan didirikan di atas lahan 12 hektar dan rencananya akan dijadikan sebagai kampus agro kompleks," jelasnya.
PTKIN ini dicetak untuk menjadi para cendikiawan yang ahli Agama, akan tetapi di UIN Maliki Malang lulusannya diharapkan tidak hanya menguasai ilmu agama saja, akan tetapi juga menguasai ilmu teknik dan sains. "Karena UIN Maliki Malang mengembangkan keilmuan yang berbasis integrasi," paparnya.
Untuk itu, semua mahasiswa baru UIN Maliki Malang wajib tinggal di ma'had selama satu tahun. Selama di ma'had para mahasiswa dibekali moral spiritual, mulai dari membiasakan diri jamaah, sholat sunnah, dan belajar kitab kuning. "Selain itu, mahasiswa UIN Maliki Malang juga dibekali dengan bilingual yaitu bahasa Arab dan Inggris," jelasnya.
Menariknya, Program Pascasarjana beberapa hari yang lalu telah meluluskan dua doktor mahasiswa asing dan keduanya berasal dari Saudi Arabia. "Ini menjadi indikator bahwa UIN Maliki Malang terus berupaya menuju kampus unggul bereputasi internasional,"paparnya.
Terlepas dari itu, rektor menilai bahwa seminar nasional ini sangat tepat sekali agar mahasiswa bisa memahami pentingnya pemilu serentak. "Pemilu itu proses mengantarkan para pemimpin dalam menjalankan roda pemerintahan," paparnya.
Kami berharap UIN Maliki Malang bisa membantu MK untuk turut mensukseskan pemilu serentak ini dan insyaallah UIN Maliki Malang siap membantu. "Untuk itu marilah kita ikuti bersama paparan materi yang akan disampaikan oleh yang mulia Ketua MK," ajaknya.
Prof. Dr. H. Anwar Usman, SH., M.H, mengawali paparan materinya menyampaikan, insyaAllah berdasar keyakinannya bahwa UIN Maliki Malang akan menjadi kampus terbesar dan terhebat.
Menyoal problematika politik, media sudah banyak memblockup persoalan sengketa pemilihan daerah yang terjadi dan ada beberapa putusan hakim yang dinilai kurang proporsional. Akan tetapi hal ini, jika sudah diputuskan hakim lainnya tidak boleh mengomentari putusan tersebut, bahkan putusannya sendiri pun tidak diperbolehkan "Karena itu kode etik yang harus ditaati oleh semua hakim," jelasnya.
Jika terjadi sengketa antar KPU maka penyelesaian sengketanya masuk ke ranah MK. Hal ini sesuai amanat undang-undang pasal 24 c ayat 1 dan 2 yaitu MK berwenang untuk menyelesaikan atau memutus pada tingkat pertama atau akhir terkait dengan penyelesaian sengketa hasil pemilihan umum. "Ketika ada sengketa kewenangan proses pilkada itu penyelesaiannya masuk dalam ranah MK," paparnya.
Kemudian, Anwar menyampaikan bahwa MK memiliki kewenangan untuk membubarkan semua partai politik yang bermasalah, termasuk partai politik yang berkoalisi dengan pemerintah. "Apapun yang berkaitan dengan persoalan sengketa pemilihan umum uti sudah masuk ranah Mahkamah Konstitusi," tegasnya.
Sementara itu, mewakili Dekan Fakultas Syariah yaitu
Wakil Bidang Akademik Fakultas Syariah Dr. Zaenul Mahmudi, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan Ketua MK di UIN Maliki Malang ini menjadi bukti bahwa kerjasama UIN Maliki Malang dengan Mahkamah konstitusi ini terjalin apik. "Kami menyampaikan ribuan terimakasih atas kehadiran dan kesediaan yang mulia Ketua MK Prof. Dr. H. Anwar Usman, SH., M.H untuk memberikan kuliah tamu," paparnya.