Daftar Penulis: Abadi Wijaya


WEBINAR ITJEN KEMENAG: REKTOR, ASN HARUS TAAT ATURAN
Rabu, 3 Februari 2021 . in Berita . 717 views

 

3093_itjen.jpg

Reporter: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ikut serta mengisi acara Webinar seri ke-20 yang terselenggara atas kerjasama Itjen Kemenag, Kanwil dan PTKN. Acara yang bertema ASN, Integritas dan Pendidikan Kala Pandemi ini mengundang tiga narasumber, yakni Prof. Dr. Abd. Haris,M.Ag. (Rektor UIN Maliki Malang), Prof. Abdul Mujib (Guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dan Drs. Zahdi Taher, M.HI. (Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu), dan satu keynote speaker Drs. H. Nur Arifin, M.Pd. (Inspektur Wilayah II, Inspektorat Jenderal Kemenag RI), Rabu (3/2).

3094_rektor.jpg

Materi Prof. Haris lebih fokus pada nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara(ASN), yakni profesionalitas, menghindari diskriminatif, selalu menjunjung tinggi etika leluhur, menghargai komunikasi, serta saling berkonsultasi. Itu berarti pembinaan yang diberikan kepada ASN harus mengacu pada aturan. “Semuanya berorientasi untuk kemaslahatan karena orang yang baik adalah mereka yang bermanfaat bagi sesamanya,” paparnya. 

3095_ulum.jpg

Poin lainnya yang tidak kalah penting, yakni proses pendidikan tinggi di masa pandemi. Menurut Prof. Haris, sebagai seorang pemimpin ia mencontohkan dirinya sendiri sebagai rektor UIN Maliki Malang. Ia mengambil kebijakkan demi kemaslahatan yakni proses perkuliahan selama pandemi dilakukan secara online. Hal ini pun juga ia sampaikan ketika diundang dalam pertemuan rektor PTN se-Jatim di UNAIR Surabaya. “Alhamdulillah, semua rektor PTN yang hadir saat acara itu setuju, setelah saya jelaskan kebijakkan itu disertai logika-logika akademik,” ucapnya dengan lega.

3096_bagan.jpg

Sehingga di akhir materinya, Prof. Haris mengajak semua untuk mengutamakan kesehatan di masa pandemi. “Semoga wabah Covid-19 ini segera berlalu dan kehidupan kembali normal dan proses pendidikan bisa berjalan lancar,” pungkasnya.(ptt/nd)

Lebih Lanjut »
UIN MALANG RESMI LUNCURKAN VAKSINASI COVID-19
Senin, 1 Februari 2021 . in Berita . 2303 views
3092_vaksin.jpg

Reporter & Foto: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk kali pertamanya mengadakan program vaksinasi nasional Covid-19. Melalui Prof. Abd. Haris, M. Ag selaku rektor secara resmi menyerahkan vaksin Covid-19 kepada Kepala Unit Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) Prof. Dr. dr. Bambang Pardjianto. Acara tersebut diselenggarakan di Poli Klinik UMMI yang diketuai dr. Christyaji Indradmojo, Minggu (31/1).

Dalam sambutannya, Prof. Haris sapaan akrab Rektor UIN Maliki menyampaikan bahwa UIN Maliki Malang selain berkomitmen melayani di bidang pendidikan juga memiliki peran penting dalam melayani di bidang kesehatan masyarakat. Salah satunya dengan adanya kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh P2KM bersama Poli Klinik UMMI untuk membantu masyarakat dalam usaha mencegah dan mengatasi penyebaran virus COVID-19. 

Apalagi, masih kata Prof. Haris kegiatan vaksinasi merupakan salah satu program pemerintah pusat untuk seluruh bangsa Indonesia. Sehingga UIN Maliki pun bertekad kuat membantu program yang telah dicanangkan pemerintah tersebut sebagai usaha membantu masyarakat di bidang kesehatan, khusus melindungi dari penyebaran virus COVID-19. Pemberian vaksin dimulai dari para tenaga medis atau tenaga kesehatan(nakes) yang ada di wilayah kampus UIN Maliki terutama dari Poli Klinik UMMI dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Hal itu, menurut Prof. Haris karena para nakes merupakan pihak yang banyak berhubungan dan tugasnya erat kaitannya dengan penanganan soal kesehatan. Rencana selanjutnya vaksinasi tidak hanya untuk pihak kampus saja namun juga akan diberikan kepada lainnya. 

"Kami sebagai pimpinan bersama P2KM dan Poli Klinik UMMI UIN Maliki memiliki komitmen tinggi bahwa hal ini (vaksinasi-red)tidak hanya untuk warga UIN namun sebenarnya yang dilakukan UIN itu untuk masyarakat, UIN untuk seluruh bangsa Indonesia ini, bahkan jika memungkinkan UIN untuk seluruh bangsa yang ada di dunia" ungkap Prof. Haris penuh antusias. 

Mengakhiri sambutannya, orang nomer wahid di UIN Maliki ini memberikan apresiasi yang tinggi kepada kepala negara Presiden RI Jokowi beserta seluruh kabinetnya dan para menterinya yang telah bersungguh-sungguh berupaya mencegah dan mengatasi penyebaran COVID-19 di Indonesia. Kemudian ucapan terima kasih ia sampaikan kepada pimpinan daerah, mulai dari Walikota, Bupati di Malang Raya dan juga Batu serta semuanya yang selama ini telah bekerja sama dengan UIN Maliki dalam menangani masalah COVID-19. (ptt)

Lebih Lanjut »
FAKULTAS SYARIAH JADI PILOT PROJECT ZONA INTEGRITAS
Minggu, 31 Januari 2021 . in Berita . 546 views
3089_rbzii.jpg

Reporter & Foto: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-Di tengah gencar-gencarnya pembangunan Zona Integritas(ZI) di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, masih terselip suatu pertanyaan besar. Hal itu terkait terpilihnya Fakultas Syariah sebagai Pilot Project-nya. Lebih penasaran lagi, karena Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Abd Haris yang langsung menetapkan pilihan tersebut. Namun demikian, akhirnya terjawab sudah pertanyaan itu sesaat sebelum dimulainya monitoring dan evaluasi (monev) pendahuluan pembangunan ZI oleh tim verifikator dari Dirjend Pendis Kemenag RI. Tim verifikator hanya terdiri satu orang saja, yakni Muhammad Aziz Hakim, M. H. Pelaksanaan monev tersebut berada di ruang rapat kantor Unit Satuan Pengawas Internal(SPI), Lt. 4 Gedung Rektorat.Jumat(29/1) 

Wakil Rektor bidang AUPK UIN Maliki Malang, Dr. Ilfi Nurdiana, M. Si memberikan penjelasan secara detail tentang alasan dipilihnya Fakultas Syariah oleh rektor menjadi Pilot project pembangunan ZI.

Hal tersebut, ia sampaikan saat memberikan sambutan sebelum dimulainya agenda verifikasi/monev pendahuluan pembangunan ZI di UIN Maliki Malang. Seperti informasi yang ia dapat dari rektor bahwa terpilihnya Fakultas Syariah menjadi Pilot Project yakni memiliki keunggulan tersendiri. Keunggulannya adalah Fakultas Syariah telah memiliki beberapa komponen, syarat dan kriteria yang sesuai untuk membangun ZI dibandingkan dengan fakultas lainnya. "Sebenarnya ada satu fakultas lagi yang cukup memiliki kriteria dan memenuhi syarat, namun Pak Rektor tetap memilih Fakultas Syariah", ucap Ning Ilfi sapaan akrabnya. 

Selain itu, ada satu alasan terpenting lagi yang lebih menguatkan yakni Fakultas Syariah adalah satu-satunya fakultas di UIN Maliki yang berhubungan erat dengan hukum. Oleh karena erat kaitannya dengan hal itu (zona integritas-red), Fakultas Syariah menjadi pilihan yang pertama selanjutnya akan diikuti oleh fakultas-fakultas lainnya yang ada di UIN Maliki Malang. "Setelah ini nanti kami akan langsung membentuk tim di setiap fakultas untuk berjalan seirama mencontoh dari fakultas syariah. Sehingga nanti pada Desember 2021 nanti kita bisa lebih siap semuanya", pungkasnya. 

Acara monev tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Prosesnya dengan diskusi dan tanya-jawab langsung. Dihadiri oleh Ketua SPI, Wakil dan sekretaris tim Pilot Project ZI, perwakilan LPM, dan para staf Unit terkait lainnya.(ptt)

Lebih Lanjut »
REKTOR UIN MALANG MENERIMA VERIFIKATOR PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS DARI DIRJEN PENDIS
Jumat, 29 Januari 2021 . in Berita . 651 views
3088_rbzi.jpg

Pewarta & foto: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-Kedatangan tamu istimewa dari Dirjend Pendis Kemenag RI, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Abd. Haris, M.Ag bersama Wakil Rektor (WR) bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Dr. Ilfi Nurdiana, M. Si menyambutnya dengan hangat dan penuh keramahan di ruang Rektor, Lt. 1 Gedung Ir. (HC).Soekarno. Didampingi pula oleh beberapa perwakilan tim PMPZI UIN Maliki, tamu tersebut Muhammad Aziz Hakim, M. H yang bertugas sebagai verifikator tahap awal proses pembangunan Zona Integritas(ZI) di UIN Maliki Malang, Jumat (29/1).

3089_rbzii.jpg

Sebagaimana informasinya bahwa saat ini kampus Islam yang belum lama ini mendapatkan predikat PTKIN dengan mahasiswa asingnya terbanyak di ajang ADIKTIS 2020 kemarin, kini sedang bertekad bulat dan berikhtiar penuh untuk membangun Zona Integritas mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi(WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Kali ini Fakultas Syariah ditunjuk oleh rektor UIN Maliki sebagai Pilot Project awal pembangunan ZI. "Saya memilih Fakultas Syariah sebagai Pilot Project dalam mengawali proses pembangunan Zona Integritas di UIN Maliki ini karena memang fakultas itu memiliki keunggulan tersendiri dibanding fakultas lainnya yang ada di sini", ucap Prof. Haris tanpa menguraikan lagi alasannya. 

3090_rbziii.jpg

Komitmen UIN Maliki Malang terkait Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (RBZI) pun sudah terbukti dengan jelas, apalagi kemarin bersamaan dengan upacara peringatan HAB Kemenag ke-75 telah dilakukan deklarasi Zona Integritas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dalam kegiatan tersebut Rektor membacakan naskah deklarasi Zona Integritas, Menetapkan dan Menandatangani Maklumat Pelayanan Berkualitas, penandatanganan pakta integritas oleh rektor dan jajaran pimpinan serta Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas di UIN Maulana Malik Ibrahim. 

3091_rbziiii.jpg

Prof. Haris sapaan akrab rektor UIN Maliki sebelum dimulai verifikasi tahap awal ini, memberikan paparan singkat terkait dengan proses pembangunan ZI  atau evidence yang telah dilakukan dengan dibantu pemaparan oleh wakil tim PMPZI. 

"Saya berharap kehadiran Pak Aziz di sini nanti dalam proses verifikasi tahap awal pembangunan Zona Integritas bisa memberikan saran, masukan dan evaluasi serta support kepada kami khususnya tim PMPZI UIN Maliki sebelum tiba tahap penilaiannya nanti", pungkas Prof. Haris.

Selanjutnya, pelaksanaan verifikasi dilakukan di ruang rapat kantor SPI,Lt.4 Gedung Rektorat. Dihadiri oleh Wakil Rektor bidang AUPK, Ketua SPI, Wakil ketua dan Sekretaris tim Pilot Project serta staf yang tergabung dalam tim PMPZI UIN Maliki Malang. (ptt)

Lebih Lanjut »
SPI, WUJUDKAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK DAN WBBM
Rabu, 20 Januari 2021 . in Berita . 1231 views
3082_zi.jpg

Reporter: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-Satuan Pengawas Internal (SPI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang gigih dalam usaha mewujudkan Zona Integritas (ZI). Dengan menerapkan protokol kesehatan, unit yang berkantor di Lt. 4 Gedung Rektorat ini menggelar Rapat Pimpinan (rapim) di Ruang Rektor Lt. 1, Jumat (15/1).

3083_zi2.jpg

Acara yang dipandu Ketua SPI Dr. Muhammad In'am Esa, M. Ag fokus pada koordinasi penyiapan implementasi pembangunan ZI menuju WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) di UIN Maliki Malang. Selain itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Republik Indonesia No. 53 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata cara Review atas laporan kinerja instansi Pemerintah maka saat rapim tersebut juga dilakukan perjanjian kinerja oleh rektor UIN Maliki, Prof. Dr. Abd Haris, M.Ag.

Ada tiga hal yang dievaluasi langsung bersama rektor yang kemudian menjadi rekomendasi. Pertama, pembentukan team work ZI di setiap fakultas, program pascasarjana (PPS), dan lembaga atau unit kerja. Kedua, penunjukkan Agen Perubahan (agent of change) di masing-masing fakultas, PPS, lembaga atau Unit Kerja. Ketiga, agenda inovasi tahun 2021 (roadmap inovasi) yang fokus pada peningkatan layanan internal-eksternal, produktivitas serta efisiensi. Hal ini termasuk inovasi dalam menghasilkan nilai tambah dalam pemanfaatan aset(SDM, SDA, SDNA, dll). 

Dalam tanggapannya di akhir acara, Prof. Haris berharap sebelum jatuh tempo saat penilaian ZI nanti maka semua kebutuhan serta hal pendukungnya bisa terpenuhi. Sehingga UIN Maliki Malang bisa benar-benar mewujudkan WBK dan WBBM di semua sektor unit baik pelayanan akademik maupun non-akademik. Mulai dari atasan sampai pada staf UIN Maliki Malang. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
UIN KOMITMEN WUJUDKAN LEMBAGA BERSIH DARI KORUPSI
Rabu, 20 Januari 2021 . in Berita . 785 views
3080_zi.jpg
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag saat memberikan pengarahan.

Reporter: Putut Wahyu Hardiyanto


GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah mencanangkan untuk berkomitmen mewujudkan Zona Integritas(ZI) yakni menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani(WBBM). Hal itu lebih diperkuat lagi dengan adanya penandatanganan Deklarasi Zona Integritas yang saat itu bersamaan dengan upacara peringatan HAB ke-75 Kemenag RI(5/1). Selanjutnya, dalam acara penyerahan SK Perpanjangan Kontrak Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan BLU serta Penyerahan SK Jabatan Pelaksana bagi Tenaga Kependidikan BLU tahun 2021, yang berlangsung di Aula Gedung Rektorat Lt.5, Rektor UIN Maliki, Prof. Dr. Abd Haris,M.Ag menegaskan kembali terkait Reformasi Birokrasi & Zona Integritas(RBZI) kepada para calon penerima SK. Senin-Selasa(18-19/1)
Prof. Haris sapaan akrab Rektor UIN Maliki Malang dalam arahannya menghimbau untuk menuju WBK dan WBBM itu maka semua para tenaga Pendidik maupun Kependidikan harus mampu memberikan pelayanan sebaik-baiknya dan pastinya tidak menyalahi atau melanggar aturan yang berlaku. Selanjutnya, masih kata rektor asal Lamongan ini bahwa untuk mewujudkan Zona Integritas di UIN Maliki Malang tidak hanya dilakukan oleh para atasan, pimpinan universitas ataupun fakultas dan kepala unit saja, namun keberadaan dan peran para pegawai pun sangatlah dibutuhkan.
“Oleh karena itu peran bapak ibu sekalian sangatlah penting apalagi untuk mewujudkan Zona Integritas ini diperlukan tekad yang baik, bersungguh-sungguh dan dibutuhkan pula hal-hal yang mendukungnya. Tidak mungkin itu semuanya terwujud apabila hanya pimpinan saja tanpa diikuti oleh semua staf/pegawai baik sebagai dosen maupun tenaga kependidikan”, ucap Prof. Haris di akhir sambutannya.
Hadir saat acara, Kabiro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Drs. A. Heru Achadi Hari,M.Si, Ketua OKH ,Umik Hanik dan para staf yang terkait. Sesuai anjuran penerapan protokol kesehatan pencegahan covi-19, maka acara tersebut dilakukan selama dua hari dengan tujuan menghindari kerumunan. Para hadirin pun wajib menggunakan masker dan saling menjaga jarak.(ptt)

Lebih Lanjut »
UPACARA HAB KE-75 KEMENAG RI DI MASA PANDEMI HANYA DIIKUTI PARA PIMPINAN SAJA
Selasa, 5 Januari 2021 . in Berita . 801 views
3062_hab1.jpg


GEMA-Upacara memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung dengan hikmad. Meski masih dalam masa pandemi COVID-19, pastinya dengan selalu menjalankan protokol kesehatan yang ketat.Hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi warga kampus berlogo Ulul Albab ini untuk secara langsung mengikuti upacaranya di Lapangan Utama kampus 1 UIN Maliki Malang. Selasa (5/1).
Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag rektor UIN Maliki selaku pembina upacara menyampaikan beberapa amanat pidato Menteri Agama pada HAB kali ini, yakni tentang semangat Kementerian Agama yang baru terutama dalam hal pengelolaan di wilayah Kemenag.
Dijelaskannya terkait amanat dari pimpinan Kemenag yang baru tersebut antara lain : Pertama, membahas manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk di dalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan. Menurut rektor asal Lamongan ini, UIN Maliki sebagai instansi pendidikan tinggi Islam di bawah Kemenag RI juga harus mampu meningkatkan pelayanannya kepada siapa pun baik itu para pengguna jasa dan juga masyarakat pada umumnya. Apalagi semakin tahun, peminat yang ingin masuk ke UIN Maliki semakin bertambah banyak. Oleh karena itu, dengan keterbatasan yang ada Prof.Haris mengajak seluruh warga UIN Maliki agar mengoptimalkan secara maksimal semua pelayanan di setiap sektor atau unit kampus. "Jika di jenjang pendidikan S-1 kita memang belum bisa menambahkan jumlah mahasiswa barunya maka bisa kita alihkan penguatan fokus pada maba pascasarjana (S2) dan juga S-3," ucapnya. "Sehingga dengan demikian, lembaga kita bisa bertambah banyak pelayanannya dan juga adanya peningkatan tata kelola birokrasinya," imbuhnya.

3063_hab2.jpg


Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan. Apalagi, menurut Prof. Haris bahwa agama Islam sama sekali tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD'45 negara Indonesia. "Kita semua menyakini dengan seyakin-yakinnya Islam adalah agama yang benar dan ditrima Allah SWT. Namun kita sebagai umat Islam tidak boleh memaksakan pada orang lain meskipun demikian kita juga tetap dianjurkan untuk selalu berdakwah dengan cara yang baik, etis sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW. Sehingga kita warga UIN Maliki seyogyanya wajib menyampaikan risalah tersebut dengan tetap mengedepankan sikap tawadhu, tasamuh, dll," terangnya.
Ketiga, membangun persaudaraan atau yang sering disebut dengan ukhuwah. Hal ini meliputi ukhuwah Islamiah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah. Melalui usaha bersama merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan. Sekarang ini negara Indonesia memang lagi diterpa masalah yang kemungkinan besar dapat mengacaukan ukhuwah. Namun, lanjut Prof. Haris dalam hal ini ia mengajak kepada para warga UIN Maliki sebagai insan dibawah naungan Kemenag untuk menjadi pelopor dan sudah semestinya wajib membantu menjaga ukhuwah di masyrakat.

3064_hab3.jpg


"Kita sendiri juga tahu di kampus ini ada yang NU ada yang Muhammdiyah, ada PMII ada juga HMI, dsb. itu semua mari kita maknai sebagai media. Jangan sampai ada gesekkan, apalagi diagamakan bahkan dijadikkan hal yang diperjuangkan sampai mati. Jadi yang harus diperjuangkan adalah Islam karena Islam pasti rahmatalill'alamin. Oleh karena dengan Islam mari bangun ukhuwah islamiyah, ukhuwah insaniyah dan ukhuwah wathaniyah,"pungkasnya.
Hadir saat acara para wakil rektor, para kabiro, dekanat fakultas, Direktur pascasarjana, para ketua UPT dan kepala Unit terkait. Sebelum upacara selesai pun diadakan sesi penandatanganan bersama Deklarasi Zona Integritas. (ptt)

Lebih Lanjut »
BRI BERI BANTUAN BEASISWA BAGI 35 MAHASISWA UIN MALANG
Selasa, 22 Desember 2020 . in Berita . 1246 views
3054_bri1.jpg


GEMA-Manager Pemasaran BRI Martadinata Kota Malang Febry Kushargiyanto bersama tiga timnya hadir di Universitas Islam negeri Maulana malik Ibrahim Malang, kehadirannya kali ini untuk menyerahkan bantuan beasiswa sejumlah 175 juta kepada 35 mahasantri ma’had Al Aly UIN Maliki Malang, Selasa (22/12).

3055_bri2.jpg


Dalam sambutannya, Febry sapaan akrab Febry Kushargiyanto menyampaikan permintaan maaf dan terimakasih kepada UIN Maliki Malang yang sudah menjalin kerjasama yang apik dengan pihak BRI. Ia juga menegaskan bahwa rata-rata semua bank saat ini tentu mengalami persoalan yang sama terkait adanaya pandemi Covid-19 ini. Akan tetapi meski begitu, BRI tetap berusaha ingin memberikan pelayanannya yang terbaik kepada stakholdernya. Begitu juga persoalan beasiswa yang sudah berlangsung di UIN Maliki Malang ini. “Saya sampikan mohon maaf, bantuan beasiswa yang nilainya tidak banyak ini semoga bisa membantu dan meberikan manfaat kepada para mahasaiswa di UIN Maliki Malang,” harapnya.

3056_bri3.jpg


Febry juga meminta agar, lulusan UIN Maliki bisa bergabung dengan BRI untuk bekerjasama memajukan BRI Martadinata Kota Malang. “Saya berharap kelak lulusan UIN bisa bergabung dengan BRI,” pintanya.
Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag memaparkan bahwa di era pandemi Covid-19 ini UIN Maliki malang telah banyak melakukan perubahan, mahasiswa baru tahun ini tidak ada satupun yang tinggal di ma’had, semua proses pembelajaran dilakukan secara daring. “mulai dari proses penerimaan mahasiswa baru hingga proses pembelajaran saat ini dilakukan secara online,” tuturnya.

3057_bri4.jpg


Meskipun begitu, semua yang menjadi target ketercapaian di UIN Maliki terus dilakukan, semua sistem telah dilakukan penyesuaian diri, pembelajaran dilkukan melalui sistem e learning bagi dosen dan mahasiswanya. “UIN Mengambil langkah untuk tetap melakukan perkuliahan secara daring untuk lebih berhati-hati terhadap penyebaran virus korona ini,” tegasnya.

3058_bri5.jpg


Semoga, kata dia, pandemi ini segera berlalu dan kehidupan kembali normal seperti sebelumnya. “UIN Malang terus berkoordninasi dengan pemerintah pusat terkait proses perkuliahan di era pendemi ini,” pungkasnya.
Di sesi terakhir, semua pimpinan yang hadir melakukan sesi foto bersama dan sekaligus penyerahan cindera mata berupa buku Antologi sajak dan puisi karya Prof. Haris dan Yyarah Fathul Qarib karya mahasantri ma’had Al Aly UIN Maliki Malang kepada Manager Pemasaran BRI Martadinata Kota Malang Febry Kushargiyanto.

Lebih Lanjut »
22 PEJABAT FUNGSIONAL DILANTIK
Selasa, 22 Desember 2020 . in Berita . 771 views
3050_lantik1.jpg


GEMA-Pagi ini, Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag melantik 22 pejabat administrasi ke dalam jabatan fungsional, mereka terdiri dari eselon 3 dan 4 yang selanjutnya dilakukan melalui mekanisme penyetaraan, Selasa (22/12).

3053_lantik4.jpg


Pelantikan yang berlangsung di Aula Rektorat Lt.5 itu di hadiri para pimpinan mulai dari para wakil rektor hingga dekanat di lingkungan UIN Maliki Malang. Prof. Haris dalam arahannya mengingatkan kembali bahwa pengambilan sumpah jabatan ini bukan untuk main-main. Akan tetapi sumpah ini di ucapkan dan akan dipertanggungjawabkan langsung di hadapan Allah SWT. “Oleh karena itu, saya mohon betul apa yang diucapkan diperhatikan betul. Allah SWt tidak bisa di tipu dan semuanya akan dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

3051_lantik2.jpg


Oleh karena itu, tambah dia, saya ingatkan kembali bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan niatkan semua untuk ibadah, jangan terlambat apalagi meninggalkan pekerjaan di jam kerja. “Ayo tata niat dan bekerja lebih disiplin dan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi,” ajaknya.
Perubahan jabatan struktural ini tentu dilakukan melalui hasil efaluasi dan keputusan dari Menpan RB nomor 28 tahun 2018 tentang penyetaraan pejabat eselon 3 dan 4 guna untuk efisiensi. Kepala OKH UIN Maliki Umi Hanik menjelaskan bahwa semua eselon 3 dan 4 di seluruh Indonesia harus bisa menyesuiakan diri dengan adanya ketentuan peraturan yang dikeluarkan dari Menpan-RB ini. “Semoga perampingan jabatan struktural ini bisa lebih efisien dan tidak mengurangi fungsionalnya dalam kinerjanya,” pungkasnya.

3052_lantik3.jpg
Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up