GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat kunjungan dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Tamu yang berjumlah empat orang tersebut tiba di Gedung Rektorat disambut langsung Wakil Rektor bagian Kemahasiswaan Drs. H. Isroqunnajah, M.Ag, Kasubbag Humas Muhammad Edy Thoyib, SS., MA dan Romi Faslah,S.Pd I, M.Si Koordinator bidang Minat dan bakat di unit Kemahasiswaan, Senin (13/5). Empat orang perwakilan dari UIN Syarif Hidayatullah tersebut adalah Wakil Rektor Bagian Kemahasiswaan Prof. Dr. Masri Mansoer, M.Ag, Kabag Keuangan Ummu Baroat, MM, Kabag Kemahasiswaan dan Alumni Drs. Ikhwan, M.Ag, dan R. Trisno Muh. Riyadhi, S.Kom, MM Kasubbag Pengelolaan Data dan Informasi.
Tujuan kunjungannya kali ini untuk studi komparatif meningkatkan pengalaman dan wawasan pengembangan kegiatan lembaga kemahasiswaan Perguruan Tinggi di Syarif Hidayatullah Jakarta. “Kami ingin berdiskusi dan belajar tentang pengelolaan Pelaksanaan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) serta survey persiapan Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (PIONIR) IX di UIN Malang,” terangnya singkat. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Malang, Drs. Isroqunnajah, M.Ag menjelaskan secara umum tentang pelaksanaan PBAK di kampus berlogo Ulul Albab ini. Menurut Gus Is sapaan akrabnya menjelaskan bahwa, sejak 2018 yang lalu UIN Malang sudah menerapkan layanan berbasis online dalam pelaksanaan PBAK. “Apa pun itu jenis informasi dan administrasi keperluan maba dilayani secara online,” jelasnya. Contohnya, kata dia, ketika maba ingin mengetahui dan memperoleh materi PBAK maka seluruh peserta PBAK harus pro aktif mengakses informasi ter update secara online. “Mereka cukup melalui HP, ghagdet, smartphone, semua keperluan PBAK dapat terlayani lebih cepat dan efisien,” paparnya. (ptt/*)
JUARA: Mahasiswa BSA saat menjuarai Gebyar Bahasa Arab (GBA) IAIN Cirebon, Kamis (25/4)
GEMA-Tahun 2019 ini menjadi istimewa bagi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA). Pasalnya setelah di akhir 2018 BSA telah menutupnya dengan berbagai prestasi, tahun ini pun BSA kembali beraksi. Berbagai prestasi nasional bahkan internasional berhasil diboyong jurusan yang berada di bawah naungan Fakultas Humaniora ini.
Beberapa hari yang lalu, mahasiswa BSA menjuarai debat yang digelar IAIN Cirebon, Kamis (25/4). Dalam gelaran Gebyar Bahasa Arab (GBA) IAIN Cirebon, BSA mengirimkan tim dari mahasiswa semester dua. Meskipun masih tergolong mahasiswa baru, mereka mampu menjadi juara. Juara yang berhasil diraih adalah Juara 2 Debat bahasa Arab (Ilma Nailu, Khozinul Asror, dan Lilik), Juara 2 MQK Fika Burhan, dan Juara 2 Lomba Insya' Nailur Rohman.
UIN Malang saat dinobatkan sebagai Juara 3 Debat Bahasa Arab Se-ASEAN dalam gelaran Unisi Arabic Debating Championship (UADC) ke-3 Yogyakarta (13-15/4).
Sebelumnya, UIN Malang telah dinobatkan sebagai Juara 3 Debat Bahasa Arab Se-ASEAN dalam gelaran Unisi Arabic Debating Championship (UADC) ke-3 Yogyakarta (13-15/4). Hal ini ditetapkan setelah Tim Debat Bahasa Arab BSA berhasil meraih Juara 3 Debat Bahasa Arab Tingkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia Yogyakarta tersebut. Tim debat ini terdiri dari Aditia Maulana (PBA), Nandang Nurdiansah (BSA), Mar’atun Nailur Rif’ah (BSA), dan Ayub Abdillah (PBA) sebagai pemain pengganti.
Dua mahasiswa BSA UIN Malang sesaat setelah mendapat penghargaan Best Speaker.
Bahkan dua mahasiswa BSA UIN Malang mendapat penghargaan khusus. Kedua mahasiswa tersebut adalah Nandang Nurdiansyah sebagai Terbaik ke-2 dan Mar'ah Nailur Rif'ah sebagai terbaik ke-4 Best Speaker Arabic Debate.
UADC 3 sendiri merupakan kompetisi tahunan Debat Bahasa Arab yang pada tahun ini diikuti oleh 27 tim, termasuk Negeri Jiran Malaysia. Ajang berskala internasional ini telah menggunakan sistem perpaduan, sistem debat di Qatar dan Malaysia. Dalam system ini terdapat 5 pertandingan di babak penyisihan. Kemudian perempat final oleh 8 tim teratas di papan klasemen. Yang selanjutnya babak semi final dan diakhiri babak final.
Dalam perjalannya, Tim Debat UIN berhasil menyapu bersih 5 kemenangan di babak penyisihan tanpa sisa. Kemudian, di babak 8 besar, UIN Malang berhasil mengalahkan UIN Yogyakarta untuk kemudian melangkah ke semifinal menghadapi kampus negeri tetangga, Universitas Malaya, Malaysia.
“Hanya syukur yang terpanjat, atas diraihnya prestasi mahasiswa BSA, mudah mudahan mereka terus berprestasi untuk mengukir dunia,” ujar Halimi. Ketua Jurusan BSA ini terus memotivasi mahasiswa agar selalu mengukir prestasi terbaiknya. “Fastabiqul khairat!” tegas sastrawan internasional ini penuh semangat. (nhl)
GEMA-Pemerintah Kota Surabaya, Tri Rismaharini melalui dua utusan Staf Kesekretariatannya siang ini mengajak UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melangsungkan penandatanganan nota kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (9/5). Dalam isi kesepakatan tersebut, Tri Rismaharini mengajak UIN Maliki Malang bersama-sama meningkatkan SDM generasi mudanya melalui program beasiswa bagi mahasiswa UIN Maliki Malang. Selain itu, kerjasama ini dilakukan juga untuk mengimplementasikan isi dari tri dharma itu sendiri.
Nota kesepakatan bersama ini, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan pembangunan Kota Surabaya dan memberikan ruang kepada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mengembangkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Obyek kesepakatan bersama ini untuk memfasilitasi penyelenggaraan pengembangan pendidikan dan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya. Ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi delapan bidang yaitu, Good governance bidang pendidikan; Pengembangan Sumber Daya Manusia; Kehidupan beragama; Pendidikan dan pelatihan; Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; Pemagangan dosen dan mahasiswa; Percepatan inovasi bidang teknologi dan informasi bidang keagamaan. “Selain itu masih ada sejumlah bidang lain yang releven untuk dikembangkan bersama,” paparnya.
“Atas nama Pemerintah Kota Surabaya kami sangat senang melakukan kerjasama dan berterima kasih kepada UIN Maliki Malang, semoga program ini bisa menguntungkan bagi kedua belah pihak," harap Risma. Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Kerjasama UIN Maliki Malang Dr. Uril Bahruddin menegaskan bahwa kerjasama ini dilakukan baru pertamakalinya antara Pemkot Surabaya dengan UIN Maliki Malang. Dan UIN Malang ini satu-satunya perguruan tinggi negeri di Malang yang sudah teken kerjasama dengan Pemkot Surabaya. “Kedua belah pihak sepakat menigkatkan pembangunan SDM dan mewujudkan tri dharma di Kota Surabaya,” jelasnya. Uril menjelaskan, kerjasama ini dalam implementasinya salah satunya pemberian program beasiswa oleh Pemkot Surabaya kepada mahasiswa asal Surabaya yang studi di UIN Maliki Malang. Selain itu, juga dilakukan melalui program PKLI bagi para mahasiswa serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Semoga kerjasama ini bisa meningkatkan SDM kedua belah pihak dan bisa membantu mengembangkan UIN Maliki Malang selaras denga visi misinya,” harapnya usai melakukan penandatanganan yang berlangsung di ruang rektor.
GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag pagi ini mengajak seluruh PNS dan Dosen Tetap Bukan PNS (DTB PNS) Salat Duha dan istighotsah bersama di Masjid At Tarbiyah UIN Maliki Malang, Selasa (7/5). Usai melaksanakannya dengan berjemaah, Prof. Haris melantik dan menyerahkan SK kepada 15 PNS angkatan 2018 serta menyerahkan SK DTB PNS angkatan 2018 dan penandatanganan kinerja DTB PNS angkatan 2016 dan 2017 sejumlah 226 orang.
Dalam sambutannya, Prof. Haris meminta agar semua PNS maupun DTB PNS untuk senantiasa menjaga amanahnya sebagai pendidik yang bisa menjalankan tri dharma perguruan tinggi dengan sebaik mungkin. Menjaga amanah ini tidak hanya dengan sesama manusia saja. Akan tetapi, pertanggunjawabannya langsung kepada Allah SWT. “Untuk itu, bekerjalah yang amanah, jujur dan produktif hanya semata-mata untuk ibadah dan mencari rida-Nya,” pesannya. Bapak empat anak itu juga menghimbau agar bekerja jangan sampai ada manipulasi data, misalkan saja saat memberikan laporan hasil kinerja dengan merekayasa data dan melaporkan pekerjaan fiktif. Sikap seperti itu harus dijahui dan jangan sampai itu dilakukan bagi para dosen PNS dan DTB PNS di kampus Islam ini. “Saya amat tidak suka jika ada dosen yang bekerja tidak mengedepankan kejujuran,” paparnya. Ini amat sangat penting agar niat dalam bekerja itu memiliki nilai sehingga setiap pekerjaan yang dikerjakan itu menjadi amal saleh. Ketika beramal saleh, niatnya pun juga harus benar semata-mata karena Allah SWT. “Jangan bekerja hanya karena takut rektornya atau kepala kabironya,” tegasnya.
Prof. Haris juga meminta agar semua yang dikerjakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing yang dikerjakan dengan ikhlas karena Allah SWT. Bekerja keras dengan sungguh-sungguh dan ikhlas karena Allah itu sudah menjadi anjuran atau bahkan perintah bagi setiap manusia. “Semua dosen dan pegawai di lingkungan UIN Maliki harus memberikan pelayanan prima kepada stakeholder atau mahasiswa dengan cara masuk kerja tepat waktu dan pulang sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya. Jangan sampai, ada satupun dosen maupun karyawan bekerja tidak produktif dan hanya menghabiskan energi listrik di kantor tanpa menghasilkan karya yang nyata. Jadi, jika masih ada yang seperti itu, maka hukumnya haram. “Semua itu nanti akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT, untuk itu selama di kampus harus bekerja sampai tuntas untuk melayani pengguna jasa di UIN Maliki Malang ini,” pesannya tegas. (aj/nhl)
CERIA: Tim MFQ HTQ UIN Malang saat memenangi Festival Qur’ani 2019 UKM Pengembangan Tahfidhul Qur’an (UPTQ) UIN Surabaya, Minggu (28/4).
GEMA-HTQ UIN Malang kembali mengukir prestasi. Kali ini dalam bidang Musabaqah Fahmil al Quran (MFQ). MFQ merupakan salah satu cabang lomba Festival Qur’ani 2019 yang diadakan oleh UKM Pengembangan Tahfidhul Qur’an (UPTQ) UIN Surabaya. Festival kali ini bertema Aktualisasi Nilai Qur’ani dalam Membentuk Karakter Generasi Bangsa yang Kompetitif. Perwakilan HTQ UIN Malang untuk MFQ berhasil menyabet juara dua pada ajang bergengsi ini, Minggu (28/4). Tim yang terdiri dari mahasiswa semester dua ini berhasil mengumpulkan poin 1225. Mereka adalah Syaif El-Haq Jurusan Hukum Keuarga Islam, Muhammad Zulkurniawan, dan E. Haikcal Firdan El-Hadym keduanya adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). “Luar biasa pengalaman yang saya dapat dari MFQ karena lomba ini merupakan ajang cerdas cermat mengenai al Quran. Seperti contohnya tentang kisah-kisah al Quran, terjemahnya, pembahasan-pembahasan tentang suatu ayat, ilmu waris atau faraid, dan tahfizh,” tutur Zul Ketua Tim MFQ HTQ UIN Malang. Menurutnya, kemenangan merupakan bagian dari kesuksesan, tetapi kegagalan dalam sebuah kompetisi adalah cara untuk terus memacu diri dan kemampuan. “Bagi teman-teman yang belum beruntung untuk memenangkan perlombaaan ini, agar tetap berusaha, semua kegagalan adalah awal dari kesuksesan,” ujar Haikcal salah satu anggota Tim MFQ. Mahasiswa asal Madura ini terus memotivasi teman yang lain bahwa jangan pernah jera dengan kegagalan, tetap semangat, ikhtiar, dan tawakkal. “Mundur sedikit untuk bisa melesat lebih jauh bagaikan anak panah,” pungkasnya. (br/nhl)
GEMA-Fakultas Psikologi seperti tidak ingin tertinggal dalam hal manajemen pembelajarannya. Hal ini terbukti segenap pimpinan dekanat, para dosen beserta karyawannya mengadakan workshop penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester). Acara yang mengambil tema Menuju Pembelajaran yang Integratif diadakan di Wijaya Kusuma Ballrom Hotel Sahid Montana Dua, Malang, Senin-Selasa (29-30/4). Dekan Fakultas Psikologi UIN Malang, Dr. Siti Mahmudah, M. Si dalam sambutannya menyatakan bahwa workshop RPS ini untuk menyempurnakan dan menindaklanjuti beberapa program yang telah ditetapkan Fakultas Psikologi. Salah satunya terkait kurikulum yang telah dibuat. “Sehingga diharapkan usai workshop RPS ini seluruh peserta segera action membuat RPS dan dievaluasi langsung oleh narasumber,” harapnya.
Tidak tanggung-tanggung, kali ini fakultas yang ber-background warna unggu ini mendatangkan narasumber seorang pakar di bidang pembelajaran dari Universitas Surabaya (Ubaya) Prof. Dr. Yusti Probowati, Psikolog. “Saya selalu semangat jika diskusi tentang kurikulum, karena saya berfikir bahwa saya akan memberikan warna kepada Bapak Ibu dalam penyusunan kurikulum dan ini ujungnya adalah mendidik anak bangsa kita menjadi lebih baik,” ucap Prof. Yusti saat mengawali materinya di hadapan peserta.
RPS yang dibahas sebenarnya merupakan istilah baru dari yang dahulunya dikenal dengan SAP (Satuan Acuan Pembelajaran). Kemudian pada saat ini dalam bahasa KKNI atau KPT (Kurikulum Perguruan Tinggi) disebut dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Sedangkan sebagai contohnya untuk S1 yaitu berada pada level 6.
Dalam pemaparannya, Profesor yang juga ahli di bidang forensik ini tidak begitu banyak menghabiskan waktu karena dilanjutkan dengan sesi diskusi dan presentasi. Setelah itu dilanjutkan pemberian feedback dari Profesor yang juga ahli di bidang forensik ini. “Menyusun RPS ini dibutuhkan pendampingan langsung dari tim ahli agar bisa fokus dan terarah sesuai dengan visi misi dari perguruan tinggi yang diharapkan,” pungkasnya. (ptt)
GEMA-Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan workshop penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di Hotel Sahid Montana Dua di Jl. Candi Panggung No.2, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang. Acara yang berlangsung dua hari ini dihadiri oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag, para Dosen Fakultas Psikologi beserta seluruh stafnya, Senin-Selasa (29-30/4). Di awal sambutannya, Prof. Haris langsung memberikan apresiasi atas terselenggaranya workshop RPS tersebut. “Semoga kegiatan ini nantinya bisa mendapatkan hasil yang terbaik dan selanjutnya bisa menjadi contoh bagi fakultas dan prodi lainnya,” harapnya.
Selanjutnya, orang nomor wahid di kampus UIN Malang ini, menjelaskan bahwa Fakultas Psikologi pada saat ini sedang berusaha mengawali era perubahan melalui manajemen pembelajaran yang akan diterapkan. Hal ini dibuktikan adanya kepekaan dari pimpinan Fakultas Psikologi Dr. Siti Mahmudah yang dengan segera mengadakan acara workshop penyusunan RPS ini. Dengan target agar proses pembelajaran di Fakultas Psikologi bisa lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan. “RPS ini merupakan salah satu proses bagaimana pembelajaran itu menjadi efektif untuk mencapai sasaran dan tujuan yang ditargetkan,” paparnya. Menurut Prof. Haris, tujuan workshop itu tidak lain untuk membantu dan mengarahkan mahasiswa Fakultas Psikologi agar lebih fokus belajarnya serta mendapatkan kemudahan dalam memperoleh pengetahuan tentang ilmu Psikologi. “Namun, proses pembelajarannya harus diletakkan pada posisi yang benar dengan cara memilih metodologi pembelajaran yang tepat,” pintanya.
Mengutip dari Imam Ghozali, Profesor kelahiran Kota Lamongan ini menjelaskan bahwa hakikat belajar itu tujuannya hanya satu, yaitu untuk taqorrub Ilallah (Mendekatkan diri pada Allah, Red.), menghilangkan kebodohan, dan agar supaya terjadi perubahan pada diri seseorang menjadi lebih baik lagi. Sehingga dengan dilakukannya RPS ini diharapkan menghasilkan sarjana yang berkarakter Ulul Albab dan memiliki visi misi untuk menciptakan kedamaian, kesehatan jiwa dan kemaslahatan hidup. “Melalui belajar ilmu Psikologi ini diharapkan manusia bisa mempelajari fenomena yang terjadi pada jiwa manusia melalui prilaku yang tampak, sehingga mereka bisa menjadi manusia yang mampu mengendalikan diri menjadi insan yang muttaqin dan lebih baik,” tegasnya mengakhiri. (ptt/*)
GEMA-Siang ini, Selasa (30/4) Seluruh pimpinan dan karyawan di lingkungan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar khotmil Quran bersama-sama. Kegiatan yang digelar di ruang Loby Rektorat Lt.1 itu dijadwalkan berlangsung pukul 13.00-15.00 WIB.
Khotmil Quran kali ini untuk menyambut bulan suci Ramadan yang insyaallah akan jatuh pada Senin depan (6 Mei, Red.) Rektor Universitas Islam Negeri Mulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag mengajak seluruh warga kampus bersama-sama mempersiapkan diri untuk menyambut bulan penuh ampunan ini. “Hari ini, akan digelar khotmil Quran untuk menyambut bulan Ramadan, mari hati dan langkah kita tata agar dalam menjalankan ibdaha suci di bulan Ramadan ini bisa lebih baik lagi,” ajaknya. Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Pelaksana Kegiatan, Dr. Nur Asnawi menjelaskan bahwa kegiatan ini diberi tema Ramadan: Recharging Spiritual Quality ini akan diisi kegiatan khotmil Quran bersama seluruh warga kampus UIN Maliki Malang. Usai khotmil rencananya akan dilanjutkan dengan mauidho hasanah dan ditutup dengan doa. “Selain untuk menyambut bulan suci Ramadan, diharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan tali persaudaraan warga kampus UIN Maliki Malang,” harapnya.
GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Mulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag dalam Rapat Kerja (Raker) tahun 2019 yang berlangsung di Rumah Singgah Batu mengajak seluruh keluarga besar UIN Maliki untuk bersama-sama memberikan kontribusinya melalui karyanya masing-masing. Baik dalam bentuk tulisan yang dibukukan maupun dalam bentuk jurnal yang dipublikasikan, dan diutamakan karya yang dihasilkan berbasis research dan integrasi. Senin (29/4). Semua dosen, mahasiswa, dan tenaga pendidik (Tendik) di lingkungan UIN Maliki diberi kesempatan yang sama untuk berkarya sesuai dengan keahliannya masing-masing. Misalnya saja dosen bisa melakukan research di lapangan dan hasilnya dipublikasikan di jurnal yang bereputasi agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas, mahasiswa bisa memberikan hasil karya tulisannya dan dicetak dalam bentuk buku, dan tendik bisa berkarya melalui profesinya masing-masing. “Misalkan yang memiliki kemampuan di bidang IT bisa menciptakan software atau aplikasi yang bermanfaat untuk publik,” terangnya. Semua upaya ini, kata Bapak empat anak itu, tidak lain untuk memberikan motivasi bagi warga kampus dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah yang berbasis research. Selain itu, juga untuk mengembangkan budaya keilmuan yang bernuansa integrasi. “Saya berharap semua rencana program dan sasasrannya berbasis pada keilmuan integrasi, sehingga sesuai dengan ciri khas keilmuan yang tengah dikembangkan oleh UIN Maliki Malang saat ini,” pintanya.