GEMA-Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nurdianah, M.Si akhirnya serius memberikan perhatian khusus bagi para dosen dan mahasiswa yang berprestasi. Mereka yang berprestasi, khusunya di kancah nasional dan internasional harus di support, baik dalam bentu moral maupun materi pendanaannya. Senin (1/4). Ilfi menjelaskan bahwa, UIN Malang memiliki banyak mahasiswa yang berprestasi di kancah internasional, akan tetapi mereka kurang di mendapatkan support. Sehingga, kedepan kampus harus peduli terhadap prestais mereka dan bisa mengantarkan mereka untuk berkompetisi di tingkat internasional. “Ketersediaan anggaran harus disiapkan untuk membeikan support kepada para mahasiswa yang berprestasi,” tegasnya.
Selain itu, persoalan system kepegawaian di UIN Maliki Malang juga dioptimalkan. Untuk itu di tahun 2020 setidaknya system kepegawaian di UIN Maliki Malang sudah terintegrasi dan berbasis layanan online. “Saya ingin Simpeg UIN Maliki Malang kedepan berbasis gadget,” pintanya. Sehingga, kata dia, para dosen dan tenaga pendidik di UIN Maliki Malang bisa melakukan proses updae datanya masing-masing dengan mudah dan cepat. “Ini target 2020, semua satker pengguna anggaran harus mensupport target tersebut,” pintanya.
GEMA-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Isroqunnajah dalam paparan kebijakan dibidang kemahasiswaan dan kerjasama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di tahun 2010 mentargetkan adanya perluasan akses kerjasama dan juga meningkatkan sarana dan prasarana untuk menunjang soft skill para mahasiswa. Senin (1/4). Perluasan akses, UIN Maliki terus berupaya melakukan segala upaya untuk melakukan peningkatan akses baik melalui pola kerjasama dengan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri, pola kerjasama dengan membuka program beasiswa bagi mahasiswa asing juga terus ditingkatkan. “UIN Maliki Malang selalu koordinasi dengan Kemenag untuk memberikan peluang bagi mahasiswa asing belajar di UIN Maliki Malang,” paparnya.
Selain perluasan akses, peningkatan kualitas layanan juga menjadi prioritas bidang kemahasiswaaan UIN Maliki Malang dalam meningkatkan mutu layanannya yang memiliki daya saing dan juga pembinaan kepada mahasiswa. “Pembinaan secara intensif kepada mahasiswa sanagat penting sekali agar mereka bisa mengembangkan skill nya masing-masing,” harapnya. Peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan juga perlu diperhatiakn agar kinerja dibagian kemahasiswaan itu bisa lebih kondusif dan representatif. “Sarparas menentukan mutu dan juga keberhasilan para mahasiswa dalam meningkatkan soft skillnya,” ujarnya Wakil Rektor III itu juga berharap, peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat juga harus ditingkatkan. Jadi, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kampus saja. Akan tetapi, mereka diajak untuk peduli terhadap masyarakat. “denagan begitu, ilmu yang dihasilkan bisa dipraktikan dan diamalkan langsung kepada masyarakat secara nyata,” paparnya.
KEBANGSAAN: Rektor dan para wakil rektor serta seluruh peserta Rapim menyayikan lagu Indonesia Raya di Hotel Swiss-Bel Yogyakarta, Minggu (31/3).
GEMA-Seluruh pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melanjutkan agenda Rapat Pimpinan (Rapim) yang diselenggarakan di Hotel Swiss-Bel Yogyakarta. Rapim lanjutan ini akan berlangsung selama tiga hari dan berakhir Selasa (2/4). Rapim kali ini diikuti 108 peserta yang terdiri dari seluruh pimpinan di lingkungan UIN Maliki Malang. Mengawali pembukaan Rapim, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag berpesan bahwa pelaksanaan rapim ini untuk menghasilkan lulusan yang baik sesuai dengan asas yang termaktub dalam Alquran. "Ujung dari Rapim ini setidaknya untuk merumuskan bagimana UIN Malang bisa menghasilkan lulusan sarjana yang muhsinin atau yang baik," paparnya.
Tujuan utama semua pendidikan itu sebenarnya bagaimana menjadikan orang itu lebih baik lagi, untuk itu Rapim ini tujuannya menghasilkan lulusan yang bermutu melalui program kerja yang tepat sasaran. Setidaknya ada beberapa isu yang perlu dibahas dalam Rapim ini, yaitu persoalan peningkatan kualitas pendidikan, hasil penelitian para dosen hingga implementasinya dalam pengabdian kepada masyarakat. "Intinya bagaimana UIN Maliki Malang melalui Rapim ini bisa membuat kegiatan ini berkualitas untuk membantu mahasiswa memahami dan mempraktikan apa yang dipelajarinya," pintanya.
BAKAT TERSEMBUNYI: Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. M. Zainuddin, MA saat melantunkan ayat suci Alquran dalam pembukaan Rapim UIN Maliki Malang di Hotel Swiss-Bel Yogyakarta, Minggu (31/3).
GEMA-Ada yang menarik dalam seremonial pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) UIN Maulana Malik Ibrahim 2019 di Hotel SwissBelboutique Yogyakarta (31/03). Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Zainuddin, MA didaulat untuk membacakan tilawatil quran, sontak saja beliau langsung terkejut. “Saya tadi ini baru nyanyi (di bus,red) kok sekarang disuruh qori’,” belanya. Namun dari bahasa tubuh beliau langsung menunjukkan sanggup. Dengan percaya diri mantan Dekan Fakulas Tarbiyah ini langsung berjalan menuju mimbar. Ternyata tak disangka bapak asal Bojonegoro ini bisa melantunkan surat Ali Imron ayat 133-134 dengan nada yang indah, dan bacaan yang fasih, bahkan sangat menjiwai. Sontak para peserta Rapim dibuat terpesona dan terkejut. “Wah saya tak menyangka ternyata pak Zain punya talenta yang tersembunyi, “ ujar Habib, salah satu dosen Psikologi. Lain halnya dengan pendapat Moh. Anwar, “memang beliau pandai melantunkan bacaan ayat suci al Quran,” jelasnya. Namun, tambahnya, pak Zain sangat rendah hati, sehingga tidak banyak yang tahu kalau dia bisa melagukan ayat-ayat al Quran. Masih menurut dosen humaniora ini, dulu saat masih STAIN, beliau sesekali tampil untuk menjadi qori’. “Jadi saya sudah nggak asing lagi dengan kelebihan beliau disamping ahli dalam filsafat,” kisahnya.
GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali di tunjuk Indosiar untuk menjadi tempat audisi AKSI 2019 Indosiar. Sebanyak 60 DAI muda menampilkan talentanya d aula Fakultas Humaniora lt. 3 (29/03). Peserta audisi datang dari berbagai daerah seluruh provinsi Jawa Timur. Muhammad Ulin Nuha selaku tim Ahli Penilai Audisi mengatakan bahwa dipilihnya UIN Malang sebagai tempat audisi karena UIN adalah kampus Islam yang besar dan memiliki banyak potensi di bidang keilmuan prodi dan kepesantrenan. “Harapnnya dari hasil audisi ini akan timbul Dai Muda yang mix antara ilmu umum dan pesantren, “sebut salah satu utusan PSQ Jakarta. Selain itu dari segi teknis UIN Malang mudah dijangkau untuk mendapatkan calon Dai Muda dari berbagai macam dareah. “Karena dikampus ini telah berkumpul mahasiswa berbagai macam asal daerah, nantinya akan mendapatkan dai yang bervariasi di seluruh indonesia, ”imbuhnya.
Sementara itu, hasil dari audisi ini akan dikirim ke pusat untuk dipilih 30calon Dai terbaik yang akan tampil saat acara AKSI di indosiar di bulan Ramadhan. “ Jadi hasil audisi di UIN Malang tidak menjamin ada yang lolos, karena nanti akan di peringkat kembali dari pusat dengan pilihan yang terbaik, ” ungkap romlah panitia audisi AKSI UIN Malang. Audis AKSI yang digelar di kampus ulul labab ini mencakup beberapa daerah yang ada di JawaTimur. “Peserta datang dari jombang, nganjuk, kediri dan yang paling jauh adalah daerah banyuwangi,” imbuhnya.
Dari segi umur, Rendi Adi Putra menjadi pesrta audisi yang paling muda dari peserta lainnya. Rendi sapaan akrabya merupakan santri dari pondiok pesabtren at tahdzib jombang. Ia mengaku telah mempersiapkan dengan baik untuk mengikuti audisi ini. “Persiapannya sendiri sudah dilakukan selama 2 minggu untuk mendalami materi yang akan disampaikan, “ucapnya. Harapnnya sendiri ia dapat lolos menajdi dai muda poilhyannya dewan juri. “Semoga bisa lolos ke putaran final di Inodsiar dan manjadi kebanggaan orangtua dan keluarga, harapnya.
SILATURAHMI: Dari kanan, Denny Ramadhan (Production Assistant), Rd. Duddy Fatirrahman (Producer), Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag Dr. M. Ulinnuha, Lc.MA (Dosen IIQ dan Anggota Dewan Pakar Pusat Studi Alquran Jakarta), Sulaiman sebagai cameraman dan Saiful Mustofa Ketua SAR UIN Maliki saat pose bersama di Ruang Rektor, Kamis (28/3).
GEMA-Hari ini, Jumat (29/3) tim Audisi Akademi Sahur Indonesia (AKSI) atau yang biasa disingkat AKSI melakukan pencarian bakat para dai di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Rencananya mereka yang lolos nantinya akan tampil di studio Indosiar Jakarta yang tayang setiap sahur selama bulan Ramadan. Production Assistant AKSI, Denny Ramadhan saat ramah tamah dengan Rektor UIN Malang mengatakan bahwa peserta seleksi tingkat daerah di Malang raya ini dipusatkan di UIN Maliki Malang. Jumlah peserta kontes mencapai 60 peserta. “Kontes Aksi ini sudah dilakukan sejak 2013 menjelang momen puasa Ramadan,” jelasnya.
Saat ditanya soal batasan umur peserta Aksi, Denny menerangkan bahwa umur peserta bebas, minimal umur 16 tahun dan maksimal bisa lebih. Semua peserta yang lolos seleksi tahap pertama ini nantinya akan dikarantina di asrama Aksi selama satu bulan penuh sebelum mereka tampil live di stasiun Indosiar. “Semakin banyak yang lolos maka semakin bagus untuk mencari dai-dai yang kompeten,” paparnya.
Menjalankan tugasnya sebagai asisten produksi, Denny kali ini ditemani empat crew lainnya, Rd. Duddy Fatirrahman (Producer), Dr. M. Ulinnuha, Lc.MA (Dosen IIQ dan Anggota Dewan Pakar Pusat Studi Alquran Jakarta), dan Sulaiman sebagai cameraman.
GEMA-Hubungan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan Universitas Al-Qur'anulkarim Sudan terus berlanjut. Rektor Universitas Al-Qur'anulkarim Sudan Prof. Dr. Ahmad Said Salman Siang ini berkunjung ke UIN Maliki Malang untuk membicarakan kembali kerja samanya dengan UIN Malang. Kamis (28/3). Prof. Dr. Ahmad Said Salman dalam kesempatan itu meminta agar kerja sama yang sudah dibangun antara UIN Malang dengan Sudan ini bisa terus berlanjut. Khususnya dalam persoalan tenaga pengajar dari Sudan ke UIN Malang. Wakil Rektor Bidang Kerja sama dan Pengembangan Lembaga Dr. Uril Bahruddin menjelaskan bahwa dalam pertemuan singkat itu kedua belah pihak sepakat untuk meneruskan kerja sama ini dengan mendatangkan dua profesor di bidang bahasa dari Sudan ke UIN Malang. "Pak Rektor dan Rektor Universitas Sudan sudah saling sepakat bahwa semester depan ini dua dosen native speaker dari Sudan akan dikirim ke UIN Malang," jelasnya. Mantan Sekretaris Prodi Pembelajaran Bahasa Arab S-3 itu menjelaskan bahwa dua dosen dari Sudan itu Prof. Dr. Faisol, dan Prof. Dr. Bakri, dua-duanya sebelumnya sudah pernah menjadi dosen native speaker di UIN Maliki Malang. "Semoga kerja sama ini bisa segera terealisasi. Pasalnya, UIN Malang saat ini menjadi kampus percontohan pembelajaran bahasa Arab bagi PTKIN seluruh Indonesia," paparnya.
DISKUSI SARGIS: Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nurdianah, M.Si memaparkan beberapa hasil kompilasi sarsaran strategis UIN Malang Tahun 2020. Kamis (28/3).
GEMA-Melanjutkan Rapim di hari kedua, Kamis (28/3) seluruh pimpinan di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membahas kompilasi hasil rapat pertama kemarin. Lembaga Penjaminan Mutu, Rosihan memandu langsung diskusi hasil kompilasi arah dan kebijakan UIN Maliki Malang. Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nurdianah, M.Si memaparkan beberapa hasil kompilasi yang sudah dikelompokkan sesuai dengan tujuh sasaran strategis (Sargis) yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Tujuh sargis itu menjadi landasan menentukan arah kebijakan UIN Maliki Malang tahun 2020. Diantaranya yaitu melakukan perluasan akses, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta mutu penelitian yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa melalui hasil research nya. “Semua itu dalam rangka untuk melakukan peningkatan kualitas layanan dan mutu lulusan di perguruan tinggi,” paparnya.
Dalam penetapan sargis tahun 2020 ini, kata dia, merupakan hasil tindak lanjut dari Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), hasil audit internal dan eksternal yang sudah dilakukan oleh UIN Maliki Malang. Usai pemaparan tujuh sargis, semua peserta Rapim diajak berdiskusi merespon hasil kompilasi untuk memberikan ide segar yang sesuai dengan arah kebijaka universitas. “Sehingga semua hasil Rapim ini bisa dipahami bersama dan dilaksanakan bersama,” tegas Ilfi.
Ilfi juga berpesan, semua pimpinan baik ditingkatan universitas, Fakultas, UPT, dan lembaga bersama-sama melakukan penyusunan program anggaran yang jelas dan matang. Sehingga, tahun 2020 kalau bisa perencanaan UIN Maliki Malang tidak banyak melakukan revisi terhadap anggaran yang sudah ditetapkan. “Semakin banyak revisi anggaran yang dilakukan itu menunjukkan bahwa proram kerja yang telah disusun kurang memilki mutu yang diharapkan sesuai dengan sargis,” paparnya.
OPENING: Para pimpinan di lingkungan UIN Maliki Malang mengikuti pra Rapim di ruang pertemuan Rumah Singgah Lt.4, Rabu (27/3).
GEMA-Seluruh pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang selama dua hari melakukan pra Rapat Pimpinan (Rapim) di Rumah Singgah, Batu (27-28/3). Seluruh pimpinan dilibatkan untuk melakukan evaluasi hasil pencapaian program dan juga membahas berbagai langkah strategis untuk diaplikasikan selama satu tahun kedepan.
Untuk itu, Rektor UIN Maliki Malang bersama 74 pimpinan di lingkungan UIN Maliki Malang menggelar pra Rapim dengan tajuk Membangun Budaya Mutu Menuju Perguruan Tinggi Unggul. Dalam sambutan pembuka, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag memberikan arahan dan memaparkan tujuh program strategis utama UIN Maliki Malang. Menurutnya, seluruh pimpinan baik di tingkat fakultas, unit dan lembaga yang ada di lingkungan UIN Maliki Malang hendaknya senantiasa selalu berpegangan pada tiga tugas utama yang termaktub dalam tri dharma perguruan tinggi. “Tugas dan tanggungjawab kita sebagai ASN di perguruan tinggi tidak bisa lepas dari pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Prof. Haris juga mengajak kepada seluruh jajaran pimpinan untuk tetap berpegang teguh pada visi misi UIN Maliki Malang yakni menjadi universitas unggul, terpercaya, berdaya saing dan bereputasi Internasional. “Oleh karena itu, perjanjian kinerja harus dipenuhi agar hasilnya sesuai dengan visi misi yang sudah ditetapkan di UIN Maliki Malang,”pintanya. Selanjutnya, Prof. Haris juga menyampaikan bahwa persoalan pengelolaan beasiswa dan penelitian juga harus menjadi pembahasan yang serius dalam pra Rapim ini, sehingga para pimpinan di UIN Maliki Malang bisa melakukan langkah strategis dan tepat sasaran dalam mengambil kebijakan. “Persoalan beasiswa dan hasil penelitian sempat menjadi pembahasan saat proses asesmen lapangan oleh BAN-PT beberapa hari yang lalu,” paparnya.
Rektor berharap, UIN Maliki Malang bisa terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kepada stake holder nya melalui inovasi dan kreasi dari para pimpinan yang hadir ini. “Mudah-mudahan kita bisa meningkatkan mutu melalui inovasi dan kreasi sesuai kebutuhan di era sekarang ini,” harapnya. Selanjutnya, Prof. Haris juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pimpinan yang telah bekerja keras untuk terus berupaya mengembangkan kampus UIN Maliki Malang ini. Mengakhiri sambutannya, Prof. Haris kembali menegaskan bahwa seluruh pimpinan di lingkungan UIN Maliki Malang harus tetap bersemangat dalam bekerja dan berupaya terus meningkatkan produktifitasnya di tahun 2019 ini. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana pra Rapim Drs. Achmad Heru A. Hari menghimbau kepada seluruh peserta Rapim agar bisa mengikuti kegiatan yang dijadwalkan selama dua hari ini dengan maksimal. "Saya mohon Bapak Ibu bisa mengikuti acara pra Rapim ini dengan semaksimal mungkin hingga Kamis besok," pintanya.