Daftar Kategori: Berita


PROF. IRWAN BAGI TIPS MENULIS ARTIKEL HINGGA SUBMIT DI SCOPUS
Abadi Wijaya Rabu, 8 Juni 2022 . in Berita . 771 views
3840_aw.jpg

 

HUMAS-Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang diketuai Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd kembali menggelar workshop Academic Writing dengan nara sumber Prof. Dr. Irwan Abdullah, Rabu (8/6).

Workshop kali ini peserta diwajibkan untuk mempersiapkan draf artikelnya untuk bisa di review langsung oleh pemateri. Sekretaris LP2M Abtokhi menyampaikan semua peserta workshop yang hadir harus membawa laptop untuk bisa mengikuti praktek penulisan artikel di jurnal bereputasi internasional. "Setidaknya artikel dari peserta bisa sampai submit di jurnal internasional," harapnya.

3841_irwan.jpg

Prof. Irwan Abdullah dalam penjelasannya menyampaikan bahwa menulis artikel untuk bisa tembus di Scopus tidaklah sesulit yang dibayangkan, kuncinya penulis memahami apa yang diinginkan oleh Scopus itu sendiri. "Author itu ibarat tamu yang hendak masuk ke rumah orang, tentu jika ingin diterima harus mengikuti etika orang bertamu," terangnya.

Penulis, kata dia, harus menguasai kunci utama agar artikelnya bisa tembus di jurnal internasional. "Setiap jurnal memiliki gaya dan aturan yang berbeda, sehingga penulis harus memahami itu jika artikelnya ingin diterima," pesannya.

 

 

 

Lebih Lanjut »
BELAJAR MENULIS YANG TIDAK BERTELE-TELE
Iffatunnida Rabu, 8 Juni 2022 . in Berita . 1621 views

 

3838_worklp1.jpg

UINMALANG-Workshop Metodologi Penelitian dan Academic Writing yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki hari kedua, Rabu (8/6). Dengan narasumber utama yang sama, Prof. Dr. Irwan Abdullah, kegiatan yang bertempat di Ruang Meeting LPM ini fokus pada tata cara penulisan karya ilmiah.
Narasumber mengawali dengan kebiasaan yang sering dilakukan penulis karya ilmiah, khususnya bagi yang belum berpengalaman. Ia sering menemukan, Pendahuluan dalam artikel terlalu panjang. “Yang ingin dibahas hanya 1 kota, tapi bahasannya mulai dari geografi Indonesia. Jauh sekali,” papar Prof. Irwan berbagi pengalamannya dalam menelaah artikel.
Ia melanjutkan, penulisan yang bertele-tele sebenarnya justru menjatuhkan kualitas sebuah karya ilmiah. Artikel yang ingin diterbitkan di jurnal bereputasi internasional, biasanya dipilih yang to the point. “Mau bahas apa, langsung tuliskan. Tidak perlu background yang terlalu panjang,” tambah Prof. Irwan, Guru Besar Jurusan Antropologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta tersebut.

3839_worklp2.jpg


Selain itu, ada banyak faktor suatu tulisan dapat dilirik reviewer jurnal bereputasi internasional. Tidak perlu, menuliskan sesuatu yang rumit agar dapat menarik hati jurnal yang dituju. Bahkan, menurut Prof. Irwan, ada beberapa tulisan yang membahas isu sederhana, namun dapat dimuat di jurnal terindeks Scopus. Tentunya, cara meneliti dan bagaimana peneliti membahas hasil penelitiannya adalah salah satu faktor diterimanya sebuah artikel ilmiah. Rekaman data yang tertulis rapi dan dibahas detil menjadi poin plus.
LP2M terus melaksanakan tugas utamanya sebagai lembaga di UIN Malang yang berfokus pada pengembangan imej kampus melalui jumlah karya ilmiah sivitas akademik. Salah satu usahanya ialah melaksanakan banyak workshop bagi para dosen agar semakin termotivasi menghasilkan tulisan yang ditujukan untuk penerbitan jurnal-jurnal bereputasi nasional dan internasional. (nd)

Lebih Lanjut »
JELANG UJIAN SSE UM-PTKIN, PESERTA DIMINTA PATUHI ATURAN
Abadi Wijaya Rabu, 8 Juni 2022 . in Berita . 642 views

 

3836_cbt.jpg

HUMAS-Panitia lokal (Panlok) penerimaan mahasiswa baru jalur UM-PTKIN menggelar uji coba pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi yang dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut dan berakhir Kamis (9/6).

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag turut memantau langsung proses uji coba Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di ruang rapat gedung Rektorat Lt.3. Menurut guru besar bidang studi Islam ini, Panlok UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sudah sangat siap untuk pelaksanaan UM-PTKIN 2022 ini. "Sarana dan prasarana pendukung ujian berbasis CBT ini sudah siap termasuk persoalan jaringannya," terangnya.

Uji coba seleksi UM-PTKIN yang diikuti 58 PTN di seluruh Indonesia ini tentu untuk mengukur kemampuan dan kekurangan dari aplikasi yang disiapkan oleh panitia pusat. "Semoga saat pelaksanaan ujian nanti koneksi jaringan SSE ini bisa stabil sehingga pelaksanaan ujian bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas," harapnya.

3837_pengawas.jpg

 Sementara itu, Kabag AAKK Imam Ahmad menjelaskan bahwa hari pertama uji coba SSE tahun ini berjalan lancar meskipun ada beberapa kendala, namun hal itu bisa segera diatasi dan proses uji coba seleksi UM-PTKIN bisa berjalan lancar. 

Dalam sehari, kata Imam, peserta dibagi menjadi tiga sesi dan dalam setiap sesi terdiri dari 15 ruang dengan kapasitas 20 peserta. "Di sesi hari pertama ini dari 300 peserta yang absen jika diambil rata-rata di setiap ruang ada empat orang," terangnya.

Imam Ahmad menjelaskan di sesi kedua ada enam ruang dengan total peserta 120 calon mahasiswa baru dan yang tidak hadir hanya tiga orang saja. "Hal ini menunjukkan bahwa uji coba pelaksanaan UM-PTKIN secara online ini ada peningkatan jika dibanding sesi pertama," jelasnya.

Saat ditanya soal kendala, Kabag AAKK yang hobi bershalawat ini tidak menampik bahwa pelaksanaan uji coba SSE ini masih dinilai mengalami persoalan yang wajar-wajar saja, diantara kendala yang terjadi ada peserta yang belum terbiasa dengan Computer Based Test (CBT) karena panitia pusat terus melakukan pengembangan sistem sehingga perlu diuji cobakan dulu sebelum pelaksanaan tes UM-PTKIN berlangsung. "SSE ini perlu diuji coba dulu karena ada hal baru, fitur baru yang dikembangkan untuk melihat sistem keamanan dan kemampuan servernya," ungkapnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, peserta UM-PTKIN yang memilih kuliah di UIN Malang sebagai pilihan pertama ada 1887 calon mahasiswa, sementara total keseluruhan ada 9908 pendaftar. "PAI menjadi Prodi dengan peminat terbanyak yaitu 616 peserta, Perbankan Syariah 459 peserta, Ahwal Alsyakhsiyah 320 peserta," ungkap Imam.

Bapak dari tiga anak ini berharap saat ujian yang dijadwalkan tanggal 14-16 Juni 2022 seluruh peserta bisa tertib dan tidak melanggar mekanisme aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia nasional, utamakan kejujuran dan sikap sportifitas yang tinggi sehingga mereka bisa lulus ujian UM-PTKIN ini dengan baik. "Untuk pengawas ujian bisa sabar tetap menjaga komunikasi inten dengan koordinatornya masing-masing, sehingga jika ada kendala bisa segera teratasi dengan baik," harapnya

 

 

 

 

Lebih Lanjut »
PANLOK UM-PTKIN UIN MALANG UJI COBA SSE
Abadi Wijaya Selasa, 7 Juni 2022 . in Berita . 559 views
3835_sse.jpg
UJI COBA: Tim pengawas UM-PTKIN melakukan uji coba pelaksanaan SSE di Ruang Rapat Rektorat. Lt.3

HUMAS-Selama Tiga hari, Selasa-Kamis (7-9) Panitia Lokal (Panlok) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) sibuk menggelar uji coba Sistem Seleksi Elektronik (SSE) secara online.

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (Kabiro AAKK) Dr. H. Barnoto, M, Pd. I menegaskan bahwa uji coba SSE UM-PTKIN ini ditujukan untuk mempersiapkan secara matang baik Panlok maupun peserta UM-PTKIN yang akan mengikuti ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri. "UM-PTKIN dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 14-16 Juni 2022 dan semoga bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun," harapnya. 

UM-PTKIN ini, kata dia, serentak dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia, sehingga diperlukan adanya uji coba seperti ini agar peserta bisa memahami aturan SSE yang berlaku. Pasalnya, aturan dan aplikasi yang digunakan saat ini tentu sudah dilakukan perbaikan jika dibanding dengan tahun sebelumnya. "Sistem SSE kali ini tentu lebih canggih jika dibanding tahun lalu, peserta harus lebih hati-hati karena semua aktifitas peserta akan terekam dengan jelas jika ada yang melakukan pelanggaran, dan jika fatal bisa batal mengikuti ujian UM-PTKIN ini," tegasnya.

Semoga, tambah Kabiro AAKK, pelaksanaan seleksi nasional jalur UM-PTKIN ini bisa menghasilkan calon mahasiswa yang unggul dan berkualitas sesuai dengan pilihan program studinya masing-masing. "Semoga apa yang kita harapkan bersama bisa terealisasi dan proses seleksi ini berjalan dengan lancar," harapnya.

Sementara itu, Kabag AAKK UIN Maliki Malang Imam Ahmad menjelaskan bahwa saat ini ada 16 pengawas IT untuk mengawal lancarnya pelaksanaan SSE ini, sementara untuk penanggung jawab ruangan terdiri dari 16 orang untuk mengawasi peserta yang terbagi dalam 96 ruangan. "Setiap ruang terdiri dari 20 peserta saja," terangnya.

Pelaksanaan uji coba SSE ini untuk melihat proses kelancaran ujian dengan menggunakan aplikasi berbasis online sistem. "Soal yang diujikan mencakup empat kategori yaitu Tes Kemampuan Dasar, Tes Kemampuan Bidang, dan Tes Baca Tulis Alquran," pungkasnya.

 

Lebih Lanjut »
TIM DEBAT BAHASA ARAB TAMPIL DI AJANG INTERNATIONAL
Putut Wahyu Hardiyanto Selasa, 7 Juni 2022 . in Berita . 1265 views
3833_bersama.jpg
HUMAS-Tim Debat Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil mendapatkan kesempatan emas, yakni menjadi delegasi Indonesia di ajang 6th International Universities Debating Championship (IUDC) Qatar Debate (Qatar Foundation) tahun 2022. Kali ini, tim debat dari kampus berlogo Ulul Albab ini diwakili oleh empat personil mahasiswa, yakni: Charirotut Tohiroh (prodi PBA angkatan 2018 Fakultas Tarbiyah), Zuhri Mawardi (prodi PBA angkatan 2019, Fakultas tarbiyah), lalu Muhammad Khozinul Asror(Semester delapan) dan Ummi Hasanah, keduanya sama-sama prodi Bahasa dan Sastra Arab dari Fakultas Humaniora.
Menurut penjelasan dari Charirotut Tohiroh bahwa untuk mendapat kesempatan mewakili debat tersebut tidak mudah, sebab dirinya dan rekan lainnya harus mengikuti seleksi internal kampus pada  tanggal 7 November 2021 lalu. Pasca lolos seleksi internal dan diperoleh empat mahasiswa yang terpilih maka diikutsertakan pada tahap seleksi nasional yang dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 28 November 2021.

Masih kata Charir sapaan akrabnya ini, bahwa ajang IUDC Qatar Debate (Qatar Foundation) sendiri digelar dua tahun sekali. Biasanya agenda tersebut dihelat di Doha, Qatar. Namun, pada tahun ini dipindah di Istanbul Turki yang akan dilaksanakan pada 17-23 Juni 2022.

Ia menjelaskan dalam lomba Debat Bahasa Arab itu terdapat ratusan peserta dari berbagai kampus dari belahan dunia untuk ikut serta meramaikan lomba tersebut, dan setiap kampus mengirimkan empat mahasiswa terbaiknya.“Ada tiga kampus dari Indonesia yang berkesempatan untuk memeriahkan perlombaan Internasional tersebut, salah satunya adalah UIN Maliki Malang. Perlombaan berlangsung selama 4 hari yaitu Jumat-Minggu (17-20/6/2021) di Istanbul,” ujarnya.

Hari pertama merupakan babak penyisihan terdisi dua sesi. Lalu tahap penyisihan ada di sesi ketiga yang dilaksanakan esok harinya. Peserta yang lolos babak penyisihan akan dipertemukan di babak perempat final di hari kedua. Selanjutnya, peserta yang lolos babak perempat final akan melanjutkan pertandingan di semifinal hari berikutnya, dan yang lolos akan langsung masuk ke babak final pada hari keempat. “Doakan kami ya, supaya bisa menjadi juara dan membanggakan almamater UIN Maliki tercinta,” ucap Charir.

Dekan FITK UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd mengungkapkan rasa syukur dan bangga sebab mahasiswa FITK berkesempatan mewakili Indonesia di ajang debat Bahasa Arab di tingkat internasional. “Semoga tim yang berangkat diberikan kelancaran dan dapat mengharumkan nama kampus dan Indonesia di kancah internasional” ucap Prof. Nur Ali sapaan akrabnya.

3834_bersama.jpg

Sementara itu, di lain kesempatan saat berpamitan kepada rektor UIN Maliki Malang, Prof. M. Zainuddin,MA di ruang rektor, Lt.1 Gedung Rektorat. Tim tersebut mendapatkan arahan dan ucapan selamat  langsung dari Prof. zain begitu sapaan akrabnya. Rektor Asal Bojonegoro ini berpesan agar tim bisa selalu kompak, sholid dan bersungguh-sungguh. "Selamat kepada ananda sekalian, semangat berjuang dalam lomba dan Saya berharap selalu jaga diri dan juga nama baik almamater kampus kita tercinta ini", pungkasnya. (fitk/ptt)

Lebih Lanjut »
Apresiasi: UIN Maliki Malang Berikan Beasiswa Kepada Para Mahasiswa Tahfidz al-Qur’an
Putut Wahyu Hardiyanto Selasa, 7 Juni 2022 . in Berita . 648 views
3830_panitia.jpg

HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN maliki Malang)kembali menggelar seleksi Program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an tahun 2022.Agenda ini berlangsung secara online dan offline selama tiga hari, Senin s/d Rabu(6-8/6) di kantor Haiah Tahfidzul Qur’an (HTQ).Senin(6/6)

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (Kabiro AAKK),Dr.H.Barnoto, M.PdI.selaku ketua Panitia, mengatakan bahwa Program Beasiswa Tahfidz al-Qur’an ini merupakan program rutin tahunan yang diadakan oleh HTQ UIN Maliki Malang. Pada seleksi tahun 2022 ini telah disiapkan kuota beasiswa sebanyak 150 orang. "Program ini merupakan salah satu bentuk motivasi dan apresiasi dari universitas kepada peserta didik yang berprestasi, dalam hal ini di bidang tahfidz al-Qur’an", terangnya.

3831_putut.jpg

Lanjut, Barnoto juga menegaskan bahwa syarat utama untuk mengikuti seleksi ini adalah tercatat sebagai mahasiswa UIN Maliki Malang yang aktif semester genap 2022/2023 dengan modal memiliki hafalan al-Qur’an 10 Juz dan IPK minimal 3.00. Selain itu juga para mahasiswa atau peserta seleksi tersebut tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.(*/ptt)

Lebih Lanjut »
UIN Maliki Malang Lakukan Uji Coba SSE, Jelang Pelaksanaan UM-PTKIN 2022
Putut Wahyu Hardiyanto Selasa, 7 Juni 2022 . in Berita . 485 views
3829_panitia.jpg

HUMAS-Tim Panitia Lokal (Panlok) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang(UIN Maliki Malang) mengadakan uji coba Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2022 di Ruang Meeting, Lt.3, Gedung Dr.(HC). Ir. H Soekarno. Tim Panlok yang berada di bawah naungan Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) Pusat itu akan melakukan berbagai persiapan dalam masa uji coba selama tiga hari ke depan.Selasa(7/6)

Agenda uji coba tersebut dilakukan sebagai langkah awal persiapan panitia, khususnya dalam mengantisipasi sekaligus mencari solusi apabila ada kendala yang kemungkinan muncul saat pelaksanaan UM-PTKIN nanti berlangsung. Perlu diketahu, bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru pada Universitas Islam Negeri (UIN)/ Institut Agama Islam Negeri (IAIN)/ Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain. UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) merupakan proses seleksi masuk UIN, IAIN, STAIN dan PTN yang memiliki Izin Program Studi di bawah Kordinasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia di seluruh Indonesia melalui ujian tertulis yang dilaksanakan secara bersama berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama(Kabiro AAKK) UIN Maliki Malang, Dr. H. Barnoto,M.Pd.I menjelaskan bahwa uji coba SSE UMPTKIN ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni pertama untuk mempersiapkan berbagai hal terkait dengan pelaksanaan UM-PTKIN yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 s/d 18 Juni 2022, utamanya yang ada di UIN Maliki Malang agar terwujud ujian yang kredibel, lancar dan berjalan dengan baik. Kedua, agar peserta UM-PTKIN dapat memahami aturan SSE yang diberlakukan. Sehingga tidak terjadi pelanggaran atau hal-hal yang menyalahi tatib selama pelaksanaan ujiannya. Ketiga, agar mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas sesuai prodi pilihan. “Melalui UM-PTKIN inilah, sebenarnya kita bisa optimalkan sebagai salah satu cara untuk memperoleh para calon mahasiswa berkualitas sesuai prodi dan minatnya”,ucapnya.

Kemudian yang terakhir, masih menurut Kabiro alumnus S3, Ilmu Keislaman, UIN Sunan Ampel ini bahwa tujuan dari uji coba itu juga dalam rangka mempersiapkan diri para pengawas dan penanggung jawab(PJ) Kelas mendalami tugas-tugasnya selama SSE UM-PTKIN sehingga bisa terlaksana secara maksimal. “Kami semua berharap semoga uji coba ini bisa berjalan dengan lancar hingga nanti bisa mensupport dan mensukseskan pelaksanan UM-PTKIN di UIN Maliki Malang”, pungkasnya. (pnt/ptt)

Lebih Lanjut »
PROF. IRWAN ABDULLAH TULARKAN RAHASIA MENULIS RESEARCH GO INTERNASIONAL
Abadi Wijaya Selasa, 7 Juni 2022 . in Berita . 1031 views

 

3827_irwan.jpg

HUMAS-Seiring dengan visi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim untuk menjadi perguruan tinggi unggul dan bereputasi internasional terus dilakukan, seperti yang dilakukan LP2M UIN Maliki Malang menggelar workshop metodologi penelitian berbasis riset untuk meningkatkan mutu penelitian bagi dosen di lingkungan UIN Malang, Selasa (7/6).

3828_work.jpg

Hadir sebagai pemateri ahli Prof. Dr. Irwan Abdullah menjelaskan teknik menulis hasil reset yang bisa go internasional. Prof. Irawan mengajak seluruh peneliti di lingkungan UIN Maliki Malang untuk selalu enjoy dalam menulis. Pasalnya, menulis itu jika teknik dan gaya selingkungnya dikuasai akan lebih mudah dalam menyusunnya. "Research bisa bawa kita kemana-mana dan bisa menghilangkan kebosanan," ujarnya.

Untuk bisa menulis yang baik, kata profesor UGM ini, tentu seorang peneliti harus memenuhi empat syarat penelitian ini, setiap paper risetnya harus bisa memunculkan dan menjawab permasalahan yang diteliti.

Selain itu, uji teori atau hipotesis yang diambil harus sesuai dengan apa yang diteliti, pilihan objek dan sampling penelitiannya pun juga harus spesifik dan terukur. "Peneliti juga harus bisa menentukan teknik pengumpulan data dan analisisnya harus dilakukan dengan prosedur yang benar sehingga menghasilkan data, bukan pendapat atau kesan peneliti yang sifatnya subjektif," paparnya.

Sementara itu, Ketua LP2M UIN Malang Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd dalam sambutannya menegaskan kembali bahwa seorang peneliti harus bisa memberikan hasil risetnya dengan jujur dan bisa dipertanggungjawabkan keilmuannya secara akademis. "Jangan sampai hanya ingin cepat saja tapi dengan cara tidak tepat," pesannya.

Peneliti, tambah dia, harus bisa menunjukkan data dukung hasil penelitiannya dengan benar dan memiliki persyaratan ilmiah yg memadai. "Semoga workshop ini bisa meningkatkan mutu penelitian yang unggul dan bisa memberikan bekal semangat meneliti bagi dosen UIN Malang sehingga ke depan jumlah guru besar bisa terus bertambah," harapnya.

 Youtube:

https://youtu.be/XMfRuAyJrc8 

 

Lebih Lanjut »
TULISAN DOSEN HARUS NEXT LEVEL
Iffatunnida Selasa, 7 Juni 2022 . in Berita . 929 views

 

3825_workrit1.jpg

UINMALANG-Untuk membantu para dosen memperbaiki kualitas tulisan ilmiahnya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan Workshop Metodologi Penelitian dan Academic Writing. Acara yang dilaksanakan selama dua hari (7-8/6) di Ruang Senat Gedung Rektorat lt. 4 tersebut diikuti para dosen dari semua jurusan. LP2M mengundang Prof. Dr. Irwan Abdullah dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta sebagai narasumber utama workshop.
Mengawali paparan materinya yang berjudul “Desain Riset dan Publikasi”, Prof. Irwan mencontohkan beragam hipotesis penelitian. Menurutnya, kualitas tulisan, salah satunya, bisa dilihat dari pernyataan hipotesis di awal penelitian.
Ia melanjutkan, kualitas tulisan juga bisa dilihat dari cara seorang penulis mendiskusikan objek penelitiannya. Apakah seseorang itu masih pemula atau sudah ahli di bidang tertentu, juga tercermin dalam sebuah karya ilmiah.

3826_workrit2.jpg


Seorang dosen, masih kata Prof. Irwan, seharusnya tidak membuat karya ilmiah seperti mahasiswa S1. Artinya, sebagai seorang praktisi akademik, dosen diharapkan mampu menggali lebih dalam mengenai bidang yang diampu. “Dosen itu setidaknya harus membuat tulisan sekelas tesis S2,” jelas guru besar di Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, UGM itu. Menaikkan kualitas tulisan, menunjukkan ada peningkatan secara keilmuan bagi seorang pengajar.
Selanjutnya, Prof. Irwan menuturkan, jika ingin mengikuti kompetisi karya ilmiah, dosen harus memperhatikan kualitas proposalnya. Saat menyusun proposal, hal utama yang harus dipikirkan, menurut Prof. Irwan, ialah metodologi penelitian. “Dari situ, para penilai proposal penelitian akan memiliki kesan apakah calon peneliti ini memahami apa yang ingin diteliti atau tidak,” imbuh pendiri IA Scholar Foundation tersebut. (nd)

Youtube: 

https://youtu.be/XMfRuAyJrc8

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up